spot_img
Beranda blog Halaman 46

Program MBG Akan Mendorong Kesadaran Gizi Masyarakat Menuju Generasi Emas 2045

0

SERANG (Pertamanews.id) – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi (MBG). Gizi yang tepat merupakan fondasi kuat untuk melahirkan generasi berkualitas dimasa mendatang.

Sosialisasi program MBG ini digelar di Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten pada Senin, (13/10). Sosialisasi MBG merupakan bagian dari upaya mendorong kesadaran pentingnya gizi seimbang dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menegaskan bahwa MBG merupakan strategi nasional untuk membangun fondasi generasi bangsa yang sehat dan berdaya saing.

“Program Makan Bergizi tidak sekadar memberikan makanan, melainkan menanamkan kesadaran bahwa gizi merupakan investasi masa depan bangsa. Ketika anak-anak tumbuh dengan nutrisi yang baik, mereka tumbuh menjadi generasi cerdas dan tangguh yang siap membawa Indonesia maju,” ujar Tubagus Haerul.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan makan sehat. Para orang tua juga harus memperhatikan konsumsi makanan anak dan keluarganya agar dapat tumbuh menjadi lebih optimal.

“Keluarga adalah titik awal pendidikan gizi. Jika di rumah sudah terbiasa dengan pola makan seimbang, maka masyarakat secara keseluruhan akan tumbuh lebih kuat dan mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Pakar Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha, menjelaskan bahwa penanganan masalah gizi dan stunting harus dilakukan secara menyeluruh.

“Stunting bukan hanya karena kekurangan makan, tapi juga berkaitan dengan pola asuh, kebersihan, dan akses layanan kesehatan. Program MBG hadir untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat dengan mengedukasi sekaligus membangun kebiasaan makan yang baik,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa edukasi gizi berkelanjutan sangat penting agar masyarakat tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi memahami cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan utama kita bukan sekadar memberi makan, tetapi menumbuhkan kesadaran bahwa gizi adalah kunci masa depan yang sehat dan produktif,” tegasnya.

Menanggapi, Staff Administrasi Anggota DPR Ahmad Sanukri, mengigatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam program MBG. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam kelancaran program MBG disetiap daerah.

“Kesuksesan program MBG bergantung pada keterlibatan semua pihak. Makan bergizi bukan berarti makan banyak, melainkan makan dengan komposisi yang seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Itulah yang akan melahirkan generasi yang kuat dan produktif,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, legislatif, tenaga ahli, dan masyarakat dalam menanamkan nilai gizi seimbang sejak dini. Melalui MBG, diharapkan lahir kesadaran kolektif bahwa membangun generasi sehat adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya menuju Generasi Emas 2045.*

Sosialisasi MBG Hadir di Desa Kemu, Wujudkan Generasi Sehat dan Kuat di OKU Selatan

0

OKU SELATAN (Pertamanews.id) – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggencarkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Desa Kemu Ulu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, pada Selasa (14/10).

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Alwin Supriyadi, Anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan Nopenson, Kepala Desa Kemu Ulu Syapiin, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani menyampaikan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan gizi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

“Program ini alhamdulillah akan memberi manfaat untuk 42 ribu siswa di OKU Selatan. Ini merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas melalui penyediaan makan siang bergizi gratis bagi anak-anak usia sekolah,” ujarnya.

Irma menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa dicapai tanpa dukungan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi peran para tokoh masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada warga. Begitu juga dengan dukungan Badan Gizi Nasional yang memastikan standar gizi terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan, Nopenson menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di seluruh kecamatan.

“Kami akan memastikan kualitas makanan yang disajikan sesuai dengan standar kesehatan dan kebutuhan gizi siswa. Pengawasan ini penting agar program benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan anak-anak di daerah ini,” ungkapnya.

Menanggapi, Kepala Desa Kemu Ulu, Syapiin, juga menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi tersebut.

“Kami menyambut baik program ini karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Semoga dengan adanya MBG, anak-anak kami tumbuh lebih sehat dan semangat belajar meningkat,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat OKU Selatan semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan mendukung pelaksanaan program MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi penerus bangsa.*

JNE Kembali Raih Penghargaan Courier of The Year di Indonesia Logistics Awards 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE kembali dianugerahkan prestasi gemilang dalam ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2025 dengan meraih penghargaan kategori Courier of The Year.

Ajang ini merupakan apresiasi nasional bidang logistik diselenggarakan oleh Supply Chain Indonesia (SCI) yang diberikan langsung kepada M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE di Hotel JS Luwansa Jakarta (9/10).

Kategori ini diberikan berdasarkan hasil penelitian menyeluruh yang dilakukan oleh tim Riset SCI dan dewan juri ILA yang mengukur performa dan kontribusi perusahaan.

Penghargaan Courier of The Year ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kinerja unggul seluruh Ksatria dan Srikandi JNE yang dinilai berhasil membangun performa operasional yang kuat serta menerapkan strategi bisnis yang adaptif dan efektif di tengah tantangan industri.

Komitmen JNE terhadap kualitas layanan, inovasi digital, dan kepercayaan pelanggan merupakan kunci utama. Komitmen ini terus menjadi fondasi bagi JNE untuk terus menjadi partner logistik terpercaya yang turut memajukan UMKM di Indonesia.

M. Feriadi Soeprapto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Supply Chain Indonesia atas penghargaan yang diberikan.

“Selama menjalankan operasional perusahaan, JNE selalu mengusung semangat “Connecting Happiness”.

Filosofi ini diwujudkan melalui pelayanan terbaik dan berbagai program perusahaan yang berlandaskan prinsip Berbagi, Memberi dan Menyatuni. Hal ini menjadikan semangat JNE untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Prinsip ini diwujudkan dengan program kolaborasi yang diselenggarakan untuk masyarakat luas sebagai dukungan nyata di bidang sosial, olahraga, budaya, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas maupun UMKM,” ujarnya.

Penghargaan ini sejalan dengan semangat HUT JNE ke-35 tahun dengan tema ‘Bergerak Bersama’ mencerminkan semangat kolektif yang menjadi kunci keberhasilan JNE untuk melintasi generasi, menghadirkan inovasi, dan terus beradaptasi di era transformasi digital yang dinamis.

JNE tidak hanya diakui sebagai penyedia jasa ekspres dan logistik di Indonesia, tetapi jugapembangunan perekonomian.

JNE akan terus berkontribusi secara nyata selama lebih dari 35 tahun dan memastikan bahwa JNE selalu menghuhubngkan kebahagaiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kunjungan Edukatif ke Batang, Siswa SMP Nasima Belajar Jadi Generasi Maritim Muda

0

BATANG (Pertamanews.id) – SMP Nasima Semarang terus mengembangkan pembelajaran mendalam atau Deep Learning sebagaimana digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melalui kegiatan Pengenalan dan Eksplorasi Lingkungan Jelajah Nusantara (PEL-JN) serta Eksplorasi, Live in, Ekspose, dan Jelajah Nusantara (ELE-JN), sekolah ini mengajak peserta didik belajar dengan prinsip mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan).

SMP Nasima melaksanakan kegiatan PEL-JN dengan mengunjungi industri galangan kapal kayu dan pabrik teh di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Pada Rabu (15/10).

Kegiatan ini diikuti 136 siswa kelas VII bersama 7 guru pendamping. Di galangan kapal milik CV Berkah Mandiri yang berlokasi di Karangsari, Karangasem Utara, Batang, para siswa belajar proses pembuatan kapal kayu berbagai ukuran, mulai dari 29 Gross Tonnage (GT) hingga 200 GT.

Mereka menyaksikan tahapan produksi, mulai dari penyiapan bahan baku berupa kayu meranti asal Kalimantan dan Papua, pembuatan konstruksi kapal, pelapisan bahan anti biota laut (laminasi), pemasangan mesin, pengecatan, hingga kapal siap diluncurkan ke laut.

Menurut Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti, M.Pd., kegiatan PEL-JN dan ELE-JN yang digelar serentak sepanjang Oktober bertujuan mengenalkan peserta didik pada keunikan budaya, profesi, dan potensi berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Dengan kegiatan PEL-JN untuk kelas VII dan IX, serta ELE-JN untuk kelas VIII, peserta didik diharapkan akan memeroleh pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman bernilai tentang keragaman wilayah, profesi, dan budaya yang akan memperkaya wawasan dan pemahaman mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Nasima, Karni Dwi Irmaningsih, M.Pd., yang turut mendampingi kunjungan, mengatakan bahwa pemilihan lokasi ini selain relevan dengan materi pembelajaran, juga untuk menanamkan karakter kebangsaan.

“Sebagai bangsa maritim, peserta didik sudah sepatutnya diperkenalkan dengan tradisi bahari yang salah satunya melekat pada masyarakat Kabupaten Batang berupa keterampilan membuat kapal kayu berbagai ukuran,” kata Irma.

“Dengan melihat langsung proses produksi dan menimba informasi dari pengusaha serta pengrajin kapal kayu, peserta didik bisa mendapatkan pengetahuan secara nyata dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa maritim,” imbuhnya.

Selain mengunjungi galangan kapal, siswa kelas VII juga berkesempatan belajar di perkebunan dan pabrik teh PT Pagilaran di Desa Keteleng, Blado, Batang.

Di sana, mereka mengikuti kegiatan Welcome Tea — tradisi minum teh khas Pagilaran — sebelum menjelajah area perkebunan.
Para siswa mempelajari berbagai tahapan produksi teh, mulai dari pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan (peremajaan), centering untuk merangsang tunas baru dan memperluas bidang petik, pemetikan daun teh, hingga pengolahan menjadi produk siap pasar.

Sementara itu, kelas IX melaksanakan kegiatan PEL-JN di Kabupaten Magelang, dengan objek belajar di Pos Pengamatan Gunung Merapi Ketep Pass dan kebun stroberi.

Melalui kunjungan ini, siswa diajak mengenal karakteristik geografis, mata pencaharian masyarakat, potensi wisata, serta mitigasi bencana di kawasan Merapi yang dikenal aktif.

Adapun kelas VIII mengikuti kegiatan ELE-JN di Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan keunikan budaya serta kehidupan masyarakat pedesaan agar siswa memperoleh pengalaman nyata tentang keragaman sosial dan budaya di Indonesia.

Wujud Nyata Green Industry, KIW Hijaukan Pesisir Utara Semarang Lewat Penanaman 4.500 Pohon

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan industri berkelanjutan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa melaksanakan kegiatan Penanaman Mangrove dan Cemara Laut di kawasan KIW Edge dan bantaran sungai sisi utara KIW hari ini (15/10).

Sebanyak 3.700 bibit pohon mangrove dan 851 bibit cemara laut ditanam di area hijau sepanjang 675 meter di sisi timur dan barat KIW Edge, serta bantaran sungai di sisi utara KIW sepanjang 550 meter.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Program “Mageri Segoro – Aksi Nyata Cinta Bumi”, yaitu gerakan lingkungan yang diinisiasi sejak tahun 2021 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memulihkan dan melestarikan ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove secara masif dan berkelanjutan.

Adapun kegiatan di KIW menjadi salah satu titik penting dalam gerakan tersebut, mengingat posisi strategis kawasan industri ini yang berdekatan dengan wilayah pesisir utara Semarang.

Direktur Utama KIW, Ahmad Fauzie Nur, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KIW dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan industri yang berorientasi pada keberlanjutan harus diiringi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, KIW menegaskan posisinya sebagai pionir dalam penerapan prinsip green industry di Jawa Tengah di manakawasan industri bisa menjadi ruang hijau yang berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ahmad Fauzie.

Lebih lanjut, Ahmad Fauzie menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia industri, akademisi, dan masyarakat — sejalan dengan visi KIW untuk menjadi kawasan industri yang ramah lingkungan, tangguh, dan berkelanjutan.

Sejumlah tenant dan mitra KIW melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan turut berkontribusi dalam kegiatan ini, di antaranya PT Sido Muncul, PT APTIV Components Indonesia, Phapros, PT MAS Arya Indonesia, PT Putra Wijayakusuma Sakti, PT Kubota, PT Prym Intimates Indonesia, PT Semeru Karya Buana, PT MAS Siluetta Indonesia, PT AST Indonesia, PT Sandang Asia Maju Abadi, PT Dwijaya Kosmedika, PT Nippo Indosari Corpindo Tbk, PT Pandowo Utomo Food, PT Golden Way Forestindo, PT TPIINC Jakarta, Koperasi Kusuma Mulya, serta diikuti oleh Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Semarang dan SMA N 8 Semarang yang turut ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kegiatan penanaman mangrove dan cemara laut di sisi utara KIW membawa manfaat besar, antara lain, mencegah abrasi dan menjaga stabilitas bantaran sungai, meningkatkan keanekaragaman hayati pesisir, meningkatkan kualitas udara dan fungsi ekosistem alami, serta memberi edukasi dan kesadaran lingkungan kepada masyarakat dan tenant kawasan industri.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kawasan industri lainnya di Indonesia untuk turut bergerak bersama menjaga bumi untuk generasi berikutnya,” tutup Ahmad Fauzie.

Kereta Api Jadi Moda Strategis dalam Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Moda transportasi kereta api dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sebuah kawasan industri seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin bersama jajaran ke Kabupaten Batang, yang turut dihadiri oleh Bupati Batang dan Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara KAI, Pemerintah Kabupaten Batang, dan pengelola kawasan industri dalam upaya mempercepat pengembangan ekosistem industri yang efisien dan berkelanjutan.

Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menjelaskan bahwa moda kereta api memiliki potensi besar untuk mendukung operasional kawasan industri melalui pengangkutan barang dan penumpang dalam skala besar dan potensi angkutan KA perkotaan.

Integrasi jaringan rel ke kawasan industri akan menjadi kunci efisiensi logistik serta mendukung konektivitas Batang dengan kota-kota besar di Pulau Jawa.

“Kereta api memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan kawasan industri karena mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara efisien, aman, dan ramah lingkungan. Dengan konektivitas rel yang baik, arus logistik dari Kawasan Industri Terpadu Batang dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi dengan pelabuhan maupun jaringan transportasi darat lainnya,” kata Agus.

Sebagai tindak lanjut, Agus mengatakan bahwa, KAI telah merencanakan sejumlah langkah strategis dalam mendukung pengembangan KITB yang terletak di satu wilayah dengan KAI Daop 4 Semarang. Di antaranya adalah menyiapkan kajian renovasi Stasiun Batang, pengembangan Stasiun Plabuan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD) untuk mempermudah akses pekerja dan barang, serta penambahan layanan Commuter Line menuju kawasan industri guna menunjang mobilitas tenaga kerja.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat peran transportasi kereta api dalam ekosistem industri Batang secara menyeluruh,” tambah Agus.

Pemerintah Kabupaten Batang menyambut positif langkah KAI tersebut, karena konektivitas berbasis rel akan memperkuat daya saing KITB dan menjadi faktor penting dalam menarik investasi baru. Selain meningkatkan efisiensi logistik, kehadiran layanan transportasi publik juga akan mendukung mobilitas pekerja dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Batang dan sekitarnya.

Melalui sinergi antara KAI, Pemerintah Kabupaten Batang, dan KITB, pengembangan kawasan industri di Batang diharapkan berjalan semakin cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sinergi ini juga menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam mendukung iklim investasi nasional, dengan menyediakan infrastruktur transportasi yang handal dan efisien untuk mendorong pertumbuhan sektor industri.

“KAI berkomitmen untuk terus memperkuat peran moda kereta api sebagai bagian dari solusi transportasi nasional yang mendukung kemajuan industri serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Agus.

BGN Sosialisasikan Program MBG di Sulawesi Selatan, Libatkan Masyarakat dan UMKM

0

PANGKAJENE (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Sabtu (11/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 melalui peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi anak sekolah, ibu hamil, menyusui, serta balita.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Syamsul Rizal Analis Pertahanan Ahli Madya Badan Gizi Nasional (BGN) Ari Yulianto, dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fadilah Fahriana.

Dalam sambutannya, Syamsul Rizal menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG. Masyarakat akan menjalani peran yang cukup vital dalam kelancaran program MBG.

“Secara teknis, program MBG ini dilaksanakan oleh teman-teman di BGN. Kami ingin ikut memahami dan memastikan tujuan utama MBG, yaitu mewujudkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. Program ini mencakup standar gizi makanan, kualitas dan keamanan pangan, serta kecukupan porsi untuk kelompok sasaran seperti anak sekolah dan ibu hamil,” tutur Syamsul Rizal.

Ia berharap para peserta, khususnya ibu-ibu, dapat memahami tujuan dan manfaat nyata dari program tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Gizi yang tepat akan berdampak baik bagi pertumbuhan optimal seseorang.

Sementara itu, Ari Yulianto dari BGN menjelaskan latar belakang dan urgensi program MBG yang berakar dari tingginya angka stunting dan masalah gizi di Indonesia.

“BGN hadir karena masalah gizi, anemia, dan ketimpangan akses pangan masih menjadi tantangan nasional. Melalui MBG, kami ingin memastikan pemenuhan gizi sesuai empat prinsip: kecukupan kalori, komposisi kandungan gizi, standar higienis, dan keamanan makanan,” jelasnya.

Ari juga menambahkan bahwa BGN tengah membangun arsitektur digital untuk memastikan transparansi anggaran dan efektivitas program.

Dari sisi daerah, Hj. Fadilah Fahriana menyoroti pentingnya program ini bagi masyarakat Pangkep, terutama di wilayah kepulauan.

“Anak-anak di Pangkep, terutama yang tinggal di pulau-pulau, sangat membutuhkan makanan bergizi. MBG tidak hanya mengurangi stunting dan malnutrisi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya,” ungkapnya.

Sosialisasi MBG di Pangkep diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.*

Inovasi Anak Bangsa: RPPD, Alat Kehamilan Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa Udinus

0
Salah satu anggota tim Teman Hamilku melakukan uji coba penggunaan alat Reusable, Portable Pregnancy Detector (RPPD) dalam simulasi pemeriksaan kehamilan. Dengan desain portabel dan ramah lingkungan, alat ini dikembangkan untuk mempermudah pelayanan kesehatan ibu dan anak di pelosok Indonesia.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kelompok mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menghadirkan terobosan baru di bidang kesehatan ibu dan anak. Melalui tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMKC) bernama “Teman Hamilku”, mereka menciptakan alat “Reusable, Portable Pregnancy Detector (RPPD)”, sebuah perangkat pendeteksi kehamilan yang dapat digunakan kembali dan mudah dibawa ke berbagai daerah, bahkan pelosok (14/10).

Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap keterbatasan akses kesehatan bagi ibu hamil di wilayah terpencil. Tim “Teman Hamilku” berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menggabungkan teknologi sensor hormon hCG untuk deteksi kehamilan dan rotary encoder untuk pemantauan kondisi janin.

“Bidan di daerah 3T sering kali masih bergantung pada metode konvensional. Melalui alat ini, kami ingin membantu mereka melakukan deteksi dini kehamilan dengan cara yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Kanaya Salsabila, selaku ketua tim.

Desain Portabel dan Ramah Lingkungan

Salah satu keunggulan utama alat ini adalah portabilitasnya. Dengan berat di bawah satu kilogram dan desain ergonomis, alat ini mudah dibawa bahkan di daerah tanpa akses listrik stabil. RPPD hanya membutuhkan baterai isi ulang berdaya tahan lama.

Selain itu, bahan penyusun alat dirancang anti-korosif dan mudah disterilkan, sehingga aman digunakan kembali berkali-kali tanpa risiko infeksi silang. Pendekatan ini sekaligus menjawab isu keberlanjutan di dunia medis, dengan mengurangi limbah alat kesehatan sekali pakai.

Solusi untuk Daerah Pelosok

Indonesia memiliki ribuan pulau berpenghuni, namun tidak semuanya memiliki fasilitas kesehatan memadai. Tim “Teman Hamilku” berharap RPPD dapat menjadi solusi nyata bagi tenaga kesehatan di lapangan, terutama bidan desa.

Tak hanya alat fisik, mereka juga tengah mengembangkan platform digital Teman Hamilku yang memungkinkan pencatatan hasil pemeriksaan, pemantauan data janin, dan pengiriman hasil ke dokter atau puskesmas terdekat secara daring. Sistem ini diharapkan bisa membentuk ekosistem kesehatan maternal digital yang inklusif dan terintegrasi.

Dukungan Kampus dan Program PKMKC

Inovasi ini merupakan hasil program PKM yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Universitas Dian Nuswantoro mendukung penuh proses pengembangan alat, mulai dari penyediaan laboratorium, pendampingan riset, hingga bimbingan menuju paten.

Tim “Teman Hamilku” kini tengah menyiapkan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan uji klinis lapangan di sejumlah rumah sakit di Semarang untuk memastikan akurasi serta keamanan alat sebelum diproduksi massal.

Tentang Tim “Teman Hamilku”

Tim ini beranggotakan lima mahasiswa lintas fakultas — dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Komputer. Mereka memiliki satu visi yang sama: menghadirkan teknologi yang mampu menjangkau dan mempermudah pelayanan kesehatan ibu hamil di seluruh pelosok negeri.

“Temani setiap detak kehidupan sejak awal,” menjadi slogan mereka. Sebuah kalimat sederhana yang mencerminkan semangat dan empati di balik inovasi ini — membuktikan bahwa dari ruang kampus, solusi besar untuk masa depan bisa lahir dari langkah kecil penuh kepedulian.

Jadi Orator Ilmuah Dies Natalis ISBI Aceh ke -11, Rektor UNDIP Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi ISBI Aceh Menuju BLU

0

ACEH (Pertamanews.id) – Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menjadi orator ilmiah pada puncak perayaan Dies Natalis ke-11 Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Dalam pidatonya, Prof. Suharnomo menegaskan komitmen penuh UNDIP untuk mendampingi dan mendukung proses transformasi ISBI Aceh dari Perguruan Tinggi Satuan Kerja (Satker) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

Acara yang mengusung tema “ISBI Aceh menuju BLU, berdampak dalam Seni Budaya” ini menjadi momentum penting bagi ISBI Aceh untuk memperkuat tata kelola yang lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada kinerja. Rombongan dari UNDIP yang turut hadir mendampingi Rektor antara lain Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UNDIP, Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA., serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNDIP, Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum., beserta tim.

Tuan rumah, Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diterima, khususnya dari UNDIP. “Kami sangat mengapresiasi pendampingan oleh UNDIP yang juga memperkokoh kolaborasi antar institusi. Transformasi menuju BLU adalah sebuah keniscayaan agar kami bisa lebih lincah, inovatif, dan mandiri dalam mengelola sumber daya. Ini adalah langkah besar untuk memastikan ISBI Aceh dapat terus memberikan dampak positif bagi seni dan budaya, tidak hanya di Aceh tetapi juga di tingkat nasional. Kerjasama ini dapat dikembangkan pada berbagai aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Prof. Wildan.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Rektor UNDIP menekankan komitmen penuh UNDIP dalam mendampingi ISBI Aceh pada proses transformasi penting ini. Dengan pengalaman yang dimiliki, UNDIP siap berkolaborasi untuk menyukseskan langkah strategis ini.

“Sebagai sesama institusi pendidikan tinggi negeri, Universitas Diponegoro turut berbangga dan mendukung langkah besar ISBI Aceh dalam proses transformasi dari Perguruan Tinggi Satker menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU),” ujar Prof. “Dengan semangat kolaborasi, kami berharap dapat saling berbagi pengalaman, membangun jejaring, dan bertukar inspirasi agar perguruan tinggi di Indonesia, khususnya ISBI Aceh, semakin siap menjawab tantangan zaman,” tambahnya

Pendampingan oleh UNDIP telah dirancang secara komprehensif dan sudah berjalan sejak akhir 2023 hingga saat ini. Proses ini mencakup pemetaan, penyusunan peta jalan, hingga perancangan program konkret untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi dan tata kelola di ISBI Aceh.

UNDIP ditunjuk oleh Kemendiktisaintek mendampingi transformasi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dari PTN Satker menuju PTN BLU. Pendampingan tata kelola dilaksanakan TA 2024 dan TA 2025 dengan berbagai kegiatan penyusunan Renstra dan Renstra Bisnis serta dokumen pendukungnya. Kegiatan peningkatan meliputi juga penguatan penulisan artikel, pengelolaan jurnal, manajemen risiko dan persiapan pendirian program studi baru di antaranya Prodi S1 Ilmu Sejarah yang telah tersedia SDM dosen dan tendik serta sarana prasarananya.

Orasi Dies ke 11 ISBI Aceh oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Suharnomo SE MSi di Kampus ISBI Aceh Kota Jantho Kab Aceh Besar menekankan pentingnya peran Perguruan Tinggi yang memberi manfaat dengan menghadirkan solusi nyata problem daerah, seperti yang dilakukan UNDIP dalam bentuk pengolahan air payau menjadi air minum (mesin desalinasi), pengembangan nila dan padi salin, dan penahan rob. ISBI Aceh diharapkan mengembangkan seni, arsitektur yang memberi warna bagi Aceh.

Pendampingan transformasi ISBI Aceh telah mempererat kolaborasi dan wujud nyata kontribusi UNDIP, kata Prof Dr Ir Purwanto DEA Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Undip, sebagai PIC program pendampingan.
Demikian juga penelitian bersama dengan FIB Undip dan ISBI Aceh terkait dengan warisan budaya intangible dan juga pendirian prodi S1 Ilmu Sejarah yang didukung oleh Prof Dr Alamsyah dan Tim.
Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., menyambut hangat dukungan ini dan mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Undip. “Pendampingan oleh UNDIP juga memperkokoh kolaborasi antar institusi. Kerjasama ini dapat dikembangkan pada berbagai aspek tri dharma,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor UNDIP menyoroti peran vital ISBI Aceh dalam membangun ekosistem kebudayaan di Tanah Rencong. Menurutnya, di tengah tantangan globalisasi, penguatan ilmu budaya adalah kunci untuk membangun manusia Indonesia yang berkarakter dan memiliki jati diri. ISBI Aceh diharapkan tidak hanya melestarikan warisan tradisi, tetapi juga mampu mengadaptasikannya dengan inovasi global.

“ISBI Aceh diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ilmu seni dan budaya yang tidak hanya menjaga warisan tradisi, tetapi juga mampu mengadaptasikannya dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, ISBI Aceh akan menjadi motor penggerak dalam mempertemukan nilai budaya lokal dengan inovasi global, serta menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan seni di Indonesia,” tegas Prof. Suharnomo.

Kolaborasi antara UNDIP dan ISBI Aceh ini diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan bagi kedua institusi dan berkontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan tinggi seni dan budaya untuk pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Smartfren Perluas Jaringan di Kendal, Meriahkan dengan Fun Run 2025

0

KENDAL (Pertamanews.id) – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pemerataan akses digital di Indonesia.

Kali ini, SMARTFREN resmi memperluas jangkauan jaringan data 4G LTE dan VoLTE hingga ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang memungkinkan masyarakat menikmati layanan internet lebih cepat, stabil, dan andal.

Sebagai bentuk apresiasi atas sambutan masyarakat Kendal, SMARTFREN menggelar event lari bertajuk “SMARTFREN Fun Run 2025” pada Minggu, (12/10) mendatang.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang menggabungkan semangat digitalisasi dengan gaya hidup sehat dan kebersamaan warga.

Mengusung tema “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menghadirkan lari santai 5K, panggung hiburan, bazar UMKM lokal, serta beragam doorprize senilai puluhan juta rupiah. Berbagai mitra seperti Pristine, Wonhae, Serin Care, Nipis Madu, Sunpride, Blibli, Gonusa Prima Distribusi, Isoplus, BNI, Satukata Coffee, serta Mitra Bos Pulsa turut berpartisipasi dengan menghadirkan promo spesial dan aktivitas seru untuk masyarakat Kendal.

Regional Head of North Central Java SMARTFREN XLSMART, Litoco Gunawan, mengatakan bahwa perluasan jaringan ke Kendal merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pemerataan konektivitas digital di Jawa Tengah. XLSMART ingin memastikan setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati layanan internet cepat dan stabil dari SMARTFREN.

Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang membuka peluang baru bagi masyarakat untuk belajar, berbisnis, dan berkarya.

Hadir dalam acara ini Bupati Kendal Ibu Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. dan Sekda Kendal Bapak Agus Dwi Lestari, S.IP., M.H., Head of Premium Segment Product Management SMARTFREN XLSMART, Tommie Pasoreh, serta Partnership Product GTM & Compliance XLSMART, Rika Sumantri. Mereka turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Kendal atas sambutan hangatnya.

Litoco Gunawan menambahkan, “SMARTFREN Fun Run 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol semangat masyarakat yang terus bergerak maju bersama teknologi. Kami ingin memperkenalkan inovasi digital SMARTFREN yang tidak hanya mempercepat koneksi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan mendukung gaya hidup produktif”.

Dengan perluasan ini, layanan SMARTFREN telah melakukan peningkatan kapasitas dan cakupan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kendal, termasuk Kecamatan Boja, Brangsong, Cepiring, Gemuh, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Kangkung, Kota Kendal, Limbangan, Ngampel, Pagerruyung, Patean, Patebon, Pegandon, Plantungan, Ringinarum, Rowosari, Singorojo, Sukorejo, Weleri. XLSMART juga melakukan peningkatan kapasitas dan optimasi jaringan untuk memberikan pengalaman internet yang lebih stabil, latensi rendah, serta kualitas panggilan VoLTE yang jernih.

Dalam kesempatan yang sama, SMARTFREN juga memperkenalkan produk unggulan “UNLIMITED SUKA-SUKA”, paket internet fleksibel yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pengguna, mulai dari pekerja, pelaku UMKM, hingga kreator digital.

Langkah ekspansi jaringan di Kendal ini menjadi bagian dari strategi besar XLSMART dalam memperluas akses digital sekaligus memperkuat kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.