spot_img
Beranda blog Halaman 5

Bea Cukai Semarang Bakar 7,3 Juta Batang Rokok Ilegal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bea Cukai Semarang bersama Satpol PP Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang memusnahkan jutaan batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman beralkohol ilegal, Rabu (15/4/2026).

Pemusnahan yang digelar di halaman Balai Kota Semarang ini menyasar barang hasil penindakan sepanjang Juni–Desember 2025.

Sebanyak 7.397.830 batang rokok ilegal dan 3.318 liter MMEA dimusnahkan. Nilainya ditaksir mencapai Rp11,48 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp7,65 miliar.

Rokok ilegal dimusnahkan melalui metode insinerasi bersuhu tinggi hingga 1.200 derajat celcius bekerja sama dengan PT Wastec International. Sementara MMEA dimusnahkan secara simbolis sebelum dibawa ke fasilitas akhir.

Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Mochamad Syuhadak, mengungkapkan pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas.

“Kami menemui berbagai modus seperti penggunaan mobil pribadi (Rush, Innova, Calya) yang dimodifikasi suspensinya agar tetap terlihat normal meski bermuatan penuh, hingga modus menggunakan kompartemen khusus di bawah muatan sampah plastik dan kelapa guna mengelabui petugas di lapangan,” ungkap Syuhadak.

Selain itu, pelaku juga memanfaatkan jasa pengiriman dengan modus misdeclaration, yakni menyamarkan barang sebagai sarung, peci, parfum, hingga buku.

Sepanjang semester II 2025, Bea Cukai Semarang mencatat 128 kali penindakan. Secara total selama 2025, penindakan mencapai 28,79 juta batang rokok ilegal dan 7.337,80 liter MMEA.

“Pemberantasan rokok ilegal adalah ikhtiar kolektif untuk melindungi masyarakat dan menjaga keadilan bagi industri yang patuh. Melalui ketegasan ini, kita memastikan penerimaan negara tetap optimal demi kesejahteraan rakyat lewat penyaluran DBHCHT. Mari kita perkuat sinergi untuk mewujudkan wilayah yang bersih dari barang ilegal,” pungkas Syuhadak.

Pemusnahan ini menjadi bagian dari kampanye “Gempur Rokok Ilegal” yang terus digencarkan untuk menekan peredaran barang ilegal di wilayah Semarang dan sekitarnya.***

Dari Sungai hingga Seni Tradisi, Desa Duren Bersiap Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Bersama PLN Peduli

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Di balik perbukitan hijau Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang terdapat sebuah desa yang perlahan mulai membuka diri kepada dunia. Desa Duren bukan hanya tentang bentang alam yang asri, tetapi juga tentang cerita, tradisi, dan semangat warganya dalam menjaga warisan budaya.

Dari aliran Sungai Serang yang mengalir tenang hingga denting musik pengiring tari tradisional, setiap sudut desa ini menyimpan potensi yang siap memikat wisatawan.

Melihat potensi tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2026 mengambil peran dalam mendorong pengembangan Desa Wisata Duren Wahyu Tirta Mulya. Program ini menjadi langkah nyata dalam menghidupkan potensi lokal agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Di Desa Duren, wisata bukan sekadar perjalanan menikmati alam. Wisatawan dapat merasakan sensasi menyusuri sungai melalui aktivitas river tubing yang telah lebih dulu dikenal, sekaligus menikmati panorama perbukitan yang masih asri. Namun lebih dari itu, desa ini menyimpan kekuatan lain yaitu budaya.

Di sela aktivitas wisata, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan seni tradisional seperti reog dan tari topeng ireng yang penuh energi dan makna. Iringan musik tradisional, gerakan dinamis para penari, serta semangat kebersamaan masyarakat menjadi pengalaman yang tidak mudah ditemukan di tempat lain. Potensi budaya inilah yang menjadi daya tarik kuat untuk menghadirkan pengalaman wisata yang autentik dan berkesan.

Tidak hanya budaya dan alam, kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Duren juga menjadi bagian dari daya tarik tersendiri. Aktivitas pertanian, produk UMKM seperti olahan pangan dan kerajinan, hingga interaksi hangat warga membuka peluang bagi wisata berbasis pengalaman (experience tourism) yang kini semakin diminati.

Melalui program TJSL ini, PLN akan mendukung pengembangan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari peningkatan akses melalui pavingisasi, hingga penyediaan sarana pendukung wisata seperti perlengkapan river tubing dan papan informasi. Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan pelatihan pengelolaan desa wisata agar mampu mengelola potensi yang dimiliki secara profesional dan berkelanjutan.

General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa Desa Duren memiliki kombinasi potensi yang sangat kuat untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan.

“Desa Duren memiliki keunikan yang lengkap—alam yang indah, budaya yang hidup, serta masyarakat yang memiliki semangat untuk berkembang. Ini adalah modal besar untuk menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PLN ingin menjadi bagian dari perjalanan desa dalam mengembangkan potensi tersebut.

“Melalui program TJSL, kami tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat. Harapannya, Desa Duren dapat menjadi contoh desa wisata yang mampu tumbuh dari kekuatan lokalnya sendiri, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warganya,” tambah Kishartanto.

Kepala Desa Duren, H. Wahyudi, S.M., menyambut baik dukungan dari PLN dan menyampaikan optimismenya terhadap masa depan desa wisata ini.

“Kami melihat program ini sebagai peluang besar bagi masyarakat Desa Duren untuk berkembang. Potensi yang kami miliki selama ini akan semakin terarah dengan adanya pendampingan dan dukungan dari PLN, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kapasitas masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam pengembangan desa wisata.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama. Dengan semangat gotong royong, kami optimis Desa Duren dapat menjadi destinasi wisata yang dikenal luas dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” tambahnya.

Dengan sinergi antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Duren kini tengah bersiap menapaki langkah baru. Dari aliran sungai hingga panggung budaya, desa ini perlahan membuka diri menjadi destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar wisata—tetapi juga cerita, pengalaman, dan kearifan lokal yang autentik.***

BPK RI Tinjau PLTA Upper Cisokan, PLN Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Kesiapan Proyek

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) melaksanakan kunjungan kerja ke proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Pemeriksaan VII.A.2 BPK RI, Rendy Bagus Nugraha ini secara khusus bertujuan untuk melakukan pemeriksaan atas subsidi dan kompensasi yang berkaitan erat dengan pengelolaan aset.

Hal tersebut dinilai krusial karena memiliki dampak langsung terhadap skema pendanaan pembangunan PLTA Upper Cisokan sebagai salah satu proyek strategis nasional di sektor ketenagalistrikan.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menyampaikan paparan komprehensif terkait progres pembangunan proyek, skema pembiayaan, serta pengelolaan aset yang mendukung keberlangsungan proyek.

PLN juga memaparkan berbagai langkah pengendalian internal dan mitigasi risiko yang telah dilakukan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PLN menegaskan kesiapan penuh dalam menyediakan data dan informasi secara transparan dan akurat sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Hal ini sekaligus menjadi wujud keseriusan PLN dalam menjaga akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan subsidi, kompensasi, dan aset yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan BPK RI.

General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan keselarasan antara pelaksanaan proyek dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dirinya berharap melalui sinergi ini akan semakin meningkatkan pengawasan terhadap pekerjaan pembangunan agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami menyambut baik kunjungan kerja BPK RI sebagai bagian dari penguatan pengawasan. PLN berkomitmen menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan subsidi, kompensasi, dan aset, sehingga dapat mendukung keberlanjutan pendanaan proyek. Harapannya, pembangunan PLTA Upper Cisokan dapat berjalan sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang telah disahkan,” ujarnya.

Selain paparan di ruang pertemuan, rangkaian kunjungan kerja juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi proyek.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim BPK RI melihat secara langsung progres konstruksi, termasuk pekerjaan utama yang tengah berlangsung di area pembangunan PLTA Upper Cisokan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif terkait kondisi aktual proyek serta pengelolaan keuangan yang mendukungnya. PLN optimistis, dengan pengawasan yang konstruktif dari BPK RI, pembangunan PLTA Upper Cisokan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan kontribusi optimal bagi sistem ketenagalistrikan nasional serta transisi energi bersih di Indonesia.***

Sejak 2022, UNDIP Sudah Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Universitas Diponegoro (UNDIP) ternyata telah lebih dulu menggulirkan inisiatif serupa sejak 2022.

Melalui Program Food Truck UNDIP, kampus ini menyediakan makan siang gratis bagi mahasiswa kurang mampu sebagai upaya mendukung kesehatan dan produktivitas belajar.

Program tersebut menjadi wujud kepedulian UNDIP dalam memastikan mahasiswa tetap mendapatkan asupan gizi yang layak, terutama bagi mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi selama menjalani studi.

Rektor UNDIP, Suharnomo, menegaskan bahwa komitmen ini telah berjalan sebelum isu makan bergizi gratis menjadi perhatian luas seperti saat ini.

“Ketika hari ini kita berbicara tentang makan bergizi gratis, Universitas Diponegoro sesungguhnya telah memulai sejak tahun 2022 melalui program Food Truck UNDIP. Program ini membagikan makanan bergizi gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ungkap Prof. Suharnomo.

Setiap tahun, UNDIP mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk mendukung operasional program tersebut.

Dengan kapasitas produksi yang terkelola baik, Food Truck UNDIP mampu menyediakan sekitar 1.850 porsi makan siang setiap hari, atau setara dengan sekitar 450.000 paket makanan dalam setahun.

Dari sisi produksi, pengelolaan makanan dilakukan secara profesional oleh unit jasa boga internal kampus.

Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT UNDIP Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan standar higienis yang ketat.

“Dapur kami beroperasi dari hari Minggu hingga Kamis. Seluruh tim profesional terlibat langsung mulai dari proses pengolahan, pemilihan bahan baku, hingga penyusunan menu yang memenuhi standar sehat dan bergizi,” tuturnya.

Untuk menjaga kualitas, tim dapur menyusun menu bulanan dan berkoordinasi dengan pemasok bahan segar yang dikirimkan sehari sebelum pengolahan.

Setiap hidangan dirancang mengandung komposisi seimbang antara sayur, protein, dan karbohidrat guna memenuhi kebutuhan gizi mahasiswa.

Pengawasan mutu juga menjadi perhatian utama.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP, Edy Surahmad, memastikan bahwa kontrol terhadap kandungan nutrisi dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami dari Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni senantiasa memantau komposisi nutrisi dalam Food Truck. Hal ini penting agar mahasiswa mendapatkan asupan yang seimbang untuk menunjang aktivitas akademik mereka,” jelasnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja.

Mahasiswa yang terlibat sebagai kru lapangan mengaku mendapatkan pengalaman praktis di bidang food and beverage (F&B), sekaligus memperluas jejaring lintas fakultas.

Sementara itu, mahasiswa penerima manfaat turut merasakan dampak positif program ini.

Variasi menu yang ditawarkan, mulai dari olahan ikan hingga daging, dinilai membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian, terutama bagi mahasiswa perantau.

Program Food Truck UNDIP tidak hanya berlangsung di kampus utama Tembalang, tetapi juga menjangkau kampus UNDIP di Pekalongan, Jepara, Rembang, dan Batang melalui unit masing-masing.

Inisiatif ini menegaskan keseriusan UNDIP dalam menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses pendidikan.

Lebih dari sekadar bantuan, program Food Truck menjadi representasi nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial kampus dalam mewujudkan semangat “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.”***

Kemenlu RI dan UNDIP Kolaborasi, Kuliah Diplomasi Publik dan Film 12 Mile Digelar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) melalui Direktorat Diplomasi Publik menggelar kuliah Public Diplomacy bertema “Diplomasi Maritim Indonesia: Arus Utama Soft Power dalam Isu Kedaulatan dan Hukum Laut”.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung ICT lantai 5 Kampus UNDIP Tembalang, Selasa (7/4), dan diikuti pimpinan universitas, perwakilan Kemenlu RI, serta mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana memperluas wawasan mahasiswa terkait diplomasi maritim.

“Patut bersyukur dapat mengikuti acara Public Diplomacy ini. Mudah-mudahan kita bertambah wawasan tentang diplomasi maritim,” ungkap Prof. Heru.

Ia menegaskan, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengelola wilayah lautnya. Menurutnya, diplomasi menjadi kunci agar Indonesia mampu berdaulat dalam memanfaatkan kekayaan maritim.

“Kebetulan kita tinggal di Indonesia yang kepulauan dan maritim. Hal tersebut merupakan anugerah dari Tuhan, sehingga kita harus menjaganya. Namun, tentunya kita perlu melakukan diplomasi dengan negara lain agar kita berdaulat memanfaatkan kekayaan alam dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI, Ani Nigeriawati, yang juga alumni FISIP UNDIP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kemitraan antara Kemenlu RI dan perguruan tinggi.

“Public Diplomacy Goes to Campus merupakan bentuk kemitraan Kemenlu RI dengan UNDIP sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Ani.
Ia juga menilai Semarang sebagai kota pelabuhan memiliki posisi strategis dalam konteks diplomasi maritim Indonesia.

“Tentunya sangat tepat jika berbicara mengenai diplomasi maritim di Semarang. Karena Semarang sejak menjadi Kota Pelabuhan dan menjadi pintu interaksi Indonesia dengan dunia,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI, Heru Hartanto Subolo, menekankan pentingnya membangun kesadaran publik bahwa sektor maritim merupakan identitas sekaligus kekuatan strategis Indonesia.

“Oleh karena itu, masyarakat harus memahami diplomasi maritim ini. UNDIP juga harus mengambil peran dalam hal ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Kemenlu RI, Dr. Gulardi Nurbintoro, memaparkan perjuangan panjang diplomasi Indonesia dalam memperoleh pengakuan sebagai negara kepulauan melalui Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982.

“Sejak awal kemerdekaan terus diperjuangkan. Agar kita bisa berdaulat dalam memanfaatkan sumber daya laut dan kapal asing tidak seenaknya masuk ke perairan Indonesia. Hingga akhirnya diakui pada tahun 1982. Yang tadinya 3 mil menjadi 12 mil,” ucap Dr. Gulardi.

Diskusi yang dimoderatori oleh Robetmi Jumpakita Pinem, S.AB., MBA, Ph.D tersebut juga menghadirkan Guru Besar FISIP UNDIP, Prof. Ika Riswanti Putranti, A.Md.A.K., S.H., M.H., Ph.D., sebagai penanggap. Ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada pengelolaan sektor maritim.

“Laut memiliki nilai strategis yang luar biasa. Masa depan Indonesia ada di laut,” ujar Prof. Ika.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film “12 Mile: Guiding The Archipelago” yang mengangkat sosok diplomat sekaligus mantan Menteri Luar Negeri RI, Mochtar Kusumaatmadja.

Film ini menyoroti perjuangan panjang dalam memperluas batas laut Indonesia dari 3 mil menjadi 12 mil demi kedaulatan negara.

Produser film tersebut, Dr. M. Agus Imanuddin, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa film ini dibuat untuk memperkenalkan kembali jasa besar Mochtar Kusumaatmadja kepada generasi muda.

“Banyak orang yang tidak kenal sosok Mochtar Kusumaatmadja. Padahal jasanya besar bagi Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, yang melatarbelakangi untuk membuat film yang mengangkat Mochtar Kusumaatmadja supaya lebih dikenal oleh banyak orang, terutama di kalangan generasi sekarang,” ujar Dr. Agus.***

LamiPak Ganjar Karya Terbaik dalam Anugerah Jurnalistik 2026

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) resmi mengumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 dalam seremoni penghargaan yang berlangsung khidmat di Ruang Rajawali 2, Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Ajang ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada insan pers yang dinilai berkontribusi dalam mengedukasi publik melalui karya jurnalistik yang mendalam, akurat, dan berkualitas.

Kompetisi yang berlangsung sejak 28 Januari hingga 14 Maret 2026 tersebut berhasil menjaring hampir seratus karya dari berbagai media nasional maupun daerah.

Penilaian tahun ini menitikberatkan pada ketajaman analisis, akurasi data, serta dampak sosial dari setiap karya yang dihasilkan.

Perwakilan manajemen LamiPak Indonesia menyebutkan, ajang ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem media yang sehat, sekaligus memberikan ruang bagi jurnalis untuk menjalankan fungsi kontrol sosial, khususnya dalam menyajikan informasi berimbang terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami percaya bahwa jurnalisme yang kuat adalah pilar penting dalam kemajuan industri dan bangsa. Melalui AJL 2026, kami ingin memberikan ruang apresiasi bagi karya-karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan perspektif baru bagi pembaca,” ujar Ahmad Rizalmi selaku

PR Manager PT Lami Packaging Indonesia dalam sambutan di Hotel Ambhara.

Dewan juri yang terdiri dari praktisi media senior dan akademisi menetapkan pemenang dalam dua kategori, yakni hardnews dan feature.

Para pemenang tidak hanya menerima plakat penghargaan, tetapi juga dana pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan profesionalisme jurnalis di Indonesia.

Adapun dewan juri terdiri dari Alexander Sudrajat (Detik.com) mewakili media online, Jajang Dirajanagara (iNews TV) dari media televisi, Ujang Sunda (Harian Rakyat Merdeka) dari media cetak, serta Dr. Yoki Yusanto dari Untirta sebagai perwakilan akademisi.

Proses penjurian dilakukan secara anonim (blind review), di mana dewan juri tidak mengetahui identitas jurnalis maupun asal media peserta.

Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan penilaian berlangsung objektif dan bebas dari bias.

Acara penganugerahan ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi antara manajemen, dewan juri, serta para finalis, sebagai upaya memperkuat sinergi antara industri dan media.

Berikut pemenang AJL 2026:

Kategori Hardnews:

  • Juara 1: Fadel Prayoga (Daulat.co)
  • Juara 2: Inung Kurniawati (Poskota Online)
  • Juara 3: Alfin Wahyu Yulianto (Tribunnews)
    Kategori Feature:
  • Juara 1: Tatang Budimansyah (iNews)
  • Juara 2: Dinosius Reynaldo (Kompas.id)
  • Juara 3: Dionisius Lagaama Rebon (Pos-kupang.com)

Sebagai informasi, LamiPak merupakan penyedia solusi pengemasan aseptik yang berkomitmen pada inovasi dan keberlanjutan.

Melalui berbagai inisiatif, perusahaan terus berupaya memberikan nilai tambah bagi industri sekaligus mendukung literasi informasi di Indonesia.***

Program TJSL Berbasis Kompetensi, Antar Manager PLN UPP JBT 1 Raih Platinum Leader Performance

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Prestasi membanggakan kembali diraih insan PT PLN (Persero). Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1), Nugroho Budi Sulaksono, berhasil meraih penghargaan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan predikat Platinum Leader Performance pada ajang Nusantara CSR Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Masyarakat Sekitar Proyek PLTA Upper Cisokan.

Dengan skor 90,60, kepemimpinan Nugroho dinilai menunjukkan tingkat keselarasan yang sangat tinggi dalam berbagai aspek strategis, mulai dari pemetaan risiko lokal, perumusan strategi program, implementasi aksi mitigasi, hingga verifikasi dampak di lapangan.

Selain itu, aspek kesiapsiagaan organisasi, pengelolaan komunikasi publik, serta kontribusi terhadap perlindungan nilai ekonomi perusahaan juga menjadi indikator penilaian utama.

Sepanjang periode 2023–2025, PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) telah melaksanakan program pelatihan keterampilan dan sertifikasi kompetensi kepada 179 warga masyarakat di sekitar wilayah pembangunan PLTA Upper Cisokan.

Program ini difokuskan bagi warga masyarakat di Kecamatan Cipongkor dan Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, yang merupakan lokasi strategis pembangunan proyek tersebut.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi di mana masih banyak masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja maupun kemampuan teknis, namun belum dapat terserap dalam proyek karena belum memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara legal.

Melalui inisiatif ini, PLN mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas di berbagai sektor.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang melalui penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Hal ini sejalan dengan implementasi pilar pendidikan dalam TJSL PLN yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya TPB 4 (Pendidikan Berkualitas), TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta TPB 10 (Mengurangi Ketimpangan).

Manager PLN UPP JBT 1, Nugroho Budi Sulaksono, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim dalam memetakan, merencanakan hingga mengeksekusi program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang tentunya untuk mengembangkan kapasitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini juga membuka ruang kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan.

Pencapaian ini sekaligus menjadi wujud komitmen PLN untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan business as usual, tetapi juga terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang telah diperoleh para peserta dapat dimanfaatkan secara optimal dalam dunia kerja, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat,” tutup Nugroho. ***

PLN Raih Penghargaan Platinum pada Nusantara CSR Awards 2026 melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di PLTA Upper Cisokan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Kategori Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2026.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pemberdayaan Berbasis Kompetensi: Program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Masyarakat Sekitar Proyek PLTA Upper Cisokan.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen PLN dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya di kawasan proyek PLTA Upper Cisokan.

Melalui program tersebut, PLN mengoptimalkan potensi produktif masyarakat dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi di berbagai bidang.

Kompetensi yang diberikan meliputi operator excavator, Ahli K3 Umum, tenaga satuan pengamanan, traffic lightman, flagman, hingga tenaga administrasi.

Pelatihan dilakukan secara intensif, mencakup aspek teknis maupun manajerial, sehingga peserta memiliki bekal yang komprehensif untuk memasuki dunia kerja.

Sebanyak 179 peserta telah mengikuti program pelatihan ini. Inisiatif tersebut dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya akses masyarakat usia produktif di sekitar proyek terhadap peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Melalui TJSL ini, PLN secara konsisten memberikan dukungan peningkatan kompetensi agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan, khususnya di proyek PLTA Upper Cisokan.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusuma, meyakini bahwa pembangunan ekonomi masyarakat tidak cukup hanya dengan membuka lapangan kerja, tetapi juga harus diiringi dengan upaya mencetak tenaga kerja yang siap kerja, terampil, dan berdaya saing.

Oleh karena itu, program ini tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan semata, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri.

“Kami bersyukur program TJSL kami berhasil meraih penghargaan ini. Namun, bagi kami hal yang lebih penting adalah masyarakat memperoleh peningkatan kompetensi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. Tidak hanya pada proyek PLTA Upper Cisokan, namun pada setiap sektor pekerjaan,” lanjut Ferdyan.

Ke depan, PLN akan terus memperluas dan memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. ***

Halal Bi Halal, Hotel Ciputra Semarang Perkuat Soliditas dan Semangat Kerja Karyawan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam gelaran Halal Bi Halal yang diselenggarakan Hotel Ciputra Semarang pada Rabu, 8 April 2026 di Puri Suite Meeting Room. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun kembali semangat kebersamaan di lingkungan kerja pasca-Idulfitri.

Acara dihadiri langsung oleh General Manager, jajaran kepala departemen, serta seluruh karyawan dari berbagai divisi. Balutan busana muslim yang dikenakan para peserta semakin menambah nuansa religius dan kekhidmatan sejak awal kegiatan berlangsung.

Kemeriahan dibuka dengan penampilan band internal yang terdiri dari para karyawan, membawakan lagu-lagu bernuansa religi dan kebersamaan. Penampilan tersebut sukses menciptakan suasana akrab dan menghangatkan interaksi antarpegawai.

Memasuki inti acara, tradisi saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan menjadi momen utama yang sarat makna. Kegiatan ini mencerminkan nilai ketulusan dan keharmonisan yang terus dijaga di lingkungan kerja.

Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati hidangan khas Lebaran yang disajikan secara prasmanan, mulai dari opor ayam, sambal goreng ati, hingga ketupat dan lontong.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan Halal Bi Halal sebagai bagian dari budaya perusahaan.

“Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum penting untuk mempererat hubungan antar karyawan sekaligus membangun semangat baru. Kami berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan saling memaafkan yang terbangun hari ini dapat terus dijaga dan menjadi fondasi kuat dalam mendorong kinerja serta kesuksesan Hotel Ciputra Semarang ke depan,” ujar Erny.

Melalui kegiatan ini, manajemen berharap tercipta lingkungan kerja yang semakin harmonis, solid, dan produktif, seiring dengan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu.***

PGN Group Raih PROPER Emas dan Hijau

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan operasional bisnis yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Atas langkah konkret tersebut, PGN Group berhasil meraih 4 (empat) Emas dan 5 (lima) PROPER Hijau pada Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Penghargaan PROPER atas pengelolaan dan inovasi sosial – lingkungan (CSR) secara konsisten yang berdampak besar bagi masyarakat dan berkelanjutan. Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Emas:

  1. PGN Stasiun Pagardewa
  2. Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area (OKA)
  3. Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA)
  4. Pertamina Gas (Pertagas) Operation South Sumatera Area (OSSA)

Sedangkan PROPER Hijau diberikan atas pengelolaan lingkungan yang melampaui dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance). Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Hijau:

  1. Pertamina Gas (Pertagas) Operation West Java Area (OWJA)
  2. PGN Stasiun Panaran
  3. PGN Stasiun Cimanggis
  4. PGN Sales and Operation Region III
  5. Saka Energi Indonesia

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Transformasi ini menjadi pondasi penting bagi masa depan industri nasional, dimana pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat berjalan dalam satu arah yang tidak terpisahkan.

“PROPER Emas dan Hijau yang didapatkan tahun ini merupakan bukti konsistensi PGN Group tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berdedikasi terhadap penurunan emisi, efisiensi energi, pelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis gas bumi harus berjalan selaras dengan kelestarian ekosistem sekitar,” ujar Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto.

Capaian ini tentunya juga didukung oleh berbagai inovasi unggulan dalam membantu masyarakat agar lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan mengoptimalkan hasil bumi di lingkungan, program pelatihan keterampilan bagi masyarakat serta pengembangan pengembangan ekonomi kreatif berbasis energi bersih.

Salah satu penghargaan PROPER Emas diberikan kepada Stasiun Kompresor Gas Pagardewa di Sumatera Selatan berkat program inovatif Pesona Tani Dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa) yang dilaksanakan di Desa Pagardewa, Lubai Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun dan ancaman kebakaran lahan.

Selain itu, Pertagas OKA, salah satu area operasi Pertagas menjalankan berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan yaitu PERSOFEXT (Personal Fire Extinguisher) yang mampu menurunkan penggunaan air sebesar 4m³, Inovasi Pipa Distribusi WTP desa Karya Jaya yang telah mengurangi timbunan sampah sebesar 0,01038 Ton, serta Industrial Wipes sebagai pengganti kain majun yang dapat mengurangi timbulan limbah B3 sebesar 34,2 kg per tahun.

“PGN Group berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan hidup dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menggerakan ekonomi secara lebih inklusif. Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi aktif PGN untuk tumbuh bersama masyarakat seiring dengan keberlanjutan lingkungan yang terjaga untuk generasi masa depan,” tutup Arief.***