spot_img
Beranda blog Halaman 51

SCU Resmi Kukuhkan Guru Besar Baru, Prof. Christin Soroti Fenomena BPD di Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) menorehkan sejarah baru dengan mengukuhkan Prof. Dr. Christin Wibhowo, S.Psi., M.Si., Psikolog, sebagai guru besar di bidang psikologi. Acara pengukuhan digelar di Kampus SCU Bendan, Semarang, Rabu (1/10).

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Dari Kepribadian Ambang Menuju Kepribadian yang Berkembang: Sebuah Transformasi Ilmiah dan Kemanusiaan”, Prof. Christin menyoroti fenomena sosial yang kian mengkhawatirkan.

Ia menyinggung meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga tindakan melukai diri sendiri yang menurutnya terkait erat dengan gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD).

“Perilaku-perilaku tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kepribadian ambang. Namun, melalui pengasuhan yang tepat, dukungan sosial, serta kemampuan membangun self-compassion, individu dengan kepribadian ambang dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih sehat dan berdaya,” ujar Prof. Christin dalam saat confrensi pers bersama Rektor SCU Robertus Aji Setiawan.

Menggunakan metafora “kembang”, ia menggambarkan perjalanan manusia menuju pertumbuhan pribadi.

“Akar adalah kerentanan biologis, tanah yang subur adalah pengasuhan yang baik, sedangkan hujan dan sinar matahari melambangkan dukungan sosial. Dengan proses ini, pribadi yang rapuh dapat bertransformasi menjadi pribadi yang berkembang,” jelasnya.

Rektor SCU, Robertus Aji Setiawan, memberikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Prof. Christin.

“Pengukuhan Prof. Christin menjadi guru besar adalah kebanggaan bagi universitas. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain untuk terus meningkatkan kualitas diri. SCU kini bahkan memiliki wakil rektor khusus yang menangani pengembangan sumber daya manusia, agar kualitas pengajar semakin baik,” ungkap Aji.

Ia menambahkan, “Pengukuhan ini semakin
memperkuat komitmen SCU dalam mendorong kemajuan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang psikologi yang erat kaitannya dengan problematika kemanusiaan.”

Naik Dibanding Tahun Sebelumnya, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 538.135 Penumpang KA pada September 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 538.135 penumpang kereta api telah diberangkatkan sepanjang bulan September 2025. Angka tersebut meningkat sekitar 10% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang memberangkatkan sebanyak 488.643 penumpang kereta api.

Jumlah tersebut terdiri dari KA Komersial sebanyak 468.209 penumpang serta KA PSO (mendapatkan subsidi dari pemerintah) yang dikelola Daop 4 seperti Airlangga dan Kedung Sepur sejumlah 69.926 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh adaya libur panjang di bulan September set berbagai promo yang diberikan dalam rangka merayakan HUT ke-80 KAI seperti promo Birthday Sale, Flash Sale, dan lainnya.

Selain itu, faktor kenyamanan dan ketepatan waktu perjalanan KA juga bisa menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi.

“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran layanan KAI di usia 80 tahun ini semakin relevan dan dibutuhkan masyarakat. Kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan,” ujar Franoto Wibowo.

Ia menatakan bahwa, dalam usia yang ke-80 tahun, KAI terus bertransformasi memberikan layanan terbaik melalui modernisasi sarana, digitalisasi layanan, serta peningkatan kenyamanan di stasiun maupun selama perjalanan.

“Capaian kenaikan jumlah penumpang ini sekaligus menjadi motivasi bagi KAI Daop 4 Semarang untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Franoto.

Penggunaan Media PAPI DERA SIGETAMA 3D Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar

0

Oleh: Ardy Febriyanto, S.Pd.
Guru SD Negeri 1 Banyutowo Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal

KENDAL (Pertamanews.id) – Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep sains yang bersifat abstrak.

Materi sistem gerak manusia merupakan salah satu contoh yang sulit dipahami karena melibatkan struktur internal tubuh seperti tulang, sendi, dan otot yang tidak dapat diamati secara langsung.

Akibatnya, siswa cenderung hanya menghafal istilah tanpa memahami fungsi dan mekanisme yang mendasarinya.

Hal tersebut didukung oleh Data Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 melaporkan skor sains sebesar 383 poin dan literasi membaca Indonesia sebesar 352 poin, jauh di bawah rata-rata OECD yaitu sekitar 485 poin (OECD, 2023).

Hal ini berakibat pada kurang maksimalnya motivasi belajar dan hasil belajar IPA khususnya siswa kelas VI SD N 1 Banyutowo.

Maka dibutuhkan media pembelajaran yang mampu menjebatani pemahaman abstrak menjadi pemahaman kongkret serta mewujudkan pembelajaran yang mendalam dan aktif bermakna.

Hal tersebut sejalan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang menggalakkan pendekatan pembelajaran Deep Learning yang diatur dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.

Pendekatan ini menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya berhenti pada hafalan atau penguasaan materi secara dangkal, melainkan mengutamakan pemahaman konsep secara menyeluruh, perkembangan keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan reflektif siswa sebagai peserta aktif dalam proses belajar.

Maka saya berinovasi dengan membuat dan menggunakan Media “PAPI DERA SIGETAMA 3D” Papan Pintar Dengan Replika Sistem Gerak Tangan Manusia 3 Dimensi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA sistem gerak manusia terutama siswa kelas VI SD N 1 Banyutowo, Kabupaten Kendal.

PAPI DERA SIGATAMA 3D yaitu Papan Pintar Dengan Replika Sistem Gerak Tangan Manusia 3 Dimensi. Sebuah papan yang berisi informasi mengenai organ-organ sistem gerak manusia dilengkapi dengan replika tangan manusia tiga dimensi yang dapat digunakan dan dimainkan siswa seperti tangan robot sehingga edukatif dan menyenangkan untuk para siswa.

Pada awal pembelajaran guru mengajak siswa untuk menggerakkan tangan mereka dan menanyakan bagaimana tangan tersebut dapat bergerak.

Kemudian guru memperlihatkan media “PAPI DERA SIGETAMA 3D” kepada siswa dan menjelaskan sistem gerak manusia terdiri dari tulang, sendi, dan otot.

Siswa berkelompok dan bekerja sama membuat replika tangan manusia 3D seperti tangan robot.

Kemudian siswa mendemonstrasikan/memainkan replika tangan 3D buatan mereka dan menganalisa bagaimana fungsi tulang, sendi, dan otot dari demonstrasi mereka.

Kemudian siswa membuat “PAPI DERA SIGETAMA 3D” dengan cara memasangkan replika tangan manusia 3 dimensi yang sudah mereka buat pada sebuah papan yang terbuat dari kardus kemudian mereka tambahkan penjelasan mengenai bagian bagian sistem gerak tangan dan informasi mengenai fungsi masing masing organ penyusun sistem gerak manusia pada papan tersebut, sehingga menjadi sebuah papan pintar media literasi yang di dalamnya termuat informasi sistem gerak manusia beserta media replika tangan manusia yang bisa di gunakan.

Setelah selesai membuat siswa mempresentasikan media PAPI DERA SIGETAMA 3D buatan mereka di depan kelas.

Kemudian mereka memasang karya mereka pada pojok baca, madding, kelas, madding sekolah, dan berbagai sudut dinding sekolah sehingga dapat menjadi sumber literasi tidak hanya untuk siswa itu sendiri tetapi untuk siswa lain satu sekolahan.

Dalam pembelajaran sistem gerak manusia menggunakan media PAPI DERA SIGETAMA 3D siswa terlihat sangat antusias dalam bekerja sama membuat media tersebut.

Siswa juga dapat menemukan pemahamannya secara mandiri mengenai fungsi-fungsi dari masing masing organ penyusun sistem gerak manusia dimana tali menarik benang sehingga tangan dapat bergerak melambangkan fungsi otot yang menggerakan tulang dan sendi yang dapat membuat tulang bergerak ke berbagai arah.

Pembelajaran menggunakan media PAPI DERA SIGETAMA 3D juga meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI SD N 1 Banyutowo dari 59,25% kategori sedang menjadi 79,5% dalam kategori tinggi, Serta meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Banyutowo dengan nilai rata- rata ulangan IPA siswa kelas VI SDN 1 Banyutowo awalnya 64,06 mengalami kenaikan menjadi 87,19 dalam pembejaran IPA system gerak manusia.

Selain itu media PAPI DERA SIGETAMA 3D menjadi kebanggaan para siswa karena media buatannya dapat dijadikan media sumber literasi yang bermanfaat untuk semua siswa yang membacanya. (***)

KAI Daop 4 Lestarikan Budaya Nasional dengan Hadirkan Ragam Kegiatan Bertema Batik di Stasiun Semarang Tawang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar ragam kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang pada Rabu (2/10).

Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fashion show busana batik, bazaar UMKM, live music gamelan, hingga workshop membatik menggunakan canting yang diikuti langsung oleh pelanggan KA.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa ragam kegiatan batik ini merupakan salah satu bentuk komitmen KAI dalam melestarikan warisan budaya bangsa, yakni batik.

“Kami ingin para penumpang dapat lebih mengenal dan mengapresiasi kekayaan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia. Melalui acara ini, KAI mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses membatik menggunakan canting dan sekaligus mengenal sejarah batik lebih dalam melalui berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Pagelaran fashion show menjadi salah satu daya tarik utama. Deretan koleksi busana karya Wastra Batik tampil memukau dengan model yang berlenggak-lenggok anggun di tengah hall stasiun. Koleksi tersebut menggambarkan filosofi batik sebagai simbol perjalanan rasa, selaras dengan tema Hari Batik Nasional 2025 “Merawit Rasa”, yakni merangkai cita, rasa, dan makna dalam setiap helai kain batik.

Selanjutnya tak kalah menarik juga dihadirkan workshop membatik. Kegiatan ini bekerja sama dengan Wastra Batik mengajak pelanggan KA untuk melihat dan mencoba langsung proses pembuatan batik tradisional. Motif-motif khas seperti Batik Semarangan, Pekalongan, Asem, Lurik, Madura, hingga tenun dipraktikkan menggunakan canting, memberikan pengalaman autentik dan edukatif bagi pengunjung.

Ragam acara batik di Stasiun Semarang Tawang semakin meriah dengan adanya pertunjukan live music gamelan yang mengalun syahdu, menambah nuansa tradisi khas Jawa yang berpadu harmonis dengan aktivitas di stasiun. Alunan gamelan tidak hanya menjadi pengiring fashion show, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan, seolah membawa mereka menyelami akar budaya Nusantara di tengah perjalanan modern dengan kereta api.

Tidak hanya fashion show saja, bazaar UMKM lokal Semarang juga turut memeriahkan acara. Empat UMKM asal Kota Semarang, yakni Ida Modiste, Anindya Batik, Katun Ungu, dan RDSHOP menyuguhkan berbagai produk khas mulai dari makanan ringan hingga ragam kain batik dengan motif unik, seperti batik Semarangan dan batik kontemporer.

Franoto mengatakan bahwa ragam kegiatan bertema batik di stasiun juga menunjukkan bahwa stasiun dapat menjadi ruang publik yang inklusif, bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, edukasi, dan budaya.

Ia menambahkan, acara ini juga menjadi bentuk apresiasi KAI kepada para pelanggan setia, dengan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai budaya.

“Melalui acara ini, KAI berupaya untuk terus mendekatkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat dan penumpang, serta memperkuat identitas bangsa melalui pengenalan dan pelestarian batik sebagai warisan leluhur,” tutupnya.

Bawa Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIP Jawa Bagian Tengah Raih Penghargaan CSR dan PDB Award 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Membawa semangat Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) berhasil meraih predikat Silver dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2025.

Penghargaan ini diraih melalui program Desa Berdaya Pengembangan UMKM Maju Barokah di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Program yang digagas pada 2024 melalui PLN Peduli ini hadir sebagai wujud nyata pengamalan nilai Pancasila, khususnya prinsip Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Prinsip ini tercermin karena program Desa Berdaya Sugihan membuka akses yang lebih merata bagi masyarakat desa untuk meningkatkan taraf hidup melalui usaha mandiri.

Dengan pemberian fasilitas produksi, pelatihan, hingga dukungan pemasaran, seluruh pelaku UMKM—baik skala kecil maupun menengah—mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih kesejahteraan. Desa Sugihan yang berada di sekitar pembangunan Incomer SUTET 500 kV Ampel–Tx (Ungaran–Pedan) Sirkit 1 kini berkembang menjadi sentra UMKM makanan ringan khas Kabupaten Semarang.

Sebanyak 40 pelaku UMKM lokal mendapatkan dukungan PLN, berupa bantuan peralatan produksi, pelatihan keterampilan, pembangunan galeri UMKM, pembangunan gapura Desa UMKM, serta dukungan pemasaran.

Program ini telah mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang berpotensi menjadi ikon oleh-oleh daerah.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro, menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak lepas dari semangat nilai Pancasila yang menjadi fondasi pembangunan.

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa PLN hadir untuk membangun bangsa. Sejalan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila, kami ingin menegaskan komitmen PLN dalam memberdayakan masyarakat dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi rakyat,” ungkap Anggoro.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4, Ainanto Nindyo, menambahkan bahwa program Desa Berdaya Sugihan menjadi bukti bahwa pembangunan listrik dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan beriringan.

“Infrastruktur ketenagalistrikan tidak berdiri sendiri. Melalui Desa Berdaya Sugihan, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran listrik ikut membuka jalan bagi kemandirian ekonomi masyarakat desa,” jelas Ainanto.

Ajang CSR dan PDB Award 2025 merupakan penghargaan tingkat nasional yang diinisiasi sebagai bagian dari upaya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs Desa).

Fokus utama penghargaan ini mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup, serta keberlanjutan sosial-ekonomi di desa-desa seluruh Indonesia.

Penghargaan ini diharapkan akan mendorong terciptanya inovasi dan solusi konkret dalam pembangunan desa yang lebih merata dan inklusif di seluruh pelosok Indonesia.

PLN UIP Jawa Bagian Tengah melalui pencapaian ini semakin menegaskan perannya sebagai motor pembangunan yang tidak hanya menghadirkan listrik andal, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun kemandirian desa dan memperkuat perekonomian masyarakat.

Rugikan Negara Rp8 Miliar, Kejari Kulon Progo Tahan UW Eks Kepala BUKP Galur

0

KULON PROGO (Pertamanews.id) – Kasus dugaan korupsi yang membelit UW, mantan Kepala Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Galur periode 2010–2025, akhirnya memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo resmi menetapkan UW sebagai tersangka setelah menemukan cukup bukti adanya praktik penyelewengan dana yang ditaksir merugikan negara lebih dari Rp8 miliar.

Pengumuman status tersangka disampaikan pada Rabu (1/10) di Kantor Kejari Kulon Progo. UW yang sebelumnya diperiksa sebagai saksi, statusnya naik setelah penyidik menilai keterangan yang ia berikan sejalan dengan bukti kuat yang telah dikantongi.

Kepala Kejari Kulon Progo, Dr. Anton Rudiyanto, melalui Kasi Intelijen Awan Prastyo Luhur, menjelaskan bahwa UW diduga menjalankan berbagai modus dalam aksinya.

Di antaranya, markup kredit, membuat kredit fiktif, hingga tidak mencatat setoran nasabah dalam sistem BUKP, baik tabungan maupun deposito.

“Dana yang seharusnya masuk untuk kepentingan nasabah dan lembaga justru digunakan untuk kepentingan pribadi. Unsur perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, hingga kerugian negara sudah terpenuhi,” tegas Awan.

Atas dasar itu, Kejari langsung menetapkan UW sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan di Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

UW disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman bagi tersangka tidak main-main: pidana penjara maksimal seumur hidup.

Meski UW sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kejaksaan belum menutup pintu bagi kemungkinan adanya pelaku lain.

“Penyidikan masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam perkara ini,” jelas Awan.

Selain kasus UW, Kejari Kulon Progo saat ini juga tengah menangani sejumlah perkara dugaan korupsi lain. Total kerugian negara dari kasus-kasus tersebut ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

PLN Manfaatkan FABA untuk Peningkatan Sarana Olahraga di Desa Bondo Jepara

0

JEPARA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memanfaatkan limbah pembakaran batu bara atau FABA (fly ash bottom ash) untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

FABA digunakan dalam proses perbaikan lapangan voli desa yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga, baik untuk olahraga maupun kegiatan sosial lainnya.

Perbaikan yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) melalui Program PLN Peduli sebagai bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan fasilitas publik berbasis lingkungan dan berkelanjutan.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro menjelaskan bahwa pemanfaatan FABA merupakan strategi PLN dalam mendorong transisi menuju ekonomi sirkular.

“FABA adalah sumber daya alternatif yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur sosial masyarakat. Melalui program ini, PLN ingin menunjukkan bahwa limbah hasil pembangkitan listrik dapat dikelola dengan aman dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar,” ujar Anggoro.

Anggoro menambahkan, pemanfaatan FABA dalam program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

“FABA terbukti aman dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan konstruksi. Ini sejalan dengan misi kami menghadirkan manfaat ganda, baik untuk lingkungan maupun masyarakat,” kata Anggoro.

Hal senada disampaikan Ainanto Nindyo, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (PLN UPP JBT 4). Menurutnya, perbaikan lapangan voli di Desa Bondo bukan hanya soal memperbaiki fasilitas olahraga, tetapi juga menciptakan ruang bersama yang lebih layak dan multifungsi.

“Lapangan ini menjadi pusat kegiatan warga, dari latihan olahraga, lomba desa, sampai tempat musyawarah dan kegiatan keagamaan. Maka dari itu, peningkatan fasilitas ini penting untuk mendukung kehidupan sosial masyarakat desa,” kata Ainanto.

Kepala Desa Bondo, Purwanto, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PLN. Ia menilai perbaikan lapangan dengan FABA telah memberikan manfaat langsung bagi warganya.

“Banyak kegiatan desa yang akhirnya bisa kami lakukan di lapangan ini. Warga jadi lebih aktif, bisa latihan voli dengan nyaman, dan kalau ada acara desa pun tempatnya sudah representatif,” ujar Purwanto.

FABA yang digunakan dalam perbaikan lapangan berasal dari hasil pembakaran batu bara di PLTU dan telah melalui proses pengujian sebagai material non-B3. Pemanfaatannya kini diperluas untuk proyek-proyek sosial, infrastruktur desa, hingga pelapisan jalan lingkungan.

Program ini merupakan bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kehidupan sehat dan sejahtera, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta penguatan komunitas lokal melalui infrastruktur yang inklusif.

Hampir Tiga Dekade Mengabdi, Hendro Dewanto Raih Puncak Karier sebagai Jambin Kejagung RI

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Hendro Dewanto resmi dipercaya Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin). Penunjukan ini mengakhiri kekosongan kursi strategis sejak Bambang Rukmono memasuki masa pensiun pada Mei 2025 lalu.

Dalam pelantikan yang digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/10). Jaksa Agung mengingatkan pejabat baru, termasuk Hendro, untuk menjaga sumpah jabatan dan menegakkan integritas.

“Jabatan adalah amanah. Gunakan kewenangan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” tegasnya.

Sebagai Jambin, Hendro membawa tiga agenda utama. Pertama, memperkuat kerja sama antarbidang demi mempercepat pelaksanaan kebijakan pimpinan.

Kedua, memperbaiki fasilitas gedung perkantoran kejaksaan di daerah agar layak menjadi wajah institusi di tingkat lokal. Ketiga, mengembangkan sistem mutasi dan promosi pegawai yang lebih profesional dan berkeadilan.

Tugas itu bukan perkara mudah, sebab Jambin memegang peranan penting dalam pengelolaan SDM, organisasi, hingga anggaran Kejaksaan.

Namun banyak pihak percaya, dengan rekam jejak panjang dan reputasi sebagai jaksa sederhana, Hendro mampu menjalankannya.

Hendro memulai kariernya pada 1996 sebagai staf Tata Usaha Pendidikan dan Pelatihan di Kejaksaan Agung. Dari posisi paling dasar itu, ia menapaki jalan panjang hingga menempati beragam jabatan strategis.

Ia pernah bertugas sebagai Jaksa Fungsional di Kejari Yogyakarta, Kasi Pidum Kejari Belu, Kajari Lebak, hingga menduduki posisi penting di Jampidsus Kejagung.

Kariernya terus berlanjut hingga dipercaya menjadi Direktur Penuntutan Jampidsus, Kajati Sultra, lalu Kajati Jawa Tengah sebelum akhirnya kini menempati kursi JAMBin.

Hampir tiga dekade perjalanan itu memperlihatkan konsistensi Hendro dalam menjaga profesionalisme dan dedikasi di Korps Adhyaksa.

Figur Rendah Hati

Meski menempati posisi mentereng, Hendro tetap dikenal sederhana. Rekan-rekan dan ateman-teman media menggambarkan sosoknya sebagai pemimpin yang tidak suka menonjolkan diri, dekat dengan bawahan dan lebih banyak bekerja daripada berbicara.

“Pak Hendro itu sederhana, tidak neko-neko. Beliau tipe pekerja keras dan selalu membumi,” ungkap seorang pejabat yang pernah bekerja bersamanya.

Sebagai putra Jawa Tengah, Hendro diyakini akan membawa semangat kesederhanaan dan keteguhan nilai ke dalam tugas barunya. Penunjukannya juga menjadi bukti bahwa Kejaksaan masih menaruh kepercayaan pada figur yang berangkat dari bawah, berproses panjang, dan konsisten menjaga integritas.

Kini, dengan jabatan strategis di tangan, Hendro Dewanto diharapkan mampu memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas aparatur kejaksaan di seluruh Indonesia.

Selain Hendro, Jaksa Agung juga melantik Ponco Hartanto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Katarinda Endang Sarwestri sebagai Staf Ahli Bidang Pertimbangan dan Pengembangan Hukum, Iman Wijaya sebagai Staf Ahli Bidang Akuntabilitas dan Informasi Publik, serta Sarjono sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Internasional.

Ajang PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025.

Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui 6 (enam) kategori yang dilombakan, yakni karya tulis hard news, karya tulis feature, audio visual hard news, audio visual feature, foto cerita, dan foto tunggal.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, kontribusi jurnalis dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri mengenai penyediaan dan pengelolaan energi yang produktif di sektor ketenagalistrikan sangatlah krusial.

Lewat dukungan ini dirahapkan dapat memberikan semangat positif bagi Indonesia dalam mendorong kedaulatan energi nasional melalui ketahanan dan kemandirian energi.

“PLN Journalist Awards 2025 merupakan bentuk penghargaan dari PLN kepada para insan jurnalis di seluruh Tanah Air yang telah konsisten mendukung penyebaran informasi mengenai pengelolaan dan produktivitas di sektor ketenagalistrikan dalam upaya mencapai kedaulatan energi nasional,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, pada PJA 2025, PLN menetapkan 3 subtema karya yang bisa dipilih oleh para peserta, yakni Swasembada Energi dari Hulu ke Hilir, Listrik sebagai Energi Berkeadilan: Fondasi Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan Rakyat Wilayah 3T, serta Akselerasi Energi Hijau untuk Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan.

“Peserta dapat mengirimkan karyanya yang sudah dipublikasikan di media massa pada rentang 15 November 2024 hingga 23 Oktober 2025. Adapun jumlah karya yang didaftarkan maksimal 5 karya untuk setiap kategori,” ujar Gregorius.

Gregorius menambahkan, pada penyelenggaraan kali ini, PLN memperkenalkan format baru bertajuk Indonesia Top 100 Journalists, yakni apresiasi bagi 100 Finalis PJA 2025 yang berasal dari 3 regional utama: Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa. Khusus penghargaan ini, PLN menyiapkan hadiah menarik bagi 100 finalis, selain hadiah utama untuk 3 pemenang pada masing-masing kategori.

“Acara ini tidak dipungut biaya dan dapat diikuti peserta dengan mengisi formulir pendaftaran melalui link yang telah disediakan,” ujarnya.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut terkait PLN Journalist Awards 2025, peserta dapat mengakses tautan berikut: https://bit.ly/PJA2025-daftar.

Roca Restaurant Artotel Yogyakarta Sajikan Sensasi Oktoberfest: Perpaduan Daging Premium dan Bir Pilihan

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Dalam rangka merayakan momen Oktoberfest yang identik dengan tradisi kuliner dan minuman khas Jerman, ROCA Restaurant yang berlokasi di ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan promo spesial bertajuk “OKTOBERFEST: MEAT & BREW” untuk mengundang para tamu untuk menikmati suasana Oktoberfest dengan sentuhan khas ARTOTEL yang unik dan penuh cita rasa.

“OKTOBERFEST: MEAT & BREW” menyajikan makanan dan minuman dengan berbagai pilihan menu dan bir favorit, beberapa menu andalan yang disajikan antara lain The Brat Pack, sajian Sausage Platter seharga Rp. 272.000/Porsi, The Fest Feast kombinasi Beer Asahi, Sausage & Meat Platter seharga Rp. 303.000/Porsi serta Clink Collective yaitu paket 3 botol bir premium (Heineken, Asahi, dan Bintang) seharga Rp. 175.000 Nett.

Selain itu, tersedia juga promo menarik Hop Into Double – Buy 1 Get 1 Beer Asahi hanya dengan Rp. 135.000 nett.

Setiap menu dirancang untuk menggugah selera dan memberikan sensasi kuliner yang identik dengan suasana Oktoberfest di Eropa, namun tetap menghadirkan karakter cita rasa yang mudah diterima oleh lidah lokal.

Dipadukan dengan atmosfer hangat dan modern dari ROCA Restaurant, para tamu dapat menikmati hidangan lezat sambil bersantai, berbincang, dan bersulang dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa “Menu yang kami hadirkan kali ini adalah menu yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap yang seru dan berkesan. Tidak hanya soal rasa, tetapi juga bagaimana setiap hidangan dan minuman menciptakan momen kebersamaan yang hangat layaknya perayaan Oktoberfest di Jerman , khususnya warga Jogja.”

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Melalui program ini, kami mengundang para tamu untuk tidak hanya mencicipi makanan dan minuman yang kami hadirkan secara spesial, tetapi juga menikmati suasana, semangat, dan perayaan khas Oktoberfest yang kami kemas dengan sentuhan modern khas ARTOTEL. Kami juga ingin setiap tamu yang datang bisa merasakan pengalaman bersantap yang berkesan dan membawa pulang cerita menyenangkan dari ARTOTEL Yogyakarta.

Menu-menu dalam “Oktoberfest: Meat & Brew” bisa dinikmati mulai Oktober 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.