spot_img
Beranda blog Halaman 51

Inovasi Anak Bangsa: RPPD, Alat Kehamilan Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa Udinus

0
Salah satu anggota tim Teman Hamilku melakukan uji coba penggunaan alat Reusable, Portable Pregnancy Detector (RPPD) dalam simulasi pemeriksaan kehamilan. Dengan desain portabel dan ramah lingkungan, alat ini dikembangkan untuk mempermudah pelayanan kesehatan ibu dan anak di pelosok Indonesia.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kelompok mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menghadirkan terobosan baru di bidang kesehatan ibu dan anak. Melalui tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMKC) bernama “Teman Hamilku”, mereka menciptakan alat “Reusable, Portable Pregnancy Detector (RPPD)”, sebuah perangkat pendeteksi kehamilan yang dapat digunakan kembali dan mudah dibawa ke berbagai daerah, bahkan pelosok (14/10).

Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap keterbatasan akses kesehatan bagi ibu hamil di wilayah terpencil. Tim “Teman Hamilku” berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menggabungkan teknologi sensor hormon hCG untuk deteksi kehamilan dan rotary encoder untuk pemantauan kondisi janin.

“Bidan di daerah 3T sering kali masih bergantung pada metode konvensional. Melalui alat ini, kami ingin membantu mereka melakukan deteksi dini kehamilan dengan cara yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Kanaya Salsabila, selaku ketua tim.

Desain Portabel dan Ramah Lingkungan

Salah satu keunggulan utama alat ini adalah portabilitasnya. Dengan berat di bawah satu kilogram dan desain ergonomis, alat ini mudah dibawa bahkan di daerah tanpa akses listrik stabil. RPPD hanya membutuhkan baterai isi ulang berdaya tahan lama.

Selain itu, bahan penyusun alat dirancang anti-korosif dan mudah disterilkan, sehingga aman digunakan kembali berkali-kali tanpa risiko infeksi silang. Pendekatan ini sekaligus menjawab isu keberlanjutan di dunia medis, dengan mengurangi limbah alat kesehatan sekali pakai.

Solusi untuk Daerah Pelosok

Indonesia memiliki ribuan pulau berpenghuni, namun tidak semuanya memiliki fasilitas kesehatan memadai. Tim “Teman Hamilku” berharap RPPD dapat menjadi solusi nyata bagi tenaga kesehatan di lapangan, terutama bidan desa.

Tak hanya alat fisik, mereka juga tengah mengembangkan platform digital Teman Hamilku yang memungkinkan pencatatan hasil pemeriksaan, pemantauan data janin, dan pengiriman hasil ke dokter atau puskesmas terdekat secara daring. Sistem ini diharapkan bisa membentuk ekosistem kesehatan maternal digital yang inklusif dan terintegrasi.

Dukungan Kampus dan Program PKMKC

Inovasi ini merupakan hasil program PKM yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Universitas Dian Nuswantoro mendukung penuh proses pengembangan alat, mulai dari penyediaan laboratorium, pendampingan riset, hingga bimbingan menuju paten.

Tim “Teman Hamilku” kini tengah menyiapkan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan uji klinis lapangan di sejumlah rumah sakit di Semarang untuk memastikan akurasi serta keamanan alat sebelum diproduksi massal.

Tentang Tim “Teman Hamilku”

Tim ini beranggotakan lima mahasiswa lintas fakultas — dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Komputer. Mereka memiliki satu visi yang sama: menghadirkan teknologi yang mampu menjangkau dan mempermudah pelayanan kesehatan ibu hamil di seluruh pelosok negeri.

“Temani setiap detak kehidupan sejak awal,” menjadi slogan mereka. Sebuah kalimat sederhana yang mencerminkan semangat dan empati di balik inovasi ini — membuktikan bahwa dari ruang kampus, solusi besar untuk masa depan bisa lahir dari langkah kecil penuh kepedulian.

Jadi Orator Ilmuah Dies Natalis ISBI Aceh ke -11, Rektor UNDIP Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi ISBI Aceh Menuju BLU

0

ACEH (Pertamanews.id) – Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menjadi orator ilmiah pada puncak perayaan Dies Natalis ke-11 Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Dalam pidatonya, Prof. Suharnomo menegaskan komitmen penuh UNDIP untuk mendampingi dan mendukung proses transformasi ISBI Aceh dari Perguruan Tinggi Satuan Kerja (Satker) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

Acara yang mengusung tema “ISBI Aceh menuju BLU, berdampak dalam Seni Budaya” ini menjadi momentum penting bagi ISBI Aceh untuk memperkuat tata kelola yang lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada kinerja. Rombongan dari UNDIP yang turut hadir mendampingi Rektor antara lain Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UNDIP, Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA., serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNDIP, Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum., beserta tim.

Tuan rumah, Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diterima, khususnya dari UNDIP. “Kami sangat mengapresiasi pendampingan oleh UNDIP yang juga memperkokoh kolaborasi antar institusi. Transformasi menuju BLU adalah sebuah keniscayaan agar kami bisa lebih lincah, inovatif, dan mandiri dalam mengelola sumber daya. Ini adalah langkah besar untuk memastikan ISBI Aceh dapat terus memberikan dampak positif bagi seni dan budaya, tidak hanya di Aceh tetapi juga di tingkat nasional. Kerjasama ini dapat dikembangkan pada berbagai aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Prof. Wildan.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Rektor UNDIP menekankan komitmen penuh UNDIP dalam mendampingi ISBI Aceh pada proses transformasi penting ini. Dengan pengalaman yang dimiliki, UNDIP siap berkolaborasi untuk menyukseskan langkah strategis ini.

“Sebagai sesama institusi pendidikan tinggi negeri, Universitas Diponegoro turut berbangga dan mendukung langkah besar ISBI Aceh dalam proses transformasi dari Perguruan Tinggi Satker menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU),” ujar Prof. “Dengan semangat kolaborasi, kami berharap dapat saling berbagi pengalaman, membangun jejaring, dan bertukar inspirasi agar perguruan tinggi di Indonesia, khususnya ISBI Aceh, semakin siap menjawab tantangan zaman,” tambahnya

Pendampingan oleh UNDIP telah dirancang secara komprehensif dan sudah berjalan sejak akhir 2023 hingga saat ini. Proses ini mencakup pemetaan, penyusunan peta jalan, hingga perancangan program konkret untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi dan tata kelola di ISBI Aceh.

UNDIP ditunjuk oleh Kemendiktisaintek mendampingi transformasi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dari PTN Satker menuju PTN BLU. Pendampingan tata kelola dilaksanakan TA 2024 dan TA 2025 dengan berbagai kegiatan penyusunan Renstra dan Renstra Bisnis serta dokumen pendukungnya. Kegiatan peningkatan meliputi juga penguatan penulisan artikel, pengelolaan jurnal, manajemen risiko dan persiapan pendirian program studi baru di antaranya Prodi S1 Ilmu Sejarah yang telah tersedia SDM dosen dan tendik serta sarana prasarananya.

Orasi Dies ke 11 ISBI Aceh oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Suharnomo SE MSi di Kampus ISBI Aceh Kota Jantho Kab Aceh Besar menekankan pentingnya peran Perguruan Tinggi yang memberi manfaat dengan menghadirkan solusi nyata problem daerah, seperti yang dilakukan UNDIP dalam bentuk pengolahan air payau menjadi air minum (mesin desalinasi), pengembangan nila dan padi salin, dan penahan rob. ISBI Aceh diharapkan mengembangkan seni, arsitektur yang memberi warna bagi Aceh.

Pendampingan transformasi ISBI Aceh telah mempererat kolaborasi dan wujud nyata kontribusi UNDIP, kata Prof Dr Ir Purwanto DEA Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Undip, sebagai PIC program pendampingan.
Demikian juga penelitian bersama dengan FIB Undip dan ISBI Aceh terkait dengan warisan budaya intangible dan juga pendirian prodi S1 Ilmu Sejarah yang didukung oleh Prof Dr Alamsyah dan Tim.
Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., menyambut hangat dukungan ini dan mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Undip. “Pendampingan oleh UNDIP juga memperkokoh kolaborasi antar institusi. Kerjasama ini dapat dikembangkan pada berbagai aspek tri dharma,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor UNDIP menyoroti peran vital ISBI Aceh dalam membangun ekosistem kebudayaan di Tanah Rencong. Menurutnya, di tengah tantangan globalisasi, penguatan ilmu budaya adalah kunci untuk membangun manusia Indonesia yang berkarakter dan memiliki jati diri. ISBI Aceh diharapkan tidak hanya melestarikan warisan tradisi, tetapi juga mampu mengadaptasikannya dengan inovasi global.

“ISBI Aceh diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ilmu seni dan budaya yang tidak hanya menjaga warisan tradisi, tetapi juga mampu mengadaptasikannya dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, ISBI Aceh akan menjadi motor penggerak dalam mempertemukan nilai budaya lokal dengan inovasi global, serta menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan seni di Indonesia,” tegas Prof. Suharnomo.

Kolaborasi antara UNDIP dan ISBI Aceh ini diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan bagi kedua institusi dan berkontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan tinggi seni dan budaya untuk pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Smartfren Perluas Jaringan di Kendal, Meriahkan dengan Fun Run 2025

0

KENDAL (Pertamanews.id) – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pemerataan akses digital di Indonesia.

Kali ini, SMARTFREN resmi memperluas jangkauan jaringan data 4G LTE dan VoLTE hingga ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang memungkinkan masyarakat menikmati layanan internet lebih cepat, stabil, dan andal.

Sebagai bentuk apresiasi atas sambutan masyarakat Kendal, SMARTFREN menggelar event lari bertajuk “SMARTFREN Fun Run 2025” pada Minggu, (12/10) mendatang.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang menggabungkan semangat digitalisasi dengan gaya hidup sehat dan kebersamaan warga.

Mengusung tema “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menghadirkan lari santai 5K, panggung hiburan, bazar UMKM lokal, serta beragam doorprize senilai puluhan juta rupiah. Berbagai mitra seperti Pristine, Wonhae, Serin Care, Nipis Madu, Sunpride, Blibli, Gonusa Prima Distribusi, Isoplus, BNI, Satukata Coffee, serta Mitra Bos Pulsa turut berpartisipasi dengan menghadirkan promo spesial dan aktivitas seru untuk masyarakat Kendal.

Regional Head of North Central Java SMARTFREN XLSMART, Litoco Gunawan, mengatakan bahwa perluasan jaringan ke Kendal merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pemerataan konektivitas digital di Jawa Tengah. XLSMART ingin memastikan setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati layanan internet cepat dan stabil dari SMARTFREN.

Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang membuka peluang baru bagi masyarakat untuk belajar, berbisnis, dan berkarya.

Hadir dalam acara ini Bupati Kendal Ibu Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. dan Sekda Kendal Bapak Agus Dwi Lestari, S.IP., M.H., Head of Premium Segment Product Management SMARTFREN XLSMART, Tommie Pasoreh, serta Partnership Product GTM & Compliance XLSMART, Rika Sumantri. Mereka turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Kendal atas sambutan hangatnya.

Litoco Gunawan menambahkan, “SMARTFREN Fun Run 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol semangat masyarakat yang terus bergerak maju bersama teknologi. Kami ingin memperkenalkan inovasi digital SMARTFREN yang tidak hanya mempercepat koneksi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan mendukung gaya hidup produktif”.

Dengan perluasan ini, layanan SMARTFREN telah melakukan peningkatan kapasitas dan cakupan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kendal, termasuk Kecamatan Boja, Brangsong, Cepiring, Gemuh, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Kangkung, Kota Kendal, Limbangan, Ngampel, Pagerruyung, Patean, Patebon, Pegandon, Plantungan, Ringinarum, Rowosari, Singorojo, Sukorejo, Weleri. XLSMART juga melakukan peningkatan kapasitas dan optimasi jaringan untuk memberikan pengalaman internet yang lebih stabil, latensi rendah, serta kualitas panggilan VoLTE yang jernih.

Dalam kesempatan yang sama, SMARTFREN juga memperkenalkan produk unggulan “UNLIMITED SUKA-SUKA”, paket internet fleksibel yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pengguna, mulai dari pekerja, pelaku UMKM, hingga kreator digital.

Langkah ekspansi jaringan di Kendal ini menjadi bagian dari strategi besar XLSMART dalam memperluas akses digital sekaligus memperkuat kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.

XLSMART Buka Pre-Order iPhone 17, Nikmati myPRIO DEAL Eksklusif dan eSIM Siap Pakai

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menghadirkan penawaran dari produk-produk terbaru Apple, diantaranya iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.

Pelanggan dapat melakukan pre-order model iPhone terbaru mulai 10 Oktober dan ketersediaan mulai pada 17 Oktober 2025.

“Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital yang berorientasi pada pengalaman pelanggan, XLSMART berkomitmen menghadirkan penawaran yang memberikan nilai tambah nyata. Melalui myPRIO DEAL, pelanggan dapat menikmati teknologi terbaru iPhone 17 dengan koneksi yang lebih cepat, stabil, dan efisien di jaringan XL PRIORITAS,” ujar Alfons Eric Bosch Sansa, Chief Marketing Officer XLSMART.

Alfons menambahkan, di program bundling ini kami juga melengkapi dengan proposisi eSIM (embedded SIM) yang telah terintegrasi penuh di device yang dibeli oleh pelanggan.

Sehingga pelanggan yang membeli iPhone 17 dan iPhone17 Air bisa menikmati proses aktivasi yang lebih cepat dan fleksibilitas dual SIM tanpa memerlukan kartu fisik.

Selama periode Pre-Order, pelanggan dapat menikmati penawaran eksklusif myPRIO DEAL berupa diskon hingga 50% dan kuota 2x lebih besar hingga 240GB/bulan mulai dari Rp 449Ribu di XL Center, iBox, Hello, Digimap, Erafone, Blibli, dan Digiplus.

Penawaran ini juga didukung penuh oleh teknologi eSIM. Untuk Informasi lebih lengkap dapat dilihat di https://prioritas.xl.co.id/device/iphone17.

Khusus untuk iPhone17 Air, pelanggan juga dapat mengunjungi XL Center tertentu untuk dapat melihat langsung iPhone17 Air yang dipajang secara eksklusif di XL Center.
Berikut pilihan paket myPRIO DEAL yang bisa dipilih pelanggan:

  1. Paket Gold, mulai dari Rp37,417 per bulan dengan kuota 60GB per bulan
  2. Paket Platinum, mulai dari Rp51,250 per bulan dengan kuota 100GB per bulan
  3. Paket Diamond, mulai dari Rp65,083 per bulan dengan kuota 170GB per bulan
  4. Paket Ultima, mulai dari Rp81,667 per bulan dengan kuota 240GB per bulan

Setelah periode pre-order berakhir, XLSMART juga akan menghadirkan program spesial peluncuran iPhone17 mulai 17 Oktober hingga 31 Desember 2025.

Dalam periode ini, pelanggan XL PRIORITAS dapat menikmati promo “Buy 1 Year, Get 2 Years” khusus untuk paket myPRIO DEAL yang memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan premium yang ingin mengoptimalkan pengalaman digitalnya.

Kehadiran iPhone 17 bersama XL PRIORITAS menjadi wujud nyata komitmen XLSMART untuk terus memperkuat inovasi layanan dan solusi digital bagi segmen pelanggan premium di Indonesia, sejalan dengan semangat perusahaan “Bersama, Melaju Tanpa Batas.”

KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang KA Perhatikan Barang Bawaan Demi Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada seluruh pelanggan agar lebih berhati-hati dan memperhatikan barang bawaannya selama berada di stasiun maupun di dalam kereta api.

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian KAI Daop 4 dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban bersama selama perjalanan KA.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa perhatian terhadap barang bawaan merupakan bagian penting dari keselamatan perjalanan. Pelanggan diminta memastikan seluruh barang pribadi dalam pengawasan, baik saat berada di ruang tunggu, proses naik turun kereta, maupun selama perjalanan berlangsung.

“KAI mengimbau agar pelanggan selalu memperhatikan barang bawaannya dan tidak meninggalkannya tanpa pengawasan. Pastikan tas, koper, dan barang berharga tersimpan dengan aman. Jika menemukan atau kehilangan barang, segera laporkan kepada petugas di stasiun atau di dalam kereta,” ujar Franoto.

Selain menjaga keamanan, pelanggan juga diminta untuk memperhatikan ketentuan mengenai barang bawaan agar perjalanan tetap tertib dan nyaman.

Franoto mengatakan bahwa setiap penumpang diperbolehkan membawa barang bawaan dengan berat maksimal 20 kilogram dan volume hingga 100 desimeter kubik (setara ukuran sekitar 70 × 48 × 30 sentimeter). Barang yang melebihi ketentuan tersebut dapat dikenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan.

Setelah membayar biaya tambahan ini, penumpang dapat menaruh barang bawaannya pada rak bagasi di atas tempat duduk atau diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan penumpang lainnya serta yang tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.

Kemudian untuk barang bawaan dengan volume lebih dari 200 dm3 (70 x 48 x 60 cm) tidak diperkenankan untuk dibawa ke dalam kabin kereta penumpang. KAI akan menyarankan agar barang bawaan itu diangkut menggunakan jasa ekspedisi kereta api seperti KAI Logistik.

Selain ketentuan maksimal bagasi, Franoto mengingatkan kembali bahwa penumpang kereta api juga perlu mengetahui daftar barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa. Barang-barang yang dilarang tersebut sebagai berikut:

  1. Binatang
  2. Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya
  3. Senjata api atau senjata tajam
  4. Benda yang mudah terbakar atau meledak
  5. Benda yang berbau busuk, amis, atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu atau 6. merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya
  6. Barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan
  7. Barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat saling menjaga keamanan dan kenyamanan selama menggunakan layanan kereta api. Dengan memperhatikan barang bawaan, pelanggan turut berperan dalam menciptakan perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan bagi semua,” tutup Franoto.

Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan yang akan berangkat dari stasiun di wilayah Kota Semarang pada Senin (13/10) dan Selasa (14/10) untuk mengalokasikan waktu perjalanan lebih awal menuju stasiun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari, seiring dengan penyelenggaraan Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang 2025 oleh Pemerintah Kota Semarang yang berpusat di kawasan Tugu Muda dan sekitarnya mulai pukul 17.00 WIB.

“Kami berharap penumpang memperkirakan waktu tempuh dengan baik dan datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta,” kata Franoto.

Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan momen bersejarah yang menjadi pengingat semangat perjuangan masyarakat Semarang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan di pusat kota, serta kemungkinan adanya rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup di sejumlah ruas jalan, termasuk akses menuju Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol

Oleh karenanya, KAI Daop 4 menegaskan kembali pentingnya perencanaan waktu yang matang agar perjalanan pelanggan berjalan lancar.

“Kami mengimbau pelanggan yang akan bepergian pada Senin dan Selasa, khususnya sore hingga malam hari, agar memperhitungkan potensi kepadatan dan datang lebih awal ke stasiun. Jika tertinggal kereta karena terlambat datang, tentu itu akan merugikan penumpang sendiri,” ujar Franoto.

Franoto menambahkan, KAI Daop 4 Semarang mendukung penuh kegiatan peringatan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa, sembari mengingatkan masyarakat agar perjalanan menggunakan kereta api tetap lancar dan nyaman.

MBG di Muara Enim: Gizi Anak Jadi Prioritas, Masyarakat Diajak Aktif

0

MUARA ENIM (Pertamanews.id) – Pemerintah bersama DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program MBG merupakan kebijakan baru pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang tepat.

Kegiatan sosialisasi program MBG dilaksanakan di Kantor Desa Hujan Mas Ulu, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan pada Minggu (12/10).

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Ajis Rahman, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang layak.

“Program ini bukan hanya tentang memberi makanan, tetapi tentang memberi masa depan. Anak-anak yang mendapat gizi cukup akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat agar pelaksanaan program berjalan optimal.

“Saya berharap masyarakat dan pihak sekolah dapat memahami dengan baik tujuan dan manfaat program ini. Kita perlu bekerja sama menjaga kualitas makanan, kebersihan, dan distribusinya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tambahnya.

Selain itu, Irma mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi palsu yang beredar di media sosial.

“Jangan termakan berita-berita hoaks. Program ini dibuat dengan niat baik oleh pemerintah pusat untuk masa depan anak-anak kita. Mari kita sambut dengan semangat dan bijak menyikapi setiap informasi,” tegasnya.

Kepala Desa Hujan Mas Ulu, Subri Hakim, turut mengapresiasi langkah pemerintah dan DPR RI yang turun langsung menyosialisasikan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah.

“Kehadiran Ibu Irma memberi kami semangat baru. Program seperti ini menunjukkan bahwa perhatian negara benar-benar sampai ke desa,” ucapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Muara Enim diharapkan dapat menjadi bagian aktif dalam menyukseskan program MBG. Dengan dukungan semua pihak, program ini diyakini dapat menjadi fondasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.***

DPR dan BGN Sosialisasikan Program MBG, Warga Muara Enim Diminta Partisipasi Aktif

0

MUARA ENIM (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Muara Enin untuk memperluas penerima manfaat. Sosialisasi ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi dan mengurangi stunting di masyarakat.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini berlangsung di Balai Desa Harapan Jaya, Muara Enim pada Sabtu, (11/10).

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Anggota Drpd Kabupaten Muara Enim Ajis Rahman.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah yang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program penyediaan makanan bergizi.

“Program ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan gizi, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia,” ujarnya.

Irma menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sekadar kegiatan pembagian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun generasi masa depan yang lebih sehat dan cerdas.

“Anak-anak yang memperoleh asupan gizi yang cukup akan tumbuh lebih kuat, memiliki daya pikir lebih baik, dan tentu siap bersaing di masa depan. Kita ingin anak-anak di Muara Enim menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Irma mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut aktif mengawal keberlangsungan program ini. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga kualitas serta kebersihan makanan yang disediakan.

“Kita ingin program ini berjalan optimal dan berkelanjutan. Karena keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada partisipasi masyarakat,” tambahnya.

Selain memberikan penjelasan terkait tujuan program, sosialisasi ini juga menjadi wadah dialog antara warga dan pemerintah. Irma berharap agar masyarakat tidak segan memberikan masukan demi penyempurnaan pelaksanaan di lapangan.

“DPR hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi juga mengawal pelaksanaan kebijakan publik hingga ke akar rumput,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Muara Enim semakin memahami manfaat program MBG serta berperan aktif dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan berkualitas.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.***

Sosialisasi MBG di Desa Segamit Sumsel, Upaya Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas SDM

0

MUARA ENIM (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan oleh pemerintah bersama DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni dengan melakukan pemenuhan gizi sejak dini.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Desa Segamit, Kabupaten Muara Enim pada Sabtu (11/10). Sosialisasi program MBG ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk memahami secara langsung manfaat program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan keluarga.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa program MBG merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Program ini tidak sekadar memberikan makanan, tetapi juga memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.

Irma menambahkan bahwa tantangan gizi masih menjadi persoalan di banyak daerah, termasuk di Sumatera Selatan. Karena itu, kehadiran program MBG diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan untuk memperbaiki pola makan masyarakat dan meningkatkan kesadaran pentingnya asupan bergizi sejak usia dini.

“Kita ingin anak-anak di Muara Enim menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia generasi yang unggul, berdaya saing, dan membanggakan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat dan pihak sekolah untuk aktif berpartisipasi menjaga kualitas makanan yang disediakan melalui program ini.

“Kita perlu memastikan kebersihan, gizi yang seimbang, serta distribusi yang tepat. Program ini akan berhasil jika ada kerja sama dari semua pihak,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan masyarakat Muara Enim menyambut positif langkah pemerintah dan DPR. Mereka menilai program ini tidak hanya membantu anak-anak di sekolah, tetapi juga mendorong kesadaran orang tua tentang pentingnya gizi di rumah tangga.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, semangat kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat kembali diperkuat. Harapannya, program MBG di Sumatera Selatan dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas terutama bagi anak-anak sebagai penerus bangsa.***

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Petakan Potensi Ekonomi Kawasan Transmigrasi Muara Takung

0

MUARO SIJUNJUNG (Pertamanews.id) – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat bersama Tim Ekspedisi Patriot dari UNDIP, ITB, dan IPB University menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema kajian dan penelitian terhadap Kawasan Transmigrasi Muara Takung Kecamatan Kamang Baru untuk memetakan potensi ekonomi kawasan transmigrasi.

Acara yang melibatkan pemangku kepentingan dari unsur Sekretaris Daerah, Asisten Setdakab, DPRD, Forkompimda, Kepala Dinas OPD terkait, dan akademisi UNP bertempat di Operation Room Kantor Bupati Sijunjung, baru-baru ini.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah, Dr. Zefnihan A.P., M.Si., menyambut baik kehadiran Tim Ekspedisi Patriot untuk mengkaji Kawasan Transmigrasi di Kabupaten Sijunjung, karena sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan melalui Program 5T Kementerian Transmigrasi yaitu Trans Tuntas, Trans Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusa, dan Trans Gotong Royong.

Transmigrasi saat ini bukan lagi sekedar memindahkan penduduk, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dengan mengirimkan SDM unggul untuk menggarap potensi daerah dan menyusun desain investasi berbasis data.

Keterlibatan Perguruan Tinggi dalam pengembangan Kawasan Transmigrasi secara langsung diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebijakan, menjadi agen perubahan, melakukan analisis dan pemetaan potensi wilayah, pendampingan UMKM, penyusunan rencana investasi, penghadiran inovasi untuk mendorong industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi, serta merumuskan solusi untuk membantu masyarakat di lokasi transmigrasi, tandasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, David Rinaldo, S.STP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa FGD ini merupakan rangkaian dari Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi untuk melakukan Riset dan Aksi di Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT).

Tim Ekspedisi Patriot ini menggarap Kawasan Transmigrasi Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru guna menghasilkan tiga output yaitu rekomendasi untuk evaluasi Kawasan Transmigrasi, desain pengembangan komoditas unggulan spesifik pada Kawasan Transmigrasi, dan desain model kolaborasi kelembagaan ekonomi Kawasan Transmigrasi.

Lebih lanjut David berharap melalui kegiatan FGD ini akan muncul berbagai rekomendasi strategis yang tidak hanya menyentuh aspek teknis pembangunan, tetapi juga mempertimbangkan pendekatan sosial dan partisipatif.

Selanjutnya perwakilan Tim Ekspedisi Patriot dari UNDIP, Dr.-Ing. Prihadi Nugroho, S.T., M.T., M.P.P., dalam sambutannya mengatakan bahwa FGD ini bertujuan untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi data temuan awal tim yang telah melakukan pengumpulan data sekunder, wawancara, survei pemetaan, dan observasi lapangan sejak Agustus lalu.

Pada kesempatan ini, tim menerapkan metode pendekatan partisipatif planning charette yang mengajak peserta FGD berdiskusi dan mengidentifikasi potensi dan masalah pengembangan Kawasan Transmigrasi pada peta yang telah disediakan.

Harapannya agar berbagai potensi dan masalah aspek fisik, lingkungan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan dapat terpetakan dengan jelas.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Dr.-Ing. Prihadi Nugroho, S.T., M.T., M.P.P. memberikan sambutan mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Dr. Zefnihan A.P., M.Si. dalam pembukaan FGD Kajian dan Penelitian terhadap Kawasan Transmigrasi Muara Takung Kecamatan Kamang Baru.
Kegiatan FGD berlangsung interaktif mengangkat berbagai isu dan permasalahan spesifik Kawasan Transmigrasi, terutama komoditas unggulan daerah dan dukungan akses infrastruktur ke penjuru wilayah.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot dari IPB University, Dr. Veralianta Br. Sebayang, S.P., M.Si., menegaskan pentingnya pengembangan rantai pasok hulu-hilir komoditas kelapa sawit serta komoditas potensial lainnya seperti padi, jagung, kopi, dan hortikultura dalam rangka meningkatkan keunggulan kompetitif dan komparatif wilayah, sehingga dapat menjadi rekomendasi bagi kementerian untuk penetapan investasi pengembangan Kawasan Transmigrasi.

Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot dari ITB, Dr. Destina Ratna Asih Khodijah Kadarsah, S.T., M.Sc., menandaskan bahwa sinergitas pemangku kepentingan dalam kelembagaan ekonomi berperan penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif serta membangun kolaborasi multipihak dalam rangka memajukan Kawasan Transmigrasi.

Setelah FGD pada kesempatan terpisah Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si. mengundang Tim Ekspedisi Patriot, Forkompimda, dan Kepala Dinas OPD dalam acara temu ramah di rumah dinas Bupati, pada Kamis malam.

Bupati mengapresiasi keterlibatan Perguruan Tinggi untuk menggali potensi Kawasan Transmigrasi yang diarahkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Sijunjung.

“Kami memiliki lahan seluas 2.000 hektare untuk mendukung pembangunan kawasan industri refinery, fasilitas, dan infrastruktur pengolahan produk turunan kelapa sawit maupun komoditas-komoditas unggulan lainnya. Jika dibutuhkan lebih pun kami siap”, tegasnya.

Terlebih lagi dengan letak strategis pada perlintasan jalan nasional yang menghubungkan ke Padang, Riau, dan Jambi serta memiliki potensi keindahan alam Geopark Silokek Ranah Minang dan kekayaan budaya Perkampungan Adat Sijunjung, maka Kabupaten Sijunjung siap berbenah sebagai magnet pertumbuhan ekonomi baru untuk menarik investasi di Sumatera Barat.

Komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ini semata-mata ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya pengentasan kemiskinan (SDG 1), peningkatan ketahanan pangan (SDG 2), pertumbuhan ekonomi dan perbaikan infrastruktur (SDG 8 dan 9), pembangunan permukiman berkelanjutan (SDG 11), serta penguatan kemitraan antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi (SDG 17), serta sejalan dengan program Diktisaintek Berdampak.