spot_img
Beranda blog Halaman 52

F8 Makassar 2025, PGN Dorong Sinergi Gas Bumi dan Industri Kreatif

0

MAKASSAR (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, turut ambil bagian dalam perhelatan F8 Makassar 2025 sebagai wujud dukungan nyata terhadap pengembangan industri kreatif.

Kehadiran PGN juga menjadi momentum untuk untuk memperkenalkan pemanfaatan gas bumi sebagai energi bersih, khususnya di wilayah Kawasan Timur Indonesia.

Fuad Hamzah, Area Head PGN Kawasan Timur Indonesia, menegaskan pentingnya dukungan sektor energi kepada UMKM, Komersial dan Industri dalam rangka mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“F8 Makassar menjadi ajang strategis bagi PGN untuk memperkenalkan gas bumi sebagai energi bersih yang dapat mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha mulai dari UMKM hingga industri di Kawasan Timur Indonesia. Partisipasi PGN tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik mengenai manfaat nyata gas bumi dan komitmen PGN terhadap dekarbonisasi,” ujar Fuad.

Booth PGN di F8 Makassar 2025 menyuguhkan beragam informasi seputar pemanfaatan gas bumi dalam kehidupan sehari-hari, program transisi energi nasional, hingga langkah-langkah konkret PGN dalam mendorong penggunaan energi yang ramah lingkungan.

Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif dan edukatif, termasuk simulasi penggunaan gas bumi dan pemaparan roadmap dekarbonisasi PGN.

“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku industri kreatif memahami bahwa energi bersih tidak hanya relevan bagi sektor industri besar, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara luas untuk mendukung produktivitas dan kreativitas di berbagai bidang,” tambahnya.

Kehadiran PGN dalam ajang internasional ini mencerminkan sinergi antara energi dan kreativitas.

Lebih dari itu, hal ini menunjukkan komitmen PGN untuk terus berperan aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global.

“Kami merasa bangga dapat berpartisipasi F8 Makassar 2025. Kegiatan ini sejalan dengan misi PGN untuk ikut berperan membangun masa depan energi yang lebih bersih, inklusif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Fuad.

Diterima DPR RI, Fraksi Golkar Jateng Bahas RUU Transportasi Online Bersama Pakar dan Asosiasi Driver Online

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ruang Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, menjadi saksi hadirnya suara para pengemudi ojek online (ojol) dari Jawa Tengah. Mereka datang tidak sendirian. Didampingi Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Jateng serta akademisi Universitas Diponegoro, para driver menyuarakan aspirasi dan persoalan yang selama ini dirasakan di jalanan, Selasa (30/9).

Wakil Ketua DPRD Jateng sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk nyata perjuangan membawa suara lapangan ke pusat.

“Kami mengajak Dr. Okto Ristianto Manulang, pengamat transportasi online dari Fakultas Teknik Undip, serta rekan-rekan dari asosiasi driver, agar bisa memaparkan langsung permasalahan yang mereka hadapi,” ungkap Saleh.

Rombongan FPG DPRD Jateng datang lengkap bersama Ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, anggota DPRD Jateng Anton Lami Suhardi, Dipa Yustia, Harun Khafiz, Andiniya K.P, peneliti transportasi Dr. Okto, dan aliansi ojol R2/R4 Jateng.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono mengatkan, perjuangan ini punya dimensi personal.

“Saya sendiri pengguna ojol. Jadi saya paham betapa pentingnya keberadaan mereka. Sudah sepatutnya kita memperjuangkan hak-hak driver, karena mereka adalah bagian dari keluarga besar masyarakat kita,” ujarnya.

Isu perlindungan hukum bagi driver ojol sebenarnya sudah disuarakan dalam FPG Corner di Semarang sepekan sebelumnya.

Dari forum itu, mengemuka kesimpulan bahwa problem utama driver ojol adalah ketiadaan regulasi yang benar-benar mengatur transportasi online. Karena itu, RUU Transportasi Online dianggap sebagai kebutuhan mendesak.

Pimpinan Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengapresiasi inisiatif Golkar Jateng membawa langsung aspirasi tersebut. Ia memastikan bahwa RUU Transportasi Online sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

“RUU ini sudah menjadi prioritas pembahasan. Kita hanya menunggu kesiapan pemerintah untuk memulainya,” jelas Doli.

Dari sisi akademisi, Dr. Okto Ristianto Manulang menyoroti perlunya regulasi yang adaptif. Menurutnya, aturan tarif dari Kementerian Perhubungan masih terlalu kaku.
“Tarif batas atas dan bawah hanya didasarkan pada biaya operasional kendaraan. Padahal algoritma aplikasi transportasi online bergerak dinamis setiap menit. Ini yang harus dievaluasi,” terangnya.

Okto juga menekankan perlunya RUU ini mengatur soal keadilan pendapatan. “Fleksibilitas jam kerja driver ojol tidak selalu sejalan dengan keadilan dalam penghasilan mereka. RUU ini harus mampu menghadirkan tarif yang berkeadilan, mempertimbangkan kebutuhan driver, aplikator, dan pemerintah,” tambahnya.

Perwakilan driver, dari Asosiasi Driver Online (ADO) Daniel, menegaskan pentingnya payung hukum yang jelas. Ia menyoroti kontrak sepihak yang kerap merugikan pengemudi.

“Kalau kami dianggap mitra, kemitraan itu seharusnya dibangun atas kesepakatan, bukan kontrak sepihak. Tanpa kami, bisnis aplikator tidak akan berjalan,” tegasnya.

Dukungan dari Fraksi Golkar DPR RI

Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menyambut baik aspirasi dari Jateng. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan upaya Golkar mengajukan RUU Perlindungan Pekerja Ekonomi Gig, yang salah satunya menyasar driver transportasi online.

“Pertemuan seperti ini sangat kami idamkan. Ada aspirasi dari daerah yang dikawal hingga pusat. Benang merahnya jelas: DPRD dan DPR bersinergi memperjuangkan pekerja transportasi online,” ujar dia.

Pertemuan ditutup dengan ajakan agar seluruh driver online di Indonesia ikut mengawal proses legislasi.

Harapannya, RUU Transportasi Online nantinya benar-benar mampu memberi perlindungan, menghadirkan keadilan, dan memberi kepastian hukum—baik bagi driver, aplikator, maupun masyarakat pengguna layanan.

IPB Libatkan Kelompok Tani dalam FGD Pra Studi Kelayakan SMART AGROLOGISTIK 4.0 di Wonosobo

0
Ketua Tim Pakar ITL Trisakti, Dr. Nursery Alfaridi (kanan), berdiskusi dengan peserta FGD mengenai hasil analisis pra studi kelayakan aplikasi SMART AGROLOGISTIK 4.0 untuk komoditas kentang di dataran tinggi Dieng.

WONOSOBO (Pertamanews.id) — Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) pra studi kelayakan Aplikasi SMART AGROLOGISTIK 4.0 untuk komoditas kentang.

Kegiatan berlangsung di Meeting Room PT Adhiguna Laboratory, Kejajar, Wonosobo, Kamis (30/11) lalu.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program hilirisasi teknologi pertanian digital yang digawangi IPB University di bawah koordinasi Prof. Dr. Ir. Marimin, M.Sc., bersama tim pakar Prof. Dr. Ir. Hartrisari Hardjomidjojo, DEA, dan Prof. Dr. Ing. Suprihatin.

Turut hadir inventor aplikasi SMART AGROLOGISTIK 4.0, Prof. Dr. Rindra Yusianto, S.Kom., M.T. dari Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang.

Sejumlah kelompok tani binaan UDINUS dari Kayugiyang, Tieng, dan Kejajar juga ikut terlibat sebagai peserta diskusi.

Ketua Tim Pakar ITL Trisakti, Dr. Nursery Alfaridi, menyampaikan bahwa agenda ini menjadi langkah awal sebelum masuk ke tahapan studi kelayakan yang lebih komprehensif.

“Acara FGD pra studi kelayakan ini mendapat feedback yang positif. Semoga proses hilirisasi berjalan lancar, sehingga para petani kentang dari hulu hingga hilir benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pra studi kelayakan dilakukan untuk menilai kesiapan inovasi dari aspek teknis, bisnis, sosial, hingga kelembagaan sebelum diimplementasikan secara luas.

FGD menghadirkan tiga narasumber utama, yakni CEO dan Owner PT Adhiguna Laboratory Adi Nurcholis, S.Pd., M.Sc.; Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperkan Kabupaten Wonosobo Etika Hayati, S.P.; serta perwakilan Asosiasi Logistik Indonesia, Dr. Nofrisel, S.E., M.M., CLSP, ESLog.

Pemaparan hasil analisis turut disampaikan oleh sejumlah akademisi, meliputi aspek teknis (Dr. Euis Saribanon), pasar dan bisnis (Dr. Reni Dian Octaviani), keuangan dan risiko (Herino, S.E., M.M.), serta regulasi (Mustika Sari, Ph.D.).

Dalam sesi diskusi, salah satu peserta FGD, Zainur Rohmat, menilai aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses informasi harga dan pemasaran.

“Aplikasi ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengetahui pengepul atau distribution center yang menawarkan harga lebih kompetitif. Kami sudah mengenalnya sejak 2021 dan kini ada tambahan fitur QR serta integrasi dengan Google Maps,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan pra studi kelayakan ini diharapkan dapat mempercepat implementasi dan komersialisasi SMART AGROLOGISTIK 4.0.

Kehadirannya dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok dan efisiensi logistik komoditas kentang, khususnya di kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo.***

BGN Gelar Sosialisasi dan Pelatihan UMKM untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

0

MEDAN (Pertamanews.id) – Badan Gizi Nasional (BGN) meggelar Sosialisasi dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang berfokus pada dukungan UMKM terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para pelaku UMKM perlu mendapat pembekalan dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

BGN adalah inisiatif strategis pemerintah Indonesia yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perakilan Direktorat PPM Deputi Promker Badan Gizi Nasional Indonesia, Dinas koperasi UKM Prov Sumut Naslindo Sirait, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumut ⁠Yusfahri Perangin-angin, KPPG Medan ⁠Erdianta Sitepu, Dinas Kesehatan Sumut ⁠Aci Debby Oktori Nasution.

Dalam paparannya, Dinas koperasi UKM Prov Sumut Naslindo Sirait menekankan peran koperasi dan UMKM sebagai pilar penting dalam rantai pasok MBG.

“Kedepan, koperasi bukan hanya sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi juga pemasok bahan baku, pengelola distribusi, hingga penyedia pembiayaan. UMKM harus mampu naik kelas melalui konsolidasi, inovasi, dan teknologi agar produk yang dihasilkan bernilai tambah tinggi,” tutur Naslindo didepan para pelaku UMKM pada Selasa, (30/9).

Senada, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumut Yusfahri Perangin-angin menegaskan pentingnya memanfaatkan potensi pangan lokal Sumatera Utara.

“Kita memiliki komoditas unggulan seperti padi, jagung, kedelai, cabai, dan umbi-umbian yang bisa menopang kebutuhan MBG. UMKM pangan berperan vital dalam mengolah hasil pertanian ini menjadi produk bergizi siap konsumsi,” ujarnya.

Sementara itu, Aci Debby Oktori Nasution dari Dinas Kesehatan menekankan sisi kesehatan masyarakat. “Program MBG tidak hanya soal makanan, tapi tentang membangun generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, setiap menu harus memenuhi standar gizi, aman, berbasis pangan lokal, serta melibatkan UMKM sebagai mitra strategis,” jelasnya.

Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, BGN berharap UMKM di Medan dan sekitarnya mampu menjadi mitra aktif dalam penyediaan produk bergizi, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pencapaian gizi nasional. Kolaborasi lintas sektor mulai dari petani, koperasi, UMKM, hingga pemerintah daerah diyakini menjadi kunci sukses keberlanjutan Program MBG.*

Parani Food and Supplier Festival Perdana Ramaikan Semarang, Puluhan Supplier F&B Berkumpul

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kota Semarang menjadi tuan rumah pertama Parani Food and Supplier Festival 2025, sebuah ajang yang mempertemukan puluhan supplier dengan pelaku usaha kuliner. Festival ini digelar di MAC Ballroom pada 1–3 Oktober 2025 dan menghadirkan berbagai inovasi bahan baku untuk mendorong industri F&B Jawa Tengah.

Acara yang digagas oleh Sinnar Luciana Jaya ini hadir sebagai expo Business-to-Business (B2B) yang berfokus pada ekosistem food and beverage (F&B).

Founder Sinnar Luciana Jaya, Nanda Djoennaedy, menegaskan bahwa kualitas bahan baku merupakan penentu cita rasa sekaligus faktor utama keberhasilan para pelaku usaha di bidang F&B.

“Kami itu para pengusaha sadar untuk membuat makanan itu harus enak. Kalau mau enak itu jangan lupa dengan kualitas dari bahan-bahan yang dipakai. Kalau mereka maunya labanya besar terus beli bahannya yang murah-murah dan rasanya mau enak bagaimana? Kapan lagi orang akan datang untuk membeli lagi?,” ujarnya, Rabu (1/10).

Ia juga menilai banyak pelaku usaha salah memahami bahan premium sebagai mahal. Padahal, kualitas justru menghadirkan nilai tambah yang membuat konsumen kembali membeli.

“Satu roti itu menjadi selisihnya berapa dengan dia beli bahan murah. Begitu dimakan enak, orang akan datang lagi,” kata Nanda.

Ia menilai sektor F&B mampu bertahan di tengah berbagai krisis, mulai dari krisis moneter hingga pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, dalam festival ini pihaknya turut menghadirkan HAKI dan BPOM untuk memberikan bimbingan serta edukasi.

Managing Director Sinnar Luciana Jaya Lavencia menjelaskan hampir 50 tenant terlibat dalam festival ini baik supplier maupun pelaku usaha F&B.

“Parani Event ini kami adakan untuk bisa menggandeng seluruh supplier bahan baku dan juga pelaku usaha. Kami mengumpulkan di sini untuk saling berkomunikasi, saling beredukasi, dan tukar pikiran tentang kemajuan usaha F&B di Kota Semarang, terutama Jawa Tengah,” tuturnya.

Berbagai produk ditampilkan, di antaranya cokelat Tulip lokal Indonesia, ragi instan Lessa, whip cream, hingga beragam jenis mentega.

Produk yang dihadirkan terdiri atas lokal maupun internasional, sebagian besar sudah diproduksi di Indonesia.

Lavencia berharap festival ini mampu mendorong transaksi melalui hadiah dan diskon khusus.

Lebih jauh, ia optimistis sektor kuliner di Jawa Tengah akan terus tumbuh.

“Setiap minggu, setiap bulan, banyak sekali restoran, bakery, dan toko bahan kue yang mulai membuka usaha. Kami ingin menghadirkan bahan berkualitas untuk menunjang makanan yang disajikan di Jawa Tengah. Menurut kami bisnis F&B masih cukup baik, karena kelihatannya orang Jawa Tengah juga masih suka jajan,” ujarnya.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan Kuliner Tradisi dalam Balutan Inspirasi Baru

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka merayakan kekayaan rasa dan tradisi kuliner Indonesia, khususnya Yogyakarta, ROCA Restaurant yang berlokasi di ARTOTEL Yogyakarta mempersembahkan rangkaian menu spesial bertajuk “Embrace The Local Flavor”.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan “Like a Local”, yang bertujuan untuk mengajak para tamu lebih dekat dengan budaya setempat melalui pengalaman kuliner yang autentik dan inspiratif.

“Embrace The Local Flavor” menyajikan makanan dan minuman yang terinspirasi dari masakan lokal yang akrab di hati masyarakat.

Mulai dari sajian utama hingga minuman tradisional yang dikemas secara kreatif, seluruh menu dirancang untuk menghadirkan pengalaman rasa yang membumi namun tetap memikat.

Sajian utama tersebut di antaranya Bakmi Jawa Godog, Bakmi Jawa Goreng, Brongkos Daging Sleman, Ikan Kakap Saus Mangut dan Sate Merah. Semua menu ini bisa didapatkan oleh tamu dengan harga mulai dari Rp60.000 ++/porsi.

Tak hanya makanan, lima minuman khas juga dihadirkan sebagai pelengkap. Sesame Grubi, Teh Kampul, Sunday Morning, Djamoe, Dawet Ireng Purworejo adalah sajian minuman yang mempresentasikan program “Embrace The Local Flavor”. Seluruh menu minuman ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp25.000++/porsi.

Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa “Menu yang kami hadirkan kali ini adalah bentuk eksplorasi rasa lokal yang kami racik dengan pendekatan kreatif. Kami ingin menciptakan pengalaman bersantap yang bukan hanya lezat, tapi juga mampu membangkitkan kenangan dan rasa familiar yang hangat di lidah orang Indonesia, khususnya warga Jogja.”

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Melalui program ini, kami mengundang para tamu untuk tidak hanya mencicipi makanan, tapi juga merasakan suasana, semangat, dan kekayaan budaya yang ada di balik setiap piring. Inilah arti dari tagline kami: ‘Discover Local Taste in an Inspired Flavorful Local Culinary Scene’ di mana keaslian bertemu kreativitas.”

Menu-menu dalam “Embrace The Local Flavor” bisa dinikmati hingga Desember 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

Gas Bumi untuk Negeri, PGN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Lingkungan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menjalankan bisnis gas bumi secara bertanggung jawab dengan memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Komitmen ini bukan hanya untuk mendukung operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan

“Tata kelola perusahaan yang baik menjadi landasan yang penting bagi PGN untuk menyusun strategi dan kebijakan perusahaan. Keberhasilan PGN tidak hanya terukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari bagaimana keberadaan PGN mampu membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar,” ujar Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman.

PGN percaya, tata kelola perusahaan dan program keberlanjutan harus berjalan beriringan. Melalui berbagai program sosial dan lingkungan, PGN berupaya memberikan dampak positif secara langsung. Seperti yang dilakukan melalui program CSR, PGN menggelar Festival Suadesa 2025 di Gasblock PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang yang telah membawa berkah bagi warga sekitar Balkondes Karangrejo. Festival ini mendongkrak pemberdayaan ekonomi lokal dengan melibatkan 40 UMKM lokal dan mendorong pertumbuhan usaha sektor kuliner dan homestay milik warga di area Borobudur.

Wujud program keberlanjutan lainnya, PGN mendukung ketahanan pangan sekaligus kelestarian lingkungan di pesisir utara Jawa Tengah melalui program penanaman Padi Biosalin. Inisiatif ini bekerjasama dengan BRIN, Pemda Semarang dan Jepara, PGN membantu petani memanfaatkan lahan dengan kadar garam tinggi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas petani pesisir sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, PGN mendukung kesejahteraan petani karet di Desa Pagar Dewa, Sumatera Selatan. Melalui program Sister Dewa, PGN bersama petani mengembangkan pupuk organik dan menjadi solusi terjangkau petani yang mengalami masalah ketersediaan pupuk. Pemberdayaan masyarakat di Dewa Pagar Dewa dilengkapi dengan berbagai kegiatan diantaranya pembentukan koperasi, program agroforestri, bank sampah, dan program lainnya untuk membantu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pendapatan petani.

“Kegiatan keberlanjutan PGN yang lakukan di tengah-tengah masyarakat harus bisa memberikan manfaat yang nyata. Selain mendorong kemandirian ekonomi warga setempat, PGN juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan, seperti mengurangi sampah plastik. PGN juga bersinergi dengan KLH dalam program menyelamatian ekosistem Sungai Ciliwung dan Coastal Clean Up atau aksi bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” jelas Fajriyah.

Fajriyah mengungkapkan bahwa program-program sosial dan keberlanjutan juga dilaksanakan oleh Anak Usaha dan Afiliasi PGN. PT Pertamina Gas (Pertagas) aktif menjalankan program CSR dengan banyak program unggulan seperti Perkasa Bumiku dari Pertamina Gas Operation West Java Area (OWJA), Perempuan Lubuk Karet: Upscale Produk Nanas dari Operation Central Sumatera Area (OCSA), serta Pusaka Tirta dari Operation South Sumatera Area (OSSA). PT Nusantara Regas pun turut aktif membantu perekonomian warga melalui program Muka Bule: Muara Angke Budidaya Lele.

Kemudian di bidang lingkungan, PGN Saka berhasil membantu masyarakat dalam pemulihan ekosistem mangrove di berbagai pesisir Kabupaten Gresik. Beberapa diantaranya bahkan menjadi ekowisata mangrove yang menambah sumber pendapatan warga.

“Dengan komitmen yang kuat dalam hal keberlanjutan, diharapkan memacu semangat PGN untuk terus tumbuh sebagai perusahaan yang kompeten, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan,” tutup Fajriyah.

Dua Outlet IM3 di Jawa Tengah Raih Grand Prize Sepeda Motor dari Indosat

0

SALATIGA (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 resmi mengumumkan dua outlet terbaik sebagai pemenang Grand Prize berupa sepeda motor dalam program Kejutan Simpel IM3.

Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya program undian yang berlangsung sejak 10 Maret hingga 10 Mei 2025.

Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Java Circle Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan program Kejutan Simpel IM3 merupakan wujud apresiasi kepada mitra outlet yang telah setia bertumbuh bersama IM3.

“Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dan bermanfaat, tidak hanya bagi pelanggan tetapi juga bagi mitra outlet. Program ini kami hadirkan sebagai bentuk jalinan kemitraan berkelanjutan yang diharapkan menciptakan dinamika bisnis sehat dan memungkinkan kita tumbuh bersama,” ujarnya dalam kegiatan penyerahan hadiah langsung di outlet pemenang di Salatiga hari ini.

Sebagai gambaran, Kejutan Simpel IM3 adalah program akselerasi dan kompetisi antaroutlet IM3 untuk memperkenalkan proposisi baru “Simpel itu IM3.”

Mitra outlet mengumpulkan poin akumulasi dari hasil penjualan berbagai produk IM3, aktivitas branding dan dekorasi outlet, hingga advokasi langsung kepada pelanggan.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya Indosat untuk mendorong pertumbuhan ekosistem digital dari berbagai aspek.

Salah satunya dengan mengajak mitra outlet tidak hanya menjual produk seperti kartu perdana, pulsa reguler, dan data, tetapi juga mengenal serta memperkenalkan fitur inovasi terbaru berbasis AI dari IM3, yaitu SATSPAM.

Fitur ini dirancang untuk menghadang nomor modus sehingga pelanggan semakin nyaman dan aman dari ancaman spam maupun scam.

Tri Widodo, pemilik Outlet Tri Jaya Cell asal Salatiga yang telah berjualan selama 6 tahun sekaligus pemenang Grand Prize, mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya tidak menyangka akan menjadi salah satu pemenang program ini, apalagi tanpa biaya apa pun karena semuanya ditanggung IM3 bahkan sampai diantar langsung ke tempat saya. Terima kasih IM3 dan Indosat. Semoga hadiah ini memacu semangat saya dan rekan-rekan sesama outlet untuk memperkenalkan layanan IM3 ke lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Indosat juga mengimbau mitra outlet agar selalu berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

Jika menerima informasi mengenai kemenangan program undian, mitra outlet dapat melakukan konfirmasi melalui Call Center 185 dari nomor IM3 atau mengunjungi gerai resmi IM3 terdekat.

Indosat menegaskan tidak pernah mengenakan biaya dalam bentuk apa pun kepada pemenang program undian berhadiah.

Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Digitalisasi Perempuan Daerah dengan Program PaPeDa

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui SheHacks, gerakan pemberdayaan perempuan berbasis inovasi teknologi, memperkenalkan inisiatif baru bertajuk Pandu Perempuan Daerah (PaPeDa).

SheHacks yang telah menjadi gerakan untuk mengurangi kesenjangan gender di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, kini memperluas dampaknya dengan memfokuskan pemberdayaan pada perempuan di daerah yang menjadi penggerak komunitas lokal.

Melalui inisiatif ini, mereka dibekali pendampingan untuk menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak.
PaPeDa sendiri dirancang bertahap: dimulai dari sesi online, diikuti bootcamp offline satu hari bagi top 15, lalu berlanjut beberapa bulan melalui pendampingan online dan implementasi pilot lokal, agar para pemimpin komunitas perempuan menguasai keterampilan praktis dari perencanaan, storytelling, hingga pengukuran dan pelaporan untuk mengeksekusi “mini SheHacks” di wilayahnya.

PaPeDa dijalankan dengan kolaborasi bersama UN Women dan Kumpul.id dalam menyeleksi serta membina para perempuan daerah yang memiliki potensi besar, namun sering kali terbatas aksesnya dalam mengembangkan solusi bagi komunitasnya.

Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Komitmen Indosat dalam memberdayakan masyarakat Indonesia tidak hanya berfokus di perkotaan, tetapi juga diperluas hingga ke daerah. Melalui inisiatif PaPeDa, kami ingin memastikan para perempuan di daerah mendapatkan akses yang setara untuk mengembangkan potensi mereka. Kami meyakini perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan dan bagian dari ruang kolaborasi yang membangun komunitas. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan UN Women dan Kumpul.id yang memiliki kesamaan visi dalam menghadirkan dampak positif bagi perempuan dan komunitas di Indonesia.”

Dwi Faiz, Head of Programme UN Women Indonesia mengatakan “Kerja sama UN Women dengan Indosat telah terjalin selama lebih dari lima tahun untuk mendukung perempuan Indonesia menciptakan inovasi wirausaha berbasis teknologi. Kali ini, melalui program PaPeDa, kami melihat langkah signifikan untuk memperkuat ketangguhan komunitas, khususnya dalam menghadapi tantangan besar. UN Women yakin bahwa para perempuan pemimpin komunitas yang terlibat dalam PaPeDa akan menjadi penggerak perubahan yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat terus menginspirasi perubahan positif, dan dengan kepemimpinan perempuan, UN Women berkomitmen akan terus mendorong transformasi yang berdampak di masyarakat.”

Selama kurun waktu 2 bulan, akan dipilih delapan peserta berdasarkan kekuatan konsep dan proposal, pengukuran dampak, kesiapan pelaksanaan dan penilaian mentor selama sesi 1:1 berlangsung.

Rangkaian seleksi dan pembinaan PaPeDa mengikuti funnel dari 86 pemimpin komuntas perempuand kemudian dipilihnya Top 30 sebelum Top 15 lalu Top 8, dengan format presentasi final 5 menit dan tanya jawab 5 menit; peserta terbaik akan dipertimbangkan untuk menjalankan program lanjutan pada 2026 bersama tim SheHacks dan mitra terkait.

Delapan peserta ini akan mengikuti kelas lanjutan yang berfokus pada penguatan keterampilan pitching. Dalam sesi ini, mereka akan mempresentasikan hasil mini pilot project yang telah dijalankan.

Momen pitching menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jaringan sekaligus membuka peluang pendanaan. Dari proses seleksi tersebut, juri akan menentukan Top 8 peserta terbaik.

Para finalis ini akan menerima Sertifikasi PaPeDa (Basic Certification) dan berhak menyelenggarakan kegiatan mini SheHacks berdurasi satu hari secara mandiri di lingkup komunitasnya.

“PaPeDa hanyalah langkah awal bagi para peserta. Kami percaya, dengan pembekalan yang tepat, Perempuan dapat semakin berdaya dan berkontribusi mendorong kemajuan,” tutup Irsyad.

Informasi lebih lanjut kunjungi: https://shehacks.id/program

Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk tidak mengubah tarif tenaga listrik bagi pelanggan PT PLN (Persero) pada Triwulan IV (Oktober–Desember) 2025.

Dengan keputusan tersebut, Pemerintah secara konsisten menjaga tarif tenaga listrik tetap terjangkau sepanjang tahun 2025 demi memprioritaskan daya beli masyarakat.

Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penetapan Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment) yang disediakan PT PLN (Persero) diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.

Dalam beleid tersebut, penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap 3 (tiga) bulan dengan mengacu pada realisasi parameter ekonomi makro, yaitu kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

“Dengan menggunakan realisasi ekonomi makro untuk Tariff Adjustment Triwulan IV Tahun 2025 dimana secara akumulasi pengaruh perubahan ekonomi makro tersebut seharusnya menyebabkan kenaikan tarif listrik. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap atau tidak naik,” ujar Tri di Jakarta, Rabu (24/9).

Selain pelanggan nonsubsidi, tarif listrik bagi pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan. Pemerintah tetap memberikan subsidi listrik kepada pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta pelanggan dengan pemanfaatan listrik untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan. Dengan mempertahankan tarif listrik hingga akhir tahun ini, kami ingin memberikan kepastian dan menjaga stabilitas bagi masyarakat serta dunia usaha,” ungkap Tri.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa keterjangkauan tarif listrik sepanjang tahun 2025 merupakan salah satu wujud nyata dari Pemerintah melalui PLN dalam menjaga daya beli masyarakat Indonesia.

Ia juga menegaskan komitmen perseroan untuk terus memberikan pelayanan listrik yang andal kepada seluruh pelanggan.

“Keterjangkauan tarif listrik sepanjang tahun 2025 merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong perekonomian nasional. PLN siap mendukung penuh dengan terus menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan mutu pelayanan bagi seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, selain terus menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga terus melakukan langkah-langkah efisiensi biaya operasional dan meningkatkan akses kelistrikan bagi masyarakat.

Adapun, untuk rincian tarif tenaga listrik di Triwulan IV 2025 (Oktober–Desember) dapat diakses melalui https://web.pln.co.id/pelanggan/tarif-tenaga-listrik/tariff-adjustment.