spot_img
Beranda blog Halaman 6

DPR RI Ajak Masyarakat Kawal Program Makan Bergizi Gratis

0

Rokan Hilir (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Kegiatan sosialisasi yang digelar di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi anak.

Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, M.M, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.

“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengawal Program Makan Bergizi Gratis ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujar dr. Maharani saat sosialisasikan program MBG di Kecamatan Tanjung Puih Tanjung Melawan Selasa, (5/5).

Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik memiliki peran krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif. Oleh karena itu, Program MBG hadir sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas.

Lebih lanjut, dr. Maharani menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta keluarga dalam menyukseskan program ini. Tanpa kolaborasi yang kuat, implementasi program dinilai tidak akan berjalan optimal.

Selain itu, program MBG juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Keterlibatan petani lokal, pelaku usaha kecil, serta tenaga kerja dalam rantai pelaksanaan program menjadi faktor penting dalam mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Program ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan Indonesia.***

JNE Borong Dua Penghargaan Bergengsi 2026, Bukti Dominasi di Era Digital dan Ketangguhan Merek

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — Kinerja konsisten dan inovasi berkelanjutan kembali mengantarkan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) ke panggung prestasi nasional.

Perusahaan logistik terkemuka ini sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Golden Brand of The Year 2026 dengan predikat Excellent serta Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori jasa pengiriman.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang apresiasi yang diinisiasi oleh Infobrand.id bersama Tras N Co Indonesia dan IMFocus Digimarketing Consultant, yang digelar di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta, pada 28 April 2026.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo dan CEO Media Infobrand Group Susilowati Ningsih, serta diterima oleh Media Communication Department Head JNE, Kurnia Nugraha.

Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi energi baru bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan memperkuat layanan kepada pelanggan.

“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus berkembang. JNE akan terus berkomitmen menghadirkan inovasi serta memperkuat peran dalam menghubungkan kebahagiaan bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2026 diberikan kepada merek-merek yang berhasil membangun popularitas dan kepercayaan publik melalui platform digital.

Penilaian dilakukan berdasarkan riset Indonesia Digital Popular Brand Index periode November 2025 hingga Januari 2026, dengan tiga indikator utama: performa mesin pencari, aktivitas media sosial, serta kekuatan website resmi.

Keberhasilan JNE meraih penghargaan ini menegaskan posisinya sebagai salah satu brand paling dipercaya oleh masyarakat di era digital, khususnya dalam layanan pengiriman.

Tak hanya unggul secara digital, JNE juga dinilai mampu menjaga eksistensi merek dalam jangka panjang. Penghargaan Golden Brand of The Year 2026 diberikan atas konsistensi perusahaan selama lebih dari 25 tahun dalam menghadapi dinamika bisnis.

Penilaian dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni keberadaan merek (brand existence), dampak merek (brand impact), serta inovasi bisnis (business innovation).

JNE dinilai berhasil mempertahankan relevansi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Eri menambahkan, selama 35 tahun perjalanan, JNE terus bergerak bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Komitmen kami tidak hanya pada pelayanan terbaik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Kami ingin terus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegasnya.

Dalam setiap operasionalnya, JNE konsisten mengusung semangat “Connecting Happiness” yang berlandaskan nilai berbagi, memberi, dan menyantuni. Filosofi ini diwujudkan melalui berbagai program sosial, olahraga, budaya, hingga edukasi komunitas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi karyawan dan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan torehan dua penghargaan ini, JNE semakin menegaskan perannya sebagai perusahaan logistik yang tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga relevan, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat di era digital.***

PGN Dukung Pengembangan CNG, Tekankan Kesiapan dan Kajian Menyeluruh

0

MAKASSAR (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (“PGN”) menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam mendorong diversifikasi energi nasional, termasuk pengembangan pemanfaatan Compressed Natural Gas (“CNG”).

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber energi domestik, di tengah dinamika harga energi global yang fluktuatif.

Area Head PGN Kawasan Timur Indonesia, Fuad Hamzah, menjelaskan bahwa wacana pemanfaatan CNG untuk berbagai segmen, termasuk rumah tangga, masih dalam tahap pembahasan dan kajian bersama pemerintah serta pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, berbagai aspek teknis dan operasional masih perlu dimatangkan, mulai dari skema distribusi, kesiapan infrastruktur, hingga model pemanfaatan yang paling sesuai bagi masyarakat.

“PGN pada prinsipnya mendukung upaya pemerintah dalam memperluas pemanfaatan energi gas bumi. Namun, implementasinya memerlukan kajian menyeluruh agar dapat berjalan secara efektif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Fuad, Selasa (5/5/2026).

PGN menegaskan bahwa pengembangan CNG bukan semata sebagai pengganti energi tertentu, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik.

Sebagai perusahaan dengan pengalaman dalam pengelolaan gas bumi, PGN telah memiliki kapabilitas distribusi baik melalui jaringan pipa maupun moda non-pipa seperti CNG dan LNG.

Saat ini, PGN didukung oleh infrastruktur CNG berupa 14 SPBG/Mother Station dan 4 Mobile Refueling Unit (“MRU”), serta telah melayani berbagai segmen pelanggan mulai dari transportasi, komersial, hingga industri di berbagai wilayah.

Di sisi lain, pemerintah terus mengkaji potensi pemanfaatan CNG sebagai bagian dari upaya efisiensi energi dan penguatan kemandirian energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (“ESDM”) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa pemanfaatan CNG telah mulai diterapkan di beberapa sektor dan tengah dikembangkan lebih lanjut untuk berbagai kebutuhan energi.

PGN memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna mendukung kebijakan energi nasional sesuai dengan kapasitas dan kesiapan yang dimiliki.***

Irma Suryani Pastikan Program MBG Berjalan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

0

OKI (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan Komisi IX bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan sosialisasi kali ini dilaksanakan di Desa Suka Mulya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Sabtu, (2/4).  

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani yang hadir sebagai pembicara utama menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

“Program ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat. Kita ingin memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa,” ujar Irma.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dalam implementasi program agar berjalan sesuai ketentuan.

“Saya menekankan pentingnya pengawasan yang baik. Jika terdapat pelaksana yang tidak menjalankan tugas dengan baik, tentu akan ada evaluasi dan tindakan tegas, karena program ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irma mendorong agar program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan pangan dari masyarakat setempat.

“Program ini harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, dengan melibatkan potensi lokal. Dengan begitu, selain meningkatkan gizi, kita juga membantu menggerakkan perekonomian desa,” tambahnya.

Program MBG memiliki tujuan yang luas, mulai dari peningkatan gizi, pendidikan, pengentasan kemiskinan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, guru, dan tokoh masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyukseskan program MBG agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Irma Suryani mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan program ini. “Mari kita jaga bersama pelaksanaan program ini agar berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran. Keberhasilan program ini adalah keberhasilan kita bersama dalam menyiapkan generasi penerus yang lebih baik,” pungkasnya.***

Anggota DPR Irma Suryani Minta Program MBG Berjalan Transparan dan Berkualitas

0

OKI, Sumatera Selatan (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Minggu (3/5).

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Irma Suryani, bersama Anggota DPRD OKI, M. Reki, Koordinator Wilayah Anggreini Hasanah, serta tokoh masyarakat dan peserta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Irma Suryani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Sebagai Anggota DPR RI Komisi IX yang membidangi kesehatan, saya memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu program prioritas saat ini adalah Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Irma.

Ia juga menekankan bahwa kualitas makanan dalam program ini telah melalui pengawasan ketat dari para ahli gizi sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap manfaatnya.

“Makanan yang diberikan telah dirancang sesuai kebutuhan gizi tubuh. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu terhadap program ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irma mengingatkan pentingnya pelaksanaan program yang transparan dan tepat sasaran. “Pelaksanaan program ini harus berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran. Tidak boleh ada penyimpangan dalam distribusi maupun kualitas makanan. Jika ada pelanggaran, tentu akan ada evaluasi bahkan tindakan tegas,” tegasnya.

Ia berharap program MBG di wilayah Kayu Agung dapat segera berjalan optimal dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. “Saya akan terus mendorong dan mengawal program ini di tingkat pusat agar pelaksanaannya merata, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ilir,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera.***

ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta Jawab Tren Kuliner Berkelanjutan Lewat Menu Berbasis Nabati

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Tren gaya hidup sehat dan berkelanjutan kini semakin memengaruhi cara masyarakat memilih makanan. Tak hanya soal rasa, konsumen mulai mempertimbangkan asal bahan baku, proses pengolahan, hingga dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Menjawab perubahan tersebut, ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta menghadirkan program kuliner berbasis nabati bertajuk “A Rebellious Hunger”.

Program yang diinisiasi oleh Artotel Group dan diterapkan di seluruh jaringan hotelnya di Indonesia ini mengusung konsep keberlanjutan melalui sajian makanan yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenikmatan rasa.

Di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta, sejumlah menu andalan kini hadir dengan bahan berbasis nabati sebagai alternatif protein hewani. Meski menggunakan bahan yang berbeda, karakter rasa yang akrab di lidah tetap dipertahankan.

Salah satu menu yang menjadi sorotan adalah Nugget Caviar. Hidangan ini menggunakan nugget tempe dari Burgreens yang dipadukan dengan sea grapes dan saus vegan creamy.

Perpaduan rasa gurih dan sentuhan segar menciptakan pengalaman kuliner yang unik namun tetap mudah diterima berbagai kalangan.

Bagi pecinta burger, The Stack Burger menawarkan sensasi yang tak kalah menggugah selera. Menu ini menggunakan Green Rebel Beev yang dipadukan dengan sayuran segar serta saus gurih, kemudian disusun dalam dua lapis roti. Meski seluruh bahan utamanya berasal dari tumbuhan, burger ini tetap menghadirkan tekstur dan rasa yang mengenyangkan layaknya burger konvensional.

Sementara itu, Nasi Uduk Roll menjadi pilihan yang paling dekat dengan cita rasa lokal. Nasi uduk yang dibalut tortilla ini diisi dengan lauk plant-based, tekstur renyah, dan sambal yang memberikan sentuhan khas Nusantara.

Tak hanya menghadirkan inovasi pada makanan, konsep plant-based juga diterapkan pada pilihan minuman. Mango Matcha Smoothies memadukan almond milk, mangga, dan matcha dalam satu sajian yang lembut dan menyegarkan. Sedangkan Soy Grass Jelly menawarkan kombinasi susu kedelai, sirup aren, dan grass jelly yang ringan untuk dinikmati kapan saja.

General Manager ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta, Reza Farhan, mengatakan bahwa tren konsumsi masyarakat saat ini mulai bergeser ke arah pilihan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

“Ada pergeseran ke arah pilihan yang lebih sadar, termasuk soal makanan. Kami ingin tetap memberikan opsi yang rasanya enak dan gampang dinikmati, tanpa harus terasa beda jauh,” ujar Reza Farhan.

Melalui program ini, ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta ingin membuktikan bahwa makanan berbasis nabati tidak harus identik dengan rasa yang berbeda atau terbatas. Sebaliknya, menu-menu tersebut dapat menjadi alternatif yang lezat, modern, dan lebih berkelanjutan.

Program “A Rebellious Hunger” kini sudah dapat dinikmati di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta dengan harga mulai dari Rp49.000. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui telepon (0274) 566999 atau melalui situs resmi hotel.***

Libur Panjang Hari Buruh, KAI Daop 4 Semarang Layani 126 Ribu Lebih Pelanggan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Hari Buruh Nasional yang bertepatan dengan akhir pekan, yakni pada 1 hingga 3 Mei 2026.

Selama periode tersebut, KAI Daop 4 Semarang telah melayani sebanyak 126.239 pelanggan, dengan rincian 62.037 pelanggan berangkat dan 64.202 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama libur panjang.

“Puncak keberangkatan penumpang terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026 dengan jumlah mencapai 23.506 pelanggan. Sementara itu, puncak kedatangan terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 dengan total 27.918 pelanggan tiba di wilayah Daop 4 Semarang,” ujar Luqman.

Ia menambahkan bahwa angka tersebut masih berpotensi mengalami perubahan seiring proses finalisasi data setelah seluruh perjalanan kereta api selesai.

Stasiun Utama Masih Jadi Titik Pergerakan Penumpang

Selama periode libur panjang ini, beberapa stasiun besar di wilayah Daop 4 Semarang masih menjadi simpul utama pergerakan penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Adapun stasiun dengan volume penumpang tertinggi antara lain:

  • Stasiun Semarang Tawang: 19.309 penumpang naik, 20.791 penumpang turun
  • Stasiun Semarang Poncol: 15.162 penumpang naik, 15.721 penumpang turun
  • Stasiun Tegal: 7.407 penumpang naik, 7.676 penumpang turun
  • Stasiun Pekalongan: 5.506 penumpang naik, 5.318 penumpang turun
  • Stasiun Pemalang: 3.090 penumpang naik, 3.113 penumpang turun

Dukungan Kapasitas Angkutan Selama Libur Panjang

Untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang setiap harinya mengoperasikan rata-rata 34 perjalanan kereta api jarak jauh, dengan kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 21.128 tempat duduk per hari.

Kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam memastikan ketersediaan layanan transportasi yang memadai, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang nasional.

Kereta Ekonomi Dukung Akses Wisata Antar Kota

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, layanan kereta api kelas ekonomi masih menjadi pilihan utama pelanggan, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan pendek antar kota.

Sejumlah kereta api ekonomi yang menjadi favorit pelanggan di antaranya:

• KALIGUNG
• AMBARAWA EKSPRES
• AIRLANGGA
• KAMANDAKA
• JOGLOSEMARKERTO
• KEDUNG SEPUR
• MENOREH
• BANYUBIRU
• BLORA JAYA

Ketersediaan layanan tersebut turut mendukung konektivitas menuju berbagai destinasi wisata di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, seperti kawasan heritage Kota Lama Semarang, pesisir utara Jawa, hingga destinasi budaya di wilayah Solo dan Yogyakarta.

Peran Kereta Api dalam Mendorong Pariwisata

KAI Daop 4 Semarang melihat momentum libur panjang tidak hanya sebagai peningkatan mobilitas masyarakat, namun juga sebagai peluang dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Kemudahan akses transportasi yang ditawarkan kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata, baik ke destinasi unggulan maupun daerah penyangga.

“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah,” tambah Luqman.

Komitmen Layanan dan Imbauan kepada Pelanggan

Selama masa libur panjang ini, KAI Daop 4 Semarang tetap mengoperasikan perjalanan kereta api sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

KAI juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk:

  • Datang lebih awal ke stasiun
  • Memastikan jadwal perjalanan sesuai dengan tiket
  • Mematuhi seluruh ketentuan perjalanan yang berlaku

Irma Suryani Dorong Partisipasi Warga dalam Program Makan Bergizi Gratis

0

OKU Timur (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi nasional. Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh ratusan peserta ini dilaksanakan di Desa Wana Makmur, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Jumat, (1/5).  

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Irma Suryani, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), jajaran pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Irma Suryani menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Saya berharap para orang tua dapat terus memperhatikan pola makan anak-anak di rumah, serta memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang,” ujar Irma. 

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

“Kita juga harus memastikan bahwa pelaksanaan program ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai, jangan ragu untuk melaporkan,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Irma Suryani menegaskan komitmen DPR RI dalam mendorong pemerataan program MBG hingga ke seluruh pelosok daerah.

“Kami di DPR RI akan terus mendorong pemerataan program ini, sehingga seluruh daerah dapat merasakan manfaatnya secara optimal,” tambahnya. 

Program Makan Bergizi Gratis sendiri memiliki berbagai tujuan strategis, mulai dari peningkatan akses dan pengetahuan gizi, peningkatan kualitas pendidikan, pengurangan beban ekonomi masyarakat, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan program MBG demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera.***

Lindu Aji Kembangkan Program Ambulans Gratis di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Organisasi masyarakat (Ormas) Lindu Aji terus memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat.

Calon Ketua Umum DPP Lindu Aji, Septian Fajar atau yang akrab disapa Tian menegaskan, pihaknya komitmen untuk menghadirkan layanan ambulans gratis sebagai bentuk pengabdian nyata.

Menurut putra dari Pendiri Lindu Aji Ikhwan Ubaidillah itu, sebagai ormas Lindu Aji memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menyuarakan aspirasi masyarakat, tetapi juga memberikan pelayanan langsung yang dapat dirasakan manfaatnya.

“Selain menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, kami ingin Lindu Aji benar-benar hadir melalui aksi sosial. Salah satunya dengan menyediakan ambulans agar siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya seusai penyerahan secara simbolis kepada jajaran pengurus, Minggu (3/5/2026).

Ambulans tersebut merupakan sumbangan yang diperuntukkan bagi kepentingan organisasi dan masyarakat luas.

Tian memastikan layanan ini dapat diakses dengan mudah melalui pengurus di tingkat kecamatan yang tersebar di Kota Semarang.

“Silakan masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi contact person atau pengurus kecamatan terdekat. Kami sudah memiliki jaringan di beberapa kecamatan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan layanan ambulans ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Dengan adanya bantuan ini, kami tekankan tidak boleh ada pungutan, baik serupiah pun tidak,” tegas Tian.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Lindu Aji, Nanang Setyono, menambahkan langkah ini merupakan bagian dari upaya rebranding organisasi.

Ia mengakui, selama ini Lindu Aji kerap mendapat stigma negatif sebagai kelompok premanisme.

“Dalam 10 tahun terakhir, kami sebenarnya sudah banyak melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, mulai dari pendampingan hukum, bantuan kebencanaan, hingga kegiatan olahraga,” kata Nanang.

Ke depan, Lindu Aji akan memperluas perannya di bidang pelayanan sosial, khususnya layanan kesehatan bagi masyarakat.

Program ambulans gratis menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat citra tersebut.

Nanang juga menyebut, program serupa sebelumnya telah diwujudkan di beberapa daerah seperti Tegal dan Wonogiri.

Kini, program itu dilanjutkan dan dikembangkan di Kota Semarang.

“Ini menjadi langkah awal di Semarang. Ke depan, kami berharap setiap wilayah dapat memiliki fasilitas serupa agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” paparnya.***

ARTOTEL Suites Bianti Perkuat Posisi sebagai Hotel Favorit Keluarga Wisudawan

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Musim wisuda kembali menjadi salah satu penggerak utama kunjungan wisatawan ke Yogyakarta. Ribuan mahasiswa beserta keluarga dari berbagai daerah datang ke Kota Pelajar untuk menghadiri prosesi kelulusan, sekaligus memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur bersama.

Tingginya mobilitas keluarga wisudawan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi hingga pariwisata. Kawasan Jalan Urip Sumoharjo menjadi salah satu lokasi yang paling diminati karena memiliki akses strategis menuju sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPN Veteran Yogyakarta).

Selain dekat dengan kampus, kawasan ini juga terhubung dengan pusat perbelanjaan, sentra kuliner, dan berbagai destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan. Tak heran jika banyak keluarga memilih menginap di area tersebut selama rangkaian kegiatan wisuda berlangsung.

Salah satu akomodasi yang banyak menjadi pilihan adalah ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta. Berlokasi di jantung kota, hotel ini menawarkan kemudahan akses menuju kampus-kampus utama sehingga memudahkan keluarga yang ingin menghadiri prosesi wisuda tanpa harus menghadapi perjalanan panjang di hari pelaksanaan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa wisuda tidak lagi sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga berkembang menjadi momentum perjalanan keluarga. Banyak tamu yang memperpanjang masa tinggal mereka untuk menikmati berbagai destinasi wisata dan kuliner yang ditawarkan Yogyakarta.

General Manager ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, Reza Farhan, mengatakan musim wisuda memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian daerah.

“Menariknya, banyak keluarga yang tidak hanya datang untuk menghadiri prosesi wisuda, tetapi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati waktu bersama di Yogyakarta. Hal ini menunjukkan bahwa musim wisuda turut memberikan kontribusi terhadap pergerakan sektor pariwisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif di kota ini,” ujar Reza Farhan.

Dengan tingginya aktivitas kunjungan selama musim wisuda, kebutuhan akan akomodasi yang nyaman dan memiliki lokasi strategis menjadi semakin penting. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi pendidikan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal sepanjang tahun.