spot_img
Beranda blog Halaman 60

Modus Kredit Fiktif, Kejati Jateng Tahan Tiga Tersangka Korupsi Bank DKI Semarang Rugikan Negara Rp2,7 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit di Bank DKI Cabang Semarang tahun 2023. Usai ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Jateng Nomor: Prin 05/M.3/Fd.2/02/2025 tanggal 18 Februari 2025 jo Prin 17/M.3/Fd.2/09/2025 tanggal 09 September 2025 jo Prin 18/M.3/Fd.2/09/2025 tanggal 09 September 2025.

Tiga tersangka yang ditetapkan yakni TW (pengguna dana kredit atas nama enam debitur), EYK (Wakil Pimpinan Cabang Bank DKI Semarang/pemutus kredit mikro), dan DBF (Relationship Manager Kredit Retail).

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono, SH, dalam keterangan persnya menjelaskan, kasus ini bermula saat tersangka TW mengajukan kredit ritel senilai Rp4 miliar pada pertengahan 2023. Namun, permohonan itu tidak disetujui pihak bank.

“Selanjutnya, TW atas saran DBF mengajukan kredit mikro dengan menggunakan enam nama orang lain sebagai debitur, masing-masing sebesar Rp500 juta dengan total Rp3 miliar. Proses pencairan kredit tersebut disetujui oleh EYK selaku Wakil Pimpinan Cabang dan pemutus kredit mikro,” ujar Arfan, Selasa (9/9).

Menurut Arfan, seluruh proses pencairan dikendalikan oleh TW, mulai dari membawa enam debitur ke bank, menandatangani akad kredit, hingga mengambil buku tabungan, ATM, dan slip pencairan. Uang hasil pencairan seluruhnya dikuasai oleh TW.

“Dalam proses pengajuan kredit, syarat usaha dan jaminan agunan yang digunakan tidak benar. Bahkan, nilai appraisal jaminan tanah dan bangunan dinaikkan agar sesuai plafon kredit. Semua persyaratan ini difasilitasi oleh TW bersama DBF dan bagian kredit mikro,” jelasnya.

Akibat kredit macet, Bank DKI Cabang Semarang mengalami kerugian sekitar Rp2,71 miliar. Atas perbuatan tersebut, ketiga tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari, terhitung mulai 9 September 2025 hingga 28 September 2025.

“TW ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang, sedangkan EYK dan DBF ditahan di Lapas Kelas I Semarang,” pungkasnya.

Lonjakan Penumpang KA Daop 1 Jakarta Capai 325 Ribu di Libur Maulid Nabi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat, sepanjang periode Rabu (3/9) hingga Minggu (7/9) 2025, tercatat lebih dari 325 ribu pelanggan dilayani.

Data KAI menunjukkan, jumlah tersebut terdiri dari 163.094 penumpang berangkat, 138.264 penumpang tiba, serta 24.142 pengguna KA Lokal (Pangrango dan Siliwangi).

Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah karena proses penjualan tiket berlangsung hingga waktu keberangkatan.

“Lonjakan tertinggi keberangkatan terjadi pada Kamis (4/9) dengan lebih dari 39 ribu penumpang. Sementara arus kedatangan mencapai puncak pada Minggu (7/9), tercatat lebih dari 41 ribu penumpang turun di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, kemarin.

Pada puncak arus balik, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 87 perjalanan kereta, terdiri dari 76 KA jarak jauh (41 dari Stasiun Gambir, 35 dari Stasiun Pasar Senen) dan 11 KA Lokal (8 Pangrango dan 3 Siliwangi).

“Hal ini kami lakukan agar kebutuhan transportasi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” tambahnya..

Tingginya mobilitas terlihat dari kota tujuan favorit, yakni Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Semarang. Rute tersebut selalu menjadi primadona setiap libur panjang.

Selain itu, layanan KA Lokal tetap mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya rute Sukabumi–Bogor dan Sukabumi–Cipatat, dengan lebih dari 24 ribu pelanggan selama lima hari libur.

Pihaknya terus memastikan layanan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu. “Kesiapan sarana, prasarana, hingga pelayanan di stasiun dan di atas kereta menjadi prioritas kami, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan tenang,” tuturnya.

Dengan capaian tersebut, libur panjang Maulid Nabi tidak hanya memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga menegaskan peran kereta api sebagai moda transportasi andalan yang aman, nyaman, dan tetap diminati.

Penghormatan untuk Romo Mangun, Pemkot Semarang Abadikan Nama Jalan di TPA Jatibarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi mengabadikan nama tokoh humanis dan pejuang kemanusiaan Romo YB Mangunwijaya menjadi nama jalan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, Senin (8/9), sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat atas semangat Romo Mangun yang selalu berpihak pada kaum kecil dan termarjinalkan.

Agustina menegaskan, penamaan jalan ini tidak hanya sebagai penghormatan formal, tetapi juga simbol moral agar spirit Romo Mangun hidup di kawasan yang kerap dipandang sebelah mata.

“Jalan ini menjadi pengingat bahwa Romo Mangun selalu hadir di tengah masyarakat kecil. Jika beliau masih hidup, pasti memilih berdiri di kawasan yang dianggap kumuh, seperti di sini, untuk menyalakan harapan,” ujarnya.

Ia berharap penamaan jalan tersebut dapat mendorong pengelolaan TPA Jatibarang menjadi lebih berkelanjutan. Saat ini, Pemkot tengah menyiapkan tender internasional pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), selain penerapan sanitary landfill dan ekonomi sirkular.

“Semoga semangat Romo Mangun juga menginspirasi pengelolaan TPA Jatibarang, agar kawasan ini bisa menjadi ruang hidup yang bermakna dan menumbuhkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sugiyana, Pr, yang hadir mewakili Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko. Menurutnya, penempatan nama Romo Mangun di akses menuju TPA Jatibarang justru sangat tepat.

“Kalau namanya ditempatkan di kawasan elit, mungkin Romo Mangun malah tidak betah. Tapi di sini, di kawasan TPA, justru sesuai dengan spirit beliau yang selalu berpihak pada yang kecil dan terpinggirkan,” kata Sugiyana.

Ia menambahkan, yang terpenting bukan hanya nama jalan yang dikenang, tetapi juga semangat perjuangan Romo Mangun yang terus menginspirasi warga Semarang.

Sebagai catatan, Romo YB Mangunwijaya adalah rohaniawan, arsitek, sastrawan, sekaligus pejuang kemanusiaan kelahiran Ambarawa. Karya monumentalnya menata Kampung Kali Code Yogyakarta menjadikannya penerima SEA Write Award (1986) dan Aga Khan Award for Architecture (1992).

Ia juga dikenal vokal membela masyarakat kecil, termasuk saat kontroversi pembangunan Waduk Kedungombo di tahun 1980-an.

Dengan diresmikannya Jalan YB Mangunwijaya, spirit keberpihakan kepada kaum kecil dan kepedulian pada lingkungan diharapkan terus menyala di Kota Semarang.

Wali Kota Agustina Tekankan Peran Koperasi Perkuat Ekonomi Warga di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Gedawang untuk berperan sebagai mitra strategis bagi kios-kios kecil di pemukiman warga. Menurutnya, koperasi harus menjadi pusat distribusi kebutuhan sehari-hari, bukan justru menjadi pesaing usaha masyarakat.

Hal itu disampaikan Agustina saat mendampingi kunjungan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI, Ambar Pertiwiningrum, di Kelurahan Gedawang, Banyumanik, Minggu (7/9).

“Saya pesankan, koperasi ini jangan sampai dianggap pesaing. Justru harus menjadi pusat kulakan bagi kios-kios kecil di gang-gang pemukiman. Dengan begitu, semua bisa tumbuh bersama,” tegasnya.

Ia menilai, kegiatan usaha yang dikelola KKMP Gedawang sudah berjalan baik, mulai dari sembako, gas LPG, hingga produk makanan beku. Hanya saja, menurutnya diperlukan dorongan promosi agar koperasi semakin dikenal masyarakat.

“Sudah bagus, tinggal promosi saja diperkuat. Kalau promosi jalan, saya yakin barang-barangnya akan cepat habis terjual,” ujarnya.

Sementara itu, Ambar Pertiwiningrum menyampaikan apresiasi atas kreativitas pengurus koperasi yang baru berjalan sekitar 1,5 bulan namun sudah menunjukkan kemandirian.

Menurutnya, KKMP Gedawang bisa menjadi contoh bahwa koperasi di tingkat kelurahan tetap bisa berkembang tanpa harus bergantung pada pembiayaan bank.

“Ini menunjukkan tidak ada yang mustahil. Dengan pengurus yang kreatif, koperasi bisa berjalan mandiri. Apalagi di kelurahan yang tidak punya dana desa, keberadaan koperasi jadi sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Ambar.

Ambar juga menyoroti layanan pengantaran yang sudah dijalankan koperasi. “Ternyata ada layanan delivery. Ini sangat menarik karena masyarakat otomatis akan terdorong untuk bergabung menjadi anggota. Nanti bisa jadi pusat titipan barang kebutuhan, sayuran, atau produk lainnya,” tambahnya.

Saat ini, KKMP Gedawang mengelola beragam usaha, mulai dari gerai sembako, kedai es teh jumbo, hingga layanan Laku Pandai bersama Bank Jateng.

Koperasi juga menargetkan 500 anggota guna memperkuat permodalan dan memperluas manfaat bagi warga.

Dengan dukungan pemerintah kota, kehadiran KKMP Gedawang diharapkan menjadi model koperasi kelurahan yang tidak hanya menyejahterakan anggota, tetapi juga menjaga keberlangsungan kios-kios kecil di lingkungan masyarakat.

Bank Mandiri Raih Peringkat ESG Risk Rating Terbaik se-ASEAN dari Sustainalytics

0

Bank Mandiri menjadi Regional Bank dengan Peringkat ESG Risk Rating Terbaik di ASEAN dari Lembaga Pemeringkat Sustainalytics

Bangga! Bank Mandiri Jadi Regional Bank Nomor Satu ASEAN dalam ESG Risk Rating

Bank Mandiri Pimpin ASEAN dalam Praktik Keberlanjutan, Sustainalytics Beri Predikat Tertinggi

Bank Mandiri Torehkan Prestasi ESG Risk Rating Tertinggi di ASEAN

Bank Mandiri Kukuhkan Diri Sebagai Bank Regional dengan ESG Risk Rating Terbaik di ASEAN

Bank Mandiri Toreh Sejarah Baru, Raih ESG Risk Rating Tertinggi di ASEAN

JAKARTA (Pertamanews.id) – Konsisten dalam mendorong akselerasi bisnis berkelanjutan, Bank Mandiri kembali mencatatkan pencapaian positif dengan perolehan skor optimal dari Sustainalytics pada Agustus 2025.

Menurut hasil analisis lembaga riset dan pemeringkat ESG (Environmental, Social and Governance) asal Eropa ini, Bank Mandiri berhasil menurunkan ESG Risk Rating menjadi 9,8, menempatkan perusahaan dalam kategori Negligible Risk, peringkat terbaik dalam sistem penilaian Sustainalytics.

Sebagai informasi, Sustainalytics memiliki metodologi scoring dimana semakin kecil skor yang diperoleh, maka semakin baik kinerja keberlanjutan dan pengelolaan risiko ESG suatu perusahaan.

Skor ESG Risk Rating yang dikeluarkan oleh Sustainalytics mengukur seberapa jauh sebuah perusahaan terekspos pada risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang bersifat material, serta menilai sejauh mana perusahaan tersebut mampu mengelola dan memitigasi risiko tersebut.

Pencapaian ini semakin istimewa karena menempatkan Bank Mandiri pada peringkat 31 dari 989 bank global yang dievaluasi Sustainalytics, sekaligus menjadikan Bank Mandiri sebagai Regional Bank dengan peringkat ESG Risk Rating terbaik di ASEAN.

Capaian ini juga merupakan bagian dari tren peningkatan inisiatif keberlanjutan, di mana skor ESG Risk Rating Bank Mandiri terus menunjukkan perbaikan signifikan dari 28,45 (Medium Risk) di tahun 2024, menjadi 17,5 (Low Risk) pada Januari 2025, hingga akhirnya meraih 9,8 (Negligible Risk) pada Agustus 2025.

Artinya, dengan skor 9,8 tersebut, Bank Mandiri dinilai memiliki risiko yang sangat rendah atau tidak memiliki dampak yang berarti terhadap risiko ESG.

Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan, tata kelola, dan praktik keberlanjutan yang diterapkan telah efektif dalam meminimalkan potensi gangguan terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan* menyambut baik dan mengapresiasi positif atas upaya akselerasi yang telah digaungkan Bank Mandiri dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini juga dapat menjadi sinyal positif kepada investor terhadap fundamental dan prospek bisnis Bank Mandiri secara jangka panjang. (*Diangkat dalam RUPSLB 2025 dan efektif setelah lulus fit and proper test OJK)

Skor Sustainalytics saat ini juga dijadikan referensi utama oleh Bursa Efek Indonesia (IDX) sebagai parameter risiko ESG bagi investor, dan ditampilkan secara resmi di website IDX.

Dengan demikian, peringkat yang diraih Bank Mandiri tidak hanya diakui secara global, tetapi juga menjadi acuan penting bagi pasar modal domestik.

Henry menilai, peningkatan rating ini didorong oleh penyelarasan kebijakan internal Bank Mandiri dengan standar global serta perbaikan pada seluruh aspek penilaian antara lain Corporate Governance, Data Privacy and Cybersecurity, Business Ethics, Product Governance, Human Capital, dan ESG Integration.

Selain itu, Bank Mandiri juga terus meningkatkan ESG Disclosure yang komprehensif melalui Laporan Keberlanjutan, website resmi, berbagai publikasi, dan kanal komunikasi lainnya.

“Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam mengelola risiko dan peluang ESG secara menyeluruh, serta peningkatan transparansi dari sisi tata kelola perusahaan dan inisiatif berkelanjutan,” ungkap Henry dalam keterangan resminya, Senin (8/9).

Lebih lanjut, bank berkode emiten BMRI ini menyebut, capaian Negligible Risk ini turut menjadi pengakuan global terhadap strategi serta komitmen keberlanjutan yang dijalankan perseroan.

“Lonjakan peringkat ESG Risk Rating ini adalah cerminan nyata dari transformasi Bank Mandiri menuju bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dari Medium Risk ke Negligible Risk dalam waktu kurang dari dua tahun, ini menjadi bukti akselerasi dan konsistensi kami mengintegrasikan prinsip ESG dalam setiap aspek operasional dan bisnis,” pungkas Henry.

Dengan pencapaian ini, Bank Mandiri semakin mempertegas komitmen akselerasi bisnis berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun regional, serta berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan target nasional Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat. Visi ini sejalan dengan aspirasi Bank Mandiri untuk “Becoming Indonesia’s Sustainability Champion for a Better Future.”

Semarak Maulid Nabi, Stasiun di Daop 4 Jadi Gerbang Utama Wisata Religi Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat peningkatan jumlah penumpang kereta api menuju beberapa destinasi wisata religi pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (5/9).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa sejumlah stasiun yang berada di wilayah yang menjadi destinasi wisata religi mencatat peningkatan jumlah kedatangan penumpang KA.

“Stasiun-stasiun seperti Semarang Tawang, Semarang Poncol, Pekalongan, Tegal, dan Cepu tercatat mengalami peningkatan kedatangan penumpang antara 29 hingga 115 persen,” kata Franoto.

Franoto menambahkan stasiun yang berada di dekat destinasi wisata religi dan mengalami peningkatan jumlah penumpang pada Jumat (5/9) dibandingkan Jumat (29/8) adalah sebagai berikut:

  1. Stasiun Semarang Tawang dan Poncol

Berada di dekat destinasi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Masjid Layur, serta Masjid Kauman, Stasiun Semarang Tawang dan Poncol kompak mencatat peningkatan 115% dan 54%. Rinciannya, jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Semarang Tawang pada Jumat (5/9) sebanyak 9.352 penumpang atau naik 114% dibanding Jumat minggu sebelumnya sebanyak 4.352 penumpang.

  1. Stasiun Pekalongan

Berada di dekat destinasi makam Waliyullah seperti Makam Habib Hasyim bin Umar bin Thoha bin Yahya, Stasiun Pekalongan mencatat peningkatan 70%. Rinciannya, jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Pekalongan pada Jumat (5/9) sebanyak 3.060 penumpang atau naik dibanding Jumat minggu sebelumnya sebanyak 1.792 penumpang.

  1. Stasiun Tegal

Berada di dekat destinasi seperti Masjid Agung Tegal dan Makam Ki Gede Sebayu, Stasiun Tegal mencatat peningkatan 61%. Rinciannya, jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Tegal pada Jumat (5/9) sebanyak 3.744 penumpang atau naik dibanding Jumat minggu sebelumnya sebanyak 2.324 penumpang.

  1. Stasiun Cepu

Berada di dekat destinasi seperti Makam Sunan Pojok dan Syekh Abdul Qohar, Stasiun Cepu mencatat peningkatan 29%. Rinciannya, jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Tegal pada Jumat (5/9) sebanyak 1.000 penumpang atau naik dibanding Jumat minggu sebelumnya sebanyak 774 penumpang.

Franoto mengingatkan pelanggan untuk tiba lebih awal di stasiun, mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban dan fasilitas bersama demi menjaga perjalanan KA yang nyaman, lancar, dan menyenangkan.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki tiket, segera lakukan pemesanan agar tidak kehabisan. Prosesnya mudah melalui aplikasi Access by KAI. Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan tiket juga bisa diperoleh melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp di 0811-2223-3121,” tutup Franoto.

DPRD Jawa Tengah Tegaskan Dukungan ke Presiden, Evaluasi Tunjangan Perumahan dan Hapus Agenda Luar Negeri

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua DPRD Jawa Tengah, H. Sumanto, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus membuka ruang evaluasi menyeluruh atas kinerja dewan.

Langkah ini, menurutnya, juga sejalan dengan aspirasi mahasiswa dan masyarakat yang mendorong peningkatan transparansi serta akuntabilitas DPRD.

Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat pimpinan DPRD Jateng, Kamis (4/9/2025), yang dihadiri seluruh pimpinan fraksi dan komisi.

Forum ini membahas evaluasi kinerja dewan sekaligus pemantauan kondisi di masing-masing daerah pemilihan.

“DPRD siap bersinergi dengan rakyat, mendorong dan mendukung upaya perbaikan yang memang menjadi tuntutan publik,” kata Sumanto.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah kebijakan tunjangan perumahan anggota dewan. Sumanto menegaskan, kebijakan ini memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Peraturan Pemerintah (PP) No 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD, yang kemudian diturunkan ke Perda Provinsi Jawa Tengah No 9/2017 dan Pergub Jateng No 64/2017.

Meski demikian, DPRD akan tetap melakukan evaluasi, termasuk meninjau ulang kebijakan tersebut. Selain itu, DPRD Jateng juga sepakat untuk menghapus agenda kunjungan luar negeri sebagai bentuk komitmen efisiensi anggaran dan respons terhadap kritik publik.

“Peraturan itu kami jalankan sesuai ketentuan. Namun, evaluasi akan terus dilakukan agar DPRD lebih efektif dan sesuai dengan harapan rakyat,” ujar Sumanto.

Dengan langkah ini, DPRD Jateng ingin memastikan perannya tidak hanya sebatas lembaga legislatif, tetapi juga sebagai representasi rakyat yang siap melakukan perubahan demi perbaikan kinerja.

Ferry Wawan Cahyono Ajak Umat Islam Jadikan Maulid 1447 H Sebagai Refleksi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah keberagaman.

“Maulid Nabi adalah momentum penting untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam hal kejujuran, kepemimpinan, dan kasih sayang. Nilai-nilai itu relevan untuk kita aplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ferry, Jumat (5/9).

Ferry menegaskan, semangat Maulid Nabi sejalan dengan tantangan masyarakat modern yang membutuhkan keteladanan moral.

Ia juga mengajak generasi muda agar tidak hanya memaknai peringatan Maulid sebagai tradisi, tetapi juga sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas iman dan amal.

“Keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi fondasi untuk membangun bangsa yang bermartabat, penuh toleransi, dan saling menghargai. Inilah semangat yang harus terus kita rawat,” tambahnya.

Selain itu, politisi asal Kabupaten Banjarnegara itu berharap peringatan Maulid Nabi menjadi momentum mempererat persatuan.

Ia menekankan bahwa nilai persaudaraan dan kepedulian sosial Rasulullah harus menjadi inspirasi dalam menjaga harmoni di Jawa Tengah.

Apresiasi untuk Penumpang, KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sapa Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) menyelenggarakan kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun Gambir.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia KAI yang telah mempercayakan perjalanan mereka dengan transportasi kereta api.

Berbagai bentuk apresiasi diberikan pada momentum ini, antara lain:

Upgrade Class dari Ekonomi ke Eksekutif (1 kode booking maksimal untuk 2 orang) bagi pelanggan loyal KA 118 Gunung Jati relasi Gambir – Cirebon, dengan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI.

Sapa Pelanggan kepada penumpang yang membawa anak-anak dengan pemberian buku edukatif & souvenir KAI.

Pembagian 500 paket snack dan air mineral dari KAI Service yang didistribusikan di pintu masuk boarding selatan Stasiun Gambir dan pintu masuk boarding utara Stasiun Pasar Senen.

Berdasarkan data keberangkatan, pada Kamis, 4 September 2025, total pelanggan yang naik dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 42.684 orang, dengan rincian:

KA Jarak Jauh (KAJJ) : 38.776 pelanggan
KA Lokal : 3.908 pelanggan

Angka ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya (3 September 2025) yang tercatat sebanyak 32.942 pelanggan, menunjukkan tren positif penggunaan transportasi kereta api.

Pada hari ini, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 85 perjalanan kereta api, yang terdiri dari:

74 perjalanan KAJJ
39 perjalanan dari Stasiun Gambir
35 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen

11 perjalanan KA Lokal, terdiri dari:

8 perjalanan KA Pangrango (relasi Bogor – Sukabumi PP)
3 perjalanan KA Siliwangi (relasi Sukabumi – Ciranjang – Cipatat PP)

Kegiatan Sapa Pelanggan dihadiri oleh jajaran internal KAI Daop 1 Jakarta, khususnya dari unit Angkutan Penumpang Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan apresiasi atas loyalitas pelanggan:

“Hari Pelanggan Nasional adalah momentum istimewa bagi KAI untuk menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Melalui kegiatan Sapa Pelanggan, kami ingin semakin dekat dengan para pengguna jasa, memberikan pengalaman menyenangkan, serta memperkuat komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Ixfan.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 1 Jakarta berharap dapat:

Memberikan apresiasi nyata kepada pelanggan setia kereta api.
Meningkatkan citra positif perusahaan melalui kegiatan publik di stasiun.
Membangun loyalitas pelanggan dengan menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Kegiatan Sapa Pelanggan ini juga menjadi bagian dari rangkaian “Road To 80” HUT KAI ke-80, yang sepanjang September 2025 menghadirkan berbagai agenda seperti Access Corner, Golden Passenger 80, Games on Train, hingga program layanan khusus di stasiun dan perjalanan kereta.

“Informasi lengkap terkait promo HUT ke-80 ini dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun Contact Center 121,” tutup Ixfan Hendriwintoko.

Pemkot Semarang Luncurkan Layanan Satu Atap TBC, Incar Eliminasi 2028

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kamis (4/9) secara resmi meluncurkan Studi Pra-Pilot Layanan Satu Atap (One Stop Service/OSS) Tuberkulosis di Puskesmas Bangetayu, Kecamatan Genuk.

Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mempercepat eliminasi TBC di Indonesia, dengan target bebas TBC pada tahun 2030. Kota Semarang sendiri mentargetkan capaian yang lebih cepat, yakni eliminasi TBC di tahun 2028.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dalam kunjungannya di acara tersebut menyampaikan bahwa TBC masih menjadi tantangan besar di Indonesia, yang menempati urutan kedua tertinggi di dunia setelah India dan Tiongkok.

“Di Kota Semarang sendiri, jumlah kasus TBC hingga pekan ini tercatat sebanyak 3.698 kasus. Melalui studi pra-pilot ini, kami bertekad memperkuat layanan kesehatan primer agar warga dapat terdeteksi lebih dini, mendapatkan pengobatan lebih cepat, dan memutus rantai penularan,” ujar Agustina.

Studi pra-pilot OSS TBC dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga Desember 2025 di dua kota, yakni Semarang dan Bogor.

Di Semarang, layanan ini hadir di tiga Puskesmas, yaitu Puskesmas Bangetayu, Ngaliyan, dan Gunungpati, dengan target 10.000 peserta Cek Kesehatan Gratis Plus (CKG Plus).

Melalui program ini, warga akan mendapatkan layanan inovatif, yang pertama Tes Cepat Molekuler menggunakan usap dahak atau usap lidah, dengan hasil pemeriksaan hanya dalam hitungan menit, dan yang kedua rontgen pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mampu membaca foto toraks secara otomatis untuk mendeteksi kelainan paru. Semua layanan tersedia di satu Puskesmas tanpa rujukan, sehingga pasien langsung mendapatkan pelayanan komprehensif dan gratis.

“Inilah yang kami sebut layanan kesehatan modern, cepat, mudah, dan gratis. Cukup sekali datang ke Puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan lengkap tanpa harus berpindah tempat, ini baru 3 Puskesmas yang terpilih tadi yakni Puskesmas Bangetayu, Puskesmas Ngaliyan, dan Puskesmas Gunung Pati. Mudah-mudahan akan menyusul Puskesmas lainnya,” lanjut Agustina.

Salah satu Kader dari Kelurahan Bangetayu Wetan sangat antusias menyambut program Pemerintah Kota Semrang ini.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program dari Pemerintah Kota Semarang. Harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar perempuan yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, Joko (50), warga lainnya, menambahkan,
“Kami senang karena pemerintah tidak hanya hadir memberi kebijakan, tapi juga benar-benar turun ke masyarakat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan warga,” kata Joko.

Kota Semarang menaruh perhatian serius pada penguatan fasilitas kesehatan primer. Selain menghadirkan layanan OSS TBC, Pemkot Semarang juga sedang memfinalisasi pembangunan layanan rawat inap di Puskesmas Bangetayu.
Hal ini bertujuan untuk memastikan warga mendapatkan akses layanan kesehatan dasar yang semakin lengkap dan dekat dengan tempat tinggal.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng berharap studi pra-pilot ini bisa menjadi contoh baik bagi daerah lain di Indonesia.

“Kami ingin Semarang menjadi model kota yang tangguh dalam penanggulangan TBC. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, serta mitra internasional, kami optimis eliminasi TBC di Kota Semarang pada tahun 2028 bisa terwujud,” tegasnya.

Studi ini tidak hanya menguji efektivitas alat diagnostik dan alur layanan, tetapi juga menilai kesiapan tenaga kesehatan, logistik, integrasi data, hingga efisiensi biaya.

Hasil penelitian akan menjadi masukan penting bagi kebijakan nasional eliminasi TBC.

“Melalui langkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa riset kesehatan dapat langsung diterjemahkan ke dalam praktik dan kebijakan publik yang berdampak nyata. Semarang siap menjadi bagian dari sejarah besar Indonesia menuju bebas TBC,” pungkas Wali Kota.