spot_img
Beranda blog Halaman 64

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, PLN Jalin Sinergi dengan Pemprov Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Semarang. Pertemuan yang diikuti oleh unit PLN se-Jawa Tengah ini membahas dukungan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

Kegiatan audiensi ini menjadi ruang diskusi strategis antara PLN dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membahas berbagai isu dan rencana kerja sama, mulai dari penyediaan listrik untuk kawasan industri, percepatan program transisi energi, hingga pemerataan akses listrik di wilayah pedesaan dan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Pada audiensi ini juga, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan dukungannya kepada PLN dalam membangun dan mendistribusikan listrik ke seluruh masyarakat.

Dirinya juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber daya pembangkit listrik. Lebih lanjut, Ahmad Luthfi juga menginginkan agar PLN terus memberikan dukungan dalam menyalurkan listrik kepada masyarakat prasejahtera.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto menjelaskan bahwa hingga saat ini antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PLN terus berkolaborasi dalam penyaluran listrik kepada masyarakat prasejahtera.

Dirinya mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menganggarkan untuk pemasangan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, Agus menyebut pihaknya siap untuk menjembatani apabila terjadi kendala dalam proses pembangunan.

Dirinya menegaskan pentingnya penyelesaian proyek kelistrikan di Jawa Tengah dikarenakan sistem kelistrikan yang telah terkoneksi antara Jawa dan Bali.

“Jadi, secara nasional, khususnya di Jawa Bali perlu kita dukung dan antisipasi. Oleh karena itu, dalam setiap perencanaan pembangunan yang akan dilakukan oleh PLN akan kita akomodir dalam perencanaan ruang dan juga akan kami fasilitasi terhadap permasalahan yang timbul pada saat pelaksanaannya,” jelas Agus.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Widya Anggoro Putro menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah prioritas PLN dalam pengembangan sistem kelistrikan nasional.

Menurutnya, kebutuhan energi di Jawa Tengah terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri, sektor pariwisata, hingga program elektrifikasi di wilayah pedesaan.

“Kebutuhan energi listrik di Jawa Tengah ini terus mengalami peningkatan dikarenakan sektor industri, pariwisata hingga rumah tangga yang terus berkembang. Seperti misalnya di Kabupaten Jepara, di sana sedang kami bangun Gardu Induk 150 kV Nalumsari. Pembangunan ini akan sangat bermanfaat untuk mengantisipasi pertambahan beban dan keandalan pelayanan listrik untuk pelanggan,” lanjut Anggoro.

Anggoro meneruskan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Dirinya berharap melalui sinergi dan kolaborasi ini akan semakin mempercepat penyelesaian proyek-proyek pembangunan sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Artotel Wanderlust Suguhkan “Waktu Indonesia Semarak” di Barley & Barrel Yogyakarta

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Artotel Group melalui program loyalitas Artotel Wanderlust menghadirkan kampanye spesial “Waktu Indonesia Semarak” sepanjang bulan Agustus.

Kampanye ini sukses mengajak para tamu untuk merasakan semangat kemerdekaan di seluruh destinasi hotel dengan brand ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, dan ROOMS INC.

ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta pun turut berpartisipasi dalam kampanye nasional Artotel Group bertajuk “Waktu Indonesia Semarak” yang digelar sepanjang bulan Agustus 2025.

Melalui program ini, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menghadirkan berbagai pengalaman yang memadukan kemeriahan perayaan kemerdekaan sekaligus melaksanakan kegiatan konservasi lingkungan.

Melalui rangkaian Waktu Indonesia Semarak, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menghadirkan beragam program spesial yang memadukan kemeriahan kemerdekaan dengan kearifan lokal.

Pada program Semarak Tamasya, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menawarkan paket menginap dengan diskon 20% khusus di Artsy Studio, dilengkapi dengan bundling tiket masuk ke destinasi wisata populer Obelix Seaview.

Sementara itu, Semarak Santap menyajikan menu favorit Bung Karno yang dapat dinikmati hanya dengan Rp125.000 nett, terdiri dari rawon Surabaya, nasi jagung, lodeh, tahu tempe, sambel terasi, serta minuman tradisional khas Yogyakarta, wedang secang dan wedang uwuh.

Kemeriahan semakin terasa melalui Semarak Acara, yaitu pertunjukan musik dari Coolnerds yang berlangsung pada malam peringatan proklamasi, 16 Agustus 2025, dengan atmosfer meriah penuh nuansa kemerdekaan.

Tak hanya berhenti di sana, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta juga menggelar kegiatan Pelepasan 50 ekor tukik di Pantai Pelangi pada tanggal 7 Agustus 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan upaya menjaga ekosistem laut.

Daniel Sunu Prasetyo selaku General Manager ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, menyampaikan, “Perayaan kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan kegembiraan dan hiburan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga warisan bangsa, termasuk lingkungan. Melalui kegiatan pelepasan tukik, kami ingin mengajak tamu hotel dan masyarakat luas untuk ikut serta dalam gerakan pelestarian alam yang selaras dengan semangat kemerdekaan – membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang.”

Yulia Maria, Director of Marketing Communications Artotel Group memberikan keterangan, “melalui program Waktu Indonesia Semarak, kami ingin mengajak para tamu untuk turut merayakan hari Kemerdekaan Indonesia dengan meriah di jaringan hotel Artotel Group. Dengan Waktu Indonesia Semarak, Kami ingin memberikan 360° experience kepada para tamu kami sejalan dengan pilar bisnis Artotel Group, yaitu Stay, Dine, Play, and Shop. Selain ingin memberikan pengalaman menginap lebih berkesan rangkaian acara Waktu Indonesia Semarak ini menjadi bukti bahwa Artotel Group akan terus berkontribusi untuk mengangkat kultur dan budaya Indonesia di setiap jaringan hotelnya.”

Kejati Jateng Tetapkan Sekda Aktif dan Mantan Sekda Klaten Tersangka Korupsi Plaza Rp6,88 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan sewa Plaza Klaten periode 2018–2023. Kali ini, dua pejabat penting di Kabupaten Klaten yakni Sekretaris Daerah (Sekda) aktif dan mantan Sekda resmi dijerat hukum.

Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya, mengungkapkan kedua tersangka berinisial JS dan JP.

“JS menjabat Sekda Klaten periode 2016–2021, sedangkan JP adalah Sekda Klaten periode 2022 hingga sekarang,” kata Lukas di Semarang, Rabu (27/8/2025).

Menurut informasi, JS bernama lengkap Jaka Salwadi, ia merupakan Sekda Klaten periode 2016-2021. Sementara JP adalah Jajang Prihono, Sekda Klaten periode 2022-sekarang.

Dalam penetapan tersebut, hanya JP yang langsung ditahan. Ia digiring ke Rutan Kelas I Semarang untuk menjalani penahanan 20 hari ke depan. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, JP terlihat mengenakan rompi oranye, tangan diborgol, serta memakai masker dan topi hitam.

Sementara JS tidak ditahan karena alasan kesehatan. Berdasarkan keterangan dokter, ia tengah menderita sakit dalam dan harus beristirahat hingga 1 September 2025. “Tersangka JS masih membutuhkan perawatan medis, sehingga penahanan belum dilakukan,” jelas Lukas.

Menurut penyidik, JS saat menjabat Sekda Klaten periode 2016–2021 telah membahas sekaligus menetapkan perjanjian sewa Plaza Klaten tanpa melalui mekanisme pemilihan mitra yang seharusnya. Selain itu, perjanjian memuat sejumlah klausul yang merugikan Pemkab Klaten, antara lain:

Masa sewa melebihi ketentuan maksimal 5 tahun, pembayaran sewa dilakukan secara bulanan, dan sewa hanya dikenakan pada luasan yang terisi tenant.

Modus serupa juga dilakukan JP. Pada 2023, ia bersama Jap Ferry Sanjaya (JFS), Direktur PT Matahari Makmur Sejahtera (MMS), menandatangani perjanjian sewa dengan pola yang sama, tanpa proses pemilihan mitra resmi.

Selain JS dan JP, penyidik sebelumnya telah menetapkan JFS dan Didik Sudiarto (DS), Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Klaten, sebagai tersangka.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menghitung kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai Rp6,8 miliar.
Atas perbuatannya, JS dan JP dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18, serta Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Integrasi Moda Transportasi di Stasiun Semarang Tawang Cukup Lengkap, KAI Daop 4 Permudah Mobilitas Pelanggan KA

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang (KAI Daop 4) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi pelanggan kereta api melalui penguatan integrasi moda transportasi di Stasiun Semarang Tawang.

Sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jawa Tengah, Stasiun Semarang Tawang kini semakin ditata untuk menghadirkan layanan perjalanan yang lebih lancar, nyaman, dan efisien.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa integrasi moda transportasi menjadi prioritas utama dalam pelayanan di Stasiun Semarang Tawang.

“Kami ingin memastikan pelanggan tidak hanya nyaman saat menggunakan kereta api, tetapi juga memiliki kemudahan dalam melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan melalui transportasi lanjutan yang tersedia di stasiun,” ujarnya.

Saat ini, berbagai moda transportasi telah terhubung dengan Stasiun Semarang Tawang. Pelanggan dapat dengan mudah mengakses taksi resmi, transportasi daring, bus Trans Semarang, bus Trans Jateng, hingga ojek di area sekitar stasiun.

Ketersediaan opsi transportasi lanjutan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mobilitas pelanggan dengan berbagai preferensi dan tujuan.

Bahkan di dalam area Stasiun Semarang Tawang telah tersedia shelter khusus untuk beberapa transportasi daring serta halte bus Trans Semarang dan Trans Jateng.

Dengan fasilitas ini, pelanggan kereta api yang ingin melanjutkan perjalanan cukup berjalan sebentar menuju shelter atau halte, lalu dapat langsung berangkat sesuai tujuan masing-masing.

Selain itu, pelanggan dipermudah dengan adanya papan petunjuk (signage) yang jelas di area stasiun serta keberadaan petugas KAI yang ramah dan siap membantu. Keberadaan sarana informasi dan petugas yang selalu siap membantu ini diharapkan membuat pelanggan tidak kesulitan dalam mencari akses transportasi lanjutan yang mereka butuhkan.

KAI Daop 4 juga aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang serta operator transportasi lokal untuk memperkuat pola integrasi. Kolaborasi ini penting agar layanan transportasi di Kota Semarang semakin tertata, terhubung, dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Franoto menambahkan, penguatan integrasi moda transportasi juga menjadi salah satu langkah KAI dalam mendorong penggunaan transportasi publik.

“Kami berharap pelanggan semakin nyaman memilih kereta api karena tidak perlu khawatir dengan akses lanjutan setelah tiba di stasiun. Semua sudah tersedia secara mudah dan aman,” katanya.

Pengembangan fasilitas di Stasiun Semarang Tawang turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, arus wisatawan maupun pelaku usaha yang datang ke Semarang menjadi lebih lancar, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan langkah-langkah tersebut, KAI Daop 4 berupaya menjadikan Stasiun Semarang Tawang sebagai ikon transportasi publik yang modern dan terintegrasi. Hal ini sejalan dengan visi KAI untuk menjadi penyedia layanan transportasi terbaik, terpercaya, dan berkelanjutan di Indonesia.

“Komitmen berkelanjutan KAI Daop 4 dalam menghadirkan kemudahan akses, layanan yang prima, serta integrasi moda transportasi di Stasiun Semarang Tawang merupakan wujud nyata kepedulian terhadap mobilitas masyarakat. Dengan begitu, pelanggan dapat merasakan perjalanan yang semakin nyaman, efisien, dan menyenangkan,” tutup Franoto.

Imigrasi Wonosobo Ramaikan UKM Expo 2025, Wakil Bupati Tukar Paspor ke E-Paspor

0

WONOSOBO (Pertamanews.id) – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Imam Bahri, hadir dalam acara pembukaan Wonosobo Festival UKM Expo 2025 yang bertempat di Gedung Sasana Adipura Kencana Kabupaten Wonosobo.

Kehadiran ini sekaligus menandai partisipasi aktif Kanim Wonosobo dengan membuka stand pelayanan dan informasi keimigrasian bagi masyarakat.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Staf Ahli Komunikasi dan Hubungan Antar Instansi Menteri UMKM, Sudaryonah, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, jajaran Forkopimda, serta para kepala daerah se-Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Kepala Dinas UMKM menyampaikan bahwa expo ini diikuti oleh 100 stand dan akan berlangsung selama 5 hari, menampilkan rangkaian acara seperti workshop, sosialisasi program unggulan, lomba, hingga pagelaran seni dan budaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendukung geliat UMKM dan bisnis di Kabupaten Wonosobo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo menegaskan komitmen instansinya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan masyarakat. Stand yang dihadirkan memberikan layanan informasi, konsultasi, serta pembuatan paspor yang langsung menarik antusiasme pengunjung sejak hari pertama.

Momen istimewa terjadi saat Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, melakukan penggantian paspor dari paspor biasa menjadi e-paspor di stand Imigrasi. Tindakan simbolis ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap transformasi pelayanan keimigrasian menuju sistem yang lebih modern dan berstandar internasional.

Usai peresmian tersebut, stand Imigrasi Wonosobo terus dipadati pengunjung. Banyak masyarakat yang antusias berkonsultasi mengenai berbagai layanan keimigrasian, mulai dari prosedur pembuatan paspor, informasi izin tinggal, hingga keunggulan e-paspor. Pegawai Kanim Wonosobo dengan sigap melayani setiap pengunjung dengan ramah, informatif, dan profesional.

Partisipasi Kanim Wonosobo dalam Wonosobo Festival UKM Expo 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Kehadiran stand Imigrasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana sosialisasi, tetapi juga wujud nyata komitmen untuk mendekatkan layanan ke masyarakat.

Kejati Jawa Tengah Rayakan Harlah ke-80 Kejaksaan RI dengan Sejumlah Agenda

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menyiapkan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-80 Kejaksaan Republik Indonesia yang jatuh pada 2 September 2025. Peringatan tahun ini mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju”.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. Hendro Dewanto, menyebutkan peringatan delapan dekade Kejaksaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat peran institusi sebagai penjaga hukum dan keadilan.

“Selama delapan dekade, Kejaksaan telah membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keadilan, ketertiban, dan kedaulatan hukum di negeri ini. Namun di tengah kompleksitas tugas, kita harus ingat bahwa kekuatan institusi tidak hanya diukur dari prestasi penegakan hukum, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang sehat, berintegritas, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi,” ujar Hendro,

Pembukaan POR turut dihadiri, Wakajati Lila Agustina bersama para Asisten, yakni Aspidsus Lukas Alexander Sinuraya, Aspidum Irwansyah, Asbin Sunarko, Aswas Gatot Guno Sembodo, Asdatun Setyowati, serta Aspidmil Kol. Muhamad Yunus.

Hendro menambahkan, penyelenggaraan Pekan Olahraga (POR) menjadi salah satu agenda utama yang diharapkan dapat memperkuat solidaritas internal.

“Kegiatan olahraga ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana mempererat sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan jiwa sportivitas.,” katanya.

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Jateng, Freddy D. Simanjuntak, menuturkan bahwa POR akan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, tenis meja, bola voli, gaple, dan lomba bakiak. Seluruh kegiatan berlangsung di kompleks kantor Kejati Jateng, Jalan Pahlawan Nomor 14, Semarang, mulai 19 hingga 29 Agustus.

Selain POR, beberapa kegiatan lain juga telah dijadwalkan. Pada 27 Agustus, Kejati menggelar donor darah yang melibatkan jajaran pegawai dan mitra kerja. Sehari setelahnya, 28 Agustus, dilaksanakan seminar ilmiah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bertajuk “Optimalisasi Pendekatan Follow the Asset dan Follow the Money melalui DPA dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana”. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam pahlawan pada 29 Agustus, sebelum akhirnya puncak peringatan digelar pada 2 September 2025.

Freddy menekankan bahwa agenda tersebut tidak hanya bernuansa peringatan, tetapi juga menjadi wahana penguatan kapasitas kelembagaan.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin meneguhkan semangat transformasi Kejaksaan yang lebih adaptif, transparan, dan profesional sesuai tuntutan zaman,” ujarnya.

Sebagai catatan, Hari Lahir Kejaksaan RI diperingati setiap 2 September, berbeda dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang jatuh pada 22 Juli. HBA menandai perubahan struktur kelembagaan pada tahun 1960 ketika Kejaksaan resmi dipisahkan dari Departemen Kehakiman. Sementara itu, Harlah Kejaksaan merujuk pada berdirinya institusi ini pada 2 September 1945, tepat setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Integritas Nyata dalam Governansi, Amien Sunaryadi Dianugerahi GRC Lifetime Achievement Award 2025

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Amien Sunaryadi didapuk sebagai penerima GRC Lifetime Achievement Award 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Governansi, Manajemen Risiko & Kepatuhan (GRK). Penghargaan ini diberikan kepada figur nasional atas dedikasi, kontribusi nyata dan kepemimpinan yang visioner dalam memajukan governansi, manajemen risiko dan kepatuhan (GRC) di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi GRK Indonesia dan komunitas GRC yang telah memberikan award ini kepada saya. Passion saya selama ini lebih ke pemberantasan korupsi, sehingga banyak hal yang saya ketahui di bidang ini,” ujar Amien saat menerima penghargaan di Yogyakarta, (22/08/2025).

GRC Lifetime Achievement Award 2025 mengingatkan Amien soal pencapaiannya pada 25 tahun lalu. Ia bersama rekan-rekannya membentuk Lembaga Pengkajian Good Governance (LPGG) dan berhasil menjadi pemenang dalam Development Marketplace Innovative Competition 2000 (DM-2000) yang diselenggarakan Bank Dunia di Washington DC. Berangkat dari inovasi tersebut, Amien berharap GRC juga dapat diterapkan tidak hanya di suatu perusahaan saja, namun di lingkungan DPR sebagai bentuk perbaikan demokrasi di Indonesia.

Sepanjang kiprah profesionalnya, pengalaman Amien memang tidak jauh dari bidang anti korupsi, anti penyuapan, manajemen risiko, Good Corporate Governance (GCG), dan bidang sejenis lainnya. Track record yang menjunjung tinggi integritas ini terus ia emban dengan penuh dedikasi hingga kini, salah satunya dulu adalah sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2003–2007.

Di sektor energi, Amien pernah menjabat sebagai Kepala SKK Migas periode 2014 – 2018. Ia memimpin peningkatan tata kelola SKK Migas dan pengawasan terhadap kontraktor kontrak kerja sama (K3S) dengan menerapkan Prinsip 4 NO’s (no bribery, no kickback, no gift dan no luxurious hospitality) dan menerapkan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan SNI ISO-37001:2016 di SKK Migas.

Saat ini, Amien aktif sebagai Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Kementerian Keuangan sejak Mei 2023 dan Ketua Umum Forum Manajemen Risiko (FMR) BUMN Periode 2024 – 2027. Ia sangat vokal dalam mengkampanyekan isu-isu governansi dan anti korupsi di berbagai forum.

Sebagai Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sejak 2023, Amien juga tegas dalam mengawasi penerapan GCG di PGN, tidak hanya soal mematuhi peraturan. Lebih dari itu, penerapan GCG penting untuk memelihara integritas dan kepatuhan dalam keberlangsungan bisnis perusahaan secara jangka panjang.

Ia bersama Dewan Komisaris PGN lainnya mendukung penuh penerapan Whistleblowing System (WBS) dengan melakukan pengawasan secara menyeluruh dan memastikan diterapkannya sanksi bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Beberapa waktu lalu, PGN berhasil meraih penghargaan internasional ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025 (ASEAN CGCA 2025). PGN termasuk ke dalam jajaran 50 Public Listed Companies (PLC) teratas di ASEAN dan 5 Terbaik di Indonesia berdasarkan hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kuat PGN dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG di setiap proses, keputusan serta langkah strategis perusahaan. Tentunya tidak lepas dari pengawasan yang ketat agar implementasi GCG di PGN selalu disiplin dan berintegritas.

STIEMA Targetkan Akreditasi Unggul, Siapkan Transformasi Jadi Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perguruan Tinggi (PT) kini dituntut tidak hanya sekadar mencetak lulusan, tetapi juga menjamin mutu pendidikan yang diakui secara nasional maupun internasional. Akreditasi unggul menjadi salah satu tolok ukur penting yang semakin diperebutkan setiap program studi (prodi).

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang (STIEMA) termasuk di antaranya. Kampus ekonomi yang sudah melahirkan ribuan angkatan sarjana dan magister ini menargetkan seluruh prodi dapat meraih akreditasi unggul pada periode 2026–2028.

Target ambisius tersebut disampaikan Ketua STIEMA, Dr. Cahyani Tunggal Sari, SE, MA, MM dalam kegiatan pelepasan wisudawan di Hotel Patra Jasa Semarang, kemarin.

“Akreditasi unggul bukan hanya pencapaian administratif, tetapi komitmen kami untuk menghadirkan mutu perkuliahan terbaik. Kami ingin mahasiswa memiliki daya saing tinggi, akses lebih luas terhadap beasiswa, serta peluang internasional yang lebih terbuka,” ujar dia.

Akreditasi unggul, menurut Cahyani, akan membawa banyak keuntungan bagi mahasiswa maupun kampus. Di antaranya adalah peningkatan pengakuan kualitas pendidikan, akses kemitraan riset, hingga peluang pertukaran akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.

Bagi mahasiswa, status akreditasi unggul juga menjadi jaminan ketika melanjutkan studi atau memasuki dunia kerja.

“Kami ingin lulusan STIEMA tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkompetisi di ranah global,” tegasnya.

Salah satu prodi yang kini tengah dipacu meraih akreditasi unggul adalah Magister Manajemen (MM). Prodi ini baru saja meluluskan 20 mahasiswa angkatan ke-III yang siap mengabdikan diri di berbagai bidang profesi.

Tantangan Transformasi

Selain fokus pada akreditasi, STIEMA juga tengah menyiapkan langkah besar, yakni bertransformasi menjadi Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia.

Perubahan bentuk ini sejalan dengan kebutuhan zaman yang semakin menuntut integrasi antara ekonomi, teknologi, dan digitalisasi. Namun, Cahyani menekankan bahwa pihaknya masih harus menunggu asesmen resmi dari pemerintah.

“Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi juga reposisi visi dan misi perguruan tinggi agar lebih adaptif dengan kebutuhan industri digital. Kami ingin menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan era 5.0,” katanya.

Pada wisuda periode ke-39 kali ini, STIEMA melepas 407 lulusan, termasuk 20 orang dari program magister. Mereka, menurut Cahyani, tidak hanya dibekali ilmu akademis, tetapi juga nilai integritas, jiwa kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

Ia berharap, lulusan tidak berhenti pada orientasi menjadi karyawan atau pegawai, melainkan juga berani mengambil peran sebagai wirausaha. “Kita butuh generasi yang mampu membuka lapangan kerja, bukan sekadar mencari pekerjaan. Termasuk bagi yang ingin merintis bisnis digital, kampus mendorong sepenuhnya,” ujarnya.

Dengan strategi percepatan akreditasi, dorongan inovasi, dan langkah menuju universitas digital, STIE Semarang berharap dapat menempatkan diri sebagai salah satu kampus ekonomi unggulan di Jawa Tengah.

“Visi kami jelas, mencetak generasi berdaya saing global, berintegritas, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Cahyani

Promo Merdeka KAI Berlanjut, Tiket Murah Bisa Dipesan Hingga 31 Agustus

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Antusiasme masyarakat terhadap program Promo Merdeka yang diluncurkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI mendapat sambutan luar biasa. Tingginya minat inilah yang membuat KAI memutuskan untuk memperpanjang periode promo hingga 31 Agustus 2025.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan perpanjangan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan sekaligus upaya memperkuat pilihan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Promo ini awalnya hanya berlaku pada 17 Agustus. Namun karena tingginya animo masyarakat, kami memperpanjangnya hingga 31 Agustus. Kami berharap masyarakat semakin terbiasa memilih kereta api sebagai transportasi andalan,” kata Ixfan, kemarin.

Dalam program perpanjangan tersebut, KAI menawarkan potongan harga 20 persen untuk 60 perjalanan kereta api. Jumlah itu terdiri dari 52 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, serta delapan KA lokal Pangrango relasi Bogor–Sukabumi.

Diskon berlaku untuk pembelian tiket pada 21–31 Agustus 2025, dengan periode keberangkatan di tanggal yang sama. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, laman kai.id, maupun seluruh channel resmi penjualan tiket KAI. Namun, promo ini tidak berlaku untuk kelas kereta khusus seperti Luxury, Priority, Compartment, Imperial, Panoramic, maupun kereta wisata.

KAI menegaskan, tiket dengan harga promo tetap dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai ketentuan yang berlaku, meski jumlah kursi promo tersedia dalam jumlah terbatas.

Lebih dari sekadar memberikan keringanan harga, perpanjangan Promo Merdeka juga dikaitkan dengan dukungan KAI terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.

Program ini mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal ramah lingkungan, yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 11 tentang kota berkelanjutan, SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta SDG 8 terkait pertumbuhan ekonomi.

“Kami mengajak masyarakat segera memanfaatkan kesempatan ini. Promo berlaku selama kuota masih tersedia, jadi jangan sampai kehabisan,” tutur Ixfan.

Dengan perpanjangan promo ini, KAI berharap bisa semakin memperkuat citra positif transportasi kereta api sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah tujuan.

Wisata Kota Lama Semarang Kembali Bergeliat, Wali Kota Agustina Janji Tertibkan Parkir dan PKL

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, meninjau langsung sejumlah titik prioritas penataan kawasan kota melalui kegiatan gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Minggu pagi (24/8). Rute bersepeda dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie, menyusuri kawasan Sungai Semarang, hingga berakhir di Kota Lama.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina memastikan beberapa lokasi strategis akan segera mendapat perhatian khusus, mulai dari pembangunan jembatan di sekitar Jalan Inspeksi, penataan Jalan Arief Rahman Hakim, kawasan Pasar Johar, hingga Jalan Sugiono.

“Sejumlah titik ini akan kita benahi secara bertahap. Misalnya, di Jalan Inspeksi dekat Klenteng Tay Kak Sie, kita siapkan pembangunan jembatan yang akan meningkatkan konektivitas. Kawasan Pasar Johar dan sekitarnya juga akan kita tata agar lebih representatif,” ujar Agustina.

Selain infrastruktur, penataan kawasan wisata bersejarah Kota Lama menjadi perhatian utama. Menurutnya, geliat wisatawan yang kembali ramai pascapandemi harus diimbangi dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

“Kota Lama harus kembali rapi dan bersih. Wisatawan sudah mulai datang, jadi semua pihak perlu ikut menjaga agar kawasan ini selalu nyaman dikunjungi,” imbuhnya.

Agustina juga menyoroti persoalan parkir dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kerap menimbulkan kesemrawutan. Ia menegaskan akan ada penertiban parkir liar dan penataan PKL agar tidak mengganggu estetika kawasan heritage.

“Parkir tidak boleh semrawut. Ada titik-titik yang memang tidak diperbolehkan parkir dan harus dikembalikan fungsinya. Begitu juga dengan pedagang, harus tetap rapi supaya kawasan Kota Lama semakin indah,” tegasnya.

Wali Kota mengajak masyarakat Semarang untuk ikut menjaga fasilitas umum serta mendukung upaya penataan agar kawasan Sungai Semarang dan Kota Lama menjadi ruang publik yang tertib, asri, dan menarik.

“Pemerintah bisa menata, tapi keberlanjutannya ada di tangan masyarakat. Kalau kita bersama-sama merawat, maka Kota Lama akan semakin berkelas dan membanggakan,” pungkasnya.