spot_img
Beranda blog Halaman 68

Lewat Program MBG, DPR RI dan BGN Ajak Masyarakat Nganjuk Terapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi

0

NGANJUK (Pertamanews.id) – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digembleng DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) dengan bertujuan untuk menambah wawasan bagi masyarakat. Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengatasi permsalahan stunting dan malnutrisi di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Gedung Pertemuan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, Analis SDM Ahli Madya Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Yasmin Nur Ditri, dan Tokoh Masyarakat Kab. Nganjuk Salik Ma’wal Murtadlo.

Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional merupakan mitra dari Komisi IX yang akan menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis.

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ucap M Sam’ani Kurniawan.

Kemudian, Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Menu makanan dalam program ini telah disusun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi penerima manfaat,” jelas Alwin Supriyadi.

Menambahkan, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Yasmin Nur Ditri menjelaskan terkait Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan untuk mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Program MBG melibatkan pemerintah, SPPG, guru, tenaga kesehatan, orang tua, hingga petani dan UMKM lokal. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucap Yasmin Nur Ditri.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang ditujukan bagi anak-anak sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat meluruskan isu-isu yang tidak benar serta semakin memahami manfaat dari program tersebut.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.***

Pendampingan Kelurahan Permudah RT di Kota Semarang Cairkan Bantuan Rp25 Juta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Program bantuan operasional Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) per tahun dari Pemerintah Kota Semarang mendapat apresiasi dari pengurus RT yang telah berhasil melakukan pencairan.

Mereka mengaku proses berjalan lancar berkat pendampingan intensif dari pihak kelurahan dan pelayanan yang sigap dari Bank Jateng.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Wahab Syaroni, Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan. Beberapa hari lalu, ia menyelesaikan proses pencairan bantuan di Bank Jateng Capem Ngaliyan tanpa kendala berarti.

“Saya dari RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota, dana operasional RT telah cair, cair, cair. Matur nuwun,” ujarnya dengan penuh antusias, kemarin.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto, menjelaskan bahwa prosedur pencairan dilakukan secara sederhana namun terstruktur.

Setiap RT diwajibkan menyusun Rencana Belanja Bulanan (RBB) atau Surat Pengambilan Operasional RT yang disesuaikan dengan kebutuhan bulan berjalan dan mengacu pada Rencana Anggaran Penggunaan (RAP). Dokumen ini kemudian diajukan ke kelurahan untuk diverifikasi serta disetujui oleh lurah setempat.

“RBB yang telah mendapat verifikasi dan persetujuan lurah menjadi dasar pencairan di Bank. Jumlah dana yang ditarik sesuai dengan nominal yang tercantum pada RBB tersebut,” terangnya.

Pemkot Semarang menegaskan bahwa bantuan operasional ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan.

Dengan adanya dukungan kelurahan dan layanan bank yang cepat, diharapkan seluruh RT di Kota Semarang dapat memanfaatkan program ini secara optimal.

Petugas Cuci Kereta, Garda Senyap di Balik Bersihnya Armada KAI Daop 1 Jakarta

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Setiap kali penumpang melangkah masuk ke gerbong kereta yang harum, bersih, dan rapi, jarang terbayang bahwa ada sekelompok orang yang bekerja senyap di baliknya.

Di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, para petugas cuci kereta menjadi garda tak terlihat yang memastikan 290 unit armada selalu siap mengantar perjalanan dengan standar kebersihan tertinggi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa kegiatan pencucian ini merupakan bentuk nyata pemenuhan Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019.

Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui Instruksi Direksi Nomor INS.U/KB.207/VI/1/KA-2022 tentang pelaksanaan Maklumat Pelayanan.

“Pemenuhan standar ini harus dilakukan secara konsisten, tepat sasaran, efektif, dan efisien, disertai pengawasan berkelanjutan. Kami berlandaskan nilai-nilai AKHLAK dalam setiap pekerjaan, termasuk menjaga kebersihan sarana,” ujarnya, Kamis (14/8).

Pencucian kereta dilakukan secara menyeluruh, baik di bagian luar maupun dalam. Dari kabin penumpang, toilet, bordes, musholla, dapur kereta makan, hingga bodi luar, semua mendapat perlakuan detail.

Petugas memastikan setiap jendela bebas bercak, lantai bebas debu, toilet tanpa bau, gorden terpasang rapi, hingga tangki air terisi penuh dan memenuhi standar kejernihan.

Jenis kereta yang mereka tangani beragam, mulai dari kereta eksekutif, bisnis, ekonomi, kereta wisata, kereta makan, hingga kereta khusus seperti Luxury, Priority, Panoramic, Rail Clinic, dan Rail Library.

Setiap rangkaian dicuci di area stabling sebelum beroperasi, dengan mematuhi ketentuan teknis dan keselamatan kerja yang ketat.

Tenaga yang terlibat telah memiliki sertifikasi, termasuk keterampilan bekerja di ketinggian sesuai prosedur. Bahan pembersih yang digunakan dipilih khusus agar aman bagi material kereta dan tidak merusak komponen.

“Petugas cuci kereta bukan sekadar membersihkan. Mereka memberikan pengalaman setara hotel berjalan, di mana setiap detail diperhatikan,” tambah Ixfan.

Bagi KAI, kebersihan adalah citra. Bagi penumpang, kebersihan adalah kenyamanan. Dan bagi petugas cuci, ini adalah panggilan tugas.

Meski hasil kerja mereka jarang terlihat, dampaknya dirasakan ribuan penumpang setiap harinya. “Kami ingin setiap pelanggan mendapat kesan positif sejak langkah pertama memasuki kabin. Cuci kereta bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari menciptakan perjalanan terbaik,” tutupnya.

Dosen UGM Ditahan, Aspidsus Lukas Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi Kakao rp 7,4 Miliar Terus Berlanjut

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menegaskan terus mendalami pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan biji kakao fiktif di PT Pagilaran. Setelah terbaru, Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi (PUI) UGM, HU atau Hargo Utomo resmi ditahan, setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Kejati Jateng, Rabu (13/8).

“Tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka lain, jika dalam proses penyidikan ditemukan bukti yang mengarah ke pihak lain,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Dr. Lukas Alexander Sinuraya, di kantornya, Kamis (14/8). Lukas menegaskan, penyidikan belum berhenti pada tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurutnya, awalnya Dosen UGM HU hadir sebagai saksi, namun statusnya naik menjadi tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-6617/M.3/Fd.2/08/2025 yang diterbitkan di hari yang sama.

Penahanan HU dilakukan selama 20 hari di Lapas Kelas I Semarang, merujuk pada Surat Perintah Penyidikan Nomor 03/M.3/Fd.2/01/2025 tertanggal 4 Februari 2025.

Kasus ini bermula dari temuan tim Pidana Khusus Kejati Jateng terkait proyek Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) di Batang, Jawa Tengah, tahun 2019. PT Pagilaran, perusahaan dengan 99% saham dimiliki UGM mengajukan pembayaran Rp7,4 miliar untuk pembelian biji kakao.

Namun, pengadaan tersebut diduga fiktif karena tidak ada pengiriman barang. HU disebut menyetujui pencairan dana tanpa melakukan verifikasi memadai.

Sebelum HU, 8 Mei lalu, penyidik telah menetapkan dan menahan RG, mantan Direktur Utama PT Pagilaran, dan HY, Kasubdit Inkubasi PUI UGM, sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, HU dijerat Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, disertai denda sesuai ketentuan undang-undang.

Sementara itu, pihak UGM melalui juru bicara Dr. I Made Andi Arsana menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan. UGM juga berkomitmen memperbaiki tata kelola dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan unit usaha, termasuk industri teh dan cokelat, agar kasus serupa tidak terulang.

Hari Pramuka ke-64, Ferry Wawan Cahyono Ajak Perluas Pembinaan hingga Pelosok Desa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan moral yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64 yang jatuh setiap 14 Agustus. Mengutip laman Kwartir Nasional, peringatan tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.

“Generasi muda saat ini hidup di era banjir informasi, godaan instan, dan arus budaya global yang cepat. Pramuka hadir untuk menanamkan pondasi karakter yang kuat, agar mereka tidak kehilangan arah dan mampu menjadi pribadi yang tangguh,” ujar Ferry di Kota Semarang, Kamis (14/8).

Menurutnya, Pramuka bukan sekadar identik dengan seragam cokelat atau kegiatan perkemahan, melainkan wadah pembinaan yang mengajarkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, kepedulian sosial, dan cinta tanah air.

Ferry yang juga Ketua Ormas MKGR Jawa Tengah, juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam memperluas jangkauan kegiatan Pramuka hingga pelosok desa.

“Kalau pembinaan hanya terpusat di kota besar, potensi anak-anak di desa bisa terabaikan. Padahal, kepemimpinan dan kreativitas bisa lahir dari mana saja,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari anggota DPRD, pejabat publik, hingga tokoh masyarakat, untuk meneladani prinsip-prinsip dasar Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

“Integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian bukan hanya milik anggota Pramuka. Nilai-nilai itu harus menjadi panduan para pemimpin, terutama di tengah tantangan politik dan sosial saat ini,” katanya.

Bagi Ferry, peringatan Hari Pramuka seharusnya tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menguatkan komitmen membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara moral.

“Pramuka adalah benteng karakter. Jika generasi muda kita kuat secara mental dan moral, maka masa depan Jawa Tengah dan Indonesia akan lebih kokoh,” pungkasnya.

Kasus Dugaan Korupsi Biji Kakao Rp7,4 Miliar, Kejati Jateng Tahan Pejabat Universitas Gadjah Mada

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Kembali menetapkan Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi pada Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi Universitas Gadjah Mada (UGM), berinisial HU atau Hargo Utomo sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan biji kakao untuk Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) UGM tahun 2019.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Jateng Nomor 03/M.3/Fd.2/01/2025 tanggal 4 Februari 2025 jo Surat Penetapan Tersangka Nomor B-6617/M.3/Fd.2/08/2025 tanggal 13 Agustus 2025.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Dr. Lukas Alexander Sinuraya menjelaskan, perkara ini berawal pada 2019 ketika PT Pagilaran mengajukan pencairan dana kontrak pengadaan biji kakao ke PUI CTLI UGM.

Permohonan pencairan tersebut disertai dokumen yang tidak benar, sementara biji kakao yang menjadi objek pengadaan tidak pernah dikirim ke CTLI UGM.

“Tanpa melakukan pengecekan terhadap dokumen dan keberadaan barang, tersangka H.U. menyetujui serta memproses Surat Perintah Pembayaran tertanggal 23 Desember 2019 dengan nilai sebesar Rp7,4 miliar,” ujar Lukas di Semarang, Rabu (13/8).

Atas perbuatannya, penyidik menjerat H.U. dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain menetapkan tersangka, penyidik juga langsung melakukan penahanan terhadap H.U. di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang selama 20 hari, terhitung mulai 13 Agustus hingga 1 September 2025, sesuai Surat Perintah Penahanan Nomor PRIN-1190/M.3/Fd.2/08/2025.

“Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dan memastikan kerugian negara dapat dipulihkan,” tegas Lukas.

Kejati Jateng menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai hukum, sebagai bentuk penegakan integritas dalam pengelolaan keuangan negara.

IFMAC WOODMAC 2025 Siap Jadi Gerbang Transformasi Industri Furniture Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pelaku industri furniture dan perkayuan di Indonesia didorong untuk berani mengadopsi teknologi modern guna memperbesar skala bisnis sekaligus memperkuat daya saing di pasar global.

Dorongan itu disampaikan Ketua Umum Indonesia Furniture & Craft Promotion Forum (IFPF), Erie Sasmito, dalam seminar bertajuk “WOODWORKING TRANSFORMATIONS: More Machinery, Beyond Furniture Production in Indonesia” yang digelar di Hotel Khas Semarang, Rabu (13/8).

Menurut Erie, teknologi menjadi kunci untuk menjawab cepatnya perubahan permintaan pasar sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

“Pemanfaatan teknologi adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing produk Indonesia. Dengan teknologi terbaru, akan lebih mudah mengikuti permintaan pasar yang cepat,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Indonesian Sawmill and Woodworking Association (ISWA), Choiril Muchtar. Ia menilai potensi industri kayu Indonesia masih terbuka lebar, namun baru tereksploitasi sekitar 24 persen.

“Dengan mesin dan teknologi terbaru, pelaku industri bisa menekan biaya bahan baku yang mencapai 40–60 persen dari total produksi, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas produk,” jelasnya.

Salah satu pintu untuk mengakses teknologi mutakhir itu adalah pameran IFMAC WOODMAC 2025, yang akan berlangsung pada 24–27 September di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Memasuki penyelenggaraan ke-12, pameran ini menghadirkan lebih dari 350 peserta internasional, mulai dari produsen mesin presisi, teknologi produksi, bahan baku, hingga software industri furniture.

Pengunjung dapat langsung melihat inovasi mesin, solusi otomasi, serta teknologi yang mampu memangkas biaya produksi sekaligus menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Project Director IFMAC WOODMAC, Cloudinia J. Dieter, menegaskan pameran ini dirancang sebagai jawaban atas tantangan produktivitas dan persaingan global.

“Para pelaku industri bisa melihat teknologi terbaru sekaligus membangun jaringan dan kerja sama bisnis,” tuturnya.

Cloudinia menambahkan, dalam satu kunjungan, pengunjung bisa mengakses ragam inovasi, mulai dari mesin presisi, otomasi perakitan, hingga software desain dan produksi.

Dengan kapasitas yang terus berkembang, IFMAC WOODMAC 2025 diproyeksikan menjadi platform strategis bagi pelaku industri untuk mengadopsi teknologi terkini, menggenjot efisiensi, memperluas jejaring, dan mengokohkan posisi Indonesia di kancah industri furniture dan perkayuan dunia.

Langkah Baru Pemasyarakatan, Kabupaten Semarang Siap Jalankan Pidana Kerja Sosial

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang menyelenggarakan kegiatan penandatanganan nota kesepakatan dengan pemerintah Kabupaten Semarang, Selasa (12/8)

Bertempat di Tempat Wisata Pesona Garda, Kepala Bapas Kelas I Semarang Totok Budiyanto bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha menandatangani nota kesepakatan terkait penunjukan Lokasi dan tempat pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan Masyarakat bagi Anak di wilayah Kabupaten Semarang.

Hal ini sebagai wujud komitmen Bapas Kelas I Semarang dan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mempersiapkan pelaksanaan pidana kerja sosial.

Kepala Bapas Kelas I Semarang dalam keterangannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pagi ini dilaksanakan sebagai bentuk efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi serta sinergitas antara Bapas Kelas I Semarang dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.

Selain pelaksanaan Gerakan Nasional Aksi Sosial Pemasyarakatan melalui “Klien Balai Pemasyarakatan Peduli”, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan dengan pemerintah Kabupaten Semarang serta kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati HUT RI Ke-80.

Ngesti Nugraha berharap kerjasama antara Bapas Kelas I Semarang dan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk terus dilaksanakan, sehingga dapat bermanfaat untuk Masyarakat khususnya Kabupaten Semarang.

Ngesti Nugraha juga mengapresiasi kegiatan Gerakan Nasional Aksi Sosial Pemasyarakatan melalui “Klien Balai Pemasyarakatan Peduli” yang telah dilaksanakan di Tempat Wisata Pesona Garda.

Selain dapat memberikan edukasi kepada Masyarakat, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan juga bermanfaat bagi warga Dawung yang membutuhkan.

Ngesti juga menyampaikan ucapan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan di Tempat Wisata Pesona Garda.

“Dengan pelaksanaan kegiatan disini, dapat memperkenalkan maupun mempromosikan Tempat Wisata Pesona Garda yang ada di Dusung Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.” terang Ngesti Nugraha.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Muhammad Susani yang hadir dalam kegiatan tersebut turut mengapresiasi upaya Bapas Kelas I Semarang yang terus menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan pidana kerja sosial.

Menurut Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan berlaku pada 2 Januari 2025, Pidana kerja sosial merupakan salah satu jenis pidana pokok yang dapat dijatuhkan oleh hakim sebagai pidana alternatif.

Pidana kerja sosial ditujukan sebagai alternatif dari pidana penjara jangka pendek, terutama untuk tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara kurang dari 5 tahun.

Tujuan pidana kerja sosial adalah untuk memberikan pembinaan kepada pelaku kejahatan, melindungi masyarakat dari kejahatan, dan menyeimbangkan kembali tatanan sosial.

Sido Muncul Serahkan Rp 200 Juta ke Yayasan Sinar Pelangi untuk Penyandang Disabilitas

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan senilai Rp 200 juta kepada Yayasan Sinar Pelangi, Jatibening, Bekasi Jumat (7/8).

Bantuan tersebut ditujukan bagi 100 penyandang disabilitas fisik yang berada di bawah naungan yayasan tersebut.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh International Business Development Manager Sido Muncul, Marco Jonathan Hidayat, kepada Pendiri dan Pimpinan Yayasan Sinar Pelangi, Sr. André Lemmers, FCJM.

“Anak-anak di sini sangat kuat dan pantang menyerah. Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi mereka untuk terus maju,” ujar Marco.

Terpisah, Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, menyampaikan, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan cinta kasih perusahaan terhadap anak-anak yang kurang beruntung.

“Yang penting jangan putus asa, karena selalu ada orang yang siap membantu dan mendukung,” ujarnya.

Irwan juga menegaskan bahwa Sido Muncul memiliki berbagai program sosial, termasuk operasi katarak, operasi bibir sumbing gratis, bantuan untuk anak-anak stunting, kaum dhuafa, dan anak yatim.

Suster André Lemmers mengapresiasi donasi yang diberikan dan menyebutkan bahwa bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi penghuni yayasan.

Hal senada disampaikan oleh pengurus Yayasan Sinar Pelangi, Sr. Atanasia Manihuruk, FCJM, yang mengaku bangga dan terharu atas dukungan Sido Muncul, seraya mendoakan kesuksesan perusahaan.

Ini merupakan kali kedua Sido Muncul membantu Yayasan Sinar Pelangi.

Sebelumnya, pada September 2022, perusahaan juga memberikan bantuan di lokasi yang sama.

Selain mendukung yayasan ini, Sido Muncul terus konsisten melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk penanggulangan gangguan penglihatan akibat katarak, operasi bibir sumbing gratis, dan pemberian bantuan untuk anak-anak penderita stunting.

JNE Kembali Buktikan Kualitas, Raih Dua Penghargaan di Ajang PR Summit 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan di ajang 6th Indonesia Public Relations Summit 2025 yang mengusung tema “Collaboration for Reputation”.

Acara bergengsi yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media bersama Axia Research di Auditorium Kementerian Pariwisata menjadi saksi atas pengakuan publik terhadap kinerja JNE di bidang kehumasan.

JNE berhasil meraih PR Popular Companies Awards 2025, yang menegaskan tingginya popularitas JNE di mata publik berkat konsistensi dalam komunikasi korporat dan kedekatan dengan pelanggan, serta PR Persons Awards 2025 yang dianugerahkan kepada Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE, atas kontribusinya yang luar biasa dalam membangun reputasi positif perusahaan melalui strategi komunikasi yang inovatif, humanis, dan berdampak luas.

Indonesia Public Relations Summit 2025 merupakan sebuah wadah yang melibatkan para praktisi humas di Indonesia. Dengan tema “Collaboration for Reputation”, acara ini mengangkat wawasan penting mengenai strategi komunikasi, cara mengatasi krisis, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Popular PR Companies Awards 2025 merupakan penghargaan yang diberikan berdasarkan penilaian terhadap tiga aspek utama, yaitu Exposure (tingkat keterkenalan di kalangan media dan publik), Influence (kemampuan membentuk opini dan pemikiran publik), dan Creativity (pendekatan yang dinamis dan kreatif dalam menjalankan komunikasi institusi).

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Bram S. Putro selaku Founder & CEO The Iconomics bersama Alex Mulya, selaku Director of Research & Brand Startegy The Iconomics kepada perwakilan JNE Noval Lisiadi selaku Media Communication JNE.

Eri Palgunadi mengucapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan bergengsi yang diberikan kepada JNE.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras manajemen JNE dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.” ujar Eri.

Eri menambahkan, penghargaan ini juga menjadi bukti nyata bahwa strategi komunikasi yang JNE jalankan berjalan efektif.

“Kami selalu berusaha untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai perusahaan logistik, tetapi juga sebagai mitra yang dapat diandalkan dan berkontribusi positif. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan konsistensi JNE dalam menerapkan nilai-nilai ‘Connecting Happiness’ melalui setiap layanannya. Dengan penghargaan ini, JNE semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi seluruh pelanggan dan masyarakat Indonesia.”