spot_img
Beranda blog Halaman 72

Pejabat Utama Kejati Jateng Jadi Petugas Upacara HUT RI-80

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ada pemandangan tak biasa di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, Minggu (17/8). Derap langkah tegap, suara komando lantang, dan sikap sempurna para petugas upacara justru datang dari jajaran pejabat tinggi kejaksaan sendiri.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kejati Jateng menghadirkan suasana berbeda. Seluruh perangkat upacara bukan lagi dari kalangan staf atau Kepala Seksi (Kasi), melainkan langsung diisi para Pejabat Utama.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng, Dr. Hendro Dewanto, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Kolonel Laut (KH) Muhammad Yunus, SH, Asisten Pidana Militer (Aspidmil), menjadi perwira upacara.

Barisan komando dipimpin Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus)dan Pembaca Pembukaan UUD 1945 Freddy D. Simanjuntak, SH, MH, Asisten Intelijen (Asintel). Bahkan, pembawa acara adalah Dr. Setyowati, SH, MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun).

Di tengah teriknya matahari pagi, sorak-sorai tak terdengar, yang ada hanyalah keheningan penuh wibawa saat Aspidsus Lukas Alexander melangkah mantap ke depan barisan.

Bukan sekadar jaksa senior yang akrab dengan kasus-kasus besar dan rumit, pagi itu ia berdiri sebagai Komandan Upacara, memberi komando dengan suara tegas, menggetarkan setiap telinga yang mendengar.

Barisan pun serentak bergerak mengikuti arahannya, seolah menegaskan bahwa disiplin dan kepemimpinan adalah dua hal yang tak bisa ditawar dalam menjaga marwah institusi.

Ada simbol kuat di balik langkahnya, seorang pemimpin hukum yang biasanya duduk di kursi penyidikan, kini berdiri tegak di lapangan upacara, memimpin barisan dengan sikap militeristik yang tak kalah berwibawa dari prajurit.

Inilah wajah lain Kejati Jateng yang ingin ditunjukkan bahwa integritas, keberanian, dan ketegasan tidak hanya tertulis di dalam dokumen atau ruang sidang, tetapi juga dihidupkan dengan sikap nyata.

Dari sorot mata dan lantang komandonya, tersampaikan pesan sederhana namun provokatif, jika para penegak hukum mampu berbaris rapi untuk merah putih, maka mereka juga mampu berbaris tegak melawan segala bentuk ketidakadilan.

Mereka yang sehari-hari berkutat dengan berkas perkara, ruang sidang, hingga ruang rapat penuh strategi, pagi itu tampil sebagai petugas upacara.

Sikap gagah mereka saat mengibarkan bendera, membaca teks proklamasi, hingga mengumandangkan doa kemerdekaan, menyulut rasa haru para peserta.

Kajati Hendro mengatakan, upacara hari ini adalah teladan yang hidup,dan menunjukkan bahwa keteladanan itu tidak bisa hanya lahir dari instruksi, tetapi dari tindakan nyata.

Seorang pemimpin tidak boleh bersembunyi di balik jabatannya, ia harus berani berdiri di barisan depan, mengibarkan bendera, membaca naskah, bahkan memimpin doa, itulah makna kepemimpinan sejati.

Menurutnya, Integritas adalah ketika ucapan dan perbuatan menyatu dalam satu kata. Upacara ini adalah refleksi, bahwa pejabat negara harus hadir tidak hanya dengan kebijakan, tetapi juga dengan keteladanan.

“ Jawa Tengah itu punya tagline Jaksa Guyub dan guyub itu harus dimulai dari pemimpin. Seorang leader harus berani memberi contoh kepada anak buahnya. Kami ingin memberi teladan bahwa kemerdekaan adalah amanat, dan semua pejabat punya kewajiban moral untuk menegakkannya,” tegas Hendro Dewanto usai upacara.

Simbol Kebersamaan dan Teladan

Suasana khidmat semakin terasa ketika Asintel Freddy Simanjuntak, membacakan Pembukaan UUD 1945 dengan suara mantap. Lalu, Aswas Gatot Guno Sembodo mengucapkan Tri Krama Adhyaksa, janji moral kejaksaan. Disusul Kabag TU Deddy Agus Oktavianto yang membacakan Trapsila Adhyaksa Berakhlak, sembari para peserta menundukkan kepala penuh khidmat.

Puncak momen hadir saat bendera Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang. Tiga pengibar bendera yakni Satriyo Wibowo, Sandhy Handika dan Ashari Kurniawan, dengan langkah pasti melaksanakan tugas pengibaran.

Detik-detik itu membuat suasana seolah berhenti. Semua mata menatap ke atas, mengikuti kain merah-putih yang berkibar anggun, diiringi gema lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Keterlibatan pejabat tinggi sebagai petugas upacara jelas bukan hal lazim. Namun, justru di situlah pesan kuat tersampaikan, jabatan bukan alasan untuk sekadar memberi perintah dari belakang, melainkan teladan yang ditunjukkan dari barisan depan.

Sementara itu, Aspidsus Lukas mengatakan, sesuai perintah dan arahan Kajati, bahwa kita memang sebagai senior pun harus bisa mengayomi, menjiwai, jiwa nasionalisme dan rasa kemerdekaan itu sendiri.

Bagi banyak peserta, momen ini terasa menggugah. “Kami bangga melihat para pimpinan tidak hanya memimpin dengan kata-kata, tetapi juga memberi contoh nyata dalam upacara sakral kemerdekaan,” ungkap salah seorang jaksa muda yang hadir.

Upacara ini menjadi cermin bahwa semangat kemerdekaan tak boleh berhenti pada generasi 1945. Justru di era modern, di tengah derasnya arus digitalisasi dan kompleksitas tantangan hukum, semangat persatuan dan pengorbanan harus dihidupkan kembali—bahkan dari lembaga penegak hukum.

“Kemerdekaan adalah hasil darah dan air mata. Tugas kita sekarang menjaga nilai-nilainya yakni, kejujuran, keberanian, dan integritas. Itu sebabnya kami hadir langsung sebagai petugas, agar api nasionalisme tak pernah padam,” tegas Kajati Hendro.

Pagi itu, halaman Kejati Jateng bukan hanya menjadi tempat upacara, melainkan panggung kebersamaan, refleksi, dan inspirasi.

Dari Semarang, pesan moral dikibarkan bersama Sang Saka, bahwa kemerdekaan adalah kerja bersama, dan semua pejabat negara adalah prajurit dalam menjaga martabat bangsa.

Imigrasi Wonosobo Gencar Sosialisasi, Tekan TPPO dan TPPM di Purworejo

0

PURWOREJO (Pertamanews.id) – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar sosialisasi krusial mengenai pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di Kabupaten Purworejo.

Acara yang diselenggarakan di Rumah Makan Ayam Bakar Bambu Kuning pada hari ini menyoroti pentingnya sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat dalam memerangi kejahatan kemanusiaan ini.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Imam Bahri. Dalam sambutannya, beliau menekankan komitmen Imigrasi Wonosobo untuk proaktif dalam upaya pencegahan TPPO dan TPPM, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi kantong pekerja migran.

” Kabupaten Purworejo memiliki potensi pergerakan orang yang cukup tinggi sehingga menuntut kewaspadaan kita semua agar tidak ada warga yang menjadi korban atau bahkan terlibat dalam jaringan pelaku. Melalui peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) dan program Desa Binaan Imigrasi, kami berkomitmen membina, memberikan edukasi, dan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi kerentanan warga terhadap TPPO dan TPPM,” ujar Imam Bahri.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya. Dr. Sukmo Widi Harwanto, S.H., M.M., Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disperinakertrans) Kabupaten Purworejo, memaparkan mengenai prosedur penempatan pekerja migran yang aman dan legal. Beliau mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja di luar negeri dengan gaji tinggi tanpa melalui jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami mengingatkan kepada semua pihak agar lebih teliti lagi menerima tawaran bekerja di luar negeri. Bagi perempuan dan anak-anak, jangan sampai menjadi korban, baik fisik maupun psikis, akibat praktik TPPO maupun eksploitasi,” tegas Sukmo.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kasi Inteldakim) Kantor Imigrasi Wonosobo, Suwandono, memberikan materi mengenai modus-modus operandi yang sering digunakan oleh para pelaku TPPO dan TPPM. Beliau juga menjelaskan peran penting keimigrasian dalam melakukan pengawasan dan penindakan, termasuk pengetatan proses permohonan paspor bagi calon pekerja migran yang terindikasi akan bekerja secara non-prosedural.

“Salah satu modus TPPO dan TPPM adalah memanfaatkan rendahnya kesadaran dari korban. Untuk itu, perangkat desa perlu membantu screening warganya agar terhindar dari praktik non-prosedural yang dapat merugikan mereka,” kata Suwandono.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Kabupaten Purworejo mengenai bahaya TPPO dan TPPM, serta mendorong mereka untuk lebih proaktif dalam melindungi diri dan lingkungannya dari ancaman kejahatan tersebut.

Udinus Resmi Jadi Tuan Rumah Taekwondo Pomnas XIX Jateng 2025, Siap Sambut Atlet dari Seluruh Nusantara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dengan fasilitas yang mumpuni, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Jawa Tengah (Jateng) 2025 untuk cabang olahraga (cabor) Taekwondo.

Penunjukan ini secara resmi disampaikan oleh Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI).

Pomnas merupakan kompetisi yang mempertemukan atlet perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, yang telah terdaftar oleh Pengurus Provinsi BAPOMI.

Para atlet akan unjuk ketangkasan mereka di bidang taekwondo pada Minggu–Selasa, 21–23 September 2025. Perlombaan dengan sistem pertandingan Single Elimination ini akan berlangsung di GOR Udinus Satria Sport Center (USSC), yang berlokasi di Jl. Satria Raya, Plombokan, Semarang Utara, Kota Semarang, Jateng.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Kusni Ingsih, M.M., menjelaskan bahwa penunjukan Udinus tidak hanya karena fasilitas GOR yang sesuai standar, melainkan juga karena ikut andil langsung dalam menjalankan rangkaian kegiatan Taekwondo Pomnas XIX 2025.

Mahasiswa Udinus yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Udinus juga terlibat sebagai Liaison Officer (LO) wasit maupun tim.

Prof. Kusni menambahkan, sebelum ini Udinus juga telah terbukti mampu menjadi tuan rumah pelaksanaan Popda Jateng 2025 untuk cabor yang sama.

Hal ini menunjukkan kapabilitas fasilitas olahraga yang ada di Udinus, serta komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga nasional.

“Udinus ikut terlibat bersama PB Pomnas XIX 2025 dan BAPOMI Pusat dalam menentukan juri, wasit hingga perlengkapan yang digunakan. Perlengkapan ini meliputi Protector Scoring System (PSS) KPNP, body protector, dan head guard yang sudah sesuai dengan standar,” terangnya.

Pada Pomnas putaran ke-19 ini, terdapat beberapa kelas dan nomor pertandingan untuk Kyorugi dan Poomsae.

Kedua kategori itu dibagi lagi menjadi kelas putra dan kelas putri. Secara rinci, ada 8 kelas kyorugi putra yaitu U-54, U-58, U-63, U-68, U-74, U-80, U-87, O-87, sedangkan untuk 8 kelas kyorugi putri yaitu U-46, U-49, U-53, U-57, U-62, U-67, U-73, O-73.

Sementara untuk kategori Poomsae terdapat individu putra dan putri.

Para atlet dari seluruh penjuru Indonesia akan bertanding dengan aturan World Taekwondo Competition Rules dengan format Best of Three.

Menanggapi hal ini, Rektor Udinus, Prof. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., berharap rangkaian kegiatan Pomnas dapat berjalan dengan lancar.

Para atlet diimbau untuk menjunjung sportivitas, dan bersaing untuk mengharumkan nama daerah masing-masing.

“Kesanggupan ini sekaligus menjadi komitmen nyata bagi Udinus dalam mendukung kiprah atlet taekwondo dari seluruh Indonesia. Dukungan khusus juga akan kami berikan kepada para atlet Udinus yang ikut bertanding pada kejuaraan bergengsi ini,” pungkasnya.

Long Weekend Momen HUT ke-80 RI, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 123.508 Ribu Tempat Duduk

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut momen libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), KAI Daop 4 Semarang menyediakan sebanyak 123.508 tempat duduk kereta api pada periode Jumat hingga Senin (15-18/8).

Jumlah tersebut terdiri dari KA jarak jauh sebanyak 106.080 tempat duduk dan KA lokal sebanyak 17.428 tempat duduk.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api per hari yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang, dengan tujuan ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Surabaya, Purwokerto, Tegal, Solo, Madiun, Jember hingga Banyuwangi.

Selain KA keberangkatan, sebanyak 42 perjalanan KA juga melintas di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga total terdapat 95 perjalanan KA penumpang per hari selama periode libur panjang tersebut.

“KAI Daop 4 Semarang menyiapkan total 123.508 tempat duduk KA jarak jauh dan lokal untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang akan bepergian pada momen libur panjang HUT ke-80 RI. Kami memastikan layanan perjalanan berjalan optimal agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Franoto.

Untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 RI, KAI Daop 4 juga memberikan promo tiket KA bertajuk “Promo Merdeka” yang periode penjualannya dilakukan mulai tanggal 12-17 Agustus 2025. Dalam promo tersebut pelanggan bisa membeli tiket KA komersial dengan hanya membayar 80% dari harga normal untuk keberangkatan khusus pada tanggal 17 Agustus 2025 selama kuota masih ada.

Promo Merdeka berlaku untuk berbagai perjalanan kereta api komersial di Pulau Jawa dan Sumatera. Kemudian promo juga tidak berlaku bagi kereta Luxury, Suite Class Compartment, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.

Hingga Jumat (15/8) siang pukul 11.00 WIB, sebanyak 28.314 tiket KA jarak jauh telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 27 persen. Kemudian untuk KA lokal telah terjual sebanyak 7.377 tiket dengan tingkat okupansi mencapai 42 persen.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanannya dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal-kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 Semarang juga mencatat volume naik dan turun penumpang KA pada Jumat (15/8) ini yang cukup berimbang. Terdapat volume keberakatan sebanyak 15.708 penumpang KA dari seluruh stasiun Daop 4 Semarang pada hari ini, Jumat (15/8). Kemudian untuk volume kedatangan terdapat sebanyak 16.312 penumpang.

Adapun 6 stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada Jumat (15/8) per pukul 11.00 WIB ini yaitu Stasiun Semarang Tawang dengan 17.312 penumpang, Semarang Poncol sebanyak 15.136 penumpang, Tegal dengan 6.779 penumpang, Pekalongan dengan 4.913 penumpang, Ngrombo 2.687 penumpang, dan Cepu dengan 2.489 penumpang.

Sedangkan 5 stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada Jumat (15/8) ini yaitu Stasiun Semarang Tawang dengan 18.723 penumpang, Semarang Poncol sebanyak 14.891 penumpang, Tegal dengan 7.430 penumpang, Pekalongan dengan 5.406 penumpang, Ngrombo 3.013 penumpang, dan Cepu dengan 2.961 penumpang.

Dari Balap Karung hingga Panjat Pinang, Pesta Rakyat Padma 2025 Jadi Magnet Pengunjung

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Padma Hotels dengan bangga mempersembahkan kembali Pesta Rakyat Padma, perayaan “Tujuh Belasan” yang memadukan kehangatan suasana pasar bak di pedesaan umum dengan sentuhan modern di empat destinasi istimewa—Legian, Ubud, Semarang, dan Karawang (sementara Bandung tengah dalam proses transformasi).

Selama dua hari penuh semangat, para tamu akan dimanjakan oleh ragam pengalaman: dari pasar kuliner beraneka ragam, lokakarya interaktif yang mengasah kreativitas, lomba rakyat yang menghadirkan keceriaan, hingga pertunjukan budaya yang memukau.

Semua dirancang untuk mempererat ikatan kebersamaan dan merayakan kekayaan warisan budaya Indonesia.

Menghidupkan Tradisi dalam Setiap Sudut

Pesta Rakyat Padma bukan sekadar acara perayaan: ini adalah perwujudan identitas budaya Indonesia dan semangat gotong-royong.

Tiap properti Padma mengangkat kekayaan lokal—mulai cita rasa khas daerah hingga kearifan tradisi—menyulap area resor menjadi pasar desa penuh keceriaan dan kompetisi hangat.

Dengan menggabungkan tradisi otentik dan keramahan modern, Pesta Rakyat Padma mengajak tamu berperan dalam keberlanjutan warisan budaya, mencipta kenangan yang menghormati keragaman nusantara.

Padma Resort Legian | Sabtu & Minggu, 16-17 Agustus 2025

Nikmati suasana laut dan pasar desa dengan Flavours of The Archipelago pada Sabtu malam, menghadirkan sajian terbaik dari seluruh penjuru tanah air.

Di Minggu siang, nikmati Padurasa Tea Time yang menampilkan kue tradisional otentik. Sela keseruan kuliner dengan lomba Tiup Gelas, Sumpit Dalam Botol, Makan Kerupuk, Balap Kelereng, dan Gantung Keranjang untuk menambah keceriaan hari Anda.

Padma Resort Ubud | Minggu, 17 Agustus 2025

Di lereng hijau Payangan, Pool Lawn menjelma menjadi wahana sore yang semarak, lengkap dengan bazar seni dan kerajinan tradisional.

Di sini, tamu dapat menemukan kanvas lukisan tangan, boneka anyaman, serta produk spa eksklusif untuk membawa pulang ketenangan khas Bali.

Keseruan dimulai dengan Lomba Makan Kerupuk, dilanjutkan adu ketangkasan di Lomba Kelereng dan Lomba Tiup Bola.

Nikmati pula Lomba Twerk Pong, di mana gelak tawa dan semangat persaingan menyatu dalam suasana Ubud nan asri.

Padma Hotel Semarang | Sabtu & Minggu, 16-17 Agustus 2025

Terletak di puncak bukit yang mempesona, Padma Hotel Semarang mengundang Anda merayakan keceriaan “Tujuh Belasan” dengan kombinasi kreativitas dan nostalgia.

Awali hari dengan Batik Workshop, untuk mempelajari teknik yang ciptakan keindahan motif batik.

Lanjutkan dengan adu kecepatan dan keseimbangan di lomba Makan Kerupuk, Balap Kelereng, dan Pensil Dalam Botol.

Saat senja tiba, duduk santai di halaman sambil menikmati Outdoor Movie Screening di bawah langit berbintang.

Resinda Hotel Karawang | Sabtu & Minggu, 16-17 Agustus 2025

Di tengah kota industri Karawang, Emerald Garden berubah menjadi panggung keceriaan keluarga dan kekayaan budaya.

Mulai dengan mewarnai Wayang Karton, lalu nikmati Pertunjukan Wayang yang memukau di bawah langit terbuka.

Rasakan semangat persaingan seru lewat lomba Makan Kerupuk, Pensil dalam Botol, Tarik Tambang, dan Koin dalam Pepaya, berpadu dalam tawa, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan.

Sebuah Perayaan Penuh Makna “Pesta Rakyat Padma adalah wujud hidup dari identitas kami sebagai merek Indonesia, berkomitmen dalam melestarikan dan membagikan warisan budaya,” ujar Adrian Figo Prayitno, Corporate Marketing & Communications Manager Padma Hotels.

“Lewat pasar desa di Legian, bazar kerajinan di Ubud, lokakarya batik di puncak Semarang, dan pertunjukan wayang yang memikat di Karawang, kami mengajak setiap tamu merasakan tradisi yang mengalir dalam nadi bangsa, dengan harapan bahwa festival ini dapat menjembatani generasi dan membawa semangat Nusantara ke panggung dunia.”

Padma Hotels mengundang Anda untuk bernostalgia, menikmati kekayaan cita rasanusantara, dan merayakan indahnya kebersamaan di Pesta Rakyat Padma 2025.

Informasi lengkap jadwal, pendaftaran, dan paket eksklusif tersedia di PadmaHotels.com atau hubungi properti Padma favorit Anda.

Access by KAI Catat 14,94 Juta Transaksi Tiket, Jadi Kanal Penjualan Utama KAI Januari–Juli 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat transformasi digital melalui berbagai inovasi produk dan layanan.

Salah satu wujud nyatanya terlihat dari kinerja aplikasi Access by KAI yang menjadi kanal penjualan tiket terbesar sepanjang Januari–Juli 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa selama periode tersebut, 72,47% dari total transaksi penjualan KAI secara global dilakukan melalui Access by KAI, atau setara 14.940.840 pembelian tiket kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI.

Selain penjualan tiket KA, aplikasi ini juga memfasilitasi berbagai layanan transportasi dan produk penunjang milik KAI Group, antara lain:

  • Railfood (KAI Services): 564.890 transaksi
  • KA Bandara: 1.169.893 transaksi
  • Commuter Line Basoetta (KAI Commuter): 353.922 transaksi
  • Commuter Line: 376.317 transaksi
  • KA Lokal (KAI Commuter): 21.216.298 transaksi
  • LRT Jabodebek: 59.097 transaksi

Franoto melanjutkan bahwa keberhasilan Access by KAI menjadi kanal penjualan utama tidak terlepas dari upaya KAI memadukan teknologi, jaringan, dan inovasi layanan.

“Transformasi digital adalah strategi KAI untuk memperluas akses pelanggan, mempercepat proses, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Access by KAI membuktikan bahwa inovasi mampu mengubah cara orang berinteraksi dengan layanan kereta api,” ujar Franoto.

KAI juga terus melakukan pengembangan jaringan dan infrastruktur serta inovasi produk layanan misalnya dengan menghadirkan Panoramic Train, Female Seat Map, Compartement Suite Train, modifikasi kursi Ekonomi dan pengadaan baru secara bertahap 612 kereta stainless steel new Generation, serta New Experience Resto on Train.

Selain itu, berbagai terobosan dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, seperti percepatan waktu tempuh (travel time acceleration), informasi jejak karbon tiket (ticket carbon footprint), hingga drinking water station di stasiun.

“Setiap masukan dari pelanggan yang kami terima melalui kanal digital menjadi inspirasi berharga untuk terus berbenah. Banyak perubahan yang hadir hari ini berawal dari suara yang pelanggan sampaikan langsung kepada kami,” tutup Franoto.

Meriahkan 17 Agustus, ARTOTEL Wanderlust Hadirkan Nuansa Merah Putih Penuh Kreativitas

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia, di bulan Agustus Artotel Group melalui program loyalitas Artotel Wanderlust menghadirkan kampanye program “Waktu Indonesia Semarak” yang mengajak para tamu hotel untuk bisa merasakan kemeriahan kemerdekaan Indonesia di setiap destinasi hotel dengan brand ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, dan ROOMS INC.

Kampanye “Waktu Indonesia Semarak” ini menghadirkan pengalaman lengkap dan seru untuk para tamu mulai dari menginap, bersantap, berbelanja, hingga mengikuti kegiatan khas perayaan kemerdekaan Indonesia di hotel.

Tentunya, setiap kegiatan disesuaikan kembali dengan kebudayaan dari masing masing destinasi dimana hotel tersebut berada agar tamu bisa merasakan kearifan budaya lokal dari kegiatan yang diselenggarakan dari masing-masing hotel.

Melalui kampanye ini, member Artotel Wanderlust dapat menikmati berbagai keuntungan eksklusif dan menarik, antara lain:

  • Semarak Tamasya, merupakan penawaran menginap dengan diskon 20% ditambah dengan tambahan keuntungan double points yang berlaku di sepanjang bulan Agustus.
  • Semarak Santap, merupakan program F&B yang terinspirasi dari menu makanan dan minuman kesukaan dari bapak proklamator Indonesia yang juga sebagai presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
  • Semarak Acara, merupakan kegiatan acara seru dan menarik khas Kemerdekaan Indonesia, mulai dari musik, olahraga, lomba permainan tradisional, dan lain-lain yang dapat diikuti para tamu hotel.
  • Semarak Belanja, merupakan program merchandise Artotel Goods yang berkolaborasi dengan seniman Indonesia, Emte untuk menghadirkan ragam wearable arts bertema Gaya Nusantara, seperti kaos, notes book, dll.
  • Semarak Santap yang merupakan program F&B dimana para tamu dapat menikmati serangkaian menu-menu makanan dan minuman kesukaan Ir. Soekarno. Untuk di ARTOTEL Yogyakarta, berikut beberapa sajian yang dapat dinikmati:

Nasi Goreng Rawon, IDR 60.000
Grill Salmon Rawon Sauce, IDR 135.000
Banana Skewer, IDR 50.000
Spice Pletok, IDR 60.000

Kemeriahan juga semakin terasa dengan program Waktu Indonesia Semarak Puncak Acara, yaitu kegiatan menarik yang dihadirkan berupa penampilan musisi lokal, DJ, hingga beragam kegiatan creative workshop dan olahraga yang dilaksanakan pada tanggal 16 & 17 Agustus 2025.

Dalam program Waktu Indonesia Semarak Puncak Acara ini, ARTOTEL Yogyakarta akan menghadirkan Video Mapping Show oleh Kevin Caesaro dengan objek Brass Sliding, sebuah ikon yang dimiliki oleh ARTOTEL Yogyakarta.

Tak hanya itu, juga akan dihadirkan Fun 5K Run dan penampilan beberapa DJ seperti Siddha, Aga dan Andi Btx. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 17 Agustus 2025 pukul 18.00 WIB di Slide Bar ARTOTEL Yogyakarta.

Seluruh acara ini tidak dipungut biaya dan dapat dinikmati oleh seluruh tamu dan masyarakat.

Masih dalam program Waktu Indonesia Semarak Acara, pada tanggal 17 Agustus 2025 ARTOTEL Yogyakarta juga akan menghadirkan “Visions of Liberation” sebuah workshop melukis berkolaborasi dengan Sartika Andari.

Hanya dengan IDR 175.000 peserta sudah mendapatkan coaching painting dan kanvas serta seluruh alat melukis dan berhak membawa pulang karyanya serta coffee break. Tiket untuk painting workshop ini bisa dibeli melalui aplikasi ARTOTEL Wanderlust. 

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan “Waktu Indonesia Semarak merupakan hal yang sangat berkesan untuk menyambut Hari Kemerdekaan. Seluruh tamu, staff dan karyawan akan merasakan bulan kemerdekaan dengan penuh aktivitas dan perayaan. Tentunya event-event yang kami selenggarakan mengusung semua hal yang bersifat kebudayaan dan menampilkan keragaman. Harapan kami tamu akan terkesan dengan pengalaman menginap dan seluruh aktivitas yang kami suguhkan.” 

Yulia Maria, Director of Marketing Communications Artotel Group memberikan keterangan, “melalui program Waktu Indonesia Semarak, kami ingin mengajak para tamu untuk turut merayakan hari Kemerdekaan Indonesia dengan meriah di jaringan hotel Artotel Group. Dengan Waktu Indonesia Semarak, Kami ingin memberikan 360° experience kepada para tamu kami sejalan dengan pilar bisnis Artotel Group, yaitu Stay, Dine, Play, and Shop. Selain ingin memberikan pengalaman menginap lebih berkesan rangkaian acara Waktu Indonesia Semarak ini menjadi bukti bahwa Artotel Group akan terus berkontribusi untuk mengangkat kultur dan budaya Indonesia di setiap jaringan hotelnya.”

Lewat Program MBG, DPR RI dan BGN Ajak Masyarakat Nganjuk Terapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi

0

NGANJUK (Pertamanews.id) – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digembleng DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) dengan bertujuan untuk menambah wawasan bagi masyarakat. Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengatasi permsalahan stunting dan malnutrisi di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Gedung Pertemuan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, Analis SDM Ahli Madya Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Yasmin Nur Ditri, dan Tokoh Masyarakat Kab. Nganjuk Salik Ma’wal Murtadlo.

Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional merupakan mitra dari Komisi IX yang akan menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis.

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ucap M Sam’ani Kurniawan.

Kemudian, Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Menu makanan dalam program ini telah disusun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal bagi penerima manfaat,” jelas Alwin Supriyadi.

Menambahkan, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Yasmin Nur Ditri menjelaskan terkait Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan untuk mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Program MBG melibatkan pemerintah, SPPG, guru, tenaga kesehatan, orang tua, hingga petani dan UMKM lokal. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucap Yasmin Nur Ditri.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang ditujukan bagi anak-anak sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat meluruskan isu-isu yang tidak benar serta semakin memahami manfaat dari program tersebut.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.***

Pendampingan Kelurahan Permudah RT di Kota Semarang Cairkan Bantuan Rp25 Juta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Program bantuan operasional Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) per tahun dari Pemerintah Kota Semarang mendapat apresiasi dari pengurus RT yang telah berhasil melakukan pencairan.

Mereka mengaku proses berjalan lancar berkat pendampingan intensif dari pihak kelurahan dan pelayanan yang sigap dari Bank Jateng.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Wahab Syaroni, Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan. Beberapa hari lalu, ia menyelesaikan proses pencairan bantuan di Bank Jateng Capem Ngaliyan tanpa kendala berarti.

“Saya dari RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota, dana operasional RT telah cair, cair, cair. Matur nuwun,” ujarnya dengan penuh antusias, kemarin.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto, menjelaskan bahwa prosedur pencairan dilakukan secara sederhana namun terstruktur.

Setiap RT diwajibkan menyusun Rencana Belanja Bulanan (RBB) atau Surat Pengambilan Operasional RT yang disesuaikan dengan kebutuhan bulan berjalan dan mengacu pada Rencana Anggaran Penggunaan (RAP). Dokumen ini kemudian diajukan ke kelurahan untuk diverifikasi serta disetujui oleh lurah setempat.

“RBB yang telah mendapat verifikasi dan persetujuan lurah menjadi dasar pencairan di Bank. Jumlah dana yang ditarik sesuai dengan nominal yang tercantum pada RBB tersebut,” terangnya.

Pemkot Semarang menegaskan bahwa bantuan operasional ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan.

Dengan adanya dukungan kelurahan dan layanan bank yang cepat, diharapkan seluruh RT di Kota Semarang dapat memanfaatkan program ini secara optimal.

Petugas Cuci Kereta, Garda Senyap di Balik Bersihnya Armada KAI Daop 1 Jakarta

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Setiap kali penumpang melangkah masuk ke gerbong kereta yang harum, bersih, dan rapi, jarang terbayang bahwa ada sekelompok orang yang bekerja senyap di baliknya.

Di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, para petugas cuci kereta menjadi garda tak terlihat yang memastikan 290 unit armada selalu siap mengantar perjalanan dengan standar kebersihan tertinggi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa kegiatan pencucian ini merupakan bentuk nyata pemenuhan Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019.

Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui Instruksi Direksi Nomor INS.U/KB.207/VI/1/KA-2022 tentang pelaksanaan Maklumat Pelayanan.

“Pemenuhan standar ini harus dilakukan secara konsisten, tepat sasaran, efektif, dan efisien, disertai pengawasan berkelanjutan. Kami berlandaskan nilai-nilai AKHLAK dalam setiap pekerjaan, termasuk menjaga kebersihan sarana,” ujarnya, Kamis (14/8).

Pencucian kereta dilakukan secara menyeluruh, baik di bagian luar maupun dalam. Dari kabin penumpang, toilet, bordes, musholla, dapur kereta makan, hingga bodi luar, semua mendapat perlakuan detail.

Petugas memastikan setiap jendela bebas bercak, lantai bebas debu, toilet tanpa bau, gorden terpasang rapi, hingga tangki air terisi penuh dan memenuhi standar kejernihan.

Jenis kereta yang mereka tangani beragam, mulai dari kereta eksekutif, bisnis, ekonomi, kereta wisata, kereta makan, hingga kereta khusus seperti Luxury, Priority, Panoramic, Rail Clinic, dan Rail Library.

Setiap rangkaian dicuci di area stabling sebelum beroperasi, dengan mematuhi ketentuan teknis dan keselamatan kerja yang ketat.

Tenaga yang terlibat telah memiliki sertifikasi, termasuk keterampilan bekerja di ketinggian sesuai prosedur. Bahan pembersih yang digunakan dipilih khusus agar aman bagi material kereta dan tidak merusak komponen.

“Petugas cuci kereta bukan sekadar membersihkan. Mereka memberikan pengalaman setara hotel berjalan, di mana setiap detail diperhatikan,” tambah Ixfan.

Bagi KAI, kebersihan adalah citra. Bagi penumpang, kebersihan adalah kenyamanan. Dan bagi petugas cuci, ini adalah panggilan tugas.

Meski hasil kerja mereka jarang terlihat, dampaknya dirasakan ribuan penumpang setiap harinya. “Kami ingin setiap pelanggan mendapat kesan positif sejak langkah pertama memasuki kabin. Cuci kereta bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari menciptakan perjalanan terbaik,” tutupnya.