spot_img
Beranda blog Halaman 78

Aset Negara Disalahgunakan, KAI Daop 4 Semarang Ambil Langkah Tegas di Wilayah Gergaji

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang melakukan penataan terhadap empat unit rumah perusahaan yang berlokasi di Wilayah Gergaji, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam menjaga, mengelola, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset negara yang berada di bawah kewenangan perusahaan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa keempat rumah perusahaan tersebut tercatat sebagai aset sah milik KAI berdasarkan dokumen legal yang berlaku, termasuk Sertifikat Hak Pakai, yang juga tercantum dalam aktiva tetap perusahaan.

Adapun keempat rumah perusahaan yang ditertibkan meliputi Rumah Perusahaan jalan Gundih Nomor 6, Rumah Perusahaan No 1A Jalan Yogya, Rumah Perusahaan Nomor 82 Jalan Kariadi, dan Rumah Perusahaan Nomor 86 Jalan Kariadi Semarang. Sedangkan total luasan yang ditertibkan untuk luas tanah sebanyak 2.067 meter persegi dan luas bangunan sebanyak 498 meter persegi.

Franoto menjelaskan, rumah yang ditertibkan tersebut dulunya ditempati oleh para pensiunan pegawai Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) atau yang sekarang menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan status sewa. Setelah para pensiunan tersebut meninggal, kemudian rumah tersebut terus ditempati oleh anak, cucu, menantu atau kerabat tanpa perikatan kontrak dengan KAI.

Selama beberapa waktu, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pendekatan persuasif kepada para penghuni agar dapat menempuh mekanisme perikatan sewa yang sesuai dengan ketentuan, namun para penghuni tidak memiliki itikad baik. Selanjutnya, KAI Daop 4 juga telah memberikan surat peringatan pertama hingga ketiga kepada penghuni rumah untuk mengosongkan rumah.

“KAI pada akhirnya mengambil langkah tegas kepada para penghuni untuk segera mengosongkan aset tersebut karena tidak adanya upaya maupun itikad baik dalam memperpanjang ikatan perjanjian sewa,” terangnya.

KAI Daop 4 Semarang juga telah berkoordinasi dengan kewilayahan setempat sebelum melakukan kegiatan penertiban tersebut, termasuk didalamnya tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar.

Setelah dilakukan penertiban , untuk menghindari penggunaan aset tersebut secara tidak bertanggungjawab, KAI langsung melakukan pemagaran dan pemasangan plang di lokasi dan akan mengoptimalkan Aset tersebut untuk kepentingan perusahaan.

“KAI akan terus melakukan berbagai upaya dalam mengamankan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga aset yang dimiliki, KAI ikut andil dalam menjaga aset negara agar dapat memberikan manfaat bagi KAI dan masyarakat luas,” tutup Franoto.

UbeatZ Café Cabin Buka di Semarang, Tawarkan Pengalaman Kuliner dalam Irama Kekinian

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kota Semarang resmi menyambut kehadiran UBEATZ Café Cabin, destinasi baru yang memadukan kuliner kekinian, ruang ekspresi kreatif, dan pengalaman hiburan privat dalam satu konsep yang benar-benar berbeda dari kafe pada umumnya.

Berlokasi strategis di lobby pemuda Queen City Mall Semarang, UBEATZ hadir bukan hanya sebagai tempat ngopi, melainkan sebagai ruang hidup yang membebaskan: bebas untuk menikmati, berkreasi, dan merasakan ritme personal setiap pengunjung.

Mengusung konsep “Subway & Sound Escape”, UBEATZ menyulap ruang menjadi zona tematik bergaya subway Korea, lengkap dengan kursi kuning ikonik, pegangan kereta, signage jalanan Seoul, serta mural arcade 8-bit yang membangkitkan nostalgia budaya pop.

Setiap sudutnya dirancang dengan cermat sehingga menciptakan ambience visual yang immersive dan penuh karakter.

Lebih dari sekadar café, UBEATZ adalah pengalaman multisensori. Perpaduan antara visual edgy, nuansa retro, dan atmosfer musik yang menggugah menjadikannya sebagai tempat pelarian yang tidak hanya nyaman, tapi juga penuh gaya dan inspirasi.

Apa yang Membuat UBEATZ Berbeda?

Hiburan Super Canggih dalam Ruang Privat Serba Guna! UBEATZ menghadirkan fasilitas hiburan terdepan seperti private cinema, bernyanyi, board games, live streaming, hingga ruang khusus untuk acara privat seperti birthday party, bridal shower, dan hangout eksklusif—semua ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

Didukung oleh sistem aplikasi modern karya anak bangsa, seluruh pengalaman hiburan ini menjadi seamless, terkini, dan interaktif.

Kehadiran sistem canggih ini menjadikan UBEATZ sebagai pionir hiburan digital berbasis aplikasi yang pertama di Semarang, khususnya di Queen City Mall.

Di tengah menjamurnya tempat nongkrong konvensional, UBEATZ Café Cabin tampil sebagai disruptor yang menghadirkan ruang yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyeluruh dalam rasa, suasana, dan pengalaman.

Salah satu daya tarik utama UBEATZ terletak pada variasi menu F&B yang menggoda, memadukan cita rasa populer Asia dan comfort food kekinian yang disukai berbagai kalangan. Mulai dari korean ramyeon, local noodles yang familiar di lidah, tteokbokki pedas-manis, french fries renyah, chicken wings dan chicken nuggets, aneka sausages, dimsum yang hangat, hingga pilihan soup yang menggugah selera.

Tak ketinggalan, tersedia juga snack ringan seperti popcorn, serta deretan minuman dari coffee, latte, cappuccino caramel, americano, hingga berbagai kreasi minuman dingin lainnya. Di UBEATZ, Anda tak hanya menikmati rasa: Anda merayakannya. Dari sisi visual, desain interior UBEATZ benar-benar menciptakan panggung ekspresi diri.

Dengan perpaduan estetika subway Korea yang edgy, nuansa arcade 80-an, serta signage berbahasa Hangeul yang khas, setiap sudut café ini tampil seperti set drama Korea versi digital. Tanpa perlu filter, setiap jepretan di sini sudah siap tayang di media sosial Anda. Ini bukan sekadar tempat duduk dan ngopi: ini tempat ngonten dengan karakter.

“Kami ingin menciptakan tempat healing dan chilling yang lebih dari sekadar tempat nongkrong”, ujar Sari Yuanita selaku Operational Head UBEATZ.

“Kami mengedepankan kebersihan serta café hiburan yang sehat, aman, dan nyaman demi pengalaman terbaik para pengunjung kami” tambah David Oktario selaku Operational Director UBEATZ.

Untuk mereka yang mencari lebih dari sekadar ruang umum, UBEATZ menawarkan fasilitas Private Entertainment Cabins berupa ruang-ruang privat multifungsi yang dapat digunakan untuk nonton streaming, nyanyi bareng, membuat konten digital, podcasting, atau sekadar menyendiri dalam atmosfer stylish dan tenang.
Dilengkapi dengan sistem audio berkualitas dan pencahayaan yang hangat, ruang ini memberi Anda kebebasan berekspresi tanpa batas. Dan lebih dari itu, UBEATZ adalah ruang komunitas urban yang dirancang khusus untuk generasi muda kreatif.

Tempat ini menjadi wadah ideal bagi Gen Z dan milenial untuk berkumpul, berdiskusi, berkarya, dan berbagi energi positif. Di UBEATZ, Anda tidak hanya datang untuk memesan menu: Anda datang untuk merasakan, mengabadikan, dan mengekspresikan siapa Anda sebenarnya.

Lokasi Strategis di Queen City Mall Semarang

Queen City Mall Semarang adalah ikon gaya hidup urban terbaru di Jawa Tengah: mall dengan konsep mixed-use modern yang menjadi rumah bagi brand-brand ternama dan eksklusif.

Mall ini juga dilengkapi zona tematik kreatif seperti Harajuku Street, arena hiburan keluarga, event atraktif, serta teknologi digital canggih yang ideal untuk generasi digital-native dan content creator.
Dengan mengambil lokasi di pintu utama mall, pengunjung UBEATZ disambut langsung oleh atmosfer tematik yang memikat dan penuh energi, menggoda mata, menghidupkan imajinasi.

Kehadiran UBEATZ di Queen City Mal Semarang bukanlah kebetulan, melainkan simbol sinergi antara ruang ekspresi dan gaya hidup urban modern. Di sinilah tempatnya: tempat dimana kreativitas bertemu konektivitas, dan setiap momen menjadi pengalaman hiburan yang seru dan menyenangkan.

Anda bisa ngopi, nonton dan nyanyi bareng, ngobrol, ngonten, hingga ngadem, semua dalam satu tempat yang otentik, futuristik, dan menggugah.

Selamat Datang di UBEATZ!

Sebuah ruang dimana ritme bertemu rasa, desain bertemu ekspresi, dan kuliner bertemu kreativitas. UBEATZ bukan sekadar café: UBEATZ adalah tempat dimana Anda bisa menjadi diri sendiri, menikmati setiap detik, dan merayakan setiap momen.

Dengan bangga kami mengumumkan bahwa UBEATZ Café Cabin resmi melakukan Grand Opening pada hari MINGGU, 13 JULI 2025, bertempat di Queen City Mall Semarang, Jl. Pemuda No. 27-31, Pandansari, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, pusat gaya hidup baru yang menjadi jantung aktivitas kreatif, urban, dan digital di Kota Semarang.
Kami mengundang Anda: para penjelajah rasa, pencinta konten, pemburu ambience, dan komunitas kreatif, untuk hadir, merasakan langsung atmosfer yang kami ciptakan, mencoba ragam menu favorit kami, mengeksplorasi spot-spot visual kami, dan tentunya… menjadi bagian dari keluarga UBEATZ yang ekspresif dan inklusif.

Pemprov Jateng Pacu Pemerataan Ekonomi, Ferry Wawan Cahyono: Wilayah Selatan dan UMKM Digital Harus Diakselerasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memperkuat strategi ketahanan ekonomi daerah di tengah gejolak global dan dinamika geopolitik internasional. Dalam Diskusi Interaktif yang digelar Forum Wartawan Provinsi dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) bersama DPRD Jateng dan Bank Jateng, bertema “Ketahanan Ekonomi Jateng di Masa Sablengg”, Rabu (16/7), berbagai isu strategis dibahas, termasuk ketimpangan wilayah, penguatan UMKM, dan arah pembangunan jangka menengah dalam dokumen RPJMD 2025–2030.

Ketua Pansus RPJMD DPRD Jateng sekaligus Anggota Komisi B, Ferry Wawan Cahyono menegaskan, RPJMD harus menjawab tantangan nyata dan bersifat antisipatif terhadap krisis multidimensi. Menurutnya, ketahanan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka pertumbuhan, melainkan struktur ekonomi yang kuat, inklusif, dan merata antar wilayah.

“RPJMD adalah fondasi pembangunan lima tahun ke depan. Kita harus menyusunnya berbasis data dan realitas terkini, agar mampu menjawab tantangan perubahan iklim, konflik global, hingga ketimpangan wilayah,” ujarnya.

Pihaknya menilai pondasi ekonomi masih kuat, namun tidak boleh puas. Adanya percepatan pengembangan sektor pertanian, kelautan, industri kreatif, dan UMKM yang berbasis teknologi digital.

Selain itu, perlunya membangun pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah selatan Jawa Tengah, yang selama ini kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih tertinggal dibanding wilayah utara.

“RPJMD harus menjawab ketimpangan spasial. SDM di selatan harus diperkuat, infrastruktur dipercepat, dan investasi diarahkan agar pertumbuhan lebih merata,” lanjut Ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng ini.

Bank Jateng, misalnya, menyatakan siap memperluas akses pembiayaan dan literasi keuangan digital bagi UMKM sebagai bagian dari upaya memperluas basis ekonomi rakyat.

Kolaborasi dan Transformasi Tata Kelola

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jateng, Zulkifli Gayo, menekankan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Pihaknya membangun kemitraan strategis, termasuk dengan 44 perguruan tinggi melalui program KKN Tematik untuk memastikan program pemerintah sampai ke tingkat desa.

“Kolaborasi dengan kampus, pelaku usaha, dan masyarakat sipil adalah kunci. Kita hidup di masa ‘sableng’—situasi global yang tak menentu. Maka, pendekatan pembangunan harus transformatif,” ujarnya.

Ia menyebut transformasi pembangunan Jateng ke depan diarahkan pada tiga pilar yakni, Jateng Sigap (tata kelola adaptif), Jateng Makmur (penguatan ekonomi unggulan), dan Jateng Nyaman (transformasi social). Target ambisius hingga 2029 mencakup pertumbuhan ekonomi 7–8 persen, penurunan kemiskinan hingga 7,13 persen, dan peningkatan PDRB per kapita menjadi Rp78,4 juta.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jateng, Teddy Agung Tirtayadi, menggarisbawahi pentingnya digitalisasi dan peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi. Menurutnya, UMKM dan ekonomi kreatif harus difasilitasi melalui akses permodalan, teknologi, dan pasar digital.

“Anak muda harus diberi ruang dan dukungan konkret. UMKM digital dan startup berbasis lokal bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan baru di era ini,” kata Teddy.

Menutup diskusi, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Akhmad Syakir Kurnia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dan pelibatan masyarakat dalam setiap proses perencanaan pembangunan.

Ia menyarankan agar hasil survei Indeks Desa, tingkat kemiskinan, dan kualitas SDM menjadi dasar dalam menyusun prioritas program.

“Kita harus keluar dari cara berpikir sektoral. Ketahanan ekonomi membutuhkan peta jalan yang berbasis inklusi, data desa, dan keberpihakan kepada kelompok rentan,” ungkapnya.

Gubernur Lutfi : Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Peningkatan Kesejahteraan Warga Desa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan perekonomian desa serta memperkuat kemandirian masyarakat melalui unit-unit usaha berbasis potensi lokal.

Hal tersebut disampaikan Luthfi saat menerima audiensi jajaran pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Klaten, di ruang kerjanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/7).

“Program ini membuka ruang bagi desa untuk mengembangkan berbagai unit usaha sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Bisa apotek, sembako, simpan pinjam, pupuk, hingga layanan pos. Fleksibel dan disesuaikan dengan karakter desa,” ujar Luthfi.

KDMP merupakan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dan berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Gubernur akan berperan sebagai Ketua Dewan Pengawas tingkat provinsi, sementara di tingkat kabupaten/kota akan diawasi oleh bupati atau wali kota.

Luthfi menyadari tantangan pengawasan terhadap ratusan koperasi desa di tiap daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada kepala daerah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelibatan langsung kepala desa sebagai penggerak dan pengawas operasional di lapangan.

“Bupati mengawasi ratusan koperasi tentu tidak mudah, maka peran kepala desa sangat penting dalam memastikan koperasi ini berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, peluncuran nasional KDMP akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Segala persiapan, menurutnya, sudah dimatangkan dalam beberapa bulan terakhir dan kini tinggal memasuki tahap finalisasi.

Untuk memastikan implementasi berjalan tanpa hambatan, Gubernur mengaku telah menjalin koordinasi dengan sejumlah aparat penegak hukum dan instansi teknis agar pelaksanaan koperasi desa didampingi secara administratif dan hukum.

“Begitu dilaunching, setiap koperasi desa sudah harus siap dengan prototipe kegiatan yang akan dijalankan. Ini adalah perintah Presiden, kita harus loyal dan bekerja dengan tulus,” ujar Luthfi menegaskan kepada para kepala desa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC Papdesi Klaten, Joko Lasono, menyampaikan bahwa audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan kesiapan para kepala desa di Klaten menyambut peluncuran KDMP, sekaligus meminta dukungan dan pendampingan hukum dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

“Kami ingin program ini bisa dijalankan sesuai aturan, dan mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Alhamdulillah, Gubernur sangat merespons dengan baik apa yang menjadi aspirasi kami,” ujar Joko, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo.

Dengan peluncuran KDMP yang tinggal menghitung hari, Jawa Tengah akan menjadi provinsi pertama yang menjadi model pengembangan koperasi desa terpadu berbasis potensi lokal. Diharapkan, program ini mampu menjadi pendorong utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Pendidikan untuk Semua! Sekolah Rakyat Rowosari, Wujud Keberpihakan pada Warga Miskin

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Komitmen Pemerintah (Pemkot) Kota Semarang dalam membuka akses pendidikan yang merata kembali ditunjukkan melalui rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum terakomodasi oleh sistem pendidikan formal.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan, lokasi pembangunan tetap berada di wilayah Rowosari, dan prosesnya akan segera dimulai setelah mendapatkan arahan teknis dari pemerintah pusat.

“Rencananya masih di Rowosari. Pemerintah pusat memberi masukan agar tahun ini bangunannya bisa berdiri. Sistem pendaftaran sudah disiapkan cukup lama, tapi yang paling penting saat ini adalah fisik bangunan terlebih dahulu,” ujar dia Kamis (17/7).

Agustina juga menjelaskan, saat ini pihaknya menunggu surat resmi dari pemerintah pusat yang akan mengatur langkah teknis, terutama menyangkut ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

“Kami masih menunggu petunjuk resmi. Apakah perekrutan guru akan melibatkan daerah atau akan ada dukungan langsung dari pusat, itu masih dalam pembahasan,” katanya.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai boarding school (sekolah berasrama penuh) yang akan memberikan layanan pendidikan terpadu untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Konsep ini menjadi alternatif bagi siswa dari keluarga prasejahtera untuk mendapatkan pendidikan layak dan pembinaan karakter secara menyeluruh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan Pemkot sedang menuntaskan proses legalisasi lahan yang sebagian masih berstatus lahan pertanian, serta menunggu verifikasi data siswa dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui skema Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Verifikasi dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Sosial, BPS, dan Dinas Pendidikan. Kami baru menerima edaran dari Kemensos, dan proses verifikasi faktual masih berlangsung. Hasilnya harus dilaporkan ke Menteri Sosial paling lambat 18 Juli 2025,” jelasnya.

Jika legalisasi lahan selesai, sekolah akan dibangun di atas lahan Rowosari, melayani enam rombongan belajar (rombel) untuk SD, tiga rombel untuk SMP, dan tiga rombel untuk SMA. Namun untuk tahap awal, operasional sementara akan dilakukan di gedung Balai Latihan Kerja BBPVP Semarang, dengan kuota masing-masing 50 siswa untuk SD dan SMA.

“Untuk sekarang belum ada pendaftaran siswa karena kami masih dalam tahap verifikasi data. Sementara kuota yang disiapkan masih terbatas pada SD dan SMA,” tambahnya.

Konsep boarding school ini juga mengharuskan adanya komitmen dari orang tua siswa. Dalam surat dari Kemensos, turut dilampirkan surat kesanggupan orang tua bahwa anak mereka akan tinggal di asrama selama proses pendidikan berlangsung.

“Sekolah ini berbeda dari sekolah umum. Karena sistemnya berasrama, siswa tinggal penuh di lingkungan sekolah. Ini tentu memerlukan kesiapan psikologis dan dukungan dari orang tua,” tegasnya.

Ia juga menanggapi kekhawatiran terkait potensi kekosongan SD negeri di Semarang akibat kehadiran Sekolah Rakyat. Menurutnya, kedua jenis sekolah memiliki fungsi dan sasaran yang berbeda, sehingga tidak akan saling tumpang tindih.

“Sekolah Rakyat ditujukan khusus untuk siswa miskin yang tidak bisa mengakses pendidikan reguler. SOP-nya pun berbeda. Jadi tidak akan mengganggu operasional sekolah negeri yang ada,” pungkasnya.

Program ini menandai langkah serius Pemkot Semarang dalam menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan, sekaligus menjadi proyek percontohan kolaboratif antara pemerintah daerah dan pusat dalam menciptakan model pendidikan inklusif di wilayah perkotaan.

Parkir Stasiun Karawang Direvitalisasi, KAI Daop 1 Jakarta Tingkatkan Standar Pelayanan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — Menyusul ramainya sorotan publik di media sosial mengenai pengelolaan parkir di Stasiun Karawang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta segera mengambil langkah korektif. KAI Daop 1 Jakarta menyatakan telah melakukan evaluasi bersama mitra pengelola parkir, PT Marina Abadi Berkat, guna meningkatkan kualitas layanan pendukung di kawasan stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan perusahaan tak hanya fokus pada pelayanan perjalanan kereta api, tetapi juga pada fasilitas pelengkap yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa KAI telah mengundang perwakilan PT Marina Abadi Berkat selaku penyewa lahan dan pengelola parkir untuk melakukan evaluasi bersama serta menyepakati sejumlah langkah perbaikan.

Dalam pertemuan yang digelar secara konstruktif, pihak pengelola menyatakan kesediaannya untuk menjalankan seluruh arahan yang diberikan KAI. Setidaknya ada tiga poin utama yang menjadi fokus perbaikan.

Pertama, penerapan sistem tiket parkir berbasis teknologi scan yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi data, keamanan kendaraan, dan kemudahan akses bagi pengguna.

Kedua, koreksi terhadap aturan dan standar operasional yang berlaku, termasuk kewajiban memasang CCTV di sejumlah titik pengawasan demi memperkuat aspek keamanan.

Ketiga, pengelola parkir diwajibkan untuk lebih responsif terhadap isu-isu yang muncul di media sosial dengan menyampaikan klarifikasi dan informasi resmi secara cepat, sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Sebagai tindak lanjut konkret, mulai Rabu (16/7/2025), sistem parkir di Stasiun Karawang telah mulai diperbaiki secara bertahap. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung di lingkungan stasiun memenuhi standar kenyamanan dan keamanan yang ditetapkan oleh KAI.

Ixfan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi dan menegaskan bahwa proses pembenahan akan terus dilakukan hingga seluruh sistem berjalan optimal.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan apabila masih ditemukan kendala di lapangan. Pihaknya memastikan seluruh laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sebagai bagian dari komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci. Jika masih ada keluhan, silakan disampaikan, dan kami siap menindaklanjuti demi kebaikan bersama,” ujar Ixfan.

Ia menambahkan, integritas dalam pengelolaan fasilitas publik menjadi prioritas KAI, baik di dalam maupun di luar perjalanan kereta. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, KAI optimistis seluruh upaya pembenahan ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan di Stasiun Karawang dan wilayah lainnya.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang profesional dan dapat diandalkan, tidak hanya di atas rel tetapi juga dalam seluruh ekosistem pelayanan penumpang,” tutupnya.

Fantastis, Ini Penampakan Uang Rp13 Miliar Hasil Sitaan Kejati Jateng di Kasus PT CSA

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan tanah oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Cilacap Segara Artha (CSA) yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp237 miliar.

Penyidik menyita uang tunai senilai Rp13 miliar dari Rizal Hari Wibowo. Uang tersebut merupakan pembayaran uang muka untuk pembelian pabrik beras di Klaten yang dilakukan oleh tersangka Andhi Nur Huda.

Penyitaan dilakukan pada Rabu (16/7) dan ditampilkan secara terbuka dalam konferensi pers di ruang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejati Jateng. Tim menyusun tumpukan uang pecahan Rp100 ribu sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Alexander Lukas Sinuriya, mengatakan, uang sitaan akan dititipkan ke rekening resmi milik kejaksaan sebagai barang bukti untuk persidangan.

Tim penyidik menegaskan langkah ini sebagai bentuk nyata penyelamatan keuangan negara. Pelacakan aliran dana dan pengamanan aset terus dilakukan untuk mengungkap penggunaan dana yang bersumber dari transaksi fiktif dan merugikan negara.

Selain dugaan korupsi, penyidik juga tengah menyiapkan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap tersangka Andhi Nur Huda.

Uang hasil penjualan lahan diduga digunakan untuk menyamarkan asal usul kekayaan melalui berbagai transaksi lain, termasuk pembelian aset.

Penyidikan telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Direktur PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri. Komisaris PT Cilacap Segara Artha, Iskandar Zulkarnain.

Perkara bermula dari pembelian lahan seluas 700 hektare di wilayah Cilacap oleh PT CSA dari PT Rumpun Sari Antan senilai Rp237 miliar. Transaksi telah dibayar lunas, namun tanah tidak dapat dikuasai karena masih berada dalam penguasaan Kodam IV/Diponegoro.

Kejaksaan menyatakan proses hukum masih terus berjalan. Setiap perkembangan akan dibuka ke publik untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan seluruh potensi kerugian negara dapat dikembalikan melalui jalur hukum.

Inovasi Kuliner, ARTOTEL Yogyakarta Gandeng UMKM untuk Menu Spesial Terbaru

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Pada bulan Juli, ROCA Restaurant yang bertempat di ARTOTEL Yogyakarta mengangkat hidangan lokal berkolaborasi dengan UMKM bertema “The Local Hawkers”.

Melanjutkan program bertajuk “Like a Local” yang bertujuan untuk mengenalkan budaya lokal dan menggali tradisi, 5 menu makanan dan minuman dihadirkan.

Menu makanan yang dihadirkan selain kaya akan rasa juga memiliki beragam rempah di dalamnya.

Gulai Bebek Pak Encus Tambak, Empal Bu Endang dan Gudeg Yu Tinah Kranggan merupakan menu lokal Indonesia yang sarat akan rasa dan digemari oleh masyarakat lokal maupun pendatang dari dalam dan luar negeri. Semua menu ini bisa didapatkan oleh tamu dengan harga mulai dari Rp75.000 ++/porsi.

Selain menu makanan, dihadirkan juga menu minuman dengan bahan dasar tradisional yang disajikan dengan tampilan cantik dan unik.

Sarsaparilla dan Rujak Ice Cream adalah sajian minuman yang mempresentasikan program “The Local Hawkers”. Seluruh menu minuman ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp37.000++/porsi.

Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa “Menu The Local Hawkers yang kami persembahkan adalah menu-menu lokal berkolaborasi dengan UMKM yang pastinya akan selalu akrab di lidah masyarakat. Kami juga mencoba menghadirkan menu minuman yang unik namun tetap dengan identitas Yogyakarta. Besar harapan kami, menu yang kami sajikan akan disukai oleh masyarakat.”

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Dengan adanya menu khas Yogyakarta ini kami ingin mengenalkan kuliner dari Yogyakarta dan kami berharap tamu dapat merasakan sajian spesial dari kami dan mendapatkan pengalaman mengesankan. Kami berharap bisa senantiasa memberikan pelayanan terbaik kami dalam bidang food and beverage.”

Menu-menu dalam “The Local Hawkers” bisa dinikmati hingga 31 Juli 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

Wali Kota Agustina Dorong Pembangunan 3 SMA Baru, Pendidikan Menengah Semarang Menguat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali mendorong percepatan pembangunan tiga unit Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru di wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dalam memperluas akses pendidikan menengah atas di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Wali Kota Agustina menegaskan, usulan ini merupakan bentuk respon atas aspirasi masyarakat, terutama terkait kesulitan mendapatkan akses SMA Negeri akibat keterbatasan daya tampung dan kebijakan zonasi.

“Kami fokus pada wilayah yang belum memiliki SMA Negeri, seperti Candisari, Gajahmungkur, dan Tugu. Ini penting untuk menjawab kesenjangan layanan pendidikan menengah di Semarang,” ujarnya,kemarin.

Menurutnya, pemerintah kota berkomitmen menyiapkan lahan yang dibutuhkan, sementara pembangunan fisik nantinya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sudah komunikasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Ini bagian dari komitmen kami bersama Gubernur untuk memperkuat layanan dasar, termasuk pendidikan,” tegasnya.

Lima Kecamatan Prioritas

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, mengungkapkan sejak awal 2024 pihaknya telah mengidentifikasi lima kecamatan yang tergolong blank spot dalam ketersediaan SMA Negeri, yakni Candisari, Gajahmungkur, Gayamsari, Semarang Timur, dan Tugu.

“Tugu saat ini menjadi yang paling siap karena sudah ada lahan dan feasibility study (FS)-nya selesai. Untuk Candisari dan Gajahmungkur, kami mengusulkan penggunaan gedung SMPN 5 Semarang sebagai opsi awal karena keterbatasan lahan,” jelasnya.

Pihaknya juga akan segera mengkaji ulang kebutuhan dan kelayakan pembangunan SMA Negeri di wilayah-wilayah prioritas, sebagai bahan pengajuan resmi ke Pemerintah Provinsi.

“Kita siap mendukung kebijakan Ibu Wali, dan akan segera koordinasi lebih lanjut dengan provinsi agar prosesnya bisa berjalan paralel,” tambahnya.

Rencana pembangunan SMA Negeri baru ini sekaligus diharapkan menjadi solusi atas tantangan sistem zonasi yang selama ini menyulitkan sebagian warga dalam mengakses sekolah negeri. Wilayah seperti Gajahmungkur dan Candisari, yang hingga kini belum memiliki SMA Negeri, kerap menjadi sorotan setiap musim penerimaan peserta didik baru.

Dengan penambahan unit sekolah, pemerintah berharap distribusi siswa dapat lebih merata dan kualitas layanan pendidikan meningkat.

“Kami optimis, dengan sinergi pemkot dan pemprov, kebutuhan masyarakat bisa terjawab dengan lebih baik,” pungkas Bambang.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur dasar bersama bidang kesehatan.

KAI Daop 1 Jakarta Intensifkan Kebersihan, Toilet Kereta Kini Lebih Bersih dan Nyaman

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) terus menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan transportasi publik yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga bersih dan nyaman.

Upaya menjaga kebersihan seluruh rangkaian kereta—mulai dari bordes hingga toilet—dilakukan secara sistematis oleh tim on-train cleaning (OTC) yang bertugas sepanjang perjalanan.

“Kebersihan adalah elemen penting dalam pengalaman pelanggan. Karena itu, kami menempatkan petugas kebersihan sebagai bagian vital dari layanan operasional harian,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya, kemarin.

Petugas OTC melakukan siklus pembersihan setiap 60 menit, dengan prioritas pada area yang paling intens digunakan seperti toilet dan ruang antar gerbong (bordes).

Selain pembersihan berkala, mereka juga dilatih untuk merespons cepat terhadap situasi insidentil, mulai dari tumpahan makanan hingga kondisi darurat yang mengganggu kebersihan kabin.

“Kami memastikan setiap toilet dibersihkan setelah digunakan. Petugas kami juga dilengkapi dengan alat dan bahan pembersih ramah lingkungan, yang aman bagi kesehatan dan mendukung upaya keberlanjutan,” jelas Ixfan.

Edukasi dan Inovasi Digitalisasi

KAI Daop 1 Jakarta menempatkan kebersihan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat) dan Tujuan 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan).

Selain itu, KAI mulai menerapkan sistem digitalisasi dalam pelaporan kebersihan dan pemantauan kabin, termasuk penggunaan CCTV untuk pengawasan dan peningkatan respons layanan.

Petugas kebersihan juga dibekali pelatihan berkala mengenai manajemen limbah, penggunaan peralatan modern, serta protokol kebersihan yang sesuai dengan standar kesehatan publik.

Guna memperkuat budaya bersih di lingkungan transportasi massal, KAI turut mengedukasi pelanggan melalui berbagai media di dalam kereta. Setiap kursi kini dilengkapi tempat sampah berbahan kertas, serta ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kebersihan bukan hanya soal tanggung jawab petugas. Ini kerja sama antara perusahaan dan pelanggan. Kesadaran kolektif akan menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih sehat dan nyaman,” tegas Ixfan.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan KAI untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan holistik dan dukungan teknologi, KAI berharap mampu memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran transportasi publik dalam agenda pembangunan nasional.