spot_img
Beranda blog Halaman 8

DLH Kota Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah Langsung Dibersihkan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merespons cepat laporan masyarakat terkait adanya tumpahan sampah yang berceceran di sekitar Jalan Sultan Agung, di dekat pertigaan pos polisi, sebagaimana unggahan yang viral di media sosial pada Selasa (24/3).

Tim kebersihan segera dikerahkan ke lokasi tak lama setelah informasi diterima untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan kebersihan lingkungan.

“Kami bergerak cepat segera setelah mendapat laporan. Penanganan di lapangan dilakukan secara sigap oleh personel kami, di mana proses pembersihan total tidak memakan waktu lama, bahkan tidak sampai satu jam lokasi sudah kembali bersih,” ujar Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani.

Berdasarkan penelusuran melalui rekaman CCTV, peristiwa tersebut melibatkan truk milik DLH yang mengangkut sampah dari TPS Pasar Jangli menuju TPA.

Diketahui bahwa pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan hampir 60 km/jam, melebihi batas ketentuan yang seharusnya 40 km/jam. Hal ini dilakukan pengemudi karena harus mengejar jadwal pengangkutan sampah di dua lokasi lain yang juga mengalami beban angkut tinggi.

“Penanganan pertama dilakukan dengan menyapu sampah ke pinggir oleh personel kami sambil menunggu armada pendukung. Begitu armada datang, sampah langsung dinaikkan ke truk. Pada pukul 13.00 WIB, seluruh area dipastikan sudah bersih dan rapi kembali,” tambahnya.

Atas kejadian yang mengganggu kenyamanan masyarakat tersebut, Kepala DLH Kota Semarang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Pihaknya menegaskan bahwa tanggung jawab atas kelalaian personel di lapangan tetap berada pada pimpinan instansi.

“Selaku Kepala DLH, saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah memanggil pengemudi yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Meskipun yang bersangkutan dikenal memiliki rekam jejak kinerja yang baik selama ini, pihak dinas tetap memberikan sanksi tegas berupa teguran lisan maupun tertulis.

“Kami sudah memanggil driver yang bersangkutan dan memberikan teguran, baik secara lisan maupun peringatan tertulis. Jika kejadian serupa terulang kembali, kami tidak segan untuk memberikan sanksi yang lebih berat, termasuk pemecatan,” tambah Glory.

Selain pemberian sanksi, DLH Kota Semarang berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan sampah. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas di lapangan kembali memahami dan mematuhi aturan keselamatan serta kebersihan selama bertugas. (Adv)

Kondisi Kondusif, Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 di Semarang Tanpa Hambatan Berarti

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026 di Kota Semarang hingga berita ini diturunkan secara umum terpantau lancar dan kondusif.

Hal ini salah satunya terwujud karena sinergitas yang baik antara masyarakat, Pemerintah kota atau Pemkot Semarang dan juga Satlantas Polrestabes Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima laporan langsung dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, terkait perkembangan arus lalu lintas dan pergerakan pemudik selama periode pemantauan Posko Angkutan Lebaran.

Berdasarkan laporan tersebut, sejak 15 hingga 24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk dan melintas Kota Semarang terpantau tinggi. Melalui Gerbang Tol Kalikangkung, tercatat 377.193 kendaraan masuk dan 165.958 kendaraan keluar.

Di sejumlah ruas jalan utama kota, pergerakan kendaraan juga cukup padat. Jalan Perintis Kemerdekaan mencatat 594.074 kendaraan masuk dan 504.273 kendaraan keluar, sementara Jalan Siliwangi dilalui 661.815 kendaraan masuk. Di Jalan Brigjen Katamso, tercatat 263.129 kendaraan masuk dan 339.795 kendaraan keluar.

Sementara itu, mobilitas pemudik melalui berbagai simpul transportasi juga terpantau ramai lancar. Hingga Selasa (24/3) malam, tercatat 191.321 orang masuk ke Kota Semarang dan 177.044 orang keluar melalui moda transportasi kereta api, kapal laut, pesawat, dan bus antar kota.

Pergerakan penumpang paling tinggi tercatat di Stasiun Tawang dengan 73.405 penumpang masuk dan 68.891 penumpang keluar, serta Stasiun Poncol dengan 48.951 penumpang masuk dan 68.471 penumpang keluar.
Di Bandara Jenderal Ahmad Yani, tercatat 48.433 penumpang datang dan 34.559 penumpang berangkat, sementara di Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 13.951 penumpang datang.

Agustina menyampaikan bahwa Kota Semarang memang menjadi simpul penting pergerakan arus mudik dan arus balik di Jawa Tengah, sehingga koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

“Kita bersyukur arus mudik maupun arus balik di Kota Semarang hingga Selasa (24/3) malam terpantau lancar dan kondusif. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan, baik rekan-rekan dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub serta masyarakat yang terus bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas,” ujar Agustina, Selasa (24/3).

Ia menambahkan bahwa pengamanan dan pengaturan selama masa mudik dan arus balik juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim, posko-posko yang didirikan oleh organisasi kemasyarakatan, serta posko yang dibentuk masyarakat secara mandiri. Kolaborasi tersebut turut mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib dan kondusif di Kota Semarang selama periode Lebaran.

Dishub Kota Semarang bersama kepolisian dan instansi terkait terus melakukan pemantauan melalui Area Traffic Control System (ATCS) serta pengaturan langsung oleh petugas di sejumlah titik strategis.

Peningkatan arus kendaraan akibat kebijakan one way nasional terpantau terutama di beberapa simpang utama kota seperti Simpang Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo kong. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan.

Di samping jalur utama, Pemkot Semarang bersama jajaran Satlantas Polrestabes juga telah mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di titik-titik pusat oleh-oleh maupun destinasi wisata yang kerap menjadi tempat tujuan para pemudik.

Beberapa titik seperti Pandanaran, Lawang Sewu, Simpang Lima dan juga kawasan Kota Lama menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas. Pihak Pemkot Semarang melalui Dishub dan Satlantas telah menyiapkan pengaturan kendaraan di wilayah tersebut untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemkot Semarang mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memperhatikan kondisi kendaraan dan menjaga kesehatan selama perjalanan.

Pemantauan arus lalu lintas dan pergerakan pemudik melalui Posko Angkutan Lebaran Kota Semarang akan terus dilakukan hingga masa arus balik selesai, guna memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan tertib. (Adv)

Perayaan Idul Fitri di Balaikota, Semarang Teguhkan Nilai Toleransi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Halaman Balai Kota Semarang dipadati ribuan warga yang mengikuti Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (21/3) pagi.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan.

Pemerintah Kota Semarang kembali menggelar salat ied bersama sebagai agenda tahunan yang selalu dinantikan warga. Selain ibadah, kegiatan ini juga diisi dengan ramah tamah sederhana yang menghadirkan nuansa kebersamaan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengaku bersyukur atas antusiasme masyarakat yang hadir. “Kami berterima kasih karena masyarakat begitu banyak yang hadir. Ini menjadi momen untuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan. Suasananya sangat hangat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga dihadiri berbagai unsur masyarakat lintas agama, tokoh masyarakat, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan di Kota Semarang.

“Semua elemen hadir, dari tokoh agama hingga masyarakat umum. Ini menunjukkan Semarang sebagai kota yang rukun dan penuh kebersamaan,” katanya.

Usai pelaksanaan salat Ied, warga berkesempatan bersilaturahmi langsung dengan wali kota, wakil wali kota, serta jajaran pemerintah. Pemerintah juga menyediakan santap pagi sederhana bagi jamaah yang hadir.

Di tengah momentum Lebaran, Agustina memastikan pelayanan publik tetap berjalan, meskipun sebagian aparatur menjalankan sistem kerja fleksibel.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap kami buka sesuai jadwal. Jika ada kebutuhan mendesak, kami siap melayani,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat dan pemudik untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Kota Semarang yang tetap buka selama libur Lebaran, seperti kawasan Kota Lama hingga Lawang Sewu.

“Silakan mampir dan menikmati Kota Semarang. Banyak tempat menarik dan kuliner yang tetap buka selama Lebaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Agustina mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan selama perjalanan, terutama bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.

“Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan lupa menikmati momen kebahagiaan bersama keluarga,” pesannya.

Antusiasme warga terlihat jelas dari wajah-wajah bahagia yang memenuhi halaman balai kota sejak pagi hari. Salah satu warga, Filda, mengaku baru pertama kali mengikuti salat ied di lokasi tersebut.

“Ini pertama kali saya salat ied di Balai Kota. Suasananya hangat sekali, ramai, dan menyenangkan. Tadi juga bisa bersalaman langsung dengan ibu wali kota dan pak wakil,” ungkapnya. (Adv)

Agustina Pastikan Pelayanan Pemudik di Stasiun dan Bandara Tanpa Kendala

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pelayanan mudik guna memastikan kesiapan dan keamanan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, belum lama ini.

Berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, arus kedatangan pemudik melalui jalur udara dan jalur darat terpantau masih terkendali.

“Dari hasil pantauan tadi di posko-posko, pelayanan dan pengawasan sampai dengan hari ini di Stasiun Tawang kemudian Bandara berjalan lancar,” ujar Agustina.

Meskipun jalur udara dan kereta api relatif stabil, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai mengantisipasi lonjakan signifikan pada jalur darat yang diprediksi akan mencapai puncaknya esok hari.

Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Polrestabes Semarang untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan.

“Yang agak mengkhawatirkan nanti mungkin karena peak jalan daratnya itu besok. Tadi sudah kita lihat dari pantauan Dishub dan teman-teman di Polrestabes, kemungkinan besar akan mulai dilakukan rekayasa untuk one way,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan sistem satu arah (one way) tersebut, Agustina menekankan keputusan operasional tetap mengikuti instruksi dari pemerintah pusat.

Ia berharap skema tersebut nantinya tidak memberikan dampak yang memberatkan bagi aktivitas warga lokal di dalam kota.

“Tapi kapan itu nanti menunggu arahan dari pusat dan kita berharap Semarang tidak begitu terdampak,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Agustina juga menitipkan pesan kepada seluruh warga Semarang agar menjadi tuan rumah yang baik dengan menyambut para pemudik dengan ramah.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Semarang, ia mengimbau agar tetap mengutamakan keselamatan berkendara di atas kecepatan.

“Hati-hati di jalan, tidak usah terlalu tergesa-gesa, apapun keselamatan nomor satu. Kami seluruh jajaran pemerintah berusaha maksimal untuk membuat Idul Fitri dapat terlaksana dengan baik bagi setiap orang,” tegasnya.

Agustina juga memberikan apresiasi dan pengingat khusus bagi para petugas yang berjaga di posko pelayanan selama masa mudik.

Dia meminta para petugas untuk menjaga kondisi fisik dan tetap meluangkan waktu bagi keluarga di tengah tugas negara yang padat.

“Jaga kesehatan, kesabaran, istirahat yang cukup dan jangan lupa kalau waktunya pas tidak jadwal, tengoklah rumah karena keluarga juga membutuhkan perhatian pada saat lebaran ini,” pungkasnya. (Adv)

Wali Kota Agustina Tegaskan ASN Tetap Bertugas Saat Libur Lebaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang libur Lebaran 2026, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberikan penjelasan terkait kemungkinan masih terlihatnya kendaraan dinas milik pemerintah kota Semarang di jalanan.

Menurutnya, penggunaan mobil dinas tetap diperlukan karena sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjalankan tugas pelayanan publik, meskipun masyarakat sedang menikmati masa libur.

Agustina menegaskan tidak semua ASN libur selama Lebaran. Sejumlah sektor pelayanan dasar, seperti kesehatan dan layanan darurat, tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Harus dipahami, ada teman-teman ASN yang tetap bertugas di hari libur. Bahkan saat Lebaran, saya dan Pak Iswar (Wakil Wali Kota) juga tetap bekerja sesuai jadwal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran mobil dinas di jalan pada hari libur bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kondisi darurat seperti pasien sakit atau kebutuhan penanganan cepat menjadi alasan utama penggunaan kendaraan dinas.

“Misalnya ada kondisi darurat di lapangan, petugas kesehatan harus segera bergerak. Dokter dari puskesmas tentu membutuhkan kendaraan dinas untuk menjangkau lokasi dengan cepat,” jelasnya.

Agustina berharap masyarakat dapat memahami situasi tersebut dan tidak salah menilai keberadaan kendaraan berpelat merah yang tetap beroperasi selama libur Lebaran.

“Kalau nanti ada mobil dinas yang terlihat di jalan saat libur, mohon dimaklumi karena itu bagian dari tugas pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan terhadap integritas ASN dalam menggunakan fasilitas negara. Menurutnya, pemerintah kota meyakini para pegawai menjalankan tugas dengan tanggung jawab.

“Kami percaya teman-teman ASN menggunakan fasilitas ini sesuai aturan dan kebutuhan tugas, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Terlebih, lanjut dia, pemerintah pusat mengeluarkan edaran adanya sistem kerja yang lebih fleksibel, termasuk penerapan Work From Anywhere (WFA). Agustina menilai mobilitas ASN menjadi hal yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik. (Adv)

The Iftar Table Nusantara at Kotta Hotel Semarang: A Heartwarming Ramadan Celebration with Exceptional Enthusiasm

0

SEMARANG (Pertamanews.id)– Kotta Hotel Semarang sukses menyelenggarakan program berbuka puasa bertajuk “The Iftar Table Nusantara” selama periode 19 Februari hingga 19 Maret 2026 di area Event Space Kotta. Program ini menghadirkan pengalaman berbuka dengan sajian khas Indonesia yang beragam dan berbeda setiap harinya.

Kegiatan ini mengusung konsep kuliner Nusantara dengan menghadirkan berbagai hidangan autentik dari sejumlah daerah. Setiap menu dikurasi untuk memberikan pengalaman berbuka yang hangat serta memperkuat suasana kebersamaan.

Antusiasme tamu terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan program. Area Event Space Kotta hampir setiap hari dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja untuk menikmati momen berbuka puasa.

Tingginya minat tersebut menjadikan “The Iftar Table Nusantara” sebagai salah satu pilihan berbuka puasa di kawasan Kota Lama Semarang selama Ramadan 2026.

Selain sajian kuliner, suasana yang dihadirkan juga dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat dan berkesan. Setiap kunjungan tidak hanya menjadi momen berbuka, tetapi juga ruang kebersamaan bagi para tamu.

Kolaborasi Tiga Organisasi Pemuda Hadirkan Posko Mudik, Agustina Beri Penghargaan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri peresmian Posko Mudik Lebaran yang didirikan oleh GP Ansor dan Banser Kota Semarang di kawasan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, baru-baru ini.

Posko ini digelar melalui kolaborasi GP Ansor, Banser, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang untuk memberikan layanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura wilayah barat Kota Semarang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran GP Ansor dan Banser dari tingkat wilayah hingga kota, para relawan, tokoh masyarakat, serta Ketua DPD KNPI Kota Semarang Yohana Citra Mahardhika bersama jajaran pengurus KNPI.

Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan apresiasi atas inisiatif para relawan yang menghadirkan layanan bagi pemudik selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Posko mudik menjadi salah satu tempat yang dicari oleh para pemudik. Fasilitas sederhana seperti tempat beristirahat, minuman hangat, atau sekadar tempat singgah sangat berarti bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh,” kata Agustina.

Posko mudik yang mulai beroperasi pada 16 hingga 21 Maret 2026 ini menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, di antaranya tempat transit, tenda istirahat, area parkir, serta layanan informasi perjalanan.

Para relawan Ansor dan Banser akan berjaga secara bergiliran selama masa operasional posko.

Keterlibatan pemuda juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan posko ini. KNPI Kota Semarang dijadwalkan turut membantu operasional posko melalui keterlibatan pengurus dan relawan pemuda yang bergiliran bertugas bersama Ansor dan Banser.

Agustina menilai kolaborasi lintas organisasi tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Kota Semarang dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Menurutnya, arus mudik tahun ini diperkirakan kembali meningkat. Kota Semarang sebagai simpul jalur Pantura sekaligus gerbang Tol Trans Jawa menjadikan wilayah ini dilintasi jutaan kendaraan setiap musim mudik.

“Banyak pemudik yang singgah di Kota Semarang, baik untuk beristirahat maupun sekadar mencari informasi perjalanan. Karena itu posko mudik seperti ini memiliki peran penting untuk membantu mereka,” ujarnya.

Ia menyampaikan Pemerintah Kota Semarang terus memastikan kesiapan berbagai aspek menjelang Lebaran, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, layanan transportasi, hingga fasilitas pendukung bagi pemudik.

Namun Agustina menegaskan keberhasilan menghadapi arus mudik tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja.

“Peran masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan relawan sangat penting. Kehadiran Ansor, Banser, dan teman-teman KNPI dalam posko mudik ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di Kota Semarang,” katanya.

Selain menjadi tempat singgah bagi pemudik, posko ini juga diharapkan menjadi ruang pelayanan kemanusiaan yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Agustina berharap keberadaan posko mudik yang dikelola bersama oleh Ansor, Banser, dan KNPI dapat memberikan pengalaman positif bagi para pemudik yang melintas di Kota Semarang.

“Ketika para pemudik melihat ada relawan yang menyambut dengan ramah dan membantu perjalanan mereka, maka mereka akan merasakan keramahan Kota Semarang. Hal-hal sederhana seperti inilah yang membuat kota ini selalu dirindukan untuk dikunjungi kembali,” tuturnya. (Adv)

Momen Lebaran Makin Berkesan dengan Promo Halal Bihalal Hotel GranDhika Pemuda Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, tradisi silaturahmi dan saling memaafkan menjadi momen yang dinanti masyarakat.

Menyambut Hari Raya Idulfitri 2026, Hotel GranDhika Pemuda Semarang menghadirkan promo Halal Bihalal dengan konsep praktis, nyaman, dan terjangkau.

Melalui promo ini, masyarakat dapat menggelar acara Halal Bihalal dengan harga Rp150.000 per orang, dengan minimal pemesanan 25 orang.

Penawaran tersebut berlaku hingga 24 April 2026, memberikan keleluasaan bagi keluarga, instansi, maupun komunitas untuk merencanakan momen kebersamaan.

Beragam hidangan khas Lebaran disajikan untuk melengkapi suasana hangat silaturahmi. Mulai dari lontong opor, sambal goreng hati dan krecek, aneka olahan ikan, bakmi, hingga sajian Nusantara lainnya yang menggugah selera.

Seluruh menu diracik dengan sentuhan khas chef hotel berbintang, menghadirkan cita rasa autentik dalam setiap hidangan.

Tak hanya soal kuliner, hotel ini juga menawarkan fleksibilitas pilihan venue. Tamu dapat memilih ruang meeting dengan konsep lebih privat atau area restoran yang nyaman, seluruhnya dilengkapi fasilitas ruangan ber-AC untuk menunjang kenyamanan acara.

Layanan profesional menjadi nilai tambah dalam paket ini. Dengan dukungan tim berpengalaman, tamu dapat menikmati momen Halal Bihalal tanpa repot memikirkan teknis penyelenggaraan.

Menariknya, selain paket acara, tersedia pula pilihan hantaran seperti kue kering, ayam panggang, hingga ayam taliwang yang cocok dijadikan bingkisan bagi kerabat dan relasi.

Untuk melengkapi pengalaman, hotel juga menyediakan berbagai spot foto menarik, mulai dari area lobby, 82 Lounge, hingga kolam renang outdoor di lantai lima yang menawarkan latar pemandangan kota dan perbukitan.

Promo ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menggelar Halal Bihalal dengan suasana berkesan, praktis, dan tetap berkualitas.

Informasi dan reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp resmi di 0811-2850-1712 atau telepon (024) 2920 7788, serta melalui Instagram @grandhikapemudasemarang untuk mendapatkan pembaruan promo lainnya.***

Jalan Citarum Jadi Prioritas, Pemkot Semarang Genjot Betonisasi dan Perawatan Berkala

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan Citarum yang menjadi salah satu urat nadi transportasi menuju pusat kota dan area perdagangan.

Merespons laporan masyarakat, Agustina memastikan langkah penanganan ganda berupa perbaikan rutin jangka pendek dan peningkatan jalan melalui betonisasi permanen pada pertengahan tahun ini.

“Berdasarkan evaluasi teknis, kerusakan di Jalan Citarum dipicu oleh elevasi jalan yang rendah sehingga sering terjadi genangan air saat hujan tinggi. Selain itu, beban kendaraan berat yang melebihi kapasitas atau ODOL (Over Dimension Over Loading) mempercepat kerusakan aspal di beberapa titik kritis,” ujarnya, belum lama ini.

Sebagai langkah nyata agar jalan tetap aman dilalui, Wali Kota memastikan bahwa perbaikan parsial tidak akan menunggu hingga proses lelang selesai.

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus melakukan pemeliharaan harian di lapangan.

“Sambil menunggu peningkatan jalan secara menyeluruh, perbaikan paving dan tambal sulam rutin tetap kami lakukan. Kami tidak ingin aktivitas ekonomi warga terganggu sehingga pemeliharaan terus berjalan agar fungsi jalan tetap terjaga,” jelasnya.

Terkait solusi permanen, Pemkot Semarang telah menganggarkan proyek betonisasi Jalan Citarum yang direncanakan masuk tahap lelang pada Mei 2026.

Pengerjaan fisik jalan sepanjang 510 meter dengan lebar 14 meter ini akan dimulai pada Agustus 2026, mencakup ruas dari simpang Jalan Dr. Cipto hingga simpang Jalan Indragiri Utara.

“Peningkatan jalan menjadi tipe rigid (beton) ini adalah solusi jangka panjang. Sampai saat ini, Pemkot Semarang terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga preservasi jalan ini. Kami akan menempatkan rambu batas beban melalui Dishub untuk mengatur lalu lintas kendaraan berat, yang dibarengi dengan dukungan penindakan dari jajaran Satlantas. Hal ini menjadi kunci utama agar kualitas infrastruktur tidak cepat rusak kembali akibat beban berlebih, sehingga umur jalan bisa bertahan lebih lama,” tegasnya.

Selain perbaikan fisik jalan, Pemkot Semarang juga akan melakukan pembersihan sedimen pada saluran drainase di sisi kanan dan kiri jalan secara berkala untuk memastikan aliran air menuju pompa berjalan lancar dan meminimalisir genangan di badan jalan.

Wali Kota pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada saat melintasi area yang sedang dalam masa pemeliharaan.

“Warga kami imbau tetap berhati-hati saat melintasi Jalan Citarum. Kami berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan ini agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali optimal,” pungkasnya. (Adv)

Lebaran Lebih Berkesan, ARTOTEL Yogyakarta Tawarkan Paket “Hari Raya di Yogyakarta”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penuh kebahagiaan yang selalu identik dengan kebersamaan keluarga, silaturahmi, serta hidangan khas lebaran yang menggugah selera.

Menyambut momen istimewa tersebut, ROCA Restaurant di ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan promo spesial bertajuk “Hari Raya di Yogyakarta”, sebuah sajian kuliner khas Indonesia yang hangat, autentik, dan penuh rasa kebersamaan dalam setiap hidangannya.

Melalui promo ini, para tamu dapat menikmati berbagai hidangan khas lebaran yang akrab di lidah masyarakat Indonesia seperti Kupat, Opor Ayam, Rendang, Sambal Goreng Kentang, dan berbagai menu tradisional lainnya yang disajikan dengan cita rasa autentik khas Nusantara.

Setiap hidangan dipersiapkan secara khusus oleh ROCA Restaurant untuk menghadirkan suasana Hari Raya yang hangat dan berkesan.

Promo “Hari Raya di Yogyakarta” ditawarkan dengan harga mulai dari IDR 125.000 nett per orang dengan minimum pemesanan 30 orang, sehingga sangat cocok untuk acara halal bi halal, gathering keluarga, maupun pertemuan bersama kolega dalam merayakan momen kemenangan setelah bulan Ramadhan.

Menu spesial ini akan tersedia mulai 21 Maret hingga 20 April 2026 di ROCA Restaurant, ARTOTEL Yogyakarta, dengan suasana restoran yang nyaman dan hangat untuk menemani kebersamaan para tamu dalam merayakan Hari Raya.

Selain menawarkan hidangan khas lebaran, ARTOTEL Yogyakarta juga menghadirkan promo kamar spesial “Hari Raya di Yogyakarta”, dengan harga mulai dari IDR 1.210.000.

Promo ini sudah termasuk dengan sarapan untuk 2 orang dan dapat dipesan hingga 26 Maret 2026.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, “Hari Raya selalu menjadi momen yang penuh kebersamaan dan kehangatan.

Melalui ‘Hari Raya di Yogyakarta’, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang otentik khas Yogyakarta, mulai dari kupat, opor ayam, hingga rendang yang dimasak dengan resep khusus, sehingga tamu dapat merasakan suasana Hari Raya yang hangat bersama keluarga, sahabat, maupun kolega di ARTOTEL Yogyakarta.”

Promo “HARI RAYA DI YOGYAKARTA” sudah bisa dipesan secepatnya dan akan berlaku hingga bulan Maret dan April 2026, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.***