spot_img
Beranda blog Halaman 82

Transformasi KA Tegal Bahari dan Gumarang, Sarana Baru Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebih Baik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembaruan sarana pada KA dengan keberangkatan awal dari Daop 4 Semarang, yakni KA Tegal Bahari dengan relasi Tegal – Pasarsenen PP. Pembaruan ini diberlakukan mulai Rabu, 16 Juli 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa rangkaian baru yang digunakan pada kedua kereta ini adalah Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation, hasil produksi PT Industri Kereta Api (INKA).

“KA Tegal Bahari sendiri menjadi andalan bagi masyarakat di Kota Tegal yang berada di wilayah Daop 4 Semarang selama ini. Dengan adanya perubahan sarana yang lebih fresh diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan setia,” ujar Franoto.

Franoto melanjutkan bahwa selain KA Tegal Bahari, para pelanggan yang berangkat dari stasiun Daop 4 Semarang juga akan dimanjakan dengan perubahan sarana baru untuk KA Gumarang relasi Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi PP.

“KA tersebut tentunya menjadi alternatif yang sangat bagus untuk masyarakat yang berangkat dari Daop 4 Semarang karena berhenti di stasiun-stasiun seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, dan Cepu,” ungkap Franoto.

Dengan adanya upgrade sarana tersebut, KAI Daop 4 berharap pelanggan dapat merasakan langsung peningkatan kualitas perjalanan, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun pengalaman selama berada di atas kereta.

“Ini adalah wujud transformasi layanan KAI yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Semoga dengan pembaruan ini dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum khususnya kereta api,” lanjut Franoto.

Kereta New Generation merupakan jenis kereta terbaru dan sangat fresh dengan pembaruan signifikan dari sisi interior dan fasilitas. Desain kabin lebih modern dan clean, menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Pintu masuk kereta serta pintu penghubung antar kereta telah menggunakan pintu elektrik otomatis yang memudahkan penumpang saat membuka dan menutup pintu tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga. Suara pintu pun kini lebih senyap, menambah kenyamanan selama perjalanan.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah kehadiran Passenger Information Display System (PIDS) di setiap kereta, yang menampilkan informasi real-time seperti stasiun terdekat, kecepatan perjalanan, hingga suhu ruangan. Sistem ini sangat membantu penumpang dalam mendapatkan informasi penting selama di perjalanan.

Dari sisi kenyamanan, jendela pada rangkaian baru ini telah menggunakan material tempered double glass yang memiliki kemampuan lebih baik dalam meredam panas, sinar UV, serta mengurangi kebisingan dari luar.

KAI juga memperhatikan kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik pelanggan. Selain stop kontak konvensional di dinding kereta, kini tersedia USB charger port pada masing-masing kursi, sehingga penumpang dapat dengan mudah mengisi daya HP, laptop, maupun smartwatch mereka sepanjang perjalanan.

Untuk mendukung kenyamanan di toilet, tersedia fasilitas tambahan berupa keran khusus untuk berwudu di bagian bawah toilet, serta meja lipat untuk mengganti popok bayi di toilet wanita. Fasilitas ini merupakan bentuk perhatian KAI terhadap beragam kebutuhan pelanggan, termasuk penumpang wanita dan keluarga.

Kejati Jateng Tahan Eks Pejabat LPEI dan Direktur Swasta dalam Kasus Kredit Fiktif Rp81,3 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menahan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembiayaan ekspor fiktif yang merugikan keuangan negara hingga Rp81,3 miliar.

Penahanan dilakukan usai penyidik mengantongi bukti keterlibatan mereka dalam pencairan kredit bermasalah di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Ketiga tersangka tersebut adalah DSD, mantan Kepala Divisi Analisa Risiko Bisnis II LPEI (2013–2019), JAS, eks Kepala Kantor Wilayah LPEI Surakarta (2014–2018), dan HP, Direktur PT Kemilau Harapan Prima.

Sementara itu, satu tersangka lain, DS—yang pernah menjabat sebagai Relationship Manager di LPEI Wilayah Surakarta (2014–2017), mengajukan ulang jadwal pemeriksaan.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Dr.Lukas Alexander Sinuraya, mengungkapkan perkara ini bermula dari pemberian pembiayaan oleh LPEI kepada PT Kemilau Harapan Prima pada kurun waktu 2016 hingga 2018. Penyidikan menemukan bahwa pengajuan kredit tersebut tidak layak dan menggunakan dokumen palsu atau tidak sah.

“Namun proses pemberian kredit tetap berjalan karena ada peran aktif dari pejabat-pejabat di internal LPEI yang seharusnya melakukan mitigasi risiko,” kata Lukas kepada wartawan di Semarang.

Dana yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan ekspor justru tidak digunakan sebagaimana mestinya. Tersangka HP diduga memakai dana tersebut untuk keperluan pribadi dan tidak memenuhi kewajibannya dalam pelunasan utang.

“Sudah diberikan perpanjangan waktu pun tetap tidak dibayar. Ini memperkuat indikasi adanya niat jahat sejak awal,” ujarnya.

Dugaan Kerja Sama Terselubung

Penyidik meyakini bahwa proses pencairan kredit itu merupakan hasil kolusi antara pihak swasta dan pejabat internal LPEI. Tersangka HP disebut menjalin kesepakatan dengan DS, JAS, dan DSD untuk memperlancar pencairan dana.

“DS dan JAS diketahui mengusulkan pembiayaan, lalu DSD menyetujui pencairan meski mengetahui perusahaan pemohon tidak layak secara administratif dan finansial,” paparnya.

Padahal, sesuai mandatnya, LPEI hanya boleh menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha yang memiliki potensi ekspor dan kelayakan kredit yang memadai. Dalam kasus ini, semua prinsip kehati-hatian dikesampingkan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 dan/atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

” Ketiga tersangka ditahan di Rutan Kelas I Semarang,” ungkapnya.

Kejati Jateng memastikan proses hukum akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hingga kini, tim penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa lebih lanjut tersangka DS yang belum ditahan.

Perlintasan Sebidang Kaligawe Diperbaiki, KAI Daop 4 Pastikan Jalur KA Makin Andal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka meningkatkan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melaksanakan pekerjaan perbaikan jalur rel di perlintasan sebidang JPL 5 KM 2+7/8 jalur hulu dan hilir antara Stasiun Semarang Tawang – Alastua yang terletak di Jalan Kaligawe Raya, Semarang mulai Sabtu (12/7).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga keandalan prasarana jalur rel khususnya di titik-titik yang bersinggungan langsung dengan jalur jalan raya.

“Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api yang andal, aman, dan nyaman serta mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujar Franoto.

Pekerjaan akan mulai dilakukan pada hari ini pada jalur hulu, Sabtu (12/7) pukul 19.00 WIB sampai dengan hari Minggu (13/7) pukul 05.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada jalur hilir mulai Minggu (13/7) hingga Senin (14/7) pada waktu yang sama.

KAI Daop 4 Semarang telah berkoordinasi dengan dinas terkait yaitu Kepolisian dan Dinas Perhubungan. Selama pengerjaan, di perlintasan tersebut juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas.

Adapun lingkup pekerjaan perbaikan meliputi pembongkaran aspal eksisting di perlintasan sebidang, perataan dan penghalusan jalur rel khususnya pada area lengkungan, serta peninggian jalur hilir dari kondisi sebelumnya. Penyesuaian elevasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan daya tahan jalur.

Setelah pembongkaran dan perbaikan rel selesai dilaksanakan, pekerjaan akan dilanjutkan dengan proses penstabilan jalur dan ditutup dengan pengaspalan ulang jalan, sehingga kondisi jalan kembali layak dilintasi masyarakat secara nyaman dan aman.

“Kami imbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang hendak melewati Jalan Kaligawe Raya untuk dapat memanfaatkan jalur alternatif selama penutupan berlangsung,” tambah Franoto.

Franoto menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api dengan menjaga kestabilan jalur rel.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Upaya ini adalah bagian dari komitmen KAI Daop 4 untuk menciptakan perjalanan kereta api yang handal, aman, nyaman, dan selamat, demi pelayanan terbaik kepada para pelanggan maupun masyarakat,” tutup Franoto.

Mini Fair Stasiun Tawang, Wajah Baru KAI yang Humanis dan Inklusif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang menghadirkan suasana berbeda di Stasiun Semarang Tawang melalui penyelenggaraan Mini Fair yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Daop 4 Semarang untuk menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang tak hanya fungsional, tetapi juga berdaya secara sosial, budaya, dan ekonomi.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa Mini Fair Daop 4 Semarang menyuguhkan beragam aktivitas menarik yang terbuka untuk masyarakat umum maupun penumpang kereta api.

Di antara kegiatan yang digelar adalah live music, angkringan, UMKM batik, jajanan pasar, pojok baca, pameran foto, drawing corner, mini games, beauty class, hingga sesi ngopi bareng.

Seluruh rangkaian acara dikemas untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan, edukatif, dan inspiratif di lingkungan stasiun.

“Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah dukungan terhadap pemberdayaan UMKM lokal. KAI memberikan ruang strategis bagi pelaku usaha mikro untuk memamerkan dan menjual produk mereka secara langsung kepada pengunjung. Mulai dari batik hasil karya pengrajin daerah, jajanan tradisional, hingga kopi racikan lokal menjadi bagian dari upaya konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di sekitar jalur operasional kereta api,” kata Franoto.

Franoto menambahkan bahwa tak hanya aspek ekonomi, Mini Fair juga menyentuh sisi edukatif dan kreatif. Di area drawing corner, anak-anak diberi kebebasan untuk mengekspresikan imajinasi mereka melalui gambar, sementara di pojok baca, pengunjung dapat menikmati buku-buku ringan yang membahas sejarah, budaya, hingga perkeretaapian.

Suasana ini menjadi lebih semarak dengan kehadiran mini games interaktif yang menghibur serta beauty class yang diminati kaum muda dan perempuan.

Mini Fair juga menjadi ruang silaturahmi antarpengunjung. Melalui sesi ngopi bareng, suasana akrab tercipta antara penumpang, komunitas, dan petugas stasiun.

Ruang-ruang sosial yang tercipta ini memperkuat fungsi stasiun sebagai tempat interaksi yang humanis, jauh dari kesan formal semata.

Franoto mengatakan bahwa Mini Fair merupakan bagian dari transformasi layanan KAI yang tidak hanya berorientasi pada transportasi, tetapi juga pada pembangunan relasi yang lebih luas dengan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan wajah baru dari stasiun—bukan hanya sebagai tempat naik dan turun kereta, tapi juga sebagai ruang budaya, ekonomi, dan interaksi sosial. Lewat Mini Fair ini, kami mengajak masyarakat untuk melihat stasiun sebagai bagian dari kehidupan kota yang dinamis dan inklusif,” ujar Franoto.

Mini Fair Daop 4 Semarang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi stasiun sebagai pusat aktivitas masyarakat urban.

Kabar Gembira! Pemesanan Tiket Kereta Api Bisa Dilakukan Lebih Dekat dengan Jadwal Keberangkatan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mulai Kamis (10/7), PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kemudahan baru bagi pelanggan dalam memesan tiket kereta api. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, KAI kini membuka pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan situs https://booking.kai.id hingga mendekati waktu keberangkatan kereta yang sebelumnya maksimal 1 jam sebelum keberangkatan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak.

“Kini, pemesanan tiket KA antar kota dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sedangkan untuk KA perkotaan hingga 10 menit sebelum keberangkatan,” jelas Franoto.

Penyesuaian ini berlaku untuk seluruh pemesanan yang dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI dan situs web booking.kai.id. Pelanggan yang belum memperbarui aplikasinya dapat segera melakukan pembaruan ke versi minimal 6.12.1 untuk Android dan 6.13.0 untuk iOS agar dapat menikmati fitur terbaru ini.

Selain itu, untuk memperkuat akurasi data dan keamanan perjalanan, seluruh penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) wajib mengisi data diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk bagi penumpang infant. Sementara penumpang Warga Negara Asing (WNA) wajib mengisi data dengan nomor identitas yang tercantum dalam paspor.

Aplikasi Access by KAI juga kini mendukung pembelian tiket dengan tarif khusus yang bisa dilakukan mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api, selama tempat duduk masih tersedia serta tarif go show yang bisa dilakukan mulai 3 jam sebelum keberangkatan. Hal ini memberikan alternatif menarik bagi pelanggan yang ingin bepergian secara lebih hemat.

KAI Daop 4 Semarang terus mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan digital yang lebih cepat, praktis, dan aman. Dengan fitur pemesanan tiket yang semakin fleksibel, KAI berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas pelanggan yang terus berkembang.

“Transformasi digital terus kami lakukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Fitur ini menjadi salah satu upaya KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan sesuai dengan ritme kehidupan modern yang serba mendadak,” tutup Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses layanan pelanggan KAI melalui contact center 121, aplikasi Access by KAI, atau kanal media sosial resmi KAI @KAI121.

Komdigi, Indosat, Cisco, dan NVIDIA Dorong Transformasi Digital Lewat AI

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) secara resmi meluncurkan Indonesia’s AI Center of Excellence, ekosistem inklusif nasional untuk mendorong daya saing Indonesia di bidang AI melalui kolaborasi strategis dengan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Cisco, dan NVIDIA.

AI Center of Excellence ini didukung teknologi NVIDIA termutakhir, dilindungi intelligent infrastructure dari Cisco, dan diperkuat jaringan digital Indosat di seluruh negeri.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kedaulatan AI, memperkuat kapasitas nasional, dan membuka akses AI yang merata untuk seluruh masyarakat Indonesia—dari desa hingga kota, dari startup, korporasi besar, hingga lembaga pemerintah.

AI Center of Excellence diperkuat enam pilar utama dalam mendorong perkembangan AI, diantaranya:

1.AI Sandbox yang berfokus pada pengembangan aplikasi nyata di sektor prioritas.

2.Program pelatihan serta sertifikasi AI dan data untuk puluhan ribu talenta digital Indonesia.

3.Akselerator untuk mendukung pertumbuhan perusahaan rintisan lokal.

4.Enterprise hub untuk menciptakan solusi nyata bersama pelaku industri.

5.Platform pengembangan Large Language Model berskala nasional.

6.Forum think-tank nasional untuk merumuskan kebijakan AI yang etis dan bertanggung jawab.

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, mengatakan “Kolaborasi ini membuktikan bahwa kedaulatan digital bisa dibangun bersama. Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tapi juga rumah bagi inovasi dan penciptaan teknologi AI yang relevan dengan kebutuhan bangsa.”

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan bahwa AI Center of Excellence bukan semata tentang penerapan teknologi, tetapi tentang memastikan akses yang merata terhadap AI.

“Di Indosat, kami percaya bahwa AI harus inklusif—bukan hanya soal akses, tapi juga soal membuka peluang. Dengan dukungan dari para mitra global, kami ingin mempercepat laju pertumbuhan Indonesia dengan memastikan bahwa masyarakat Indonesia bukan hanya menjadi pengguna AI, tapi juga kreator dan inovator. Inilah wujud komitmen kami untuk memperkuat talenta lokal yang berdaya saing global. Seluruh hal ini sejalan dengan tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia.”

Chuck Robbins, Chair and Chief Executive Officer Cisco mengatakan, “Transformasi di era AI membutuhkan fondasi infrastruktur kuat dengan sumber daya manusia yang siap bersaing. Lewat kolaborasi bersama Komdigi, Indosat, dan NVIDIA, Cisco mendukung AI Center of Excellence sebagai fondasi yang aman, cerdas, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

Dukungan ini memperkuat kemitraan kami selama lebih dari 25 tahun dengan sektor publik dan swasta di Indonesia dalam membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan.”

AI Center of Excellence hadir untuk mengakselerasi kemajuan AI secara nasional, melalui empat pendekatan strategis, yakni:

● Infrastruktur Berdaulat: Indosat dan NVIDIA memimpin pengembangan infrastruktur AI berdaulat pertama di Indonesia yang dirancang untuk skala besar, performa tinggi, dan kemandirian nasional. Platform ini akan menjadi fondasi kelas dunia bagi penerapan AI yang aman dan andal, sekaligus mendorong ambisi digital Indonesia dan mempercepat inovasi dalam negeri. Indosat, melalui Lintasarta sebagai AI Factory, menjadi yang pertama di Asia Tenggara dalam hal pengintegrasian NVIDIA GB200 NVL72—teknologi terbaru untuk mendukung generative AI dan komputasi performa tinggi (HPC) generasi mendatang.

● Keamanan dalam Pengelolaan AI: Cisco memperkuat keamanan digital Indonesia dengan menghadirkan infrastruktur cerdas untuk melindungi aset digital dan informasi strategis nasional. Inisiatif ini didukung oleh Sovereign Security Operations Center (SOC) Cloud Platform, yang diperkuat oleh pemanfaatan Splunk pertama di Indonesia serta solusi Managed Security Services dari Cisco. SOC ini akan menggabungkan deteksi ancaman berbasis AI, pengendalian data, dan integrasi menyeluruh dengan infrastruktur nasional, sehingga pengelola data di Indonesia bisa melindungi aset digital mereka secara lebih aman sesuai aturan yang berlaku.

● AI for All: AI Center of Excellence ditargetkan untuk membuka akses teknologi AI bagi ratusan juta masyarakat Indonesia pada tahun 2027, dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan seluler Indosat. Inisiatif ini bertujuan mendemokratisasi AI yang tidak terbatas aspek geografis, sekaligus membawa manfaat AI untuk membuka peluang baru baik untuk masyarakat kota maupun desa.

● Pengembangan Talenta Digital: Pusat AI ini akan memberikan pembekalan terhadap satu juta masyarakat Indonesia dengan kecakapan digital di bidang jaringan, keamanan, dan AI pada tahun 2027. NVIDIA akan menghadirkan dukungan riset melalui pusat teknologi AI, pendampingan startup lewat program Inception, dan pelatihan dan sertifikasi dari Deep Learning Institute.
Sementara itu, Cisco akan menyediakan pelatihan melalui Cisco Networking Academy untuk menciptakan tenaga kerja masa depan yang akan mendorong ekonomi digital. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Cisco untuk melatih 500.000 orang Indonesia di tahun 2030.

Ronnie Vasishta, SVP Telecom NVIDIA, menyampaikan, “Penting untuk memastikan AI bisa diakses oleh semua orang. Melalui kolaborasi strategis ini NVIDIA tak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga mendorong pembangunan fondasi ekosistem AI yang kokoh sehingga dapat menjadi model bagi negara lain dalam mengintegrasikan teknologi demi pertumbuhan yang berkelanjutan.”

Inisiatif lintas sektor ini menandai langkah strategis Indonesia dalam membangun ekosistem digital yang aman, kuat, dan inklusif.

Digagas oleh Komdigi yang didukung kolaborasi strategis, Indonesia tengah menuju implementasi global di bidang AI, dengan pengembangan lokal, berbasis kedaulatan, dan visi bersama untuk masa depan yang adil dan berkelanjutan.

KAI Daop 4 Semarang Permudah Akses Menuju Karimunjawa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keindahan Karimunjawa yang terkenal sebagai destinasi bahari unggulan di Jawa Tengah semakin terbuka lebar berkat kemudahan akses transportasi yang terintegrasi. Apalagi saat ini akses ke Pulau Karimunjawa juga didukung adanya Pesawat Perintis yang baru saja dikenalkan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

KAI Daop 4 Semarang memberikan tips praktis dan efisien bagi para pelanggan KA dari berbagai daerah yang ingin bepergian ke Karimunjawa dengan memanfaatkan perjalanan kereta api yang dilanjutkan dengan penerbangan perintis dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa masyarakat dari berbagai daerah dapat menggunakan kereta api dengan tujuan Stasiun Semarang Tawang atau Semarang Poncol dan kemudian memanfaatkan integrasi transportasi yang cukup lengkap di sana untuk menuju Bandara.

“Kedua stasiun tersebut didukung oleh beragam pilihan transportasi lanjutan seperti taksi, angkutan kota, transportasi online, maupun layanan Bus Trans Semarang yang efisien. Integrasi transportasi antar moda ini kami sediakan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di masa liburan atau dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata,” kata Franoto.

Franoto menambahkan, kedua stasiun ini menjadi pintu gerbang yang strategis untuk menuju berbagai tempat termasuk bandara, mengingat lokasinya yang relatif dekat dengan pusat kota.

Integrasi antarmoda ini merupakan bentuk dukungan nyata KAI terhadap cita-cita pemerintah dalam membangun sistem transportasi nasional yang saling terhubung dan berorientasi pada kemudahan akses.

“Kehadiran konektivitas yang solid antara kereta api dan moda udara, termasuk penerbangan perintis, adalah bagian dari kontribusi perusahaan dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional, salah satunya Asta Cita keenam yang menekankan pentingnya peningkatan daya saing dan produktivitas nasional termasuk dalam sektor pariwisata,” kata Franoto.

Dengan hanya menempuh waktu sekitar 10 hingga 20 menit dari stasiun menuju bandara, para pelanggan KA memiliki opsi perjalanan yang lebih fleksibel dan hemat waktu. Hal ini semakin memperkuat posisi Semarang sebagai hub perjalanan ke Karimunjawa, baik dari sisi darat maupun udara. Tak hanya praktis, kombinasi moda ini juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terjadwal bagi para wisatawan.

Karimunjawa sendiri terus menjadi primadona wisata berkat kekayaan alamnya yang menakjubkan. Gugusan pulau-pulau eksotis, laut biru jernih, terumbu karang yang masih alami, serta berbagai pilihan aktivitas wisata seperti snorkeling, diving, dan ekowisata mangrove menjadikan daerah ini sebagai salah satu destinasi impian di Indonesia.

Pemerintah pun terus mendorong peningkatan aksesibilitas ke Karimunjawa melalui pengembangan layanan transportasi, baik jalur laut maupun udara.

KAI berharap dengan sinergi antara moda transportasi, masyarakat dapat semakin mudah menjangkau destinasi wisata unggulan seperti Karimunjawa.

“Selain itu, keterlibatan KAI dalam mendukung konektivitas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata di Jawa Tengah, serta memperkuat citra kereta api sebagai moda transportasi andalan yang terintegrasi, andal, dan siap mendukung kemajuan Indonesia,” tutup Franoto.

Transformasi Menuju Universitas, STMIK Himsya Semarang Perkuat Kelembagaan dan Mutu Akademik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Himsya Semarang terus memantapkan langkah menuju transformasi kelembagaan menjadi universitas. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, STMIK Himsya menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan dan Strategi Peningkatan Akreditasi Program Studi, di Hotel Pandanaran Semarang,Sabtu (12/7).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Gandung Sumardi, S.Kom., M.Kom. dari LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, dan Dr. Uky Yudatama, S.Si., M.Kom., M.M., asesor LAM INFOKOM yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Magelang.

Keduanya memberikan panduan strategis mengenai tata kelola institusi, peningkatan mutu program studi, serta persyaratan formal yang harus dipenuhi untuk alih bentuk menjadi universitas.

Ketua STMIK Himsya, Septia Lutfi, S.Kom., M.Kom., menyampaikan workshop ini merupakan bagian dari agenda besar kampus dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan akreditasi.

Ia menegaskan bahwa transformasi kelembagaan bukan sekadar perubahan bentuk, tetapi juga perubahan fundamental dalam budaya mutu, manajemen institusi, serta kesiapan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi digital.

“Kami sedang menyiapkan STMIK Himsya untuk melangkah menjadi universitas. Penguatan akreditasi, pengembangan program studi baru, serta konsolidasi tata kelola menjadi bagian dari roadmap strategis kami,” ujarnya.

Dalam paparannya, Gandung Sumardi menjelaskan, perubahan bentuk perguruan tinggi dari sekolah tinggi menjadi universitas harus memenuhi sejumlah persyaratan sesuai regulasi Kemendiktisaintek.

Beberapa di antaranya mencakup minimal lima program studi aktif dari tiga rumpun ilmu berbeda, dua program studi. Selain itu, institusi juga harus menunjukkan kinerja yang baik dalam sistem penjaminan mutu internal (SPMI), memiliki sarana dan prasarana yang memadai, serta tata kelola yang akuntabel dan transparan.

“Transformasi menjadi universitas harus dibangun di atas landasan kelembagaan yang kuat dan terintegrasi. Tidak hanya dari sisi struktur, tapi juga dari kinerja akademik, daya dukung SDM, dan budaya mutu yang berkelanjutan,” ujar Gandung.

Ia menambahkan, LLDIKTI akan terus mendampingi perguruan tinggi swasta yang serius membenahi diri dan berkomitmen memenuhi standar nasional pendidikan tinggi.

Sementara itu, Dr. Uky Yudatama memaparkan akreditasi program studi, khususnya di bawah Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM), kini menitikberatkan pada pendekatan berbasis capaian pembelajaran dan rekam jejak luaran tridharma perguruan tinggi.

Ia menjelaskan asesmen akreditasi tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga implementasi dari visi-misi, kualitas dosen, relevansi kurikulum, keterlibatan industri, dan inovasi di tingkat mahasiswa serta alumni.

“LAM INFOKOM melihat mutu program studi dari apa yang benar-benar dilakukan kampus, bukan sekadar rencana di atas kertas. Data harus terbukti, dan praktik baik harus bisa diukur,” jelasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antarunit kerja di dalam kampus, penyusunan LED (Laporan Evaluasi Diri) yang reflektif, serta keterpaduan antara pengajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Langkah Nyata STMIK Himsya

Workshop diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, ketua program studi, dosen, serta tim penjaminan mutu internal STMIK Himsya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berdiskusi terkait tantangan pengisian borang akreditasi, pengembangan program studi berbasis kebutuhan industri digital, serta kesiapan kelembagaan dalam proses transformasi menjadi universitas.

Di akhir acara, Ketua STMIK Himsya menyampaikan kampus akan membentuk tim percepatan akreditasi dan pengembangan program studi baru, antara lain Pariwisata, Hukum Bisnis, kecerdasan buatan dan keamanan siber.

Tim ini akan menjadi motor penggerak akselerasi menuju universitas yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami percaya bahwa peningkatan mutu bukan sekadar tujuan, tapi proses berkelanjutan. Dengan kolaborasi dan komitmen seluruh civitas akademika, kami siap menjadikan STMIK Himsya sebagai universitas unggul di bidang teknologi digital,” ujar dia.

Kajati Jateng Hendro Dewanto Lantik 9 Kajari Jadi Ketua Gojukai, Dorong Pembinaan Mental dan Profesionalisme

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, yang juga Ketua Karate-Do Gojukai Jawa Tengah, Dr. Hendro Dewanto resmi melantik sembilan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) sebagai Ketua Gojukai di masing-masing kabupaten/kota masa bakti 2024–2029.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kejati Jawa Tengah, Kota Semarang, ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara penegakan hukum dan pembinaan karakter melalui olahraga bela diri karate, khususnya Gojukai yang berakar pada nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan pengabdian.

Kesembilan Kajari yang dilantik adalah Chandra Saptaji (Kota Semarang), Epi Paula Numberi (Batang), Anik Anifah (Kota Pekalongan), Muib (Pemalang), Nur Ernina Sari (Kota Tegal), Wuriadhi Paraamitha (Kabupaten Tegal), Yadi Rachmat Sumaryadi (Brebes), Feni Nilasari (Kabupaten Pekalongan), dan Andung Sutranggono (Banyumas). Mereka akan memimpin perguruan Gojukai di wilayah masing-masing sekaligus menjadi teladan dalam membina mentalitas generasi muda melalui olahraga bela diri.

Dalam sambutannya, Kajati Hendro menyatakan karate bukan sekadar olahraga fisik, tetapi juga sarana pembinaan mental yang mendalam, terutama bagi aparat penegak hukum.

“Kami ingin membangun insan Adhyaksa yang tidak hanya kuat secara intelektual dan profesional, tetapi juga berkarakter, berjiwa ksatria, dan memiliki semangat sportivitas,” ujar Hendro.

Ia menambahkan, peran Ketua Gojukai di daerah bukan hanya simbolis, tetapi diharapkan mampu menghidupkan pembinaan karate sejak usia dini, meningkatkan prestasi atlet lokal, serta menjadikan karate sebagai medium edukatif di tengah masyarakat.

Smentara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Gojukai Indonesia, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam pesannya yang disampaikan melalui Hendro Dewanto, memberikan apresiasi atas pelantikan tersebut.

Leonard menilai keterlibatan para Kajari sebagai Ketua Gojukai di daerah dapat memberi contoh kepemimpinan yang positif serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Ini bukan hanya soal karate, ini tentang membangun karakter bangsa. Para pemimpin Gojukai di daerah harus menjadi teladan—baik di dojo maupun dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Pendidikan Karakter

Gojukai sebagai salah satu perguruan karate yang berafiliasi dengan Japan Karate Federation (JKF), selama ini aktif dalam membina generasi muda melalui latihan rutin, kejuaraan, dan program pendidikan karakter berbasis bela diri.

Kejati Jateng mendorong agar program-program Gojukai bersinergi dengan instansi pendidikan, kepemudaan, dan penegakan hukum untuk menciptakan lingkungan sosial yang sehat, disiplin, dan berintegritas.

Pelantikan ini juga menandai awal dari strategi baru pembinaan atlet dan kader karate di Jawa Tengah, dengan memperkuat jejaring antar kabupaten/kota serta memperluas jangkauan kegiatan ke sekolah-sekolah, komunitas pemuda, hingga lembaga hukum.

Hendro menegaskan, jabatan Ketua Gojukai yang kini diemban para Kajari bukan tambahan beban, tetapi sebuah kehormatan dan kesempatan untuk turut membentuk masa depan bangsa.

“Karate mengajarkan kita untuk tidak hanya bertarung di arena, tetapi juga melawan egoisme, ketidakjujuran, dan ketidakadilan dalam kehidupan. Nilai-nilai itulah yang harus kita tularkan,” tutupnya.

Dukung Ketahanan Pangan, PI Niaga Pastikan Pupuk Subsidi Tersalurkan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menegaskan perannya sebagai perusahaan perdagangan pupuk dan sektor non-pupuk.

Dalam lini bisnis pupuk, PI Niaga memiliki peran ganda: mendistribusikan pupuk subsidi untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan menjual pupuk komersial untuk memenuhi kebutuhan petani dan industri secara lebih luas.

PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hingga Juni 2025, PI Niaga telah berhasil menyalurkan 57.257 ton pupuk subsidi berjenis urea, NPK dan organik melalui jaringan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Penyaluran ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani, demi menjaga produktivitas pertanian di Tanah Air.

Kegiatan distribusi pupuk subsidi ini bukan sekedar tugas, melainkan wujud nyata kontribusi PI Niaga terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dengan memastikan pasokan pupuk yang cukup dan terjangkau, PI Niaga turut berperan dalam meningkatkan hasil panen petani, yang pada gilirannya akan memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Dalam setiap langkah distribusi pupuk subsidi, kami selalu berpegang teguh pada regulasi pemerintah dan standar operasional yang ketat,” ujar Trudo HD, Plt Direktur Utama PI Niaga.

“Hal ini merupakan prioritas utama kami untuk memastikan pupuk subsidi tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.”

PI Niaga secara konsisten melaksanakan penyaluran pupuk subsidi berdasarkan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), serta mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, seluruh proses distribusi diawasi ketat dan dijalankan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Komitmen ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik dan seluruh pemangku kepentingan terhadap integritas proses distribusi pupuk subsidi.

Dengan demikian, petani dapat memperoleh haknya secara adil dan pupuk yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi produktivitas pertanian Indonesia.

Lebih lanjut, dalam upaya mengoptimalkan proses distribusi, PI Niaga juga aktif menjalin kerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di bidang jasa angkutan.

Kemitraan ini tidak hanya memperlancar proses penyaluran pupuk hingga ke pelosok daerah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dengan memberdayakan pelaku UMKM.

Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara BUMN dan UMKM untuk kemajuan bersama.

Dengan terus memastikan kelancaran penyaluran pupuk subsidi, PI Niaga berkomitmen untuk terus menjadi pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi Indonesia.