spot_img
Beranda blog Halaman 92

Kejati Jateng Tahan Eks Kabid Perdagangan Klaten dalam Kasus Korupsi Plaza Klaten, Kerugian Negara Capai Rp10,2 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kasus korupsi pengelolaan bangunan Plaza Klaten terus bergulir, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menahan mantan Kabid Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kabupaten Klaten berinisial DS atau Didik Sudiarto. Penahanan tersangka dilakukan, setelah dihari yang sama tersangka ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan bangunan Plaza Klaten tersebut, kerugian negara ditaksir mencapai Rp10,2 miliar.

Dari pantauan, tersangka keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB. Dia tampak mengenakan rompi tahanan dengan kondisi tangan terborgol.

“Kami menahan tersangka DS dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan sewa Plaza Klaten tahun 2019 sampai 2023,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono didampingi Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Kejati Jateng Leo Jimmy Agustinus, Senin (23/6).

Menurutnya, bangunan Plaza Klaten merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Klaten. Aset itu sempat dikerjasamakan dengan salah satu perusahaan swasta selama 25 tahun dan berakhir 2018.

Mulai 2019, aset tersebut kembali dikelola Pemkab Klaten. Sayangnya terjadi penyimpangan, di mana pengelolaan aset tidak dilakukan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Pemanfaatan Plaza Klaten seharusnya dilakukan dengan perjanjian sewa dan pemilihan rekanan melalui lelang terbuka. Namun, saat itu pejabat dinas menunjuk secara langsung rekanan, yakni PT MMS.

Dalam kurun waktu 2019 02022, penerimaan kas daerah dari penyewaan Plaza Klaten seharusnya mencapai Rp14,2 miliar. Namun, nyatanya yang disetor hanya Rp3,9 miliar, sehingga terdapat kerugian negara sekitar Rp10,2 miliar.

Peran tersangka DS selaku Kabid Perdagangan turut bekerja sama dengan Kepala DPKUKM berinisial BS sudah meninggal dunia untuk menunjuk PT MMS sebagai pengelola Plaza Klaten.

Tersangka DS sejak awal memberikan fasilitas kepada pimpinan PT MMS dan mengkomunikasikan dengan para pejabat Pemkab Klaten.

Selain itu, tersangka DS juga menerima fasilitas berupa biaya rapat di berbagai tempat untuk membahas permohonan PT MMS. Ia juga menerima uang saku yang dilarang menurut aturan.

“Tersangka menerima uang saku dari bervariasi sekitar Rp1 juta dan Rp10 juta,” ujarnya.

Napak Tilas Sejarah Kereta Api, KAI Daop 4 Ajak Komunitas Telusuri Kudus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api Indonesian Railways Preservation Society (IRPS), Kereta Anak Bangsa (KAB), Komunitas Cerita Kudus Kota, dan Lelana Walking Tour melaksanakan kegiatan bertajuk Telusuri Jejak Kereta Api di Kudus pada Minggu, 22 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta dari berbagai kalangan yang antusias menelusuri sisa-sisa sejarah kejayaan perkeretaapian di Kota Kudus, Jawa Tengah.

Dalam napak tilas ini, para peserta menyusuri rute sejauh 2 kilometer dari kawasan eks Stasiun Kliwon (stasiun kereta api pertama di Kudus) menuju eks Stasiun Kudus di kawasan Wergu.

Sepanjang perjalanan, peserta diajak menyaksikan langsung sisa-sisa peninggalan bersejarah seperti jalur rel lama, bangunan-bangunan bekas operasional kereta api, perangkat persinyalan, serta jembatan besi peninggalan masa kolonial yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menggali, melestarikan, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sejarah panjang perkeretaapian di Tanah Air, khususnya di Kota Kudus.

“Banyak generasi muda maupun warga Kudus sendiri yang belum mengetahui bahwa daerah ini dulu memiliki jaringan kereta api trem yang cukup maju dan bahkan memiliki stasiun besar yang menjadi denyut transportasi dan perekonomian wilayah ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka kembali ingatan sejarah itu agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Franoto.

Mengenal Sekilas Sejarah Perkeretaapian di Kudus

Jejak perkeretaapian di Kudus tak lepas dari kehadiran perusahaan trem swasta Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) yang mengembangkan jaringan trem di wilayah ini sejak akhir abad ke-19. Jalur pertama dibangun dari Semarang menuju Joana, melintasi Demak, Kudus, dan Pati, sepanjang total 87,2 km. Stasiun Kudus diresmikan bersamaan dengan pembukaan lintas Demak-Kudus pada 15 Maret 1884.

Menariknya, stasiun pertama di Kudus, dikenal sebagai Stasiun Kliwon yang dibangun dari kayu sederhana, berdekatan dengan Alun-Alun dan Pabrik Gula Rendeng sebagai bagian dari strategi SJS untuk menghubungkan pusat produksi gula dengan pelabuhan ekspor.

Seiring pertumbuhan kota, jalur trem dan stasiun dipindahkan ke Wergu pada tahun 1919 dengan bangunan baru yang lebih megah lengkap dengan kanopi besi berhias kaca berwarna, menjadikannya salah satu stasiun paling modern pada masanya.

Setelah masa kejayaannya, perlahan-lahan aktivitas perkeretaapian di Kudus menurun, hingga akhirnya stasiun berhenti beroperasi pada 1980-an.

Ketua IRPS Korwil Semarang, Bachtiar Yosanto, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Kudus pernah menjadi bagian penting dalam sejarah transportasi kereta api di Jawa Tengah.

“Banyak yang tidak tahu kalau dulu di sini ada jalur kereta api aktif, bahkan stasiun besar yang kini masih ada bekasnya. Ini aset sejarah yang sangat layak untuk diangkat kembali, baik sebagai bahan edukasi, wisata sejarah, maupun bagian dari identitas kota Kudus,” jelas Bachtiar.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 4 Semarang dan komunitas berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian situs sejarah perkeretaapian sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkala dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan generasi muda, agar sejarah panjang perkeretaapian Indonesia tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Franoto.

Ada yang Menarik ! Kota Semarang Hadirkan Resep Bung Karno dalam Festival Mustika Rasa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memperingati bulan Bung Karno, Kota Semarang kembali menghadirkan agenda seni dan budaya yang sarat makna melalui gelaran Festival Mustika Rasa. Acara kreatif ini akan berlangsung mulai tanggal 26–30 Juni 2025 di kawasan Kota Lama Semarang, dengan puncak kegiatan pada Sabtu (28/6).

Festival ini diharapkan bisa menghidupkan semangat nasionalisme dan menguatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya Indonesia. Berbagai kegiatan dengan format yang segar akan digelar, seperti Pameran Lukisan, Lomba Menggambar dan Mewarnai, serta Lomba Kuliner Mustika Rasa yang diangkat dari buku resep legendaris peninggalan Bung Karno, “Mustika Rasa”.

Acara terbuka untuk umum dan menyasar berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, komunitas seni, pelaku usaha kuliner, hingga wisatawan domestik. Pengunjung akan disuguhi pengalaman budaya yang menyenangkan sekaligus edukatif di ruang-ruang ikonik Kota Lama, yaitu Oudetrap, Taman Garuda, dan Taman Srigunting.

Agustina, Wali Kota Semarang, melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Berbagai dinas ikut terlibat aktif, mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga Dinas Kesehatan. Dukungan diberikan dalam bentuk fasilitasi teknis, publikasi, hingga pengamanan dan fasilitasi di bidang kesehatan.

“Pemkot Semarang menyambut positif inisiatif ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam memajukan seni-budaya sekaligus memperkuat karakter kebangsaan, terutama bagi generasi muda,” ungkap Agustina, Jumat (20/6) di kantornya.

Menurutnya, Festival Mustika Rasa juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali resep-resep tradisional Nusantara secara lebih luas kepada masyarakat. “Tidak hanya menumbuhkan kreativitas di bidang kuliner, kegiatan ini juga kuta harapkan mampu mempererat silaturahmi antar warga masyarakat,” imbuh Agustina.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan di minggu terakhir bulan Juni ini dengan nuansa budaya, Festival Mustika Rasa 2025 menjadi event yang sayang untuk dilewatkan. Kota Lama Semarang pun akan kembali menjadi ruang hidup yang merayakan seni, rasa, dan semangat kebangsaan.

Agustina Wali kota Semarang Dukung Pemerintah Pusat dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Rumah bagi Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, menghadiri prosesi penandatanganan nota kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait bidang perumahan pada Jumat (20/6) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Nota kesepakatan tersebut dilakukan untuk menyatukan data dan mengakselerasi pemenuhan kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Penandatanganan juga dilakukan oleh bupati-wali kota se-Jateng, Bank Jateng, BPS dan BP Tapera.

“Kesepakatan itu di antaranya adalah bagaimana nanti bisa membuat formulasi terkait data-data perumahan dan kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Tengah. Kesepakatan ini perlu karena nanti dari pemerintah pusat akan membuat suatu koordinasi terkait dengan bantuan-bantuan rumah yang secara simultan akan diratakan di seluruh kabupaten kota di wilayah kita,” kata Gubernur Ahmad Luthfi usai acara.

Menurut Luthfi, penyelenggaraan dan pemenuhan rumah layak huni merupakan salah satu indikator untuk memangkas kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Maka dari itu diperlukan sinergitas dan kolaborasi dari seluruh pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta CSR dan bantuan sosial dari pihak ke tiga.

Sementara menurut Agustina, nota kesepahaman tersebut dijalankan guna mensinergikan dan mengoptimalkan penyaluran program pemenuhan hunian pertama bagi masyarakat Jawa Tengah yang didukung oleh data yang lengkap dan akurat dari BPS.

“Ini adalah contoh kebijakan berbasis data melalui peranan BPS. Tentunya Pemerintah Kota Semarang sangat menyambut baik dan akan menggunakan data dari BPS sebagai acuan agar tepat sasaran khususnya dalam memberikan bantuan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR,” tutur Agustina.

Dirinya mengatakan bahwa pada pertemuan tersebut pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai strategi selain pemutakhiran data BPS, juga memberikan kemudahan dalam pemberian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pencegahan deadlock, termasuk berkolaborasi dengan sejumlah pihak seperti para asosiasi pengembang perumahan.

“Semangat ini demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Harapannya tidak ada yang dirugikan baik itu masyarakat, pemerintah, dan pengusaha, serta roda perekonomian melalui pembangunan perumahan terus bergulir,” ujarnya.

Disinggung terkait rencana kementerian yang akan meningkatkan pemenuhan target penyaluran dari sebelumnya 220.000 unit rumah menjadi 350.000 unit pada tahun 2025, Agustina menegaskan menunggu keputusan alokasi yang diberikan untuk Kota Semarang. “Berapa pun kami siap,” katanya.

Agustina menekankan peran penting data dalam menunjang peningkatan kuota perumahan nasional yang dijalankan pemerintah pusat. Menurutnya, dengan data dari BPS, Pemerintah Kota Semarang dapat mengidentifikasi keluarga-keluarga yang benar-benar layak dan harus mendapatkan bantuan perumahan atau kepemilikan rumah murah.

“Data BPS Kota Semarang nanti akan menjadi titik awal penetapan sasaran program, menjadi data valid. Dan itu yang akan kami jalankan pertama kali sebelum menentukan skema perumahan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Rektor UNDIP Lantik Pejabat Baru dan 316 PNS: Tegaskan Komitmen pada Inovasi Penelitian dan Kolaborasi Global

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. secara resmi melantik 10 pejabat baru serta mengambil sumpah 316 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Upacara Pelantikan Pejabat dan Pengambilan Sumpah PNS yang diselenggarakan pada Rabu (18/6) pukul 09.00 WIB di Gedung Prof. Sudarto, Kampus UNDIP Tembalang.

Kegiatan yang dihadiri Ketua Senat Akademik, para Wakil Rektor, Dekan fakultas/sekolah, segenap pejabat di lingkungan UNDIP, dan para tamu undangan ini diberdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Diponegoro Nomor: 16/UN7.A/KP/VI/2025 s/d 19/UN7.A/KP/VI/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Dekan, Ketua Departemen, Ketua dan Sekretaris Program Studi di Lingkungan Universitas Diponegoro, serta berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor: 24/UN7.A/KP/V/2025 s/d Nomor: 341/UN7.A/KP/V/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil.

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Rektor UNDIP didampingi rohaniwan sesuai dengan kepercayaan masing-masing pejabat.

Selanjutnya Penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas oleh Rektor UNDIP didampingi Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., IPU. dan Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc, Env.Eng, Ph.D., IPM., ASEAN Eng. sebagai saksi.

Dalam sambutannya, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengungkapkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan semangat kolaborasi lintas negara. Beliau menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke universitas-universitas ternama di China dan Taiwan. “Saya melihat bagaimana mereka sangat terbuka dalam kolaborasi akademik dan industri. Ini peluang emas untuk kita menjalin kemitraan global dan memperluas akses studi lanjut, khususnya bagi dosen yang belum S3,” ujar Prof. Suharnomo.

Rektor mengajak kepada seluruh civitas academica untuk berpikir besar dan melampaui batas-batas konvensional. “Bukalah pikiran, manfaatkan kecerdasan yang Tuhan berikan untuk kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan masyarakat. Anda bisa lebih dari itu. Berpikir besar atau berpikir kecil itu sama saja lelahnya, tapi berpikir besar pasti hasilnya akan jauh lebih besar, daripada berpikir sederhana,” tegasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadi pendidik yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjadi role model dan inspirator bagi mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata melalui prestasi, integritas, dan dedikasi kepada masyarakat. “Kalau bisa jadi yang terbaik, ya harus menjadi yang terbaik. Jadi tolong mulai hari ini, kalau sudah niat jadi dosen, jadilah dosen yang terbaik. Dosen yang berprestasi dan menginspirasi,” kata Rektor.

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan bahwa peran perguruan tinggi harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan masyarakat. Kampus tidak boleh diam saat masyarakat menghadapi kesulitan. Ia juga mendorong agar para dosen memperluas wawasan dan jejaring di luar zona nyaman kampus. Ia juga menekankan pentingnya mentoring dalam pengembangan karier dosen. Menurutnya, dosen muda harus mencari sosok yang inspiratif untuk dijadikan mitra diskusi dan pembimbing, namun tetap menantang diri untuk melakukan hal lebih besar dan lebih baik.

Sebagai penutup, Rektor menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan para PNS yang baru diangkat. “Saudara adalah masa depan UNDIP. Kualitas kampus ini ditentukan oleh kontribusi nyata yang Anda berikan,” tutup Rektor.

Berdasarkan data dari panitia, 10 pejabat yang resmi dilantik dan menempati posisi baru dari beberapa Fakultas. Sementara itu, 316 jabatan PNS Dosen (calon Asisten Ahli) yang resmi diangkat tersebar di berbagai fakultas, antara lain Fakultas Hukum (18), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (33), Fakultas Teknik (16), Fakultas Kedokteran (24), Fakultas Peternakan dan Pertanian (34), Fakultas Ilmu Budaya (35), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (33), Fakultas Sains dan Matematika (43), Fakultas Kesehatan Masyarakat (6), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (14), Fakultas Psikologi (3), dan Sekolah Vokasi (57).

Pelantikan ini tidak hanya menandai dimulainya amanah baru bagi para pejabat dan dosen muda di Universitas Diponegoro, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan bermutu, riset inovatif, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, seluruh civitas diharapkan terus bergerak melampaui batas—mewujudkan UNDIP sebagai perguruan tinggi kelas dunia yang tak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga berdaya saing global

Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun, PLN Catat Kinerja Operasional Positif sepanjang 2024

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) mencatat capaian signifikan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sepanjang tahun 2024. Melalui transformasi digital dan pemeliharaan yang intensif, PLN berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan kelistrikan (System Average Interruption Frequency Index / SAIFI) sebesar 24,32% atau menjadi 3,23 kali per pelanggan per tahun pada 2024.

Tidak hanya itu, perseroan juga sukses menurunkan rata-rata durasi gangguan kelistrikan (System Average Interruption Duration Index / SAIDI) sebesar 5,29% pada 2024 atau menurun sebesar 17,89 menit jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti konkret komitmen perseroan dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal dan berkualitas kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mencapai ketahanan energi nasional.

”Listrik saat ini telah menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, PLN akan terus berusaha meningkatkan kualitas kelistrikan demi mendukung peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan perekonomian masyarakat,” jelas Darmawan.

Selain itu, realisasi susut jaringan sampai dengan Desember 2024 tercatat sebesar 8,55% atau 100,45% dari sasaran yang ditetapkan sebesar 8,51%.

Dengan begitu, secara trend 5 tahunan menunjukkan bahwa realisasi susut jaringan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Darmawan mengatakan capaian tersebut tak terlepas dari upaya yang dilakukan seluruh insan PLN yang terus berkomitmen untuk meningkatkan keandalan listrik. Dirinya sangat mengapresiasi kinerja para insan PLN di seluruh tanah air karena terus berupaya meningkatkan kualitas ketenagalistrikan bagi seluruh masyarakat.

“Ini adalah buah dari semangat dan kinerja para insan PLN yang terus berupaya meningkatkan keandalan dan pelayanan listrik di seluruh Tanah Air. Seluruh insan PLN tak kenal lelah dan penuh kebanggaan dalam menjalankan tanggung jawab demi meningkatkan ketahanan energi nasional,” ujar Darmawan.

Darmawan mengungkapkan bahwa keberhasilan ini juga merupakan hasil dari transformasi digital yang telah dijalankan perseroan secara menyeluruh sejak tahun 2020.

Lewat digitalisasi secara end-to-end mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan memungkinkan perseroan melakukan pemetaan gangguan secara presisi, pemantauan secara real-time, dan penanganan gangguan yang lebih responsif.

“Keandalan pasokan listrik yang terus meningkat merupakan buah dari strategi yang kami terapkan, khususnya digitalisasi di seluruh lini ketenagalistrikan. Alhamdulillah, melalui upaya ini, PLN mampu menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan pelanggan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap PLN sebagai institusi strategis negara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan tren positif ini, kami optimistis PLN dapat terus meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperkuat peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Salah satu wujud inovasi digital yang sukses dilakukan PLN ialah aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat terhubung langsung dengan petugas PLN untuk layanan pelaporan gangguan.

Aplikasi ini juga terhubung dengan Virtual Command Center (VCC) dan Pelayanan Teknik (Yantek) Mobile, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Darmawan mengatakan, angka pengguna PLN Mobile pada tahun 2024 juga mengalami peningkatan sebesar 5.454.018 jika dibandingkan dengan tahun 2023. Di mana, sampai dengan Desember 2024 pengguna PLN Mobile telah mencapai 52.480.387 pengguna atau meningkat jika dibandingkan dengan Desember 2023 sebanyak 47.026.369.

Darmawan menambahkan, lonjakan jumlah pengguna PLN Mobile menjadi cerminan capaian kinerja perusahaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir, hal tersebut tergambar dari stabilnya rating perusahaan pada Playstore dengan capaian 4,9 poin.

“Lima tahun lalu, keluhan terkait keterlambatan penanganan masalah listrik cukup sering kami terima. Kini, dengan PLN Mobile, pelanggan dapat melaporkan gangguan secara langsung, dan petugas kami di lapangan dapat merespons lebih cepat melalui sistem yang terintegrasi,” jelas Darmawan.

Segera Lakukan Sosialisasi, Dana Operasional RT 25 Juta Per Tahun Resmi ditandatangani Wali kota Semarang Agustina

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali kota Semarang, Kamis (19/6) menandatangani Peraturan Wali kota atau Perwal tentang dana operasional Rukun Tetangga (RT) sebesar 25 juta per tahun. Dengan disahkannya Perwal tersebut, Agustina memastikan dana operasional RT akan segera cair pada Juli atau Agustus 2025 setelah APBD Perubahan Tahun 2025 disahkan.

Meski demikian, ada prosedur administratif yang harus dipenuhi setiap RT supaya proses pencairan berjalan lancar dan sesuai peraturan. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi ke seluruh RT di kota Semarang.

“Ada mekanisme-mekanisme yang harus dipenuhi oleh masing-masing RT. Sehingga setelah ini, Pemerintah kota atau Pemkot Semarang akan segera melakukan sosialisasi mengenai syarat-syarat pencairan, petunjuk pelaksanaan maupun kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa dibiayai dengan dana operasional RT tersebut,” terang Agustina.

Menurut Perwal yang sudah ditandatangani wali kota, nantinya semua ketua RT di Kota Semarang akan dilakukan pembaharuan Surat Keputusan (SK). Pembaharuan SK ini untuk mengantisipasi adanya ketua RT yang sudah tidak aktif. 

Selanjutnya, pencairan dana operasional RT akan dilakukan secara non tunai guna meminimalisir risiko bocor, uang rusak, maupun risiko lainnya. Dalam hal pencairan dana tersebut, Pemkot Semarang akan bekerja sama dengan Bank Jateng. Dana akan digelontor langsung sebesar Rp25 juta.

Maka, setiap RT perlu membuka rekening. “Kalau tunai risiko kebocorannya tinggi. Jadi kita berikan melalui transfer ke rekening,” pungkasnya.

Agustina menuturkan, ada sekitar 10.628 RT di Kota Semarang dan ia memastikan, anggaran Kota Semarang mencukupi untuk merealisasikan apa yang sudah dijanjikan dirinya bersama wakil wali kota, Iswar Aminuddin.

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan, dana operasional RT senilai Rp 25 juta ini digelontor untuk menggairahkan perekonomian di tingkat RT, melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan.

Menuju World Class University, UNDIP Tembus Peringkat 624 Dunia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional. Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2026, UNDIP berhasil menempati posisi ke-624 dunia, naik 101 peringkat dari tahun 2025, lebih baik dari tahun lalu yang naik 70 peringkat.

Capaian ini juga menjadi bukti nyata komitmen UNDIP mewujudkan visi sebagai World Class University melalui sinergi seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, hingga sivitas akademika.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam pencapaian ini.

“Ini merupakan hasil dari gotong-royong akademik, riset, publikasi, dan kerja sama internasional yang dijalankan dengan penuh dedikasi oleh dosen-dosen UNDIP. Peningkatan ini merupakan kabar baik, kita terus dorong untuk bisa mencapai target UNDIP di rangking 500 dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik menekankan pentingnya menjaga dan terus meningkatkan prestasi ini.

“Peringkat UNDIP di tahun 2025 ini melonjak 101 peringkat, peningkatanya lebih tinggi dari tahun 2024 lalu yang naik 70 peringkat. Ini artinya UNDIP secara konsisten telah meningkat rangking di QS WUR. Capaian ini juga konsisten dengan penghargaan untuk UNDIP dalam event QS WCU di Macau, China tahun 2024 yang mengapresiasi UNDIP karena berhasil menaikkan peringkat selama 5 tahun berturut-turut” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc. IPU, Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global (Directorate of Reputation, Partnership, and Global Connectivity / RPGC) mengatakan, prestasi ini merupakan kontribusi semua pihak dan komitmen pimpinan UNDIP dalam memfasilitasi target peringkat 500 besar dunia.

“Kami akan selalu memfasilitasi program-program internasional dengan secara aktif membangun relasi internasional, memperkuat publikasi akademik, serta mendorong pengakuan global terhadap reputasi UNDIP. Kita juga akan terus memperkuat strategi meningkatkan indikator-indikator WCU seperti Academic Reputation, Employer Reputation, dan lain sebagainya,” katanya.

QS WUR merupakan salah satu sistem pemeringkatan universitas paling bergengsi di dunia yang menilai institusi berdasarkan enam indikator utama: reputasi akademik, reputasi lulusan di dunia kerja, rasio dosen dan mahasiswa, kutipan per fakultas, proporsi dosen internasional, dan proporsi mahasiswa internasional.

Dengan capaian ini, UNDIP optimis dapat terus mendaki menuju posisi yang lebih tinggi dan memperkuat eksistensi sebagai universitas bereputasi global yang bermartabat dan bermanfaat.

Wujud Kontribusi ke Negara, PLN Setor Rp65,59 Triliun Lewat Dividen, Pajak, dan PNBP

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara sepanjang 2024. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, pada Rabu (18/6), PLN melaporkan setoran kepada negara senilai Rp65,59 triliun. Angka ini meningkat 17,98% dibandingkan tahun 2023.

Pada RUPS tahun buku 2024 ini, PLN mencatatkan setoran dividen ke negara sebesar Rp3,35 triliun. Di luar dividen, PLN juga berhasil berkontribusi melalui pendapatan pajak sebesar Rp62,17 triliun, jumlah ini mencakup pajak penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), bea materai, bea masuk, serta pajak daerah dan retribusi daerah.

Di samping itu, PLN turut menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp73,68 miliar.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa setoran dividen, pendapatan pajak, dan PNBP yang dilakukan PLN ini merupakan bentuk peran serta perusahaan dalam agenda pembangunan nasional.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi juga tentang akuntabilitas dan kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil PLN mampu memberi hasil yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya negara sebagai pemegang saham utama,” ujar Darmawan.

Capaian konkret dalam Kinerja Keuangan Tahun Buku 2024 didukung oleh transformasi end-to-end yang telah diimplementasikan sejak 2020 dan terus memberikan dampak signifikan serta berkelanjutan terhadap kinerja perusahaan.

PLN mencatatkan kinerja apik sepanjang tahun 2024 dengan meraih laba bersih sebesar Rp17,76 triliun. Capaian ini turut ditopang oleh pendapatan perseroan yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yakni sebesar Rp545,38 triliun, meningkat 11,90% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp487,38 triliun.

Darmawan menjelaskan bahwa dukungan berkelanjutan dari Pemerintah menjadi fondasi penting dalam menghadapi gejolak ekonomi global, sehingga PLN mampu meraih kinerja positif secara konsisten.

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Danantara, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan stakeholder terkait yang mendorong PLN untuk tetap kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah secara konsisten menjaga daya beli masyarakat dan menghadirkan ekosistem investasi yang menarik bagi para pelaku bisnis dan industri sehingga konsumsi listrik terus tumbuh,” jelas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan bahwa PLN akan terus melaksanakan amanah Pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, terjangkau dan merata hingga pelosok negeri.

“Listrik merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Kami meyakini bahwa akses terhadap listrik yang andal dan berkualitas akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutup Darmawan.

Wali Kota Semarang Agustina Sambut Menko Muhaimin, Sampaikan Upaya Pemkot Tangani Kemiskinan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, menyambut baik kehadiran Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang diharapkan mampu membuka jalan kolaborasi antara pusat dan daerah. Menurutnya, meski berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, dan kesehatan telah dijalankan hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, penurunan angka kemiskinan di Kota Semarang masih terhambat oleh faktor lingkungan dan keterbatasan infrastruktur.

Hal tersebut disampaikan Agustina saat menyambut Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, yang melakukan kunjungan kerja ke Kota Semarang, Kamis (19/6). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meninjau langsung tantangan pengentasan kemiskinan di tingkat kota.

“Salah satu hambatan utama adalah banyaknya warga yang tinggal di bantaran sungai Banjir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT). Tanah tersebut milik BBWS dan merupakan ruang terbuka hijau, sehingga tidak bisa ditata atau dibangun intervensi permanen oleh kota. Kalau tidak ada peran pusat, kami akan kesulitan menembus batas-batas kewenangan itu,” ungkap Agustina.

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di kota Semarang pada tahun 2024 masih berada di kisaran 4 persen. Angka ini belum sesuai target RPJMD yang dipatok sebesar 3,39 persen dan ditargetkan turun menjadi 2,99 persen pada akhir 2029.

Menanggapi hal tersebut, Menko Muhaimin menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan harus menjadi agenda prioritas semua pihak, mulai dari kementerian, lembaga negara hingga Pemerintah Daerah atau Pemda.

“Program pengentasan kemiskinan harus jadi agenda prioritas teratas,” tegas Muhaimin. Ia juga menyampaikan target perbaikan sistem penyaluran bantuan dalam empat bulan ke depan untuk memastikan tidak ada bantuan yang salah sasaran.

“Kemiskinan bukan hanya soal pendapatan, tapi soal beban pengeluaran. Maka subsidi harus diarahkan untuk mengurangi pengeluaran masyarakat—harga bahan pokok stabil, sekolah gratis, transportasi bagus. Di sisi lain, kita juga perlu memperbanyak wirausaha dan mempercepat transisi penerima bantuan menjadi mandiri,” tegasnya.

Muhaimin juga menyampaikan bahwa Bansos diterima maksimal lima tahun, kecuali untuk lansia dan penyandang disabilitas. Ia berharap kantong-kantong kemiskinan bisa disulap menjadi wilayah yang mandiri dan produktif.

Dalam penutupnya, Muhaimin menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. “Kalau tak ada pendidikan, kemiskinan bisa saja turun, tapi tetap turun-temurun,” pungkasnya.