spot_img

Pemudik Disiapkan Parkir Tambahan, Ciptakan Rest Area yang Nyaman

KABUPATEN SEMARANG (Pertamanews.id) – Menjelang arus mudik Lebaran, mutu pelayanan tempat istirahat (rest area) di sepanjang jalan tol lebih ditingkatkan.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono menyampaikan, nantinya semua kendaraan diarahkan untuk parkir di tempat yang sudah ditentukan. Setelah itu, penumpang baru bisa menuju ke tempat penyedia layanan yang diinginkan.

Dengan begitu, lanjutnya, tidak akan terjadi antrean kendaraan yang mengular sampai ke badan jalan tol. Menurutnya, selama ini antreannya membuat arus lalu lintas di jalan tol menjadi tersendat, bahkan macet.

Triono menjelaskan, pihaknya juga meningkatkan pelayanan transaksi di gerbang tol, pengaturan lalu lintas, dan peningkatan pelayanan konstruksi. Sedikitnya, ada enam kilometer jalan tol di Jawa Tengah yang difungsionalkan, untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga:  Serunya Nobar Euro 2024 di Novotel Semarang, Ketua KONI Semarang Arnaz Ucap Sepakbola sebagai Simbol Persatuan Bangsa

“Kepadatan arus lalu lintas di ruas tol di wilayah Jateng menunjukkan tren meningkat yang harus diantisipasi,” ujarnya, saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Rest Area Pendapa, Kecamatan Pabelan, Kamis (30/3/2023) siang.

Ditambahkan, pihaknya juga akan menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di beberapa rest area.

Anggota Komisi V DPR RI Fadholi, menyoroti rencana pembangunan exit tol di Jalan Pattimura Salatiga, yang berimpitan dengan Desa Pabelan, Kabupaten Semarang.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk pimpinan Kabupaten Semarang, yang telah memberikan respon baik. Ini kerja sama yang bagus antara Pemkab Semarang, Kota Salatiga, dan BPJT,” katanya.

Baca juga:  Program MBG di Jakarta Timur Jadi Upaya Membangun SDM Sehat dan Berdaya Saing

KABUPATEN SEMARANG (Pertamanews.id) – Menjelang arus mudik Lebaran, mutu pelayanan tempat istirahat (rest area) di sepanjang jalan tol lebih ditingkatkan.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono menyampaikan, nantinya semua kendaraan diarahkan untuk parkir di tempat yang sudah ditentukan. Setelah itu, penumpang baru bisa menuju ke tempat penyedia layanan yang diinginkan.

Dengan begitu, lanjutnya, tidak akan terjadi antrean kendaraan yang mengular sampai ke badan jalan tol. Menurutnya, selama ini antreannya membuat arus lalu lintas di jalan tol menjadi tersendat, bahkan macet.

Triono menjelaskan, pihaknya juga meningkatkan pelayanan transaksi di gerbang tol, pengaturan lalu lintas, dan peningkatan pelayanan konstruksi. Sedikitnya, ada enam kilometer jalan tol di Jawa Tengah yang difungsionalkan, untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga:  10 Fakta Baru Pabrik Ekstasi di Semarang dan Tangerang

“Kepadatan arus lalu lintas di ruas tol di wilayah Jateng menunjukkan tren meningkat yang harus diantisipasi,” ujarnya, saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Rest Area Pendapa, Kecamatan Pabelan, Kamis (30/3/2023) siang.

Ditambahkan, pihaknya juga akan menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di beberapa rest area.

Anggota Komisi V DPR RI Fadholi, menyoroti rencana pembangunan exit tol di Jalan Pattimura Salatiga, yang berimpitan dengan Desa Pabelan, Kabupaten Semarang.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk pimpinan Kabupaten Semarang, yang telah memberikan respon baik. Ini kerja sama yang bagus antara Pemkab Semarang, Kota Salatiga, dan BPJT,” katanya.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini