spot_img
Beranda blog Halaman 10

Kolaborasi dengan Stakeholder, Pemkot Semarang Matangkan Kesiapsiagaan Idul Fitri

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (12/3).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, camat, hingga pemangku kepentingan strategis seperti Bank Indonesia, Pertamina, PT. KAI, Pelindo, BMKG, Bulog, dan berbagai lembaga terkait.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh komponen pemerintah dan pemangku kepentingan siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Agustina menegaskan bahwa Kota Semarang sebagai salah satu simpul penting arus mudik di Pulau Jawa harus memastikan seluruh sistem pelayanan publik berjalan optimal selama periode Lebaran.

“Koordinasi lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan keamanan, kelancaran transportasi, stabilitas harga pangan, serta kesiapan layanan publik selama masa mudik dan libur Idul Fitri,” ujar Agustina.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–20 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 23–24 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Semarang bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan, antara lain memastikan kelancaran lalu lintas, kesiapan fasilitas transportasi, hingga penguatan layanan kesehatan dan penanggulangan bencana.
Beberapa titik di Kota Semarang juga dipetakan sebagai potensi kemacetan, di antaranya Gerbang Tol Kalikangkung, Krapyak, Banyumanik, Jatingaleh, Gayamsari, serta Kaligawe yang menjadi jalur utama perlintasan kendaraan selama arus mudik.

Selain itu, dalam forum HLM TPID juga dibahas langkah-langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Berdasarkan data terakhir, inflasi Kota Semarang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,65 persen (year on year) sehingga diperlukan penguatan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran.

Pemerintah Kota Semarang juga memastikan kesiapan berbagai sektor layanan publik, mulai dari layanan kesehatan, transportasi, keamanan, kebersihan kota, hingga ketersediaan pangan.

Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mendirikan pos kesehatan, menyiapkan sarana transportasi, menjaga ketertiban umum, serta memastikan jaringan komunikasi dan CCTV berfungsi optimal selama periode Lebaran.

Di sisi lain, Pemkot Semarang juga menyiapkan berbagai program pendukung bagi masyarakat, salah satunya program Mudik Gratis 2026 dengan menyediakan 12 armada bus untuk memfasilitasi perjalanan warga Semarang dari Jakarta menuju Semarang dan sebaliknya.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

Agustina menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memastikan perayaan Idul Fitri di Kota Semarang berjalan aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan stakeholder harus bergerak bersama memastikan kesiapan Kota Semarang dalam menghadapi arus mudik maupun aktivitas masyarakat selama Lebaran,” pungkasnya. (Adv)

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan Iftar “A Wishful Ramadhan”, Sajikan Menu Nusantara hingga Doorprize Menginap 21 Hari

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan program berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadhan” melalui ROCA Restaurant.

Program ini menawarkan pengalaman berbuka puasa dengan ragam hidangan khas Nusantara hingga internasional yang dapat dinikmati bersama keluarga, sahabat, maupun kolega dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Dalam program ini, para tamu disuguhkan berbagai pilihan menu yang disajikan secara buffet, mulai dari aneka takjil, hidangan pembuka, menu utama, hingga beragam dessert. Seluruh sajian dirancang untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang berkesan selama bulan Ramadhan.

Tak hanya menghadirkan ragam hidangan spesial, ARTOTEL Yogyakarta juga melengkapi suasana berbuka dengan berbagai hiburan menarik. Setiap hari, pengunjung dapat menikmati live music, serta mengikuti berbagai aktivitas seru seperti games dan photobooth yang dapat digunakan untuk mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga maupun sahabat.

Selain itu, tamu yang mengikuti program Iftar juga berkesempatan memenangkan doorprize menarik berupa 21 Days Stay di Studio 23 ARTOTEL Yogyakarta, yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri selama program berlangsung.

Antusiasme masyarakat terhadap program berbuka puasa ini pun cukup tinggi. Hingga saat ini, tercatat sekitar 3.500 pax Iftar Buffet telah terjual, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menikmati momen berbuka puasa bersama di ARTOTEL Yogyakarta.

Tak hanya menghadirkan program berbuka puasa, ARTOTEL Yogyakarta juga menawarkan promo kamar spesial Ramadhan bertajuk “40 Hours Stay”. Melalui promo ini, tamu dapat menikmati pengalaman menginap lebih lama dengan harga mulai dari Rp746.789, memberikan fleksibilitas bagi tamu yang ingin merasakan kenyamanan menginap lebih lama selama bulan Ramadhan.

General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Andre Harso Binawan, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman Ramadhan yang berkesan bagi para tamu.

“Melalui program A Wishful Ramadhan, kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya menghadirkan beragam hidangan spesial, tetapi juga menciptakan suasana hangat yang mempererat kebersamaan bagi para tamu bersama keluarga, sahabat, maupun kolega selama bulan Ramadhan di ARTOTEL Yogyakarta,” ujarnya.

Program “A Wishful Ramadhan” dan promo “40 Hours Stay at ARTOTEL Yogyakarta” masih berlangsung sepanjang bulan Ramadhan. Informasi dan reservasi dapat dilakukan melalui nomor 0815-7488-9333 atau melalui Instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah dan Holy Land

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Perusahaan logistik nasional JNE kembali menggelar ajang kreatif tahunan JNE Content Competition 2026. Kompetisi yang telah memasuki tahun ke-13 ini dibuka untuk jurnalis, pelajar dan mahasiswa, masyarakat umum, hingga karyawan JNE dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah serta kesempatan memenangkan perjalanan ibadah Umrah dan Holy Land.

Kompetisi ini menjadi bagian dari perayaan 35 tahun perjalanan JNE dalam melayani masyarakat Indonesia. Melalui ajang ini, JNE ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan ide, cerita, dan kreativitas dalam berbagai bentuk karya.

Tahun ini, JNE mengusung tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”. Tema tersebut menggambarkan perjalanan JNE yang tumbuh bersama pelanggan, pelaku UMKM, karyawan, serta berbagai komunitas di seluruh Indonesia.

Para peserta diajak mengangkat kisah autentik dan pengalaman personal bersama JNE, mulai dari cerita perjuangan membangun usaha, menghubungkan jarak antarwilayah, hingga kebahagiaan sederhana dari sebuah paket yang sampai tujuan.

Kompetisi berlangsung mulai 26 Februari hingga 15 Juni 2026 dengan beberapa kategori lomba, yakni penulisan, desain, fotografi, dan videografi. Khusus untuk kategori jurnalis tulis dan jurnalis foto, tahun ini juga diselenggarakan kompetisi regional yang dibagi dalam tujuh wilayah, dari Jakarta hingga Papua. Pemenang terbaik dari masing-masing wilayah akan melaju ke tingkat nasional untuk memperebutkan gelar “Best of The Best”.

Sebagai bentuk dukungan terhadap talenta muda, JNE juga akan menggelar campus workshop di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan para praktisi dan ahli di bidang jurnalistik, fotografi, desain, dan video yang akan berbagi pengetahuan serta pengalaman kepada mahasiswa dan komunitas kampus.

Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, mengatakan bahwa kompetisi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kreatif di Indonesia.

“Di usia ke-35 ini, JNE ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi para kreator di seluruh daerah. Kompetisi ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendukung ekosistem kreatif. Sejalan dengan tagline Connecting Happiness, kami ingin membuka peluang bagi generasi muda untuk terus berkarya dan meraih prestasi,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas penilaian, kompetisi ini menghadirkan dewan juri nasional yang berpengalaman di bidangnya. Di antaranya Maman Suherman dan **Vivid Fitri Argarini untuk kategori karya tulis, **Martha Suherman untuk fotografi, Yudha T Rizkianto untuk videografi, serta Muklay untuk kategori desain.

Selain itu, JNE juga melibatkan dewan juri regional pada kategori jurnalis tulis dan jurnalis foto yang berasal dari kalangan profesional dan praktisi di masing-masing wilayah Indonesia guna memperkuat proses seleksi.

Melalui kompetisi ini, JNE mengajak seluruh talenta kreatif di Indonesia untuk menyalurkan ide dan karya terbaiknya. Informasi lengkap serta pendaftaran dapat diakses melalui laman https://jnewsonline.com/jnecom26/.

Dengan semangat berbagi cerita dan kreativitas, JNE berharap ajang ini dapat menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk terus berkarya sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan, pelanggan, dan komunitas di seluruh Indonesia.***

Perkuat Keandalan Sistem Jawa-Bali, PLN dan Pemkab Semarang Sepakati Dukungan Lahan Pembangunan SUTET 500 kV

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan nasional guna menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali. Salah satunya melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 Seksi 1 yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Semarang bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4) melakukan penandatanganan naskah kesepakatan pelepasan hak atas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tapak tower SUTET.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, dan Manager PLN UPP JBT 4, Ainanto Nindyo, pada Senin (9/3) di Ruang Rapat Bupati Semarang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Semarang berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional.

“Dukungan tersebut kami wujudkan melalui pelepasan hak atas enam bidang tanah dan satu fasilitas umum berupa jalan lingkungan yang akan digunakan untuk pembangunan tapak tower SUTET yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa lahan yang terdampak terdiri dari enam bidang sawah milik Pemerintah Kabupaten Semarang serta satu jalan lingkungan dengan total luas sekitar 2.868 meter persegi. Nilai ganti rugi atas lahan tersebut mencapai sekitar Rp3,6 miliar.

Enam bidang sawah tersebut berada di Kecamatan Ungaran Barat, yaitu di Kelurahan Candirejo dan Langensari, serta di Kecamatan Bergas tepatnya di Kelurahan Bergas Lor. Sementara satu jalan lingkungan yang terdampak berada di Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas.

Menurut Zaenal, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan jalan pengganti karena merupakan akses utama masyarakat, sedangkan dana ganti rugi akan digunakan untuk pengadaan lahan pengganti.

Sementara itu, Manager PLN UPP JBT 4, Ainanto Nindyo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional.

“Pembangunan SUTET 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 Seksi 1 ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan yang terhubung dalam jaringan interkoneksi Jawa-Bali. Dukungan dari pemerintah daerah sangat penting agar pembangunan proyek strategis ini dapat berjalan lancar,” ujar Ainanto.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jaringan SUTET ini direncanakan dimulai pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027 dan ditargetkan selesai pada tahun 2028.

Senior Manager PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusuma, menyampaikan bahwa sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Semarang merupakan wujud kolaborasi yang sangat penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik. Pembangunan SUTET ini akan memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali serta meningkatkan kapasitas penyaluran daya guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik masyarakat,” ujarnya.

Dengan beroperasinya SUTET 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 nantinya, PLN berharap kapasitas penyaluran daya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali dapat semakin meningkat sehingga mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik baik di tingkat regional maupun nasional.

PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kampus dan Pers Bersinergi, UNDIP Luncurkan Inovasi MPASI Nutri Sun D3

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar media gathering bersama puluhan wartawan dari media nasional dan lokal guna memperkuat sinergi dalam menyebarluaskan inovasi hasil riset kampus kepada masyarakat.

Dalam forum tersebut, para peneliti UNDIP memaparkan inovasi Nutri Sun D3, makanan pendamping ASI (MPASI) yang dikembangkan untuk membantu mencegah stunting sekaligus menjadi alternatif pangan bagi balita dalam situasi darurat bencana.

Kegiatan bertema “UNDIP Jalin Sinergitas dengan Wartawan, Sebarkan Inovasi Bermartabat dan Bermanfaat untuk Masyarakat” itu berlangsung di Ruang Sidang Rektor Gedung Widya Puraya Lantai 2, Kampus UNDIP Tembalang, Kamis (12/3/2026). Lebih dari 30 wartawan dari berbagai media hadir dalam kegiatan tersebut.

Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, mengatakan kampus dan media memiliki peran yang sama dalam menyampaikan kebenaran kepada publik.

“Kalau jurnalis menyampaikan kebenaran jurnalistik melalui proses verifikasi, maka kampus menyampaikan kebenaran ilmiah melalui riset. Karena sama-sama berurusan dengan kebenaran untuk memberi pencerahan kepada publik, maka kampus dan media memang sudah seharusnya bekerja sama,” ujarnya.

Ia menegaskan sebagai universitas riset, UNDIP terus mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Proses reproduksi ilmu pengetahuan yang dilakukan di universitas harus berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat. Itulah mengapa inovasi menjadi napas para ilmuwan UNDIP untuk berkarya,” kata Wijayanto.

Menurutnya, berbagai riset yang dikembangkan peneliti UNDIP telah menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat, mulai dari teknologi desalinasi air laut untuk masyarakat pesisir hingga inovasi di bidang pangan dan kesehatan.

Dalam media gathering tersebut, peneliti Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UNDIP, Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, memaparkan hasil riset mengenai Nutri Sun D3.

Produk ini merupakan MPASI berbasis bahan pangan lokal yang dirancang untuk membantu pencegahan stunting pada bayi dan balita sekaligus menjadi solusi pangan pada kondisi darurat bencana.

Menurutnya, stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan yang dapat berdampak pada kemampuan kognitif, perkembangan fisik, hingga produktivitas saat dewasa.

“Produk Nutri Sun D3 ini merupakan MPASI yang dapat digunakan untuk membantu mencegah stunting pada bayi dan balita, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pangan darurat pada situasi bencana,” jelasnya.

Nutri Sun D3 diformulasikan dari berbagai bahan bergizi, seperti isolat protein kedelai, ubi sebagai sumber karbohidrat, serta sayuran seperti bayam dan brokoli. Produk ini juga diperkaya vitamin D3 untuk mendukung sistem imun dan pertumbuhan anak.

Keunggulan lain dari produk tersebut adalah penggunaan teknologi freeze drying atau pengeringan beku bersuhu rendah. Teknologi ini membuat kandungan gizi, warna, dan rasa bahan pangan tetap terjaga serta memiliki masa simpan yang lebih panjang.

Dr. Fitriyono menambahkan, produk tersebut telah diuji coba dalam situasi darurat banjir di Sumatera Barat pada 2025.

“Pada uji coba tersebut, MPASI ini diberikan kepada bayi dan balita selama 15 hari, dan hasilnya menunjukkan berat badan anak tidak mengalami penurunan, bahkan beberapa mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Saat ini, Nutri Sun D3 masih dalam proses pengurusan izin edar sebelum diproduksi secara lebih luas agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Melalui kegiatan media gathering tersebut, UNDIP berharap kolaborasi dengan wartawan dapat terus terjalin sehingga berbagai inovasi riset kampus dapat tersampaikan secara luas kepada publik dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.***

Pemkot Semarang Permudah Pemudik Lewat Portal Pantau Jalan Real-Time

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menghadirkan layanan informasi digital bagi masyarakat melalui portal Info Mudik 2026 yang dapat diakses di laman https://infomudik.semarangkota.go.id/.

Portal ini menjadi pusat informasi terpadu untuk membantu pemudik memantau kondisi perjalanan menuju maupun melintasi Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa kehadiran portal tersebut merupakan wujud komitmen Pemkot Semarang dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital sekaligus mendukung kelancaran arus mudik khususnya yang menuju ibu kota Jawa Tengah.

“Kota Semarang merupakan simpul penting perlintasan arus mudik di jalur pantura maupun jalur tengah pulau Jawa. Karena itu, kami menghadirkan portal Info Mudik agar masyarakat dapat mengakses informasi perjalanan secara cepat, akurat, dan mudah melalui satu platform,” ujarnya.

Melalui portal ini, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui jaringan CCTV di berbagai titik strategis di Kota Semarang.

Selain itu, portal juga menyediakan informasi penting lainnya seperti peta jalur mudik, lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan, fasilitas kesehatan, SPBU, bengkel, hingga tempat ibadah yang dapat dimanfaatkan para pemudik selama perjalanan.

Tidak hanya itu, portal Info Mudik juga memuat informasi layanan darurat, termasuk akses ke call center 112, yang dapat digunakan masyarakat untuk mendapatkan bantuan cepat apabila mengalami situasi darurat selama perjalanan.

Menurut Agustina, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat saat periode mudik yang biasanya diikuti peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

“Melalui portal ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses informasi yang lengkap sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Dengan informasi yang terbuka dan terintegrasi, diharapkan potensi kemacetan maupun risiko di perjalanan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Di samping menyediakan informasi perjalanan, portal ini juga menampilkan berbagai rekomendasi destinasi wisata, kuliner, serta pusat oleh-oleh yang ada di Kota Semarang.

Hal ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi para pemudik yang ingin beristirahat sekaligus menikmati suasana kota sebelum melanjutkan perjalanan.

Pemerintah Kota Semarang mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memanfaatkan berbagai layanan informasi yang telah disediakan melalui portal tersebut. Dengan hadirnya Portal Info Mudik 2026, Pemkot Semarang berharap arus mudik tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat peran Kota Semarang sebagai kota transit yang ramah bagi para pemudik. (Adv)

Respons Cepat Pemkot Semarang, 86 Pohon Tumbang Bersih dalam Satu Malam

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng gerak cepat menginstruksikan jajarannya untuk menangani pohon tumbang akibat dampak dari hujan disertai angin kencang yang terjadi baru-baru ini.

Hujan angin yang melanda kota Semarang, menyebabkan banyak pohon besar roboh. Papan reklame dan sejumlah atap baja ringan dari warung yang berada di beberapa ruas jalan di kota Semarang juga ikut beterbangan karena tidak mampu menahan kencangnya angin.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu malam, tercatat sedikitnya 80 lebih titik pohon tumbang dan kerusakan pohon tersebar di berbagai wilayah Kota Semarang.

Tim gabungan dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol serta relawan (masyarakat setempat) langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan pembersihan di lokasi terdampak.

Sejumlah titik yang terdampak di antaranya adalah di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno Hatta, kawasan Kota Lama, hingga wilayah Purwoyoso, Ngaliyan Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur.

Di beberapa lokasi seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon tumbang akibat kuatnya terpaan angin.

Agustina memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas maupun potensi bahaya bagi masyarakat.

Tim di lapangan segera melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan ranting, serta membuka akses jalan yang sempat tertutup.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Dalam semalam, 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani dan dievakuasi bersama-sama oleh BPBD, Disperkim, relawan serta warga setempat agar akses jalan bisa segera kembali normal,” ujar Agustina.

Selain di jalan protokol, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga area perkantoran, seperti di sekitar Balaikota Semarang, kawasan rumah dinas wali kota, sekolah, puskesmas pembantu, serta beberapa taman kota.

Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan di beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan.

Agustina juga mengimbau warga masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami minta masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan pohon rawan tumbang atau kejadian darurat lainnya agar dapat segera ditangani oleh petugas. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengajak warga untuk tetap berhati-hati, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,” tambahnya.

Pemerintah Kota Semarang juga memastikan akan terus melakukan monitoring kondisi pohon-pohon peneduh di ruang publik sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan potensi kejadian serupa di kemudian hari. (Adv)

Dampak Tanggul Plumbon Jebol, Pemkot Semarang Lakukan Penanganan Darurat Sarpras

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memberikan perhatian serius terkait jebolnya tanggul Kali Plumbon di wilayah Mangkang Kulon yang terjadi pada belum lama ini.

Pemerintah Kota Semarang memastikan koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan untuk menangani dampak luapan air yang masuk ke pemukiman warga.

Agustina menjelaskan bahwa penanganan fisik sungai tersebut merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Meski demikian, Pemerintah Kota Semarang tetap bertanggung jawab dalam upaya pembersihan dan perbaikan darurat bagi warga terdampak.

“Memang itu kan miliknya BBWS. Namun jebolnya tanggul memberi dampak kepada warga Kota Semarang yang tinggal di sekitarnya. Jam 2 pagi tadi, sekarang sudah tinggal lumpurnya, ya itu sudah dibersihkan. Jadi kita berbagi, di sini, membenahi dan lain-lainnya di sana (juga),” ujar Agustina, baru-baru ini.

Agustina juga menyoroti adanya penundaan proyek normalisasi yang seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait. Dirinya berharap anggaran perbaikan dapat segera diturunkan agar penanganan permanen di Kali Plumbon bisa segera terealisasi.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya PUPR dan BBWS di lokasi, kalau kasih anggaran ya segera turunkan. Karena kewajiban Kota Semarang itu hanya meringankan. Untuk normalisasi sungai yang miliknya BBWS, itu kemudian terjadi penundaan setelah Covid. Nanti turun, mudah-mudahan kalau tahun ini bisa diperbaiki,” lanjutnya.

Selain permasalahan di Mangkang, pihaknya juga memberikan perhatian pada kondisi wilayah Rowosari yang secara geografis memiliki risiko serupa.

Menurutnya, diperlukan upaya teknis khusus untuk memperkuat tanggul di wilayah yang memiliki kontur tanah lebih rendah tersebut.

“Ya, nanti pasti akan dilakukan penanganan khusus, karena itu kan seperti mangkok, posisinya lebih rendah, lapangan kan sebelahnya. Cuma harus ada upaya untuk membuat tanggul lah paling tidak. Dari struktur bangunan gambar yang kita lihat, sepertinya itu dimiringkan prosesnya. Mudah-mudahan kita akan lebih mengantisipasi,” jelas Agustina.

Ke depan, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola saluran air di titik-titik rawan. Hal ini dilakukan dengan memperlebar drainase agar debit air dapat mengalir sesuai jalurnya dan tidak lagi meluap ke area pemukiman.

“Nanti di depan itu kita akan buat saluran yang lebar dan mengatur saluran supaya airnya bisa dikembalikan. Karena jalur air itu tetap jalur air, dan akan menjadi prioritas kita,” pungkasnya.(Adv)

Pasar Murah Keliling Jadi Andalan Pemkot Semarang Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang melakukan tinjauan lapangan guna memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) di sejumlah titik strategis.

Tinjauan yang dilakukan belum lama ini menyasar Pasar Peterongan, Superindo Sriwijaya, hingga Pasar Karangayu guna melihat langsung dinamika harga di tingkat pedagang maupun ritel.

“Dua pusat perbelanjaan ya. Satu di pasar Peterongan, dan sekarang kita di Superindo. Kalau harga beras, rata-rata masih normal ya,” ujar Agustina saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela pantauan.

Meski komoditas beras terpantau stabil, Agustina menyoroti adanya lonjakan signifikan pada komoditas hortikultura, khususnya cabai, serta fluktuasi pada harga telur.

Tingginya permintaan masyarakat menjelang lebaran disinyalir menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga tersebut di pasar.

“Yang masih tinggi sekali adalah cabai. Cabai, ini tadi ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya minta supaya melakukan hal yang diperlukan untuk intervensi menurunkan harga cabai,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Semarang menyadari bahwa tingginya harga di pasar tradisional dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Agustina menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk memperkuat intervensi melalui program pasar murah keliling guna memberikan alternatif belanja dengan harga yang lebih terjangkau bagi warga.

“Pasar murah keliling kita lakukan dengan berbagai stakeholder yang ada di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat. Siap-siap ya dengan panggilan pasar murah dan intervensi,” pungkasnya.(Adv)

Ramadan Penuh Berkah, Hotel Ciputra Semarang Salurkan Bantuan untuk Warga Sekitar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan Hotel Ciputra Semarang melalui kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadan 1447 H”, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang digelar di area parkir timur hotel kawasan Simpang Lima ini dihadiri langsung oleh General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, bersama jajaran manajemen.

Aksi sosial tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lingkungan hotel. Sebelumnya, manajemen juga telah menggelar kegiatan serupa bersama anak-anak Panti Asuhan Riyaadlul Jannah pada 5 Maret 2026.

Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 200 paket sembako disalurkan kepada para marbot masjid, petugas parkir, warga sekitar hotel, serta penyapu jalan di kawasan Simpang Lima. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak sejak pagi, ditandai dengan antusiasme dan rasa syukur para penerima manfaat.

Erny Kusmastuti menyampaikan apresiasi kepada para penyapu jalan, marbot, warga sekitar, serta pihak Centre Park yang selama ini turut berkontribusi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar hotel.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi sekaligus berbagi kebahagiaan melalui rezeki yang kami miliki. Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi kita semua,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Melalui kegiatan ini, Hotel Ciputra Semarang berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadan terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara hotel dengan masyarakat di sekitarnya.***