spot_img
Beranda blog Halaman 107

PGN Dorong Kemandirian Energi, Bangun 59.000 Sambungan Jargas di Jawa Timur

0

SURABAYA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen untuk menjalankan percepatan pengembangan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di Jawa Timur.

Komitmen tersebut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga menjadi salah satu kunci penting pemanfaatan jargas di Jawa Timur semakin luas.

PGN menargetkan pembangunan jaringan gas rumah kurang lebih 59.000 Sambungan Rumah (SR) pada tahun 2025-2026. Target pembangunan jargas tersebut akan dilaksanakan di Kota Surabaya dan Gresik.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi upaya PGN untuk memperluas jaringan gas di Jawa Timur.

Menurutnya, jargas merupakan sumber energi bersih yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur. Jargas juga bisa bermanfaat bagi usaha kecil di berbagai sektor, termasuk pusat kuliner.

“Jargas merupakan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Disamping itu, dapat membantu pemerintah untuk menekan subsidi elpiji,” kata Emil.

Emil melanjutkan, ketersediaan energi dan infrastruktur jaringan gas bumi di Jawa Timur tidak bisa diabaikan.

Dengan tambahan jargas yang hampir 60.000 sambungan baru, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan layanan gas bumi dari PGN.

Masyarakat tidak perlu repot membeli gas tabung, karena gas akan langsung tersalurkan ke rumah masing-masing.

Emil juga menambahkan, sejauh ini Pemprov Jawa Timur telah memberikan dukungan penuh atas proyek tersebut dengan mempermudah perizinan.

Ia juga menjamin akan memprioritaskan program jargas di Jatim, dengan mendorong masyarakat mengubah pola konsumsi bahan bakar ke energi yang lebih bersih.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemprov Jatim adalah menertibkan penggunaan energi yang tidak sesuai, apalagi sampai mencemari lingkungan, padahal jaringan gas sudah tersedia.

Dengan mengantongi dukungan dari Pemprov Jatim, PGN memastikan pembangunan jargas di Jawa Timur berjalan sesuai target yang telah disepati.

Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita nomor 2 Prabowo – Gibran yang mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi, sebagai energi transisi menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.

Dalam rangka koordinasi lebih lanjut terkait pengembangan layanan gas bumi di Jawa Timur, Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko didampingi Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini beserta jajaran bersilaturahmi ke Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Surabaya pada Kamis, (8/5/2025)

“Kami memiliki semangat untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan mengurangi beban subsidi negara. Salah satu poin penting yang juga kami gencarkan adalah edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan bumi yang lebih bersih dan praktis,” ungkap Arief.

Wilayah PGN SOR III saat ini meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan dan Kawasan Timur Indonesia. Jumlah pengguna gas bumi di SOR III sudah lebih 200.000 pelanggan dari mulai rumah tangga, UMKM, hingga industri.

“Dengan ekspansi jaringan gas, PGN berharap dapat berkontribusi meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Timur. Kami juga menjaga ketersediaan pasokan Oleh karena itu, kami terus berkolaborasi dengan pihak upstream, seperti SKK Migas dan Kementerian ESDM,” tutup Arief.

PI Niaga Sinergi dengan PILog dalam Badminton Cup Pupuk Indonesia Grup

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga turut serta memeriahkan turnamen bulu tangkis Badminton Cup Pupuk Indonesia Grup yang diselenggarakan pada tanggal 3-4 Mei 2025 di dua venue, yaitu Grand Sport Center Kuningan Jakarta Selatan dan GOR Otista, Jakarta Timur.

Dalam ajang olahraga yang mempererat tali persaudaraan antar karyawan lingkup Pupuk Indonesia Grup, Pupuk Indonesia Niaga menunjukkan semangat kebersamaan dengan bergabung dalam satu tim bersama PT Pupuk Indonesia Logistik.

Partisipasi Pupuk Indonesia Niaga dalam Badminton Cup ini merupakan wujud dukungan perusahaan terhadap gaya hidup sehat dan pentingnya menjaga kekompakan antar anak perusahaan di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.

Kolaborasi dengan Pupuk Indonesia Logistik dalam satu tim diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan komunikasi yang efektif di antara kedua entitas.

“Kami sangat antusias untuk berpartisipasi dalam Badminton Cup ini. Selain untuk berolahraga, ini juga menjadi ajang yang baik untuk mempererat hubungan dengan rekan-rekan dari Pupuk Indonesia Grup,” ujar Ferry Herdiman, Ketua Kontingen Pupuk Indonesia Niaga.

Badminton Cup 2025 merupakan ajang tahunan Pupuk Indonesia Grup yang diselenggarakan secara bergilir oleh Perusahaan.

Di tahun 2025 ini, Pupuk Indonesia (PI) menjadi tuan rumah, dengan tujuan mempererat silaturahmi, mendorong sportivitas, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di lingkungan perusahaan.

Dengan nomor yang dipertandingkan adalah Tunggal Putra, Ganda Putra dan Ganda Campuran, sistem nilai yang digunakan adalah rally point (21 point).

Jika terdapat point sama pada kedudukan 20-20, maka akan dilanjutkan sampai terdapat selisih 2 point atau yang mencapai point 30 terlebih dahulu.

Turnamen Badminton Cup 2025 diikuti oleh 8 kontingen yaitu Pupuk Indonesia, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Sriwidjaja Palembang, Pupuk Kujang, Petrokimia Gresik, Pupuk Kalimantan Timur, Pupuk Indonesia Industrial Support / Rekayasa Industri dan kontingen Gabungan anper non Pupuk yang terdiri dari Pupuk Indonesia Niaga dan Pupuk Indonesia Logistik.

Adapun hasil pertandingan Badminton Cup 2025, pada Tunggal putra dimenangkan oleh Petrokimia Gresik disusul Pupuk Iskandar Muda dan Pupuk Kalimantan Timur.

Untuk ganda putra, juara satu adalah Pupuk Kalimantan Timur disusul Pupuk Sriwidjaja Palembang dan Pupuk Kalimantan Timur.

Sedangkan untuk ganda campuran, dimenangkan oleh Petrokimia Gresik, disusul oleh Pupuk Kalimantan Timur dan Petrokimia Gresisk.

“Kami ucapkan selamat bagi para pemenang. Di satu sisi kami juga mengapresiasi kesempatan untuk berpartisipasi dalam Badminton Cup ini. Meskipun belum meraih kemenangan, semangat juang dan kebersamaan tim tetap menjadi yang utama. Tim Gabungan anper non Pupuk telah memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Kami belajar banyak dari turnamen ini dan akan terus menjalin hubungan baik dengan seluruh keluarga besar Pupuk Indonesia Grup,” Fery menjelaskan.

Pupuk Indonesia Niaga tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antar karyawan dan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.

Partisipasi dalam Badminton Cup ini menjadi pengalaman berharga dan akan menjadi motivasi untuk terus berpartisipasi di kesempatan mendatang.

KAI Daop 4 Semarang Siapkan Tiket Kereta Lebih Banyak di Libur Panjang Waisak 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut momen libur panjang Hari Raya Waisak yang berlangsung mulai Jumat, 9 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 86.521 tiket kereta api, atau rata-rata 17.304 tiket per hari, untuk masyarakat yang ingin bepergian menggunakan moda transportasi kereta api yang aman dan nyaman.

Hal ini selaras guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode long weekend ini, dimana Daop 4 Semarang menambah kapasitas sebanyak 7.910 tempat duduk, atau rata-rata 1.582 tempat duduk per hari, pada sejumlah kereta api favorit dengan relasi keberangkatan dari Semarang.

“Peningkatan ini bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan memastikan ketersediaan tiket tetap sejalan dengan permintaan yang tinggi selama libur panjang,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Penambahan ini mencakup: KA Argo Sindoro relasi Semarang-Jakarta pp, KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta pp, KA Gunungjati relasi Semarang-Jakarta pp, KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta pp, KA Tawang Jaya Premiun relasi Semarang-Jakarta pp, KA Kamandaka relasi Semarang-Cilacap pp, dan KA Kaligung relasi Semarang-Tegal/Cirebon pp.

“Selama libur panjang Waisak, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sebanyak 33 perjalanan kereta api per hari yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang, dengan tujuan ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Surabaya, Purwokerto, Tegal, Solo, Madiun, Jember hingga Banyuwangi,” terang Franoto.

Selain KA keberangkatan, sebanyak 62 perjalanan KA juga melintas di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga total terdapat 95 perjalanan KA penumpang per hari selama periode libur panjang tersebut.

Hingga Jumat pagi (9/5) pukul 09.00 WIB, sebanyak 62.696 tiket telah terjual, atau rata-rata 12.539 tiket per hari, dengan tingkat okupansi mencapai 72 persen. KAI mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket sebelum kehabisan.

“Tiket untuk masa long weekend ini masih tersedia. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanannya dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal-kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tambah Franoto.

KAI memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 9, 10, dan 12 Mei 2025, dengan jumlah keberangkatan penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 20 ribu orang per hari dari wilayah Daop 4 Semarang.

Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, KAI memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tentunya bebas dari kemacetan. Harapannya, pelanggan dapat menikmati momen libur panjang ini dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga maupun sahabat,” tutup Franoto.

Kemandirian Keuangan PTNBH, Siap Ubah Paradigma Baru Perguruan Tinggi Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah mendorong transformasi dalam tata kelola pendidikan tinggi melalui pendekatan berbasis inovasi. Tidak lagi sekadar tempat belajar, perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) kini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi bangsa, dengan riset sebagai pengungkit utamanya.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI), Prof. Bryan Yuliarto, Ph.D., saat menghadiri Forum Majelis Wali Amanat (MWA) PTNBH di Hotel Tentrem, Semarang, Jumat (9/5/2025).

” Kita harap bisa melakukan kegiatan untuk lebih meningkatkan pendapatan dengan banyak bekerja sama seperti industri,” ungkap Prof. Bryan.

Menurutnya, hilirisasi hasil riset dan pengelolaan aset kampus secara produktif adalah dua pilar penting yang dapat menjadikan PTNBH mandiri secara keuangan.

Kemandirian ini akan memberi ruang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk menjalankan tridarma tanpa harus tergantung pada anggaran negara.

Prof. Bryan mengkritisi paradigma lama yang menjadikan riset hanya sebagai laporan atau publikasi. Ia menegaskan bahwa di era disrupsi seperti saat ini, riset harus menjadi solusi nyata bagi persoalan publik dari air bersih, energi terbarukan, hingga teknologi pangan dan kesehatan.

” Riset juga bisa di lakukan hilirasasi kemudian juga pengelolaan aset-aset yang memang PTNBH itu memiliki Fleksibilitas diharapkan mampu juga membangun kegiatan bisnis. Tugas kita adalah mendorong agar itu menjadi produk atau jasa yang bernilai ekonomi,” jelasnya.

Untuk mendukung hal itu, pemerintah akan memperkuat skema insentif bagi perguruan tinggi yang mampu mengkomersialisasikan hasil penelitiannya, termasuk memperbesar dana abadi kampus dan membuka akses kolaborasi dengan industri.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah menjaga agar Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap terjangkau bagi mahasiswa. Menurut Prof. Bryan, jalan terbaik untuk menghindari kenaikan UKT adalah dengan menciptakan sumber pendanaan baru dari inovasi dan hilirisasi riset.

“Kalau kampus punya pemasukan mandiri, dari produk riset, dari kerja sama, dari aset, maka UKT tidak perlu naik. Inilah mengapa inovasi bukan pilihan, tapi keharusan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengganggu kegiatan akademik dan riset di kampus.

“Efisiensi hanya menyasar kegiatan seperti perjalanan dinas dan rapat. Semua dana utama tetap aman dan telah dikembalikan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Mohamad Nasir, memberikan contoh konkret hilirisasi riset yang kini menjadi model nasional. Undip, melalui tim risetnya, berhasil mengembangkan teknologi desalinasi air laut menjadi air layak minum.

“Teknologi ini sekarang sedang diminta di berbagai daerah. Bayangkan jika semua riset kampus seperti ini, kita bisa hidup dari inovasi, bukan hanya anggaran,” kata Prof. Nasir, yang juga mantan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi.

Ia menambahkan bahwa hilirisasi tidak hanya menghidupi kampus secara finansial, tetapi juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai agen pembangunan nasional.

“Jika kita gagal menghilirkan riset, maka kita hanya mencetak sarjana. Tapi kalau kita berhasil, kita bisa mencetak peradaban,” tegasnya.

Rapat kerja ini menjadi panggung penting untuk merumuskan arah baru pendidikan tinggi Indonesia. Para pemimpin PTNBH, anggota MWA, dan perwakilan kementerian menyepakati bahwa pendidikan tinggi Indonesia harus berani berubah dari birokratis menjadi inovatif, dari konsumtif menjadi produktif.

Dalam konteks itu, hilirisasi riset bukan hanya strategi ekonomi, tetapi juga visi jangka panjang untuk menjadikan kampus sebagai pusat inovasi, kesejahteraan, dan kemandirian bangsa.

Mendagri Tegaskan Kampus dan Pemda Harus Harmonis Dukung Pembangunan Daerah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan menciptakan solusi bagi berbagai persoalan di daerah.

Hal ini disampaikannya dalam sebuah Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/5).

“PTNBH adalah mitra strategis pemda. Kolaborasi ini harus dibangun atas dasar hubungan yang harmonis antara kampus dan kepala daerah, baik gubernur, wali kota maupun bupati,” ujar Tito.

Ia menekankan, kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat pengembangan inovasi dan teknologi.

Maka dari itu, dukungan dari pemda dalam bentuk hibah sangat memungkinkan, bahkan dianjurkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah.

“Tidak perlu ragu. Hibah dari APBD untuk kampus bisa dilakukan, karena payung hukumnya jelas. Ada juga undang-undang pendidikan yang mendukung hal tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Tito juga memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang telah menggandeng 44 perguruan tinggi dalam berbagai program pembangunan di provinsinya.

Salah satu kerja sama yang disoroti adalah program penanggulangan krisis air tanah bersama Universitas Diponegoro (Undip).

“Saya melihat ini langkah yang cerdas. Sebelum membuat kebijakan, pemda perlu data dan kajian yang kuat. Melibatkan kampus adalah langkah yang sangat tepat,” kata Tito.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan, Pemprov Jateng kini tengah fokus pada pengurangan eksploitasi air tanah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2021.

Salah satu program unggulannya adalah proyek desalinasi di kawasan pesisir seperti Pekalongan dan Sayung, yang mampu mengubah air payau menjadi air bersih siap minum.

“Ini kami lakukan bersama Undip, dan saat ini sedang dihitung fiskalnya. Harapannya, program ini bisa menjadi role model bagi daerah pesisir lainnya,” tutur Luthfi.

Langkah Pemprov Jateng dinilai sebagai bukti konkret bahwa perguruan tinggi bisa menjadi mitra andal pemerintah daerah, tak hanya dalam dunia akademik, tetapi juga dalam menjawab tantangan sosial dan lingkungan.

“Kampus dan pemda harus bersatu, karena ujung dari semua ini adalah pelayanan kepada masyarakat dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Forum MWA PTNBH Tunjuk Prof. Nasir Sebagai Ketua, Siap Kembangkan Kekuatan Ekonomi Kampus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) memasuki babak baru. Dalam rangka Silaturahmi dan Rapat Kerja Forum MWA PTNBH yang digelar di Hotel Tentrem Semarang, Prof. Mohamad Nasir, Ketua MWA Universitas Diponegoro, didaulat sebagai Ketua Forum PTNBH periode 2025–2026.

Forum ini memainkan peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antar PTNBH di seluruh Indonesia.

Dengan kehadiran 24 anggota dari berbagai perguruan tinggi negeri, kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat strategi pemanfaatan aset serta mengakselerasi inovasi kampus.

“Masing-masing PTNBH punya kekuatan dan aset besar, namun belum dimaksimalkan. Di sinilah peran forum menjadi krusial,” ungkap Prof. Nasir, Jumat (9/5).

Menariknya, struktur kepemimpinan kali ini juga menyertakan Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Sukarna, Ketua MWA Universitas Pendidikan Indonesia, sebagai Wakil Ketua Forum.

Ia menjadi representasi pertama dari kampus berbasis pendidikan dalam jajaran pengurus forum.

“Selama ini belum ada yang mewakili universitas pendidikan secara khusus. Kami ingin keberagaman latar belakang perguruan tinggi bisa mewarnai arah forum ke depan,” jelas Prof. Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forum sebelumnya, Prof. Mohammad Nuh, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja periode 2024–2025 yang disetujui secara aklamasi.

Prof. Nasir pun menyatakan komitmennya melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan, sembari mendorong inovasi kampus agar tidak hanya berhenti di laboratorium.

“Kita ingin inovasi kampus dikembangkan menjadi industri nyata. Inilah saatnya kampus punya peran konkret dalam pembangunan,” tegasnya.

Tanamkan Rasa Peduli, Kodim 0733/KS Bina Remaja di TMMD

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kodim 0733/Kota Semarang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar Sosialisa TMMD Reguler Ke 124 Tahun 2025 di Pakintelan, Kodim 0733/KS bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar penyuluhan kepada remaja mengambil tema “Remaja Sehat Peduli Sesama”.

Penyuluhan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian remaja terhadap kesehatan dan kemanusiaan di SMP Al Uswah Gunungpati Semarang, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan yang diikuti 50 Siswa-siswi SMP Al Uswah ini bertujuan untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat.

M. Ali Abdul Rafi, Spdi, penyuluh dari Staf Penanggulangan Bencana PMI Kota Semarang menyampaikan, peserta akan mendapatkan informasi tentang pentingnya kesehatan, pertolongan pertama, dan kepedulian terhadap sesama.

Mereka juga akan diajak untuk menjadi relawan PMI dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan remaja dapat menjadi lebih peduli terhadap kesehatan dan kemanusiaan, serta dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar,” harapannya.

“Dengan demikian, sosialisasi “Remaja Sehat Peduli Sesama” oleh PMI dapat menjadi langkah awal bagi remaja untuk menjadi lebih peduli dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan,” pungkasnya.

Danramil 07/Gunungpati Mayor Inf Susanto mewakili Dandim 0733/KS Kol Kav Indarto mengungkapkan, TMMD yang digelar di Kelurahan Pakintelan ini selain kegiatan fisik juga dilakukan non fisik seperti penyuluhan masalah kesehatan, kebersihan dan sosial kemasyarakatan.

Sebagaimana yang telah dilakukan melibatkan PMI Kota Semarang yaitu penyuluhan tentang kesehatan dan kepedulian sosial.

“Pelajar ditumbuhkan semangat peduli kepada lingkungan dan masyarakat sehinggi memiliki sikap tanggap darurat terhadap keadaan,” ungkap Susanto.

Menurutnya penyuluhan ini sangat penting kepada Gen Z, dan diharapkan ini akan membentuk karakter yang berjiwa sosial dan peka terhadap lingkungan.

“Agar jangan sampai GenZ disibukkan dengan gadgetnya, sementara lingkungan sangat membutuhkan kehadiran dan kepeduliannya,” tambah Danrmil Gunungpati.

Korupsi Biji Kakao Fiktif, Kejati Jateng Tahan Eks Dirut PT Pagilaran Rugikan Negara Rp 7 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi. Kali ini, RG, mantan Direktur Utama PT Pagilaran, resmi ditahan atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi pengadaan biji kakao fiktif senilai Rp 7 miliar.

Penahanan dilakukan, setelah penyidik menemukan cukup bukti terkait penyimpangan anggaran dalam Program Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2019, Jumat (9/5).

PT Pagilaran sendiri merupakan anak perusahaan milik UGM yang bergerak di bidang agribisnis dan berkedudukan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Asal dana memang dari UGM, tetapi pengelolaan sepenuhnya berada di tangan PT Pagilaran. Berdasarkan hasil penyidikan, tidak ditemukan keterlibatan langsung pejabat UGM,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Lukas Alexander, dalam keterangannya kepada media.

Dokumen Fiktif untuk Cairkan Dana

Modus korupsi diduga dilakukan dengan cara membuat dokumen palsu, seperti surat pengiriman dan nota timbang fiktif, untuk mencairkan dana dari UGM. Dokumen tersebut menggambarkan seolah-olah telah terjadi transaksi pembelian biji kakao, padahal barang dimaksud tidak pernah ada.

“Pembayaran dilakukan seolah-olah untuk pengadaan biji kakao. Namun setelah kami telusuri, tidak ada aktivitas distribusi barang sama sekali,” ungkap Lukas.

RG diduga menjadi tokoh sentral dalam pembuatan dan pengaturan dokumen fiktif tersebut. Akibat perbuatannya, negara dirugikan hingga mencapai Rp 7 miliar.

Mantan Kajari Jayapura itu mengatakan, hingga saat ini penyidikan terus berjalan dan telah memeriksa lebih dari 20 orang saksi dari berbagai latar belakang.

“Kami masih mendalami peran-peran lain. Siapa pun yang terbukti terlibat berdasarkan alat bukti yang sah, akan kami proses sesuai hukum,” tegasnya.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, RG ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang selama 20 hari ke depan. Ia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Warga Pakintelan Dukung Peran TMMD Wujudkan Saluran Air Bersih

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penantian panjang warga Desa Patemon, Kecamatan Gunungpati Semarang akan adanya saluran air yang mampu mengatasi permasalahan pembuangan air terjawab sudah.

Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124 Tahun 2025, akhirnya kini harapan itu terwujud.

TMMD yang digelar kerjasama Kodim 0733 Kota/Semarang dengan Pemkot Semarang, salah satunya menyasar pembangunan talud dan saluran.

Bambang Harsono, warga Pakintelah yang ikut serta dalam pembangunan talud dan saluran mengungkapkan apa yang dikerjakan TNI Bersama warga ini hasilnya akan sangat membantu warga masyarakat.

“Kami akan memiliki saluran yang akan mengatasi persoalan air. Selama ini saluran kita belum memenuhi syarat karena banyak yang rusak karena factor usia. Kali ini melalui TMMD semua saluran direnovasi dengan membangunnya menggunakan material baru dan lebih baik. Makanya kami memastikan ini akan berfungsi dengan baik dan akan bertahan lama,” ujar Bambang.

Selama ini akibat kerusakan saluran dan latud mengakibatkan masalah ketika terjadi curah hujan tingga. Ada beberapa saluran yang tersumbat hingga meluber di beberapa sudut. Meski belum berdampak banjir, namun sangat mengganggu karena mengakibatkan banyak jalan becek.

Dandim 0733/KS Kolonel Kav Indarto melalui Danramil 07 Gunungpati Mayor Inf Susanto mengatakan talud dan saluran yang dibangun melalui TMMD sepanjang 320m2.

“Alhamdulillah ini sedang kami kerjakan. Dari total volume 320M2, kini baru tercamai 45M2. Pembangunan dilakukan secara gotong-royong melibatkan TNI Bersama masyarakat,” ujar Mayor Inf Susanto.

Menurutnya, TMMD di Pakintelan ini sangat luarbiasa karena keterlibatan semua unsur. Dari TNI ada 6 personel, Polri 1 orang, Masyarakat 62 orang.

“Partisipasi warga Pakintelan memang luar biasa dalam mendukung program ini. Mereka sadar bahwa TMMD di wilayahnya ini suatu program yang perlu didukung dan disengkuyung bersama,” ujar Susanto.

Suadesa Festival 2025, PGN Pacu Kemandirian Desa dengan Sentuhan Budaya Lokal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka semarak HUT ke 60 pada 13 Mei 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyelenggarakan Suadesa Festival 2025 pada 10 – 11 Mei 2025 di Gasblock PGN Karangrejo, Magelang.

Festival ini merupakan perwujudan program Desa Energi Berdikari Pertamina dimana Desa Karangrejo, Borobudur yang merupakaan desa binaan PT PGN Tbk.

Melalui program CSR PGN, Festival Suadesa 2025 diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa dengan mempromosikan UMKM dan menggali potensi lokal seperti destinasi wisata, kesenian dan budaya setempat.

“Suadesa Festival diharapkan dapat menjadi pesta rakyat untuk memantik ruang-ruang ekonomi baru, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial dengan PGN dan komunitas-komunitas budaya lokal yang terlibat,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman.

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan festival. Dengan harapan, hal ini dapat membentuk kemandirian untuk penyelenggaraan festival serupa di tahun-tahun mendatang.

“Kemandirian Desa artinya desa harus semangat untuk membiayai diri sendiri untuk berdikari dan mendapatkan hasil dari upaya yang diusahakan,” ujar M. Hely Rofikun, Kepala Desa Karangrejo, Borobudur saat press conference, Jumat (9/5/2025).

Pasar Suadesa, dimana UMKM-UMKM lokal akan berkumpul menjajakan produk mereka, siap meriahkan Suadesa Festival 2025.

Sejumlah 40 tenant UMKM Desa Karangrejo dan Desa Wringin Putih Borobudur yang terbagi menjadi UMKM Kuliner dan UMKM Craft akan menyajikan produk beragam seperti makanan tradisional, jajanan pasar, dan berbagai kerajinan kayu, pahat batu, anyaman, batik, aksesoris Borobudur, pecel, angkringan, jetkolet, jajanan pasar, jamu, dan lain-lain telah dipastikan berpartipasi.

“Suadesa menjadi wahana promosi Pemerintah Desa untuk destinasi wisata bagi Balkondes di Borobudur untuk lebih dikenal lebih luas,”imbuhnya

Ajang ini juga merupakan salah satu medium untuk memperkenalkan komitmen PGN sebagai Subhokding Gas Pertamina tentang pemanfaatan energi ramah lingkungan termasuk moda transportasi gas berbentuk Cylinder CNG dengan brand produk Gaslink C-Cyl yang akan melayani kebutuhan gas untuk tenan kuliner yang membutuhkan.

Balkondes PGN dan Desa Karangrejo juga merupakan bentuk nyata ekosistem pemanfaatam gas bumi dan energi hijau solar panel yang dimanfaatkan untuk menggerakkan penginapan, UMKM, dapur, listrik dan kebutuhan hospitality Balkondes, masyarakat maupun Gasblock.

Tidak hanya menampilkan produk UMKM lokal yang unik, Pasar Suadesa juga mengusung tema kepedulian lingkungan.

Pasar Suadesa tidak menyediakan kantong plastik untuk belanja bagi pengunjung dan menyarankan pengunjung agar membawa tas belanja sendiri yang berbahan non plastik. Hal ini sebagai langkah nyata untuk mengurangi sampah plastik dan menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Untuk menambah kemeriahan Suadewa Festival, terdapat panggung seni dan budaya untuk menampilkan berbagai bentuk seni serta budaya lokal.

Komunitas dan seniman budaya yang terlibat memeriahkan panggung nantinya yaitu Shaggydog, Irta Amalia, Om Janema dan masih banyak lagi.

Acara yang tak kalah menarik dan sarat manfaat adalah Workshop Suadesa, dimana kegiatannya mengajarkan teknik dan tradisi menciptakan kerajinan khas desa diantaranya anyaman, tenun, ukiran dan keramik.

Bahan yang digunakan pun berasal dari material alami, sehingga lebih ramah lingkungan namun tetap sesuai dengan teknik tradisional yang diwariskan.

Produk yang diciptakan melalui workshop juga bagian dari sumber daya dan tradisi daerah, sehingga akan memberikan pembelajaran bagi peserta untuk ikut melestarikan warisan budaya tersebut di era modern.

“PGN menjalankan prinsip sosial dan kemasyarakatan melalui program-program CSR. Suadesa Festival menjadi salah satu wujud perhatian PGN dalam rangka memajukan ekonomi desa dengan menggali potensi-potensi lokal. Desa Karangrejo memiliki banyak potensi besar dalam sektor UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif. Semoga, Suadesa Festival memberikan manfaat bagi Desa Karangrejo untuk terus berkembang dan dapat menjadi festival desa tahunan yang selalu dinantikan di tahun-tahun mendatang,” tutup Fajriyah.