spot_img
Beranda blog Halaman 108

Porter Stasiun Tawang Dapat Kejutan Manis dari Jaringan Swiss-Belhotel International Wilayah Jogja, Solo dan Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai wujud kepedulian terhadap profesi yang sering terlupakan, gabungan jaringan hotel Swiss-Belhotel International wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan kepada Porter” pada Selasa, 13 Mei 2025, di Stasiun Tawang Semarang.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh delapan hotel, yaitu Hotel Ciputra Semarang, Swiss-Belhotel Solo, Swiss-Belinn Saripetojo, Zest Parang Raja Solo, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Swiss-Belexpress Yogyakarta, dan Zest Yogyakarta.

Sebanyak 60 porter yang tergabung dalam paguyuban porter Stasiun Tawang menerima bingkisan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan, dan teh sebagai bentuk kepedulian dan apesiasi atas dedikasi mereka dalam membantu para penumpang.

Yang paling menarik dalam kegiatan ini adalah momen tak terduga ketika para General Manager dan manajer hotel yang hadir secara langsung memberikan pijatan relaksasi kepada para porter.

Di tengah hiruk-pikuk stasiun, tangan-tangan yang biasanya memimpin rapat dan mengatur strategi kini turun langsung menyentuh dan memijit pundak-pundak lelah yang setiap hari memanggul beban berat demi membantu para penumpang.

Aksi ini bukan sekadar simbolik, ini adalah wujud empati tulus, penghormatan atas kerja keras, dan pesan kuat dari Swiss-Belhotel International bahwa setiap keringat yang jatuh pantas mendapat apresiasi yang setara.

Sebuah momen penuh rasa kemanusiaan yang jarang terlihat, namun begitu membekas di hati semua yang menyaksikan.

Erny Kusmastuti, General Manager Hotel Ciputra Semarang, Elwas Suwarno, General Manager Swiss-Belhotel Solo, Iwan Kurniawan, General Manager Swiss-Belinn Saripetojo, Alessandro Migliore, General Manager Swiss-Belboutique Yogyakarta, Denny Jatnika, General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Sekar Ayu Ratri Ningrum, General Manager Swiss-BelExpress Yogyakarta, Selvian Meriana Theresia, General Manager Zest Hotel Yogyakarta, I Made Sudana, General Manager Zest Hotel Parang Raja Solo, secara bergantian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Swiss-Belhotel International untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia layanan akomodasi, tetapi juga sebagai kepedulian peduli dan saling mendukung.

Melalui kegiatan ini, Swiss-Belhotel International berharap dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan rasa saling menghargai terhadap profesi-profesi pendukung perjalanan.

RSI Sultan Agung Semarang Teken MoU DMI Jawa Tengah, Siap Jadikan Masjid Sebagai Pusat Edukasi dan Layanan Kesehatan Islami

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – RSI Sultan Agung Semarang bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Tengah resmi menjalin kolaborasi strategis melalui Program Sinergi Umat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium RSI-SA Semarang pada hari Jumat (9/5/2025), sebagai upaya memperkuat dakwah kesehatan melalui masjid-masjid binaan DMI.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam menyatukan visi kedua lembaga untuk menjadikan masjid sebagai pusat edukasi dan layanan kesehatan Islami yang lebih dekat dengan umat.

Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan, dr. Vito Mahendra, M.Si.Med, Sp.B, Sub.SpBD (K), mewakili Direktur Utama RSI-SA Semarang memberikan sambutan kepada seluruh anggota tamu undangan.
Dalam sambutannya, dr. Vito menyampaikan arahan Dirut mengenai beberapa skema kerjasama antara RSI SA Semarang dengan DMI Jateng, salah satunya adalah dengan mendirikan posko kesehatan atau klinik pratama di masjid-masjid.

“Pertama adalah penguatan ekonomi kesehatan berbasis Masjid, dimana kami ingin membangun sinergi dengan Masjid sebagai pusat kesehatan masyarakat berbasis syariah,” kata dr. Vito.

Menurutnya, RSI-SA Semarang mendorong didirikannya berbagai posko kesehatan dengan membuat sistem rujukan terintegrasi.

“Apabila kita bekerjasama secara sinergis dengan DMI Jateng insyaallah akan ada kolaborasi secara terarah, terukur, terintegrasi apabila terdapat pasien gawat darurat disekitar masjid,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Vito menyampaikan bahwa RSI-SA Semarang memiliki layanan CSR (Corporate Social Responsibility) yang bekerjasama dengan Lazis-SA untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Alhamdulillah sudah berjalan beberapa pelayanan seperti katarak, bedah minor seperti hernia, usus buntu, bibir sumbing gratis dan difasilitasi dana oleh Lazis Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung,” terangnya.

dr. Vito berharap dengan adanya skema kerjasama dengan DMI Jateng akan meningkatkan kesejahteraan umat dan membentuk citra rumah sakit yang tidak hanya menyembuhkan namun juga mengedepankan nilai barokah dan adat dalam pelayanan.

Sementara itu, Sekretaris DMI Jateng, Prof. Dr. KH. Imam Yahya, M.Ag menyambut baik rencana kerjasama antara RSI-SA Semarang dengan DMI Jateng.

“di RSI Sultan Agung ini saya rasa banyak program yang menguntungkan bagi kita sebagai masyarakat muslim,” ungkap Prof. Imam Yahya

Selain itu, beliau juga terkesan dengan nilai-nilai islami yang ada di RSI-SA Semarang seperti halnya ketika ada dokter visit yang kemudian menanyakan apakah pasien sudah salat atau belum.

“Terkesan ketika di ruangan pak dokter atau bu dokter datang tidak langsung tanya obatnya sudah diminum atau belum, tapi ditanya apakah pasien sudah salat atau belum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Imam Yahya mendukung penuh dengan skema kerjasama pendirian klinik pratama di lingkungan masjid.

“Tepat saya kira kalau masjid berbasis kesehatan, saya rasa bagus sekali,” ujarnya.

Prof. Imam berharap kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat diterapkan di berbagai Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Tengah.

Acara dilanjutkan dengan paparan layanan kesehatan oleh dr. Vito, salah satu layanan yang disampaikan mengenai pengembangan layanan stem cell halal.
Menurutnya, kebutuhan akan terapi regeneratif terus meningkat, namun tetap harus dijalankan dengan memperhatikan aspek keamanan medis dan kehalalan prosedur.

Ia menambahkan bahwa RSI Sultan Agung telah menyiapkan prosedur terapi berbasis autologous stem cell yang halal, dengan proses pengambilan sel dari tubuh pasien sendiri, diproses melalui sistem yang sesuai standar BPOM dan CPOB, lalu disuntikkan kembali untuk proses regenerasi jaringan.

Acara kemudian diakhiri dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar oleh nakes RSI-SA Semarang kepada para pengurus DMI Jateng.

Genangan Cepat Surut! Strategi Kilat Pemkot Semarang Redam Dampak Hujan Deras

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat melakukan upaya percepatan penanganan genangan yang terjadi di beberapa titik lokasi di kota Semarang.

“Kami sudah mengerahkan tambahan pompa portable untuk mempercepat surutnya genangan, terutama di titik-titik strategis,” ungkap Soewarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Selasa (13/5).

Dua unit pompa portable dikerahkan, dengan rincian satu unit pompa 8 Inch dipasang di depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung dan satu unit lagi di kawasan Gebangsari. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat aliran air dari badan jalan menuju saluran pembuangan yang tersedia.

Hingga Selasa (13/5) sore, genangan air berhasil dikendalikan dan hanya tersisa di bagian pinggir jalan. Aktivitas lalu lintas pun secara bertahap kembali normal.

Seperti diketahui bahwa hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak Senin (12/5) malam menyebabkan genangan air di sejumlah titik, salah satunya di kawasan depan RSI Sultan Agung hingga bawah jembatan tol Kaligawe.

Genangan terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sebagaimana diprediksi oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani, yang menyebutkan bahwa wilayah Semarang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai risiko bencana hidrometeorologi.

Selain intensitas hujan, kapasitas pompa di Kali Tenggang yang terbatas turut memperlambat surutnya air di kawasan terdampak.

Soewarto menambahkan untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh proyek pengendalian banjir yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, serta Dirjen SDA Kementerian PUPR. Proyek bertajuk Pengendalian Banjir Sistem Tenggang–Sringin Tahap I dijadwalkan berlangsung mulai 3 Maret 2025 hingga 20 Februari 2027.

“Proyek ini nantinya akan memberikan manfaat besar, yakni mengurangi risiko banjir di area seluas lebih dari 4.000 hektare yang meliputi tiga kecamatan: Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk,” jelas Suwarto.

Pemkot Semarang terus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini, serta segera melaporkan jika menemukan titik genangan atau kerusakan infrastruktur melalui kanal-kanal aduan yang tersedia.

Pemkot Semarang Dukung KH. Sholeh Darat Jadi Pahlawan, Jejaknya Tak Terhapus Zaman

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mengusulkan KH. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional semakin menguat. Dalam rangkaian Haul KH. Sholeh Darat, digelar Seminar Nasional bertema pengusulan gelar kehormatan negara bagi tokoh ulama dan pejuang ini, yang menjadi momen penting konsolidasi dukungan dari berbagai elemen bangsa.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan Pemkot siap mengawal proses administratif dan substansial hingga KH. Sholeh Darat diakui secara resmi oleh negara sebagai Pahlawan Nasional.

“Atas nama Pemkot Semarang, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia haul serta seluruh pihak yang telah menggagas forum ilmiah ini. Ini bukan hanya upaya pengusulan gelar, tetapi juga upaya membangkitkan kembali kesadaran sejarah bangsa,” ujar Agustina di Kota Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, dokumen pendukung yang telah disusun oleh tim pengusul sangat komprehensif. Pemkot Semarang akan segera menyampaikan pengajuan resmi ke pemerintah pusat sebagai bentuk keseriusan dan penghormatan atas jasa-jasa besar KH. Sholeh Darat.

Menurutnya KH. Sholeh Darat memiliki posisi strategis dalam sejarah intelektual dan spiritual Indonesia. Ia bukan hanya ulama besar, tetapi juga penjaga peradaban dan pendidik tokoh-tokoh nasional.

“Beliau mendidik KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan bahkan memberi inspirasi mendalam kepada R.A. Kartini melalui tafsir Qur’an dalam bahasa Jawa. Ini warisan monumental yang tak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa,” tegasnya.

KH. Sholeh Darat dikenal sebagai pejuang ilmu pengetahuan dan pembebas umat dari keterbelakangan melalui pendidikan. Karyanya yang paling berpengaruh, Tafsir Faidurrahman, merupakan bentuk nyata dari misi pencerahan: menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an dalam bahasa yang dapat dipahami masyarakat luas pada masa penjajahan.

Kota Warisan dan Wisata Religi

Pengusulan ini juga sejalan dengan visi Pemkot Semarang dalam menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi wisata religi nasional. Kawasan makam KH. Sholeh Darat dan peninggalan pesantrennya di Semarang menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Kami berharap pengusulan ini diperkuat oleh berbagai kalangan, termasuk para sejarawan, akademisi, dan tokoh lintas organisasi. Semoga ini menjadi titik awal bagi Semarang untuk tampil sebagai kota pusat spiritual dan intelektual Islam Nusantara,” pungkasnya.

KH. Sholeh Darat tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan, tetapi juga memainkan peran besar dalam membentuk kesadaran nasional di kalangan masyarakat pribumi. Dengan mengajarkan agama melalui pendekatan bahasa lokal dan mendidik tokoh-tokoh besar bangsa, beliau turut menanamkan semangat kebangsaan yang kuat di tengah tekanan kolonialisme.

Pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH. Sholeh Darat dinilai banyak kalangan sebagai langkah yang sudah lama dinanti. Semoga langkah ini mendapat restu dan dukungan dari pemerintah pusat, agar bangsa Indonesia semakin mengenal dan menghargai sosok-sosok pembangun peradaban seperti beliau.

AlertGigs Siap Guncang Langit Semarang! Pyong-Pyong Hingga Sycho Wayne Tampil di Panggung Rooftop

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Event Organizer Pakulargan akan menggelar konser musik bertajuk “AlertGigs” pada Sabtu, 24 Mei 2025 mendatang. Menariknya, konser ini akan digelar di lokasi yang tidak biasa, yakni Bleusky Lounge Bar, yang terletak di lantai teratas Grand Edge Hotel Semarang.

Pemilihan tempat ini bertujuan menciptakan suasana konser yang lebih santai dan kasual, sekaligus memungkinkan interaksi yang lebih dekat dan personal antara musisi dan penonton.

“Bleusky Lounge Bar dipilih karena cocok untuk menggelar event bergenre pop, rock, alternative, dan sejenisnya. Suasana semi-outdoor, fasilitas live music, serta vibes yang santai menjadikannya tempat ideal untuk pertunjukan musik. Berada di lantai teratas Grand Edge Hotel, venue ini langsung terhubung ke rooftop dengan pemandangan kota dan kolam renang, menciptakan pengalaman konser yang unik dan berkesan,” ungkap Wakil Penanggung Jawab AlertGigs, Shin Marqueila, Minggu (11/5/2025).

Tak hanya dari sisi lokasi yang istimewa, deretan penampil yang akan meramaikan konser ini pun tak kalah menarik. Pakulargan mengumumkan kehadiran Pyong-Pyong, band pop punk asal Semarang yang telah eksis sejak 1999.

Menurut Shin, band yang digawangi oleh Adit (vokal & bass), Pandu (gitar & vokal), Bayu (drum), dan Danan Fajar (gitar) tersebut merupakan salah satu pionir skena pop punk di Semarang. Mereka dikenal konsisten berkarya dan memiliki basis penggemar yang loyal.

“Dengan reputasi dan jejak sejarah musik yang kuat di kancah lokal, kehadiran Pyong-Pyong tidak hanya akan menarik para penggemar lama, tetapi juga mampu menjangkau generasi baru yang ingin mengenal akar dan perjalanan skena pop punk di Semarang,” ujarnya.

Selain Pyong-Pyong, konser AlertGigs juga akan dimeriahkan oleh dua band lain dengan warna musik reggae dan rock, yakni North Harbour dan Sycho Wayne.

“Genre-genre ini memiliki sejarah panjang dalam membentuk komunitas musik independen yang erat dan loyal, sehingga sangat cocok untuk membangun kembali koneksi antara musisi dan pendengar di Semarang,” tambah Shin.

Bagi masyarakat Kota Semarang maupun luar daerah yang ingin menyaksikan konser ini, informasi lengkap mengenai penjualan tiket dan rundown acara dapat diakses melalui media sosial resmi Pakulargan dan AlertGigs.

Sementara itu, Iqbal, selaku Ketua EO Pakulargan, menyampaikan bahwa tujuan utama diselenggarakannya AlertGigs adalah untuk membangkitkan kembali semangat musik alternatif di Semarang, khususnya genre pop punk, rock, dan sejenisnya yang memiliki basis komunitas yang kuat.

“Selain menjadi ajang hiburan, event ini diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi musisi lokal dan pencinta musik alternatif untuk saling terhubung, serta membangun ekosistem musik independen yang lebih solid di kota ini,” jelasnya.

Iqbal juga berharap Pakulargan dapat terus menjadi wadah ekspresi bagi para musisi lokal, terutama mereka yang masih mencari ruang untuk menunjukkan karya.

“Kami akan terus membuka panggung bagi siapa pun yang ingin berkembang di dunia musik, termasuk mereka yang masih mencari cara untuk mengekspresikan karyanya,” pungkasnya.

KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan 72 Persen Tempat Duduk Kereta Jarak Jauh Ludes Terjual di Libur Panjang Waisak

0

Momen Long Weekend Waisak 2025,

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menyambut libur panjang akhir pekan (long weekend) dalam rangka Hari Raya Waisak 2025 yang jatuh pada Senin, 12 Mei 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat peningkatan minat masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api jarak jauh (KAJJ) untuk bepergian.

Berdasarkan data sementara selama periode 6 hari, mulai 8 hingga 13 Mei 2025, tercatat sebanyak 444 perjalanan KAJJ telah disiapkan dari wilayah Daop 1 Jakarta, dengan total kapasitas tempat duduk mencapai 240.768 seat. Dari jumlah tersebut, 173.716 tiket telah terjual atau setara dengan tingkat okupansi sebesar 72 persen. Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang mencapai 178.923 orang dan masih berpotensi mengalami perubahan seiring pembaruan data.

Distribusi Data Per Stasiun Utama

Stasiun Gambir menjadi titik keberangkatan untuk 228 KA (termasuk KA tambahan), dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 101.976 seat. Dari jumlah tersebut, 57.682 tiket telah terjual (okupansi 57%). Sementara penumpang yang tiba di Stasiun Gambir tercatat 55.320 orang.

Stasiun Pasar Senen melayani 216 KA, dengan kapasitas 138.792 seat, dan 74.673 tiket telah terjual (okupansi 54%). Jumlah penumpang datang melalui stasiun ini mencapai 66.880 orang.

KA Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang

Untuk mengakomodir peningkatan mobilitas masyarakat, Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan 30 perjalanan KA tambahan, dengan rincian 18 KA dari Stasiun Gambir dan 12 KA dari Stasiun Pasar Senen.

Update Keberangkatan Hari Ini – Senin, 12 Mei 2025

Pada puncak keberangkatan long weekend hari ini (12/5), terdapat 77 perjalanan KAJJ dari wilayah Daop 1 Jakarta. Ketersediaan tempat duduk mencapai 41.226 seat, dan 21.607 tiket telah terjual atau okupansi 52 persen. Adapun jumlah penumpang yang datang ke stasiun mencapai 35.417 orang.

Perincian per stasiun utama:

Stasiun Gambir:
KA berangkat: 41 perjalanan
Kapasitas: 18.094 seat
Tiket terjual: 6.149 seat
Okupansi: 34%

Penumpang datang: 11.188 orang

Stasiun Pasar Senen:

KA berangkat: 36 perjalanan
Kapasitas: 23.132 seat
Tiket terjual: 9.258 seat
Okupansi: 40%

Penumpang datang: 13.484 orang

Selain dua stasiun utama tersebut, volume penumpang juga tercatat di beberapa stasiun lainnya, seperti:

Bekasi: 3.079 penumpang

Cikampek: 463 penumpang

Cikarang: 1.063 penumpang

Jatinegara: 1.242 penumpang

Karawang: 353 penumpang

“PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memperhatikan jadwal keberangkatan serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban di area stasiun dan selama dalam perjalanan. Kami juga terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan layanan berjalan lancar selama momen libur panjang ini,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses aplikasi KAI Access atau menghubungi Customer Service di stasiun.

TMMD Kota Semarang Gotong-Royong Tanpa Batas, Warga Libur Jadi Hari Kerja

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Program pembangunan wilayah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0733/Kota Semarang berjalan tanpa terpengaruh Hari Libur Nasional.

Warga Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Semarang justru bersukacita bekerjasama manunggal dengan prajurit TNI AD mengerjakan sasaran pembangunan, seperti pembangunan talud, pavingisasi, juga perbaikan rumah tak layak huni warga.

Selama 2 hari, Senin dan Selasa (12-13/5/2025) warga justru lebih banyak ikut membantu TNI mengerjakan beberapa sasaran. Suparno, salah seorang warga mengaku bila hari libur banyak dimanfaatkan warga yang libur untuk membantu pekerjaan TMMD.

“Mereka justru memanfaatkan liburan ini untuk gotong-royong membangun kampungnya. Dengan demikian pembangunan akan lekas selesai dan bisa segera dinikmati warga,” ujar Suparno.

TMMD ini bukan saja menjadi sarana membangun wilayah, namun juga sebagai sarana membangun empati warga. Hal ini diungkapkan Dandim 0733/KS Kolonel Kav Indarto.

“Banyaknya warga yang terlibat membantu kami ini suatu bukti bahwa kehadiran TNI dinantikan masyarakat. Apalagi mereka bersama kita bahu- membahu membantu menyelesaikan pekerjaan yang jadi sasaran TMMD. Kehadiran TNI di wilayah adalah membantu menyelesaikan dan menuntaskan kesulitan warga. Sebab TNI merupakan anak rakyat. Sehingga tugasnya berbakti dengan cara membantu mengatasi kesulitan rakyat di masa damai. Bila masa perang tentu TNI berada di garis depan melindungi rakyat dan mempertahankan kedaulatan negara,” ujar Kol Kav Indarto.

Pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124 Tahun 2025 ini penyelesaian pembangunan terus dikebut.

Meskipun hari libur, prajurit Kodim 0733/KS bersama masyarakat tetap semangat bergotong-royong membangun talud di Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Sasaran antara lain pembangunan talud sepanjang 320 M2, pavingisasi 100 M2 dan pembangunan Instalasi Air Bersih di Mushola Al Hikmah.

Rehab Ruhah Tak Layak Huni (RTLH) juga dilakukan terhadap 15 rumah warga tak mampu. Rehab ini umumnya membongkar rumah yang rusak parah dan sudak tak layak huni karena atapnya membahayakan penghuni. Selain itu juga konsisi rumah ada yang nyaris roboh.

Danramil 07/Gunungpati Mayor Inf Susanto yang mendampingi Dandim 0733/KS melaporkan bahwa 15 rumah warga tersebut penyelesaiannya dikebut agar supaya segera bisa ditempati.

“Fokus utama kami adalah membuat pondasi rumah akan kuat dan tahan menahan beban atap. Sebab banyak pondasi yang sudah tak layak, umumnya kayu penopang atap dimakan rayap, sehingga harus diganti. Selanjutnya membangun atap dan terakhir tembok, pintu jendela dan lantai. Pembuatan kamar mandi dan perbaikan jamban juga jadi perhatian kami, agar sanitasi warga juga baik,” ungkap Mayor Inf Susanto.

“Harapan kami agar pembangunan ini cepat selesai sesuai target yang sudah direncanakan. Agar masyarakat di Pakintelan ini bisa menikmati sarana dan prasarana yang sudah dibangun dan dibenahi,” ujar Danramil.

Kegiatan gotong-royong ini menunjukkan semangat dan kesolidan antara prajurit TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan TMMD, diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat dari pembangunan infrastruktur yang lebih baik.

Aktivis Perdamaian Gayatri Muthari Tutup Usia, Wariskan Gagasan Lintas Agama yang Mendalam

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indonesia kehilangan salah satu tokoh intelektual dan aktivis hak asasi manusia, Gayatri Muthari, pada usia 45 tahun akibat penyakit autoimun yang dideritanya bertahun-tahun.

Gayatri, yang dikenal luas sebagai penyair, filsuf, dan aktivis kebebasan beragama, meninggalkan warisan yang menginspirasi banyak generasi.

Dalam hidupnya, Gayatri aktif dalam mempromosikan dialog lintas agama dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Dia merupakan sosok yang memegang peran penting sebagai mentor pertama Tarekat Daudiyah di tanah air.

Gayatri, putri dari penulis dan profesor Abdul Hadi, mengejar pendidikan tinggi di luar negeri dan menerima beasiswa dari Yayasan Nostra Aetate Vatikan untuk studi di Roma pada tahun 2011-2012.

Selama di sana, dia tidak hanya menimba ilmu di Universitas Gregorian dan Angelicum, tetapi juga aktif dalam komunitas internasional Katolik di Centro Laico dan Foyer Unitas.

“Kami memiliki kenangan yang sangat baik tentang Gayatri. Dia adalah sosok yang cerdas, berkomunikasi dengan baik, dan selalu bersemangat dalam kerja sama dengan yayasan,” kata perwakilan Yayasan Nostra Aetate.

Selain sebagai penulis yang aktif di media sosial, Gayatri dikenal karena pemikirannya yang progresif dan kontradiktif, yang mendorong refleksi dan perubahan dalam masyarakat. Dia berjuang untuk nilai-nilai keadilan dan perdamaian di Indonesia.

“Semoga warisannya yang berharga akan terus menginspirasi banyak orang, khususnya generasi muda, untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa ini,” tambah perwakilan yayasan.

Pesan duka cita disampaikan kepada keluarga, kerabat, dan sahabat Gayatri dari Yayasan Nostra Aetate. Semoga almarhumah beristirahat dalam damai. Innalilahi wa innailaihi raji’un.

Penumpang KA Meningkat di Daop 4 Semarang saat Libur Panjang Waris 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan penumpang selama masa libur panjang Hari Raya Waisak, yang berlangsung mulai Jumat, 9 Mei hingga Minggu, 11 Mei 2025.

Tercatat sebanyak 73.036 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun yang berada di wilayah kerja Daop 4 Semarang dalam tiga hari tersebut.

Rata-rata jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 24.345 orang per hari, dengan puncak arus keberangkatan terjadi pada Sabtu, 10 Mei 2025 sebanyak 26.833 penumpang.

Sementara itu, untuk arus kedatangan, tercatat total 74.984 penumpang tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang selama tiga hari itu, atau rata-rata 24.995 penumpang per hari. Angka tertinggi kedatangan juga terjadi pada Sabtu, 10 Mei 2025, dengan jumlah 29.603 penumpang.

“Antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api selama libur panjang Waisak ini sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian karena bebas macet, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Mengantisipasi tingginya minat masyarakat, KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan 151.770 tempat duduk untuk periode libur panjang Waisak yang berlangsung selama 5 hari, mulai Jumat, 9 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025, atau rata-rata 30.354 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data per Senin, 12 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 113.164 tiket telah terjual, yang berarti sekitar 75 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki tiket, kami himbau agar segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau kanal resmi lainnya, karena tiket masih tersedia,” terangnya.

KAI juga memproyeksikan jumlah penumpang akan terus meningkat pada hari ini, Senin (12/5), dan besok, Selasa (13/5), dengan estimasi lebih dari 24 ribu penumpang yang akan diberangkatkan setiap harinya dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tentunya bebas dari kemacetan, agar seluruh pelanggan dapat menikmati liburan panjang ini dengan tenang dan bahagia bersama keluarga maupun sahabat,” tutup Franoto.

TNI dan Masyarakat Pakintelan Padu Ciptakan Talud Penyelamat dari Bahaya Longsor

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Warga Pakintelan Kecamatan Gunungpati kini tak was-was terhadap bahaya longsor. Maklum, Gunungpati merupakan wilayah dataran tinggi dimana potensi lonsor bisa saja terjadi akibat pergerakan tanah maupun kondisi alam.

Dalam rangka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke 124 Tahun 2025 si wilayah ini, prajurit Kodim 0733/KS bersama masyarakat bergotong-royong membangun talud, Minggu (11/5/2025).

Pembangunan talud ini menurut Dandim 0733/KS Kol Kav Indarto melalui Danramil 07/Gunungpati Mayor Inf Susanto bertujuan melengkapi pengamanan infrastruktur dari potensi bahaya longsor.

Selain itu manfaat pembangunan talud dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, juga mengamankan wilayah yang sering erosi karena curah hujan.

Dalam kegiatan ini, gotong-royong antara prajurit TNI bersama masyarakat juga dapat meningkatkan solidaritas dan kemanunggalan TNI-Rakyat

Dengan adanya pembangunan talud melalui TMMD, diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat yang signifikan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Wahono, warga Pakintelan sudah lama berharap ada bangunan talud di wilayahnya, khususnya di samping jalan utama menuju desa yang terdapat banyak rumah penduduk.

“Talud ini untuk melindungi jalan agar tidak longsor sisi kanan kirinya karena masih permukaan tanah. Kalau hujan sebelum ada talud pasti banyak gogosan tanah yang ikit longsor masuk saluran. Akibatnya bisa membahayakan warga pengguna jalan , termasuk anak-anak sekolah,” ungkap Wahono.

Sasaran membangin talud menurutnya sudah sangat tepat karena memang urgen.

“Kami sangat berterima kasih bapak-bapak TNI bisa wujudkan keinginan warga, maka dari itu kita semua support dwngan membantu. Apalagi ini di hari Minggu,” tambah Wahono.

Pesan Dandim 0733/KS, agar warga bisa merawat hasil pembangunan melalui TMMD ini.

“Ini yang ikut membangun bapak-bapak warga Pakintelan, karenanya harus dijaga san dirawat,” ungkapnya melalui Mayor Inf Susanto.