spot_img
Beranda blog Halaman 109

KAI Daop 4 Semarang Siapkan Tiket Kereta Lebih Banyak di Libur Panjang Waisak 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut momen libur panjang Hari Raya Waisak yang berlangsung mulai Jumat, 9 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 86.521 tiket kereta api, atau rata-rata 17.304 tiket per hari, untuk masyarakat yang ingin bepergian menggunakan moda transportasi kereta api yang aman dan nyaman.

Hal ini selaras guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode long weekend ini, dimana Daop 4 Semarang menambah kapasitas sebanyak 7.910 tempat duduk, atau rata-rata 1.582 tempat duduk per hari, pada sejumlah kereta api favorit dengan relasi keberangkatan dari Semarang.

“Peningkatan ini bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan memastikan ketersediaan tiket tetap sejalan dengan permintaan yang tinggi selama libur panjang,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Penambahan ini mencakup: KA Argo Sindoro relasi Semarang-Jakarta pp, KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta pp, KA Gunungjati relasi Semarang-Jakarta pp, KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta pp, KA Tawang Jaya Premiun relasi Semarang-Jakarta pp, KA Kamandaka relasi Semarang-Cilacap pp, dan KA Kaligung relasi Semarang-Tegal/Cirebon pp.

“Selama libur panjang Waisak, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sebanyak 33 perjalanan kereta api per hari yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang, dengan tujuan ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Surabaya, Purwokerto, Tegal, Solo, Madiun, Jember hingga Banyuwangi,” terang Franoto.

Selain KA keberangkatan, sebanyak 62 perjalanan KA juga melintas di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga total terdapat 95 perjalanan KA penumpang per hari selama periode libur panjang tersebut.

Hingga Jumat pagi (9/5) pukul 09.00 WIB, sebanyak 62.696 tiket telah terjual, atau rata-rata 12.539 tiket per hari, dengan tingkat okupansi mencapai 72 persen. KAI mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket sebelum kehabisan.

“Tiket untuk masa long weekend ini masih tersedia. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanannya dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal-kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tambah Franoto.

KAI memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 9, 10, dan 12 Mei 2025, dengan jumlah keberangkatan penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 20 ribu orang per hari dari wilayah Daop 4 Semarang.

Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, KAI memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tentunya bebas dari kemacetan. Harapannya, pelanggan dapat menikmati momen libur panjang ini dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga maupun sahabat,” tutup Franoto.

Kemandirian Keuangan PTNBH, Siap Ubah Paradigma Baru Perguruan Tinggi Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah mendorong transformasi dalam tata kelola pendidikan tinggi melalui pendekatan berbasis inovasi. Tidak lagi sekadar tempat belajar, perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) kini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi bangsa, dengan riset sebagai pengungkit utamanya.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI), Prof. Bryan Yuliarto, Ph.D., saat menghadiri Forum Majelis Wali Amanat (MWA) PTNBH di Hotel Tentrem, Semarang, Jumat (9/5/2025).

” Kita harap bisa melakukan kegiatan untuk lebih meningkatkan pendapatan dengan banyak bekerja sama seperti industri,” ungkap Prof. Bryan.

Menurutnya, hilirisasi hasil riset dan pengelolaan aset kampus secara produktif adalah dua pilar penting yang dapat menjadikan PTNBH mandiri secara keuangan.

Kemandirian ini akan memberi ruang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk menjalankan tridarma tanpa harus tergantung pada anggaran negara.

Prof. Bryan mengkritisi paradigma lama yang menjadikan riset hanya sebagai laporan atau publikasi. Ia menegaskan bahwa di era disrupsi seperti saat ini, riset harus menjadi solusi nyata bagi persoalan publik dari air bersih, energi terbarukan, hingga teknologi pangan dan kesehatan.

” Riset juga bisa di lakukan hilirasasi kemudian juga pengelolaan aset-aset yang memang PTNBH itu memiliki Fleksibilitas diharapkan mampu juga membangun kegiatan bisnis. Tugas kita adalah mendorong agar itu menjadi produk atau jasa yang bernilai ekonomi,” jelasnya.

Untuk mendukung hal itu, pemerintah akan memperkuat skema insentif bagi perguruan tinggi yang mampu mengkomersialisasikan hasil penelitiannya, termasuk memperbesar dana abadi kampus dan membuka akses kolaborasi dengan industri.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah menjaga agar Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap terjangkau bagi mahasiswa. Menurut Prof. Bryan, jalan terbaik untuk menghindari kenaikan UKT adalah dengan menciptakan sumber pendanaan baru dari inovasi dan hilirisasi riset.

“Kalau kampus punya pemasukan mandiri, dari produk riset, dari kerja sama, dari aset, maka UKT tidak perlu naik. Inilah mengapa inovasi bukan pilihan, tapi keharusan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengganggu kegiatan akademik dan riset di kampus.

“Efisiensi hanya menyasar kegiatan seperti perjalanan dinas dan rapat. Semua dana utama tetap aman dan telah dikembalikan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Mohamad Nasir, memberikan contoh konkret hilirisasi riset yang kini menjadi model nasional. Undip, melalui tim risetnya, berhasil mengembangkan teknologi desalinasi air laut menjadi air layak minum.

“Teknologi ini sekarang sedang diminta di berbagai daerah. Bayangkan jika semua riset kampus seperti ini, kita bisa hidup dari inovasi, bukan hanya anggaran,” kata Prof. Nasir, yang juga mantan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi.

Ia menambahkan bahwa hilirisasi tidak hanya menghidupi kampus secara finansial, tetapi juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai agen pembangunan nasional.

“Jika kita gagal menghilirkan riset, maka kita hanya mencetak sarjana. Tapi kalau kita berhasil, kita bisa mencetak peradaban,” tegasnya.

Rapat kerja ini menjadi panggung penting untuk merumuskan arah baru pendidikan tinggi Indonesia. Para pemimpin PTNBH, anggota MWA, dan perwakilan kementerian menyepakati bahwa pendidikan tinggi Indonesia harus berani berubah dari birokratis menjadi inovatif, dari konsumtif menjadi produktif.

Dalam konteks itu, hilirisasi riset bukan hanya strategi ekonomi, tetapi juga visi jangka panjang untuk menjadikan kampus sebagai pusat inovasi, kesejahteraan, dan kemandirian bangsa.

Mendagri Tegaskan Kampus dan Pemda Harus Harmonis Dukung Pembangunan Daerah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan menciptakan solusi bagi berbagai persoalan di daerah.

Hal ini disampaikannya dalam sebuah Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/5).

“PTNBH adalah mitra strategis pemda. Kolaborasi ini harus dibangun atas dasar hubungan yang harmonis antara kampus dan kepala daerah, baik gubernur, wali kota maupun bupati,” ujar Tito.

Ia menekankan, kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat pengembangan inovasi dan teknologi.

Maka dari itu, dukungan dari pemda dalam bentuk hibah sangat memungkinkan, bahkan dianjurkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah.

“Tidak perlu ragu. Hibah dari APBD untuk kampus bisa dilakukan, karena payung hukumnya jelas. Ada juga undang-undang pendidikan yang mendukung hal tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Tito juga memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang telah menggandeng 44 perguruan tinggi dalam berbagai program pembangunan di provinsinya.

Salah satu kerja sama yang disoroti adalah program penanggulangan krisis air tanah bersama Universitas Diponegoro (Undip).

“Saya melihat ini langkah yang cerdas. Sebelum membuat kebijakan, pemda perlu data dan kajian yang kuat. Melibatkan kampus adalah langkah yang sangat tepat,” kata Tito.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan, Pemprov Jateng kini tengah fokus pada pengurangan eksploitasi air tanah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2021.

Salah satu program unggulannya adalah proyek desalinasi di kawasan pesisir seperti Pekalongan dan Sayung, yang mampu mengubah air payau menjadi air bersih siap minum.

“Ini kami lakukan bersama Undip, dan saat ini sedang dihitung fiskalnya. Harapannya, program ini bisa menjadi role model bagi daerah pesisir lainnya,” tutur Luthfi.

Langkah Pemprov Jateng dinilai sebagai bukti konkret bahwa perguruan tinggi bisa menjadi mitra andal pemerintah daerah, tak hanya dalam dunia akademik, tetapi juga dalam menjawab tantangan sosial dan lingkungan.

“Kampus dan pemda harus bersatu, karena ujung dari semua ini adalah pelayanan kepada masyarakat dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Forum MWA PTNBH Tunjuk Prof. Nasir Sebagai Ketua, Siap Kembangkan Kekuatan Ekonomi Kampus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) memasuki babak baru. Dalam rangka Silaturahmi dan Rapat Kerja Forum MWA PTNBH yang digelar di Hotel Tentrem Semarang, Prof. Mohamad Nasir, Ketua MWA Universitas Diponegoro, didaulat sebagai Ketua Forum PTNBH periode 2025–2026.

Forum ini memainkan peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antar PTNBH di seluruh Indonesia.

Dengan kehadiran 24 anggota dari berbagai perguruan tinggi negeri, kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat strategi pemanfaatan aset serta mengakselerasi inovasi kampus.

“Masing-masing PTNBH punya kekuatan dan aset besar, namun belum dimaksimalkan. Di sinilah peran forum menjadi krusial,” ungkap Prof. Nasir, Jumat (9/5).

Menariknya, struktur kepemimpinan kali ini juga menyertakan Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Sukarna, Ketua MWA Universitas Pendidikan Indonesia, sebagai Wakil Ketua Forum.

Ia menjadi representasi pertama dari kampus berbasis pendidikan dalam jajaran pengurus forum.

“Selama ini belum ada yang mewakili universitas pendidikan secara khusus. Kami ingin keberagaman latar belakang perguruan tinggi bisa mewarnai arah forum ke depan,” jelas Prof. Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forum sebelumnya, Prof. Mohammad Nuh, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja periode 2024–2025 yang disetujui secara aklamasi.

Prof. Nasir pun menyatakan komitmennya melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan, sembari mendorong inovasi kampus agar tidak hanya berhenti di laboratorium.

“Kita ingin inovasi kampus dikembangkan menjadi industri nyata. Inilah saatnya kampus punya peran konkret dalam pembangunan,” tegasnya.

Tanamkan Rasa Peduli, Kodim 0733/KS Bina Remaja di TMMD

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kodim 0733/Kota Semarang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar Sosialisa TMMD Reguler Ke 124 Tahun 2025 di Pakintelan, Kodim 0733/KS bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar penyuluhan kepada remaja mengambil tema “Remaja Sehat Peduli Sesama”.

Penyuluhan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian remaja terhadap kesehatan dan kemanusiaan di SMP Al Uswah Gunungpati Semarang, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan yang diikuti 50 Siswa-siswi SMP Al Uswah ini bertujuan untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat.

M. Ali Abdul Rafi, Spdi, penyuluh dari Staf Penanggulangan Bencana PMI Kota Semarang menyampaikan, peserta akan mendapatkan informasi tentang pentingnya kesehatan, pertolongan pertama, dan kepedulian terhadap sesama.

Mereka juga akan diajak untuk menjadi relawan PMI dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan remaja dapat menjadi lebih peduli terhadap kesehatan dan kemanusiaan, serta dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar,” harapannya.

“Dengan demikian, sosialisasi “Remaja Sehat Peduli Sesama” oleh PMI dapat menjadi langkah awal bagi remaja untuk menjadi lebih peduli dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan,” pungkasnya.

Danramil 07/Gunungpati Mayor Inf Susanto mewakili Dandim 0733/KS Kol Kav Indarto mengungkapkan, TMMD yang digelar di Kelurahan Pakintelan ini selain kegiatan fisik juga dilakukan non fisik seperti penyuluhan masalah kesehatan, kebersihan dan sosial kemasyarakatan.

Sebagaimana yang telah dilakukan melibatkan PMI Kota Semarang yaitu penyuluhan tentang kesehatan dan kepedulian sosial.

“Pelajar ditumbuhkan semangat peduli kepada lingkungan dan masyarakat sehinggi memiliki sikap tanggap darurat terhadap keadaan,” ungkap Susanto.

Menurutnya penyuluhan ini sangat penting kepada Gen Z, dan diharapkan ini akan membentuk karakter yang berjiwa sosial dan peka terhadap lingkungan.

“Agar jangan sampai GenZ disibukkan dengan gadgetnya, sementara lingkungan sangat membutuhkan kehadiran dan kepeduliannya,” tambah Danrmil Gunungpati.

Korupsi Biji Kakao Fiktif, Kejati Jateng Tahan Eks Dirut PT Pagilaran Rugikan Negara Rp 7 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi. Kali ini, RG, mantan Direktur Utama PT Pagilaran, resmi ditahan atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi pengadaan biji kakao fiktif senilai Rp 7 miliar.

Penahanan dilakukan, setelah penyidik menemukan cukup bukti terkait penyimpangan anggaran dalam Program Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2019, Jumat (9/5).

PT Pagilaran sendiri merupakan anak perusahaan milik UGM yang bergerak di bidang agribisnis dan berkedudukan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Asal dana memang dari UGM, tetapi pengelolaan sepenuhnya berada di tangan PT Pagilaran. Berdasarkan hasil penyidikan, tidak ditemukan keterlibatan langsung pejabat UGM,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Lukas Alexander, dalam keterangannya kepada media.

Dokumen Fiktif untuk Cairkan Dana

Modus korupsi diduga dilakukan dengan cara membuat dokumen palsu, seperti surat pengiriman dan nota timbang fiktif, untuk mencairkan dana dari UGM. Dokumen tersebut menggambarkan seolah-olah telah terjadi transaksi pembelian biji kakao, padahal barang dimaksud tidak pernah ada.

“Pembayaran dilakukan seolah-olah untuk pengadaan biji kakao. Namun setelah kami telusuri, tidak ada aktivitas distribusi barang sama sekali,” ungkap Lukas.

RG diduga menjadi tokoh sentral dalam pembuatan dan pengaturan dokumen fiktif tersebut. Akibat perbuatannya, negara dirugikan hingga mencapai Rp 7 miliar.

Mantan Kajari Jayapura itu mengatakan, hingga saat ini penyidikan terus berjalan dan telah memeriksa lebih dari 20 orang saksi dari berbagai latar belakang.

“Kami masih mendalami peran-peran lain. Siapa pun yang terbukti terlibat berdasarkan alat bukti yang sah, akan kami proses sesuai hukum,” tegasnya.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, RG ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang selama 20 hari ke depan. Ia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Warga Pakintelan Dukung Peran TMMD Wujudkan Saluran Air Bersih

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penantian panjang warga Desa Patemon, Kecamatan Gunungpati Semarang akan adanya saluran air yang mampu mengatasi permasalahan pembuangan air terjawab sudah.

Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124 Tahun 2025, akhirnya kini harapan itu terwujud.

TMMD yang digelar kerjasama Kodim 0733 Kota/Semarang dengan Pemkot Semarang, salah satunya menyasar pembangunan talud dan saluran.

Bambang Harsono, warga Pakintelah yang ikut serta dalam pembangunan talud dan saluran mengungkapkan apa yang dikerjakan TNI Bersama warga ini hasilnya akan sangat membantu warga masyarakat.

“Kami akan memiliki saluran yang akan mengatasi persoalan air. Selama ini saluran kita belum memenuhi syarat karena banyak yang rusak karena factor usia. Kali ini melalui TMMD semua saluran direnovasi dengan membangunnya menggunakan material baru dan lebih baik. Makanya kami memastikan ini akan berfungsi dengan baik dan akan bertahan lama,” ujar Bambang.

Selama ini akibat kerusakan saluran dan latud mengakibatkan masalah ketika terjadi curah hujan tingga. Ada beberapa saluran yang tersumbat hingga meluber di beberapa sudut. Meski belum berdampak banjir, namun sangat mengganggu karena mengakibatkan banyak jalan becek.

Dandim 0733/KS Kolonel Kav Indarto melalui Danramil 07 Gunungpati Mayor Inf Susanto mengatakan talud dan saluran yang dibangun melalui TMMD sepanjang 320m2.

“Alhamdulillah ini sedang kami kerjakan. Dari total volume 320M2, kini baru tercamai 45M2. Pembangunan dilakukan secara gotong-royong melibatkan TNI Bersama masyarakat,” ujar Mayor Inf Susanto.

Menurutnya, TMMD di Pakintelan ini sangat luarbiasa karena keterlibatan semua unsur. Dari TNI ada 6 personel, Polri 1 orang, Masyarakat 62 orang.

“Partisipasi warga Pakintelan memang luar biasa dalam mendukung program ini. Mereka sadar bahwa TMMD di wilayahnya ini suatu program yang perlu didukung dan disengkuyung bersama,” ujar Susanto.

Suadesa Festival 2025, PGN Pacu Kemandirian Desa dengan Sentuhan Budaya Lokal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka semarak HUT ke 60 pada 13 Mei 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyelenggarakan Suadesa Festival 2025 pada 10 – 11 Mei 2025 di Gasblock PGN Karangrejo, Magelang.

Festival ini merupakan perwujudan program Desa Energi Berdikari Pertamina dimana Desa Karangrejo, Borobudur yang merupakaan desa binaan PT PGN Tbk.

Melalui program CSR PGN, Festival Suadesa 2025 diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa dengan mempromosikan UMKM dan menggali potensi lokal seperti destinasi wisata, kesenian dan budaya setempat.

“Suadesa Festival diharapkan dapat menjadi pesta rakyat untuk memantik ruang-ruang ekonomi baru, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial dengan PGN dan komunitas-komunitas budaya lokal yang terlibat,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman.

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan festival. Dengan harapan, hal ini dapat membentuk kemandirian untuk penyelenggaraan festival serupa di tahun-tahun mendatang.

“Kemandirian Desa artinya desa harus semangat untuk membiayai diri sendiri untuk berdikari dan mendapatkan hasil dari upaya yang diusahakan,” ujar M. Hely Rofikun, Kepala Desa Karangrejo, Borobudur saat press conference, Jumat (9/5/2025).

Pasar Suadesa, dimana UMKM-UMKM lokal akan berkumpul menjajakan produk mereka, siap meriahkan Suadesa Festival 2025.

Sejumlah 40 tenant UMKM Desa Karangrejo dan Desa Wringin Putih Borobudur yang terbagi menjadi UMKM Kuliner dan UMKM Craft akan menyajikan produk beragam seperti makanan tradisional, jajanan pasar, dan berbagai kerajinan kayu, pahat batu, anyaman, batik, aksesoris Borobudur, pecel, angkringan, jetkolet, jajanan pasar, jamu, dan lain-lain telah dipastikan berpartipasi.

“Suadesa menjadi wahana promosi Pemerintah Desa untuk destinasi wisata bagi Balkondes di Borobudur untuk lebih dikenal lebih luas,”imbuhnya

Ajang ini juga merupakan salah satu medium untuk memperkenalkan komitmen PGN sebagai Subhokding Gas Pertamina tentang pemanfaatan energi ramah lingkungan termasuk moda transportasi gas berbentuk Cylinder CNG dengan brand produk Gaslink C-Cyl yang akan melayani kebutuhan gas untuk tenan kuliner yang membutuhkan.

Balkondes PGN dan Desa Karangrejo juga merupakan bentuk nyata ekosistem pemanfaatam gas bumi dan energi hijau solar panel yang dimanfaatkan untuk menggerakkan penginapan, UMKM, dapur, listrik dan kebutuhan hospitality Balkondes, masyarakat maupun Gasblock.

Tidak hanya menampilkan produk UMKM lokal yang unik, Pasar Suadesa juga mengusung tema kepedulian lingkungan.

Pasar Suadesa tidak menyediakan kantong plastik untuk belanja bagi pengunjung dan menyarankan pengunjung agar membawa tas belanja sendiri yang berbahan non plastik. Hal ini sebagai langkah nyata untuk mengurangi sampah plastik dan menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Untuk menambah kemeriahan Suadewa Festival, terdapat panggung seni dan budaya untuk menampilkan berbagai bentuk seni serta budaya lokal.

Komunitas dan seniman budaya yang terlibat memeriahkan panggung nantinya yaitu Shaggydog, Irta Amalia, Om Janema dan masih banyak lagi.

Acara yang tak kalah menarik dan sarat manfaat adalah Workshop Suadesa, dimana kegiatannya mengajarkan teknik dan tradisi menciptakan kerajinan khas desa diantaranya anyaman, tenun, ukiran dan keramik.

Bahan yang digunakan pun berasal dari material alami, sehingga lebih ramah lingkungan namun tetap sesuai dengan teknik tradisional yang diwariskan.

Produk yang diciptakan melalui workshop juga bagian dari sumber daya dan tradisi daerah, sehingga akan memberikan pembelajaran bagi peserta untuk ikut melestarikan warisan budaya tersebut di era modern.

“PGN menjalankan prinsip sosial dan kemasyarakatan melalui program-program CSR. Suadesa Festival menjadi salah satu wujud perhatian PGN dalam rangka memajukan ekonomi desa dengan menggali potensi-potensi lokal. Desa Karangrejo memiliki banyak potensi besar dalam sektor UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif. Semoga, Suadesa Festival memberikan manfaat bagi Desa Karangrejo untuk terus berkembang dan dapat menjadi festival desa tahunan yang selalu dinantikan di tahun-tahun mendatang,” tutup Fajriyah.

Kejati Jateng Tahan Eks Kabag Setda Cilacap, Terlibat Transaksi Lahan Bermasalah Rp237 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menetapkan mantan pejabat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cilacap, berinisial IZ sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) senilai Rp237 miliar.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti kuat keterlibatan IZ dalam proses pembelian lahan bermasalah oleh PT Cilacap Segara Artha, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Yang bersangkutan resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/5).

IZ, yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian Setda Cilacap dan merangkap sebagai Pelaksana Tugas Direktur Perumda Kawasan Industri Cilacap, turut menjabat Komisaris di PT Cilacap Segara Artha saat transaksi dilakukan.

Dari hasil penyidikan, IZ diketahui menyetujui pembelian lahan seluas 700 hektare dari PT Rumpun Sari Antan senilai Rp237 miliar. Masalah muncul karena lahan tersebut tidak pernah bisa dikuasai oleh pihak BUMD meskipun pembayaran telah dilakukan secara penuh.

Belakangan terungkap bahwa Direktur PT Rumpun Sari Antan yang melakukan transaksi, belum mengantongi izin dari induk perusahaannya, yakni Yayasan Diponegoro, yang berada di bawah naungan Kodam IV Diponegoro.

“Lahan yang dijual ternyata masih bermasalah secara legalitas. Ini menunjukkan adanya kelalaian bahkan potensi persekongkolan yang merugikan keuangan negara,” terang Lukas.

IZ disebut bekerja sama dengan Direktur PT Rumpun Sari Antan berinisial ANH, yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya diduga memainkan peran dalam proses jual beli aset bermasalah tersebut.

Kejati jateng sejauh ini telah memeriksa 27 saksi dari berbagai instansi, termasuk pejabat Kodam IV Diponegoro, Pemkab Cilacap, hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Penyidikan masih terus berlangsung dan jaksa tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru. “Penyelidikan akan berkembang tergantung pada bukti dan keterlibatan pihak lain,” tegas Lukas.

Kasus ini menambah deretan skandal pengelolaan aset BUMD yang semestinya menjadi motor penggerak ekonomi daerah namun justru menjadi ladang korupsi.

Hangatnya Kepedulian: ARTOTEL Yogyakarta Berbagi Berkah Ramadan Bersama Dompet Dhuafa

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Setelah sukses menghadirkan program “Waktunya Indonesia Berbuka”, ARTOTEL Yogyakarta berbagi bersama dengan Dompet Dhuafa guna menyalurkan Iftar Charity.

Melalui program ini, setiap pembelian paket berbuka puasa di ARTOTEL Yogyakarta disisihkan beberapa persen untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Inisiatif ini lahir dari kesadaran bahwa berbuka puasa bisa menjadi momen berbagi yang bermakna.

Bulan Ramadhan juga bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan menebar keberkahan.

Pada 28 Maret 2025, ARTOTEL Yogyakarta secara simbolis menyerahkan hasil donasi dari program ini kepada Dompet Dhuafa Jogja.

Setelah diserahkan kepada Dompet Dhuafa Jogja, donasi dari ARTOTEL Yogyakarta telah disalurkan ke Panti Asuhan Wanita Khairunnisa pada 22 April 2025. Melalui program bertema “Wanita Membawa Perubahan”, sebanyak 40 Parcel Wanita Hebat disalurkan kepada para perempuan luar biasa.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan perempuan dalam membawa perubahan, serta untuk menginspirasi khalayak agar terus mendukung dan menghargai peran wanita dalam kehidupan sehari-hari.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa “Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh tamu yang telah memilih ARTOTEL Yogyakarta untuk berbuka bersama. Antusias yang sungguh luar biasa dari seluruh warga Yogyakarta ini merupakan apresiasi untuk kami. Selain berbuka bersama, para tamu juga telah turut berbagi kepada sesama. Tak hanya itu, acara penyaluran donasi ini merupakan bentuk berbagi keberkahan yang luar biasa. Kami bersyukur dapat melangsungkan acara ini dan berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa. ”

Dari program ini, ARTOTEL Yogyakarta berharap dapat selalu memberikan manfaat untuk sesama. Sebagai salah satu hotel di Yogyakarta, ARTOTEL Yogyakarta ingin terus membawa perubahan ke arah kebaikan.

Perubahan-perubahan yang bisa dimulai dari langkah kecil untuk sekitar semoga akan selalu menjadi keberkahan.