spot_img
Beranda blog Halaman 110

Ketika Demokrasi Dijebak Likes dan Shares, Kuliah Umum Prof. Merlyna Lim di FISIP UNDIP

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani wacana akademik global dan lokal.

Kali ini, melalui kuliah umum internasional bertajuk “Social Media and Politics in Southeast Asia”, Departemen Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan (DPIP), FISIP UNDIP menghadirkan pakar terkemuka di bidang politik digital dan media sosial, Prof. Merlyna Lim, Ph.D.

Kuliah umum yang digelar di Ruang Teater FISIP UNDIP pada Kamis, 07 Mei 2025, forum ini juga dirangkai dengan diskusi publik bertema “Memahami Politik Algoritma Sosial Media”, yang mempertemukan pandangan para akademisi, mahasiswa, dan masyarakat sipil.

Acara ini dibuka dengan paparan Keynote Speaker, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi P ublik UNDIP yang juga pakar Demokrasi Digital dari DPIP. Lewat paparannya yang tajam, ia menggambarkan bagaimana harapan besar pada demokrasi digital kini berubah menjadi kekecewaan.

Alih-alih memperluas partisipasi, media sosial justru dimanfaatkan untuk membungkam suara, menyebar propaganda, dan membentuk “enklave algoritmik” yang memperkuat polarisasi emosional di masyarakat.

“Ironisnya, apa yang dulu dianggap sebagai ruang bebas kini menjadi arena represi digital,” tutur Dr. Wijayanto. Namun, ia juga optimistis dengan kekuatan masyarakat sipil yang tetap menjadi pilar penting dalam menjaga ruang publik yang sehat.

“Dalam menghadapi tsunami disinformasi dan manipulasi opini publik, masa depan demokrasi digital sangat bergantung pada siapa yang mengendalikan teknologi, serta sejauh mana masyarakat mampu membangun institusi dan norma yang menjunjung deliberasi terbuka dan inklusif,” terangnya.

Sesi utama diisi oleh Prof. Merlyna Lim, yang dengan gaya khasnya memadukan riset akademik mendalam dengan narasi yang membumi.

Ia menjelaskan bahwa algoritma media sosial tak hanya membentuk ruang gema (echo chambers), tetapi juga menciptakan jebakan kapitalisme komunikasi di mana ekspresi personal diperdagangkan demi likes dan shares.
“Kita tak lagi bicara untuk memahami, merujuk pada teori Habermas. Kita bicara untuk menang,” katanya.

Dalam kuliah ini, Prof. Merlyna menjelaskan bagaimana media sosial telah menjadi arena kekuasaan yang dikendalikan oleh algoritma, kapitalisme platform, dan budaya popularitas.

Ia juga menyoroti bahaya enklave algoritmik dan polarisasi afektif yang mengancam kesehatan demokrasi digital di Asia Tenggara.

Lebih jauh, Prof. Merlyna mengajak para akademisi untuk mengembangkan perspektif yang lebih kontekstual membangun teori dari Asia Tenggara, bukan hanya mengimpor pendekatan dari Barat.

Ia mengingatkan bahwa netralitas teknologi adalah ilusi, dan kita perlu terus mengkritisinya serta mendorong penguatan literasi digital yang lebih transformatif.

Sementara dalam tanya jawab dengan wartawan, prof Merlina mengatakan tugas kita terus membuka ruang dialog dan membongkar ilusi-ilusi digital yang menyelubunginya agar kita semua bisa lebih kritis dalam membaca teks-teks di media sosial.

Sesi diskusi publik yang menyusul di sesi berikutnya turut memperkaya pandangan, dengan Drs. Yuwanto, M.Si., Ph.D. dan Dr. Nurul Hasfi, S.Sos., M.A. sebagai pembahas, dengan dimoderatori oleh Dr. Agus Naryoso, S.Sos., M.Si.

Kedua pembahas mengulas bagaimana aktor-aktor politik kini mahir memanipulasi algoritma demi membentuk opini publik. Mereka meyakini relevansi pendekatan kritis terhadap media sosial dalam memahami strategi politik kontemporer, khususnya menjelang kontestasi elektoral.

Yuwanto, M.Si., Ph.D ahli politik dari DPIP FISIP UNDIP, mengapresiasi buku Prof Merlyna dan menyebut jika buku ini akan bisa menjadi pedoman mutakhir bagi peneliti demokrasi digital dan komunikasi politik.

Ia juga sempat memberikan masukan bahwa buku ini akan lebih menarik jika ada bahasan tentang Artifisial Inteligent (AI) yang dipastikan kedepan akan mengemuka.

Sementara itu Dr. Nurul Hasfi, MA, peneliti sosiologi media dan politik Departemen Ilmu Komunikasi. FISIP UNDIP, secara khusus mengapresiasi pendekatan Prof. Merlyna dan mengatakan buku ini bisa menjadi refleksi kritis komunikasi politik di era digital.

Buku ini mengingatkan para elit dan negara agar lebih etis dalam menggunakan media sosial—bukan sekadar alat kampanye, tetapi juga sarana mendidik masyarakat demokratis.

Bagi tim sukses dan pengelola media politik, buku ini menjadi kontrol agar tidak terjebak pada strategi viralitas semata yang berisiko memecah publik.
Sementara itu, bagi pegiat literasi digital, buku ini sangat berguna memperkuat kesadaran publik agar menjadi pengguna media yang lebih kritis dan bertanggung jawab, tambah Nurul

Sementara Wakil Dekan I FISIP, S. Rouli Manalu, S.Sos., MCommSt., Ph.D., mewakili Dekan FISIP UNDIP, Dr. Teguh Yuwono, M.Pol Admin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Media sosial bukan lagi ruang netral, ia bisa menjadi alat kekuasaan yang justru anti-demokratis. Kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya FISIP untuk membangun sinergi antara ruang kelas, masyarakat, dan dinamika global yang terus berubah,” ujarnya.

Melalui forum seperti ini, UNDIP terus mendorong lahirnya kesadaran kritis dan kemampuan analitis, khususnya di tengah masyarakat yang makin terjerat dalam logika algoritma.

Dunia berubah, begitu pula bentuk kekuasaan. Harapannya melalui forum-forum seperti ini, mahasiswa, pakar akademisi dan masyarakat dapat membangun kesadaran kritis terhadap bentuk-bentuk baru kekuasaan yang kini tersembunyi dalam platform teknologi yang digunakan sehari-hari.

Acara ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan dosen. Mereka tak sekadar hadir, tetapi aktif memberikan respons kritis menunjukkan bahwa ruang akademik masih menjadi tempat strategis untuk membicarakan masa depan demokrasi dan teknologi.

KAI Daop 4 Semarang Imbau Pengguna Jalan Lebih Waspada di Perlintasan Sebidang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Imbauan ini disampaikan menyusul insiden tertempernya KA Harina oleh truk di perlintasan sebidang terjaga Jalan Kaligawe, Semarang, pada Kamis pagi (8/5) pukul 04.43 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang tidak hanya mengancam keselamatan pengemudi kendaraan, tetapi juga membahayakan petugas kereta api dan para penumpang KA.

“Pelanggaran di perlintasan sebidang dapat berdampak fatal dan menimbulkan berbagai kerugian, baik dari sisi keselamatan jiwa maupun secara materiil bagi masyarakat dan KAI,” ujar Franoto.

Dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang dan awak KA Harina selamat tanpa mengalami cedera.

Namun, lokomotif mengalami kerusakan sehingga harus diganti, dan perjalanan KA Harina mengalami keterlambatan hingga 199 menit.

Selain itu, insiden ini sempat mengganggu arus perjalanan kereta api dan lalu lintas di jalur nasional Kaligawe.

KAI kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan pengguna jalan terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 124 yang menyatakan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 296 menyebutkan bahwa pengguna jalan yang tidak berhenti saat sinyal berbunyi dan palang pintu mulai ditutup dapat dikenai pidana kurungan hingga 3 bulan atau denda maksimal Rp750 ribu.

Franoto juga mengimbau masyarakat untuk berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan sebidang, memperhatikan kanan dan kiri, serta mendengarkan bunyi kereta dengan membuka kaca helm atau jendela kendaraan.
“Langkah sederhana ini bisa menyelamatkan nyawa. Hal ini perlu dilakukan, baik ada maupun tidak adanya palang pintu di lokasi,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan di perlintasan sebidang.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh peran serta dan kepedulian semua pihak. Mari kita ciptakan budaya tertib dan aman di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama,” tutup Franoto.

Gubernur Jateng Dorong Hiswana Migas Gandeng Koperasi untuk Distribusi Elpiji Subsidi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) setempat, agar bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih dalam menyalurkan gas elpiji 3 kg bersubsidi.

“Kalau Koperasi Desa Merah Putih bisa menyalurkan (elpiji 3 kg) itu bagus. Maka (bisa) penetrasi di masyarakat,” kata Luthfi, saat menerima audiensi DPD Hiswana Migas Jateng -DIY, di kantornya, Rabu (7/5/2025).

Luthfi ingin agar Hiswana Migas Jateng – DIY mendekatkan keterjangkauan elpiji 3 kg bersubsidi, dengan masyarakat. Utamanya di wilayah-wilayah yang jauh dari agen atau pangkalan.

Dengan adanya kerja sama tersebut, maka masyarakat mendapat kemudahan dalam mengakses kebutuhan gas elpiji 3 kg, karena jaraknya menjadi semakin dekat. Di samping itu, harganya bisa sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18 ribu.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provins Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menyampaikan, salah satu tugas Koperasi Desa Merah Putih dari pemerintah pusat, adalah mengawal penguatan ekonomi daerah. Termasuk menyuplai pupuk bersubsidi.

Melihat salah satu tugas Koperasi Desa Merah Putih untuk menyalurkan barang bersubsidi, Sujarwanto meminta Hiswana Migas untuk menata kesiapannya. Menurut dia, koperasi bisa bertindak sebagai penyalur, bukan sebagai pangkalannya.

Sujarwanto menambahkan, sesuai arahan Gubernur Jateng, pihaknya akan melakukan rapat lanjutan dengan Hiswana Migas, untuk membahas skema-skema lebih lanjut.

“Ini suatu langkah bagus. Memastikan elpiji sampai pada konsumen tingkat akhir, pada tataran yang tepat harganya,” ucap dia.

Ketua DPD Hiswana Migas Jateng-DI Yogyakarta, Agung Karnadi, menyambut positif gagasan tersebut. Pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Pertamina.

“Saya kira ide seperti itu, dampak baiknya untuk masyarakat yang ada di pinggiran,” kata dia.

Proses Evakuasi Selesai, KA Harina DItarik Menuju Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng untuk Penggantian Lokomotif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang berhasil menyelesaikan proses evakuasi bakalan truk yang telah menemper KA Harina relasi Semarang-Surabaya di perlintasan sebidang terjaga Jalan Kaligawe, Semarang, Kamis pagi (8/5).

Insiden tersebut terjadi pada pukul 04.43 WIB dan sempat mengganggu perjalanan kereta api serta lalu lintas kendaraan di jalur nasional tersebut.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa rangkaian KA Harina berhasil ditarik menggunakan lokomotif penolong pada pukul 07.05 WIB menuju Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng untuk proses penggantian lokomotif dan pengecekan lanjutan.

“Setelah proses evakuasi yang melibatkan tim dari KAI Daop 4 Semarang, Dinas Perhubungan Kota Semarang, TNI, Polri dan Basarnas, kami berhasil mengevakuasi bakalan truk yang tersangkut. Saat ini jalur hulu dan hilir kereta api sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api,” ujar Franoto.

Selain itu, akses Jalan Kaligawe yang sempat ditutup total akibat rangkaian kereta yang melintang di perlintasan kini telah kembali dibuka dan bisa dilalui kendaraan dari arah Demak maupun arah Semarang.

Franoto menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat dalam penanganan insiden ini dan permohonan maaf kepada para pelanggan serta masyarakat yang terdampak.

“KAI berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan pelayanan kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan terus berupaya memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar dan tepat waktu,” pungkasnya.

Saat ini, pengemudi truk telah diamankan oleh pihak terkait untuk penanganan selanjutnya.

KAI Daop 4 Semarang menegaskan kembali kepada pengguna jalan raya agar selalu mematuhi alat keselamatan yang ada di perlintasan sebidang. Sebelum melintasi perlintasan sebidang agar berhenti terlebih dahulu, tengok kanan-kiri , yakinkan tidak ada Kereta Api yang akan melintas , baru boleh jalan.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang, karena akibat kejadian ini terganggunya perjalanan KA yang mengakibatkan keterlambatan.

Inovasi Energi Bersih: RS Panti Wilasa Citarum Gunakan Gas Bumi dari PGN

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina mulai memasok gas bumi ke Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, Jawa Tengah.

Penyaluran gas pertama kali atau gas in dilakukan oleh Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono yang disaksikan Direktur Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, drg. Kriswidiati M.Kes (2/5/2025).

Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono mengatakan, penyaluran ini untuk mendukung kebutuhan gas bumi di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum yang cukup tinggi.

“Penyaluran gas bumi di rumah sakit Panti Wilasa Citarum ini menjadi rumah sakit kedua di Semarang. Pemakaian sebulan estimasinya 1000 – 2000 matrik ton yang kami suplai dari sumur Kepodang yang pastinya pasokan akan selalu aman dan lancar digunakan,” ujar Sugianto.

Ia mengatakan, penggunaan gas bumi PGN memiliki kelebihan dibandingkan jenis bahan bakar lain dari sisi harga yang lebih kompetitif hingga lebih aman.

“Kelebihan tentunya dari sisi harga yang lebih kompetitif di banding bahan bakar lain. Kemudian sisi keamanan lebih aman karena berat jenisnya lebih ringan dari udara, apabila terjadi kebocoran gas bumi akan langsung naik atau menguap ke udara sehingga lebih aman. Kami juga memberikan semacam zat yang bisa tercium oleh petugas apabila terjadi kebocoran gas di area,” jelasnya.

Sugianto menyampaikan, PGN memberikan kemudahan bagi masyarakat ataupun industri yang akan menggunakan gas bumi. Saat ini jumlah pelanggan rumah tangga telah mencapai 18.000 orang dan 42 pelanggan industri dan ditargetkan akan terus bertambah.

“Target dengan jaringan pipa yang terus kita kembangkan di Kota Semarang, kita akan menyasar baik pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, restoran, hotel dan rumah sakit. Ke depan akan ada rumah sakit ketiga terbesar yakni Rumah Sakit Kariadi di akhir tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, drg. Kriswidiati M.Kes menyampaikan, gas bumi PGN ini akan digunakan untuk mendukung kelancaran operasional rumah sakit yang memiliki jumlah pasien yang cukup tingga di Semarang.

Adapun jumlah pasien rawat jalan saat ini telah mencapai 1.100 pasien, sedangkan pasien rawat inap ada sebanyak 100 – 150 orang per hari.

“Harapannya dengan penggunaan gas bumi PGN pastinya lebih efisien, efektif dan aman bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

KA Harina Tertemper Truk, KAI Daop 4 Semarang Segera Lakukan Normalisasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, membenarkan bahwa KA no 96 Harina Relasi Bandung-Semarang-Surabaya Tertemper Truk di perlintasan terjaga Kaligawe Semarang (Jpl no5) diantara petak jalan Semarang Tawang – Alastua.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban dari penumpang maupun Awak Sarana Kereta Api KA Harina .

Masinis sebelum kejadian dan melewati perlintasan Kaligawe JPL 05 membunyikan klakson berkali-kali, namun kejadian tidak dapat di hindari .

Pihak KAI segera melakukan evakuasi dan penanganan segera dengan menerjunkan tim tanggap darurat, dan sampai saat ini pukul 05.30 sedang dilakukan pergantian Lokomotif KA Harina , karena akibat kejadian temperan tersebut mengakibatkan terganggunya Lokomotif KA Harina

KAI Daop 4 Semarang menegaskan kembali kepada pengguna jalan raya agar selalu mematuhi alat keselamatan yang ada di perlintasan sebidang , Sebelum melintasi perlintasan sebidang agar berhenti terlebih dahulu, tengok kanan-kiri , yakinkan tidak ada Kereta Api yang akan melintas , baru boleh jalan.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang , karena akibat kejadian ini terganggunya perjalanan KA yang mengakibatkan keterlambatan.

Program MBG Diperkuat, BGN Gelar PPM untuk Dorong Partisipasi Masyarakat

0

MEDAN (Pertamanews.id) – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi (MBG) melalui kegiatan sosialisasi dan Penguatan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) seperti yang saat ini digelar di Medan (5/5).

Kegiatan PPM dirancang untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami peran strategisnya dalam mempercepat implementasi MBG, sekaligus mendorong kemandirian daerah dalam penyediaan pangan bergizi.

Melalui kegiatan sosialisasi PPM, BGN menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, koperasi, komunitas lokal, dan pihak swasta. Keterlibatan seluruh unsur masyarakat ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan rantai pasok pangan bergizi yang stabil dan berkesinambungan.

Dalam sambutannya, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi BGN, Tengku Syahdana, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan ekosistem ekonomi lokal.

“PPM ini menjadi momentum untuk memperkuat peran masyarakat dan pelaku UMKM dalam mendukung MBG. Dengan melibatkan mereka, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutur Tengku Syahdana saat sosialisasikan program PPM.

UMKM pangan dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong lahirnya generasi emas bangsa Indonesia dimasa mendatang. UMKM pangan akan menjalani peran yang tak kalah penting dalam visi melahirkan generasi berkualitas dimasa depan. Untuk itu makanan yang dijual setiap pengusaha makanan perlu diperhatikan mengenai asupan gizinya.

Sementara itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasinya terhadap langkah BGN yang proaktif mendorong percepatan implementasi MBG melalui pendekatan pemberdayaan.

“Kami sangat mendukung program ini dan berkomitmen memastikan kesiapan daerah, termasuk penyediaan lahan dan percepatan pembangunan dapur SPPG. Sinergi ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap salah satu pejabat daerah.

Fokus utama PPM adalah meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu terlibat aktif dalam penyediaan bahan baku, pengolahan makanan sehat, hingga distribusi untuk mendukung kebutuhan dapur SPPG di daerah.

Kegiatan sosialisasi PPM ini diharapkan mampu menghasilkan koordinasi yang lebih kuat antar-instansi, peningkatan kualitas pelaku usaha lokal, serta percepatan pemenuhan kebutuhan operasional program MBG. Dengan dukungan aktif dari seluruh pihak, BGN optimistis program MBG dapat berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.***

Inovasi Rasa, ARTOTEL Yogyakarta Angkat Kuliner Tradisional Lewat “The Local Hawkers”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Pada bulan Mei, ROCA Restaurant yang bertempat di ARTOTEL Yogyakarta mengangkat hidangan lokal khas Yogyakarta dengan tema “The Local Hawkers”.

Melanjutkan program bertajuk “Like a Local” yang bertujuan untuk mengenalkan budaya lokal dan menggali tradisi, 5 menu makanan dan minuman dihadirkan.

Menu makanan yang dihadirkan selain kaya akan rasa juga memiliki beragam rempah di dalamnya. Nasi Oseng Mercon, Ayam Goreng Bacem dan Nasi Goreng Patbelas merupakan menu khas Yogyakarta yang sarat akan rasa dan digemari oleh masyarakat lokal maupun pendatang dari dalam dan luar negeri. Semua menu ini bisa didapatkan oleh tamu dengan harga mulai dari Rp66.000 ++/porsi.

Selain menu makanan, dihadirkan juga menu minuman dengan bahan dasar tradisional yang disajikan dengan tampilan cantik dan unik. Sarsaparilla dan Rujak Ice Cream adalah sajian minuman yang mempresentasikan program “The Local Hawkers”.

Seluruh menu minuman ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp37.000++/porsi. Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa Menu The Local Hawkers yang kami persembahkan adalah menu-menu khas Yogyakarta yang pastinya akan selalu akrab di lidah masyarakat.

“Kami juga mencoba menghadirkan menu minuman yang unik namun tetap dengan identitas Yogyakarta. Besar harapan kami, menu yang kami sajikan akan disukai oleh masyarakat,” ujar Agung.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Dengan adanya menu khas Yogyakarta ini kami ingin mengenalkan kuliner dari Yogyakarta dan kami berharap tamu dapat merasakan sajian spesial dari kami dan mendapatkan pengalaman mengesankan. Kami berharap bisa senantiasa memberikan pelayanan terbaik kami dalam bidang food and beverage.”

Menu-menu dalam “The Local Hawkers” bisa dinikmati hingga 31 Juli 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

Beli Tiket Kereta Lebih Murah, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Tarif Murah dengan Cara Pesan Tiket Jelang Keberangkatan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memberikan apresiasi kepada pelanggan dengan menghadirkan program Tarif Khusus untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh.

Melalui program ini, masyarakat dapat membeli tiket dengan harga yang lebih terjangkau, mulai dari dua jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih KAI kepada pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada transportasi kereta api.

“Kami menyadari bahwa fleksibilitas dan keterjangkauan menjadi dua hal penting dalam memilih moda transportasi. Tarif khusus ini merupakan bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai pilihan utama,” ungkapnya.

Program tarif khusus ini berlaku untuk sejumlah rute di wilayah Daop 4 Semarang, di antaranya: relasi Semarang – Surabaya (PP), Cepu – Surabaya (PP), Semarang – Tegal (PP), Semarang – Cirebon (PP), Pemalang – Cirebon (PP), Semarang – Madiun (PP), Semarang – Weleri (PP), Tegal – Brebes (PP), Cepu – Yogyakarta (PP), Gambringan – Solo (PP), dan Pemalang – Pegaden Baru (PP).

Pembelian tiket tarif khusus dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, mulai dari dua jam hingga satu jam sebelum keberangkatan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui perangkat iOS maupun Android.

“Bagi penumpang yang belum sempat membeli tiket melalui aplikasi, pembelian juga dapat dilakukan langsung di loket stasiun, khususnya saat kurang dari satu jam sebelum keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia,” terang Franoto.

Adapun daftar kereta api yang melayani tarif khusus ini meliputi KA: Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Merbabu, Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Brawijaya, Harina, Jayabaya, Gumarang, Ciremai, Menoreh, Kertajaya, Tawang Jaya, Tawang Jaya Premium, Gunungjati, Blambangan Ekspres, Sancaka Utara, Dharmawangsa, Majapahit, Brantas, Matarmaja, serta KA Kaligung.

Tarif khusus tersebut untuk kelas Eksekutif diberikan mulai dari harga Rp35.000 sampai dengan Rp335.000. Sedangkan kelas Bisnis mulai dari harga Rp125.000 sampai dengan Rp210.000, dan kelas Ekonomi mulai dari Rp25.000 sampai dengan Rp135.000.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya KAI untuk mengoptimalkan okupansi tempat duduk dan memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kereta api. “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Selain hemat, perjalanan dengan kereta api tetap nyaman, aman, dan tepat waktu,” tutup Franoto.

Mahasiswa FPP UNDIP Juara 1 Nasional Pencak Silat

0

BOJONEGORO (Pertamanews.id) – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro.

Moch. Faishal Ramadhan Setiawan, mahasiswa FPP UNDIP, berhasil meraih Juara 1 Tanding Kelas C (55–60 kg) Tingkat Dewasa dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat Bojonegoro Championship 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan di GOR Utama Bojonegoro, Jawa Timur.

Prestasi ini diraih dalam ajang yang direkomendasikan langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro.

Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP, Prof. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., menyampaikan, “Kami sangat bangga atas prestasi Faishal. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama fakultas dan universitas, tetapi juga menunjukkan bahwa semangat juang, disiplin, dan karakter unggul mahasiswa FPP UNDIP sangatlah nyata. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat mahasiswa lain dalam meraih prestasi di berbagai bidang.”

Kaprodi S1 Agribisnis FPP UNDIP, Ir. Kustopo, MP, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.
“Faishal membuktikan bahwa mahasiswa FPP tidak hanya unggul dalam akademik dan bidang pertanian, tetapi juga mampu berprestasi luar biasa di bidang olahraga nasional. Ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri,” kata Kustopo.

FPP UNDIP terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik akademik, riset, seni, maupun olahraga, guna mencetak lulusan yang tangguh dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.