spot_img
Beranda blog Halaman 110

Artotel Suites Bianti Yogyakarta Dianugerahi Sebagai Destinasi Menginap Terbaik

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta mengumumkan bahwa hotel ini berhasil meraih penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice Awards 2025. Penghargaan ini diberikan kepada 10% teratas properti terbaik di seluruh dunia berdasarkan ulasan dan penilaian wisatawan global.

Penghargaan ini diberikan oleh Tripadvisor yang merupakan panduan perjalanan multinasional sebagai bentuk apresiasi terhadap layanan unggul dan pengalaman menginap prima yang dirasakan dan dibagikan secara realtime oleh para tamu.

Penilaian ini didasarkan pada ulasan jujur yang diberikan tamu secara satu tahun terakhir. Tripadvisor Travelers’ Choice Awards 2025 ini menjadi simbol kepercayaan dan kepuasan pelanggan terhadap unit properti tersebut.

Imant Setiawan, selaku General Manager ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta berterima kasih kepada seluruh tamu yang telah mendukung kami, serta kepada tim yang tak pernah berhenti memberikan layanan terbaik.

Dengan keberhasilan kami untuk mendapatkan penghargaan ini kembali merupakan bukti konsistensi kami, bahwa kami selalu berupaya memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar menginap.

Penghargaan ini menjadi pelengkap, setelah sebelumnya di tahun 2024, berprestasi 3 penghargaan sekaligus pada ajang World Luxury Hotel Awards 2024 dengan meraih penghargaan : Luxury Lifestyle Hotel – Indonesia, Luxury Art Hotel – South Asia, dan Luxury City Hotel – South Asia.

Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh tamu yang telah berbagi cerita positifnya melalui Tripadvisor, serta kepada seluruh tim kami yang telah bekerja dengan sepenuh hati.

” Mereka adalah kekuatan di balik pengalaman menginap yang berkesan di ARTOTEL Suites Bianti. Penghargaan Travelers’ Choice sangat berarti karena mencerminkan pengakuan langsung dari para pelancong,” ucap Imant.

Kristen Dalton, residen Tripadvisor mengucapkan. “Congratulations to ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta on its recognition in Tripadvisor’s Travelers’ Choice Awards for 2025. Ranking among the top percentage of businesses globally means you have made such a memorable impact on your visitors that many of them took the time to go online and leave a glowing review about their experience. We hope this recognition continues to drive business to you in 2025 and beyond.”

Pejamata Spa: Surga Relaksasi Tersembunyi di Tengah Riuh Yogyakarta

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam dunia yang semakin cepat dan penuh tuntutan, kebutuhan akan waktu istirahat yang berkualitas kian meningkat.

Sebuah studi dari Global Wellness Institute menunjukkan bahwa tingkat stres global meningkat hingga 25% dalam lima tahun terakhir, dan salah satu cara efektif untuk mengatasi tekanan tersebut adalah dengan melakukan relaksasi tubuh secara rutin.

Di Indonesia sendiri, tren perawatan diri dan kesadaran akan kesehatan mental juga menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di kalangan pekerja muda dan profesional urban.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pejamata Spa hadir sebagai oase di tengah hiruk-pikuk kota Yogyakarta.

Tak hanya menawarkan layanan perawatan tubuh, pusat kebugaran dan relaksasi yang berlokasi di Lantai 2 ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta ini juga dilengkapi dengan sauna, ruang kebugaran, serta kolam renang.

Dengan konsep silent indulgence, suasana spa dibuat begitu tenang dan hangat, dengan interior modern yang memadukan aroma alami, alunan musik lembut, dan tekanan pijatan yang konsisten dari para terapis.

Suasana ini dirancang untuk menenangkan, sekaligus memulihkan energi tubuh dan pikiran.

Layanan unggulan dari Pejamata Spa adalah Ratu Treatment. Bagi para wanita, menu ini menjadi perawatan wajib.

Pertama, tamu akan dimanjakan dengan pijatan kelas atas dan lulur scrub. Perawatan ini ditutup dengan berendam susu yang membantu mengangkat sel kulit mati dan menyegarkan kulit.

Uniknya, perawatan ini dapat dilakukan bersama pasangan dalam menu Raja dan Ratu Treatment.

Lain lagi bagi para pelancong, tamu yang merasa lelah setelah perjalanan jauh disarankan untuk memilih Pejamata Natural Healing Coin Massage.

Menggunakan teknik pijat tradisional dengan batu koin hangat dan minyak esensial, perawatan ini membantu meredakan ketegangan otot, melancarkan sirkulasi darah, serta mengembalikan vitalitas tubuh.

Keunggulan dari pengalaman pijat di Pejamata adalah sensasi tekanan yang diberikan oleh terapis berbeda dari tempat pijat pada umumnya.

Di Pejamata Spa, terapis tidak akan melepaskan pijatan dari satu tangan sebelum tangan lainnya menekan. Meskipun terdengar sederhana, teknik ini memberikan kenyamanan lebih karena otot tidak akan terkejut saat tekanan dilepaskan secara tiba-tiba.

Selain perawatan di atas, Pejamata Spa juga menawarkan berbagai pilihan perawatan lainnya, termasuk perawatan wajah berbahan organik, rangkaian pijat tubuh, hingga ritual perawatan kaki dan tangan untuk relaksasi cepat, serta sesi spa pasangan bagi mereka yang ingin berbagi momen tenang bersama orang tercinta.

Seluruh perawatan dilakukan dengan standar kebersihan tinggi dan menggunakan produk yang telah teruji aman serta ramah di kulit. Tamu juga dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu untuk mendapatkan layanan yang lebih personal melalui WhatsApp di nomor 0274 566 999.

PI Niaga Pasok Amonia di Luar PI Grup

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang perdagangan, menunjukkan langkah strategis dalam mengembangkan bisnisnya.

Perusahaan kini merambah ke perdagangan non-pupuk dengan memasok Amonia ke PT Indo Raya Tenaga, perusahaan joint venture antara PT Barito Pacific Tbk dan Indonesia Power yang tengah mengembangkan proyek PLTU Jawa Unit 9 & 10.

Kerjasama yang mulai terjalin sejak November 2024 ini fokus pada penyediaan amonia. Sejak Januari 2025 hingga saat ini, PI Niaga telah melaksanakan pengiriman amonia secara bertahap dengan total volume mencapai 510 ton kepada perusahaan mitra tersebut.

Langkah diversifikasi ini dipandang sebagai upaya PI Niaga untuk memperkuat fundamental bisnis dan mengurangi ketergantungan pada perdagangan pupuk semata.

Manajemen PI Niaga optimis bahwa inisiatif baru ini akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan laba perusahaan di masa mendatang.

“Diversifikasi usaha ini merupakan bagian dari strategi kami untuk terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi Perusahaan,” ujar Trudo HD, Plt Direktur Utama PI Niaga.

“Kami melihat potensi yang signifikan dalam perdagangan produk non-pupuk, dan kerjasama dengan mitra strategis di sektor PLTU ini menjadi langkah awal yang menjanjikan.”

Pengadaan amonia untuk sektor PLTU memiliki peran penting, salah satunya dalam proses pengendalian emisi gas buang melalui teknologi seperti Selective Catalytic Reduction (SCR).

Dengan demikian, kerjasama ini tidak hanya memberikan peluang bisnis bagi PI Niaga tetapi juga mendukung operasional PLTU yang lebih ramah lingkungan.

Analis pasar menilai langkah diversifikasi PI Niaga ini sebagai langkah yang positif dan relevan dengan dinamika pasar saat ini.

Ekspansi ke sektor non-pupuk diharapkan dapat memberikan sumber pendapatan baru yang stabil dan berkelanjutan bagi Perusahaan.

Keberhasilan kerjasama ini akan menjadi tolok ukur bagi potensi diversifikasi PI Niaga ke sektor-sektor industri lainnya di masa depan.

Hadapi Lonjakan Penumpang, KAI Siapkan KA Tambahan ke Yogyakarta, Solo, dan Surabaya

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menjelang akhir pekan panjang yang berlangsung dari 17 hingga 21 April 2025, PT KAI Daop 1 Jakarta mengambil langkah strategis dengan menambah sejumlah perjalanan Kereta Api (KA) jarak jauh.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan volume penumpang yang diprediksi meningkat selama masa liburan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa penambahan KA merupakan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pengguna setia transportasi kereta api.

“Seluruh tiket KA tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi kai.id, dan seluruh mitra penjualan tiket resmi lainnya,” ujar Ixfan, Rabu (16/4).

Rute Favorit dan Jadwal Keberangkatan

Selama periode long weekend tersebut, Daop 1 Jakarta mengoperasikan total tujuh perjalanan tambahan yang melayani rute-rute favorit seperti Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Cirebon. Perjalanan tambahan ini diberangkatkan dari dua stasiun utama, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Berikut daftar lengkap KA tambahan:

Stasiun Gambir:

KA 7010A tujuan Yogyakarta, berangkat pukul 05.30 WIB

KA 7006 (Batavia) tujuan Solo Balapan, berangkat pukul 09.35 WIB

KA 10130A tujuan Yogyakarta, berangkat pukul 15.20 WIB

KA 7008A tujuan Yogyakarta, berangkat pukul 16.25 WIB

KA 30F (Argo Anjasmoro) tujuan Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 23.35 WIB

KA 126F (Cirebon Fakultatif) tujuan Cirebon, berangkat pukul 23.55 WIB

Stasiun Pasar Senen:

KA 7026 tujuan Solo Balapan, berangkat pukul 14.20 WIB

Stasiun- Stasiun yang Melayani KA Tambahan
Selain keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen, beberapa KA tambahan ini juga berhenti di sejumlah stasiun penyangga seperti Bekasi dan Karawang.

Stasiun Bekasi melayani:
KA 126F, KA 10130A, KA 7026, KA 7006, KA 7010A, KA 7008A, dan KA 30F.

Stasiun Karawang melayani:
KA 10130A dan KA 7026.

Kesiapan Layanan dan Fasilitas

Ixfan memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari kesiapan sarana, prasarana, hingga personel tambahan di stasiun telah disiapkan dengan baik untuk menjamin kelancaran operasional selama periode libur panjang.

“KAI juga terus menjaga standar keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kami imbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar bisa memilih jadwal dan tempat duduk sesuai preferensi,” katanya.

Dengan adanya KA tambahan ini, KAI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel dan nyaman tanpa khawatir kehabisan tiket, terutama di masa-masa puncak liburan seperti saat ini.

Perempuan NTT Bersatu Suarakan Kasus TPPO Eks Kapolres Ngada

0

KUPANG (Pertamanews.id) — Seruan keadilan menggema dari Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa malam (15/4), dalam sebuah pertemuan penting yang mempertemukan para aktivis perempuan dan anak dengan tokoh-tokoh strategis provinsi.

Fokus utama diskusi adalah penanganan kasus dugaan kekerasan seksual dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menyeret nama mantan Kapolres Ngada.

Pertemuan yang berlangsung pukul 20.00 WITA itu digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Mindriyati Laka Lena, didampingi Staf Ahli TP PKK, Vera J. Asadoma.
Keduanya mengajak para pegiat hak asasi perempuan dan anak untuk memperkuat advokasi terhadap kasus yang melibatkan korban anak di bawah umur dan pelaku dari kalangan aparat penegak hukum.

Kasus ini sebelumnya telah mendapat sorotan nasional setelah Mindriyati bersama Forum Perempuan Diaspora NTT membawa laporan ke Komnas HAM dan LPSK. Di tingkat lokal, berbagai lembaga masyarakat sipil juga menunjukkan keprihatinan mendalam.

Ironisnya, dugaan kejahatan seksual itu dilakukan saat tersangka masih menjabat sebagai Kapolres. Beberapa anak menjadi korban eksploitasi seksual, dan seorang perempuan dewasa yang awalnya korban justru kini dijadikan tersangka karena diduga berperan menyalurkan korban.

“Kami ingin menjahit kekuatan masyarakat sipil di NTT dan Jakarta agar bisa bersinergi dalam mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Mindriyati.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah aktivis dan tokoh lintas jaringan, antara lain:

Pastor RD. Leonardus Mali, Pr (J-RUK Kupang), Ruth Laiskodat (Kadis DP3AP2KB NTT), Ansy Rihi Dara (LBH Apik NTT), Ester Mantaon, Marince Safe (Rumah Harapan GMIT), Marce Tukan, Anna Djukana, Veronika Ata (LPA NTT), Leny Korang, Libby SinlaloE (Rumah Perempuan), Inka Maramis (Aktivis Sumba Tengah), TH M. Florensia (Bapperida NTT), hingga Maria Inviolata (FH Undana).

Para peserta menyampaikan kekhawatiran bahwa langkah hukum yang diambil sejauh ini belum menyentuh akar persoalan.

Polisi baru mengenakan pasal dari UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan UU ITE, padahal fakta lapangan menunjukkan keterlibatan unsur hukum lain seperti UU Perlindungan Anak, UU TPPO, UU Anti-Pornografi, hingga dugaan penyalahgunaan narkoba.

“Proses hukum jangan hanya simbolis. Kita bicara soal keadilan anak-anak yang menjadi korban, dan aparat yang semestinya melindungi malah menjadi pelaku,” tegas salah satu aktivis.

Desakan pun menguat agar aparat penegak hukum tidak ragu menjerat pelaku dengan seluruh pasal yang relevan, tanpa perlindungan institusional.

Mereka menilai, kasus ini menjadi gambaran nyata kegagalan sistem dalam melindungi anak dari kejahatan seksual dan perdagangan manusia. Fakta bahwa pelaku berasal dari institusi kepolisian menambah urgensi untuk mengusutnya secara transparan dan tanpa kompromi.

Di akhir pertemuan, Mindriyati dan Vera menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal proses hukum dan memastikan para korban, terutama anak-anak, mendapat perlindungan serta pendampingan menyeluruh.

“Keadilan bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga tentang memulihkan korban. Ini tanggung jawab kita bersama,” tutup Mindriyati.

Gas Aman Saat Lebaran, PGN Catat Kenaikan Penyaluran 22,7% di Satgas RAFI 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2025 Pertamina Group secara resmi ditutup pada Senin, (14/04/2025).

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, sukses menjaga keandalan pasokan dan distribusi gas bumi di 18 provinsi di 74 kabupaten/kota selama masa siaga.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta, menyampaikan bahwa PGN telah menyalurkan gas ke >5.800 Pelanggan Komersial, Industri dan Pelanggan Kecil, >813.000 Pelanggan Rumah Tangga dan Power Plant termasuk PLN Group, dengan aman tanpa kendala.

“Pemenuhan permintaan gas dilakukan secara maksimal tanpa adanya gangguan pasokan, baik untuk sektor rumah tangga, pelanggan kecil, komersial dan industri. Penyaluran dilakukan melalui lebih dari 33.000 km jaringan pipa gas, 16 SPBG dan MRU, serta 3 LNG Terminal yang terintegrasi dan dikelola oleh Subholding Gas Group,” ucap Harry.

Hingga akhir periode Satgas RAFI 2025, rata-rata volume niaga gas PGN mencapai 788 BBTUD, melampaui proyeksi tahun ini dengan kenaikan sebesar 22,7%. Untuk memastikan pasokan gas tetap terjaga, PGN juga menyiapkan LNG untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah yang lebih sulit dijangkau oleh jaringan pipa.
Regasifikasi LNG di FSRU Lampung – PLI, Nusantara Regas dan Perta Arun Gas mencapai 551 BBTUD, naik 41,6% dibandingkan dengan periode RAFI 2024.

Untuk sektor transportasi, PGN melakukan penyaluran BBG sebesar 18.020 liter setara premium (LSP), angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,1% dibanding periode RAFI 2024.

“Kelancaran penyaluran BBG untuk transportasi, khususnya pada momen lebaran, juga menjadi perhatian perusahaan. PGN memastikan reliabilitas distribusi BBG tetap terjaga dengan baik,” tambah Harry.

Melalui Pertamina Call Center 135, PGN memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan total 527 kasus yang telah terselesaikan. Seluruh personel dan aset PGN dilaporkan beroperasi dengan kondisi aman dan optimal.

Harry menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tim Satgas RAFI yang telah siap siaga menjaga keamanan layanan dan kenyamanan pelanggan.

“Kami bersyukur atas lancarnya operasional selama periode Ramadhan dan Idul Fitri ini. Terjaganya seluruh kegiatan penyaluran gas bumi ini menunjukkan komitmen PGN dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi yang andal,” ujar Harry.

PGN juga menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat sistem distribusi gas dan menjaga kualitas layanan di masa yang akan datang.

Upaya ini sejalan dengan komitmen PGN untuk menjadi penyedia energi yang efisien, andal, dan ramah lingkungan.

Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Desa Botomulyo yang Tak Tersentuh Persidangan

0

KENDAL (Pertamanews.id) – Sehari memasuki waktu terakhir atas sikap pikir-pikir untuk mengajukan banding ataupun menerima atas putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang menyikapi putusan perkara dugaan tindak pidana korupsi penjualan tanah kas Desa Botomulyo, Cepiring, Kabupaten Kendal. Terdakwa Abdul Rokhim selaku Sekretaris Desa Botomulyo, belum juga memberikan sikap resmi.

Hal itu disampaikan ketua tim kuasa hukum terdakwa, Dr (Hc). Joko Susanto dari Firma Hukum Josant And Friend’s Law Firm, usai menemui kliennya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kendal, pada Senin (14/4/2025).

“Kami sudah berembuk dengan klien maupun keluarga, putusan resmi tetap kami sampaikan besok (Selasa). Akan tetapi kalau jaksa banding, kami pasti ajukan kontra memori banding, kalau jaksa menerima, sikap kami tetap menunggu Selasa, karena yang dimasalahkan keluarga klien kami adalah adanya pembebanan uang pengganti cukup besar dan putusan tertinggi diterima klien kami, jadi perlu pertimbangan matang,”kata kuasa hukum Abdul Rokhim, Dr (Hc). Joko Susanto.

Namun demikian, pihaknya, cukup lega dibalik duka atas putusan tertinggi 3 tahun yang diterima kliennya. Tetap ada berkah atas keberhasilan perjuangan timnya.

Hal itu karena dalam pertimbangan hakim dalan putusaanya, tetap mempertimbangkan terkait tanah seluas 16.310 m² yang terletak di Desa Botomulyo, sebagaimana Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 00729 Tahun 2023, berhasil dikembalikan kepada PT. Rahayu Sido Sukses melalui bank. Selain itu, lanjutnya, majelis hakim ada bagian yang sependapat sebagaimana uraian pledoi dan duplik yang sudah di uraikan pihaknya.

Hanya saja, rasa kecewa diakuinya tetap ada karena tim kuasa hukum terdakwa lainnya sama sekali tidak mengulas terkait keberadaan penyitaan aset desa tersebut.
Dikatakan Joko, salah satu yang dikabulkan terkait pledoi adalah atas kebenaran Pemerintah Desa Botomulyo diuntungkan dengan tanah lebih luas dan produktif untuk pertanian, daripada tanah bengkok asal.

Atas hal tersebut, lanjut Joko, majelis hakim dalam pertimbangannya secara tegas, sependapat dengan kuasa hukum bahwa dalam tukar menukar tanah kas desa Pemerintah Desa Botomulyo diuntungkan karena 8 bidang tanah pengganti milik perorangan lebih luas yaitu +30.593 meter persegi dibandingkan dengan tanah kas desa Botomulyo sebagaimana letter C Desa Nomor 2 Persil 15 Kelas S-1 Jenis Pertanian yang seluas +16.312 meter persegi.

“Dengan demikian sangat jelas dan patut agar klien kami (Abdul Rokhim), selalu di kenang dan diingat oleh seluruh warga maupun Pemerintah Desa Botomulyo, yang sudah berjasa mewujudkan aset desa bisa bertambah luasannya dan lebih produktif untuk pertanian. Sekalipun klien kami harus menanggung beban masuk penjara atas perjuangan yang sudah dilakukan, termasuk Kepala Desa Botomulyo (Siti Ismawati) yang harus meninggal dunia, maka dua nama ini patut diabadikan jadi pejuang desa, akibat menjadi tumbal kriminalisasi dalam kasus ini,”tandasnya.

Pihaknya juga berharap, sebagaimana pertimbangan majelis hakim yang berpendapat bahwa penentuan tersangka penerima uang dari biaya tukar menukar tanah kas desa Botomulyo adalah kewenangan Penuntut Umum. Dengan demikian sudah seharusnya kasus tersebut dikembangkan ke pelaku lain, sebagaimana uraian pledoi dan duplik yang sudah disampaikan timnya dipersidangan dan sudah diberikan ke jaksa.

“Jaksa jangan tebang pilih dalam menetapkan tersangka, secara jelas dalam pertimbangan putusan majelis hakim nama-nama yang sudah kami uraikan dalam pledoi dan duplik juga disebutkan menerima uang, termasuk pejabat-pejabat yang salah membuat kebijakan. Kalau tebang pilih, kami khawatir, jaksa hanya terkesan titipan untuk mengkriminalisasi beberapa tersangka saja untuk dipersalahkan dalam kasus ini,”tegasnya.

Perlu diketahui, pada sidang agenda putusan Selasa (8/4/2025) lalu, majelis hakim yang dipimpin R. Hendral, didampingi dua hakim anggota Arief Noor Rokhman dan Agung Hariyanto, dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Abdul Rokhim tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan Primair.

Sehingga hakim membebaskan terdakwa Abdul Rokhim oleh karena itu dari dakwaan Primair. Selanjutnya hakim menyatakan Terdakwa Abdul Rokhim tersebut diatas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan Subsidair. Hakim menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Abdul Rokhim oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 tahun serta denda sejumlah Rp300juta subsidair 3 bulan kurungan.

Berbeda dengan terdakwa Sri Rahayu Direktur PT. Rahayu Sido Sukses dan Joko Suwito selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Cepiring, masing-masing hanya divonis 2 tahun. Sedangkan Sugeng Titis Guritno, Eks.

Kabid Pemerintahan Desa Dispermasdes Kendal hanya divonis 1 tahun. Dalam kasus ini, selain Dr (Hc). Joko Susanto, terdakwa Abdul Rokhim, juga didampingi kuasa hukum lainnya, ada Muhammad Alfin Aufillah Zen, Okky Andaniswari, Sasetya Bayu Effendi, Muhammad Yudi Riqi Imanuddin, Rinanda Asrian Ilmanta dan Yudhi Indiyanto.

“Menghukum Terdakwa Abdul Rokhim untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp439.800.000, paling lama dalam kurun waktu 1 bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap, jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut dengan ketentuan apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun,”kata ketua majelis, dalam amar putusannya.

Majelis juga menyatakan uang sejumlah Rp32juta yang disita oleh penuntut umum dinyatakan dirampas untuk negara sebagai pembayaran pidana Uang Pengganti. Majelis juga menetapkan Terdakwa tetap ditahan.

“Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan
seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,”kata majelis hakim.

Angka Stunting Naik, Wali Kota Semarang Siapkan Strategi Baru Tekan Kasus!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menegaskan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan kolaboratif dan perubahan budaya masyarakat.

Komitmen ini disampaikan langsung oleh Agustina, Wali Kota Semarang, yang didapuk menjadi narasumber dalam talkshow bertajuk “Inovasi untuk Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting” di Hotel Gets Semarang, Selasa (15/4).

Dalam paparannya, Agustina memaparkan data prevalensi stunting di Kota Semarang, yang sempat mengalami kenaikan dari 1,04% pada Januari menjadi 2,75% di Februari 2025, dengan jumlah kasus mencapai 2.194. Meski demikian, tren jangka panjang menunjukkan penurunan signifikan dari 29,7% pada 2019 menjadi 10,4% pada 2023.

“Stunting bukan sekadar urusan gizi, tetapi menyangkut masa depan sebuah generasi. Karena itu, tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah. Kita butuh gerakan bersama, butuh perubahan budaya masyarakat dalam mempersiapkan generasi sejak dari kandungan,” tegas Agustina.

Ia juga menekankan pentingnya penurunan stunting sebagai baseline pertumbuhan anak. “Penanganan stunting ini menjadi sangat penting bagi saya dan bagi kita semua. Karena ini menjadi landasan awal, apakah seorang anak bisa tumbuh hebat, sehat, dan bermanfaat di kemudian hari. Kalau struktur tubuh secara fisik dan psikologis tidak terbentuk sejak awal, maka dampaknya bisa jangka panjang,” tambahnya.

Agustina juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025 ini, Pemkot Semarang tengah menyusun Peraturan Wali Kota serta pembaruan SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), sebagai bentuk keseriusan dalam memperkuat sistem.

“Meski sudah banyak upaya dilakukan, kasus stunting masih terjadi. Ini membuktikan bahwa kerja keras belum boleh berhenti. Kita harus menjadikan pencegahan stunting sebagai budaya, bukan sekadar program. Untuk itu, kita butuh dukungan semua pihak—tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga keluarga di tingkat rumah tangga,” imbuh Agustina.

Pemerintah Kota Semarang telah meluncurkan sejumlah program inovatif dalam upayanya mempercepat penurunan stunting seperti TUGU MUDA, SANPIISAN, Pelangi Nusantara, Daycare Rumah Pelita, DASHAT, hingga platform digital Web Siaga Stunting. Seluruhnya dikerjakan melalui pendekatan lintas sektor dengan dukungan CSR termasuk dari Tanoto Foundation.

Acara ini menjadi bagian dari forum dialog bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk fasilitator provinsi SKPP, Tanoto Foundation, serta perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Dalam talkshow tersebut juga dihadirkan narasumber dari kabupaten/kota yang telah menunjukkan upaya signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Tanoto Foundation sendiri telah terlibat dalam program seperti Rumah Anak SIGAP, pelatihan PMBA, penyusunan strategi komunikasi perubahan perilaku, serta kampanye publik yang menyasar kesadaran masyarakat.

Kecelakaan di Jalur Kereta Capai 21 Kasus, KAI Daop 4 Ingatkan Nyawa Bukan untuk Dipertaruhkan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 21 kejadian kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalur rel dan di perlintasan sebidang selama periode Januari hingga Maret 2025.

Dari jumlah tersebut, 17 korban meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Fakta ini mencerminkan masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, terutama di kawasan yang memiliki potensi bahaya tinggi seperti jalur kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tingginya angka kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan yang terjadi bukan hanya disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan, tetapi juga masih banyak masyarakat yang beraktivitas di area jalur rel yang seharusnya menjadi kawasan tertutup bagi umum.

Ia menjelaskan bahwa dari total 21 kejadian, sebanyak 13 kecelakaan terjadi di sepanjang jalur rel kereta api yang menyebabkan 12 orang meninggal dunia. Sementara itu, 8 kecelakaan lainnya terjadi di perlintasan sebidang, yang mengakibatkan 5 orang meninggal, 1 orang luka berat, dan 2 orang lainnya mengalami luka ringan.

Franoto menegaskan bahwa jalur rel kereta api merupakan ruang manfaat yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api dan bukan untuk aktivitas masyarakat umum.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya pada Pasal 38 yang menyatakan bahwa ruang manfaat jalur kereta api adalah daerah tertutup untuk umum.

Selanjutnya, Pasal 181 ayat (1) juga melarang setiap orang untuk berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret atau meletakkan barang di atas rel, melintasi jalur kereta api tanpa izin, atau menggunakannya untuk keperluan lain di luar aktivitas perkeretaapian.

Bagi siapa pun yang melanggar ketentuan ini, Pasal 199 dalam undang-undang yang sama menetapkan sanksi pidana berupa penjara paling lama 3 bulan atau denda maksimal Rp15 juta.

Selain jalur rel, perlintasan sebidang juga menjadi titik rawan kecelakaan yang tak kalah berbahaya. Dalam konteks ini, Franoto menekankan pentingnya kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, terutama ketika melintasi perpotongan antara jalan dan jalur rel.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 124 menyatakan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Hal ini diperkuat dengan sanksi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 296, yang menyebutkan bahwa pengguna jalan yang tidak berhenti saat sinyal sudah berbunyi dan palang pintu mulai ditutup dapat dikenai pidana kurungan hingga 3 bulan atau denda maksimal Rp750 ribu.

Ia juga mengimbau agar setiap pengguna jalan selalu berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan sebidang, melihat ke kanan dan kiri, serta mendengarkan bunyi kereta dengan membuka kaca helm atau kaca jendela mobil.
“Hal ini harus dilakukan, terlepas dari ada atau tidaknya palang pintu di lokasi perlintasan. Sikap waspada dan kehati-hatian seperti ini adalah langkah kecil yang dapat menyelamatkan banyak nyawa,” terangnya.

Lebih jauh, Franoto mengungkapkan bahwa kecelakaan yang terjadi di jalur kereta api maupun perlintasan sebidang tidak hanya menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pengguna jalan, tetapi juga berdampak besar terhadap operasional kereta api.

Tak jarang, insiden semacam ini menyebabkan keterlambatan perjalanan, kerusakan pada sarana maupun prasarana perkeretaapian, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Oleh karena itu, KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan perkeretaapian. Kolaborasi antara masyarakat, pengguna jalan, dan instansi terkait sangat dibutuhkan agar keselamatan di jalur kereta api maupun di perlintasan sebidang dapat terwujud secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh peran serta dan kepedulian semua pihak. Mari kita ciptakan budaya tertib dan aman di sekitar jalur dan perlintasan kereta api demi keselamatan bersama,” tutup Franoto.

Kemenangan Deradikalisasi: Lima Teroris di Nusakambangan Sambut NKRI dengan Ikrar Kesetiaan

0

CILACAP (Pertamanews.id) – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Kunrat Kasmiri saksikan langsung Ikrar Setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Narapidana Terorisme di Nusakambangan, Selasa (15/04).

Mereka adalah 4 (empat) narapaidana Lembaga Pemasyarakatan Super Maximum Security Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan dan 1 (satu) narapidana teroris dari Lapas Super Maximum Security Kelas I Batu Nusakambangan yang mengucapkan ikrar di aula Lapas Pasir Putih.

Hadir secara langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen Pol. Eddy Hartono, S.I.K. beserta jajarannya, Kakanwil Ditjenpas Jateng, Kunrat Kasmiri, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Nusakambangan Cilacap, Detasemen Khusus/ Densus 88 AT POLRI, Kapolsek Nusakambangan, perwakilan Lanal Cilacap, Perwakilan Kodim Wijayakusuma Cilacap dan Kemenag Kabupaten Cilacap serta, pejabat Struktural dan perwakilan wali pemasyarakatan se Nusakambangan Cilacap.

Kepala BNPT Republik Indonesia, Komjen Pol. Eddy Hartono, S.I.K. bertindak sebagai inspektur upacara mengucapkan Terimakasih kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya jajaran Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih dan Lapas Batu Nusakambangan serta Ditjenpas Jateng yang telah bersinergi bersama BNPT dan Stake Holder dalam mensukseskan agenda program pembinaan Ikrar Setia NKRI.

Kakanwil Ditjenpas Jateng, Kunrat Kasmiri menyampaikan apresiasinya kepada petugas Lapas yang ada di Pulau Nusakambangan dan pada khususnya terhadap Petugas Lembaga Pemasyarakatan Khusus Super Maximum Security yang telah bergerak memprioritaskan pelayanan pembinaan dan keamanan dalam Lapas.

“Selamat dan terimakasih kepada lima napiter yang menyatakan Ikrar Setia kepada NKRI telah mengakui kembali kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945 serta wujud kesadaran untuk tidak lagi terlibat dalam kegiatan terorisme, ” ucap Kunrat Kasmiri.

Agenda Ikrar Setia NKRI merupakan capaian dari proses reintegrasi sosial dan deradikalisasi serta pembinaan yang dilakukan berdasarkan prinsip sinergi antara penegak hukum terkhusus yang menangani terorisme.

“Ikrar setia bukan hanya sekadar seremonial saja, tetapi lebih dari itu, ini adalah wujud nyata sebuah tanggung jawab untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa. Kedua, Kami berharap ikrar ini menjadi tonggak awal bagi saudara-saudara sekalian untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik. Jadilah agen perubahan di lingkungan sekitar, tunjukkan bahwa kesalahan di masa lalu tidak menghalangi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ketiga, saudara-saudara harus menjadi duta perdamaian dan kerukunan, sertamengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan dan terorisme dan saudara sekalian harus meningkatkan kualitas diri agar kedepan dapat menjadi warga negara yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Kakanwil.