spot_img
Beranda blog Halaman 120

Gubernur Luthfi Tinjau Samsat Semarang, Warga Antusias Serbu Program Pemutihan Pajak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ruang tunggu Kantor Samsat Banyumanik II, Kota Semarang, tampak dipadati warga sejak pagi, Kamis (10/4/2025).

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di tengah antrean masyarakat yang tengah mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pun menjadi perhatian tersendiri.

Dalam kunjungannya, Gubernur Luthfi menyapa langsung warga yang sedang memanfaatkan program pemutihan pajak. Salah satunya adalah Sudiran, warga Kaliwungu, Kendal, yang tampak ceria ketika disambangi orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

“Saya belum bayar pajak 10 tahun, Pak,” ujar Sudiran dengan polos, seraya menunjukkan dokumen kendaraannya.

Sudiran mengaku, kondisi ekonomi yang sulit membuatnya menunda pembayaran pajak selama satu dekade. Motor yang digunakannya pun dibeli secara kredit. Namun, begitu mendengar adanya program pemutihan, ia segera datang ke Samsat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Program ini sangat meringankan. Sebagian uang yang seharusnya untuk denda, bisa saya gunakan untuk kebutuhan keluarga,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ali Subana, warga Pedurungan, Kota Semarang. Motor miliknya telah menunggak pajak selama tiga tahun. Setelah dilakukan pengecekan, tagihan sementara mencapai Rp650 ribu.

“Belum tahu nanti jadi berapa setelah dikurangi denda. Tapi ini sangat membantu,” ujar Ali.

Wajib pajak lainnya, Hastanti, mengapresiasi pelayanan di Kantor Samsat yang dinilainya cepat dan mudah. Ia merasa terbantu karena petugas turut mengarahkan proses pembayaran dengan sigap.

“Program ini sangat membantu, apalagi di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” tuturnya.

Gubernur Luthfi mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung animo masyarakat terhadap program pemutihan PKB yang berlangsung sejak 8 April hingga 30 Juni 2025. Ia pun banyak berdialog dengan warga yang mengaku menunggak antara tiga hingga sepuluh tahun.

“Ini menjadi stimulus yang efektif untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak,” ungkapnya.

Selain itu, ia menambahkan, hasil pembayaran pajak tersebut akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2025 di Jawa Tengah mencakup penghapusan denda pajak, pokok tunggakan, serta denda jasa raharja. Pemerintah Provinsi berharap program ini tak hanya meringankan beban warga, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kesadaran kolektif dalam membayar pajak secara tepat waktu.

Dosen UNDIP Menyampaikan Kuliah Tamu tentang Circular Economy di RWTH Aachen Jerman

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Anggun Puspitarini Siswanto, ST, PhD, dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP), memberikan kuliah tamu bertema Circular Economy di RWTH Aachen, Jerman belum lama ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Theodore von Kármán Fellowship dan dilaksanakan di IME – Metallurgische Prozesstechnik und Metallrecycling, Institut und Lehrstuhl der RWTH Aachen.

Dalam kuliah tamu tersebut, Anggun memaparkan materi berjudul “Circular Economy Opportunity for Indonesia and How Universitas Diponegoro Takes Part in It.” Presentasi ini disambut antusias oleh sivitas akademika RWTH Aachen dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang interaktif.

Anggun menjelaskan perkembangan penerapan circular economy di Indonesia serta kontribusi nyata Universitas Diponegoro dalam mendukung inisiatif ini. Ia juga menekankan bahwa prinsip circular economy selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Para peserta kuliah aktif berdiskusi, tidak hanya mengenai circular economy di Indonesia, tetapi juga tertarik pada berbagai kegiatan akademik di UNDIP.

Sebagai hasil dari diskusi tersebut, muncul ketertarikan dari peserta untuk menjalin kerja sama akademik dengan UNDIP, seperti partisipasi dalam program summer course, kunjungan sebagai visiting professor, hingga kolaborasi riset dengan fakultas terkait. Selain itu, juga dibahas rencana pengembangan Centre of Excellence bersama antara RWTH Aachen dan UNDIP.

Sebagai Wakil Direktur Kerja Sama pada Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Kerja Sama UNDIP, Anggun menyambut baik peluang kolaborasi ini.

Selanjutnya, penjajakan kerja sama internasional akan dikoordinasikan dengan Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP, yang berada di bawah arahan Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Bapak Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D.

Dalam rangka mewujudkan visi UNDIP menuju Top 500 World Universities, berbagai potensi kerja sama internasional akan terus ditingkatkan, termasuk dalam hal akademik dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kuliah tamu ini ditutup dengan persiapan implementasi program Pengabdian Masyarakat Internasional yang akan dilaksanakan bersama antara IME RWTH Aachen dan UNDIP. UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, UNDIP Jaya!

PI Niaga Demplot Pare Buktikan Keunggulan Pupuk Produksi PI Grup

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satu wujud nyata dari program ini adalah pelaksanaan demonstrasi plot (demplot) tanaman Pare di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, yang terbukti berhasil meningkatkan hasil panen secara signifikan.

PI Niaga tidak hanya berfokus pada penyediaan pupuk berkualitas, tetapi juga pada pemberdayaan petani melalui transfer pengetahuan dan teknologi pertanian yang tepat.

Demplot tanaman Pare seluas 1600 meter2 di Desa Sipak menjadi wadah bagi petani untuk belajar secara langsung mengenai praktik budidaya yang baik dan pemanfaatan pupuk unggulan produksi PI Grup, yaitu Phonska Plus, Nitrea, dan Dolomit Kebomas.

Dalam demplot dengan waktu tanam dari bulan Januari 2025 sampai dengan Maret 2025 dan telah berjalan selama tiga bulan tersebut, para petani mitra PI Niaga mengaplikasikan pupuk sesuai dosis dan waktu yang tepat.

Hasilnya sungguh menggembirakan, lahan demplot berhasil menghasilkan 4,2 ton Pare berkualitas baik.

Keberhasilan ini tidak hanya membuktikan keunggulan produk pupuk PI Grup, tetapi juga memberikan harapan baru bagi peningkatan pendapatan petani di wilayah tersebut.

Shinta Martani, Sekretaris Perusahaan PI Niaga yang bertanggung jawab atas program TJSL menjelaskan bahwa program demplot ini merupakan upaya PI Niaga untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani.

“Melalui program TJSL ini, kami tidak hanya ingin menjual pupuk, tetapi juga ingin menjadi mitra petani dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka. Demplot Pare di Jasinga ini adalah contoh konkret bagaimana sinergi antara produk unggul dan pendampingan yang tepat dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Shinta menambahkan bahwa PI Niaga menyadari pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Oleh karena itu, melalui program TJSL yang berkelanjutan, PI Niaga akan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sektor pertanian dan peningkatan taraf hidup petani di berbagai wilayah Indonesia.

Petani Desa Sipak menyambut baik program TJSL PI Niaga yaitu demplot Pare di wilayah mereka. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan dan pengetahuan yang telah diberikan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya demplot ini. Kami jadi tahu bagaimana cara menggunakan pupuk yang benar dan hasilnya pun memuaskan. Semoga program seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkap Alan, seorang petani muda peserta demplot.

Keberhasilan demplot Pare ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani di wilayah lain untuk mengadopsi praktik budidaya yang lebih baik dan memanfaatkan pupuk berkualitas produksi dalam negeri.

PI Niaga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pertanian yang maju dan petani yang sejahtera melalui program-program TJSL yang berdampak positif.

Imigrasi Tancap Gas! Pelayanan Paspor Langsung Melonjak Usai Libur Idulfitri

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kantor imigrasi di seluruh Indonesia melayani total 9.857 pemohon paspor pada hari kerja pertama pasca libur Idulfitri, Selasa (08/04/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktorat Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam menegaskan bahwa Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di hari kerja pertama setelah libur Idulfitri 1446 H.

“Jajaran Ditjen Imigrasi hari ini melakukan sidak ke 12 kantor Imigrasi. Alhamdulillah, pelayanan sudah berjalan optimal, baik dari kesiapan petugas maupun sarana dan prasarana,” ungkap Godam.

Selain pelayanan paspor, Ditjen Imigrasi juga memastikan bahwa pelayanan visa dan izin tinggal sudah beroperasi optimal. Jumlah permohonan visa pada tanggal 28 Maret-7 April 2025 mencapai 217.695 permohonan.

Pada Selasa, 8 April 2025, jumlah permohonan visa dan izin tinggal yang sudah diselesaikan yaitu 12.770 permohonan.

Godam menambahkan, pelayanan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) bandara dan pelabuhan internasional berjalan dengan baik selama libur dan cuti bersama Idulfitri dan Hari Raya Nyepi. Sepanjang 28 Maret-7 April 2025, tercatat sebanyak 1.623.369 perlintasan di TPI seluruh Indonesia.

“Petugas di tempat pemeriksaan Imigrasi juga menunjukkan performa yang sangat baik selama liburan panjang, mengingat tingginya lalu lintas di bandara dan pelabuhan internasional dalam periode tersebut. Optimalisasi pemeriksaan keimigrasian juga didukung dengan autogate, sehingga proses kedatangan dan keberangkatan penumpang berjalan lancar dan terhindar dari penumpukan,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa Ditjen Imigrasi berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat, termasuk di masa libur Lebaran 2025.

“Kami memastikan bahwa seluruh permohonan yang diajukan selama periode libur tetap diproses dengan cepat, tepat, dan transparan. Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama kami, tanpa mengenal hari libur,” pungkasnya.

Tetap Stabil! XL Axiata Catat Kenaikan Trafik Data Tertinggi di Jawa Tengah Saat Lebaran

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, antara 28 Maret – 6 April 2025.

Data dari Customer Experience & Service Operation Center yang berada di XL Axiata Tower, Jakarta, menunjukkan terjadinya kenaikan trafik layanan data sebesar 5% dibandingkan periode Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, dan 21% dibandingkan hari-hari biasa (normal) sebelum Ramadan.

Lonjakan trafik tersebut tidak terlepas dari antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman dan berlibur merayakan Lebaran.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, menyampaikan, Pihaknya bersyukur dapat memberikan kualitas layanan yang optimal kepada pelanggan selama masa libur panjang Lebaran tahun ini. Persiapan telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari, mencakup seluruh aspek jaringan serta langkah-langkah antisipatif yang diperlukan.

Seluruh tim jaringan, baik di pusat maupun yang bertugas di lapangan, juga siaga penuh selama periode krusial untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar tanpa gangguan.

Seperti yang kami perkirakan sebelumnya, terjadi lonjakan trafik data yang cukup tinggi selama periode liburan, terutama untuk akses layanan streaming video melalui media sosial. Hal ini mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam berbagi momen kebahagiaan Lebaran.

” Selain itu, pergerakan masyarakat yang begitu dinamis dari satu daerah ke daerah lainnya juga terekam melalui data kami. Secara keseluruhan, trafik data tercatat meningkat lebih dari 21% dibanding hari biasa,” jelas I Gede Darmayusa.

Gede menambahkan, pola penggunaan berbagai jenis layanan data oleh pelanggan XL Axiata selama libur Lebaran ini bisa menggambarkan semakin maksimalnya masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan sarana digital untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Selama periode Ramadan dan Lebaran, trafik layanan didominasi oleh streaming yang meningkat sebesar 17%, disusul File access yang meningkat 16%, kemudian web browsing juga meningkat 12% serta game meningkat 46%.

Pada layanan streaming ini, sejumlah aplikasi mengalami kenaikan trafik pemakaian yang signifikan, seperti layanan berbasis gim mengalami kenaikan trafik rata-rata hingga 46%, YouTube naik 9%, TikTok 18%, dan Netflix naik 10%. Untuk layanan Instant Messenger, trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 14%.

Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Instagram meningkat 26%, trafik X meningkat 23% dan Meta (Facebook) 4%.

Sementara itu web browsing naik 12% dan belanja online melalui e-commerce meningkat hingga 19%. Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Google Map dan Waze cukup banyak diakses masyarakat yang melakukan perjalanan, yaitu naik sekitar 19% dibanding hari normal.

Secara nasional, Bandara dan Pelabuhan yang mengalami kenaikan sangat signifikan adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 167% dan Pelabuhan Dermaga Merak sebesar 156%.

Dilihat dari wilayah kenaikan trafik layanan secara nasional selama Ramadan dan Lebaran dibandingkan trafik hari biasa sebelumnya, berturut-turut terjadi di :

  1. Provinsi Jawa Tengah dengan kenaikan sebesar 44%
  2. Provinsi, DIY dengan kenaikan sebesar 25%
  3. Provinsi, Jawa Barat dengan kenaikan sebesar 20 %
  4. Provinsi, Jawa Timur dengan kenaikan sebesar 28%
  5. Provinsi, Banten dengan kenaikan sebesar 10 %
  6. Provinsi, Nusa Tenggara Barat dengan kenaikan sebesar 29 %
  7. Provinsi, Lampung dengan kenaikan sebesar 29 %
  8. Provinsi, Sumatra Barat dengan kenaikan sebesar 23 %
  9. Provinsi, Sumatra Utara dengan kenaikan sebesar 23 %
  10. Provinsi, Aceh dengan kenaikan sebesar 23%

Di tingkat kota/kabupaten di seluruh Indonesia, kenaikan trafik tertinggi terjadi di:

  1. Kota/Kab. Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, naik sebesar 74%
  2. Kota/Kab. Pandeglang Provinsi Jawa Barat, naik sebesar 63%
  3. Kota/Kab. Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan, naik sebesar 62%
  4. Kota/Kab. Bangkalan, Madura Provinsi Jawa Timur naik sebesar 52%
  5. Kota/Kab. Sampang Madura Provinsi Jawa Timur naik sebesar 51%
  6. Kota/Kab. Garut Provinsi Jawa Barat naik sebesar 49%
  7. Kota/Kab. Lebak Provinsi Banten naik sebesar 46%
  8. Kota/Kab. Cirebon Provinsi Jawa Barat naik sebesar 42%
  9. Kota/Kab. Sukabumi Provinsi Jawa Barat naik sebesar 38%
  10. Kota/Kab. Lombok Tengah Provinsi NTB naik sebesar 36%

Untuk trafik layanan di Jabodetabek, trafik layanan tetap mengalami kenaikan pada saat Lebaran dibanding hari biasa, yaitu naik hingga sebesar 18%. Trafik tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu mengalami penurunan, kemungkinan dikarenakan tingkat perpindahan lokasi pelanggan berbeda dengan periode lebaran sebelumnya. Data monitoring XL Axiata mencatat tingkat perpindahan pelanggan dari wilayah Jabodetabek ke provinsi lain, yaitu sekitar 27%.

Kenaikan trafik data juga terjadi pada layanan konvergensi XL SATU selama periode libur Lebaran ini dibandingkan hari biasa biasa masih ada pelanggan yang tidak mudik. Layanan yang paling banyak diakses oleh pelanggan XL SATU adalah:

  1. Layanan Instagram meningkat sebesar 18.8%
  2. Layanan Youtube, meningkat sebesar 21%
  3. Layanan Tik Tok, meningkat sebesar 7%
  4. Layanan Youtube, meningkat sebesar 21%

Adapun layanan Netflix dan Vidio meskipun banyak diakses namun mengalami penurunan sebesar 2% dan 21%. Saat ini secara keseluruhan jumlah pelanggan XL SATU mencapai lebih dari satu juta home connect.

Secara keseluruhan, guna memastikan kesiapan jaringan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan selama masa Lebaran tahun ini, XL Axiata telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2 kali dibandingkan hari normal.

Prosedur pengawalan jaringan tetap dilaksanakan semaksimal mungkin, termasuk dengan mengerahan ratusan mobile BTS untuk memperkuat kualitas jaringan di lokasi-lokasi yang membutuhkan dukungan.

Saat ini XL Axiata melayani lebih dari 58,8 juta. Jaringan XL Axiata ditopang oleh lebih dari 165 ribu BTS, termasuk 111 ribu BTS 4G. Jaringan tulang punggung (backbone) ada sepanjang lebih dari 190 ribu km, yang menjangkau sebagian besar provinsi. Untuk layanan fixed mobile convergence (FMC) menjangkau 127 kota/kabupaten dan akan terus bertambah luas.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.

Posko Angkutan Lebaran 2025 Berjalan Lancar, KAI Daop 4 Semarang Terima Kasih atas Dukungan Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan bahwa masa posko Angkutan Lebaran 2025 telah resmi berakhir.
Selama 16 hari pelaksanaan dari tanggal 24 Maret hingga 8 April 2025, KAI bersama seluruh stakeholder berhasil mengawal dan melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik dengan moda transportasi kereta api secara aman, nyaman, dan lancar.

Dengan mengusung tagline Mudik Tenang Menyenangkan serta semangat Transportasi Merekatkan Kebersamaan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkualitas bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan angkutan Lebaran 2025 ini. Sinergi yang terjalin sangat luar biasa,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Pihak-pihak yang turut berperan penting dalam kelancaran masa angkutan ini antara lain TNI, Polri, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Muspida dan Muspika di wilayah kerja Daop 4 Semarang, serta komunitas pecinta kereta api yang aktif mendukung dan turut melayani penumpang saat berada di stasiun selama masa angkutan lebaran ini.

Untuk menjamin keamanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang didukung oleh 60 personel TNI dan Polri.

Pengamanan juga diperkuat di stasiun-stasiun utama seperti Semarang Tawang Bank Jateng dan Semarang Poncol dengan penempatan anjing pelacak (K9).

Personel pengamanan disiagakan tidak hanya di stasiun dan atas kereta api, tetapi juga melakukan patroli di sepanjang jalur dan objek vital lainnya.

KAI juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dalam pelaksanaan Ramp Check terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) dengan memeriksa delapan stasiun dan dua belas rangkaian kereta api penumpang di wilayah Daop 4.

Pemeriksaan ini meliputi kesiapan prasarana, fasilitas pelayanan, serta aspek operasional lainnya.

Selain itu, DJKA Kemenhub juga melakukan inspeksi keselamatan secara menyeluruh melalui site visit yang mencakup pengecekan sarana, fasilitas operasi, dan sistem telekomunikasi.

Dukungan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang juga menjadi bagian penting dalam antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem di sepanjang lintas operasional kereta api.

“Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini tidak lepas dari kolaborasi intensif antara KAI dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta komunitas railfans dan pihak lainnya yang turut menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” imbuh Franoto.

KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana mudik dan balik. Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Setelah angkutan Lebaran ini, kami akan terus meningkatkan fasilitas baik di stasiun maupun di atas kereta, agar layanan KAI semakin prima dan menjadi pilihan utama masyarakat, tak hanya saat Lebaran, tapi juga untuk liburan dan perjalanan lainnya,” tutup Franoto.

Agustina Silaturahmi, Mengenang Dedikasi Mantan Wali Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mengawali hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 Hijriyah, Agustina, Wali Kota Semarang bersama jajaran pimpinan OPD bersilaturahmi dengan para Wali Kota Semarang terdahulu.

Tradisi penuh makna ini dilakukan setelah dirinya terlebih dahulu mengikuti apel pagi dan halal bihalal bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, serta halal bihalal dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (8/4).

Dalam rangkaian silaturahmi tersebut, Agustina menyambangi sejumlah tokoh yang pernah memimpin Kota Semarang, di antaranya Hendrar Prihadi, Soemarmo Hadi Saputro, dan Sukawi Sutarip. Selain itu, dirinya juga berziarah ke makam almarhum Sutrisno Suharto, mantan Wali Kota Semarang yang telah wafat.

Tak hanya itu saja, Agustina juga menyempatkan diri bertemu mantan Gubernur Jawa Tengah, Ali Mufidz, dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Itqon Pedurungan untuk bertemu KH Ubaidillah Shodaqoh atau Gus Ubed.

“Silaturahmi ke pendahulu itu untuk mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu kita dan berjanji untuk meneruskan pembangunan yang baik. Untuk membangun kembali supaya lebih tinggi pondasi yang pernah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu, sehingga apa pun yang dibangun dan dilakukan kita pastikan tidak ada yang sia-sia,” ujar Agustina.

Ia juga berharap teladan dari para pemimpin terdahulu dapat terus menginspirasi semua pihak, termasuk ASN maupun masyarakat, agar senantiasa mengembangkan dan merawat hasil-hasil pembangunan yang sudah ada.

“Semoga ini bisa jadi semangat bersama. Kita lanjutkan perjuangan mereka dalam fungsi kita masing-masing,” tambahnya.

Dalam silaturahmi itu, sejumlah isu strategis turut dibahas, salah satunya rencana pengembangan kawasan Simpang Lima.

Saat bertemu Hendrar Prihadi, Agustina mendapat wejangan tentang pentingnya menjadikan Simpang Lima sebagai pusat perhatian pembangunan.

Menurut mantan wali kota yang akrab disapa Hendi, saat ini merupakan momentum emas, mengingat kontrak pengelolaan Plaza Simpang Lima telah berakhir.

“Simpang Lima bukan lagi sekadar kawasan strategis, tetapi sudah menjadi berlian Kota Semarang. Momentum ini harus dimanfaatkan agar kawasan tersebut bisa menjadi ikon baru yang merepresentasikan kemajuan kota,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk merajut kerja sama lintas generasi, menguatkan semangat membangun Kota Semarang yang semakin hebat dan berkelanjutan.

Semarang Menuju Kota Bersih, Wali Kota Agustina Genjot Penambahan TPS3R

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, mendorong peningkatan jumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Hal ini disampaikan saat dirinya meninjau langsung pengolahan sampah di TPS3R Pedalangan, Banyumanik, Senin (7/4).

“Menurut saya inilah yang kita harapkan bisa ada di setiap masyarakat. Belum banyak, tapi saya yakin dengan keteladanan yang diciptakan, lama-lama kota Semarang akan bersih dengan cara seperti ini,” ujar Agustina. 

Ia menambahkan, melalui pemanfaatan dana Rp 25 juta per RT per tahun, program gotong royong bisa diperluas untuk mewujudkan lingkungan bersih dari titik kampung dan permukiman.

Ia pun berharap TPS3R Pedalangan bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain.

“Yang di sini itu harus kita minta nantinya untuk bisa mengedukasi lingkungan yang lain,” tambahnya.

Agustina juga mengapresiasi sistem pengelolaan sampah skala kecil di TPS3R Pedalangan yang telah memilah sampah organik dan anorganik.

Sampah organik dijadikan pupuk untuk digunakan di pekarangan warga, sementara sampah anorganik seperti plastik dan kertas dipilah dan dijual kembali.

“Yang pupuk juga langsung dipakai untuk pekarangan masing-masing. Yang plastik dan kertas, sudah ada pengepul yang menjemput langsung,” jelasnya.

TPS3R Pedalangan sendiri memiliki fasilitas pemilahan dengan mesin press untuk mengurangi volume sampah anorganik serta fasilitas pengomposan yang dilengkapi mesin perajang dan pengayak pupuk. Dari total volume sampah 6 m³ per hari, sekitar 4 m³ berhasil dikurangi setiap harinya. 

Dari TPS3R Pedalangan, Agustina meninjau Bank Sampah Sakura Pedalangan. Sri Mulyana, pengurus Bank Sampah Sakura sekaligus tokoh ProKlim RW 3 Kelurahan Pedalangan, menyambut positif kunjungan Wali Kota.
“Dengan beliau melihat langsung yang ada di lapangan, masyarakat akan sangat mendukung program-program pemilahan sampah dan pengelolaan melalui Bank Sampah,” ujarnya.

Sri juga menambahkan, Bank Sampah yang mulai terorganisir sejak 2019 itu masih membutuhkan penguatan kapasitas dan bantuan sarana.

“Kami membutuhkan capacity building dan bantuan sarana yang diperlukan untuk mendorong semakin majunya Bank Sampah sebagai bagian dari pengelolaan sampah di wilayah,” jelasnya.

Saat ini terdapat 23 titik pengolahan sampah di Kota Semarang, terdiri dari 18 TPS3R berbasis masyarakat, 2 TPS3R dikelola DLH, dan 3 TPST skala kota yakni TPST Undip, TPST Unnes, TPST BSB.

Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk memperbanyak titik pengolahan sampah sebagai solusi di hulu untuk mengurangi beban TPA Jatibarang.

Jateng Incar Produksi Padi Tembus 11,8 Juta Ton Tahun 2025

0

SUKOHARJO (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan produksi padi sebesar 11,8 juta ton pada tahun 2025. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat tercapai, mengingat capaian tanam dan panen pada awal tahun sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

“Jawa Tengah mendapat target nasional sebesar 11,8 juta ton. Per April 2025, kita sudah menanam di 716 ribu hektare dan menghasilkan 4,09 juta ton gabah. Dengan perhitungan itu, saya yakin target bisa tercapai,” ujar Luthfi saat menghadiri panen raya di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (7/4).

Kegiatan panen raya di Sukoharjo merupakan bagian dari Panen Raya Serentak di 14 provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dengan pusat kegiatan di Jawa Barat.

Di Sukoharjo, Gubernur Luthfi bersama Bupati setempat turun langsung memimpin panen menggunakan mesin combine harvester.

Berdasarkan data Pemprov Jateng, pada tahun 2024 lalu, luas panen padi di provinsi ini mencapai 1.554.777 hektare dengan total produksi 8.891.297 ton gabah kering giling (GKG).

Angka tersebut menyumbang 16,73 persen produksi nasional dan menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar kedua setelah Jawa Timur.

Khusus untuk Kabupaten Sukoharjo, pada 2024 tercatat luas tanam sebesar 42.441 hektare dengan produksi 319.661 ton GKG.

Tahun ini, luas panen di Sukoharjo diperkirakan meningkat hingga 60 ribu hektare. Selama Januari hingga April 2025, luas panen telah mencapai 17.056 hektare dengan estimasi produksi 109.571 ton GKG.

“Jawa Tengah memang diproyeksikan sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Tapi ini tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah provinsi saja. Kita butuh kerja sama dari pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, Bulog, BPS, dan stakeholder lainnya,” ujar Luthfi.

Ia mengakui berbagai tantangan masih menghadang, seperti alih fungsi lahan pertanian, perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, hingga ketidakstabilan harga dan daya beli hasil pertanian. Namun, Pemprov telah melakukan berbagai upaya mitigasi.

“Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah pusat sudah menetapkan harga beli gabah. Selain itu, Bulog terus aktif menyerap hasil panen petani selama 2025. Pengendalian hama juga kami tangani dengan teknologi terkini, termasuk untuk memastikan ketersediaan air bagi pertanian,” jelasnya.

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap capaian awal yang diraih Jawa Tengah. Menurutnya, keberhasilan provinsi ini bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi daerah lain dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Ini luar biasa. Jika target benar-benar tercapai, maka kita bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada kondisi pangan global,” kata Presiden Prabowo menanggapi laporan Gubernur Luthfi.

Sigap ! KAI Daop 4 Amankan Barang Tertinggal Penumpang Senilai 19 Juta Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat keberhasilan dalam mengamankan barang-barang tertinggal milik pelanggan kereta api senilai total Rp19.500.000 selama masa Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Minggu, 6 April 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 27 barang temuan yang langsung dimasukkan ke dalam sistem database Lost and Found KAI. Nilai estimasi dari keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp19 juta.

“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Franoto.

Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambahnya.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis.

“Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” tutup Franoto.