spot_img
Beranda blog Halaman 121

Solusi Efisien Mudik, KAI Dukung Program Motis 2025 di Daop 4 Semarang

0

SEMARANG (Jatengaktual.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penuh upaya Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dalam menyelenggarakan Program Mudik Motor Gratis (Motis) 2025.

Program ini bertujuan untuk memberikan solusi perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat, dengan mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi kereta api.

Pendaftaran Program Motis ini sudah dibuka yang dimulai pada 8 Maret hingga 6 April 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa KAI siap memberikan layanan terbaik dalam mendukung kelancaran Program Motis 2025.

“Di wilayah Daop 4 Semarang terdapat sebanyak 3 stasiun yang melayani Angkutan Motis, diantaranya Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Tegal dan Stasiun Pekalongan,” terangnya.

Tiga stasiun di wilayah Daop 4 Semarang tersebut terhubung dalam rute layanan motis lintas utara dengan relasi Jakarta Gudang – Pasar Senen – Bekasi – Cirebon Prujakan – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang Bank Jateng.

Pada tahun ini, Program Motis menyediakan kuota sebanyak 7.424 unit sepeda motor dan 16.960 penumpang.

Program ini akan berlangsung selama delapan hari dengan jadwal pemberangkatan arus mudik pada 26 – 29 Maret 2025, serta arus balik pada 4 – 6 April 2025.

“Sebagai operator perkeretaapian, KAI berkomitmen untuk mendukung Program Motis yang diselenggarakan DJKA. Program ini tidak hanya memberikan solusi perjalanan gratis bagi masyarakat, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan sepeda motor jarak jauh saat mudik,” ujar Franoto.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs nusantara.kemenhub.go.id atau langsung di Stasiun Jakarta Gudang, Tangerang, Bekasi, Cibinong, Depok Baru, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, maupun Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Setiap peserta Motis akan mendapatkan dua tiket kereta api gratis untuk mendukung perjalanan yang lebih nyaman bersama keluarga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap aksesibilitas transportasi yang lebih inklusif, kereta api yang digunakan dalam Program Motis 2025 merupakan kereta kelas ekonomi dengan skema Public Service Obligation (PSO).

Dengan skema ini, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau tanpa biaya tambahan.

Untuk mengikuti Program Motis, peserta wajib memenuhi persyaratan seperti memiliki KTP, SIM, STNK yang masih berlaku, serta motor dengan kapasitas mesin di bawah 200 cc.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi DJKA, yaitu @ditjenperkeretaapian dan @motis.djka.

Untuk layanan aduan dan kendala terkait program ini, masyarakat dapat menghubungi Whatsapp Hotline Motis di 0812 9997 2774.

KAI bersama DJKA berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman guna mendukung kelancaran mudik Lebaran tahun ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Program Motis ini sebagai alternatif mudik yang lebih aman dan efisien. Dengan mengikuti program ini, pemudik dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman tanpa harus menghadapi risiko kecelakaan di jalan raya akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor,” tutup Franoto.

Penghargaan Internasional untuk Wali Kota Agustina, Semarang Kota Pionir Inklusi Sosial

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Predikat Kota Semarang sebagai kota inklusif makin bersinar. Terbaru, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sukses menorehkan prestasi gemilang sebagai “Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial” yang diselenggarakan Institute For Democracy and Peace (SETARA) bekerja sama dengan INKLUSI, platform Kemitraan Indonesia-Australia.

Raihan ini menjadi bukti komitmen Pemkot Semarang terhadap pengarusutamaan inklusi sosial dalam pembangunan.

Direktur Eksekutif SETARA, Halili Hasan, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Agustina, Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang, Joko Hartono, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (6/3) sore.

“Terima kasih, ini prestasi yang membanggakan. Keberhasilan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas kinerja dan capaian pemerintah dalam menjalankan tata kelola yang inklusif guna mencapai kondisi pemenuhan hak-hak warga negara, yang menjadi agenda pembangunan,” ungkap Wali Kota Semarang Agustina.

Dalam acara tersebut, Kota Semarang mendapatkan skor 3,6 yang merupakan nilai tertinggi, sejajar dengan Kota Bandung, Kota Denpasar, Kota Padang, dan Jakarta Selatan. Agustina menyebutkan predikat tersebut membuat pihaknya akan terus menempatkan dan menyelaraskan agenda pembangunan inklusi sosial dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.

“Inklusivitas menjadi salah satu fokus kami selama menjabat. Tentunya dengan peringkat ini membuat kami makin bersemangat untuk terus menghadirkan lebih banyak ruang-ruang aksesibilitas dan menjamin ketersediaan layanan publik yang nyaman untuk semua, tanpa diskriminasi,” sambungnya.

Ajang penghargaan tersebut diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran Indeks Inklusi Sosial Indonesia (IISI) oleh SETARA sebagai apresiasi terhadap kondisi inklusi sosial di tingkat nasional dan di 24 kabupaten/kota di Indonesia.

Inklusi sosial yang dimaksud menitikberatkan pada proses dan upaya untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk mendapatkan akomodasi, peluang dan sumber daya, serta berpartisipasi secara bermakna di seluruh dimensi kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, budaya, politik, dan lingkungan masyarakat.

Setidaknya ada dua akumulasi penilaian yang diperoleh Kota Semarang, yakni variabel aspirasional yang menggunakan indikator hak atas kesehatan, pendidikan, ekonomi, keamanan pribadi, lingkungan yang layak, kebudayaan, dan hak atas pekerjaan yang layak; serta variabel pendekatan dengan empat indikator utama: rekognisi, partisipasi, resiliensi dan akomodasi pada empat subjek (perempuan, disabilitas, minoritas agama dan masyarakat adat).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta mendorong dan mengawal adopsi inklusi sosial dalam setiap perumusan perencanaan pembangunan, kebijakan daerah, dan rencana kerja. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk satu langkah lebih dekat mewujudkan salah satu visi Kota Semarang sebagai kota inklusif,” pungkasnya.

Tebar Berkah dan Kebahagiaan Ramadhan, PLN UIP JBT Santuni Anak Yatim Hingga Marbot Masjid

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Memaknai Bulan Suci Ramadhan 1446 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBT menggelar kegiatan penyerahan santunan sekaligus silaturahmi Ramadhan 1446 H.

Acara yang turut dihadiri oleh Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT), Wiluyo Kusdwiharto ini mengangkat tema Energi yang Bersih untuk Jalani Bulan Suci.

Sejumlah paket santunan diberikan kepada kaum dhuafa, anak yatim, guru ngaji dan juga marbot masjid.

Pada kesempatan ini, Wiluyo mengajak seluruh insan PLN untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk merefleksikan diri dan meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama manusia, terutama yang berada di sekitar mereka.

Namun, dirinya juga berharap agar kepedulian tersebut tidak selesai saat bulan Ramadhan selesai, namun terus berlangsung dan bertambah.

“Kepedulian terhadap sesama itu harus terus dilakukan agar terbiasa. Semakin sering kita lakukan, akan semakin meningkat juga kepekaan kita terhadap sesama kita terutama yang membutuhkan bantuan kita. Saya juga berharap agar setelah bulan Ramadhan ini berakhir, kepeduliaan ini juga berakhir, jangan. Jalankan terus,” kata Wiluyo.

Wiluyo lanjut menuturkan bahwa dengan membantu sesama juga akan meningkatkan motivasi bekerja karena hal tersebut merupakan bagian dari program employee well-being, yaitu kesejahteraan pegawai meliputi aspek fisik, mental dan emosional.

“Melalui berbagi kebaikan dengan sesama, akan memiliki dampak pada produktivitas dan kinerja perusahaan. Kenapa? Karena aspek mental dan emosional kita terjaga sehingga kita lebih sehat dan termotivasi. Itulah yang disebut employee well-being,” lanjut Wiluyo.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro dalam sambutannya menyampaikan agar puasa di bulan Ramadhan menjadi “energi yang bersih” bagi setiap insan PLN khususnya pegawai yang berada di unitnya dalam memenuhi kewajiban menyelesaikan seluruh penugasan proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Dirinya juga berharap melalui silaturahmi ini mampu memperkokoh kolaborasi antara PLN UIP JBT dengan seluruh stakeholder-nya.

“Puasa di bulan Ramadhan seharusnya bukan menjadi alasan untuk mengurangi setiap aktivitas yang kita lakukan, menunda-nunda pekerjaan, menghabiskan waktu dengan sia-sia. Berpuasa pada bulan ini, seharusnya dapat menjadi bahan bakar, “Energi Yang Bersih”, energi yang menghidupkan jiwa dan raga kita agar bisa menjalani setiap aktivitas pekerjaan kita dan untuk memenuhi kewajiban kita menyelesaikan seluruh penugasan proyek yang diberikan kepada kita,” kata Anggoro.

Lebih lanjut, Anggoro menyampaikan di samping pekerjaan yang biasa dilakukan, tentunya banyak yang masih melihat sesama manusia yang memiliki hidup penuh dengan keterbatasan dan penuh perjuangan.

Ia mengajak bagi seluruh insan PLN agar bersyukur atas harta yang cukup, pekerjaan yang layak serta keluarga yang senantiasa mendoakan.

“YBM PLN UIP JBT yang diamanahi dana zakat dari Bapak dan Ibu pegawai di UIP JBT, Alhamdulillah telah menyalurkan sebagian santunan ke para dhuafa, anak yatim dhuafa, dan para guru ngaji di sekitar wilayah kerja PLN UIP JBT. Insya Allah, akan kita sampaikan total 200 paket Hadiah Ceria untuk dhuafa, 200 paket Hadiah Ceria untuk anak yatim, dan 40 paket untuk guru ngaji dan marbot masjid di lingkungan Kantor Induk dan UPP yang tersebar di Wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,” jelas Anggoro.

Pada kegiatan ini juga sekaligus dilaksanakan tausyiah serta pembacaan doa yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama kaum dhuafa, anak yatim, guru ngaji dan marbot masjid dan juga pegawai PLN UIP JBT.

Melalui silaturahmi ini menjadi salah satu wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat sekitar yang diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan menjadi kontribusi positif untuk masyarakat.

Agustina-Iswar Mulai Realisasikan Visi ‘Rumah Inspirasi’ untuk Penyandang Disabilitas di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, terus merealisasikan program-program 100 hari pertama masa kerjanya bersama Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin.

Komitmen dan keseriusan untuk menjalankan program itu terlihat saat keduanya hadir bersama dalam peletakan batu pertama pembangunan Rumah Inspirasi di Kantor Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada Jumat (14/3).

Rumah tersebut merupakan komitmen Agustina-Iswar untuk mewujudkan Semarang Inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Rumah Inspirasi ini bukan soal bangunan berukuran 6×15 meter, tetapi lebih tentang tempat tinggal berpenghuni, penuh kehangatan, kedamaian, dan bergotong royong untuk membantu serta mendukung teman-teman disabilitas dapat maju bersama. Jadi yang kami buat itu home, bukan house,” kata Agustina.

Dirinya menyebutkan alasan pemilihan Kecamatan Mijen sebagai pilot project pembangunan Rumah Inspirasi. Menurutnya, selain upaya pemerataan infrastruktur pembangunan Kota Semarang, juga mendekatkan akses penyandang disabilitas dengan fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mijen.

“Karena dekat dengan RSUD Mijen, harapannya bisa memudahkan teman-teman disabilitas mendapatkan layanan kesehatan di sana, baik fisik maupun mental, sekaligus memacu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk membangun dan memperkuat RSUD Mijen menjadi rumah sakit yang besar, lengkap, dan modern,” sambungnya.

Agustina mengakui bahwa Kota Semarang telah memiliki sejumlah inovasi bangunan yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan, anak, dan disabilitas seperti Rumah Duta Revolusi Mental, pusat pembelajaran keluarga “Puspaga Semar”, Unit Pelayanan Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak, Rumah Difabel “Semar Cakep, dan Rumah Layanan Autis. Namun, layanan tersebut masih berada di Kecamatan Semarang Barat dan Kecamatan Pedurungan, sementara 14 kecamatan lainnya belum memiliki fasilitas serupa.

“Kami ingin membangun fasilitas layanan yang mengintegrasikan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial dalam rangka menciptakan masyarakat yang adil dan setara. Oleh karenanya, Kecamatan Semarang Barat, (Kecamatan) Pedurungan, dan 14 kecamatan lainnya nanti kami bangun Rumah Inspirasi secara bertahap selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan telah membuat skema program Rumah Inspirasi yang menekankan pada aspek pendidikan, kreativitas, pemberian motivasi, dan pelatihan bagi penyandang disabilitas yang terintegrasi dengan layanan kesehatan.

“Konsep Rumah Inspirasi ini menitikberatkan pada edukasi, konseling, terapi, dan rujukan ke fasilitas lanjutan. Nanti, dibuat ruangan-ruangan agar anak-anak inklusi yang tidak bisa melanjutkan pendidikan di sekolah umum, mereka bisa menerima pelajaran di sini. Selain itu, ada kegiatan yang bisa meningkatkan kreativitas, kapasitas, dan kapabilitas mereka sesuai dengan passion masing-masing, serta layanan kesehatan fisik dan mental,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Agustina mengungkapkan suka citanya atas keberhasilan Dinas Sosial Kota Semarang dan Kecamatan Mijen mengkomunikasikan Rumah Inspirasi kepada sejumlah pihak, seperti Himpunan Psikologi Indonesia (HIMSI) Kota Semarang, Himpunan Masyarakat Inklusi, hingga para orang tua yang memiliki putra-putri disabilitas. Bahkan, baru beberapa hari kepemimpinannya berjalan, Kota Semarang menerima penghargaan sebagai Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial dari Setara Institute dengan skor tertinggi sebesar 3,6, sejajar dengan Kota Bandung, Kota Denpasar, Kota Padang, dan Jakarta Selatan.

“Kami mohon dukungannya untuk Rumah Inspirasi sebab kami tidak bisa menjalankan ini sendirian. Mudah-mudahan ini menjadi jawaban masyarakat atas harapan mewujudkan Kota Semarang yang sudah hebat makin hebat lagi,” pungkas Agustina.

Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

0

CILEGON (Pertamanews.id) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke Stasiun Pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang ada di Pelabuhan Merak, Banten menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, pada Kamis (13/3).

Dalam rangkaian kunjungannya, Bahlil mengapresiasi kesiapan pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik PT PLN (Persero) menyongsong musim mudik Lebaran tahun ini.

“Kami melakukan kunjungan di wilayah Banten. Kami sampaikan bahwa alhamdulillah untuk persiapan listrik kita sampai dengan Hari Raya (Idulfitri) itu aman sekali. Kapasitas terpasang lebih dari 67 ribu megawatt (MW), beban puncaknya itu hanya sampai di 46 ribu MW. Jadi kita masih surplus sekitar 30 sampai 40 persen. Jadi secara umum untuk listrik insya Allah, tidak ada masalah,” ujar Bahlil.

Bahlil menambahkan, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik juga dalam keadaan siap mendukung perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Pasalnya PLN telah menambah jumlah SPKLU secara signifikan di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa.

“Inilah bentuk kesiapan PLN dan Pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna yang memakai mobil listrik. Jadi overall tidak ada masalah,” imbuh Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV pada musim mudik Idulfitri 1446 H kali ini.

Oleh sebab itu, SPKLU yang berada di area dengan kepadatan tinggi terus ditambah dan terus dipantau oleh tim PLN. Sehingga antrean pengisian daya dapat diminimalisir.

“Kami memprediksi jumlah pengguna kendaraan listrik pada mudik lebaran tahun ini naik 5 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu PLN mengantisipasi dengan menambah jumlah SPKLU 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu di titik dengan okupansi tinggi menjadi 800 unit,” kata Darmawan.

Dengan penambahan infrastruktur tersebut, pada mudik lebaran tahun ini PLN menyiagakan SPKLU menjadi 1.000 unit di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa.

Secara nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air. Pada tiap titik ini PLN juga menyiagakan personel yang siaga 24 jam dengan total lebih dari 6.000 personel.

“SPKLU telah tersedia di setiap rest area di sepanjang jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga kita harapkan insya Allah tidak ada antrean charging kendaraan listrik,” tegas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan memaparkan fitur bernama Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile yang akan membantu pengguna kendaraan listrik saat mudik. Dengan fitur ini, pengguna mobil listrik dapat mengetahui lokasi dan status ketersediaan SPKLU secara langsung.

“Dengan fitur Trip Planner tinggal klik, dia langsung tahu apakah (SPKLU) ini warna biru, tersedia, atau warna kuning sebagian konektor terpakai, atau warna abu-abu itu sudah fully occupied. Bukan hanya SPKLU-nya ini, tapi charger demi charger-nya,”lanjut Darmawan.

Sebagai langkah antisipatif, PLN juga menyediakan 12 unit SPKLU Mobile yang bersiaga di sepanjang ruas tol Sumatra dan Jawa jika ada pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di sepanjang jalan tol.

Mobilisasi SPKLU Mobile ini bersifat borderless atau bisa bergerak antar kota antar provinsi dengan titik standby strategis di Exit Tol yang memungkinkan untuk melakukan pergerakan antar wilayah dengan cepat.

Bagi pemudik yang membutuhkan layanan SPKLU Mobile, PLN telah menyiapkan layanan call center SPKLU yang bersiaga selama masa mudik lebaran 2025.

Ketika terjadi kendala seperti kehabisan daya baterai di perjalanan, para pemudik bisa menggunakan layanan call center agar langsung bisa dibantu oleh petugas PLN.

“PLN juga menyiapkan call center, ini nomornya 08-777-11-12-123. Operator kami selalu siap, kalau ada kendala di perjalanan bisa langsung hubungi, kemudian kirimkan lokasi, lalu petugas akan langsung datang membantu,” imbuh Darmawan.

Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menjelaskan PLN telah menempatkan SPKLU di lokasi-lokasi strategis jalur mudik, salah satunya di Pelabuhan Merak, Banten yang dikunjungi Menteri ESDM.

Keberadaan SPKLU di wilayah Banten termasuk di Pelabuhan Merak sangat krusial untuk memudahkan pemudik melakukan pengisian daya di jalur penyeberangan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra dan sebaliknya.

“Keberadaan SPKLU di wilayah Banten sangat strategis untuk mendukung para pemudik yang melakukan perjalanan antar Pulau Jawa dan Sumatra dengan EV. Untuk di provinsi banten sendiri, PLN telah menyediakan 106 SPKLU di 64 titik lokasi dan ditambah dengan kerja sama dengan mitra sebanyak 147 SPKLU di 96 titik lokasi. Pada tiap lokasi SPKLU ini, kami juga menyiagakan personel siaga. Hal ini kami lakukan agar para pengguna kendaraan listrik bisa melanjutkan perjalanannya dengan tenang dan nyaman,” pungkas Edi.

Berbagi Berkah Ramadhan, Udinus Bagikan 1.500 Takjil Setiap Hari

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Berbagi takjil menjadi agenda rutin Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang selalu ditunggu-tunggu saat bulan suci Ramadhan, khususnya oleh para mahasiswa.

Setiap hari di bulan suci tahun 1446 H ini, Udinus membagikan lebih dari 1.500 takjil sebagai wujud indahnya berbagi kepada sesama.

Kegiatan yang digencarkan oleh Pusat Aktivitas Muslim (PAM) Udinus itu juga diperuntukkan bagi masyarakat umum yang meliBerbagi Berkah Ramadhan, Udinus Bagikan 1.500 Takjil Setiap Harintas di area kampus. Kegiatan ini dilaksanakan di pelataran dua masjid yang ada di area kampus, yaitu Masjid Baitul Ilmi (Gedung H Udinus) dan Masjid Baitul Muttaqin (Gedung D Udinus).

Ketua PAM Udinus, Edy Mulyanto, S.Si., M.Kom., menjabarkan bahwa beberapa aktivitas dilakukan setiap hari dalam rangkaian Ramadhan on Campus. Ia menjelaskan bahwa menu yang disajikan setiap harinya bervariasi, sehingga mahasiswa sangat menantikan pembagian takjil di setiap sore hari.

“Takjil yang berjumlah ribuan ini merupakan upaya Udinus untuk membantu mereka yang baru saja selesai berkegiatan di sekitar kampus. Sehingga, mereka tidak perlu kerepotan mencari makanan di luar. Semua takjil yang dibagikan gratis bagi yang menunaikan ibadah puasa, tanpa dipungut biaya sepeser pun ataupun syarat tertentu,” ungkap Edy.

Pembagian takjil gratis memang menjadi momen yang paling ditunggu oleh civitas academica Udinus, khususnya mahasiswa. Hal ini terlihat dari antrean panjang yang mengular menjelang waktu berbuka puasa.

Ditemui usai mengambil takjil, mahasiswa Program Sarjana Manajemen Udinus, Abda’ Assidiq, mengaku bahwa takjil sangat membantu mahasiswa perantau. Sebab, banyak dari mereka bisa memangkas biaya hidup selama merantau ataupun saat tidak sempat menyiapkan menu berbuka sendiri.

“Bagi saya, ini sangat membantu karena bisa berhemat dan tidak perlu bingung menentukan menu untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Menabur banyak kebaikan akan menuai banyak pahala. Berbagi takjil gratis merupakan wujud kepedulian Udinus terhadap sesama sekaligus mengajak kita untuk senantiasa peduli kepada orang lain.

Sebagai informasi, selain pembagian takjil, rangkaian Ramadhan on Campus juga dilengkapi dengan kegiatan penuh kebaikan lainnya. Kegiatan tersebut mencakup kajian menjelang buka puasa, salat tarawih berjamaah, dan ditutup dengan tadarus Al-Qur’an.

Sayembara Kaos Marimas 1995: CEO Marimas Tawarkan Rp 30 Juta, Berani Cari?

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Harjanto Halim, CEO PT Marimas Putera Kencana, menggebrak dunia maya dengan mengumumkan sayembara yang menggiurkan.

Bagi siapa saja yang berhasil menemukan kaos Marimas produksi tahun 1995, akan berhak atas hadiah fantastis senilai Rp 30 juta.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Harjanto Halim menjelaskan bahwa hadiah tersebut kemungkinan akan bertambah jika kaos tersebut belum ditemukan hingga batas akhir sayembara pada 31 Maret 2025.

“Kami berharap kaos ini bisa ditemukan sebelum lebaran, sehingga dapat menjadi tambahan THR bagi pemenangnya. Semoga orang yang menemukan juga adalah orang yang tepat,” ujarnya, Jumat (14/3).

Kaos Marimas 1995 yang menjadi incaran memiliki ciri khas berwarna putih dengan lengan berwarna hijau, dilengkapi dengan logo Marimas dan tulisan di bawahnya.

“Kaos ini memiliki makna tersendiri bagi saya pribadi. Jika berhasil ditemukan, kami akan mencetak ulang untuk dibagikan kepada masyarakat,” tambah Harjanto.

Meskipun belum ditemukan, Harjanto Halim menyatakan kesiapannya untuk memperpanjang periode sayembara hingga bulan Agustus, dengan hadiah yang juga akan ditingkatkan.

Namun, jika tidak ada yang menemukan kaos langka tersebut, uang hadiah akan dialihkan untuk kegiatan sosial yang bermanfaat.

Selain sayembara ini, Marimas juga meluncurkan serangkaian program spesial menyambut bulan Ramadan.

Mulai dari live TikTok yang akan membagikan THR kepada 100 orang, hingga pembagian warung Marimas di seluruh Indonesia dan kompetisi video dengan beragam hadiah menarik.

“Semua kegiatan ini kami lakukan dengan semangat untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” tutup Harjanto Halim.

CitraGrand Tawarkan Promo Properti Spektakuler, Bebas PPN hingga Rp 220 Juta!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bagi masyarakat yang tengah mencari hunian impian atau peluang investasi properti yang menguntungkan, CitraGrand kembali menghadirkan sederet promo istimewa.

Sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia, CitraGrand berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki rumah dan ruko dengan berbagai penawaran menarik.

General Manager CitraGrand Semarang, Cholief Choerrasjaini, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggelar sejumlah promo eksklusif yang sangat menguntungkan bagi calon pembeli.

Salah satunya adalah promo bebas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga Rp 220 juta untuk semua tipe rumah dan ruko.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan adanya promo ini, diharapkan semakin banyak orang yang bisa mewujudkan impian mereka untuk memiliki rumah sendiri,” ujar Cholief, saat di temui di Semarang, Kamis (13/3).

Tak hanya rumah, CitraGrand juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin memiliki ruko dengan skema pembayaran yang sangat ringan melalui program KPR Express.

Dengan modal awal hanya Rp 20 juta, calon pembeli sudah bisa langsung melakukan akad dan serah terima unit.

“Program ini dirancang agar masyarakat dapat memiliki properti dengan proses yang cepat dan tanpa kendala. Selain itu, promo ini juga memberikan berbagai keuntungan tambahan, seperti bebas biaya KPR, sudah termasuk Akta Jual Beli (AJB), serta dilengkapi dengan garansi sewa untuk memastikan pemilik tidak perlu khawatir mengenai pendapatan dari ruko yang dibeli,” tambahnya.

Dengan skema yang menarik ini, CitraGrand memberikan peluang investasi yang menjanjikan, terutama bagi mereka yang ingin memiliki ruko untuk keperluan usaha maupun investasi jangka panjang.

Sebagai bagian dari perayaan bulan suci Ramadhan, CitraGrand juga meluncurkan program Tebar Hadiah Ramadan (THR) yang semakin menambah nilai keuntungan bagi para pembeli. Melalui promo ini, setiap pembelian rumah di CitraGrand akan mendapatkan bonus emas dengan total 30 gram.

“Kami ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi para pembeli di momen spesial ini. Dengan adanya bonus emas ini, kami berharap dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di properti,” kata Cholief.

Tak hanya menghadirkan promo menarik, CitraGrand juga turut memeriahkan bulan suci dengan gelaran Ramadhan Festive 2025 yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 28 Maret 2025.

Acara ini akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga.

Beberapa agenda utama dalam Ramadhan Festive ini antara lain:

  • Food Bazaar, yang menghadirkan berbagai pilihan kuliner lezat khas Ramadhan.
  • Music Performance, dengan penampilan musisi lokal yang akan menghibur pengunjung.
  • Berbagai Kegiatan Seru, yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda dalam menyambut bulan suci.

Sebagai puncak acara, CitraGrand akan menggelar Ramadhan Weekend Market 12 pada 15 Maret 2025.

Acara ini dijanjikan akan menjadi momen spesial dengan berbagai kegiatan menarik, seperti:

  • NgabubuRUN, acara lari santai menjelang berbuka puasa yang menyatukan semangat kebersamaan.
  • Hijab Class, sesi edukasi dan inspirasi tentang tren fashion muslimah.
  • Sufi Dancer, pertunjukan tarian sufi yang penuh makna dan menghadirkan atmosfer spiritual.
  • Kegiatan CSR untuk Anak Panti Asuhan, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan.

“Kami ingin Ramadhan ini menjadi momen yang penuh kebersamaan, bukan hanya bagi para penghuni CitraGrand, tetapi juga masyarakat luas. Acara ini kami rancang agar setiap orang bisa merasakan kegembiraan Ramadhan dengan cara yang unik dan bermakna,” ungkap Cholief.

Dengan berbagai promo spesial dan acara menarik yang dihadirkan, CitraGrand kembali membuktikan dirinya sebagai pengembang properti yang tak hanya menawarkan hunian berkualitas, tetapi juga memberikan pengalaman dan nilai tambah bagi masyarakat.

Bagi mereka yang ingin memanfaatkan kesempatan emas ini, sebaiknya segera mengambil langkah cepat. Pasalnya, unit yang tersedia sangat terbatas, dan promo ini hanya berlaku dalam periode tertentu.

Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki rumah atau ruko impian dengan keuntungan maksimal! Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi marketing gallery CitraGrand atau hubungi layanan pelanggan mereka.

Jelajahi Indonesia dengan Harga Terjangkau: Promo KAI Spesial Ramadan Dimulai!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut momen Ramadan dan Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program promo dengan tema “Ramadan Festive”.

Program ini menawarkan dua jenis promo menarik untuk pelanggan setia, yakni Promo Reguler dengan diskon hingga 20% dan Flash Sale dengan harga tiket super murah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan bahwa promo ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk mengoptimalkan keterisian kursi pada arus balik Lebaran, sekaligus memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menikmati perjalanan dengan harga lebih hemat.

“Kami memahami bahwa fokus masyarakat lebih banyak pada perjalanan mudik dari Jakarta ke timur. Oleh karena itu, melalui Ramadan Festive kami memberikan promo menarik bagi pelanggan yang ingin kembali ke Jakarta dengan harga yang lebih ekonomis,” terang Franoto.

Pada promo reguler, pelanggan dapat menikmati potongan harga hingga 20% dari tarif normal untuk pemesanan tiket pada 18-19 Maret 2025. Promo ini berlaku untuk keberangkatan mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, dengan total 38.000 kursi yang disiapkan atau disesuaikan dengan jumlah kursi yang tersedia.

“Selain promo reguler, KAI juga menghadirkan Flash Sale yang hanya tersedia melalui aplikasi Access by KAI. Flash Sale ini berlangsung pada 18 Maret 2025 pukul 12.00-13.00 WIB, dengan jumlah tiket terbatas sebanyak 2.000 tiket yang disesuaikan dengan ketersediaan,” tambahnya.

Harga spesial yang ditawarkan dalam Flash Sale ini yakni Kelas Eksekutif hanya Rp300.000, Kelas Bisnis Rp200.000, dan Kelas Ekonomi seharga Rp100.000.

Tiket promo Flash Sale ini berlaku untuk perjalanan pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025. Pelanggan disarankan memanfaatkan momen tersebut karena kuota sangat terbatas dan diperkirakan akan habis dalam waktu singkat.

“Pemesanan tiket untuk program Ramadan Festive dapat dilakukan melalui berbagai channel resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta berbagai mitra resmi lainnya. Pelanggan yang ingin mendapatkan harga Flash Sale wajib melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI pada waktu yang telah ditentukan,” ungkap Franoto.

Daftar KA pada Promo Reguler Ramadan Festive 2025 di Daop 4 Semarang sebagai berikut:

  1. KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  2. KA Argo Sindoro relasi Semarang-Jakarta pp
  3. KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta pp
  4. KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta pp
  5. KA Brawijaya relasi Jakarta-Semarang-Malang pp
  6. KA Sembrani relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  7. KA Ciremai relasi Semarang-Cirebon-Bandung pp
  8. KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta pp
  9. KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang-Jakarta pp
  10. KA Gunung Jati relasi Jakarta-Semarang pp
  11. KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi-Semarang-Jakarta pp
  12. KA Brantas relasi Jakarta-Semarang-Blitar pp
  13. KA Dharmawangsa relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  14. KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto-Cilacap pp
  15. KA Joglosemarkerto relasi Solo-Semarang-Tegal-Purwokerto pp
  16. KA Tegal Bahari relasi Tegal-Jakarta pp
  17. KA Kaligung relasi Semarang-Tegal-Brebes-Cirebon pp
  18. KA Sancaka Utara relasi Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap pp
  19. KA Kertajaya relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  20. KA Tawang Jaya relasi Semarang-Jakarta pp

Sedangkan daftar KA Promo Flash Sale Ramadan Festive 2025 di Daop 4 Semarang sebagai berikut:

  1. KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  2. KA Argo Sindoro relasi Semarang-Jakarta pp
  3. KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta pp
  4. KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta pp
  5. KA Sembrani relasi Jakarta-Semarang-Surabaya pp
  6. KA Harina relasi Surabaya-Semarang- Bandung pp
  7. KA Gumarang relasi Surabaya-Semarang-Jakarta pp
  8. KA Sancaka Utara relasi Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap pp

“Dengan hadirnya promo spesial Ramadan Festive, diharapkan semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan kereta api dengan harga terjangkau. Tunggu momennya dan manfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan Anda bersama KAI agar pengalaman mudik jauh lebih menyenangkan,” tutup Franoto.

Untuk kemudahan akses dan informasi lebih lanjut, pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email cs@kai.id, atau melalui media sosial resmi KAI.

Paralegal Semarang Bantu Pelajar dan Masyarakat dengan Konsultasi Hukum Gratis

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penyuluhan hukum gratis bagi pelajar dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat di maksimalkan oleh salah satu peserta aktualisasi paralegal yang diadakan Badan Pembinaan Hukum Nasional pada Kementerian Hukum Republik Indonesia, bernama Rinanda Asrian Ilmanta, SH, MH, CMPS.

Peserta asal Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang tersebut memusatkan dua agenda itu di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Cinde Semarang, yang berada di Jl. Cinde Barat, No.27, Jomblang, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (12/3/2025).

Dalam agenda itu Rinanda, dimentori langsung oleh Perkumpulan Law And Justice Semarang, yang dipimpin Rizka Abdurrahman, SH, MH, CMed, CMLC, CCA. Materi penyuluhan hukum yang disampaikan adalah “Bahaya Kenakalan Remaja dan Akibat Hukumnya, Hindari Perkelahian Pelajar dan Membudidayakan Tata Krama Bagi Pelajar”, total peserta yang mengikuti ada 38 pelajar.

Sedangkan penyuluhan hukum yang berlangsung selama 3 jam diikuti 8 warga masyarakat dari berbagai daerah. Dua agenda itu diadakan Rinanda di SMK Cinde Semarang karena berada di wilayah kelurahan binaanya.

Kinerja Rinanda, cukup cekatan dari agenda target kegiatan aktualisasi off class paralegal yang diberi waktu selama tiga bulan terhitung dari tanggal 21 Februari 2025 hingga 21 Mei 2025. Dia justru lebih dahulu mensukseskan agendanya.

Selain dua agenda itu, ia juga berhasil membantu drafting perjanjian kerjasama yang dimohonkan warga Candi, Miarsih dengan warga Brebes, Bambang .Terkait kerjasama sewa bangunan dan ruko.

“Alhamdulilah kami telah menyelesaikan pengabdian dengan baik. Bahkan lebih cepat dari target yang dijadwalkan, karena kami gunakan sistem jemput bola, datangi sekolah tawarkan dua agenda tersebut dan kami senang disambu baik pihak sekolah, jadi langsung dapat jadwal,”kata Rinanda Asrian Ilmanta, usai menberikan penyuluhan dan konsultasi hukum gratis di SMK Cinde Semarang.

Sebelum menjalankan kegiatan aktualisasi paralegal, Rinanda, lebih dahulu mengikuti pendidikan dan pelatihan paralegal selamat 3 hari, terhitung dari Selasa (18/2/2025) hingga Kamis (20/2/2025) online melalui zoom meeting serentak se-Indonesia.

Dengan pelaksana daerah Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Provinsi Jawa Tengah. Usai diklat, Rinanda tampak langsung bergegas kordinasi dengan mentornya dari Perkumpulan Law And Justice Semarang. Kemudian melaporkan ke Lurah Candi, Ninik Purwati, SE, MM, kemudian jemput bola ke SMK Cinde Semarang ditemui salah satu gurunya, Septiana Ulul Azmi, SPd.

“Semoga dengan suksesnya agenda ini, bisa diikuti seluruh peserta paralegal lainnya, khususnya di Jawa Tengah. Setelah ini, kami juga segera menyusun laporan untuk diserahkan ke mentor, dan BPHN Kemenkum RI, serta Lurah Candi. Kami senang bisa selesaikan tugas dengan baik, semoga kami bisa lulus untuk raih predikat Certified Paralegal of Legal Aid (C.PLA) dari BPHN,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Cinde Semarang, Yan Berliantina, SPd, mengaku sangat mengapresiasi penyuluhan dan konsultasi hukum gratis yang di adakan di sekolahnya.

Alalagi dengan topik yang sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini. Dimana Kenakalan remaja menjadi salah satu tantangan besar yang harus dihadapi oleh anak-anak tingkat SMK sekarang.

Karena para pelajar mulai memasuki fase pencarian jati diri, sehingga lebih rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Untuk itulah, pihaknya, sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih karena sudah mau mengadakan agenda itu.

“Pernah juga ada agenda penyuluhan dari psikologi, ke sekolah kami untuk memberikan paparan. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk memberikan motivasi serta solusi agar siswa mampu menghindari tindakan yang merugikan dan lebih fokus pada masa depan mereka. Sekalipun tindakan kenakalan seperti bullying, seks bebas, tawuran dan sebagainya tidak pernah terjadi di lingkungan sekolah kami,”sebut Yan.

Terpisah, Lurah Candi, Ninik Purwati, mengaku senang ada warganya yang berpartisipasi secara mandiri dalam program Kelompok Keluarga Sadar Hukum, walaupun hanya 1 orang.

Ia sendiei menyadari untuk mengajak warga berpartisipasi sangat susah karna waktu pelatihan 3 hari berturut-turut. Sedangkan banyak warga harus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dalam mensukseskan program BPHN Kemenkum RI, kami juga langsung berpartisipasi mengikuti Paralegal Justice Award (PJA) Tahun 2025 diadakan Kemenkum. Semoga dengan adanya program ini para warga bisa menyelesaikan permasalahan hukum hanya sampai dalam ranah non litigasi, tidak semua harus disidangkan ke pengadilan atau dilaporkan polisi,”bebernya.

Dalam dua agenda itu, juga tampak dihadiri sejumlah mahasiswi asal Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, yang sedang melaksanakan kegiatan aktualisasi mata kuliah Kemahiran Bantuan Hukum. Diantaranta ada: Lia Anissatul Inayah, Dini Vriska Anggraini, Inki Megawati, Brilianita Moza, Latifah Dewi, Renyta Syifa, Khairunnisa Febrianti, Latifah Dewi dan Noffani Megananda.