spot_img
Beranda blog Halaman 123

Roca Restaurant Artotel Yogyakarta Berikan Pengalaman All You Can Eat di Hari Raya Lebaran

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Lebaran adalah momen yang paling ditunggu oleh masyarakat setiap tahunnya untuk bisa berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Setelah sukses menghadirkan Waktu Indonesia Berbuka dengan total penjualan 3800 pax dan sebesar 3% dari setiap pax yang terjual didonasikan kepada Dompet Dhuafa.

Kali ini, ROCA Restaurant yang bertempat di ARTOTEL Yogyakarta kembali menghadirkan promo all you can eat bertema “Waktu Indonesia Lebaran” yang berlaku di sepanjang bulan Syawal.

Dengan harga mulai dari Rp 125.000/pax, tamu sudah bisa menikmati berbagai hidangan lokal autentik seperti Ketupat & Lontong, Sambal Goreng Kentang, Gulai Labu Siam, Opor Ayam, Ice cream dan Es Campur.

Selain itu dihadirkan pula live cooking Bakmi Godhog Jawa, Gongso Semarangan dan Bakso Komplit. Pengunjung juga bisa menikmati sajian buffet seperti Mangut Lele, Ayam Bakar Padang, Sop Ayam Klaten, Pecel Beringharjo dan masih banyak lainnya.

Pada Waktu Indonesia Lebaran, para tamu juga dapat menikmati berbagai aktivitas permainan seperti Ding Dong, Mini Billiard, Fussball dan Brass Sliding.

Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa menu yang kami persembahkan pada Waktu Indonesia Lebaran adalah menu-menu lokal autentik yang pastinya akan selalu akrab di lidah masyarakat.

” Kami juga menghadirkan Live Cooking dan berbagai Stall hidangan khas lebaran. Besar harapan kami, menu yang kami sajikan akan disukai oleh masyarakat,” ujar Agung.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, setelah melalui satu bulan Ramadhan kini kita sambut kemenangan di hari raya lebaran.

Kali ini ARTOTEL Yogyakarta ingin menjadi salah satu destinasi pilihan keluarga khususnya di Yogyakarta dalam merayakan momen berharga ini dengan menyediakan berbagai promo yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

” Waktu Indonesia Lebaran ini dihadirkan untuk mempermudah tamu maupun masyarakat dalam perayaan Idul Fitri. Kami siap mengantarkan kehangatan lebaran di ARTOTEL Yogyakarta dengan berbagai menu andalan ROCA Restaurant yang telah disesuaikan dengan tema Idul Fitri,” ungkap Andre.

Promo “WAKTU INDONESIA LEBARAN” akan berlaku dari 31 Maret hingga 30 April 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

PGN Siap Optimalkan Keamanan Layanan Selama Libur Lebaran

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus mengutamakan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk keamanan dan keselamatan operasional selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 H.

PGN juga berkontribusi dalam Satgas RAFI 2025 Pertamina untuk memastikan kesediaan energi bagi masyarakat.

Sepanjang tahun 2024, PGN berhasil mencatatkan zero number of accident dengan zero recordable accident rate dan berlanjut sampai Triwulan I 2025. Artinya, tidak ada insiden fatal yang terjadi di area operasional.

Maka, PGN akan terus melanjutkan implementasi HSSE secara disiplin dan berkelanjutan. Terutama di masa-masa kritis seperti libur panjang nanti.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan operasional merupakan prioritas utama perusahaan.

“Sebagai penyedia energi bersih nasional dan mengelola infrastruktur gas bumi dengan risiko operasional yang tinggi, kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang aman, selamat dan andal,” ungkapnya.

PGN menempatkan keandalan distribusi jaringan gas rumah tangga dan industri kecil sebagai prioritas utama. Sebagai layanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, PGN berupaya menjaga kestabilan pasokan gas, keamanan infrastruktur serta memastikan respons cepat dalam menangani keluhan pelanggan.

Arief menghimbau agar proyek-proyek gas bumi yang berada di sekitar pemukimanan masyarakat, selalu dalam kondisi aman dengan memerhatikan kelengkapan rambu dan peralatan keamanan yang sesuai dengan standar.

Selain itu, pengawasan pekerjaan berisiko tinggi dan patroli keamanan ditingkatkan guna meminimalisir potensi risiko. Apabila diperlukan sebagai perangkat dukungan dalam hal patroli, PGN akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum.

“PGN menerapkan daily check-up bagi seluruh perwira yang bertugas untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap prima. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap peralatan kerja secara berkala agar selalu dalam kondisi optimal dan dapat beroperasi dengan aman,” jelas Arief.

Saat ini, PGN mengelola lebih dari 33.000 km pipa gas bumi, dua Floating Storage Regasification Units (FSRUs), terminal regasifikasi berbasis darat, SPBG dan Mobile Refueling Units (MRUs) untuk mendukung distribusi gas yang lebih luas. Sejumlah asset dan fasilitas di bisnis hulu juga diutamakan aspek kemanan dan keselamatannya.

“PGN memastikan bahwa seluruh prosedur penerapan HSSE diterapkan secara optimal, baik dari aspek SDM, peralatan, hingga kesiapan darurat sesuai HSSE Golden Rules dan Corporate Life Saving Rules,” tutup Arief.

Jumat 28 Maret 2025 Jumlah Kedatangan Penumpang di Stasiun Daop 4 Semarang Meningkat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan kedatangan penumpang pada hari ini, Jumat, 28 Maret 2025 atau bertepatan dengan H-3 masa Angkutan Lebaran 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 28 Maret 2025 diprediksi sebagai salah satu puncak arus mudik di Daop 4 Semarang.

“Sesuai data pada hari ini pukul 10.00 WIB, jumlah kedatangan penumpang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang mencapai 27.775 penumpang. Angka ini masih terus meningkat, dan diperkirakan penumpang datang akan mendekati angka 29 ribu penumpang pada hari ini,” terangnya.

Kedatangan penumpang tertinggi pada hari ini terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dengan jumlah 8.249 penumpang, Stasiun Tegal 4.528 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 4.207 penumpang, Stasiun Pekalongan 3.537 penumpang, Stasiun Cepu 1.882 penumpang, Stasiun Pemalang 1.797 penumpang dan Stasiun Ngrombo sebanyak 1.152 penumpang.

Sedangkan untuk keberangkatan penumpang pada hari ini, juga dikatakan cukup meningkat.

Dimana pada hari ini terdapat 22.043 penumpang yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang ke berbagai daerah tujuan.

Keberangkatan penumpang tertinggi pada hari ini didominasi terjadi di Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 8.096 penumpang, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 7.247 penumpang, Stasiun Tegal 2.170 penumpang, dan Stasiun Pekalongan sebanyak 1.614 penumpang.

Diprediksi, pada besok hari Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2) hingga Minggu, 30 Maret 2025 (H-1) kedatangan penumpang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang juga akan meningkat, dengan prediksi penumpang tiba lebih dari 28 ribu penumpang.

KAI terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran ini.

Dari sisi fasilitas, KAI juga telah menerapkan layanan face recognition boarding gate yang memudahkan penumpang untuk naik kereta api, tanpa repot menunjukkan dokumen saat proses boarding.

Untuk di wilayah Daop 4 Semarang, stasiun yang sudah menerapkan fasilitas ini meliputi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal dan Stasiun Pekalongan.

“Hadirnya Face Recognition Boarding Gate ini wujud komitmen KAI memberi layanan lebih cepat, praktis, dan ramah lingkungan. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan cukup melakukan pemindaian wajah untuk proses boarding. Tidak hanya mempercepat antrean, teknologi ini mengurangi penggunaan kertas tiket fisik,” tutup Franoto.

Keren ! XL Axiata Bawa Ratusan Pengecer Pulang Kampung Gratis

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menggelar program Mudik Bareng Gratis bagi para mitra pengecer atau retailer produk layanan XL Axiata dari wilayah Jabodetabek dan karyawan.

Sedikitnya 600 peserta mengikuti program ini, dengan tujuan ke sejumlah kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. XL Axiata telah menyiapkan 12 unit bus besar, 5 unit Innova, dan 5 unit Alphard.

Direktur & Chief Commercial Officer – Consumer XL Axiata, David Arcelus Oses bersama jajaran manajemen XL Axiata melepas keberangkatan rombongan mudik bareng dari Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (27/3).

David Arcelus Oses mengatakan, “Program mudik bareng yang sudah menjadi tradisi di XL Axiata ini diharapkan akan membantu para retailer dan karyawan untuk bisa mudik ke kampung halaman guna merayakan Idul Fitri atau Lebaran.

Selain itu, fasilitas ini menjadi bagian dari cara XL Axiata untuk memberikan #BerbagiKebaikanDiHariFitri serta memotivasi mitra-mitra retailer sekaligus memperkuat jalur distribusi dan penjualan tradisional. Semoga teman-teman retailer ini semakin bersemangat dalam memasarkan produk-produk XL Axiata kepada pelanggan dan masyarakat luas.”

Menurut David, program mudik bareng ini juga bertujuan membantu pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik.

Pada tahun ini, selain menyediakan sarana transportasi, XL Axiata juga menambah sejumlah fasilitas yang bisa memberikan kenyamanan kepada para peserta. Antara lain berupa souvenir, uang saku, serta asuransi perjalanan.

Sebagian dari peserta mendapatkan fasilitas mudik premium menggunakan mobil mewah Alphard dan Innova.

Mereka adalah para retailer yang berhasil memenangi program Kompetisi Sales Racing untuk mengantar mereka sampai kampung halaman.

Total ada sekitar 40 peserta dari 10 retail outlet di Jabodetabek ( meliputi wilayah Depok, Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kab Bekasi, Kota Bekasi, dan Kab Tangerang) yang memenangi hadiah mewah ini.

Bersamaan dengan program mudik retailer, XL Axiata juga menggelar program mudik untuk karyawan dan keluarga karyawan dengan tujuan mudik Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Sumatra. Sebanyak kurang lebih 135 orang karyawan dan keluarganya ikut dalam program mudik ini.

Program mudik karyawan bersama keluarganya ini juga merupakan salah satu bagian dari rangkaian program XL Axiata Baik di sepanjang Bulan Ramadan hingga Lebaran 2025.

Rombongan peserta mudik karyawan XL Axiata akan diberangkatkan dari kantor XL Axiata Tower, Jakarta, pada Kamis (27/3) dengan menggunakan 3 unit bus.

Tak hanya menggelar program mudik gratis untuk retailer dan karyawan, XL Axiata juga melakukan program CSR berupa donasi buku dan santunan panti asuhan yatim piatu yang berada di Jakarta Selatan.

Sebanyak 250 buku dikumpulkan untuk di donasikan pada yayasan Melati Taman Baca yang berada di Kawasan Ampera.

Donasi buku ini merupakan kumpulan buku-buku layak baca yang dikumpulkan dari seluruh karyawan XL Axiata.

Sementara itu juga XL Axiata memberikan santunan berupa_Dana & Paket Perlengkapan Sekolah serta kebutuhan sehari-hari kepada panti asuhan yatim piatu yang berada di kawasan Ciputat. Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan bersamaan dengan kegiatan mudik bareng di Cibis.

Strategi Canggih Indosat Ooredoo Hutchison Hadapi Lonjakan Internet di Ramadan dan Lebaran 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) semakin memantapkan langkahnya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Dengan mengintegrasikan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) ke dalam jaringannya, Indosat memastikan bahwa lonjakan kebutuhan komunikasi selama libur Lebaran dapat terlayani dengan optimal. 

Setiap tahun, peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran memicu lonjakan lalu lintas data yang signifikan. Baik untuk panggilan, pesan, maupun akses internet, pelanggan membutuhkan koneksi yang stabil dan andal.

Untuk itu, Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir guna memberikan performa terbaik bagi pelanggan.

Dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan. 

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa AI memainkan peran krusial dalam transformasi Indosat menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. 

“AI tidak hanya mendukung kami meningkatkan pengalaman digital pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi dalam perjalanan Indosat menuju AI Native TechCo. Dengan AI, kami memastikan bahwa setiap pelanggan, di mana pun mereka berada, dapat menikmati konektivitas terbaik yang mendukung aktivitas mereka selama Ramadan dan Lebaran.” 

Sebagai bagian dari inovasi ini, Indosat memperkenalkan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) by Indosat, sebuah sistem operasi jaringan yang diperkuat dengan AI dan cognitive learning.

Dengan kehadiran INFINITE, pelanggan dapat menikmati komunikasi yang lebih stabil, cepat, dan aman kapan pun dan di mana pun mereka berada. 

AI sebagai Pendorong Transformasi Digital Nasional Komitmen Indosat terhadap AI tidak berhenti di jaringan telekomunikasi. Perusahaan ini juga berinvestasi besar dalam membangun ekosistem AI yang lebih luas di Indonesia.

Bersama NVIDIA dan Accenture, Indosat berperan aktif dalam mengembangkan full stack sovereign AI, yang memastikan bahwa teknologi AI dikembangkan secara mandiri melalui infrastruktur lokal, data, dan talenta Indonesia. 

Melalui AI Factory dan inisiatif seperti GPU Merdeka, Indosat menghadirkan solusi AI yang dapat diakses oleh berbagai sektor, mulai dari startup hingga institusi pemerintahan.

Selain itu, Indosat berkomitmen untuk mencetak talenta digital masa depan dengan menargetkan pelatihan bagi satu juta individu hingga tahun 2027. 

“Kami ingin membangun AI yang dikembangkan di Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk Indonesia. Bersama NVIDIA dan Accenture, kami memastikan bahwa AI menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar Vikram Sinha. 

Investasi di bidang AI bukan sekadar strategi teknologi, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing nasional.

Dengan kedaulatan AI, Indonesia dapat mengendalikan dan mengarahkan pemanfaatan teknologi ini sesuai dengan kepentingan nasional, termasuk di sektor keuangan, kesehatan, dan pendidikan.

Kolaborasi strategis antara Indosat, NVIDIA, dan Accenture membuka jalan bagi industri di Indonesia untuk lebih cepat mengadopsi AI, menjadikan negara ini bukan hanya pengguna, tetapi juga pencipta teknologi yang mampu mendorong kemajuan ekonomi dan sosial. 

Di tengah momentum Ramadan dan Lebaran, AI bukan hanya alat untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga kunci bagi Indonesia dalam mempercepat transformasi digital dan membuka peluang baru bagi seluruh lapisan masyarakat. 

KAI Daop 4 Semarang Waspadai Lonjakan Perlintasan saat Puncak Angkutan Lebaran 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan signifikan dalam frekuensi perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Guna mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat, KAI menambah perjalanan kereta api sehingga total terdapat 106 perjalanan KA Penumpang per hari di wilayah Daop 4 Semarang.

Rinciannya, 33 KA berangkat dari wilayah ini, 63 KA melintas, serta 10 KA tambahan yang dioperasikan khusus untuk Lebaran.

Selain itu di wilayah Daop 4 Semarang juga terdapat 29 perjalanan KA Barang per harinya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api tersebut, KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat dan para pemudik untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di perlintasan sebidang maupun berada di sekitar jalur kereta api.

“Pada masa Angkutan Lebaran ini, jumlah perjalanan kereta api meningkat signifikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel dan sekitarnya demi keselamatan bersama. Selain itu, bagi pengendara kendaraan bermotor, kami harap dapat berhenti sejenak, menengok ke kiri dan kanan sebelum melintasi perlintasan sebidang guna mengutamakan keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya,” terangnya.

Sementara itu untuk pergerakan penumpang selama enam hari masa arus mudik angkutan lebaran 2025, yang dimulai pada jumat, 21 maret hingga rabu, 26 maret 2025, KAI Daop 4 semarang mencatat sebanyak 125.422 penumpang atau rata-rata 20.904 penumpang per hari yang telah datang atau tiba dari berbagai daerah ke beberapa stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Selama periode tersebut, jumlah kedatangan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 32.272 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Poncol sebanyak 22.433 penumpang, Stasiun Tegal 21.334 penumpang, Stasiun Pekalongan 15.479 penumpang, Stasiun Pemalang 8.727 penumpang, Stasiun Cepu 7.615 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 5.912 penumpang.

Sedangkan untuk keberangkatan penumpang pada periode enam hari arus mudik tersebut, terdapat sebanyak 107.498 penumpang atau rata-rata 17.916 penumpang per hari menggunakan kereta api menuju berbagai daerah dari stasiun wilayah daop 4 semarang.

Dengan jumlah penumpang berangkat tertinggi di periode tersebut terjadi di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 38.330 penumpang, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 33.333 penumpang, Stasiun Tegal 9.734 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.575 penumpang, Stasiun Cepu 3.809 penumpang, Stasiun Pemalang 3.749 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 3.178 penumpang.

Hingga Kamis (27/3) pukul 11.00 WIB, sebanyak 340.390 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran 2025 dari total 535.282 tiket yang disediakan.

Ini berarti sekitar 64 persen tiket sudah dipesan, dan tren penjualan masih terus meningkat.

Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan tiket perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan KAI lainnya.

“KAI terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur kereta api, seperti bermain, berjualan, atau berfoto di rel,” tutup Franoto.

Pengelola Penginapan Dilarang Abaikan Laporan APOA Tamu Asing

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pengelola Penginapan Wajib Laporkan Keberadaan Tamu Asing Lewat APOA Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menghadirkan Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) terbarukan guna mengoptimalkan pengawasan keberadaan orang asing di Indonesia.

Aplikasi memiliki berbagai fitur yang mempermudah proses pelaporan tamu asing yang menginap ataupun tinggal di tempat mereka.

“Imigrasi memiliki kewenangan untuk meminta data Orang Asing kepada hotel atau tempat lain yang berfungsi sebagai tempat penginapan, dalam hal ini kami menggunakan APOA sebagai platformnya. Pemilik atau pengelola penginapan cukup mendaftarkan tamu melalui aplikasi ini, kemudian datanya dapat diakses oleh petugas Imigrasi untuk keperluan pengawasan,” ujar Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman.

Implementasi APOA berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan perubahannya dalam UU Nomor 63 Tahun 2024. Pasal 72 ayat (1) dan (2) dalam undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pemilik atau pengelola penginapan wajib memberikan informasi mengenai tamu asing yang menginap apabila diminta oleh Petugas Imigrasi.

Jika kewajiban ini tidak dipenuhi, terdapat ancaman pidana berupa kurungan maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp25 juta.

Proses pelaporan orang asing yang check-in di hotel melalui APOA dimulai dengan pemilik atau pengelola penginapan melakukan login ke sistem APOA.

Setelah masuk, mereka harus meminta paspor dari tamu asing yang akan menginap dan kemudian mengunggah foto halaman depan paspor tersebut atau mengambil foto secara langsung melalui aplikasi. Setelah itu, data tamu asing dimasukkan ke dalam sistem dan diverifikasi untuk memastikan keakuratannya.

Jika semua informasi sudah benar, pengelola dapat melanjutkan proses hingga mendapatkan Surat Tanda Terima Pelaporan Orang Asing, yang menjadi bukti bahwa laporan telah berhasil dikirim melalui APOA.

Untuk pelaporan check-out, pemilik atau pengelola penginapan kembali masuk ke sistem APOA dan memilih data orang asing yang akan keluar dari penginapan.

Mereka harus memastikan bahwa data yang dipilih sudah sesuai dengan tamu yang benar-benar melakukan check-out. Setelah melakukan verifikasi, mereka dapat melanjutkan dengan memilih tombol check-out pada aplikasi.

Dengan langkah ini, laporan check-out tamu asing akan tersimpan dalam sistem dan menjadi bagian dari catatan pengawasan keimigrasian. Proses ini penting untuk memastikan data orang asing di Indonesia tetap akurat dan terpantau dengan baik.

Mengacu pada database Imigrasi per 24 Maret 2025, total data tamu asing di penginapan seluruh Indonesia yang tercatat di APOA yakni 78.077 orang, terdiri dari 23.835 check-in dan 54.242 check-out. Asal Orang Asing didominasi oleh Australia sebanyak 13.104 orang, disusul Republik Rakyat Tiongkok sebanyak 12.493 orang, India 5.688 orang, Singapura 4.491 orang dan Jepang 3.869 orang.

Sementara itu, provinsi yang catatan okupansi orang asing di penginapan tertinggi yaitu Bali sebanyak 47.772 orang, Kepulauan Riau 6.068 orang, Jawa Timur 4.647 orang, Nusa Tenggara Timur 4.066 orang dan DK Jakarta 3.210 orang.

“Dengan adanya pelaporan yang lebih terstruktur, peluang untuk mendeteksi aktivitas ilegal yang dapat mengancam ketertiban umum dan kedaulatan negara menjadi lebih besar,” tambah Yuldi.

Mendukung pernyataan tersebut, Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam menyampaikan bahwa Ditjen Imigrasi terus menjalin kolaborasi dengan stakeholder terkait guna meningkatkan efektivitas pengawasan.

“Dengan adanya aplikasi APOA dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Indonesia dapat berjalan lebih optimal. Penggunaan teknologi dalam sistem keimigrasian ini menjadi langkah maju dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” pungkasnya.

Mudik Gratis BUMN 2025, KIW Siap Berangkatkan 100 Penumpang dari Semarang ke Surabaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis BUMN 2025 dengan tema “Mudik Aman Sampai Tujuan”, yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pada tahun ini, KIW memberangkatkan hingga 100 penumpang dengan rute perjalanan dari Semarang ke Surabaya menggunakan armada bus.

Acara pelepasan peserta mudik / flag-off dilaksanakan di halaman kantor PT Kawasan Industri Wijayakusuma pada Kamis, 27 Maret 2025 pukul 08.30 WIB, dihadiri oleh Direktur Operasional, Direktur Keuangan & MR, jajaran manajemen PT KIW, serta pemudik yang antusias mengikuti perjalanan ini.

Program ini merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Kementerian BUMN guna mendukung kelancaran arus mudik dan memberikan fasilitas perjalanan yang aman serta nyaman bagi masyarakat.

Tahun ini, 78 perusahaan BUMN telah siap menyambut dan melayani dengan target 100.000 pemudik yang terbagi ke dalam tiga moda transportasi yaitu 1.360 Unit Bus (kapasitas 67.000 pemudik), 90 Rangkaian Kereta Api (kapasitas 28.000 pemudik), 26 Unit Kapal Laut (kapasitas 5.000 pemudik) dengan tujuan lebih dari 200 Kota/Kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Mudik Gratis BUMN 2025 menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan seluruh armada yang digunakan telah lulus uji kelayakan dan pengemudi memiliki lisensi yang valid, sebagai bagian dari mitigasi risiko yang disiapkan.

Direktur Operasional PT KIW, Sugeng Riyanto menyampaikan bahwa program ini adalah wujud kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mereka yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman tanpa perlu khawatir akan biaya perjalanan dan keselamatan di jalan.

“Kami berharap program Mudik Gratis BUMN 2025 ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Sugeng.

Peserta mudik mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk bus yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap, merchandise dan souvenir yang terdiri dari kaos, topi, makanan ringan dan obatobatan, serta perlindungan selama perjalanan, dan semua itu didapatkan tanpa dipungut biaya apapun.

Peserta yang mengikuti mudik gratis ini terdiri dari masyarakat sekitar KIW, karyawan pada tenant-tenant, mahasiswa dan beberapa merupakan rombongan keluarga.

PT KIW berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari peran aktif Perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Lebaran. Mudik gratis ini bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga bentuk kepedulian kami agar pemudik bisa sampai dengan selamat dan bahagia di kampung halaman,” tambah Sugeng.

Safari Ramadhan MKGR Jateng, Menebar Berkah dan Kebersamaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan Anzalul Furqon

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh keberkahan bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi.

Dalam semangat tersebut, Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Jawa Tengah menggelar Safari Ramadhan bersama Anak-anak Panti Asuhan Anzalul Furqon, yang berlangsung di Pendopo Kautaman Gunung Pati, Kota Semarang, Rabu (26/3).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Ormas MKGR Jawa Tengah, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, SPi, MSi. Turut mendampingi dalam acara ini Sekretaris Ormas MKGR Jateng, Dr. Anang Budi Utomo, SMn., M.Pd, serta Bendahara, Siswanto, ST, MT. Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh anak-anak panti asuhan serta para pengurus yang turut hadir dalam momen penuh kehangatan ini.

Suasana penuh kehangatan terasa saat para tamu berbagi cerita dan mendengarkan harapan dari anak-anak yang tinggal di panti tersebut.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian, Ormas MKGR juga memberikan bingkisan Lebaran kepada seluruh anak-anak panti. Paket yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Ferry Wawan Cahyono menegaskan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi, tetapi juga untuk mempererat rasa persaudaraan di antara para kader serta masyarakat luas. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua, terutama bagi adik-adik di Panti Asuhan Anzalul Furqon,” ujar Ferry.

Ia juga berharap agar semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini menjadi dasar perjuangan Ormas MKGR dapat terus menjadi inspirasi bagi para kader dan masyarakat dalam berkontribusi untuk kebaikan bersama.

Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh Ormas MKGR Jawa Tengah. Selain berbagi di panti asuhan, organisasi ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, termasuk bantuan untuk masyarakat kurang mampu, kegiatan keagamaan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Ormas MKGR Jawa Tengah terus berupaya menjadi wadah yang tidak hanya berperan dalam ranah politik, tetapi juga menjadi pilar dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.

Acara Safari Ramadhan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran bagi semua yang telah terlibat dalam kegiatan ini.

Semangat kebersamaan yang terjalin di Panti Asuhan Anzalul Furqon menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kunci dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Arus Mudik Lebaran, Stasiun Semarang Dibanjiri 43 Ribu Pemudik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama 5 hari masa arus mudik lebaran yang dimulai Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) hingga Selasa, 25 Maret 2025 (H-6) terdapat sebanyak 43.807 penumpang yang telah tiba di stasiun wilayah Kota Semarang atau rata-rata 8.761 penumpang per hari.

Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 25.294 penumpang atau rata-rata 5.059 penumpang per hari dan Stasiun Semarang Poncol sebanyak 18.513 penumpang atau rata-rata 3.703 penumpang per hari.

Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedatangan penumpang, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan mendekatnya puncak arus mudik. Diprediksi, kedatangan penumpang tertinggi akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2), dengan lebih dari 7 ribu penumpang yang akan diperkirakan tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan lebih dari 3.500 penumpang tiba di Stasiun Semarang Poncol.

Sementara itu, untuk keberangkatan penumpang, selama periode tersebut tercatat sebanyak 60.984 penumpang atau rata-rata 12.197 penumpang per hari yang naik menggunakan kereta api di stasiun wilayah Kota Semarang. Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 28.425 penumpang dan di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 32.559 penumpang.

Angka ini juga cukup tinggi, mengingat ini masih periode mudik Lebaran. Mayoritas keberangkatan penumpang tertinggi didominasi oleh penumpang lokal dengan tujuan Semarang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Ngrombo maupun Cepu.

Adapun kedatangan penumpang tertinggi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng maupun Stasiun Semarang Poncol berasal dari beberapa kota besar, antara lain Jakarta, Cirebon, dan Surabaya.

Himbauan terkait Bagasi

Selama masa angkutan Lebaran ini, KAI menghimbau kepada para penumpang untuk tidak membawa barang bawaan atau bagasi yang berlebihan. Selain dapat merepotkan penumpang itu sendiri, membawa barang yang terlalu banyak juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi seberat maksimal 20 kg dengan volume maksimum 100 dm³ dengan dimensi tidak lebih dari 70 x 48 x 30 cm. Dengan kapasitas tersebut, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli (item bagasi) untuk memastikan barang bawaan tidak berlebihan.

Bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi batas yang telah ditentukan, KAI akan mengenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan kereta. Biaya tambahan tersebut, yakni Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kg untuk kelas ekonomi.

Kami mengingatkan para penumpang untuk memastikan barang yang dibawa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman bagi semua pihak.

Dengan mematuhi aturan yang ada, kami berharap para penumpang dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. KAI juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik selama masa angkutan Lebaran ini.