spot_img
Beranda blog Halaman 124

Tingkatkan Minat Santri untuk Menulis, Ketua Baznas RI dan Dirut RSI Sultan Agung Semarang Kunjungi Pesantren Asshodiqiyah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – RSI Sultan Agung Semarang terus berperan aktif dalam pengembangan literasi di kalangan santri. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Direktur Utama RSI-SA Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, dalam Gerakan Santri Menulis yang digelar di Pesantren Asshodiqiyah pada Sabtu (22/3).

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kantor Kemenag Kota Semarang, Mawardi dan Pengasuh Pesantren Asshodiqiyah Semarang, KH Shodiq Hamzah Usman.

Prof. Noor Achmad mengajak para santri Pesantren Asshodiqiyah untuk menjadikan KH. Shodiq Hamzah sebagai teladan.

“Ini merupakan contoh nyata keteladanan. Beliau adalah sosok yang selalu membantu orang, dan enggan untuk meminta bantuan,” katanya.

Ia menekankan bahwa KH. Shodiq selalu membantu sesama tanpa pamrih, sebagaimana terlihat dari kiprahnya yang bahkan di tengah pandemi Covid-19 tetap produktif menerjemahkan Al-Qur’an.

“Bersyukurlah kalian bisa menjadi santri KH Shodiq, karena beliau adalah sosok yang luar biasa,” ujar Prof. Noor Achmad.

Lebih lanjut, dirinya berharap para santri dapat menimba ilmu langsung dari KH. Shodiq dan dianjurkan untuk mempelajari karya-karyanya.

“Pelajari juga bagaimana beliau berhubungan dengan orang lain dan para santri, karena itu juga bagian dari pembelajaran yang sangat berharga,” imbuhnya.

Semangat dalam mengembangkan ilmu dan kepedulian sosial ini juga menjadi perhatian RSI- SA Semarang. Kehadiran dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, dalam acara ini semakin menguatkan sinergi antara dunia pendidikan dan kesehatan dalam mendukung santri untuk terus berkembang, baik dari segi literasi maupun kepedulian terhadap umat.

dr. Uji kemudian berbicara bersama salah satu perwakilan santri Pesantren Asshodiqiyah, pada kesempatan tersebut dr. Uji menyampaikan proses penciptaan manusia adalah bukti kebesaran Allah SWT.

Dari segumpal darah, berkembang menjadi segumpal daging, lalu menjadi janin hingga akhirnya lahir sebagai manusia yang sempurna.

Ia menekankan bahwa proses ini telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan juga dipelajari dalam ilmu kedokteran.

“Sehingga penting bagi kita untuk terus menimba ilmu, baik agama maupun sains, agar dapat memahami keajaiban penciptaan manusia secara lebih mendalam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengajak para santri untuk terus menimba ilmu agar semakin memahami keajaiban tersebut.

“Jangan berhenti belajar dan menulis, karena dengan ilmu, kalian akan bisa menginspirasi banyak orang dan berkontribusi untuk umat,” tambahnya.

Lebaran Makin Berkesan! Nikmati Diskon dan Paket Eksklusif di Gumaya Tower Hotel

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut datangnya Hari Raya Idul fitri 1446H, Gumaya Tower Hotel menghadirkan berbagai promo menarik yang dirancang khusus untuk memeriahkan momen kemenangan.

Momen idul fitri merupakan waktu yang ditunggu seluruh masyarakat, karena menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk mudik bertemu keluarga terkasih di kampung halaman.

Bagi para pemudik yang singgah atau merayakan Lebaran di Kota Semarang, Gumaya Tower Hotel menawarkan paket “Eid Staycation” dengan harga spesial Rp3.359.000Nett untuk 2 malam dan Rp1.859.000Nett untuk 1 malam di tipe Kamar New Deluxe.

Hotel Gumaya yang berlokasi strategis di pusat kota, dengan kamar yang luas 40m2 dan sudah di renovasi dengan interior modern yang mewah serta fasilitas yang lengkap seperti mesin kopi kapsul di semua kamar, serta Android TV 50 inch yang memungkinkan tamu menikmati berbagai tayangan favorit melalui platform streaming seperti Youtube, Netflix dan Disney+.

Setiap reservasi paket “Eid Staycation” ini akan mendapatkan bingkisan oleh-oleh khas Semarang berupa lumpia, bandeng presto, dan tahu bakso. Promo ini berlaku untuk periode menginap mulai dari 29 Maret hingga 5 April 2025 yang dapat di resevrasi melalui website www.gumayahotel.com.

Selain itu untuk memeriahkan perayaan Idul Fitri, Gumaya Tower Hotel juga menawarkan pilihan paket hampers cookies dengan harga mulai Rp. 439.000Nett sampai dengan Rp. 799.000Nett.

Di kemas dengan aneka cookies yang enak dengan pilihan menu seperti kastengel, Jan hagel, soft chocolate cookies, pistachio snow, dan vanilla butter serta cokelat Dubai yang tengah viral saat ini, memadukan cita rasa kacang pistachio dan kunafah.

Adrian Reynald Sebagai Marcomm Gumaya Tower Hotel juga menjelaskan bagi tamu yang memerlukan hantaran untuk keluarga dan kolega, tersedia juga paket ketupat lebaran di Marquess Restaurant.

Paket hantaran yang terdiri dari Ketupat, Opor Ayam, Sambal Goreng, Rendang daging dan telur pindang dapat dinikmati hanya dengan Rp415.000,Nett. Selain sebagai bingkisan lebaran, paket ini bisa di nikmati untuk bersantap di Marquess restaurant.

Hotel yang berada di Jl. Gajahmada No.59-61ini juga menyediakan beragam aktivitas menarik bagi para tamu yang mengajak buah ati, mulai dari meronce, magic scratch, bermain playdoh, hingga mewarnai.

Selain itu, fasilitas kolam renang yang nyaman menjadi pilihan sempurna bagi keluarga untuk bersantai dan menikmati waktu bersama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo-promo menarik lainnya, kunjungi situs web resmi Gumaya Tower Hotel di www.gumayahotel.com atau ikuti Instagram @gumayatowerhotel atau bisa menghubungi di nomor telpon Gumaya 024 3551999

Resmikan Unit Desalinasi di Pekalongan, UNDIP dan Pemprov Jateng Percepat Akses Air Bersih

0

PEKALONGAN (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BUMD Jawa Tengah dan Pekalongan, meresmikan unit desalinasi air di Rusunawa Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan pada Selasa pagi (25/3).

Program desalinasi air ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dengan menggandeng UNDIP dalam menyediakan air bersih untuk warga di kawasan pesisir Jawa Tengah.
Selama ini, warga di wilayah pesisir mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena kondisi air tanah tidak layak dikonsumsi.

Program desalinasi air ini akan diwujudkan di 20 titik, khususnya di wilayah pantai di Jawa Tengah. Turut meresmkian, Wali Kota Pekalongan dan Ketua Baznas Pekalongan. Hadir pula menyaksikan acara peresmian Ketua LPPM UNDIP dan sejumlah warga penghuni Rusunawa Slamaran.

“Kita lakukan di beberapa daerah khususnya di wilayah pantai, seperti Pekalongan, Demak, Rembang, dan Jepara. Ini kita gunakan untuk memberikan kemudahakan masyarakat di wilayah pesisir mendapatkan air bersih,” ucap Ahmad Luthfi.

Program ini merupakan bentuk komitmen UNDIP bahwa hasil-hasil inovasi civitas academica UNDIP harus bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang turut pula meresmikan unit desalinasi air.

“Kita berkomitmen hasil-hasil riset untuk masyarakat dalam bentuk teknologi yang bermanfaat, salah satunya mesin desalinasi. Kita sudah ada di beberapa titik, yaitu di Jepara, Rembang, Blora, Demak dan Pekalongan yang diresmikan hari ini,” kata Prof. Suharnomo.

“Selain 20 titik di Jawa Tengah, ada 4 provinsi lain yang sudah memesan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Banten. Harapan saya, teknologi UNDIP ini akan semakin banyak dipakai di Indonesia,” tambah Prof. Suharnomo.

Unit desalinasi air yang ada di rusunawa Slamaran, memiliki kapasitas 4.000 liter atau 200 galon per-hari.

Dalam kondisi tertentu, kapasitas produksi dapat ditingkatkan hingga 6.000 liter. Mesin ini akan mengubah air asin atau air payau menjadi layak dikonsumsi bahkan warga rusunawa dapat langsung meminum air hasil desalinasi.

Untuk tahap awal atau sebagai pilot project, mesin desalinasi ini akan memproduksi air minum untuk memenuhi kebutuhan 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran.

“Prinsipnya, mesin desalinasi air ini memisahkan kontaminan di dalam air, mengubah berbagai air yang tidak layak dikonsumsi menjadi air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat, bahkan langsung bisa diminum. Bisa juga digunakan untuk masak sayur, menanak nasi. Usai diserahkan kepada Pemkot, maka pengelola rusun yang ditunjuk bertanggung jawab untuk operasionalnya. Tim UNDIP tentu akan terus mendampingi dari sisi teknologi,” jelas Prof. I Nyoman Widiasa, Dosen Teknik Kimia UNDIP mengakhiri wawancara.

Dari Semarang hingga Yogyakarta, Indofood Wujudkan Mudik Nyaman dan Gratis

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebanyak 550 pedagang Warung Makan Indomie (Warmindo) di Semarang dengan penuh antusias mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk pulang kampung ke berbagai daerah di Jawa Barat dengan nyaman dan aman.

Sales & Marketing Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Noodle Cabang Semarang, Andy Afiril Awan, mengungkapkan bahwa program Mudik Bersama Indomie telah berlangsung sejak tahun 1994 dan setiap tahunnya semakin diminati oleh para pengusaha Warmindo.

“Tahun ini, kami memberangkatkan 11 bus dari Semarang yang membawa 550 peserta mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat,” ujar Andy.

Tak hanya dari Semarang, program ini juga berlangsung di Yogyakarta dengan jumlah pemudik yang lebih besar. Sebanyak 34 bus diberangkatkan, mengangkut 1.700 peserta menuju tujuan utama seperti Cirebon, Kuningan, dan Sumedang.

Sebelum keberangkatan, para peserta menikmati berbagai aktivitas menarik di stand Indomie, termasuk mendapatkan hadiah spesial dan mengikuti acara hiburan yang penuh kehangatan.

Kepala Cabang Indofood CBP Divisi Noodle Semarang, Devie Permana, menambahkan bahwa secara nasional, program mudik gratis ini diikuti oleh 11.097 pengusaha Warmindo yang diberangkatkan menggunakan 195 bus dari 36 titik, meliputi Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Malang.

“Bagi kami, para pengusaha Warmindo bukan sekadar mitra bisnis, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar Indomie. Program ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Indomie dan para pengusaha Warmindo serta memberikan pengalaman mudik yang menyenangkan dan nyaman,” ujar Devie.

Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Taufik Wiraatmadja, menegaskan bahwa Mudik Warmindo merupakan bentuk apresiasi kepada para mitra yang telah setia menjalankan usaha Warmindo, bahkan ada yang telah berbisnis selama lebih dari 5 tahun hingga puluhan tahun.

“Warmindo semakin memperkuat kedekatan Indomie dengan masyarakat. Kami berharap Indomie dan para pengusaha Warmindo terus tumbuh bersama dengan inovasi dan kreasi menu yang semakin beragam serta diminati oleh pelanggan setia,” katanya.

Salah satu peserta mudik, Didi, mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali mengikuti Mudik Bersama Indomie tahun ini. Baginya, program ini sangat membantu meringankan biaya perjalanan yang setiap tahun terus meningkat.

“Saya selalu ikut Mudik Indomie, karena sangat membantu kami yang berasal dari Kuningan. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pedagang Warmindo. Harapan saya, program ini terus berlanjut, lebih meriah, dengan lebih banyak hadiah, dan kalau bisa kaosnya jangan selalu warna merah,” selorohnya dengan tawa.

Dengan adanya program Mudik Bersama Indomie, para pengusaha Warmindo dapat menikmati perjalanan pulang kampung dengan nyaman, sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara sesama pengusaha Warmindo di berbagai daerah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Indomie dalam mendukung para mitranya untuk terus berkembang bersama.

Ormas di Semarang Bersatu, Support Kodim 0733/KS

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kodim 0733/Kota Semarang, Selasa (25/3/2025) digerudug ratusan Organisasi Massa dan Masyarakat. Mereka mendatangi dan menduduki markas untuk memberikan dukungan kepada TNI AD agar tetap semangat membantu masyarakat dan tak menghiraukan aneka cacian pihak-pihak yang memanfaatkan isu pengesahan UU TNI oleh DPR.

“Kami datang ke sini untuk menyemangati dan memberikan dukungan moral bahwa TNI harus kuat dan tetap bersama rakyat. Kami sudah merasakan kehadiran TNI di masyarakat sangat dibutuhkan karena terbukti membantu kesulitan rakyat. TNI merupakan anak kandung rakyat, sehingga bukan momok bagi kami,” ungkap Yani, wakil dari Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Tengah yang hadir bersama 30 anggotanya, termasuk dari Kota Semarang.

Selain dari PPM, juga terdapat 65 anggota Pemuda Pancasila Jateng dan Kota Semarang, 30 dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI & Polri (FKPPI), serta Organisasi Sosial Memasyarakatan Squad Nusantara dan Forum Silaturahmi Jumat Berkah.

“Kami organisasi putra-putri Keluarga Besar TNI & Polri berharap masyarakat tidak terprovokasi berita-berita yang belum tentu kebenarannya dan sumbernya tidak jelas melalui media sosial tentang UU TNI. Hal ini kami himbaukan agar situasi kondusif, apalagi di tengah kita sedang menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Jangan sampai masyarakat yang tidak tahu dan tidak paham hanyut dalam provokasi pihak-pihak yang akan mengacaukan suasana, sebab nanti dampaknya pasti pada perekokomian. Yang dirugikan juga kita semua,” ujar Nonot, dari FKPPI

Kedatangan massa yang tak terduga ini ditemui oleh Kasdim 0733/KS Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo dan Pasiter Kapten Inf Taufik.

“Kami mewakili Dandim Letkol Kav Indarto menyampaikan terima kasih atas kedatangan saudara-saudara. Mohon maaf bahwa kedatangan saudara-saudara sebanyak ini membuat kami tidak bisa menyiapkan tempat yang representatif sehingga harus berdiri berhadap-hadapan. Apalagi sebentar lagi akan berbuka puasa, sehingga kali kesulitan untuk menyiapkan buka bagi yang berpuasa,” ujar Kasdim.

Spontan beberapa perwakilan ormas menyampaikan bahwa kedatangannya juga bermasud untuk membagikan takjil ke masyarakat yang melintas di depan Makodim 0733.

Mereka juga mengajak para anggota TNI yang sedang jaga markas untuk ikut membagikan takjil ke masyarakat yang melintas di Jalan Pemuda.

“Total takjil yang kami bagikan ada sekitar 3.000 bungkus. Semua ini dari teman-teman ormas yang kami kumpulkan jadi satu. Alhamdulillah dari hanya iseng kita ingin silaturahmi kok bisa berkumpul banyak,” ungkap Kukuh dari FKPPI.

Sementara Narno perwakilan Pemuda Pancasila mengungkapkan bahwa berkumpulnya Ormas-ormas besar di Kodim Semarang ini adalah untuk membuktikan bahwa Ormas di Semarang kompak dan bisa saling bahu membahu-membantu masyarakat dan pemerintah.

“Kami bukan tipe yang mudah diadu domba dan dibentur-benturkan. Oleh karena itu kami selalu bersama TNI dan Polri untuk menjaga Semarang ini agar kondusif. Kami tak ingin di Semarang ini ada bibit-bibit yang bisa mengganggu stabilitas kamtibmas. Karena itu sebagai anak bangsa kami semua punya tanggung jawab menjaganya. Jangan pernah main-main bikin rusuh di Semarang, pasti akan berhadapan dengan kami,” tegas Narno.

Hal yang patut bisa jadi renungan disampaikan oleh Rusman Sayogo, Wakil Komandan Resimen XI Yudha Putra Jawa Tengah.

“Kami kira semua anak bangsa harus sadar akan adanya upaya memperkeruh suasana dan ingin mengembalikan sebagimana momen 1998. Dimana bibit-bibit perlawanan terhadap pemerintah ada yang meniupkan. Melalui konten-konten media sosial sudah disebarkan untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak percaya pemerintah. Adu domba makin masih dilakukan untuk membenturkan sesame anak bangsa, anak bangsa dengan apparat negara dan aparat dengan aparat. Ini harus segera cegah dengan kesadaran. Tanpa kesadaran, kita akan terjerumus ke dalam lembah kesengsaraan. Kekacauana akan merugikan kita semua. Maka mari kita pererat persatuan dan kesatuan. Beri waktu pemerintah untuk menata Indonesia, jangan belum-belum sudah direcoki,” tandas Rusman.

Kasdim pun mengaku kagum terhadap pemikiran para generasi muda Kota Semarang.

“Kalau saudara-saudara semua memiliki kesadaran berbangsa yang berlandaskan Jiwa dan Semangat Nasional Bela Negara dan Cinta Tanah Air, saya yakin Indonesia ini akan kuat tak tergoyahkan, sebagaimana dilakukan para pendahulu dalam perjuangan merebut kemerdekaan,” tutup Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo.

Pererat Hubungan dengan Masyarakat, Ferry Wawan Cahyono Gelar Buka Puasa Bersama di Kebumen

0

KEBUMEN (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menggelar acara buka bersama dengan warga di Kebumen.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga dan tokoh masyarakat.

Dihadiri oleh sedulur mas Ferry dan komunitas sekitar, acara buka bersama diadakan di Hotel Maxolie, Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (25/3).

Dalam sambutannya, Ferry menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah perbedaan, serta membangun sinergi yang lebih baik antara masyarakat dan perwakilan rakyat.

“Acara ini bukan sekadar makan bersama, tapi juga sebagai wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan memahami berbagai aspirasi mereka,” ujar Ferry dalam kesempatan tersebut.

Para undangan terlihat antusias mengikuti acara, yang diisi dengan pembagian takjil dan doa bersama.

Acara buka bersama ini juga diisi dengan acara ramah tamah yang hangat, di mana Ferry berkesempatan untuk berdialog langsung dengan warga sekitar serta pembagian bingkisan untuk masyarakat sekitar.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, kegiatan ini turut memperkuat ikatan sosial antara pemimpin dan masyarakat di Kebumen.

Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk membangun keharmonisan dan kebersamaan dalam berbagai lini kehidupan masyarakat Jawa Tengah.

LBH RUPADI Gelar Bukber Spesial Bersama Ketua PW MA Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Buka bersama (Bukber) Lembaga Bantuan Hukum Rumah Pejuang Keadilan Indonesia (LBH RUPADI), hadirkan penceramah, H. Sumanto Tirtowijoyo, yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Wilayah Mathla’ul Anwar (PW MA) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut materi tausiah yang disampaikan adalah “Perbanyak Silaturahmi dan Rasa Syukur Membuka Pintu Rejeki”, diadakam di aula Retauran Kanari by Arolina, Jalan Mayjend Sutoyo, nomor 61, Lantai 2, Pekunden, Semarang Tengah, Kota Semarang, Senin (24/3/2025) petang.

Dalam acara itu, turut dihadiri personil perwakilan dari Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan al-Qur’an (PKBH Badko LPQ) Kota Semarang, Tim Balai Mediasi Hukum (Badikum), Kantor Tim Advokasi Rumah Pencari Keadilan (Ormahen), tim Badan Negosiator Hukum (Bahu), tim Kantor Hukum Eka Windhiarto & Rekan, Direktur Pendiri Firma Hukum Josant And Friend’s Law Firm, Dr (Hc). Joko Susanto, Ketua Umum DPP LBH Rupadi, Sunardi, SH, CNS, Chief Executive Officer (CEO) Talenta Raya Group, Ong Budiono, dan Dosen Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Dr. H. Bahrul Fawaid.

“Seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 10. Dari ayat tersebut diketahui bahwa setiap orang yang beriman adalah saudara. Agar persaudaraan itu bisa terjalin dengan kuat dan kokoh, maka satu sama lain wajib berbuat baik dengan saling menyayangi dan mengasihi. Silaturahmi harus dilakukan untuk seluruh umat Islam, baik yang ada kaitan hubungan nasab maupun hubungan persaudaraan sesama umat muslim. Bahkan kepada kaum nonmuslim pun kita dituntut untuk berbuat baik,”kata H. Sumanto, dalam tausiahnya.

Dikatakannya, seseorang yang terus menjalin silaturahmi, rezekinya pun akan terus mengalir. Rezeki dalam hal ini bukan hanya berarti materi, tetapi juga kesehatan, keluarga yang berbahagia, lingkungan yang supportif, dan sebagainya.

Sumanto juga mengajak semua peserta bukber untuk menjaga silaturahmi dan memupuk rasa syukur sebagai pondasi dalam hidup, sehingga kedepan Tuhan akam senantiasa melimpahkan karunia dan keberkahan-Nya kepada umat manusia yang ada.

“Kita bisa mendapatkan pelajaran penting bahwa rezeki tidak semata-mata tentang harta, melainkan juga keberkahan dalam hidup. Menjaga silaturahmi dan bersyukur adalah dua kunci utama untuk mendapatkan rezeki yang lapang dan umur yang penuh keberkahan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LBH RUPADI, Eka Windhiarto, S.H., S.pN., M.H., CLA., CRA., CLI, mengapresiasi acara buka puasa bersama dengan tema “Melalui Spirit Ramadhan, Kita Pupuk Semangat Persatuan dan Solidaritas untuk LBH Rupadi Berkembang”.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia tetap bersatu dan tidak terpecah, serta terus menjaga kebersamaan demi kemajuan pembangunan di Indonesia.

“Saya pikir ini acara bukber yang baik, untuk kita saling berbagi dan saling menghargai perbedaan baik perbedaan agama dan menjunjung nilai keagamaan yang baik,” kata Eka Windhiarto.

Apalagi, lanjutnya, semua agama mengajarkan kebaikan dan kasih sayang dimanapun dan kapanpun. Ia juga mengapresiasi eksistensi dan popularitas LBH Rupadi yang semakin tahun terus berkembang.

Ditambah jumlah anggotanya juga semakin banyak melakukan pengabdian sebagai pemberi bantuan hukum secara maksimal ditengah-tengah permasalahan warga masyarakat.

“Ini tentu merupakan suatu hal yang positif dan harus terus ditingkatkan. Maju terus untuk LBH Rupadi dibawah kepemimpinan saudara Sunardi, terus ditingkatkan pengabdian dan konsolidasi internalnya,” pesan Eka, yang juga advokat sekaligus Kurator handal di Jawa Tengah.

Dukung Literasi Santri, Dirut RSI-SA Semarang Hadir dalam Gerakan Santri Menulis di Masjid Raya Baiturrahman

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, turut hadir dalam kegiatan Pelatihan Gerakan Santri Menulis yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 21 Maret 2025.

Kegiatan yang digelar oleh Suara Merdeka Network tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, Wakil Walikota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T, Ketua Yayasan Masjid Baiturrahman, KH. Dr. Ahmad Darodji, M.Si, dan Ketua PCNU Kota Semarang, Dr. KH. Anasom, M.Hum.

Para peserta Pelatihan Gerakan Santri Menulis yang terlibat terdiri dari siswa SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 dan 2, SMP H. Isriati Baiturrahman, dan SMK Islamic Centre Baiturrahman. Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti mengaku kegiatan menulis menjadi bagian dalam hidupnya. Dari kegiatan menulis dirinya mengaku mendapatkan kredit intelektual.

“Dimana kita bisa menyumbangkan pemikiran kita untuk bisa dikaji dan dibaca oleh masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut Prof. Abdul Mu’ti kemudian menyampaikan perbedaan antara tradisi lisan dan tradisi tulisan, tradisi lisan memiliki keterbatasan audience dan keterbatasan waktu.

“Tapi begitu kita menulis dimedia nasional, itu pembacanya bisa sampai jutaan orang, tidak terbayangkan betapa besarnya audience kita itu,” ungkapnya.

Dihadapan para santri, Mendikdasmen tersebut memberikan apresiasi untuk kegiatan gerakan santri menulis untuk membangun tradisi kemampuan menulis, meningkatkan kemampuan literasi.

“Sebagai bagian dari kita membangun generasi emas Indonesia 2045,” kata Prof. Abdul Mu’ti. dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B dalam paparannya menyampaikan motivasi kepada para santri, bahwa sejak SD dirinya sudah diajari menulis oleh kedua orang tuanya yang seorang guru. Sejak saat itu, dr. Uji mengaku sering ikut lomba menulis.

“Ini tadi masyaallah di SD HJ. Isriati Baiturrahman 1 punya majalah luar biasa,” ungkapnya.

dr. Uji kemudian berpesan kepada para santri bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan berbagai macam hadiah dan kebanggan.

“Bisa membuat buku untuk dijual, membuat buku bisa memberikan ilmu pengetahuan,” imbuhnya.

dr. Uji kemudian mengajak para santri untuk terus menulis dan menyebarkan ilmu melalui karya tulis, karena menurutnya menulis adalah jejak kebaikan yang bisa menjadi amal jariyah bagi umat.

JNE Content Competition 2025 Resmi Digelar, Siap-Siap Unjuk Kreativitas!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai perusahaan yang lahir dari karya anak bangsa, JNE mengapresiasi semangat kreativitas seluruh anak negeri untuk dapat berkarya.

Sejalan dengan semangat itu, JNE kembali menggelar JNE Content Competition 2025 sebagai wadah serta upaya kolektif dalam mengembangkan semangat kreativitas.

Perjalanan JNE Content Competition di tahun ke-12 ini mengusung tema ‘Melesat SAT SET: Inspirasi Tanpa Batas’ yang mencerminkan gagasan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja, tanpa batasan ruang, waktu, atau bentuk.

JNE mengajak para peserta untuk mengeksplorasi kreativitas tanpa batasan dan menghadirkan karya-karya inovatif yang mencerminkan semangat JNE dalam mendukung industri kreatif nasional.

JNE Content Competition 2025 akan berlangsung mulai dari tanggal 24 Maret hingga 30 Juni 2025, dengan hadiah berupa uang tunai ratusan juta rupiah serta kesempatan diberangkatkan Umrah atau Holy Land.
Kompetisi ini merupakan bagian dari kontribusi JNE dalam menciptakan talenta baru yang memiliki kemampuan kreativitas yang dituangkan melalui karya penulisan, desain, fotografi, dan videografi.
Kompetisi ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari jurnalis, masyarakat umum, pelajar & mahasiswa, hingga karyawan JNE. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://jnewsonline.com/jnecom25/ .

M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE , sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa terhadap JNE Content Competition. Kompetisi ini merupakan bukti nyata komitmen JNE dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif di Indonesia.

“Kami ingin memberikan ruang bagi para kreator muda untuk menampilkan bakat mereka, terus berkarya, serta mengembangkan potensi terbaiknya. Sejalan dengan tagline ‘Connecting Happiness’, JNE akan terus berkontribusi dalam mendukung industri kreatif dan membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan,” tambahnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah peserta terutama untuk kategori Pelajar dan Mahasiswa, JNE akan mengadakan roadshow ke berbagai kampus di Indonesia, menghadirkan para dewan juri sebagai narasumber untuk menginspirasi dan memperkenalkan kompetisi kepada mahasiswa dan pelajar.

Sebagai inovasi terbaru, tahun ini JNE menghadirkan babak Kompetisi Regional untuk kategori penulisan jurnalistik.

Pemenang dari setiap wilayah akan melaju ke babak nasional dalam tahap ‘Best of The Best’, memberikan kesempatan lebih luas bagi para jurnalis untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan meraih gelar juara nasional.

Dengan pengelompokan regional sebagai berikut: Regional 1 (Jakarta & Banten), Regional 2 (Sumatera), Regional 3 (Jawa Barat), Regional 4 (Jawa Tengah & DIY), Regional 5 (Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT), Regional 6 (Kalimantan), Regional 7 (Sulawesi, Maluku, dan Papua).

Eri Palgunadi, Marketing Group Head JNE, menegaskan, JNE bukan hanya perusahaan logistik, tetapi juga penghubung kebahagiaan yang telah berdiri lebih dari 34 tahun.

Dengan adanya inovasi Kompetisi Regional, JNE ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi para jurnalis di berbagai daerah untuk menampilkan karya terbaik mereka.

“Pemenang dari setiap wilayah akan bersaing di tingkat nasional dalam tahap ‘Best of The Best’, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan memperkuat kontribusi JNE dalam mendukung industri kreatif, khususnya di bidang jurnalistik. Selain itu, melalui program campus roadshow, JNE juga ingin menginspirasi lebih banyak pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas mereka serta berpartisipasi dalam kompetisi ini, sehingga semakin banyak talenta muda yang terlibat dan berkontribusi dalam dunia kreatif,” ungkapnya

JNE Content Competition 2025 menghadirkan dewan juri nasional yang kompeten di bidangnya. Tahun ini, Maman Suherman akan menilai kategori karya tulis, Martha Suherman untuk kategori fotografi, Rio Purba untuk kategori karya desain, dan Anggun Adi (Geonrock) untuk kategori karya video. Selain dewan juri nasional, kompetisi ini juga melibatkan dewan juri regional untuk karya tulis kategori peserta jurnalis yang terdiri dari para ahli di setiap wilayah, yaitu Vivid Fitri Argarini untuk regional Jakarta dan Banten, H. Farianda Putra Sinik untuk regional Sumatera, Tri Joko untuk Regional Jawa Barat, Amir Mahmud untuk Regional Jawa Tengah & DIY, Dr. Imron Mawardi, SP., M.Si untuk Regional Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, Nina Soraya untuk Regional Kalimantan, dan AS Kambie untuk Regional Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Dengan semangat ‘Inspirasi Tanpa Batas’, JNE mengajak seluruh talenta kreatif di Indonesia untuk berpartisipasi dalam JNE Content Competition 2025.
Mari berkarya, tunjukkan ide terbaikmu, dan jadilah bagian dari JNE Content Competition 2025 melalui tautan berikut https://jnewsonline.com/jnecom25/ .

Lonjakan Pemudik! Stasiun Semarang Tawang Catat Kedatangan Tertinggi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama empat hari masa Angkutan Lebaran 2025 mulai dari Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) sampai dengan Senin, 24 Maret 2025 (H-7) sebanyak 82.115 penumpang atau rata-rata 20.529 penumpang per hari telah tiba dari berbagai daerah di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Sedangkan untuk jumlah stasiun dengan kedatangan penumpang tertinggi selama empat hari masa angkutan lebaran terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 19.964 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 15.229 penumpang, Stasiun Tegal 14.177 penumpang, Stasiun Pekalongan 10.425 penumpang, Stasiun Pemalang 5.951 penumpang, Stasiun Cepu 4.884 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 3.906 penumpang tiba.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, jumlah kedatangan tertinggi terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025 (H-9) dimana terdapat sebanyak 22.286 penumpang yang telah tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
“Diprediksi jumlah kedatangan penumpang tertinggi selama masa arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 atau H-2 dengan jumlah lebih dari 28 ribu penumpang akan tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang,” terangnya.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dalam periode yang sama tercatat sebanyak 76.122 penumpang, dengan rata-rata 19.031 penumpang per hari.

“Selama periode ini, mayoritas penumpang yang tiba berasal dari Jakarta dan Surabaya, sedangkan penumpang yang berangkat didominasi oleh tujuan lokal seperti Semarang, Pekalongan, Pemalang, dan Tegal,” tambahnya.

Hingga Selasa, 25 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, sebanyak 308.778 tiket telah dipesan untuk masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung hingga 11 April 2025. Dari total 535.282 tiket yang disediakan, sekitar 58 persen tiket telah terjual.
Tren penjualan tiket masih terus meningkat, sehingga KAI mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan tiket perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan KAI lainnya.

Selama masa Angkutan Lebaran ini, frekuensi perjalanan kereta api juga dipastikan meningkat.

KAI menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan raya, agar lebih waspada dan berhati hati saat melewati perlintasan sebidang.

“Ada maupun tidaknya palang pintu pada perlintasan sebidang, pengendara jalan raya diwajibkan untuk berhenti sejenak sebelum melewati perlintasan, tengok kiri maupun kanan, jika aman silahkan melanjutkan perjalanan,” tutup Franoto.