spot_img
Beranda blog Halaman 130

Ramadhan Penuh Berkah, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Hadirkan Promo Kamar Spesial Mulai Rp. 688.000

0

KULON PROGO (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta mempersembahkan berbagai promo menarik berupa promo kamar mulai dari Rp. 688.000 dan Rp. 888.000 per malam, dan hampers menarik terdiri dari cake dan cookies yang tersedia mulai dari Rp. 80.000 dengan pilihan cookies: chocolate chips atau oatmeal cookies.

Selain itu, tersedia hampers Sedangkan, untuk varian cake: opera cake, black forest, klepon cake, atau rich chocolate cake untuk memenuhi selera para tamu dan pengunjung.

Sementara itu, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta juga menawarkan promo spesial buka puasa (Iftar) seharga Rp. 148.000 per orang berlaku untuk 2 orang.
Bagi para pengguna kartu kredit dari bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, Mega, UOB untuk memberikan potongan harga spesial, serta diskon 20% untuk anggota Swiss-Belexecutive Card (SBEC).

Denny Jatnika, General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta mengatakan “Adanya promo ini harapannya dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu berbuka puasa bersama dengan keluarga dan kolega di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah dengan harga yang kompetitif dan variasi menu yang sangat beragam sehingga dapat memenuhi selera masyarakat.”

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta merupakan hotel bintang empat jaringan Hotel Internasional dibawah naungan Swiss-Belhotel International dan merupakan salah satu hotel berstandar internasional yang didirikan di Kabupaten Kulon Progo.

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta memiliki 167 kamar yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas berstandar internasional, 7 menit perjalanan ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), restoran, lobby, lounge, ruang pertemuan, rooftop pool, rooftop lounge dengan pemandangan yang langsung mengarah ke hamparan sawah dan pegunungan menoreh.
Informasi mengenai pemesanan kamar dan promo lainnya dapat menghubungi nomor sales and marketing di (+62) 811-2850-1717.

Follow juga Instagram Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta di @swissbelhotelairportjogja. Facebook fanpage Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta atau kunjungi laman swiss-belhotel.com untuk informasi selengkapnya.

Heboh! Sayembara Kaos Marimas 1995, Harjanto Halim Tawarkan Hadiah Rp 30 Juta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Viral, Harjanto Halim, Owner Marimas melalui akun tiktok’nya yakni @harjantohalim bikin heboh jagat maya.

Pasalnya, dirinya mengunggah video sayembara bagi masyarakat yang masih memiliki atau menemukan kaos asli promosi Marimas tahun 1995 akan diberi hadiah langsung senilai 30 juta.

‎Dalam video sayembara yang diunggah pada hari Selasa, 11 Maret 2025 oleh Harjanto Halim lewat akun pribadinya tersebut, sontak membuat masyarakat berlomba-lomba mencari kaos tahun 1995 itu.

‎Harjanto Halim dalam unggahan videonya mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan hadiah 30 juta kepada masyarakat yang berhasil menemukan kaos Marimas 1995 itu secara langsung.

‎”Siapa pun yang bisa menemukan kaos promosi Marimas tahun 1995, warnanya putih, lingkar lehernya hijau, lingkar lengan nya juga hijau trus ada logo di belakang, ada tulisan, dan ada tulisan di depan,” kata Harjanto Halim melalui unggahan video di akun tiktok miliknya itu.

‎”Bahannya itu, bahan kaos tahun 95 yang saya masih hafal, tapi tulisannya saya lupa-lupa ingat, tapi kalau lihat kaos nya saya ingat lagi. Lha siapa yang bisa menemukan dan memberikan kepada saya yang pertama kali kaos promosi Marimas tahun 95, akan mendapatkan hadiah dari saya Rp. 30.000.000 dari saya sebagai tanda terimakasih,” imbuhnya.

‎Diketahui bahwa, sayembara pencarian kaos promosi Marimas keluaran pertama itu, sampai hari ini masih menjadi perbincangan yang hangat. Hal itu dikarenakan hadiah yang ditawarkan oleh Harjanto Halim tidaklah sedikit.

‎Hingga saat ini, pihaknya juga masih menunggu pemenang sayembara yang digelar itu. Harjanto juga terus mengajak masyarakat mengikuti sayembara dan terus mencari kaos promosi Marimas yang langka itu.

‎”Ayo temen-temen dicari terus, saya pengen dapet lagi kaos Marimas promosi tahun 1995,” ajaknya.

‎Harjanto megungkapkan bahwa apabila ada orang yang berhasil menemukan kaos promosi Marimas tahun 95, pihaknya akan menyimpannya dan membingkai kaos tersebut.

‎”Ya nanti saya mau simpan, nanti saya mau bingkai sebagai kenang-kenangan ya,” ungkapnya.

Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Konektivitas dan Berdayakan Marbot di Seluruh Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali berbagi kebahagiaan dan mendukung sesama dengan langkah nyata.

Ramadan menjadi momen spesial untuk memperkuat silaturahmi dan berbagi kebaikan. Melalui inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal untuk Marbot di seluruh Indonesia, Indosat berkolaborasi bersama anak perusahaan (Lintasarta, Artajasa, BDX) serta lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) Indosat, memberikan dukungan bagi 200 keluarga penjaga masjid atau marbot yang tersebar di 58 lokasi di seluruh Indonesia.

Selain itu, Indosat juga memperkuat konektivitas dengan kembali menghadirkan Unparalleled Network Services yang memberikan kelancaran komunikasi hingga Idulfitri.

Fahd Yudhonegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Kami percaya bahwa keberkahan terletak pada solidaritas dan kepedulian antar sesama. Melalui program Marbot Berdaya, kami ingin memberdayakan marbot masjid beserta keluarganya, tidak hanya melalui bantuan ekonomi tetapi juga menciptakan peluang usaha berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan mendukung para marbot dan keluarganya, kami turut memperkuat fondasi sosial masyarakat Indonesia. Di saat yang sama, kami memastikan kelancaran komunikasi pelanggan melalui keandalan jaringan Indosat, agar mereka tetap menikmati koneksi yang stabil di momen-momen berharga.”

Indosat mendukung kelancaran aktivitas digital berjalan lancar melalui Unparalleled Network Services. Dengan jaringan yang telah terintegrasi dan diperkuat teknologi berbasis cognitive learning, pelanggan dapat menikmati komunikasi yang stabil dan aman, kapan pun dan di mana pun.

Melalui jaringan komunikasi yang andal serta inisiatif sosial, Indosat ingin memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi dan berbagi, menjadikan Ramadan lebih bermakna.

Tahun ini, Indosat melanjutkan inisiatif nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Program Marbot Berdaya ini diselenggarakan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, tersebar di 15 titik mulai dari Kudus, Semarang, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Pati, Salatiga, Solo, Karanganyar, Klaten, Yogyakarta, Sleman, Magelang, Kebumen, hingga Purwokerto.

Inisiatif ini dirancang untuk memberikan peluang ekonomi bagi para penjaga masjid atau marbot beserta keluarganya, dengan menyediakan modal usaha secara inklusif.

Melalui inisiatif ini, Indosat sekaligus mendukung mereka dalam meningkatkan taraf hidup serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan ekosistem kewirausahaan yang mandiri.

Sholihin (56), marbot Masjid Jami’ Al-Quba Krajan, Bandengan, Kendal yang sudah menjalankan profesi ini selama 10 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Indosat.

“Menjadi marbot adalah amanah besar yang mencakup berbagai tanggung jawab, mulai dari membuka dan menutup masjid hingga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan ibadah. Terima kasih Indosat, dengan bantuan wirausaha ini, saya dan keluarga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan usaha warung saya sambil tetap menjaga dan merawat masjid. Diharapkan, dengan bantuan usaha ini, warung kami akan berkembang untuk dapat menopang kebutuhan keluarga, sekaligus saya dapat terus menjalankan tugas sebagai Marbot untuk melayani umat.”

Indosat mendukung kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi dengan memberdayakan para marbot, keluarga dan komunitas sekitarnya. Dengan memberikan akses terhadap peluang usaha dan pengembangan keterampilan, masjid dapat menjadi pilar dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh upaya yang kami lakukan selama Ramadan ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah ini,” tutup Fahd.

Mari jadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna bersama Indosat dengan menghubungkan dan merajut kebaikan untuk sesama. Selamat Menjalankan ibadah Ramadan 1446H

Wali Kota Semarang Agustina Geber Program RT dan PKK, Langkah Revolusioner Menuju Kota Teratur

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan anggaran operasional bagi Rukun Tetangga (RT) sebesar 25 juta per tahun, dan juga operasional bagi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Hal itu disampaikan dalam acara Buka Puasa Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dengan masyarakat di Halaman Kantor Kecamatan Gunungpati, Senin (10/3).

Dalam sambutannya, Agustina memastikan bahwa janji kampanye terkait bantuan operasional Rp 25 juta per RT per tahun akan segera diwujudkan.

“Kemarin dalam rapat TAPD, kami membahas perubahan anggaran agar sesuai dengan visi-misi wali kota terpilih. Artinya, janji kampanye ini benar-benar akan direalisasikan melalui keputusan anggaran perubahan,” ujarnya.

Agustina juga menanggapi keraguan sebagian masyarakat terkait realisasi program ini.

“Kalau ada yang masih baru rengeng-rengeng, masih ragu-ragu, atau belum percaya, hari ini saya umumkan secara resmi. Ini pasti akan direalisasikan dengan keputusan anggaran perubahan,” tegasnya.

Selain itu, Agustina merespon pertanyaan warga mengenai operasional ketua dan sekretaris RT yang diharapkan meningkat.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Semarang akan terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih banyak anggaran yang bisa dikembalikan kepada masyarakat.

“Doakan PAD kita bertambah, jadi semakin banyak yang bisa diberikan kembali kepada warga masyarakat,” katanya.

Tak hanya untuk RT, Agustina juga menuturkan bahwa PKK di tingkat RT akan mendapatkan tambahan operasional, terutama untuk mendukung program kebersihan kota yang menjadi salah satu prioritas dalam program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang.

“Ibu-ibu PKK kami minta bantuannya untuk program Semarang Bersih. Kalau diminta bantuan, tentu ada biaya operasional. Jadi nanti PKK RT akan mendapat tambahan dana operasional” tambahnya.

Selain itu, dalam acara buka puasa tersebut, warga Gunungpati juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan, jembatan, dan saluran air agar bisa seperti di pusat kota.

Agustina menyatakan bahwa pemerintah sedang menghitung kebutuhan anggarannya dan berharap infrastruktur di Gunungpati bisa menjadi prioritas tahun ini.

“Mudah-mudahan bisa terlaksana tahun ini. Doakan PAD kita banyak, supaya pembangunan juga bisa lebih merata,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota DPRD Kota Semarang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungpati, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Gunungpati, Kapolsek Gunungpati, Danramil, serta tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Gunungpati.

Buka puasa bersama ini merupakan putaran ke lima yang digelar di berbagai kecamatan, bertepatan dengan hari ke-10 Ramadan.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Setelah berbuka puasa bersama, Agustina dan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai dengan kebutuhan warga.

Puskesmas Senen dan KAI Bersatu Awasi Kebersihan Stasiun Jelang Angkutan Lebaran 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Unit Kesehatan Daop 1 Jakarta bekerjasama dengan Petugas Puskesmas Senen mengadakan kegiatan pembinaan dan pengawasan kesehatan di Stasiun Pasarsenen.

Kegiatan tersebut Dalam rangka memastikan kebersihan dan kesehatan fasilitas publik menjelang periode angkutan Lebaran 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 10-11 Maret 2025, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Manajer Unit Kesehatan Daop 1 Jakarta, Kepala Stasiun Pasarsenen, perwakilan Unit KNA, serta tim dari Puskesmas Senen.

Manager Kesehatan Daop 1 Jakarta Christoffel Maranto mengatakan, kegiatan difokuskan pada pemantauan Tempat Fasilitas Umum (TFU) dan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Stasiun Pasarsenen guna memastikan standar kebersihan dan kesehatan yang telah ditetapkan dapat terpenuhi.

“Mengingat Stasiun Pasarsenen merupakan salah satu titik utama arus mudik dan balik selama Lebaran, pemastian kebersihan dan kesehatan fasilitas menjadi aspek yang krusial bagi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa transportasi,” kata Christoffel Maranto.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Melalui pembinaan dan pengawasan yang intensif bersama petugas Puskesmas Senen, kami ingin memastikan bahwa fasilitas umum di Stasiun Pasarsenen tetap bersih dan higienis. Langkah ini juga merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya menjelang periode angkutan Lebaran yang padat,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selain melakukan pengawasan langsung, tim juga memberikan edukasi kepada para petugas kebersihan dan pengelola fasilitas tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan pangan yang sesuai standar kesehatan.

“Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Stasiun Pasarsenen dapat terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dengan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman,” ujar Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan bagi para pengguna jasa kereta api, terutama pada masa angkutan Lebaran 2025.

Wali Kota Semarang Agustina Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Romo YB Mangunwijaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, mendukung usulan sosok Romo YB Mangunwijaya sebagai Pahlawan Nasional.

Hal itu disampaikan Agustina saat melakukan prosesi giat Misa Kudus di Gereja Katedral Semarang dan didampingi Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko, Senin (10/3).

Saat diwawancara, Agustina juga menyampaikan, jika mendengar nama Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau yang akrab disebut YB Mangunwijaya, sosoknya tidak hanya dikenang sebagai Romo di Keuskupan Agung Semarang.

Namun, namanya juga dikenal sebagai budayawan, arsitek, penulis, aktivis sosial, dan pembela orang kecil.

“Beliau adalah pejuang kekinian ya. Beliau hidup di antara dua zaman yang jarang dimiliki oleh banyak orang. Ketika masa perjuangan kemerdekaan beliau menjadi tentara rakyat Indonesia. Tetapi setelah Indonesia merdeka, beliau tidak berhenti berjuang,” ungkap Agustina.

Sebagai seorang Romo, Agustina menilai bahwa semasa hidup Mangunwijaya sering memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.

“Beliau ini gembala yang tidak hanya menggembala domba-dombanya di altar ya karena dia adalah Romo tetapi langsung terjun ke masyarakat,” paparnya.

Pada masa pemerintahan Soeharto, dia sering terlibat dalam kegiatan aktivisme untuk membela hak-hak rakyat. Sementara dimasa penjajahan dirinya juga berjuang untuk kemerdekaan.

“Contohnya adalah ketika beliau berada di Kalijode kemudian membela hak teman-teman yang pada saat pembangunan Waduk Kedung Ombo,” sebutnya.

Sebagai seorang penulis, dirinya tentunya banyak melahirkan karya-karya yang mampu menggerakan hati para pembacanya.

“Karyanya tulisannya berbagai macam termasuk di antaranya novel yang paling saya sukai itu Burung-Burung Manyar itu adalah menggerakkan mencerahkan pikiran manusia. Ini yang mungkin orang enggak begitu aware ya. Tahunya kan selalu hal yang monumental gitu,” terangnya.

Dengan begitu, dirinya menilai bahwa sosok YB Mangunwijaya sangat pantas jika disandangkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Menurut saya pengusulan Romo Mangun Wijaya sebagai pahlawan nasional adalah sesuatu yang sangat baru yang mungkin belum pernah ada ya. Tentara Nasional, penggerak, dia juga pastor dan seorang penulis. Ini unik menurut saya sih,” tandasnya.

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

0
Nenek Rusmini, salah satu warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan kini dapat menggunakan peralatan elektronik sendiri semenjak rumahnya mendapatkan bantuan penyambungan listrik secara gratis dari program Light Up The Dream PLN.

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream, pada Senin (10/3).

Program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan Ramadan 1446 H. Berlangsung sejak tahun 2020, program ini secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Kehadiran program ini pun menjadi berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik, salah satunya Ferra Rostika.

Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh ini setelah akhirnya ia dan keluarganya bisa menikmati listrik PLN. Sebelumnya ia hanya mengandalkan aliran listrik dari tetangga.

“Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari. Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami,” ungkap Ferra.

Hal serupa juga yang dirasakan Nenek Rusmini. Warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan ini tak kuasa menahan haru ketika listrik di rumah akhirnya menyala berkat program Light Up The Dream. Selama ini nenek berusia 86 tahun tersebut hidup seorang diri dalam gelap tanpa listrik dengan kondisi yang serba terbatas.

“Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik menyalur dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ujar Rusmini dengan mata berkaca-kaca.

Di wilayah Indonesia timur ada juga Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang pada kesempatan ini turut menjadi penerima manfaat penyalaan serentak program Light Up The Dream. Hadirnya listrik tidak sekadar untuk penerangan, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.

“Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik. Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa tambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” ungkap Catarina.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream adalah wujud nyata komitmen dan kepedulian insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik.

Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menyambung listrik secara gratis di seluruh Indonesia.

“Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak bisa dua kali dalam satu tahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Didi.

Oleh sebab itu, Didi mengapresiasi para pegawai PLN yang secara konsisten menyisakan sebagian dari penghasilannya untuk menopang keberlangsungan program ini.

“Pada Light Up The Dream hari ini telah tersambung 2.597 instalasi listrik untuk pelanggan. Sehingga, secara total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang untuk kebahagiaan masyarakat prasejahtera sebanyak 32.275 sambungan,” lanjut Didi.

Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menambahkan bahwa pihaknya turut berterima kasih kepada para stakeholders di pusat dan daerah yang mendukung kesuksesan program Light Up The Dream. Ia berharap program ini akan terus menjadi wadah untuk seluruh pihak menjalin kolaborasi demi kemajuan masyarakat.

“Kami juga berharap wadah ini terus digerakkan, karena memang masih ada saudara-saudara di lingkungan sekitar kita yang belum mendapatkan kesempatan untuk bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujar Edi.

Edi menambahkan program ini juga sekaligus menjadi komitmen PLN mendukung upaya pemerintah meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia. Ia berharap program ini akan turut mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai dengan visi dari PLN, bahwa hadirnya listrik ini akan membawa kehidupan menjadi lebih baik dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Edi.

Tinjau Lokasi Banjir, Agustina-Iswar Prioritaskan Infrastruktur Penanganan Banjir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, bersama Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, Senin (10/3) melakukan tinjauan langsung ke lokasi banjir di Gebangsari, Genuk serta Rumah Pompa Kali Tenggang.
Dalam kunjungannya tersebut, Agustina menegaskan bahwa penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dirinya bersama wakil wali kota, terutama dalam hal infrastruktur pengendalian banjir.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa curah hujan yang sangat tinggi dalam durasi lama menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banjir tidak kunjung surut. Namun, Agustina juga mengakui bahwa kapasitas infrastruktur yang ada saat ini belum mampu menampung debit air yang besar.

“Nomor satu, kita ingin masyarakat memahami bahwa banjir tidak segera surut karena berbagai faktor. Curah hujan yang tinggi dan infrastruktur kita yang belum mampu menampung volume air menjadi penyebab utama,” ujar Agustina.

Ia juga menyoroti kondisi pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang yang tidak beroperasi dengan optimal. Dari enam unit pompa yang tersedia, hanya dua yang berfungsi. “Walaupun kapasitas yang lain sudah dibantu pompa kecil, tetap saja tidak mencukupi karena debit air yang masuk terlalu besar,” jelasnya.

Selain itu, Agustina mengungkapkan bahwa kerusakan pompa turut memperburuk situasi. “Pompanya rusak, dua yang terakhir itu karena mampet akibat sampah, ada ban karet yang nyangkut sehingga konslet. Ini bukan penyebab utama, tetapi kita harus sama-sama merawat,” tuturnya.

Sebagai langkah penanganan, dirinya menyebutkan bahwa perbaikan pompa akan segera dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ia berharap proses ini bisa dipercepat agar banjir dapat lebih terkendali.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin. Setelah proses perubahan anggaran selesai, kami akan mendeteksi infrastruktur yang paling utama untuk mendukung antisipasi kiriman air dari atas ke Genuk,” ungkap Agustina.

Ia menambahkan bahwa salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan adalah pembangunan kolam penampungan atau pengerukan sedimentasi guna mengurangi pendangkalan.

Agustina juga menegaskan bahwa penanganan banjir di Semarang tidak bisa dilakukan secara parsial. “Harus ada solusi menyeluruh, termasuk penanganan saluran air dari Gayamsari, Tlogosari, dan sekitarnya,” katanya.

Penanganan banjir sendiri menjadi salah satu program 100 hari kepemimpinan Agustina-Iswar, sehingga pihaknya akan memastikan program ini berjalan. “Nanti kita tinggal panggil TAPD, lalu kita lakukan proses perubahan anggaran utamanya untuk infrastruktur penanganan banjir,” pungkasnya.

Perlintasan Tanpa Palang Ditutup, KAI Daop 4 Semarang Prioritaskan Keselamatan Warga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Langkah ini diambil mengingat tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kereta api dan kendaraan bermotor di perlintasan sebidang, yang sering kali berujung pada korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana perkeretaapian.

Penutupan ini selaras dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.

Dalam pasal 5 dan 6 peraturan tersebut, disebutkan bahwa perlintasan sebidang seharusnya dibuat tidak sebidang yaitu menjadi flyover maupun underpass untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan.

Selain itu, sesuai Pasal 94 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian ayat 1 menyebutkan bahwa untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup. Dan pada ayat 2 menyebutkan bahwa Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

“Berdasarkan regulasi tersebut dan demi keselamatan bersama, KAI akan secara tegas melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan. Keselamatan perjalanan kereta api serta para pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

KAI terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan sebagai regulator, serta aparat kewilayahan seperti TNI dan Polri dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Berdasarkan data tahun ini di wilayah Daop 4 Semarang, hingga 11 Maret 2025 telah terjadi enam kecelakaan di perlintasan sebidang, yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia, satu orang luka berat, dan satu orang luka ringan.
Sementara itu, sepanjang tahun 2024 tercatat 26 kecelakaan di perlintasan sebidang, menyebabkan 14 orang meninggal dunia, lima orang luka berat, dan 14 orang luka ringan.

Angka kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan langkah tegas dan serius untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya dengan menutup perlintasan sebidang yang tidak dijaga. Dan untuk tahap awal akan segera di tutup 10 perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

KAI berharap semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, dapat berperan aktif dalam menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Kepedulian semua pemangku kepentingan, termasuk para pengguna jalan, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman di sekitar jalur kereta api. Keselamatan warga masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup Franoto.

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah dengan menghadirkan 1.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Jawa-Sumatra, tersebar di 615 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menyampaikan, keberadaan SPKLU di berbagai titik menjadi fokus utama perseroan di momen Ramadan hingga Idulfitri 1446 H, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna EV. Pada lebaran 2025 ini, pemudik EV diproyeksi meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan dibanding tahun lalu yang mencapai 4.314 kendaraan.

”Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.

Edi menjabarkan, terdapat total 3.529 unit SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.

”Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatra. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” lanjut Edi.

Dukungan teknologi juga dihadirkan melalui aplikasi PLN Mobile, yang dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat.

Aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dan menentukan titik lokasi terbaik untuk melakukan pengisian daya secara optimal.

“Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” tutup Edi.

Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem EV di Indonesia dan memastikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan bebas khawatir bagi pengguna EV.