spot_img
Beranda blog Halaman 132

Banjir Sungai Tuntang Lumpuhkan Jalur Kereta Api Gubug-Karangjati, Perjalanan KA Terganggu

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menutup jalur KA antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati , Kabupaten Grobogan karena adanya luapan air Sungai Tuntang pada Minggu, 9 Maret 2025 mulai pukul 05.27 WIB.

Luapan air yang terjadi sejak Sabtu (8/3) malam, mengakibatkan adanya aliran air yang terjadi di sekitar jalur rel pada Km 32 + 6/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, lintas Semarang-Surabaya Kabupaten Grobogan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bawah pada dua jalur kereta api pada lokasi terdampak, saat ini sudah tertutup luapan air yang mengalir deras.

“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Surabaya maupun sebaliknya akan terganggu,” jelas Franoto.

Sedangkan untuk perjalanan KA yang terganggu, akan kami informasikan selanjutnya. KAI menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak.

“Saat ini KAI telah menerjunkan puluhan Petugas Tanggap Darurat, agar jalur dapat segera ditangani dan perjalanan kereta api dapat normal kembali,” tutup Franoto.

KAI akan terus mengupdate informasi terkait penanganan dan kondisi lokasi yang terdampak. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

Inovasi Hukum Desa Sinunukan III: Posbakum dan Kadarkum Resmi Berdiri untuk Warga

0

MADINA (Pertamanews.id) – Dalam rangka memaksimalkan pendampingan hukum atas permasalaha warga masyarakat desa, sekaligus mensukseakan program aktualisasi paralegal yanv diadakan Badan Pembinaan Hukum Nasional pada Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Desa Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, konsisten membentuk Pos Bantuan Hukum dan Kelompok Keluarga Sadar Hukum.

Langkah itu dilaksanakan untuk menuntaskan kegiatan aktualisasi off class paralegal yang diberi waktu selama tiga bulan terhitung dari tanggal 21 Februari 2025 hingga 21 Mei 2025.

Selain itu untuk menyukseskan pendaftaran Paralegal Justice Awards (PJA) tahun 2025 yang diadakan Kemenkum RI.

“Kami menyambut baik program BPHN Kemenkum, maka kami langsung bergerak cepat sebagian ruangan kantor dijadikan ruang Posbakum, agar ruang gerak Kadarkum bisa maksimal dalam melayani kepentingan masyarakat yang membutuhkan jasa hukum,”kata Kepala Desa Sinunukan III, Imam Afkiri, S Pd, CPK, disela-sela launcing kantor Posbakum, Jumat (7/3/2025).

Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Desa Sinunukan III, ditunjuk sebagaimana Surat Keputusan, yang dibuat Imam selakau Kepala Desa. Unsur Pembina ada Imam Afkiri, Serma Heru Yusrizal, Brigda Hasmar Nasution, Abdul Hafiz Alwi Nasution, dan Lamria Fitria Manalu.

Dengan komposisi kelompok dipimpin, Saryanto (Ketua), Lailatul Hasanah Nasution (Sekretaris), ditambah para anggota, ada Andriansyah, Suroso, Wulansari, M. Agie Saputra, Hartoyo, Muhrodin, Kasianto, Buntoro, Kasmudin Lubis, Zelfita Yanti, Ngatono, Jumikam, dan Nur Lailatulsiyam. Semua personil kelompok juga ditugaskan menjadi paralegal.

“Kami memperoleh informasi adanya agenda BPHN dari konsultan hukum di desa kami (Sinunukan III) yakni, Dr. (Hc). Joko Susanto, S.Pd, SH, MH. Jadi mulai agenda diklat paralegal, aktualisasi, sampai nanti PJA, Desa Sinunukan III akan mengikuti. Kami siap jadi contoh di Madina, karena kami bertekat ingin menjadi paralegal dan juru damai handal, yang sudah dibekali dalam diklat, sehingga bermanfaat bagi orang banyak, khususnya warga Sinunukan III,”sebutnya.

Dalam waktu dekat, karena Posbakum dan Kadarkum telah berdiri, pihaknya juga berencana membuat konsultasi hukum gratis untuk seluruh warga masyarakat melalui online zoom, khususnya bagi pengurus RT dan RW di Desa Sinunukan III.

Pihaknya juga memastikan akan memberikan pelayanan hukum maksimal bagi warga masyarakat. Nanti kalau membutuhkan jasa advokat akan berkonsultasi langsung dengan konsultan hukum dari firma hukum Josant And Friend’s Law Firm, yang sudah bekerjasama dengan pihaknya.

“Harapan kami program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Sinunukan III. Kami juga berharap dapat lulus PJA 2025 dan lanjut Ke Paralegal Academy 2025 kedepannya, sehingga kedepan semua masalah dapat diselesaikan dulu melalui mediasi di tingkat desa, bukan langsung ke ranah hukum pidana ataupun gugatan,”sebut Imam.

Secara pribadi, Imam Afkiri juga lebih dulu telah mengikuti pendidikan dan pelatihan paralegal, yang di selenggarakan oleh Badan Paralegal Indonesia pada Lembaga Bantuan Hukum Rumah Pejuang Keadilan Indonesia (Bara Lbh Rupadi), bekerjasama dengan Yayasan Rumah Josant Peduli Bangsa (Arsena). Atas agenda itu, ia berhasil meraih gelar Non Akademik, Certified Paralegal Knowledge (C.PK).

“Total yang mengikuti diklat paralegal angkatan I dari BPHN Kemenkum RI, tahun ini dari desa kami (Sinunukan III) ada 7 orang dan semua masih perangkat desanya. Kami dimentori langsung selama aktualisasi oleh Kanwil Kemenkum RI Provinsi Sumatera Utara. Harapan kami desa kami bisa jadi contoh di Mandailing Natal, yang sudah berdiri Kadarkum dan Posbakum untuk melayani permasalahan hukum di masyarakat,”imbuh Ketua Kadarkum Desa Sinunukan III, Saryanto.

Agustin-Iswar Luncurkan Program 100 Hari, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Kesehatan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, meluncurkan program kerja 100 hari pertama masa kepemimpinannya bersama wakil wali kota, Iswar Aminuddin.

Agustina menuturkan ada tiga sektor yang menjadi prioritas, yaitu perbaikan infrastruktur, penanganan sampah, dan akses pelayanan kesehatan. Ketiga hal tersebut menurutnya merupakan tantangan guna memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Semarang.

Untuk awalan, dirinya memastikan percepatan penyelesaian pembangunan infrastuktur guna mendukung mobilitas penduduk dan mendorong seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam menangani atau merespons keluhan masyarakat.

“Saya menekankan untuk menjadikan keluhan masyarakat terkait infrastruktur di media sosial, entah media sosial milik saya pribadi, Pemkot Semarang, atau yang masuk ke akun kepala OPD untuk segera ditindaklanjuti dan diselesaikan,” kata Agustina di sela-sela tinjauan perbaikan jalan sekitar Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Pekunden, Kota Semarang, Jumat (7/3).

Agustina menyebutkan meski efisiensi anggaran menjadi perhatian utama pemerintah, pihaknya tetap menjalankan tugas dengan anggaran yang tersedia, tanpa mengurangi kualitas dan manfaat bagi masyarakat.

“Memang ada beberapa hal yang tidak tersedia, seperti biaya pemeliharaan yang kurang banyak. Justru itu, kami segera melakukan penyesuaian dan perubahan agar gangguan seperti jalan berlubang, jalan rusak, atau penutup-penutup jalan yang hilang bisa terselesaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agustina menegaskan bahwa setiap proyek yang dijalankan akan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Kami bertekad membantu masyarakat dengan cara-cara yang baik. Dan saya pastikan penggunaan anggarannya benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan memenuhi ketepatan standar akuntabilitas,” ujarnya.

Pernyataan Agustina ini menjadi jawaban atas pertanyaan mengenai pengurangan anggaran di beberapa sektor di Pemkot Semarang dan keterkaitannya dengan kebijakan pemerintah yang tengah dijalankannya.

“Tentu ada pos-pos yang dikurangi, seperti perjalanan dinas maupun makan minum kegiatan. Penyesuaian anggaran tetap diselaraskan dengan tiga hal, yakni visi misi pemerintah pusat, visi misi pemerintah provinsi, dan visi misi kami. Dan semuanya ini didedikasikan khusus untuk masyarakat,” imbuhnya.

Selain infrastruktur, Agustina mengatakan target 100 hari pertamanya yang kedua, yakni Semarang Bersih. Dia menyebutkan guna mengurangi pembuangan sampah, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang akan menjadi agen percontohan pengelolaan pilah sampah dari rumah tempat tinggalnya masing-masing maupun di tingkat RT.

“Mulai sekarang, para pejabat eselon 2 dan eselon 3 harus disiplin dalam memilah dan mengelola sampah dari rumah. Kemudian, para istri pejabat harus menjadi bagian dari PKK sebab PKK merupakan garda terdepan proses pilah sampah di tingkat RT,” ucap Agustina.

Dengan konsep pendekatan keteladanan ASN kepada masyarakat, Agustina berharap akan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat tidak sekadar untuk menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga bisa menghasilkan sampah yang bernilai ekonomi.

“Kebersihan dan keindahan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Tanpa kebersamaan hal tersebut tidak akan terwujud,” tegasnya.

Agustina juga menambahkan kesehatan menjadi salah satu program prioritasnya. Dia pun menargetkan prioritas kenaikan cakupan Universal Health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Kota Semarang. Pihaknya mengakui masih perlu pembahasan lebih lanjut untuk mematangkan pemanfaatan program tersebut.

“Secepatnya akan kami sampaikan ke teman-teman media data resmi kebutuhan anggaran untuk UHC ini. Harapannya jelas bisa meng-cover lebih banyak lagi. Namun, tetap harus mempertimbangkan alokasi dan kebutuhan anggaran yang ada untuk infrastruktur, kesehatan, UMKM, hingga pendidikan, salah satunya beasiswa untuk anak sekolah yang SPP-nya nunggak di sekolah swasta,” ucapnya.

Seratus hari pertama bagi Agustina bersama Iswar Aminuddin, akan menjadi langkah awal dari perubahan besar untuk mendorong Kota Semarang menjadi pusat ekonomi yang maju, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusi. Dengan semangat kerja sama dan kolaborasi, Agustina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal setiap kebijakan guna mewujudkan Kota Semarang yang memberdayakan, nyaman, aman, dan berkelanjutan.

“Mohon doa restunya agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan demi kesejahteraan masyarakat Kota Semarang,” pungkasnya.

Stasiun Gambir Berikan Layanan Angkut Barang Gratis, Ciptakan Pengalaman Nyaman bagi Penumpang

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka meningkatkan pelayanan di Stasiun Gambir, UPT Stasiun Gambir bersama Pengurus Porter Gambir memberikan apresiasi kepada pelanggan PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta.

Apresiasi ini diwujudkan melalui kegiatan layanan angkut barang bawaan gratis bagi penumpang KA Argo Merbabu relasi Semarang Tawang – Gambir yang tiba pada pukul 11.10 WIB.

Saat ini, jumlah total porter di Stasiun Gambir mencapai 120 orang, yang bekerja dalam sistem shift. Pada shift pagi ini, terdapat 60 porter yang bertugas, dengan 54 di antaranya terlibat dalam layanan angkut barang gratis.

Layanan ini diberikan kepada 95 penumoang KA Argo Merbabu yang berangkat dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan tiba di Stasiun Gambir tepat waktu.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UPT Stasiun Gambir dan Pengurus Porter Gambir dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pelanggan. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan transportasi kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi dan misi PT KAI yang ditetapkan untuk tahun 2025, yaitu:

Visi:

Menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Misi:

Menyediakan jasa yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan.

Mengembangkan sumber daya dan teknologi dengan mengedepankan ESG (Environmental, Social, Governance).

Berperan aktif dalam pengembangan transportasi antarmoda berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan.

Ke depan, kegiatan layanan angkut barang gratis ini akan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat pada KA tertentu secara acak. Dengan adanya program ini, diharapkan pelanggan semakin merasakan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan saat menggunakan jasa transportasi kereta api.

Menyambut Ramadhan, Hotel GranDhika Pemuda Semarang Gelar Acara Meriah Bersama Media dan KOL

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel GranDhika Pemuda Semarang sebagai salah satu hotel berbintang 4 (empat) yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia dibawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. sukses menggelar acara Media & Corporate Gathering yang dikemas dalam bentuk buka bersama pada Kamis, 6 Maret 2025.

Acara berlangsung meriah ini dihadiri oleh perwakilan media massa, mitra korporasi serta Key Opinion Leader (KOL) di Kota Semarang.

Acara buka bersama ini merupakan wujud apresiasi Hotel GranDhika Pemuda Semarang kepada para mitra yang telah mendukung dan bekerja sama selama ini.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan antara pihak hotel dengan para tamu undangan.

“Kami sangat senang dapat berkumpul bersama rekan media, korporasi serta beberapa KOL dalam suasa Ramadhan yg penuh kehangatan ini,” ujar Laudi, Asst. Marketing Communication Manager.

“Acara ini merupakan bentuk terima kasih kami atas dukungan dan kerja sama yg telah terjalin selama ini.”

Acara buka bersama ini dimeriahkan live music dari Landkustik, sambutan dari manajemen Hotel GranDhika Pemuda Semarang, tentunya buka bersama dengan hidangan “Khasanah Ramadhan” serta diselingi dengan quiz dan games berhadiah voucher hotel.

“Acara seperti ini kami harapkan dapat mempererat hubungan dengan para mitra dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industry pariwisata di Kota Semarang. Rencananya agenda gathering ini setidaknya berjalan dua kali dalam satu tahun.” Tutup, Laudi.

Sambut Ramadan, Hotel Aruss Semarang Selenggarakan Kegiatan Sosial untuk Warga Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Aruss Semarang menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial dalam rangka bulan Ramadan 1446 H sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Acara donor darah diadakan pada hari Jumat, 28 Februari 2025, tepat satu hari sebelum memasuki bulan Ramadan.

Bersama dengan PMI Kota Semarang, manajemen hotel memberikan fasilitas kepada tamu, karyawan, dan masyarakat umum yang ingin menyumbangkan darahnya untuk sesama.

Dalam kegiatan ini diadakan pula tes kesehatan gratis meliputi tes gula darah, kolesterol, fungsi ginjal, paru-paru, dan jantung. Puluhan peserta mulai dari mahasiswa hingga orang dewasa mengikuti kegiatan ini.

Memasuki bulan Ramadan, Hotel Aruss kembali mengadakan kegiatan sosial berbagi dengan anak2anak dari Panti Asuhan Manarul Mabrur Pudak Payung, Banyumanik.

Panti Asuhan ini mengasuh kurang lebih 74 anak laki-laki maupun perempuan yang dititipkan ataupun ditinggalkan oleh orang tuanya.

Sebagian perwakilan anak-anak ini dijemput untuk berbuka puasa bersama di Hotel Aruss. Selain berbuka puasa, mereka juga diajak untuk bermain games sederhana dan mendengarkan kisah-kisah nabi yang disampaikan oleh Ustadz Ari Purbono dari Semarang yang mampu menambah iman dan takwa sekaligus penyemangat anak-anak agar tetap optimis dalam hidup.

Dalam kesempatan ini, manajemen juga memberikan tali kasih untuk panti asuhan dan anak-anak.

Mudik Lebih Murah di Ramadan 2025, PT KAI Berikan Potongan Harga 25% untuk Tiket Kereta Api

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api saat Ramadan 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program “Promo Mudik Awal – Silaturahmi tak Harus Tunggu Idul Fitri.”

Program ini memberikan potongan harga atau diskon sebesar 25% untuk tiket kereta api pada periode tertentu.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa terdapat sebanyak 60 perjalanan KA yang mendapatkan diskon tiket promo ini di wilayah Daop 4 Semarang.

“Tiket dengan harga diskon dapat dibeli melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI mulai tanggal 7 hingga 17 Maret 2025. Tarif diskon berlaku untuk perjalanan kereta api dengan keberangkatan pada periode yang sama, yakni 7 hingga 17 Maret 2025,” terangnya.

Promo ini terbagi menjadi dua kategori, yang meliputi:

  1. Diskon 25% berlaku untuk perjalanan KA kecuali hari Jumat.
  2. Diskon 25% berlaku untuk perjalanan KA kecuali hari Minggu.

Berikut daftar KA di wilayah Daop 4 Semarang yang mendapatkan diskon 25% kecuali hari Jumat:

  1. KA Argo Bromo Anggrek (2) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  2. KA Argo Bromo Anggrek (4) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  3. KA Argo Sindoro (18) relasi Jakarta-Semarang
  4. KA Argo Muria (20) relasi Jakarta-Semarang
  5. KA Argo Muria (22) relasi Jakarta-Semarang
  6. KA Argo Merbabu (24) relasi Jakarta-Semarang
  7. KA Argo Merbabu (26) relasi Jakarta-Semarang
  8. KA Argo Merbabu (28) relasi Jakarta-Semarang
  9. KA Argo Anjasmoro (30) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  10. KA Pandalungan (32) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya-Jember
  11. KA Brawijaya (38) relasi Jakarta-Semarang-Malang
  12. KA Sembrani (40) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  13. KA Sembrani (42) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  14. KA Jayabaya (92) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya-Malang
  15. KA Harina (96) relasi Bandung-Semarang-Surabaya
  16. KA Harina (100) relasi Bandung-Semarang-Surabaya
  17. KA Gunung Jati (118) relasi Jakarta-Semarang
  18. KA Blambangan Ekspres (146) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya-Ketapang
  19. KA Brantas (152) relasi Jakarta-Semarang-Blitar
  20. KA Gumarang (164) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  21. KA Dharmawangsa Ekspres (166) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  22. KA Ciremai (172) relasi Bandung-Semarang
  23. KA Menoreh (176) relasi Jakarta-Semarang
  24. KA Tawang Jaya Premium (178) relasi Jakarta-Semarang
  25. KA Tawang Jaya Premium (180) relasi Jakarta-Semarang
  26. KA Tegal Bahari (204) relasi Jakarta-Tegal
  27. KA Majapahit (246) relasi Jakarta-Semarang-Malang
  28. KA Kertajaya (254) relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  29. KA Tawang Jaya (260) relasi Jakarta-Semarang
  30. KA Matarmaja (270) relasi Jakarta-Semarang-Malang

Berikut daftar KA di wilayah Daop 4 Semarang yang mendapatkan diskon 25% kecuali hari Minggu:

  1. KA Argo Bromo Anggrek (1) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  2. KA Argo Bromo Anggrek (3) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  3. KA Argo Sindoro (17) relasi Semarang-Jakarta
  4. KA Argo Sindoro (19) relasi Semarang-Jakarta
  5. KA Argo Muria (21) relasi Semarang-Jakarta
  6. KA Argo Merbabu (23) relasi Semarang-Jakarta
  7. KA Argo Merbabu (25) relasi Semarang-Jakarta
  8. KA Argo Merbabu (27) relasi Semarang-Jakarta
  9. KA Argo Anjasmoro (29) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  10. KA Pandalungan (31) relasi Jember-Surabaya-Semarang-Jakarta
  11. KA Brawijaya (37) relasi Malang-Semarang-Jakarta
  12. KA Sembrani (39) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  13. KA Sembrani (41) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  14. KA Jayabaya (91) relasi Malang-Surabaya-Semarang-Jakarta
  15. KA Harina (95) relasi Surabaya-Semarang-Bandung
  16. KA Harina (99) relasi Surabaya-Semarang-Bandung
  17. KA Gunung Jati (119) relasi Semarang-Jakarta
  18. KA Blambangan Ekspres (145) relasi Ketapang-Surabaya-Semarang-Jakarta
  19. KA Brantas (151) relasi Blitar-Semarang-Jakarta
  20. KA Gumarang (163) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  21. KA Dharmawangsa Ekspres (165) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  22. KA Ciremai (171) relasi Semarang-Bandung
  23. KA Menoreh (175) relasi Semarang-Jakarta
  24. KA Menoreh (177) relasi Semarang-Jakarta
  25. KA Tawang Jaya Premium (179) relasi Semarang-Jakarta
  26. KA Tegal Bahari (203) relasi Tegal-Jakarta
  27. KA Majapahit (245) relasi Malang-Semarang-Jakarta
  28. KA Kertajaya (252) relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  29. KA Tawang Jaya (259) relasi Semarang-Jakarta
  30. KA Matarmaja (269) relasi Malang-Semarang-Jakarta

Franoto menambahkan bahwa promo ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada pelanggan setia KAI sekaligus mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi lebih awal tanpa harus menunggu momen Idul Fitri, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar, serta mendapatkan tiket dengan harga yang lebih hemat,” tutup Franoto.

Tiket dengan tarif promo ini tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabung dengan reduksi dan/atau diskon lainnya, serta dapat dibatalkan atau diubah jadwal selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia. Promo tidak berlaku untuk kelas Luxury, Compartment, Priority, Imperial, Panoramic, dan kereta wisata lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait promo tersebut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Kasus Pemalsuan Akta di Semarang, Saksi Ungkap PT MAP Belum Bayar Lunas Pembelian Tanah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Mutiara Arteri Property (PT. MAP) diketahui belum membayar secara lunas kepada pemilik tanah atas objek tanah yang dijadikan Perumahan Mutiara Arteri Regency di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang.

Hal itu disampaikan saksi a de charge, Budiarto Siswojo, selaku pemilik tanah dalam sidang yang menjerat Notaris Demak, Yustiana Servanda SH, MKn, terkait perkara dugaan pemalsuan akta nomor 13 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT MAP), di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (6/2/2025).

“Karena pembelian tanah belum lunas dilakukan PT. MAP. Sampai sekarang dr. Setiawan dan Siswa Sandjaja Chandra (Direktur dan Komisari PT MAP), belum merealisasikan pembayaran, sebagian memang sudah tapi sebagian besar belum, jadi pembayaran belum lunas,”kata Budiarto Siswojo, dihadapan majelis hakim yang dipimpin, Novrida Diansari.

Seingat saksi, pembayaran baru dilakukan 2 kali. Pembayaran pertama pada 17 Desember 2021 sebesar Rp 25 Milyar, dikurangi biaya pengosongan yang sudah diberikannya sebesar Rp 15 Milyar, sehingga bayar sebesar Rp 10 Milyar. Kemudian tahap kedua 17 Desember 2022 sebesar Rp 25 Milyar. Namun pembayaran ketiga, empat, dan kelima belum dibayarkan hingga sekarang.

Saksi Budiarto, juga mengaku sudah pernah memberikan biaya pengosongan Rp 15 milyar, menghidupkan sertifikat Rp 1 milyar, dana taktis, termasuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) waris Rp 1,5 Milyar. Selain itu, menyerahkan 3.000 m2 tanah untuk pengurusan pengosongan karaoke liar. Serta 50 persen saham perusahaan, yang akan membangun perumahan di atas tanah milik saksi.

“PT MAP, dr Setiawan dan Chandra (Siswa Sandjaja Chandra) tidak mau bayar cicilan saya yang ke 3,4,5, saya tidak tahu alasannya, padahal itu kewajiban mereka,”sebutnya.

Atas perbuatan itu, saksi juga mengaku, mengajukan gugatan inkar janji atau wanprestasi diwakili kuasa hukumnya, Evarisan dan Joko Susanto. Dalam gugatan itu, dijelaskannya, sudah menang hingga Mahakamah Agung. Namun menyikapi putusan itu, belum juga dilaksanakan oleh pihak tergugat atau PT MAP yang diwakili dr Setiawan dan Siswa Sanjaja Chandra. Seingat saksi, inti gugatan itu sertifikat-sertifikat yang sudah dipecah sesuai perjanjian jual beli untuk dititipkan ke notaris Dewi Kusuma.

“Putusan perdata itu intinya sertifikat diserahkan ke bu Dewi, akibat pembayaran terlambat. Karena belum lunas. Asli induknya sertifikatnya adalah SHM no. 474. Sekarang sudah berganti, dan sudah di splitsing, berganti nama jadi HGB atasnama PT MAP, sertifikat itu dipecah-pecah lagi jadi banyak,”kata saksi Budiarto, saat dicecar penuntut umum Kejati Jateng.

Ditegaskannya, tanah itu di peroleh saksi dari warisan orangtuanya. Saksi juga mengaku sekalipun belum dibayar lunas PT MAP, namun sertifikat sudah disepakti bisa dibalik nama, hanya saja sebelum lunas sertifikat dititipkan ke notaris Dewi Kusuma. Saksi juga menyebutkan, sebelum adanya akta nomor 13, pemilik saham mayoritas PT MAP adalah dr. Setiawan sebanyak 99 persen, dan 1 lembar saham milik Siswa Sanjaja Chandra. Namun karena sejak awal dr Setiawan ingin tanah yang dimilikinya, sedangkan ia tidak kenal secara langsung, maka dari itu, ia masih ragu-ragu dengan dr. Setiawan.

“Saya bisa yakin setelah ada Christy (Elisabeth Christy), karena saya kenal dia dan bu Dewi (Dewi Kusuma), jadi saya percaya dan lebih yakin. Makanya saya melakukan pelepasan, karena komposisi pemilik saham sudah berubah ke Christy (Elisabeth Christy) dan Michael (Michael Setiawan),”tandasnya.

Saksi mengaku percaya, setelah masuk 50 persen saham ke Elisabet Christy dan 50 persen ke Michael Setiawan. Disitulah, saksi mulai bersedia melakukan proses balik nama sertifikat menjadi HGB ke atasnama PT MAP. Saksi juga keberatan kalau komposisi saham kembali ke dr. Setiawan dan Siswa Sanjaja Chandra, karena sama saja ia merasa tertipu karena berubah ke awal. Termasuk kalau sampai dibatalkan akta nomor 13 ia mengaku sangat dirugikan. Hal itu karena pembayaran tanah belum lunas ke dirinya.

“Kalau proses RUPS LB saya tidak tahu, waktu itu saya hanya keberatan kalau tanah itu dibeli dr. Setiawan, karena pemegang saham 99 persen di PT. MAP. Setelah ada Christy baru saya percaya. Dulu juga pernah pas proses mediasi gugatan, akan dibayarkan seluruhnya kekurangan pembelian tanah, tapi syaratnya saya diminta batalkan akta nomor 13. Padahal saya bukan yang membuat akta itu, jadi saya juga bingung dan aneh,”sebut saksi saat dicecar, kuasa hukum terdakwa.

Saksi mengaku, mengetahui perubahan akta itu dari orang kepercayaanya Dewi Kusuma. Terkait akta pelepasan, penegasan, adendum, komunikasi pembuatannya diakui saksi juga melalui Dewi Kusuma. Sama halnya pernah komunikasi beberapa kali dengan dr Setiawan disambungkan melalui telepon milik Dewi Kusuma.

“Pertama kali, Chandra (Siswa Sanjaja Chandra) yang mengenalkan dr Setiawan ke saya. Waktu itu, saat saya mau ada pertemuan dengan bu Dewi (Dewi Kusuma), kemudian Chandra datang yang mengenalkan. Selanjutnya saya bertemu dr Setiawan saat sidang wanprestasi. Dengan Chandra pernah bertemu, tidak sering dan saya tidak akrab, dia kenalan orangtua saya,”jelasnya.

Menanggapi kesaksian itu, kuasa hukum Yustiana Servanda, Evarisan, mengatakan RUPS LB memang diinginkan oleh dr. Setiawan dan Siswa Sanjaja Chandra. Karena Budiarto Siswojo baru bersedia melepaskan tanahnya kalau komposisi sahamnya berubah 50 persen Michael Setiawan dan 50 persen Elisabet Christy. Hal itu terbukti surat kuasa penglepasan dibuat setelah Budiarto Siswojo memperoleh informasi adanya perubahan saham.

“Jadi begitu Setiawan dan Siswa Sanjaja Chandra membuat RUPS, dimana keduanya hadir bersama-sama 100 persen pemegang saham, sehingga berubahlah pemegang saham itu. Karena kalau Elisabeth Christy tidak masuk dalam pemegang saham, dia (Budiharto) tidak percaya, kan bisa dilihat bagaimana tanah bisa dibalik nama tapi belum lunas, kalau tidak ada orang yang dipercaya,”kata Evarisan.

Nikmati Wagyu Lembut dan Lezat di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta Selama Ramadan, Cuma Rp 250.000!

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Ramadan menjadi momen istimewa yang dinanti-nanti untuk berkumpul dan menikmati hidangan berbuka puasa bersama. Adapun, tempat-tempat kuliner berbondong-bondong menampilkan hidangan yang unik.
Salah satu yang menarik perhatian adalah olahan kuliner yang berbahan dasar daging sapi Wagyu. Dari cilok Wagyu hingga Soto Betawi dengan isian daging Wagyu, pilihan mana yang paling menggoda selera Anda?

  1. Cilok Wagyu

Camilan khas Bandung ini naik kelas dengan sentuhan daging sapi wagyu. Tekstur kenyal cilok berpadu dengan isian daging wagyu memberikan rasa yang lebih nikmat. Disajikan dengan bumbu kacang yang kaya rasa, Cilok Wagyu ini siap menjadi favorit baru dalam daftar menu buka puasa.

  1. Tahu Isi Wagyu

Sajian favorit yang disajikan sebagai Ta’jil ini kini hadir dengan versi yang lebih istimewa dengan isian daging wagyu cincang. Tahu Isi Wagyu ini menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan saat berbuka.

  1. Penyetan Wagyu

Bagi pecinta kuliner pedas, Penyetan Wagyu memberikan kombinasi sempurna antara daging wagyu yang empuk dengan aneka sambal nusantara yang menggugah selera, seperti: Sambal Mbe, Sambal Matah, Sambal Dabu-dabu, dan Sambal Terasi.

  1. Koyor Wagyu

Untuk menjadi pengingat, bahwa tidak selamanya daging wagyu yang disajikan adalah premium cut. Ada pula bagian koyor pada sapi wagyu yang bisa diolah. Dengan teknik slow cook, koyor Wagyu bisa menghasilkan tekstur yang renyah diluar, namun pecah di mulut.

  1. Soto Betawi

Soto Betawi dikenal dengan kuah santannya yang gurih dan kaya rempah. Namun, kali ini keistimewaannya bertambah dengan potongan daging wagyu yang lembut.
Perpaduan antara kaldu yang kental dengan wagyu menciptakan sensasi berbuka puasa yang begitu menggugah selera Chef Jojo selaku Executive Chef ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menjelaskan bahwa kreativitas sangat diperlukan dalam menciptakan sebuah hidangan.

Sehingga, dari bagian-bagian manapun dari sapi Wagyu, jika menggunakan teknik yang baik dan benar akan menghasilkan sajian yang enak dan lezat.

Kuliner unik berbahan dasar Wagyu tersebut bisa dinikmati di ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta selama bulan Ramadan di event Waktunya Indonesia Berbuka: BUKBER WAGYU 3 TON. Tamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 250.000,- per orang.

Selain itu, tamu juga berkesempatan memenangkan berbagai voucher menarik yang akan diundi setiap minggunya.

BUKBER WAGYU 3 TON akan berlangsung selama bulan Ramadhan di TERA All Day Dining, Ground Floor ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta.

Baru Dua Minggu Menjabat, Wali Kota Agustina Tancap Gas Perbaiki Jalan Berlubang!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah ruas Kota Semarang yang mengalami kerusakan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kamis (6/3) Pemkot Semarang mulai melakukan proses perbaikan jalan bergelombang di depan shelter BRT Jalan Pemuda sepanjang 40 x 3.5 m.

Menurut Kepala DPU Kota Semarang, Soewarto, perbaikan dimulai dengan betonisasi dan akan berlangsung kurang lebih 20 hari ke depan guna memastikan kekuatan dan umur beton.

“Mulai hari ini kita cutting dulu sepanjang 40 m x 3,5 m, kita ganti dengan beton. Kurang lebih dibutuhkan waktu 20 hari ke depan guna memastikan umur dan kualitas beton sempurna,” ungkap Soewarto.

Tak hanya di shelter BRT Jalan Pemuda saja, pihaknya juga akan melakukan survei dan pengecekan pada halte lain untuk memastikan kebutuhan perbaikan pada masing-masing wilayah.

“Betonisasi atau cukup dengan penambalan area rusak saja, akan disesuaikan dengan kondisi jalan,” lanjutnya.

Warga masyarakat pun berharap agar perbaikan ini nantinya menjadikan jalan lebih baik, tidak bergelombang atau berlubang dan lebih aman digunakan.

“Kami berharap jalan yang diperbaiki bisa berfungsi dan lebih efektif dengan jangka umur teknis yang cukup lama,” ujar salah satu warga, Hartono.

Setelah adanya ketersediaan material pada pertengahan Februari lalu, DPU Kota Semarang telah siap melaksanakan sejumlah perbaikan infrastruktur jalan yang sempat beberapa kali dikeluhkan oleh warga masyarakat maupun netizen di media sosial.

Dicontohkannya, perbaikan dan pelapisan jalan untuk ruas jalan arteri Soekarno Hatta dan jalan berlubang di sekitar SMKN Grafika Banyumanik telah dilakukan.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan DPU Provinsi Jawa Tengah guna perbaikan ruas jalan depan ADA Majapahit hingga lampu lalu lintas Fatmawati yang memang merupakan kewenangan Provinsi.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ada di ruas kota Semarang dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan,” lanjut Soewarto.

Saat ini, pihaknya juga akan memastikan kelayakan dan keamanan infrastruktur jalan terlebih menjelang mudik dan hari raya Idul Fitri akhir Maret mendatang.

Perbaikan infrastruktur jalan yang ada di Kota Semarang terbagi dalam sejumlah kewenangan yakni pemerintah kota oleh DPU dan Disperkim, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

Pihaknya pun melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak untuk memastikan perbaikan infrastruktur jalan yang berada di luar kewenangan Kota Semarang sehingga dapat segera dilaksanakan.

Untuk perbaikan jalan yang menjadi kewenangan, DPU secara berkala melakukan penyisiran, pemantauan, dan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kota Semarang.

Sedangkan untuk ruas jalan di luar kewenangan Pemkot, pihaknya melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak provinsi maupun pusat.

Menurut Soewarto, pemantauan ruas jalan dilakukan oleh 4 UPTD DPU Kota Semarang yang meliputi UPTD 1 Semarang Barat sampai Mijen, UPTD 2: Semarang Tengah, UPTD 3: Semarang Timur dan UPTD 4: Semarang Selatan hingga wilayah Gunung Pati.

Selain itu, pihaknya juga terbuka dengan aduan dan masukan warga baik melalui kanal aduan ataupun media sosial.