spot_img
Beranda blog Halaman 138

Hari Sampah Nasional, JNE dan Sahabat Ciliwung Bersatu Jaga Sungai

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Memperingati Hari Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari 2025, JNE mengadakan kegiatan Bersih-bersih Sungai Ciliwung dengan menggelar aksi nyata berupa pengumpulan sampah di sepanjang 7 kilometer bantaran sungai dan Arung Edukasi Sungai bersama Yayasan Sahabat Ciliwung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya JNE untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 22 Februari 2025, berlokasi di Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Turut hadir jajaran manajemen serta Ksatria dan Srikandi JNE yang ikut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif aksi positif ini.

Riri Lenggogeni, selaku Human Capital Development Division Head mengungkapkan “Keindahan alam tidak hanya untuk dinikmati, tetapi harus kita jaga dan lestarikan bersama. Dengan menjaga kebersihan Sungai Ciliwung, kita tidak hanya melestarikan ekosistemnya, namun sekaligus membuka peluang bagi para wisatawan untuk dapat menikmati keindahan alam melalui kegiatan outdoor.”

Riri juga menambahkan, “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. JNE sebagai perusahaan asli Indonesia, mengajak semua pihak untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan, tidak hanya pada momen Hari Sampah Nasional saja, namun juga secara berkelanjutan.”

Sebelum memulai aksi Arung Edukasi Sungai, JNE menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan santunan kepada Yayasan Nadwatul Ummah dan anak-anak yatim di lingkungan Kelurahan Kemiri Muka. Hal ini merupakan wujud nyata filosofi perusahaan yakni, “Berbagi, Memberi, dan Menyatuni”. Selain itu, sampah yang dikumpulkan selama kegiatan Bersih-Bersih Sungai akan diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok untuk dapat diolah lebih lanjut.

Hidayat, Ketua Yayasan Sahabat Ciliwung menyatakan “Terima kasih kepada JNE telah berkontribusi dalam ‘Arung Edukasi Sungai Ciliwung’. Bersama kami menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Mulai dari edukasi tentang pengelolaan sampah, aksi bersih-bersih sungai, hingga kampanye untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan sungai. Kami percaya bahwa perubahan positif dimulai dari sebuah tindakan yang nyata, dan kami mengajak semua pihak untuk terlibat.”

“Kami berharap, kolaborasi antara Yayasan Sahabat Sungai Ciliwung dan JNE ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk melakukan aksi serupa. Bersama-sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan lestari.” Tutupnya.

SIG Raih Penghargaan Green Leadership Utama dari KLH untuk Transformasi Industri Bahan Bangunan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Semen Indonesia (SIG) mendapat penghargaan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024, dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

SIG dan anak usahanya dianugerahi tiga PROPER Emas dan lima PROPER Hijau karena dinilai memiliki kinerja di atas yang dipersyaratkan dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik. Berhasil lampaui capaian tahun lalu dengan dua PROPER Emas, kali ini SIG Group menambah jumlah menjadi tiga PROPER Emas yang masing-masing diraih oleh Pabrik Tuban, Jawa Timur (SIG), serta dua Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yaitu di Cilacap, Jawa Tengah dan di Lhoknga, Aceh.

Sementara itu, PROPER Hijau diraih oleh Pabrik Indarung (PT Semen Padang), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Tuban, serta pabrik PT Semen Baturaja Tbk. Prestasi membanggakan tersebut tak lepas dari komitmen dan visi kepemimpinan Direktur Utama SIG, Donny Arsal yang pada akhirnya mengantarkannya menerima penghargaan Green Leadership Utama. Direktur salah satu anak usaha yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Asri Mukhtar, juga menerima penghargaan Green Leadership Madya.

Donny Arsal merasa bersyukur atas capaian tersebut dan mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua stakeholder perusahaan yang memberikan kontribusi terbaiknya, sehingga SIG menjadi perusahaan dari industri bahan bangunan dengan PROPER Emas terbanyak.

Prestasi ini makin memantapkan SIG memimpin transformasi industri bahan bangunan menuju ekonomi hijau, yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan sosial.

“Penghargaan PROPER tahun 2024 dari KLH merupakan apresiasi pemerintah atas hasil kerja kolektif manajemen dan seluruh karyawan SIG, dukungan dari Dewan Komisaris, serta kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Pencapaian ini tentunya semakin memotivasi kami untuk selalu menjalankan operasional berkelanjutan berdasarkan prinsip prosperity, people dan planet,” kata Donny.

Donny menambahkan, berprinsip pada tiga pilar berkelanjutan, SIG mengusung program-program andalan salah satunya Ecopark Kambangsemi di Tuban, Jawa Timur, sebuah lahan pascatambang yang ditransformasi dan dimanfaatkan sebagai sarana wisata edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan.

Pengembangan Ecopark Kambangsemi diperluas dengan pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif untuk membantu menurunkan emisi karbon dalam proses produksi semen.

Selain itu, di Cilacap, Jawa Tengah, pabrik yang dioperasikan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengintegrasikan kelompok rentan dengan ekosistem ekonomi sirkular.

Program ini memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan dengan mengolah sampah menjadi produk upcycled dan pemanfaatan kembali sebagai bahan bakar alternatif Refused-Derived Fuel (RDF).

Selain berdampak positif terhada lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui penjualan produk upcycle.

Sementara itu, di Lhoknga, Aceh, PT Solusi Bangun Andalas menjalankan Program Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah yang menjadi solusi masalah limbah kelapa yang menumpuk.

Limbah kelapa diproses menjadi cocofiber, yaitu produk bernilai yang dapat digunakan menjadi filtrasi air. Produk ini membantu efisiensi penggunaan air khususnya ketika musim kemarau melanda.

Limbah kelapa juga diolah menjadi cocopeat yang digunakan sebagai media tanam kelompok tani di daerah tersebut.

“Selain membantu perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif dan melindungi lingkungan dari dampak negatif akibat limbah tongkol jagung yang tidak terkelola dengan baik, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para petani,” katanya.

“Dengan menggunaan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif, SIG berpotensi menurunkan biaya bahan bakar mencapai Rp947 juta per tahun, serta membantu Perusahaan mereduksi CO 2 dari proses produksi semen hingga 4.416 ton CO2 per tahun,” ujar dia.

Korupsi Pembelian Tanah PT Cilacap Segera Artha, Kejati Jateng Geledah Enam Lokasi Kerugian Negara Mencapai Rp 237 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah melakukan penggeledahan di enam lokasi yang berbeda, terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembelian tanah oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Cilacap Segera Artha, milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap. Potensi kerugian negara atas pembelian tanah tersebut mencapai Rp. 237 Miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono, mengungkapkan penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan barang bukti, berupa dokumen-dokumen yang terkait dengan transaksi pembelian tanah seluas 700 hektar yang diduga merugikan negara hingga mencapai Rp 237 miliar.

“Penggeledahan ini dilakukan di beberapa lokasi, yakni di Kota Semarang, Jakarta Utara, dan Surakarta. Tujuannya untuk mencari dan menyita dokumen yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembelian tanah oleh PT Cilacap Segera Artha dari PT Rumpun Sari Antan,” ujar Arfan, Rabu (26/2).

Menurut Arfan, PT Cilacap Segera Artha melakukan pembelian tanah senilai Rp 237 miliar dari PT Rumpun Sari Antan, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan.

Meski penggeledahan telah dilakukan dan sejumlah dokumen telah disita, pihak kejaksaan belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai modus operandi yang digunakan dalam kasus ini.

“Untuk soal modus operandinya, saya masih menunggu informasi lebih lanjut dari penyidik. Saya akan coba konfirmasi dulu,” jelas Arfan.

PT Cilacap Segera Artha sendiri merupakan BUMD yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mengelola kawasan industri dan berbagai usaha lainnya.

Berdiri pada 1 Maret 2023, perusahaan ini merupakan hasil penggabungan dari dua perusahaan daerah, yaitu Perumda Kawasan Industri Cilacap dan Perusda Serba Usaha, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023.

Di sisi lain, PT Rumpun Sari Antan adalah perusahaan yang berfokus pada bidang perkebunan dan memiliki afiliasi dengan PT Rumpun di bawah Yayasan Rumpun Diponegoro. Saat ini, tim penyidik masih mendalami lebih lanjut hubungan antara kedua perusahaan dalam transaksi yang diduga bermasalah ini.

Dugaan korupsi terkait transaksi tanah ini masih terus diselidiki, dan Kejati Jateng berkomitmen untuk mengungkap lebih lanjut perkembangan kasus tersebut.

Dengan potensi kerugian negara yang mencapai ratusan miliar rupiah, kasus ini menjadi perhatian publik, terutama terkait dengan pengelolaan keuangan BUMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

SCU Kembali Kukuhkan 4 Guru Besar, Komitmen dalam Masa Depan Pendidikan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) kembali menorehkan sejarah dengan mengukuhkan empat guru besar dalam sebuah seremoni akademik di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 SCU Bendan, pada 26 Februari 2025. Pengukuhan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga simbol komitmen SCU dalam mengembangkan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.

Keempat akademisi yang dikukuhkan adalah:

  • Prof. Bernardinus Harnadi, ST, MT, PhD (Fakultas Ilmu Komputer) – Guru Besar di bidang Teknologi Informasi Bisnis
  • Prof. Victoria Kristina Ananingsih, ST, MSc, PhD (Fakultas Teknologi Pertanian) – Guru Besar di bidang Rekayasa Proses Pangan
  • Prof. Dr. Heny Hartono, SS, MPd (Fakultas Bahasa dan Seni) – Guru Besar di bidang Teaching English as a Foreign Language
  • Prof. Dr. Theresia Dwi Hastuti, SE, MSi, Ak, CA, CPA, CGAA – Guru Besar di bidang Fraud dan Forensik Audit

Inovasi dan Gagasan dalam Orasi Ilmiah

Dalam orasi ilmiahnya, para guru besar menyajikan hasil riset yang relevan dengan kebutuhan zaman.

  • Prof. Bernardinus Harnadi mengulas fenomena perbedaan penerimaan masyarakat terhadap teknologi gim daring berdasarkan usia, gender, dan pengalaman penggunaan. Dalam orasi bertajuk “Penerimaan Teknologi Game Online Multidimensi: Implikasi dan Strategi Penerimaan Teknologi Informasi Masyarakat,” ia menawarkan strategi untuk meningkatkan adopsi teknologi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gim daring.
  • Prof. Victoria Kristina Ananingsih menyoroti pentingnya keamanan dan kesehatan dalam pengolahan pangan pasca panen. Melalui orasi berjudul “Sustainable Food Processing: Teknologi Pengeringan dan Ekstraksi Ramah Lingkungan untuk Pengembangan Produk Herbal,” ia menegaskan bahwa penerapan teknologi ramah lingkungan mampu menjaga kualitas, gizi, serta kandungan bioaktif dalam produk pangan herbal.
  • Prof. Heny Hartono menegaskan urgensi pembelajaran Bahasa Inggris yang berorientasi pada penguatan berpikir kritis dan analitis. Dalam orasi “The New Future of English Teaching: Empowering Learners’ Critical and Analytical Thinking,” ia mengupas metode Soegijapranata Learning Model, yang mengintegrasikan teknologi dan pendekatan berbasis konten guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
  • Prof. Theresia Dwi Hastuti membahas peran Good Corporate Governance (GCG) dan Whistleblowing System (WB) dalam mencegah korupsi dan fraud. Dalam orasi “Membangun Integritas Organisasi: Peran GCG dan WB untuk Mencegah Korupsi dan Fraud,” ia menegaskan bahwa transparansi dan pengendalian internal merupakan kunci membangun tata kelola organisasi yang bersih dan berintegritas.

Rektor SCU: Guru Besar sebagai Lentera Ilmu dan Kemanusiaan

Rektor SCU, Dr. Ferdinandus Hindiarto, mengungkapkan bahwa dengan bertambahnya empat guru besar ini, SCU kini memiliki total 12 guru besar. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan wujud tanggung jawab akademik SCU sebagai perguruan tinggi Katolik.

“Keberadaan guru besar membawa konsekuensi semakin kuat dan dalamnya pencarian kebenaran melalui ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Sejalan dengan semangat “Talenta Pro Patria et Humanitate,” ia berharap para guru besar yang dikukuhkan dapat menjadi inspirasi dalam dunia akademik serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mereka dapat menjadi ‘lentera’ bagi negeri dengan karya dan langkah konkret yang diberikan. Semoga setiap pemikiran dan kiprah mereka menjadi terang bagi bangsa dan kemanusiaan,” pungkasnya.

SCU: Mencetak Akademisi Berkualitas untuk Bangsa

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi SCU untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia. Dengan komitmen pada penelitian dan inovasi, SCU berharap dapat terus mencetak akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dukung Deklarasi Jakarta-Vatikan, KWI Anugerahi “Sehati Seperjalanan” Pemuda Lintas Agama

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) melalui Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (Kom HAK) mendukung penuh langkah tujuh Ketua Umum Ormas Pemuda Lintas Agama dalam membangun kerukunan dan perdamaian di Indonesia dan dunia melalui Deklarasi Jakarta – Vatikan.

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Paus Fransiskus di Vatikan pada 21 Agustus 2024, ketika para Ketum Ormas Pemuda Lintas Agama tersebut beraudiensi secara langsung,

Dukungan diwujudkan dalam bentuk Anugerah Apresiasi “Sehati Seperjalanan” kepada tujuh Ketum Ormas Pemuda Lintas Agama tersebut pada hari pertama Rapat Pleno Nasional Kom HAK KWI di Kantor KWI Jakarta, Selasa (25/2/2025).

Rapat Pleno yang berlangsung 25 hingga 27 Februari 2025 dihadiri oleh 13 Pengurus Inti dan Para Utusan dari 38 Keuskupan Se-Indonesia plus 1 wakil Keuskupan TNI-Polri.

Ketua Komisi HAK KWI, Mgr Christophorus Tri Harsono dalam sambutannya menegaskan bahwa ketujuh pimpinan ormas pemuda lintas agama tersebut adalah orang-orang yang diberkati.

“Orang yang baik hati. Orang suci adalah orang yang bisa melihat kesucian orang lain. Orang baik adalah orang yang bisa melihat kebaikan orang lain. Orang cerdas adalah orang yang bisa melihat kecerdasan orang lain Di sinilah sebenarnya yang memulai sesuatu hal yang baik. Semoga orang yang diberkati ini semakin diberkati sehingga banyak orang lain yang bisa terberkati. Semua hal yang baik akan berakhir dengan baik. Terima kasih,” tutur Mgr Tri Harsono.

Sementara itu, Sekretaris Kom HAK KWI Romo Aloysius Budi Purnomo Pr mengungkapkan bahwa Pedoman dalam Kebenaran dan Kasih (PDKK)- Orientasi Pastoral untuk Dialog Antarumat Beragama yang diterbitkan oleh Dewan Kepausan untuk Dialog Antarumat Beragama (15 Januari 2015), mendorong pendidikan kaum muda untuk kerja sama lintas agama.

Menurutnya, Para Ketum Organisasi Pemuda Lintas Agama (Katolik, Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu) telah menjawab PDKK. Mereka adalah Ketum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketum Pemuda Kristen (GAMKI) Sahat MP Sinurat, Ketum Pemuda Hindu (Peradah) I Gede Ariawan, Waketum Pemuda Buddha (Gemabudhi) Wiryawan, dan Ketum Pemuda Konghucu (Gemaku) JS Kristan.

Mereka bergerak bersama seluruh jajaran kepengurusan serta para anggota yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air Indonesia.

Adapun Deklarasi Jakarta – Vatikan yang berjudul “Keadilan dan Perdamaian untuk Dunia”, berisi
Kami pemuda lintas iman, dengan ini berkomitmen:

  1. Menjadi generasi muda Indonesia yang selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai energi positif bagi peradaban dunia
  2. Mengajak kaum muda sedunia untuk membangun masyarakat dunia yang berpegang teguh pada prinsip toleransi, solidaritas, dan gotong royong
  3. Mendukung dan menyebarluaskan pandangan dan nilai-nilai yang tertuang dalam Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Kehidupan Bersama (Dokumen Abu Dhabi) untuk mewujudkan keadilan dan perdamaian dunia.

Romo Budi menyatakan bahagia saat mereka dengan sukacita dan penuh kehangatan menerimanya saat bersilaturahmi kepada mereka bersama dengan Ketum Pemuda Katolik, Asat Gusma dan para pengurus lainnya. Dari situ, Romo Budi kian mengenal mereka sebagai para Pemuda Lintas Agama yang kreatif dan inklusif.

Langkah awal Deklarasi Jakarta – Vatikan ditindaklanjuti dengan beberapa kegiatan secara bersama-sama sebagai perwujudan deklrasi tersebut.

Mereka juga melakukan kunjungan silaturahmi jelang Natal ke Gereja Kristen Jawa Minomartani dan Gereja Katolik St Petrus & Paulus Minomartani, Sleman, Yogyakarta pada 20 Desember 2024.

Dalam rangka ekologi, mereka melakukan penanaman pohon di Nawang Jagad, Kaliurang di Sleman Yogyakarta. Terakhir, para Sahabat GP Ansor berkunjung ke Pertapaan Katolik Rawaseneng, untuk belajar mengelola peternakan dan pengolahan susu segar dalam upaya mengembangkan kesejahteraan.

Romo Budi yang juga seorang Doktor Ilmu Lingkungan amat bangga membaca, melihat, dan mengalami upaya para Ketum Organisasi Pemuda Lintasagama dalam mengawal perjalanan hidup bersama sebagai warga bangsa Indonesia dan merawat Bumi rumah bersama.

Atas alasan tersebut, maka selaku Sekretaris Komisi HAK KWI, berinisiatif untuk memberikan Apresiasi Penghargaan “Sehati Seperjalanan” kepada mereka. Dengan pemberian anugerah ini, Komisi HAK KWI ingin mengucapkan terima kasih dan ingin menjadi “Teman Sehati Seperjalanan” bagi para organisasi pemuda lintas agama.

Pemberian anugerah itu ditempatkan dalam Rapat Pleno Nasional Komisi HAK KWI yang dihadiri oleh Pengurus Kom HAK KWI serta Para Ketua dan Unsur Kom HAK Keuskupan seluruh Indonesia, yakni 38 Keuskupan secara teritorial pastoral plus 1 Keuskupan Kategorial TNI-Polri untuk menginspirasi para utusan agar melakukan sinergi di tempat masing-masing bersama para pemuda lintas agama dalam rangka dialog interreligius.

Pemberian anugerah tersebut dilakukan oleh Ketua Komisi HAK KWI, Mgr Christophorus Tri Harsono, yang dihadiri para mitra sekaligus saksi Deklarasi Jakarta-Vatikan yakni Romo Damianus Fadjar Tedjo Soekarno Pr (Keuskupan Malang), Herman Handoko (CEO PT Finansial Integrasi Teknologi/Pinjam Modal), dan Erben Noerman (COO PT Mitra Rukun Sejati) serta para Sahabat Mitra Kom HAK KWI dari berbagai daerah, juga Pengurus Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI); Asni Ovier Dengen Paluin (Ketua) dan Mercy Tirayoh (Wakil Ketua)..

“Semoga momentum ini menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk menjadi Teman ‘Sehati Seperjalanan’ mewujudkan dialog dalam kebenaran dan Kasih bagi semua orang tanpa diskriminasi,” jelas Romo kelahiran 14 Februari 1968 itu.

Ia berterima kasih kepada Mgr Christophorus Tri Harsono yang berkenan memberikan Anugerah Penghargaan “Sehati Seperjalanan” kepada para Ketum Pemuda Lintasagama tersebut.

“Saya juga berterima kasih kepada PWKI dan para mitra Kom HAK KWI atas terselenggaranya momentum ini,” tutup Romo tahbisan 8 Juli 1996 itu.

Nyalakan Semangat Laudato Si’, Keuskupan Agung Semarang Ajak Tiap Paroki Tanam Pohon

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Keuskupan Agung Semarang (KAS), panitia perayaan mengajak setiap paroki untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon sebagai bagian dari upaya nyata menghidupi semangat Laudato Si’— gagasan Paus Fransiskus yang menyerukan pentingnya merawat Bumi sebagai rumah kita bersama.

Aksi ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati perayaan besar tersebut, tetapi juga sebagai langkah konkrit untuk mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di masing-masing wilayah.

Aksi penanaman pohon dimulai pada Minggu, 23 Februari 2025, di Gereja Katedral Semarang, di mana Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, bersama Vikaris Jenderal KAS, Romo FX. Sugiyono, memimpin penanaman 1 pohon Pule dan 3 pohon Tabebuya Laevis. Selain itu, Kepala Paroki Katedral didampingi Wakil Dewan Paroki serta Ketua dan Wakil Ketua Panitia HUT ke-85 KAS turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya di Katedral Semarang, Kevikepan Yogyakarta Barat juga turut menanam 4.200 pohon dari berbagai jenis sebagai bagian dari gerakan ini. Kegiatan serupa diharapkan juga dapat diikuti oleh berbagai paroki di seluruh Keuskupan Agung Semarang.

Kegiatan ini juga akan terus dikembangkan ke beberapa lokasi strategis, seperti kapel di pedesaan atau sekitar Gua Maria, yang memungkinkan masyarakat setempat untuk mendapatkan bantuan dalam penanaman tanaman buah yang sesuai dengan kondisi lahan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, panitia juga berencana melaksanakan penanaman pohon dalam skala yang lebih besar di beberapa lokasi, seperti di Paroki Kudus atau Pati, sebagai bagian dari perayaan HUT KAS ke-85. Kegiatan ini tidak hanya akan menandai momentum penting dalam sejarah Keuskupan Agung Semarang, tetapi juga bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, berbagai pihak terkait akan dilibatkan, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, serta perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya, dalam penyediaan bibit pohon yang sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Mgr. Rubiyatmoko menegaskan, “Penanaman pohon ini juga merupakan simbolisasi dari perkembangan iman yang semakin subur dan semakin banyak orang yang berteduh di bawahnya. Artinya, semakin banyak orang yang berlindung di bawah Kristus dan mengalami keselamatan yang diyakinkan.”

Mgr. Rubiyatmoko juga mengajak seluruh umat KAS untuk terlibat dengan saling bergandengan tangan, berjalan bersama sebagai pewarta sukacita, dan menjadi berkat bagi sesama, sesuai dengan tema HUT ke-85 KAS.

Mudik Nyaman! Daop 4 Semarang Siapkan 535 Ribu Kursi KA, Cek Ketersediaan Tiket

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran Tahun 2025 selama 22 hari, dimulai pada Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) hingga Sabtu, 12 April 2025 (H+10).

Dalam periode ini, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan total 535.282 tempat duduk bagi para pelanggan kereta api, atau rata-rata 24.331 tempat duduk per hari.

Pemesanan Tiket Telah Dibuka, Minat Penumpang Terus Meningkat

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemesanan tiket untuk masa Angkutan Lebaran telah dibuka sejak 4 Februari 2025.
Hingga Selasa, 25 Februari 2025, jumlah keterisian tempat duduk mencapai 17 persen atau sebanyak 93.308 tiket dari total 535.282 tempat duduk yang tersedia untuk perjalanan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang ke berbagai tujuan.

Sementara itu, untuk tiket dengan tujuan ke wilayah Daop 4 Semarang pada masa masa angkutan lebaran, tercatat sebanyak 112.929 penumpang telah melakukan pemesanan. Puncak kedatangan favorit terjadi pada 28 Maret (H-3), 29 Maret (H-2), dan 30 Maret (H-1) 2025.

Arus Balik: Tiket ke Jakarta dan Bandung Menjadi Favorit

Pada arus balik, puncak keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 4 Semarang diperkirakan terjadi pada 5 April hingga 7 April 2025 (H+4 hingga H+6).

Pada tanggal-tanggal favorit tersebut, kereta api dengan keberangkatan awal dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang menuju Jakarta dan Bandung telah mencatat tingkat keterisian di atas 95 persen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memilih tanggal keberangkatan yang masih tersedia tiketnya,” ujar Franoto.

734 Perjalanan KA Disiapkan, Petugas CSM dan Komunitas Pecinta KA Membantu Pelayanan Selama Masa Lebaran

Untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan total 734 perjalanan kereta api, dengan rincian 558 KA jarak jauh dan 176 KA lokal. Rata-rata terdapat 33 perjalanan KA per hari yang siap mengantarkan penumpang ke berbagai kota tujuan.

Guna memberikan pelayanan terbaik, KAI Daop 4 Semarang akan menurunkan Petugas Customer Service Mobile (CSM) di stasiun-stasiun utama, seperti Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, dan Stasiun Pekalongan.

Selain itu, komunitas pecinta kereta api juga turut berpartisipasi dalam membantu layanan penumpang di beberapa stasiun, termasuk Stasiun Pemalang dan Stasiun Cepu.

Perjalanan Mudik Aman, Nyaman, dan Berkesan

“Kami berkomitmen untuk memastikan perjalanan mudik dengan kereta api tetap aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, kami berharap Angkutan Lebaran 2025 berjalan dengan lancar dan dapat memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut terkait penjualan tiket lebaran, masyarakat dapat menghubungi layanan Customer Service di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau akun media sosial KAI121.

Strategi Matang! RSI Sultan Agung Semarang Perkuat Layanan Jantung Terpadu

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen RSI Sultan Agung Semarang ( RSI-SA) dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal terus diupayakan.

Kali ini, RSI-SA bersiap mengembangkan layanan Sultan Agung Cardiovascular Center yang tidak hanya unggul dalam teknologi, tetapi juga mengedepankan pelayanan Islami dan holistik.

Dalam pertemuan eksklusif di Pesta Keboen Restoran, Semarang, jajaran direksi, tim bedah jantung, dan menejemen pelayanan medis berkumpul untuk mematangkan strategi layanan jantung terpadu.

Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B pada sambutannya menyampaikan harapannya untuk menjadikan Sultan Agung Cardiovascular Center enter sebagai pusat rujukan layanan jantung.

“ini akan kita dorong penuh step by step,” ungkap dr. Uji beberapa waktu yang lalu.

Ketua Tim Bedah Jantung RSI-SA -, dr. Sahal Fatah, Sp.BTKV, menyampaikan bahwa hingga saat ini timnya telah melakukan sekitar 3.931 tindakan bedah jantung, mencakup berbagai tingkat kesulitan, mulai dari kasus ringan hingga operasi yang kompleks.
Angka ini mencerminkan pengalaman dan kapabilitas tim dalam menangani pasien dengan beragam kondisi kardiovaskular.

“Sedangkan yang antri untuk tindakan bedah jantung sampai bulan Mei tahun 2026,” kata dr. Sahal.

Tindakan bedah jantung seperti prosedur bypass arteri koroner (CABG), Bedah katup jantung (Mitral, Aorta), Kelainan jantung bawaan (ASD.VSD), dan aneurisma aorta biasanya dilaksanakan di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Namun sekarang, Tim Bedah Jantung Sultan Agung Cardiovascular Center juga dapat melaksanakan tindakan tersebut. dr. Sahal berharap Sultan Agung Cardiovascular Center dapat mengurangi antrian tindakan bedah jantung dengan menjangkau pasien dari daerah Pantura, seperti Rembang, Pati, Kudus, dan Jepara sehingga pasien dapat segera ditangani tanpa menunggu antrian yang terlalu lama.

dr. Wahyu Wiryawan, Sp.B, Sp.BTKV (K) selaku anggota Tim Bedah Jantung mengungkapkan RSISA Semarang menjadi pionir Rumah Sakit Islam pertama yang melaksanakan tindakan bedah jantung.

“Setahu saya memang rumah sakit islam pertama di Indonesia yang melakukan bedah jantung adalah RSI Sultan Agung,” terangnya.

dr. Wahyu berkomitmen untuk terus mendukung layanan bedah jantung agar terus berkembang dan memperkuat Sultan Agung Cardiovascular Center Semarang.
“Jadi kita harapkan akan memperkuat kualitas pelayanan, kami selalu bersiap untuk mendukung RSISA Semarang,” imbuhnya.

Kepala Instalasi Sultan Agung Cardiovascular Center, dr. Adhitia Budy Prakoso, Sp.JP(K) FIHA menyampaikan Kardiolog di RSI-SA saat ini sudah subpesialis.

“Alhamdulillah semuanya sudah sub, jadi intervensi ada dua, aritmia dr. Pipin, imaging dr. Dhira dan sebentar lagi ada dr. Ali sub heart failure, sebentar lagi ada yang apply dari sub lain,” ungkap dr. Adhit.

Dalam upaya mengembangkan Sultan Agung Cardiovascular Center, dr. Adhit dan dr. Pipin terus menjaga komitmen agar jika ada kardiolog yang praktik di Sultan Agung Cardiovascular Center sudah memiliki kompetensi subspesialis.

Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan Sultan Agung Cardiovascular Center Semarang, dr. Vito Mahendra, M.Si.Med, Sp.B., Subsp.BD (K), menekankan bahwa kerja sama harmonis antara kardiolog dan tim bedah jantung telah menjadi kekuatan utama dalam pengembangan layanan Sultan Agung Cardiovascular Center.

Bersama Berziarah, Berbagi Berkah; Keuskupan Agung Semarang Mulai Rangkaian Hari Ulang Tahun ke-85

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keuskupan Agung Semarang (KAS) secara simbolis membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 dengan Ekaristi Promulgasi Logo dan Penanaman Pohon di Gereja Katedral Semarang.

Perayaan ini dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, dan dihadiri oleh umat serta panitia HUT KAS. Selain itu, kegiatan Donor Darah di Paroki Girisonta juga turut meramaikan pembukaan rangkaian HUT ini.

Makna Tema & Logo

Mengusung tema “Bersama Berziarah, Berbagi Berkah”, perayaan HUT ke-85 KAS mencerminkan semangat spiritualitas peziarahan Gereja yang terus berkembang sepanjang sejarah.

Tema ini mengandung makna yang dalam, dimulai dengan kata “Bersama,” yang menekankan pentingnya kesatuan umat beriman, baik dalam komunitas Gereja lokal maupun sebagai bagian dari Gereja universal.

Hal ini mencerminkan bahwa Gereja adalah umat Allah yang berjalan bersama, sesuai dengan nilai sinodalitas yang ditekankan oleh Paus Fransiskus.

Kata “Berziarah” mengingatkan umat bahwa hidup beriman adalah perjalanan menuju kekudusan, seperti perjalanan umat Allah dalam Perjanjian Lama menuju Tanah Terjanji. Perjalanan ini juga menggambarkan 85 tahun Keuskupan Agung Semarang dalam pelayanan dan pewartaan yang terus berlangsung.

Terakhir, “Berbagi Berkah” mengandung panggilan untuk menyebarkan kebaikan Tuhan yang diterima, baik melalui aksi, edukasi, refleksi, maupun selebrasi liturgi dan non-liturgi.

HUT ke-85 KAS diharapkan menjadi momentum yang mengajak seluruh umat, dari usia dini hingga dewasa, untuk bersama-sama berjalan dalam peziarahan iman, menjadi saksi kasih Allah, dan berbagi berkah kepada sesama.

Burung pelikan dalam logo HUT ke-85 KAS yang dalam ikonografi Katolik melambangkan pengorbanan dan kasih Kristus. Logo Burung Pelikan diambil dari Tongkat Uskup KAS dan logo uskup Kardinal Darmajuwana. Ungkapan “Pie Pelicane” berasal dari hymne St. Thomas Aquinas ”Adoro Te Devote”, yang dinyanyikan dalam penghormatan kepada Sakramen Mahakudus.

“Pelikan yang baik hati”, merujuk pada legenda bahwa pelikan akan melukai dirinya sendiri untuk memberi makan anak-anaknya dengan darahnya saat mereka kelaparan. HUT ini dipusatkan kepada Yesus Kristus, sang Pie Pellicane. Anak burung pelikan tegak ke atas menyimbolkan hasil dari pengorbanan adalah kehidupan.

Angka 85 merujuk kepada ulang tahun ke-85 KAS yang berdiri pada 25 Juni 1940 melalui Constitutio Apostolica Vetus de Batavia oleh Paus Pius XII. Pada tanggal 1 Agustus 1950 Romo Albertus Soegijapranata, SJ, romo Paroki Bintaran, diangkat menjadi Vikaris Apostolik pertama.

Penanaman Pohon

Sebagai bagian dari upaya Gereja menghidupi semangat Laudato Si’ dalam merawat Bumi, rumah kita bersama, Keuskupan Agung Semarang mengadakan penanaman pohon di Gereja Katedral Semarang pada 23 Februari 2025. Aksi ini juga menjadi bagian dari komitmen Gereja untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan pangan. Pohon yang ditanam meliputi pohon Pule dan Tabebuya Laevis, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas dan lingkungan sekitar.

Tak hanya di Katedral Semarang, Kevikepan Yogyakarta Barat juga turut menanam 4.200 pohon dari berbagai jenis sebagai bagian dari gerakan ini. Kegiatan serupa diharapkan juga dapat diikuti oleh berbagai paroki di seluruh Keuskupan Agung Semarang.

Donor Darah

Aksi sosial lainnya dalam rangkaian HUT ke-85 KAS adalah kegiatan donor darah. Kegiatan ini dimulai di Paroki Girisonta dengan lebih dari 30 pendonor yang terlibat pada 23 Februari 2025. Selain menjadi aksi kemanusiaan, kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk kepedulian Gereja terhadap kebutuhan darah di masyarakat dan memberikan kontribusi langsung kepada mereka yang membutuhkan. Nantinya, kegiatan donor darah juga akan dilakukan di berbagai paroki di Keuskupan Agung Semarang.

Rangkaian Acara

Keuskupan Agung Semarang terus berkomitmen memberikan diri untuk perkembangan Gereja dan Bangsa Indonesia. Berkah yang diterima bukanlah berkah dalam arti kemakmuran atau kekuasaan duniawi, tetapi berkah rohani dalam bentuk bertumbuhnya iman, harapan, dan kasih di antara umat. Beberapa acara yang telah direncanakan dalam rangkaian perayaan HUT ke-85 KAS antara lain:

  • Promulgasi Logo dan Tema – Minggu, 23 Februari 2025, di Katedral Semarang
  • Aksi Donor Darah – Dilaksanakan di Paroki-paroki KAS (Februari – Desember 2025)
  • Aksi APP Berbagi Alat Sekolah Pantas Pakai – Paskah 2025
  • Aksi Lomba Lagu, Paduan Suara, Storytelling – Tanggal akan diumumkan
  • Refleksi: Pemberian Sarikrama Award, Seminar Sejarah KAS – Tanggal akan diumumkan
  • Edukasi Mengenai Semangat HUT KAS – Tanggal akan diumumkan
  • Selebrasi: Pesta Umat dan Misa Akbar pada Minggu, 29 Juni 2025, di Stadion Jatidiri Semarang, yang akan dihadiri oleh 18.000 umat Katolik.

Perayaan HUT ke-85 Keuskupan Agung Semarang ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang syukur atas perjalanan panjang 85 tahun, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh umat untuk saling mendukung dalam perjalanan iman dan berbagi berkah kepada sesama.

Sido Muncul Pertahankan Proper Emas dan Green Leadership Utama, Bukti Komitmen Lingkungan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan ini adalah yang kelima kalinya diraih oleh perusahaan ini secara berturut-turut. Selain itu, Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, juga mendapatkan penghargaan Green Leadership Utama, yang merupakan penghargaan untuk pemimpin perusahaan yang berhasil menerapkan kebijakan lingkungan luar biasa.

Irwan Hidayat menyampaikan bahwa Proper Emas yang diraih merupakan hasil komitmen Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami merasa bangga dapat menerima penghargaan Proper Emas untuk kelima kalinya. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam berkontribusi menjaga lingkungan,” kata Irwan Hidayat saat menghadiri acara Anugerah Lingkungan Proper 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (24/2).

Penghargaan ini juga didasari oleh sejumlah inovasi yang dilakukan Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan, seperti upaya pengelolaan eceng gondok di Rawa Pening, Jawa Tengah. I

Menurutnya, perusahaan sedang berupaya mengurangi populasi eceng gondok dan mengubahnya menjadi bahan bakar baru yang ramah lingkungan.

“Kami sedang berusaha untuk mengatasi masalah eceng gondok di Rawa Pening dan menjadikannya sumber energi baru,” ungkap Irwan.

Selain itu, Sido Muncul juga berhasil melakukan efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan Bioetanol sebanyak 12,9 ton dan berhasil melestarikan 16 ekor elang di Agrowisata Sido Muncul.

Di sisi lain, perusahaan ini juga berupaya menghemat air dengan menggunakan teknologi canggih dalam proses produksi, termasuk dalam proses cleaning in place untuk menghemat 3 m3 air bersih pada produk Tolak Angin Cair.

Sido Muncul juga berfokus pada penggunaan energi terbarukan, seperti solar panel dan pemanfaatan limbah pabrik untuk pembakaran yang menghasilkan energi biomassa.

“Kami hampir 100% menggunakan energi baru terbarukan dan mengelola sampah secara mandiri tanpa membebani pemerintah,” tambah Irwan.

Pengelolaan sampah yang dilakukan Sido Muncul melibatkan penggunaan limbah jamu untuk diolah kembali menjadi pupuk organik.

Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Pabrik

Manajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga turut memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik.

Sido Muncul bekerja sama dengan masyarakat untuk program-program pemberdayaan, seperti kelompok petani alpukat dan sapi perah.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Sido Muncul.

Menurutnya, perusahaan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya terkait dengan pengelolaan air dan inovasi di Rawa Pening.

“Sido Muncul memiliki keseriusan dalam mengelola lingkungan, dan Green Leadership Utama ini pantas diterima oleh Irwan Hidayat,” katanya.

Ketua Dewan Pertimbangan Proper, Sudharto P Hadi menilai bahwa penghargaan Proper Emas menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperhatikan lingkungan dengan mengelola sampah, mengurangi emisi, serta meningkatkan efisiensi energi.

Proper Emas juga mencerminkan perusahaan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan lingkungan dari hulu hingga hilir.

Proper Emas merupakan bentuk dari keseriusan perusahaan dalam mencapai standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada peningkatan kesadaran perusahaan untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, yang tercermin dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dengan penghargaan ini, Sido Muncul semakin memantapkan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya peduli terhadap kesehatan manusia tetapi juga terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.