spot_img
Beranda blog Halaman 140

Kejagung dan Kejati Jateng Kirim Bantuan Sembako untuk Korban Longsor di Kabupaten Pekalongan

0

PEKALONGAN (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, dan IAD Wilayah Jawa Tengah mengunjungi Dusun Kasimpar, Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (25/1).

Dalam kesempatan ini, Kejati Jateng dan jajaran menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako untuk meringankan beban para korban tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan tersebut.

Kawasan Petungkriyono, yang menjadi titik longsor terparah, menyisakan duka mendalam bagi warganya, dengan puluhan korban jiwa akibat bencana alam tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, keluarga besar Adhyaksa dari Kejati Jateng hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto, memimpin langsung penyerahan bantuan yang juga dihadiri oleh Ketua IAD Wilayah Jateng, Ny. Fitria Ponco, bersama sejumlah pejabat seperti, Aspidsus Lukas Alexander Sinuraya, Asintel Freddy Simanjuntak, Aspidum Adhi Prabowo, Kabag TU Bambang Sunoto, dan Kajari Kabupaten Pekalongan, Feni Nilasari berserta jajaran lainnya.

Dalam sambutannya, Ponco Hartanto menyampaikan turut berduka cita rasa keprihatinan mendalam terhadap musibah yang menimpa warga Petungkriyono.

“Kami hadir di sini untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga korban serta semua yang terdampak bencana tanah longsor di Petungkriyono. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” kata Ponco Hartanto.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, antara lain beras sebanyak 3,9 ton (780 sak), biskuit 86 dus, gula 6 kwintal, ikan asin 2 kwintal, ikan sarden 40 dus, mie instan 386 dus, serta minyak goreng 1.000 liter.

Selain itu, juga diserahkan sejumlah kebutuhan lainnya, seperti pampers 40 dus, paket sembako 50 plastik, sarung 540 pcs, selimut 40 pcs, susu UHT 900 pcs, teh 12 dus, telur 32 peti, dan telur asin 10 dus. Tidak ketinggalan, bantuan berupa tikar, tolak angin, minyak kayu putih, serta mukena traveling turut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban, serta mempercepat pemulihan kondisi warga yang terdampak bencana. Kejaksaan Agung dan IAD Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemulihan dan memberikan perhatian bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kunjungan dan bantuan ini juga menjadi bukti nyata dari kepedulian lembaga negara terhadap korban bencana alam, serta sebagai wujud dari semangat solidaritas antar sesama dalam menghadapi musibah.

MAKI: Survei Tampilkan Citra Positif KPK, Tapi Prestasi Kejaksaan Agung Lebih Nyata

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai ada ketidaksesuaian antara citra yang diberikan oleh masyarakat terhadap tiga lembaga penegak hukum dan kinerja riil mereka, sebagaimana tercermin dalam hasil Survei Litbang Kompas yang baru saja dirilis.

Survei tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang naik dari 60,9% pada September 2024 menjadi 72,6% pada Januari 2025.

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga mencatatkan citra positif 70%, sementara Polri berada di posisi terakhir dengan 65,7%.

Namun, menurut Koordinator MAKI Boyamin Saiman, angka-angka tersebut perlu ditinjau lebih dalam, terutama jika dibandingkan dengan kinerja konkret masing-masing lembaga.

Boyamin menyebutkan bahwa Kejagung, meski jarang melakukan operasi tangkap tangan (OTT), namun sekali melaksanakan OTT berhasil menggulung kasus besar seperti yang melibatkan mantan pejabat Mahkamah Agung, Ricar Zarof, yang menyita dana hingga Rp 1 triliun.

Kejagung juga dianggap berhasil menuntaskan berbagai perkara besar seperti kasus Asabri, Jiwasraya, dan perkara-perkara di sektor perkebunan.

Polri, lanjut Boyamin, patut dihargai atas kesuksesannya dalam mengawal Pemilu dan Pilkada Serentak, serta respons cepat terhadap berbagai isu viral di masyarakat.

“Polri menunjukkan peran yang penting dalam menjaga stabilitas negara, bahkan meski mendapat tantangan berat,” ujar Boyamin.

Di sisi lain, Boyamin mempertanyakan hasil survei terhadap KPK, yang meskipun menunjukkan kenaikan signifikan dalam citra, namun dinilai masih jauh dari prestasi yang memadai.

KPK, menurutnya, masih terjebak dalam masalah-masalah lama, seperti pengungkapan kasus suap dan perdagangan pengaruh, serta belum menunjukkan keberhasilan besar dalam penanganan kasus korupsi tingkat tinggi.

“Meski ada upaya dalam mengejar buronan Harun Masiku, masyarakat belum melihat langkah besar KPK dalam menyelesaikan kasus-kasus yang sudah lama tertunda,” ungkap Boyamin.

Menurut MAKI, kegagalan KPK dalam mengawasi anggaran negara dan menjaga pencegahan korupsi masih menjadi masalah serius yang belum terselesaikan.

Boyamin juga menambahkan bahwa meskipun MAKI sudah sering mengajukan gugatan praperadilan terhadap lembaga-lembaga penegak hukum atas kasus yang mangkrak, KPK cenderung lambat dalam merespons hal tersebut, berbeda dengan Kejagung yang dinilai lebih cepat dan efektif dalam menangani kasus-kasus besar.

Sebagai penutup, MAKI menyarankan agar masyarakat lebih kritis dalam menilai kinerja penegak hukum, dengan didasari pada pemahaman yang mendalam tentang prestasi riil, bukan hanya citra yang muncul dalam survei.

“Sosialisasi yang masif harus dilakukan agar masyarakat bisa memberi penilaian yang lebih objektif,” tegas Boyamin.

MAKI juga menghormati hasil survei Litbang Kompas dan berharap dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi lembaga-lembaga penegak hukum untuk terus meningkatkan prestasi mereka demi mewujudkan penegakan hukum yang lebih baik di Indonesia.

Prof. Suparji Ahmad: Kejaksaan Agung Sukses Menangani Kasus Korupsi, Namun Citra KPK Justru Naik

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pakar hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Prof. Suparji Ahmad, menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menegakkan hukum di Indonesia.

Kejagung, menurut Prof. Suparji, berhasil menangani berbagai kasus besar korupsi yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Keberhasilan tersebut terlihat dari banyaknya kasus yang tuntas, mulai dari penyidikan hingga putusan banding pengadilan, seperti kasus timah dan sejumlah kasus besar lainnya.

“Selama tiga kali survei, Kejaksaan Agung selalu menduduki peringkat pertama dalam hal kepercayaan publik. Namun, saya merasa aneh dengan hasil survei terbaru yang menunjukkan peningkatan citra KPK yang signifikan,” ujar Prof. Suparji, Jumat (24/1).

Menurut Prof. Suparji, meski sebelumnya Kejaksaan Agung telah meraih kepercayaan publik yang sangat tinggi, mencapai 81,2%, beberapa faktor terkait seperti pendekatan humanis, terobosan restorative justice, dan transparansi kinerja menjadi penyebab utama tingginya kepercayaan publik.

Namun, dia menyoroti hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas, yang menunjukkan bahwa citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami lonjakan dari 60,9% pada September 2024 menjadi 72,6% pada Januari 2025, meskipun kinerja lembaga tersebut akhir-akhir ini banyak dipertanyakan.

Prof. Suparji mempertanyakan faktor yang memengaruhi lonjakan citra KPK, mengingat banyaknya kasus yang mangkrak dan tak jelas kelanjutannya.

Salah satu contoh yang disorot adalah kasus korupsi CSR Bank Indonesia (BI), di mana sempat diumumkan bahwa sudah ada tersangka, namun kemudian diralat dan pihak KPK meminta maaf atas pernyataan tersebut.

“Citra KPK naik begitu signifikan, sementara banyak kasus yang terhenti. Kasus yang sudah ada tersangka kemudian malah diralat, ini aneh dan perlu ada penjelasan objektif dari KPK mengenai indikator yang membuat citra mereka naik,” ujar Prof. Suparji.

Pentingnya Pemulihan Aset Negara

Lebih lanjut, Prof. Suparji menekankan bahwa penegakan hukum seharusnya tidak hanya dilihat dari jumlah orang yang dipenjara, tetapi juga dari kontribusi lembaga penegak hukum dalam pemulihan aset dan keuangan negara.

Kejaksaan Agung, kata dia, telah menunjukkan prestasi besar dalam mengembalikan triliunan rupiah aset negara yang hilang akibat korupsi.

“Keberhasilan Kejaksaan Agung dalam mengembalikan uang negara melalui proses hukum adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Hal ini lebih signifikan dibandingkan dengan KPK, yang meski menangani sejumlah kasus besar, namun kontribusinya dalam pemulihan aset negara jauh lebih sedikit,” ujarnya.

Meskipun begitu, Prof. Suparji mengakui bahwa KPK tetap memiliki peran penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia menyarankan agar KPK dan Kejaksaan Agung dapat bekerja sama lebih erat dalam mengusut kasus korupsi, mengingat kedua lembaga memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi.

“KPK dan Kejaksaan Agung bisa berkolaborasi dan melakukan supervisi bersama dalam kasus-kasus besar. Kerja sama ini akan memperkuat penegakan hukum dan memastikan tidak ada celah dalam proses hukum,” tutup Prof. Suparji.

Sebelumnya, Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, menjelaskan bahwa kenaikan citra KPK bisa jadi disebabkan oleh kepemimpinan baru yang terpilih dalam tiga bulan terakhir.

Sejumlah kasus besar yang ditangani KPK, seperti penetapan tersangka terhadap Harun Masiku dan Bupati Situbondo, juga turut berperan dalam meningkatkan persepsi positif publik terhadap lembaga antirasuah tersebut.

“Di bawah kepemimpinan baru, KPK terlihat lebih proaktif dalam menangani kasus-kasus yang menarik perhatian publik. Ini mungkin menjadi faktor utama di balik peningkatan citra KPK,” ujar Yohan.

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan bahwa tingkat kepuasan dan citra positif terhadap KPK mencapai 72,6%, mengungguli lembaga-lembaga lainnya seperti Kejaksaan Agung (70%), Mahkamah Agung (69%), dan Polri (65,7%). Meskipun demikian, TNI menduduki posisi teratas dengan citra positif sebesar 94,2%.

Survei ini melibatkan 1.000 responden dari 38 provinsi di Indonesia dan dilakukan pada Januari 2025, dengan margin of error sekitar 3,10%.

Seiring berjalannya waktu, publik akan terus mengamati kinerja kedua lembaga tersebut dalam memberantas korupsi dan mengembalikan aset negara yang telah disalahgunakan.

PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia dengan menyediakan pasokan listrik andal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

PLN pastikan keandalan suplai listrik di 238 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di 31 provinsi, dengan total kebutuhan daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).

Menteri BUMN, Erick Thohir, menegaskan bahwa perusahaan BUMN harus mengambil bagian dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor termasuk kontribusi aktif BUMN dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan BUMN memiliki peran strategis sesuai bidangnya,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Erick memastikan setiap BUMN, berperan aktif dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan generasi unggul yang sehat dan berdaya saing.

“Kami meminta PLN untuk menyiapkan infrastruktur listrik yang andal sebagai sumber energi bagi SPPG atau Dapur MBG, termasuk menjangkau desa-desa, guna memastikan kelancaran pelayanan program Makan Bergizi Gratis,” ungkap Erick.

Kementerian BUMN, bersama Badan Gizi Nasional, akan membentuk Project Management Office (PMO) untuk mengkoordinasikan peran BUMN yang terlibat, sesuai dengan tugas, wilayah, dan kontribusinya masing-masing. Langkah ini bertujuan memperluas cakupan penerima manfaat program MBG.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa sebagai BUMN yang diberi mandat untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal, PLN siap mendukung penuh pelaksanaan Program MBG yang sejalan dengan komitmen PLN terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Seluruh unit kami siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Seluruh petugas kami sudah memastikan keandalan listrik di setiap titik, baik itu di fasilitas produksi makanan bergizi, fasilitas penyimpanan hingga lokasi distribusi,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa proyeksi beban puncak nasional tertinggi sepanjang tahun 2025 mencapai 50,1 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok sebesar 52,9 GW, sehingga kondisi sistem kelistrikan nasional masih sangat aman.

“PLN menjamin kebutuhan listrik di lokasi-lokasi SPPG atau Dapur MBG dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini meliputi penyediaan infrastruktur kelistrikan, peningkatan kapasitas, hingga pemeliharaan jaringan listrik yang optimal,” pungkas Darmawan.

KAI Daop 4 Semarang Siapkan 79 Ribu Kursi untuk Libur Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 79 ribu tempat duduk kereta api atau rata-rata 15.800 tempat duduk per hari selama 5 (lima) hari periode long weekend libur Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek pada Sabtu, 25 Januari hingga Rabu, 29 Januari 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menerangkan bahwa dalam periode tersebut terdapat sebanyak 155 kereta api penumpang atau rata-rata 31 KA setiap harinya yang diberangkatkan dari wilayah Daop 4 Semarang.

Selain itu juga terdapat 270 perjalanan kereta api atau rata-rata 54 KA per hari yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang.

Sedangkan untuk okupansi keterisian tempat duduk berdasarkan data pada hari ini Jumat, 24 Januari 2025, sudah terjual sebanyak 36.099 tempat duduk atau sebanyak 46 persen dari tempat duduk yang disediakan.

“KAI berharap masyarakat dapat segera merencanakan perjalanannya pada masa libur long weekend ini, karena tiket kereta api pada periode tersebut masih banyak tersedia,” pesan Franoto.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA untuk periode libur tersebut, dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan berbagai mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

KAI mencatat untuk keberangkatan penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang selama periode tersebut akan terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025 dan Rabu, 29 Januari 2025 dengan prediksi jumlah penumpang naik sebanyak lebih dari 19 ribu penumpang per harinya.

Sedangkan untuk kedatangan penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang akan terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025 dan Minggu, 26 Januari 2025 dengan jumlah penumpang yang datang atau tiba sebanyak lebih dari 18 ribu penumpang per harinya.

“Dalam menyediakan transportasi kereta api khususnya di masa long weekend, KAI memastikan akan melayani masyarakat dengan aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Sehingga momen liburan bersama keluarga atau sahabat dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman, menyenangkan dan berkesan,” tutup Franoto.

Libatkan Sivitas Akademika, Pemilihan Rektor Baru SCU Junjung Tinggi Nilai Demokrasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Segenap sivitas akademika Soegijapranata Catholic University (SCU) turut berpartisipasi dalam Proses Pemilihan Rektor Periode 2025-2029 yang telah dimulai sejak Oktober 2024 lalu.

Melalui 12 unit dari 10 fakultas, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, 4 bakal calon rektor SCU diperoleh dari 44 dosen yang memenuhi syarat.

“Setiap unit berhak mengusulkan 3 nama bakal calon. Kami pun membebaskan mekanisme pemilihan di tingkat unit seperti apa, yang penting 3 nama itu terpenuhi,” jelas Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto saat Konferensi Pers pada Senin (20/1) di Gedung Mikael, Kampus 1 SCU Bendan.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan syarat bakal calon antara lain berlatar belakang pendidikan S3 dengan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen (JAFA) minimal Lektor, minimal masa kerja 10 tahun, serta tidak memasuki masa pensiun selama masa jabatan hingga 2029.

Bakal calon pun juga diwajibkan beragama Katolik, mengingat SCU adalah perguruan tinggi Katolik.

“Regulasi yang kami jadikan pedoman merujuk pada STATUTA dan ORTALA (Peraturan Organisasi dan Tata Kelola), karena di dalamnya sudah dijelaskan Proses Pemilihan Rektor,” lanjut Dr. Ferdinand.

Melalui proses penjaringan bakal calon yang dilaksanakan hingga Desember 2024, 4 nama bakal calon kemudian muncul. Mereka pun berkesempatan memaparkan visi, misi, dan rencana program kerjanya dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar pada Kamis (23/1) di Theater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan.

Pemaparan turut menghadirkan 6 panelis yang ikut mempertajam gagasan para bakal calon. Adapun panelis tersebut adalah:

Internal:

  1. Perwakilan Dosen: Peter Ardhianto, SSn, MSn, PhD (Dosen DKV SCU)
  2. Perwakilan Tenaga Kependidikan: Paulus Sapto Nugroho (Ketua Paguyuban Tenaga Kependidikan Pranata Asih SCU)
  3. Perwakilan Mahasiswa: Hengky Ardi Nur Cahyo (Ketua Senat Mahasiswa Universitas)

Eksternal:

  1. Perwakilan Gereja Katolik: Rm. TB. Gandhi Hartono, SJ dari Konferensi Waligereja Indonesia
  2. Perwakilan Akademisi dan Perguruan Tinggi: Mantan Rektor Atma Jaya Jakarta Dr. Agustinus Prasetyantoko
  3. Perwakilan Dunia Industri: Jurnalis Senior Kompas Budiman Tanuredjo

Hasil Penghitungan Suara dalam Rapat Senat Tertutup

Selepas pemaparan tersebut, seluruh anggota Senat SCU memberikan suaranya dalam Rapat Senat Tertutup di Gedung Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan pada hari yang sama.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Robertus Setiawan Aji Nugroho, ST, MCompIT, PhD, memperoleh suara terbanyak. Hasil perolehan suara terbanyak kedua diperoleh Benediktus Danang Setianto, SH, LLM, MIL, PhD dan terbanyak ketiga diperoleh Dr. Marcella Elwina Simandjuntak, SH, CN, MHum.

Selepas penghitungan suara, 3 nama calon dengan perolehan suara tertinggi akan dikirimkan kepada yayasan yang menaungi SCU, Yayasan Sandjojo. Nantinya, Rektor SCU terpilih akan diputuskan oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Sandjojo.

Jalur Kereta Stasiun Gubug – Karangjati Kembali Ditutup

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali menutup jalur KA pada Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan karena adanya luapan air.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatatakan bahwa pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 22.25 WIB telah terjadi luapan air kembali pada sekitar jalur KA.

“Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, jalur tersebut ditutup sementara karena adanya gogosan imbas luapan air yang terjadi,” terangnya.

Saat ini, KAI telah menyiagakan ratusan petugas prasarana, alat berat serta material pendukung lainnya untuk mengani luapan air di lokasi dimaksud. Proses penanganan dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

KAI juga akan menerapkan kembali rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute perjalanan kereta api memutar via jalur Brumbung-Gundih-Gambringan maupun via jalur Brumbung-Solo-Surabaya.

Adapun KA terdekat dan akan menerapkan pola operasi memutar sebagai berikut:

Memutar via jalur Brumbung-Gundih-Gambringan:

  1. KA 77 Pandalungan relasi Jember-Jakarta
  2. KA 63 Sembrani relasi Surabaya-Jakarta
  3. KA 3 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Jakarta
  4. KA 185 Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Jakarta
  5. KA 126 Harina relasi Bandung-Surabaya

Memutar via jalur Brumbung-Solo-Surabaya:

  1. KA 219 Kertajaya relasi Surabaya-Jakarta
  2. KA 131 Dharmawangsa relasi Surabaya-Jakarta
  3. KA 108 Jayabaya relasi Jakarta-Malang
  4. KA 64 Sembrani relasi Jakarta-Surabaya
  5. KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya
  6. KA 130 Gumarang relasi Jakarta-Surabaya

KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan luapan air kepada masyarakat.

Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini.

KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal kereta api atau pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

UNDIP Raih Peringkat Dua Nasional di Bidang Ilmu Gizi dan Pangan Versi EduRank

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Berdasarkan peringkat yang dirilis oleh EduRank, UNDIP berhasil menduduki posisi kedua di Indonesia dalam bidang Nutrition and Food Science.

Prestasi ini tak lepas dari kerja keras dari civitas academica dari departemen yang banyak menyumbangkan aktifitas akademik di bidang ini yaitu Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UNDIP.

EduRank merupakan platform pemeringkatan independen berbasis metrik dari 14.131 universitas yang berasal dari 183 negara. Pemeringkatan ini memperhatikan publikasi ilmiah, sitasi/kutipan, reputasi non-akademik dan popularitas alumni.

Di tingkat Asia, UNDIP berhasil menempati peringkat ke-41, sementara secara global, berada di posisi ke-160 dalam bidang Nutrition and Food Science.
Prestasi ini semakin mempertegas posisi UNDIP sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, khususnya dalam bidang gizi dan ilmu pangan.

Komitmen dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi

Prestasi UNDIP tak lepas dari dedikasi yang tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang gizi dan pangan.

Salah satunya yang turut berkontribusi dalam capaian ini adalah Program Studi S1 Gizi dan Program Studi S2 Ilmu Gizi di Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran UNDIP.

Prestasi ini juga merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan.

Departemen Ilmu Gizi FK UNDIP terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengajaran agar dapat berkontribusi lebih besar pada pengembangan ilmu gizi dan pangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bersaing dengan Universitas Terkemuka

Di Indonesia, posisi pertama dalam pemeringkatan EduRank untuk bidang Nutrition and Food Science dipegang oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), yang juga menunjukkan prestasi luar biasa dengan peringkat ke-35 di Asia dan ke-145 di dunia.

Meskipun demikian, capaian UNDIP di peringkat kedua menjadi indikasi bahwa universitas ini mampu bersaing dengan universitas ternama lainnya dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan lulusan yang kompeten di bidangnya.

Peringkat ini juga menunjukkan bahwa dalam bidang Nutrition and Food Science UNDIP lebih unggul di bandingkan dengan Universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia.

Dampak pada Dunia Akademik dan Industri

Capaian UNDIP ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusannya di dunia kerja, khususnya dalam bidang gizi, kesehatan, dan pangan.

Dengan tantangan global seperti isu keamanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, lulusan UNDIP memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, dengan pengakuan dari EduRank, UNDIP semakin memiliki daya tarik bagi calon mahasiswa, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang ingin mendalami ilmu gizi dan pangan.

Hal ini juga memberikan peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam bidang penelitian dan pengembangan.

Harapan ke Depan

Dengan pencapaian ini, Departemen Ilmu Gizi FK UNDIP memiliki harapan untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan penelitian yang dihasilkan, serta mampu menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam bidang Gizi dan Pangan.

Dukungan dari pemerintah, mitra industri, serta masyarakat menjadi kunci untuk menjaga dan meningkatkan reputasi UNDIP di kancah internasional.

Pencapaian UNDIP dalam pemeringkatan EduRank bukan hanya sekadar angka, tetapi juga simbol dedikasi dan kerja keras seluruh elemen universitas untuk mewujudkan visi sebagai universitas riset yang unggul.

Dampingi Menteri Maman, Ferry Wawan Cahyono Dukung Cerutu Temanggung Tembus Pasar Dunia

0

TEMANGGUNG (Pertamanews.id) – Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, bersama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, melakukan kunjungan kerja ke pabrik cerutu di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (24/1).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau proses produksi sekaligus mendengar aspirasi pelaku usaha di sektor tersebut.

“Kami datang untuk melihat langsung bagaimana kondisi produksi cerutu di Temanggung. Selain itu, kami juga mendiskusikan beberapa aspirasi, terutama mengenai strategi pemasaran untuk produk ini,” ujar Maman kepada awak media.

Maman menegaskan bahwa Kementerian UMKM siap mendukung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program, termasuk digitalisasi dan pemanfaatan platform e-commerce. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing cerutu lokal di pasar nasional maupun internasional.

“Kualitas cerutu dari Temanggung tidak kalah dengan produk impor. Dengan dukungan pemasaran digital, kami berharap produk ini bisa lebih dikenal masyarakat luas,” katanya.

Dukungan Kementerian, lanjut Maman, tidak terbatas pada sektor cerutu saja. Pihaknya berkomitmen untuk membantu pengembangan seluruh UMKM di Kabupaten Temanggung dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah dan Asosiasi UMKM setempat.

“Walaupun hari ini fokus kami pada cerutu, bantuan ini berlaku untuk semua sektor UMKM. Kami ingin memastikan UMKM Temanggung bisa terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah. Ia menilai program yang digagas Kementerian UMKM menjadi solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi produk lokal di Jawa Tengah.

“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah, terutama dalam mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program yang ada,” ujar Ferry.

Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Temanggung, terutama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.

Antisipasi Libur Panjang, Pertamina Pastikan Energi untuk Jateng & DIY Terkendali

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang libur panjang dalam rangka peringatan Isra Mi’raj dan Imlek pada 26-29 Januari 2025 (termasuk libur akhir pekan), Pertamina melakukan sejumlah pengamanan pasokan energi di Jateng dan DIY.

Hal tersebut diungkapkan Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan

”Secara umum, ketahanan stok produk BBM, LPG, dan Avtur sangat tebal di Supply Point Utama hingga lembaga penyalur yang ada di Jawa Tengah dan DIY, yaitu 15,6 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk gasoline, 21,2 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk gasoil, 1,7 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk LPG, dan 30,6 kali lipat dari konsumsi normal untuk prdouk Avtur,” ungkap Taufiq.

“Terdapat 8 Supply Point BBM, 4 Terminal LPG, dan 5 Supply Point Avtur yang tersebar se-Jateng & DIY yang terus beroperasi di hari libur,” imbuhnya.

Tambah Pasokan LPG

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG, khususnya LPG 3 Kg atau LPG subsidi, Pertamina mengalokasikan tambahan fakultatif berdasarkan koordinasi dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.

”Secara keseluruhan tambahan LPG 3 Kg yang dialokasikan selama hari libur nanti total sebanyak lebih dari 733.000 tabung atau sebesar 50% dari penyaluran harian,” terang Taufiq.

Tambahan tersebut akan disalurkan melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.

”Untuk itu kami imbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian produk LPG hanya di pangkalan resmi Pertamina, selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tuturnya.

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Daerah Wisata

Taufiq menambahkan Pertamina juga melakukan antisipasi terhadap cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang tengah berlangsung saat ini.

”Kami menyiagakan keandalan sarfas dan lembaga penyalur untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini. Kami memiliki pola supply alternatif untuk penyaluran produk hingga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) apabila dibutuhkan pada kondisi tertentu,” katanya.

Di samping itu, Taufiq juga mengantisipasi lonjakan kebutuhan pasokan di beberapa daerah wisata.

”Kita tahu di Jawa Tengah dan DIY merupakan 2 provinsi dengan destinasi wisata yang cukup banyak, untuk itu kami akan memonitor secara intens apabila suatu waktu diperlukan tambahan pasokan. Tak lupa aspek safety dalam penyaluran energi juga kita monitor terus,” pungkas Taufiq.

Untuk informasi lebih lanjut seputar produk dan layanan dari Pertamina, konsumen maupun masyarakat luas dapat memperoleh informasi melalui aplikasi MyPertamina maupun Pertamina Call Center di nomor 135.