spot_img
Beranda blog Halaman 211

PT KAI Daop 1 Jakarta Tambah Fasilitas Face Recognition di Stasiun Pasar Senen

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT KAI Daop 1 Jakarta terus berbenah untuk melakukan peningkatan pelayanan. Sebelumnya Face Recognition disediakan di Stasiun Gambir sejak September tahun lalu. Kini Face Recognition telah hadir juga di Stasiun Pasar Senen sejak Sabtu (14/9) lalu.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan bahwa penumpang yang telah terverifikasi dengan sistim Face Recognition tidak perlu mendaftar lagi. Sampai dengan saat ini yang sudah mendaftar Face Recognition di Daop 1 Jakarta sebanyak 1.506.620 orang.

Ixfan juga menjelaskan bahwa mengoperasikan sistem Face Recognition di Stasiun Pasar Senen untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan bagi penumpang. “Teknologi ini dipasang di gate 1 menuju jalur 1 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan mulai beroperasi pada 14 September 2024 lalu,” kata Ixfan dari Jakarta, Rabu (25/9).

“Fasilitas di Stasiun Pasar Senen terus diperbarui demi kenyamanan penumpang. Dengan adanya face recognition, proses boarding menjadi lebih cepat dan mudah. Penumpang kini dapat menikmati tambahan fasilitas seperti pendingin udara di zona 3 atau hall stasiun, serta eskalator yang menghubungkan hall dengan Peron 3 dan Peron 4 KAJJ,” lanjut Ixfan.

Stasiun Pasar Senen melayani rata-rata 8.000 hingga 10.000 penumpang per hari, dengan peningkatan menjadi 11.000 hingga 15.000 pada akhir pekan, dan lebih dari 20.000 saat libur sekolah atau Lebaran.

“Pemasangan face recognition diharapkan mempercepat proses layanan serta meningkatkan kenyamanan penumpang,” pungkas Ixfan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan KA dan layanan lainnya, masyarakat dapat menghubungi KAI melalui beberapa kanal seperti Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, dan email di cs@kai.id.

Freeport Indonesia dan UNDIP Bangun Kelestarian Mangrove di Wilayah Pesisir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Freeport Indonesia (PTFI) berpartisipasi dalam Seminar Nasional bertajuk “Perlindungan Kawasan Pesisir Melalui Restorasi Mangrove” yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP), pada Senin (23/9).

Mangrove memainkan peran penting dalam menopang rantai kehidupan kawasan pesisir, meminimalisir terjadinya sedimentasi serta memitigasi perubahan iklim.

Sejak tahun 2004, PTFI tengah melaksanakan program rehabilitasi mangrove di Mimika yang seluas 8.000 Ha, dan di sejumlah provinsi lain di Indonesia seluas 2.000 Ha bekerjasama dengan KLHK, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dan beberapa universitas di Indonesia. Hingga 2024, total kawasan penanaman mangrove PTFI telah mencapai 1.100 Ha.

Hadir sebagai panelis pada Seminar ini yaitu Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro, Vice President Environmental PT Freeport Indonesia Gesang Setyadi, Prof. Denny Nugroho Sugianto, dan Dr. Rudhi Pribadi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Sekitar 260 mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas di UNDIP serta universitas di sekitarnya, hadir dalam kegiatan ini.

Dirjen PPKL Sigit Reliantoro menegaskan bahwa dalam melakukan restorasi mangrove, terdapat faktor yang cukup kompleks sehingga pelaksanaannya harus melalui perencanaan yang matang.

“Diawali dengan studi dari berbagai aspek serta perencanaan yang cukup matang maka keberhasilan restorasi mangrove cukup tinggi,” ujarnya.

Vice President Environmental PTFI Gesang Setyadi mengatakan dalam program rehabilitasi mangrove di Muara Ajkwa, Kabupaten Mimika, PTFI melibatkan 20 kontraktor lokal Papua untuk membangun struktur muara (estuary structure).

Ke depannya keberadaan hutan mangrove ini diharapkan memberikan manfaat untuk masyarakat lokal berupa jasa ekosistem mangrove yang meliputi fisik, ekologi dan sosial ekonomi.

Pelibatan masyarakat lokal sangat penting untuk mendukung keberhasilan program rehabilitasi mangrove yang dilakukan PTFI.

“Kami mendorong upaya pemberdayaan masyarakat untuk melindungi wilayah pesisir demi menjamin kelestarian alam di masa mendatang yang akan memberikan manfaat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Suku Kamoro yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan. Rehabilitasi mangrove ini sebagai upaya perusahaan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 30 persen di tahun 2030,” kata Gesang.

Senada dengan Gesang, Prof. Denny menambahkan melalui carbon sequestration, ekosistem mangrove mampu menyerap dan menyimpan karbondioksida dari atmosfer dalam jangka waktu yang lama.

“Upaya mempercepat restorasi mangrove perlu dilakukan melalui pendekatan infrastruktur hard structure, yang akan membantu proses sedimentasi, dan pada akhirnya membantu proses re- vegetasi mangrove di kawasan tersebut. Keberadaan hutan mangrove berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim global,” katanya.

Wakil Rektor IV UNDIP bidang Riset, Inovasi dan Kerjasama Wijayanto dalam sambutannya menyampaikan “Melalui seminar nasional ini, dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada mahasiswa serta masyarakat terkait pentingnya peran hutan mangrove secara ekologi dan ekonomi.”

Mengingat nilai penting ekosistem mangrove baik secara fisik, ekologi maupun ekonomi, penggunaan vegetasi sangat diutamakan dalam rehabilitasi ekologi mangrove.

Menurut Dr. Rudhi, selama ini banyak kegiatan rehabilitasi mangrove yang gagal atau kurang berhasil karena pada saat pelaksanaannya tidak mengacu pada permasalahan dasar yang menyebabkan degradasi mangrove tersebut.

“Perlu dilakukan kajian terhadap faktor-faktor yang mendasari degradasi mangrove sebelum dilakukan upaya rehabilitasi,” ungkapnya.

Saat bersamaan turut digelar peluncuran buku berjudul Mangrove di Mimika, yang merupakan terbitan buku ke-11 dari serial buku Biodiversity di Mimika.

Buku setebal 163 halaman ini mendeskripsikan tentang jenis-jenis mangrove di wilayah operasi PTFI. Keberadaan buku mangrove ini diharapkan dapat memperkaya referensi literasi kekayaan mangrove di Indonesia, khususnya dari Papua.

Ksatria JNE Bogor Borong Medali Emas dan Perak di PON XXI Aceh-Sumut

0

ACEH (Pertamanews.id) – PON XXI Aceh-Sumut, ajang olahraga terbesar di Indonesia, mencatat momen bersejarah bagi JNE. Karena salah satu karyawannya yang mewakili kontigen Jawa Barat, Haggies Mugara sukses mempersembahkan medali emas dan perak untuk cabang olahraga Shorinji Kempo yang berkompetisi dengan atlet dari seluruh provinsi di Indonesia.

Haggies Mugara adalah seorang Ksatria JNE Bogor yang telah bergabung sejak tahun 2019 yang mengawali karir sebagai rider dan kini menjabat sebagai sales counter officer.

Prestasi Haggies dalam bidang olahraga Shorinji Kempo sangat gemilang. Haggies pernah mengikuti kejuaraan PORDA pada tahun 2010, 2014, 2018 dan 2022 lalu mendapat dua medali emas.

Ia juga pernah mengikuti ajang PON sebelumnya pada tahun 2012, 2016, dan 2021 dengan meraih satu emas dan dua perak, serta ajang Sea Games Myanmar pada tahun 2013 dengan meraih medali perak dan emas.

“Pada keikutsertaan PON 2012 saya meraih perak, PON 2016 dan PON 2021 peraih emas dan perak. Alhamdulillah PON XXI Aceh-Sumut kembali meraih emas dan perak,” kata bapak dua anak ini.

Haggies juga pernah berlaga di kejuaraan dunia pada tahun 2013 di Osaka, Jepang dengan raihan medali emas. Kemudian, di tahun 2017 ia juga meraih medali perak saat berlaga di USA, California.

Ia memulai perjalanan di dunia Shorinji Kempo sejak usia 9 tahun, semangatnya menjadi seorang atlet ternyata turunan dari sang ayah yang memiliki hobi olahraga bidang tinju.

Memulai hobinya sejak tahun 2001, dan mengikuti kejuaraan nasional pertamanya pada level junior di tahun 2008, saat ini adalah PON keempat yang diikutinya. Menjadi seorang juara adalah target lainnya, karena mendalami Shorijin Kempo mengajarkan jiwa Bushido dengan artian bersungguh-sungguh dan berjiwa ksatria.

“Semangat terus dalam mengembangkan hobi. Semoga saya menjadi inspirasi kepada Ksatria dan Srikandi JNE yang mempunyai talenta luar biasa di luar pekerjaanya. Semoga dapat mengharumkan nama daerahnya, provinsinya dan tentunya tempat kami bekerja yakni JNE,” ungkap Haggies.

Ditengah kesibukannya sebagai karyawan JNE pada bidang pelayanan kiriman, Haggies harus pandai membagi waktu antara latihan dan tentunya perhatian terhadap keluarga kecilnya.

“Dengan sistem kerja shift membuat saya dapat mengatur waktu antara pekerjaan dengan latihan. Ketika masuk pagi, sepulangnya bekerja saya melanjutkan untuk latihan. Dengan waktu tersebut saya mempersiapkan PON kali ini.” jelasnya.

Kesuksesan ini membuat harum nama Provinsi Jawa Barat dan juga Kota Bogor, serta membanggakan JNE yang turut memberi dukungan penuh. Sebastian, selaku Kepala Cabang JNE Bogor, mengucapkan selamat atas keberhasilan Haggies Mugara dalam meraih medali emas dan perak.

“Prestasi luar biasa ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi perusahaan dan inspirasi bagi seluruh karyawan. JNE sangat mendukung Karyawan/ti untuk berprestasi tanpa batas. Kerja kerasnya selama memulai pertandingan, yang disertai doa dan dukungan dari masyarakat Jawa Barat, masyarakat kota Bogor, dan tentunya seluruh keluarga besar JNE, akhirnya membuahkan hasil. ” tutup Sebastian.

Satgas SIRI Kejagung Tangkap Gaguk Sulistyo, DPO Kejari Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Candra Saptaji, S.H., M.H., mengumumkan keberhasilan penangkapan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Gaguk Sulistyo Bin Soeyanto yang merupakan buron perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Kota Semarang Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah. Terpidana tersebut ditangkap pada Selasa, 24 September 2024, sekitar pukul 13.50 WIB, di Cluster Paviliun Residence A2 No. 10, Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

“Kejaksaan berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Gaguk Slistyo Bin Soeyanto, terpidana kasus penyelundupan kayu olahan yang melanggar Pasal 103 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan,” ungkap Candra

Gaguk Sulistyo, sebelumnya telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri Semarang melalui Putusan Nomor 149/Pid.Sus/2011/PN.Smg pada 9 November 2011, yang kemudian diperkuat oleh Pengadilan Tinggi Semarang dan Mahkamah Agung melalui putusan akhir Nomor 969 K/Pidsus/2015 pada 14 Desember 2015. Ia dijatuhi pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp150 juta, subsidair 4 bulan kurungan.

Candra menjelaskan eksekusi terhadap terpidana Gaguk Sulistyo dilakukan setelah perkara yang dihadapinya telah berkekuatan hukum tetap.

“Kasasi di Mahkamah Agung pada tahun 2015 menyatakan terpidana bersalah dan harus menjalani hukuman penjara,” katanya.

Terpidana yang merupakan warga Pacar Kembang, Tambak Sari, Surabaya, ditangkap tanpa perlawanan dan menunjukkan sikap kooperatif selama proses penangkapan. Saat ini, Gaguk Sulistyo tengah diproses untuk serah terima dari Satgas SIRI Kejaksaan Agung kepada Jaksa Eksekutor Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, di Rutan Salemba.

13,5 Miliar dari Lelang Aset Koruptor Leslie Girianza, Kejari Kota Semarang Terus Lakukan Pulihkan Kerugian Negara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Candra Saptaji, S.H., M.H., menyampaikan perkembangan terkait pelelangan barang rampasan dari kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan Leslie Girianza Hermawan, Rabu (25/9).

Dalam konferensi pers yang digelar, Candra menjelaskan bahwa pelelangan tersebut dilaksanakan atas barang-barang rampasan yang diambil dari perkara korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Agung RI.

“Uang tunai ini merupakan hasil pelelangan dari kasus tindak pidana korupsi Leslie Girianza Hermawan yang ditangani oleh penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung RI pada 4 Agustus 2023,” ungkap Candra.

Ia menambahkan bahwa nilai pelelangan yang dilakukan mencapai sekitar Rp 13,5 miliar.

“Total nilai pelelangan sekitar 13,5 miliar, sementara aset lainnya, sekitar 20 bidang tanah yang tersebar di berbagai wilayah, masih dalam proses,” jelasnya.

Candra juga menjelaskan bahwa barang-barang yang dilelang terdiri dari 19 kontainer tekstil yang mencakup 12 item utama. Pelelangan tersebut diselenggarakan pada 10 September 2024 oleh PPA Kejaksaan R.I melalui KPKNL Jakarta IV. Barang-barang dilelang dengan harga limit sebesar Rp 8,5 miliar dan berhasil terjual dengan harga Rp 13,36 miliar.

Lebih lanjut, Candra mengungkapkan bahwa total kerugian negara dari kasus ini mencapai Rp 700 miliar. Proses hukum terhadap Leslie Girianza Hermawan telah diputuskan melalui berbagai tingkatan pengadilan, dimulai dari Pengadilan Tipikor Semarang, Pengadilan Tinggi Semarang, hingga putusan final oleh Mahkamah Agung RI pada 13 September 2023.

Penyidikan terhadap Leslie Girianza Hermawan dilakukan oleh Kejaksaan Agung dan telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang. Barang-barang rampasan yang dilelang ini termasuk dalam daftar barang yang disita selama proses hukum berlangsung, dan sebagian besar merupakan tekstil dengan berbagai jenis kain berbahan dasar poliester.

Candra menegaskan bahwa pihak Kejaksaan akan terus melanjutkan proses hukum dan pelelangan terhadap aset-aset lainnya yang belum selesai. Aset-aset tersebut termasuk bidang tanah yang masih dalam tahap verifikasi dan pemrosesan lelang.

Hasil lelang ini akan digunakan untuk memulihkan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Leslie Girianza Hermawan. Kejaksaan Negeri Kota Semarang mengapresiasi proses hukum yang telah berjalan dan berkomitmen untuk terus menjaga integritas dalam pemulihan aset negara serta penegakan hukum.

Tegas! Kejari Kota Semarang Musnahkan Barang Bukti Rokok Ilegal, Narkotika, hingga Senjata Tajam

0

SEMARANG (Pertamanews.id) –  Kejaksaan Negeri Kota Semarang (Kejari Kota Semarang) melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap berasal dari 118 perkara tindak pidana dalam periode tiga bulan terakhir. Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut digelar di halaman Kantor Kejari Semarang, Rabu (25/9).

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari beragam jenis, mulai dari narkotika, obat-obatan terlarang, alat komunikasi, hingga barang-barang kepabeanan ilegal.

Kepala Kejari Kota Semarang, Candra Saptaji, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pemusnahan ini adalah bagian dari rangkaian panjang proses penegakan hukum.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan rangkaian kegiatan panjang dari proses penegakan hukum, dimulai dari tahap penyelidikan hingga penyidikan oleh rekan-rekan penegak hukum, baik dari kepolisian, BNN maupun Bea Cukai. Lanjut ke proses penuntutan, putusan hakim, hingga akhirnya eksekusi ke penuntut umum, jadi ini bagian dari pemusnahan barang bukti,” jelas Candra.

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan di antaranya adalah sabu-sabu dalam jumlah besar, yaitu sebanyak 42 paket dengan berat total lebih dari 1 kilogram (1044,60852 gram). Selain itu, tujuh paket ganja dengan berat sekitar 3,3 gram (3,38731 gram) juga dimusnahkan. Pemusnahan juga dilakukan terhadap 103 butir pil ekstasi yang menjadi bagian dari perkara narkotika ini.

Selain narkotika, obat-obatan ilegal juga turut dimusnahkan, seperti 190 butir obat jenis alprazolam dan 125 butir Riklona Clonazepam. Kedua obat ini masuk dalam kategori obat terlarang yang sering disalahgunakan di luar indikasi medis. Selain itu, turut dimusnahkan 8.060 butir pil yang memiliki logo “Y”, yang juga dikategorikan sebagai obat berbahaya yang sering disalahgunakan di kalangan masyarakat.

Dalam perkara-perkara ini, alat komunikasi yang digunakan oleh para tersangka turut dimusnahkan, terdiri dari 113 unit telepon genggam yang sebelumnya digunakan sebagai sarana komunikasi untuk kejahatan. Alat produksi, sebanyak 27 unit yang terkait dengan tindak kejahatan seperti pembuatan barang palsu atau produksi narkotika juga dihancurkan dalam acara ini.

Pemusnahan juga mencakup senjata tajam, di mana sebanyak 10 buah senjata yang digunakan dalam tindak kekerasan atau ancaman oleh para tersangka dimusnahkan. Senjata-senjata ini merupakan bagian dari bukti dalam kasus kejahatan kekerasan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Terkait senjata tajam, Candra menyoroti bahwa sebagian besar digunakan oleh anak-anak di bawah umur dalam kasus perkelahian.

“Senjata tajam ini digunakan oleh anak-anak di bawah umur. Oleh sebab itu, dengan adanya proses penegakan hukum, angka kejahatan perkelahian remaja berkurang,” ungkap Candra.

Selain itu, uang palsu yang ditemukan dalam beberapa perkara juga dimusnahkan. Sebanyak 812 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 yang ditemukan dalam operasi penegakan hukum dipastikan untuk dihancurkan, guna menghindari penyalahgunaan lebih lanjut.

Dalam perkara kepabeanan, sebanyak 449 karton dan 303 ball rokok dengan berbagai merek tanpa cukai dimusnahkan. Barang-barang ilegal tersebut berasal dari wilayah madura yang tertangkap di wilayah semarang oleh pihak bea cukai yang telah melanggar aturan kepabeanan, khususnya terkait peredaran rokok tanpa cukai yang sering merugikan negara dari segi pendapatan dan pajak.

“449 karton dan 303 ball rokok bermacam merek tanpa cukai ini berasal dari wilayah Madura yang tertangkap di wilayah Semarang oleh pihak Bea Cukai,” tambah Candra.

Soroti Kejahatan Kenakalan Remaja

Candra berharap, dengan penegakan hukum yang tegas, angka kejahatan khususnya terkait kenakalan remaja akan menurun.

“Harapannya, terkait dengan maraknya kenakalan remaja dan perkelahian, dengan proses penegakan hukum yang tegas, kami berharap angka kejahatan akan menurun,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap kenakalan remaja yang sedang marak, Kejaksaan Negeri Semarang juga menyelenggarakan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah agar siswa memahami risiko dan bahaya melakukan tindak kejahatan, khususnya yang melibatkan senjata tajam.

“Kami juga menyenggarakan penyuluhan hukum ke sekolah sekolah supaya mereka paham resiko dan bahaya melakukan kejahatan terutama sajam” ungkap Candra

“Marak perkara yang masuk melibatkan anak-anak di bawah 17 tahun, yang sering kali mengakibatkan korban meninggal dunia,” tutup Candra

Kajati Jateng Ponco Hartanto Wakili Jaksa Agung ST Burhanuddin Terima Penghargaan Hukum Tertinggi dari Universitas Sebelas Maret

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum di Indonesia melalui penganugerahan penghargaan bergengsi ‘Adikarya Anugraha Dharma Krida Justisia’ kepada Jaksa Agung Republik Indonesia, S.T. Burhanuddin.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian luar biasa dalam memimpin penegakan hukum, serta komitmen beliau dalam pemberantasan korupsi dan penguatan supremasi hukum di Indonesia.

Penghargaan ini diterima oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto S.H., M.H., yang hadir mewakili Jaksa Agung karena berhalangan untuk datang.

Dalam sambutannya, Ponco Hartanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penghargaan tersebut, sembari mengutip pesan dari Jaksa Agung.

“Pak Jaksa Agung menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan ini dan berharap agar UNS terus bersinergi dalam mendukung upaya penegakan hukum di Indonesia. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami di Kejaksaan untuk terus memperkuat kinerja dan mewujudkan keadilan bagi masyarakat,” ujar Ponco Hartanto dalam sambutannya, Rabu (25/9).

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr, M.Si., dalam pidatonya menjelaskan bahwa penghargaan ‘Adikarya Anugraha Dharma Krida Justisia’ merupakan hasil dari proses seleksi dan evaluasi yang sangat ketat.

Menurutnya, pemberian penghargaan ini telah melalui kurasi mendalam dan mendapat persetujuan penuh dari Senat Akademik UNS, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi besar Jaksa Agung dalam menciptakan perubahan signifikan dalam penegakan hukum.

“Pemberantasan korupsi yang berhasil ditingkatkan di masa kepemimpinan Pak Burhanuddin menjadi salah satu alasan utama kami memberikan penghargaan ini. Beliau telah memperlihatkan langkah-langkah strategis yang berhasil mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga penegakan hukum, serta memajukan reformasi di sektor keadilan. Ini adalah prestasi yang sangat layak diapresiasi,” kata Prof. Hartono.

Lebih lanjut, Prof. Hartono menekankan bahwa reformasi hukum yang diinisiasi oleh Jaksa Agung tidak hanya berdampak pada peningkatan efektivitas dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, tetapi juga memperlihatkan keberhasilan dalam menguatkan posisi hukum negara di mata internasional.

UNS, sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka, merasa berkewajiban memberikan penghargaan ini sebagai wujud dukungan atas segala upaya Jaksa Agung dalam memajukan hukum di Indonesia.

“Langkah-langkah strategis yang beliau ambil telah menjadi perhatian khusus bagi kami di UNS. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk apresiasi dari dunia akademik terhadap tokoh yang telah berjasa dalam memajukan sistem hukum di Indonesia,” tambah Rektor UNS.

Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan diselenggarakannya Seminar Nasional dengan tema “Urgensi Penguatan Dominus Litis Penuntutan dalam Hukum Acara Pidana Indonesia”.

Seminar ini membahas peran penting penuntutan dalam proses peradilan pidana, sebuah topik yang relevan dengan langkah-langkah reformasi hukum yang digagas oleh Jaksa Agung selama masa jabatannya.

Melalui penghargaan ini, UNS berharap agar sinergi antara dunia akademis dan lembaga penegakan hukum dapat semakin erat.

Penghargaan ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda, terutama mahasiswa hukum, bahwa reformasi dan integritas dalam penegakan hukum adalah hal yang mutlak untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dengan penghargaan ini, S.T. Burhanuddin tak hanya diakui sebagai pemimpin di sektor hukum, tetapi juga sebagai inspirasi bagi banyak kalangan. Kepemimpinannya menunjukkan bahwa dengan komitmen dan kerja keras, tantangan dalam dunia hukum dapat diatasi dan membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat luas.

Pj Gubernur Jateng Kukuhkan Enam Pjs Bupati dan Wali Kota untuk Jaga Stabilitas Pilkada 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, secara resmi mengukuhkan enam Penjabat Sementara (Pjs) Bupati dan Wali Kota dalam sebuah acara yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Kota Semarang.

Pengukuhan ini dilakukan untuk memastikan pemerintahan daerah tetap berjalan lancar selama masa kampanye Pilkada serentak 2024, di mana beberapa kepala daerah definitif sedang mengambil cuti untuk mencalonkan diri kembali.

Selain itu, dalam acara tersebut, Nana juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan tugas kepada Hary Agung Prabowo sebagai Penjabat Bupati Temanggung.

Para pejabat yang dikukuhkan untuk memimpin sementara di berbagai wilayah strategis Jawa Tengah adalah Agung Hariyadi sebagai Pjs Bupati Pemalang, Endi Faiz Effendi sebagai Pjs Bupati Purworejo, Boedyo Dharmawan sebagai Pjs Bupati Kebumen, Widi Hartanto sebagai Pjs Bupati Pekalongan, Ahmad Aziz sebagai Pjs Wali Kota Magelang, dan Dhoni Widianto sebagai Pjs Wali Kota Surakarta.

Pengangkatan mereka merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah selama Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 25 September hingga 23 November 2024.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, kepala daerah yang mencalonkan diri kembali diwajibkan mengambil cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye, dan untuk itu, Penjabat Sementara diangkat untuk menjamin kelangsungan pemerintahan di daerah.

Dalam sambutannya, Nana Sudjana menekankan pentingnya peran Penjabat Sementara dalam menjaga stabilitas dan kelancaran roda pemerintahan di tengah situasi politik yang dinamis.

Menurutnya, Penjabat Sementara tidak hanya bertanggung jawab untuk menjalankan tugas administrasi pemerintahan, tetapi juga menjaga suasana politik dan sosial agar tetap kondusif, serta memastikan proses Pilkada berlangsung dengan tertib dan aman.

“Penjabat sementara ini memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal pelaksanaan Pilkada di daerah masing-masing. Mereka diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta menjaga netralitas, terutama bagi ASN di wilayah mereka,” ujar Nana.

Ia juga menambahkan bahwa pengangkatan Penjabat Sementara merupakan upaya untuk mencegah kekosongan kepemimpinan, sehingga pemerintahan tetap berjalan normal meskipun kepala daerah definitif sedang cuti.

Nana berpesan agar para Penjabat Sementara mampu menjalin kerja sama yang erat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang mencakup Komandan Distrik Militer (Dandim), Kepala Kepolisian Resort (Kapolres), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), serta Kepala Pengadilan Tinggi (Kapengti).

Koordinasi yang baik antara pemangku kepentingan ini sangat penting, tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan selama proses Pilkada, tetapi juga untuk memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap diutamakan di tengah dinamika politik.

Sebagai koordinator Forkopimda, para Penjabat Sementara diminta untuk segera mempelajari karakteristik wilayah masing-masing.

Dengan memahami situasi dan tantangan yang ada di daerah, mereka diharapkan mampu mengambil kebijakan yang cepat dan tepat.

Nana menegaskan, sinergi antara Penjabat Sementara dan Forkopimda akan menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran jalannya Pilkada di Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Nana menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN dalam seluruh proses Pilkada.

Menurutnya, netralitas ASN adalah salah satu pilar utama untuk menjaga kualitas demokrasi yang adil dan transparan. Penjabat Sementara diminta untuk memastikan bahwa ASN di wilayah mereka tidak terlibat dalam politik praktis atau berpihak pada salah satu calon. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap integritas Pilkada.

“Netralitas ASN sangat penting. Ini adalah salah satu cara kita menjaga proses demokrasi yang bersih dan adil. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan posisinya untuk keuntungan politik pribadi atau kelompok,” tegas Nana.

Ia berharap para Penjabat Sementara dapat menjalankan tugasnya dengan penuh integritas, menjaga profesionalisme, serta memastikan bahwa masyarakat tetap mendapatkan pelayanan publik yang optimal meskipun dalam masa kampanye.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan roda pemerintahan di daerah-daerah yang ditinggalkan oleh kepala daerah definitif dapat berjalan dengan baik, dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang mereka butuhkan.

Selain itu, keberadaan Penjabat Sementara diharapkan mampu menjaga ketertiban dan stabilitas selama proses Pilkada serentak 2024 di Jawa Tengah.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga kelangsungan pemerintahan daerah serta memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.

Dengan dukungan yang kuat dari seluruh pihak, termasuk Forkopimda, ASN, dan masyarakat, diharapkan Pilkada serentak 2024 dapat berlangsung dengan sukses, damai, dan menghasilkan pemimpin daerah yang berkualitas.

Proyek GITET 500 kV Ampel / Boyolali Tuntas Dikerjakan, PLN Siap Topang Pertumbuhan Konsumsi Listrik

0

BOYOLALI (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) sukses menuntaskan pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilo Volt (kV) Ampel New / Boyolali Diameter 3 dan 4. Gardu Induk tersebut berhasil diberikan tegangan pertama (energize) pada 22 September 2024.

Infrastruktur kelistrikan ini dibangun untuk mengamankan pendistribusian beban listrik yang lebih meluas terutama untuk mengurangi beban pada IBT GITET 500 kV Pedan yang sudah cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas operasi dan dapat lebih banyak menyuplai kebutuhan listrik pada sistem Jawa Tengah dan DIY.

PLH General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Senior Manager Operasi Konstruksi 2, Rifki Santoso mengatakan saat ini konsumsi listrik terus mengalami pertumbuhan.

Salah satu sebabnya adalah komitmen pemerintah untuk melaksanakan transisi energi ke arah yang lebih hijau.

“Saat ini pertumbuhan kelistrikan di Indonesia terus meningkat, salah satunya karena komitmen kita untuk ke arah energi yang lebih hijau. Oleh karena itu, suplai kelistrikan perlu tetap dijaga dan dipastikan bahwa listrik yang diterima oleh konsumen adalah listrik yang andal dan berkualitas,” kata Rifki.

Lebih lanjut, Rifki menerangkan bahwa GITET 500 kV New Ampel / Boyolali juga akan menjaga sistem kelistrikan di jalur utara dan selatan Jawa dapat saling mendukung sehingga dapat meminimalisir dampak yang terjadi apabila terjadi gangguan di salah satu jalur.

Saat ini bagian GITET Ampel New / Boyolali yang telah berhasil di-energize adalah diameter 3 arah GITET 500 kV Ungaran dan diameter 4 arah GITET 500 kV Pedan.

Gardu induk ini sendiri didukung oleh dua trafo IBT yang masing-masing berkapasitas 500 Mega Volt Ampere (MVA) sehingga secara keseluruhan Gardu Induk ini memiliki kapasitas 1.000 MVA. GITET ini juga didukung 2 line bay SUTET 500 kV arah Boyolali – Ungaran dan Boyolali – Pedan.

PLN menginvestasikan dana lebih dari Rp 700 Milyar untuk membangun GITET 500 kV Ampel New / Boyolali dan juga GI 150 kV Ampel New / Boyolali beserta dengan transmisinya.

Proyek ini juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat dengan berhasil membuka lapangan pekerjaan baru. Terbukti, setidaknya lebih dari 470 tenaga kerja lokal berhasil terserap dalam proyek ini.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4), Ainanto Nindyo juga turut mengutarakan apresiasinya atas seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek ini.

Dirinya menuturkan bahwa infrastruktur kelistrikan ini dibangun dengan tidak mudah. Sejumlah tantangan kerap terjadi mulai dari tahap awal perizinan, penyediaan lahan hingga saat konstruksi.

“Tentunya membangun infrastruktur kelistrikan sebesar ini bukan hal yang mudah. Kendala dan tantangan pasti selalu ada. Namun, kolaborasi yang terjadi antara PLN dan seluruh pihak baik pemerintah, swasta, kolaborasi PLN Group yaitu PLN UIP JBT, PLN UIT JBT, PLN UPP JBT 4, PLN UPT Salatiga, PLN Pusmanpro UPMK I, PLN Pusertif, hingga masyarakat juga menghasilkan solusi yang baik. Untuk itu, kami sampaikan apresiasi serta rasa terima kasih kami kepada seluruh pejuang kelistrikan yang sudah berjibaku di lapangan hingga proyek ini tuntas,” ucap Ainanto.

Sensasi Kuliner di Barbecue Fashion & Dinner di Aston Inn Pandanaran Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Aston Inn Pandanaran Semarang kembali menggelar acara istimewa yang menggabungkan cita rasa makan malam BBQ dengan keindahan peragaan busana dan gemerlap kota Semarang dari atas atap dengan Barbecue Fashion & Dinner.

Pada tanggal 4 Oktober 2024, Altitude Sky Lounge akan menjadi tempat untuk menikmati all you can eat BBQ dengan beragam menu yang menggiurkan.

Mulai dari hidangan pembuka seperti salad tropis, chicken manggo salsa, hingga pilihan Greek salad dengan 10 jenis dressing berbeda. Tersedia juga berbagai soup pilihan seperti Tom Yam dan Wild Mushroom soup dried inoki.

Untuk hidangan utama, nikmati rice pillaf, baked potato cheese, grilled vegetables, crispy squid with spicy Thai sauce, dan chicken tikka masala. Ada juga live cooking station dengan pasta, beef burger, doner kebab, dan Turkish chicken shish kebab.

Para penggemar BBQ dapat menikmati aneka grill seperti sosis, bratwurst, udang, ikan, chicken fillet, skewer, dan sate, serta Teppanyaki dengan chicken cajun dan mongolian beef.

Jangan lewatkan pula hidangan penutup spesial seperti buah segar tropis, pastry beragam, pancake waffle, ice cream, caramilized banana, fruit cocktail, dan assorted pudding.

Tidak hanya soal kuliner, Aston Inn Pandanaran Semarang juga menghadirkan kesenian busana dengan kerjasama dari Al Fath dan Margaria.

Para tamu akan dimanjakan dengan pertunjukan busana muslim dan batik yang memukau.

Acara ini juga dimeriahkan dengan musik akustik yang menyenangkan serta kesempatan untuk memenangkan doorprize yang menarik.

General Manager, Ibnoe Ichwan Chambali, bersemangat mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dan menciptakan gebrakan dengan Barbecue Fashion & Dinner ini.

” Kami menggabungkan nikmatnya BBQ dengan keindahan busana muslim dan batik dalam pertunjukan yang istimewa. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati malam yang tak terlupakan bersama kami,” ujar Ibnoe.

Dengan konsep yang unik dan menarik ini, Barbecue Fashion & Dinner di Aston Inn Pandanaran Semarang siap menjadi highlight malam Anda. Segera reservasi tempat Anda dan nikmati pengalaman kuliner yang istimewa sambil menikmati keindahan kota Semarang dari atas rooftop!