SEMARANG (Pertamanews.id) – Di dunia, sekitar 6,4 miliar orang aktif menggunakan smartphone untuk berkomunikasi dan mendukung berbagai aktivitas harian.
Semakin canggih dan multifungsi suatu smartphone, semakin menarik bagi konsumen, sehingga banyak yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk membeli smartphone model terbaru.
Tak heran akhirnya gadget dan accesories dianggap barang berharga, sehingga faktor seperti proteksi atau perlindungan produk jadi pertimbangan penting sebelum membeli.
Merespon hal itu, sebagai Apple Authorised Reseller di Indonesia, PT Global Digital Niaga Tbk (‘Blibli’; ‘Perseroan’; kode saham BEI: ‘BELI’) ingin memastikan pelanggan dapat memperoleh produk Apple impian dengan berbagai metode pembayaran, serta memberikan perlindungan lengkap selama 12 bulan gratis untuk produk yang dibeli dengan stiker Blibli mulai dari kerusakan tidak terduga, terkena atau masuknya cairan, kehilangan atau kerusakan akibat kebakaran atau ledakan hingga kerusuhan atau huru-hara.
Memastikan nilai tambah yang relevan bagi kebutuhan Apple Fans di Indonesia, Wisnu Iskandar, CEO PT Global Teknologi Niaga mengatakan, demi ketenangan dan kenyamanan setiap pelanggan, Blibli berkomitmen memberikan lebih banyak nilai tambah bagi pecinta produk Apple.
” Salah satunya melalui perlindungan ekstra dan lengkap gratis selama 12 bulan yang mudah didapat hanya dengan membeli produk-produk resmi Apple terkini dengan stiker Blibli,” ujar Wisnu.
Dijelaskan saat media melakukan kunjungan ke Hello Store di UPTOWN Mall BSB City Semarang, toko fisik konsumen elektronik yang khusus menyediakan produk-produk Apple orisinal, bahwa untuk mengaktifkan perlindungan lengkap ini sangatlah mudah, yakni:
● Pelanggan bisa memulainya dengan aktivasi layanan Asuransi Peralatan Elektronik dengan scan barcode yang terdapat di samping atau sisi kemasan, maksimal 30 hari sejak pembelian.
● Dalam proses ini pelanggan hanya perlu memasukkan nomor IMEI, kemudian secara otomatis nama atau jenis barang akan muncul.
● Lalu masukkan nama sesuai KTP, kontak handphone dan email serta tanggal transaksi juga bukti pembayaran untuk memastikan validitas.
Bagi pelanggan yang ingin melakukan klaim, bisa dengan mudah mengaksesnya melalui website yaitu www.cermati.com/cermatiprotect/claim Serunya lagi, pembelian produk-produk Apple terkini di Blibli semakin menguntungkan dengan rangkaian penawaran spesial seperti Cicilan Kartu kredit 0% bebas biaya hingga 24 bulan, fitur Tukar Tambah yang membuat gadget lama tetap bernilai, serta beragam keuntungan lain di ekosistem online maupun offline dari Blibli.
Nah, kepada warga Semarang dan Apple Fanboy, segera kunjungi official store Apple di aplikasi Blibli, Hellostore.co.id, atau datang ke Blibli Store terdekat kamu, toko hello di Semarang, dan toko retail lainnya untuk pilih produk Apple kamu yang ada stiker Blibli.
Supaya gadget baru andalanmu ‘dijagain banget’ lengkap dari segala risiko tak terduga dan gratis 12 bulan!
SEMARANG (Pertamanews.id) – Padi varietas Biosalin yang ditanam di sawah payau atau lahan terdampak rob air laut di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang semakin menunjukkan hasil.
Setelah 21 hari penebaran benih padi oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kamis (1/8) padi Biosalin siap dipindah tanam.
“Alhamdulillah padi Biosalin hasil riset BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional). Padi yang ditanam atas kerja sama Pemerintah kota atau Pemkot Semarang dengan BRIN di sawah payau 21 hari lalu di Tugu sudah siap pindah tanam,” terang Hernowo Budi Luhur, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rabu (31/7).
Dirinya berharap dengan berhasilnya penanaman padi varietas Biosalin di lahan tidur akibat terdampak rob ini bisa membantu meningkatkan ketahanan pangan. “Semoga bisa membantu meningkatkan ketahanan pangan di Kota Semarang,” terangnya.
Lebih lanjut, Hernowo Budi Luhur mengatakan, kota Semarang menjadi pilot project BRIN yang ada di Jawa Tengah. Dirinya menyebut, akan ada perlakuan khusus dalam penanaman Padi Biosalin ini. Hal ini lantaran benih padi yang ditanam ini memang hasil riset BRIN. Termasuk pemupukan juga menggunakan formula khusus.
“Sehingga sejak awal telah didatangkan ahli dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan peneliti yang membuat pupuknya,” kata Hernowo.
Hernowo menyebut, padi Biosalin yang ditebar tersebut memiliki dua jenis, yakni Biosalin 1 dan 2. “Itu kan memang sudah tebar benih 21 hari lalu. Rencana akan kita pindah tanam. Bibit yang ditebar 5 kg untuk jenis Biosalin 1 dan 5 kg untuk Biosalin 2,” kata dia.
Menurutnya, untuk 5kg benih bisa ditanam di sawah payau seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektar. “Jadi di sana ada demplot 0,5 hektar atau seluas 5000 meter persegi. Dua-duanya akan ditanam disana,” imbuh Hernowo yang juga menjabat sebagai Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat ini.
Dia menjelaskan, perlu waktu tanam kurang lebih 100 hari agar padi Biosalin ini bisa dipanen. “Pilot projectnya disana. Makanya hasil panen kali ini akan dijadikan benih supaya bisa dikembangkan di wilayah lain,” paparnya.
“Yang jelas apa yang kami lakukan, adalah memang untuk mendorong kedaulatan pangan,” imbuhnya.
Terlebih, lanjutnya, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) akan mensertifikat benih hasil padi Biosalin di Kecamatan Tugu tersebut.
“Akan dijadikan benih dahulu, benih yang bersertifikat, karena kami memang bekerja sama dengan BPSP. Jadi hasil panennya nanti akan dikembangkan sebagai benih untuk disebarluaskan di wilayah-wilayah salin lainnya yang memang bisa ditanami Biosalin,” tutur dia.
Dia berharap penanaman benih padi Biosalin bisa berhasil dan menghasilkan jumlah padi yang berkualitas baik dan banyak.
“Mudah-mudahan bisa berhasil dan tidak mengecewakan. Karena Dinas Pertanian selain mendampingi Petani juga akan membantu mendaftarkan sertifikat benihnya ke BPSB,” pungkas Hernowo.
SEMARANG (Pertamanews.id) – Merayakan semarak ulang tahun ke-13, Kota Semarang menjadi destinasi istimewa bagi PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli), perusahaan e-commerce yang terkenal di Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Blibli yang mencakup empat kota besar di Tanah Air.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Farmers Market Tentrem Mall yang turut dihadiri oleh perwakilan Blibli, Farmers Market dan Seller Jawa Tengah, dalam sesi ini Blibli memaparkan perjalanan, upaya, dan terobosan ekosistem Blibli Tiket yang hadir sejak tahun 2022, utamanya dalam memberikan layanan omnichannel yang senantiasa relevan dan inklusif untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan pelanggan.
Kenal Lebih Dekat Ekosistem Blibli Tiket Menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ulang tahun Blibli (25 Juli) dan tiket.com (12 Agustus), bareng-bareng dengan Ranch Market (19 Oktober), para CEO ekosistem Blibli Tiket memaparkan perjalanan, upaya dan terobosan yang dikemas dalam infografis.
Head of Public Relations Blibli, Yolanda Nainggolan, mengungkapkan, sinergi dan inovasi ekosistem Blibli Tiket ibarat tradisi kebersamaan makan-makan saat ulang tahun, semua menu tersedia lengkap di atas meja.
” Seperti halnya komitmen kami dalam memperkuat ekosistem omnichannel terpadu, yang siap memenuhi hampir 90%1 potensi pengeluaran kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari belanja harian, perjalanan, gaya hidup, produk elektronik, otomotif, tagihan bulanan hingga perabot rumah tangga, tanpa hambatan baik online maupun offline, seketika saat mereka mengakses ekosistem kami,” ujar Yolanda, di Semarang, Rabu (31/7).
Lebih lanjut, Yolanda menjelaskan enam sinergi dan inovasi terintegrasi pada ekosistem Blibli Tiket. Salah satu inovasi utama adalah opsi pembayaran mudah dan terintegrasi di semua platform Blibli Tiket PayLater yang diperkenalkan sejak 2020.
” Saat ini, metode pembayaran tersebut telah menjadi salah satu pilihan utama bagi pelanggan di Blibli, tiket.com dan juga Ranch Market, memungkinkan konsumen untuk membeli kebutuhannya sekarang dan membayar nanti,” imbuh Yolanda.
Sinergi dan terobosan tidak berhenti disitu, pada tahun 2022 Single Sign-On diluncurkan, yang memberikan kemudahan akses antar platform menggunakan kredensial login yang sama di semua akun. Penggabungan manfaat pelanggan pun secara bertahap dilakukan melalui Loyalty Membership Parity hingga, pada tahun 2023, program loyalitas terpadu, “Satu Poin Untungnya Dimana-mana” Blibli Tiket Rewards hadir.
Menariknya, pengumpulan poin loyalitas Blibli Tiket Rewards kini bisa dilakukan di toko-toko fisik konsumen termasuk gerai supermarket premium Ranch Market dan Farmers Market, serta toko elektronik konsumen, seperti Hello Store (toko ritel Apple resmi/Apple Authorised Reseller), Samsung Store, dan Blibli Store (toko multibrand elektronik konsumen).
Setiap poin yang terkumpul dapat digunakan untuk pembelian selanjutnya di dalam ekosistem Blibli Tiket, baik secara online dan offline, tanpa hambatan. Dengan semangat terus berkembang, pada 2024, keanggotaan pelanggan ekosistem Blibli Tiket sepenuhnya terintegrasi menjadi Unified Membership dan memberikan nilai tambah juga kejutan seru bagi pelanggan.
Sebagai wujud selebrasi, pada 10 Juni-16 Juli 2024 lalu, program fast-track diadakan. Lebih dari 145 ribu pelanggan yang baru pertama kali bergabung, sebanyak 2% atau lebih dari 2.000 pelanggan ter-upgrade menjadi tier Diamond dan merasakan berbagai manfaat mulai dari free airport lounge, kuota tambahan gratis ongkir 10x, hingga voucher ulang tahun senilai 175 ribu.
Aksi nyata untuk masa depan yang berkelanjutan juga tak luput dari perhatian dengan diluncurkannya Blibli Tiket Action, program sustainability untuk membantu mewujudkan masa depan berkelanjutan dan bumi yang lebih lestari.
Blibli Tiket Action fokus pada enam pilar utama yang menjadi dasar berbagai aksi nyata, diantaranya:
Penggunaan sumber daya yang bertanggung jawab: 95% kemasan menggunakan daur ulang dan berbasis kertas.
Pengurangan sampah: 59% sampah operasional telah didaur ulang.
Pengurangan emisi: Pengurangan 9,3% dari total emisi operasional selama tahun 2023.
Pengelolaan data & privasi: Konsisten melakukan perlindungan keamanan data secara komprehensif.
Pelatihan & pengembangan: Rata-rata karyawan mendapatkan durasi pelatihan selama 27 jam per tahun 2023.
Hubungan komunitas: Jumlah penerima manfaat dari program tanggung jawab sosial ekosistem Blibli Tiket meningkat hingga 150% dibandingkan tahun sebelumnya.
Turut memberdayakan pelanggan, mitra dan karyawan, Blibli Tiket Action juga menggelar acara tahunan Langkah Membumi Festival yang menjadi melting pot – mempertemukan ratusan ecopreneur, pihak swasta/pelaku industri, dan penggiat sustainability dalam aksi kolaboratif demi perubahan nyata dalam memerangi krisis iklim untuk menuju ekonomi yang berkelanjutan.
Dihadiri lebih dari 5.000 pengunjung dalam dua hari penyelenggaraan, festival ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, 12, 13, dan 17, yang menekankan pada pendidikan berkualitas, konsumsi yang bertanggungjawab, penanggulangan perubahan iklim, dan pentingnya kemitraan untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan sustainable growth di Indonesia.
Upaya dan Terobosan Ekosistem Blibli Tiket Berpusat kepada Pelanggan Menjelaskan lebih lanjut mengenai sinergi dan inovasi ekosistem omnichannel Blibli Tiket bertujuan ingin memudahkan pelanggan dengan memberikan pengalaman yang superior sekaligus bernilai tambah.
Misalnya, ketika mereka perlu berbelanja produk segar berkualitas premium bebas khawatir sepulang bekerja, hanya dengan fitur Click&Collect, pelanggan bisa berbelanja secara online dan mengambilnya di toko Ranch Market atau Farmers Market terdekat.
Tidak hanya itu, sinergi juga memberikan manfaat seperti meningkatkan retensi pelanggan dengan menciptakan value-oriented benefits seperti potensi untuk mencapai tier keanggotaan yang lebih tinggi dan dapat memotivasi pelanggan untuk terus berbelanja di ekosistem.
Termasuk, mendorong cross-selling antar platform contohnya melalui program loyalitas terpadu, Blibli Tiket Rewards, yang terintegrasi bagi seluruh pelanggan di dalam ekosistem, baik secara online maupun offline.
Lebih dari itu, upaya dan terobosan omnichannel terintegrasi ekosistem Blibli Tiket pun konsisten dikembangkan dengan beroperasinya 185 toko fisik elektronik konsumen, 62 gerai supermarket premium, dan 30 Dekoruma Experience Center di seluruh Indonesia, per akhir bulan Juni 2024.
Perjalanan Sinergi dan Inovasi Ekosistem Blibli Tiket Baru Permulaan Upaya dan terobosan yang kami lakukan ini adalah permulaan dan selaras dengan strategi keseluruhan yakni ekosistem omnichannel terpadu juga terintegrasi.
Komitmen untuk terus relevan telah membawa kami menjadi pilihan pelanggan dan institusi, terbukti dari basis pelanggan dan institusi yang bertumbuh, serta cross-selling antar ketiga platform yang menunjukkan tren positif.
Semangat #BisaJadiLebih beri banyak kemudahan untuk pelanggan di Jawa Tengah Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Provinsi Jawa Tengah adalah penyumbang perekonomian terbesar keempat di Pulau Jawa, yakni sebesar 14,49%.
Begitupun performa perdagangannya, provinsi ini menunjukkan pertumbuhan positif, dimana pada sepanjang 2023 berada di angka 4,98, atau naik 4,32% dibandingkan tahun 2022.
Menariknya, fakta tersebut berbanding lurus dengan konsumsi dan preferensi berbelanja masyarakat Jawa Tengah yang juga tumbuh signifikan.
Sejalan dengan fakta di atas, solusi omnichannel commerce yang ditawarkan oleh Blibli semakin menjadi pilihan terpercaya bagi konsumen di Jawa Tengah untuk memenuhi aneka kebutuhannya dengan mudah, terjangkau, dan 100% orisinal.
Adapun hingga saat ini, Blibli mencatat beberapa emerging categories yang paling diincar oleh warga Jawa Tengah meliputi:
● Kategori Bliblimart terus diminati oleh masyarakat Jawa Tengah. Salah satunya terlihat dari meningkatnya pembelian beras oleh konsumen di Jawa Tengah, yang apabila ditotal dalam setahun terakhir, panjang jumlah konsumsinya setara jarak Jakarta-Semarang jika disusun secara horizontal. Konsumen di Jawa Tengah juga tercatat memiliki permintaan tinggi terhadap kebutuhan perlengkapan anak.
Ini dibuktikan oleh jumlah pembelian minyak telon di semester pertama 2024, setara dengan 26 karton air mineral gelas.
Selain itu, jumlah penjualan popok anak di Jawa Tengah selama 2024, yang jika ditumpuk secara vertikal, setara dengan tinggi patung Liberty di Kota New York, Amerika Serikat (AS).
● Kategori Otomotif juga dilirik seiring kemudahan pembelian unit kendaraan secara online. Ini terlihat dari tingginya permintaan pembelian kendaraan roda dua di Jawa Tengah.
● Kategori Handphone & Tablet juga menjadi salah satu unggulan di Jawa Tengah, dimana selama 2024, jumlah penjualan handphone berbagai jenis setara dengan populasi penduduk di negara bagian Missouri, AS.
Region Head of Central Java Blibli, David Hutani, mengatakan, Warga Jawa Tengah mulai merasakan kenyamanan dan manfaat dari solusi omnichannel yang Blibli tawarkan.
Di sisi lain, preferensi dan kepercayaan masyarakat Jawa Tengah juga berkontribusi dalam mendorong ekosistem Blibli Tiket agar semakin relevan dan menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka.
” Dari mulai belanja kebutuhan harian, produk Ibu dan Anak yang terpercaya kualitasnya, hingga pembelian produk otomotif, pelanggan bisa bertransaksi secara omnichannel dengan mudah sesuai dengan preferensi mereka,” jelas David.
Lebih dari memenuhi kebutuhan belanja secara daring, melalui ekosistem omnichannel yang terintegrasi, saat ini Blibli juga kian melengkapi pengalaman berbelanja secara omnichannel di Jawa Tengah.
David juga menjelaskan mengenai tingginya animo masyarakat Jawa Tengah terhadap pengalaman berbelanja Click & Collect, dimana pelanggan bisa memesan produk secara online dan mendapatkan semua penawaran terbaik serta bisa langsung mengambil produk tersebut di toko.
Memperluas manfaat fitur tersebut, Blibli Jawa Tengah hingga saat ini telah berkolaborasi dengan lebih dari 200 mitra seller dari berbagai kategori untuk menghadirkan pengalaman omnichannel terdepan, mulai dari smartphone, komputer, Bliblimart, otomotif, dan toko perhiasan.
Upaya ini kian memperkuat komitmen omnichannel commerce terpadu bagi masyarakat setempat. Dengan semangat #BisaJadiLebih, Blibli terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan relevan bagi masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia.
Blibli percaya bahwa lewat ekosistem omnichannel Blibli Tiket yang inklusif, pelanggan dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih mudah, nyaman, dan memuaskan, baik secara online maupun offline. Perseroan juga berterima kasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah mendukung Blibli selama 13 tahun ini.
SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan APBD 2024 menjadi Perda, Selasa (30/7).
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan penetapan Raperda perubahan APBD 2024 menjadi Perda bersama jajaran pimpinan DPRD Kota Semarang.
“Alhamdulillah hari ini sudah ditetapkan usulan Raperda menjadi Perda perubahan APBD 2024. Pendapatan daerah dan belanja daerah telah selaras dengan perubahan KUA PPAS 2024,” ujar Mbak Ita sapaannya usai Rapat Paripurna.
Dirinya menyebut, Pendapatan Daerah pada perubahan APBD 2024 adalah sebesar Rp 5,7 triliun. Belanja daerah sebesar Rp 5,9 triliun. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp 288 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 67 miliar.
“Yang tentunya Alhamdulillah semuanya sudah berjalan tepat waktu, karena memang tanggal 14 Agustus sudah ada pergantian anggota DPRD yang baru hasil Pemilu 2024,” kata dia.
Menurutnya, banyak disampaikan rekomendasi dari jajaran legislatif. “Di antaranya, dewan merekomendasikan Pemerintah kota atau Pemkot Semarang agar menurunkan belanja operasional dan meningkatkan belanja modal sehingga dapat meningkatkan kemajuan Kota Semarang,” pungkas Mbak Ita.
Kepala Bappeda Kota Semarang, Budi Prakosa menambahkan jika anggaran perubahan tahun 2024 yang mencapai 5,9 triliun akan dipergunakan untuk prioritas belanja yang meliputi penyelesaian visi dan misi RPJMD tahun 2021-2026. “Dari lima misi ada satu misi yang telah diselesaikan, yaitu misi ke lima Reformasi Birokrasi,” terang Budi.
Untuk itu, lanjut Budi, anggaran sebesar 5,9 triliun akan dipergunakan untuk menuntaskan keempat visi misi lainnya yang masih menjadi PR bagi Pemerintah Kota Semarang hingga tahun 2025. “Di antaranya pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan, penanganan banjir, kemudian juga pengendalian inflasi dan program-program yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim mengatakan, Dewan telah menerima dan menyetujui usulan Raperda menjadi Perda perubahan APBD 2024. Pendapatan daerah dan belanja daerah telah selaras dengan perubahan KUA PPAS 2024.
“Kami selaku mitra lembaga yang ada di legislatif memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang dan berharap Pemkot bisa konsisten melaksanakan perubahan APBD 2024 yang telah disepakati bersama,” pungkasnya.
SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan sayembara desain bangunan gedung hijau dengan tujuan mendorong pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sayembara ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon di Kota Semarang yang kian meningkat, sekaligus implementasi Peraturan Wali kota Semarang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Bangunan Gedung Hijau.
Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan harapannya agar sayembara ini mampu mewujudkan kota Semarang yang lebih hijau dan nyaman. “Kita memulai untuk mempunyai kota yang semakin ramah lingkungan, semakin hijau, semakin nyaman, dan tentunya bisa menjadi kota yang layak huni bagi masyarakat sesuai visi-misi,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, Selasa (30/7).
Dirinya menambahkan bahwa sayembara ini telah dinantikan sejak lama dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi pemanasan global dan menurunkan suhu udara di Kota Semarang. Selain itu, pihaknya menekankan pentingnya implementasi desain-desain tersebut dalam pembangunan gedung di masa depan. “Tentu nantinya kalau banyak desain gedung dan itu harus diimplementasikan jadi jangan hanya terbatas desain saja selesai,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang Mohammad Irwansyah, menjelaskan sayembara ini juga dalam rangka momentum HUT ke-79 RI di Kota Semarang. “Lomba desain gedung hijau ini akan dimulai tahun ini, diawali dengan proses sosialisasi. Selanjutnya, kami akan melakukan launching, menerima dan menilai desain, dan diharapkan dalam sebulan ke depan kita bisa menentukan pemenangnya,” jelas Irwansyah.
Ia juga menyampaikan bahwa fokus awal sayembara ini adalah pada bangunan di kelurahan, dengan tujuan memberikan contoh dan pembelajaran bagi masyarakat luas. “Harapannya ini sebagai pembelajaran kita, untuk ke depan kita bisa punya bangunan gedung hijau, sehingga kita bisa mensosialisasikan dan memberi contoh pada masyarakat,” tambah Irwansyah.
Lebih lanjut, Irwansyah menjelaskan bahwa pembangunan gedung hijau tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga pada aspek efisiensi energi dan ekonomi. “Ini juga tujuannya dalam rangka untuk mengentaskan kemiskinan. Nanti kita juga akan mendesain rumah-rumah kecil atau rumah tidak layak huni dengan konsep green building sehingga terjadi efisiensi ekonomi, listrik, dan kesehatannya juga akan semakin baik,” katanya.
Sayembara desain bangunan gedung hijau ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pembangunan kota Semarang yang lebih berkelanjutan. Pemkot Semarang optimis bila inisiatif ini memperoleh dukungan dari masyarakat, dan seluruh elemen pemerintah, hingga pengusaha, visi menjadikan Semarang sebagai kota hijau dan layak huni bisa segera terwujud.
- WAHYU WIDODO- Pengamat Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP).
SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung upaya perluasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite menggunakan QR Code.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Boedya Dharmawan mengatakan, penggunaan QR Code merupakan salah satu instrument guna memastikan siapa saja yang selama ini mengkonsumsi Pertalite. Data itu kemudian nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan revisi aturan Perpres 191/2014 yang sedang digodog pemerintah pusat.
“Sebenarnya ini untuk mengetahui seberapa jauh Pertalite ini tepat sasaran. Jadi harapannya, karena ini subsidi ya harapannya tepat sasaran,” katanya.
Boedya menjelaskan, masyarakat tidak perlu cemas karena QR Code ini telah diterapkan untuk pembelian Solar. Data QR Code nantinya akan digunakan untuk memastikan pengendalian distribusinya sesuai dengan ketentuan.
“Kalau untuk Solar selama ini di Perpres tersebut, tapi akan dikembangkan peruntukkannya. Tapi untuk pertalite nanti akan dipastikan pengendaliannya sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
BOEDYA DHARMAWAN- Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah.
Menurutnya, Pemprov Jateng terus memfasilitasi pengendalian konsumsi Pertalite setiap harinya bersama pemerintah kabupaten/kota, agar menyesuaikan dengan kuota yang telah ditentukan. Pengendalian konsumsi BBM bersubsidi tepat sasaran ini akan memberikan keuntungan pertumbuhan ekonomi.
“Subsidi yang tepat sasaran akan digunakan untuk kegiatan ekonomi yang produktif bagi masyarakat yang tidak mampu,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP), Wahyu Widodo mengakui, pengendalian konsumsi Pertalite memang tidak mudah. Namun demikian, hal itu tetap harus dilakukan secara gradual, mengingat konsumsi BBM bersubsidi juga erat kaitannya dengan lingkungan.
“Pertalite ini kan secara pelan – pelan gradual ke konsumsi BBM ramah lingkungan. Memang tidak mudah dalam waktu yang singkat,” ujarnya.
Wahyu Widodo mengungkapkan, jika konsumsi masyarakat dialihkan ke jenis BBM non subsidi seperti Pertamax tidak akan berpengaruh banyak terhadap inflasi. Namun memang pemerintah selama ini lebih banyak mengantisipasi terhadap dampak psikologisnya.
“Ini terkait dengan ‘timing’ ya, karena penggantian subsidi apapun akan ada dampak psikologisnya. Tapi kalau hitung – hitungan ekonominya, secara teknis tidak akan terlalu besar,” tandasnya.
Seperti diketahui Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memperluas pendataan QR Code Pertalite di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejauh ini, sudah ada 916.000 kendaraan yang mendaftar QR Code di Jateng dan 109.000 di DI Yogyakarta.
WONOSOBO (Pertamanews.id) – Hari kedua kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto S.H. M.H., dengan kunjungan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosobo dan Temanggung.
Kunjungan ini menjadi momentum penting setelah Kejari Wonosobo baru-baru ini menempati gedung baru yang lebih luas dan representatif, dilengkapi dengan fasilitas sarana prasarana yang memadai.
Meski demikian, terdapat beberapa aspek teknologi yang perlu diperbarui guna memenuhi syarat predikat WBBM.
Salah satu catatan penting dari Kajati Jateng Ponco adalah terkait bidang Pidana Umum (Pidum), di mana belum ada implementasi produk Restorative Justice (RJ) di Wilayah Wonosobo.
Kajati Jateng Ponco memerintahkan kepada Kepala Seksi Pidum untuk segera berkoordinasi dengan Kepala Satuan Reserse Kriminal setempat.
RJ dianggap sangat penting karena dapat menjadi keunggulan bagi Kejaksaan di masa depan.
“Banyak masyarakat yang masih menganggap penyelesaian damai dalam perkara membutuhkan biaya besar, padahal tidak benar. Oleh karena itu, Kepala Seksi Intelijen diinstruksikan untuk segera melakukan sosialisasi tentang RJ,” ujar Kajati Jateng Ponco, Selasa (30/7).
Didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus Wahyu Sabrudin, S.I.P, S.H.,M.H., dan Asisten Intelijen, Dr. Sunarwan, S.H., M.H., Kunjungan ini juga sebagai bagian dari komitmen Kajati untuk memastikan setiap Kejari di Jawa Tengah mampu memenuhi standar pelayanan hukum yang tinggi, termasuk dalam penerapan teknologi dan inovasi untuk mendukung kinerja kejaksaan dalam memberikan pelayanan yang adil dan transparan kepada masyarakat.
SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menertibkan 7 (tujuh) rumah perusahaan yang berada di Wilayah Gergaji Semarang Selatan Kota Semarang.
Upaya ini merupakan komitmen KAI untuk melakukan penjagaan dan penyelamatan aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa aset tersebut merupakan aset PT KAI dan sah secara hukum. Aset tersebut memiliki Sertifikat Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan yang tercatat dalam aktiva perusahaan.
Adapun ketujuh rumah perusahaan yang ditertibkan meliputi Rumah Perusahaan Nomor 8, 10 dan 14A Jalan Kedungjati, Rumah Perusahaan Nomor 1 dan Nomor 4 Jalan Yogya, Rumah Perusahaan Nomor 84A Jalan Kariadi, dan Rumah Perusahaan Nomor 5 Jalan Gundih Semarang.
Sedangkan total luasan yang ditertibkan untuk luas tanah sebanyak 3.611 meter persegi dan luas bangunan sebanyak 824 meter persegi.
Franoto menjelaskan, rumah yang ditertibkan tersebut dulunya ditempati oleh para pensiunan pegawai Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) atau yang sekarang menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan status sewa.
Setelah para pensiunan tersebut meninggal, kemudian rumah tersebut terus ditempati oleh anak, cucu, menantu atau kerabat tanpa perikatan kontrak dengan KAI.
Menindaklanjuti hal tersebut, KAI Daop 4 Semarang telah beberapa kali melakukan upaya persuasif kepada para penghuni agar mau melakukan kontrak persewaan aset dengan KAI, namun para penghuni tersebut tidak memiliki itikad baik.
Selanjutnya pada tanggal 8 Juli 2024 KAI memberikan surat peringatan pertama hingga surat peringatan kedua pada tanggal 15 Juli 2024 untuk memberikan kesempatan kembali kepada para penghuni untuk berkontrak namun tidak ada respon baik.
Dan pada tanggal 22 Juli 2024 memberikan surat peringatan ketiga kepada para penghuni untuk mengosongkan bangunannya.
“KAI pada akhirnya mengambil langkah tegas kepada para penghuni untuk segera mengosongkan aset tersebut karena tidak adanya upaya maupun itikad baik dalam memperpanjang ikatan perjanjian sewa,” terangnya.
KAI Daop 4 Semarang juga telah berkoordinasi dengan kewilayahan setempat sebelum melakukan kegiatan penertiban tersebut, termasuk didalamnya tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar.
Setelah dilakukan penertiban dan untuk menghindari penggunaan aset tersebut secara tidak bertanggungjawab, KAI langsung melakukan pemagaran dan pemasangan plang di lokasi. Aset tersebut akan digunakan untuk kepentingan perusahaan.
“KAI akan terus melakukan berbagai upaya dalam mengamankan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga aset yang dimiliki, KAI ikut andil dalam menjaga aset negara agar dapat memberikan manfaat bagi KAI dan masyarakat luas,” tutup Franoto.
SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Wakajati Jateng) , Dr. Sugeng Riyanta, SH., MH., turut menghadiri acara pembukaan Jateng Fair 2024 yang diselenggarakan oleh PT. PRPP Jawa Tengah.
Acara ini mengusung tema “Sensational Of Central Java Coffee” dan dirancang sebagai pameran yang menampilkan kekayaan budaya dan produk-produk unggulan Jawa Tengah.
Wakajati Jateng Sugeng mengatakan Jateng Fair 2024 tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan produk-produk lokal, tetapi juga menjadi tempat untuk merayakan keanekaragaman budaya dan kreativitas masyarakat Jawa Tengah.
” Jateng Fair 2024 siap dorong perekonomian jategg lewat pameran yang di sediakan atau fasilitasi, dengan harapan bisa menumbuhkan produk-produk lokal yang siap dipasarkan secara luas,” ujar Wakajati Sugeng, di sela kegiatan, Senin (29/7).
Diketahui, Jateng Fair 2024 ini dimeriahkan dengan kegiatan, seperti pameran, mulai UMKM, hasil pembangunan, hingga pameran alat utama sistem pertahanan atau alutsista dari Kodam IV/Diponegoro. Ada pula hiburan, rekreasi, dan robotik dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Dalam Jateng Fair juga dipamerkan kopi asli provinsi ini. Ada 20 kabupaten dan kota yang merupakan penghasil kopi berkualitas. Kopi di Jateng, harapnya, akan terus didorong agar tidak kalah dengan produk kopi luar negeri.
Senada dengan hal itu, PJ Gubernur Jateng, Nana Sudjana juga mengajak seluruh masyarakat untuk bisa meramaikan serta mempromosikan kegiatan ini sebagai ajang untuk mengenalkan produk di Jawa Tengah ke pasar yang lebih luas.
“Ayo ke Jateng Fair. Beragam produk unggulan yang ada di Jateng Fair,” ajaknya ke masyarakat untuk mengunjungi.
Diikuti sekitar 230 stan, diharapkan, masyarakat tahu bahwa produk unggulan dari kabupaten dan kota bisa dinikmati di Jateng Fair, juga agar seluruh warga tahu, sejauh mana perkembangan pembangunan di Jateng.
SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen atas prestasinya meraih penghargaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Awards terbaik nasional dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas upaya dan inovasi yang dilakukan Pemkab Kebumen dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayahnya.
Ferry menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti konkret dari komitmen Pemkab Kebumen dalam mengelola sektor pangan dengan baik, terutama di tengah tantangan global yang mempengaruhi ketahanan pangan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Pemkab Kebumen telah menunjukkan kerja keras dan dedikasi dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Ferry saat ditemui di Semarang, Senin (29/7).
Ia menambahkan, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi daerah-daerah lain di Jawa Tengah untuk terus berinovasi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi kabupaten dan kota lainnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan,” tambahnya.
Diketahui, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di The Sultan Hotel, Jakarta, Minggu (28/7) malam.
Bupati Arif mengatakan penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya daerah dalam menekan inflasi melalui gerakan pangan murah (GPM).
Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kebumen dan berbagai pihak terkait.
“Alhamdulillah Kabupaten Kebumen kembali meraih penghargaan nasional, yakni SPHP Awards dari Bapanas. Ini tidak lain karena kita dinilai berhasil menekan inflasi dengan adanya GPM yang terus kita gencarkan sampai pelosok-pelosok desa,”ujar Arif di Jakarta.
Bupati Arif juga menyampaikan bahwa pemkab telah melaksanakan SPHP sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan bertujuan menjaga ketersediaan pangan melalui berbagai intervensi seperti GPM dan Subsidi Harga Pangan.
Selain mendapat penghargaan, Pemkab Kebumen juga mendapat bantuan Sarpras dari Bapanas, yakni satu unit reefer container, atau mesin pendingin daging yang akan diberikan untuk BUMD PT. Aneka Usaha Kebumen Jaya.
Sebelumnya, Pemkab Kebumen telah memperoleh penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID Awards se Jawa-Bali dari Kementerian Koordinator Perekonomian yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Juni 2024 lalu.