spot_img
Beranda blog Halaman 240

Hotel Ciputra Semarang bersama jaringan Swiss-Belhotel Internasional Jogja dan Solo, Peringati Hari Anak Nasional dengan Aksi Sosial

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, gabungan jaringan Hotel Swiss-Belhotel Internasional di Jogja, Solo dan Semarang yang diantaranya Hotel Ciputra Semarang, Swiss-Belhotel Solo, Swiss-Belinn Saripetojo, Zest Parang Raja Solo, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, dan Zest Yogyakarta, menyelenggarakan kegiatan sosial dengan mengunjungi Yayasan Lentera Surakarta di Jl. Suryo No.51, Purwodiningratan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah pada hari Jum’at, 19 Juli 2024, dan dihadiri oleh perwakilan General Manager, Human Resource, dan Public Relations dari masing-masing hotel.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi perdana antara Swiss-Belhotel Internasional properti yang ada di Yogyakarta, Solo, dan Semarang dengan memberikan sejumlah bantuan kepada Yayasan Lentera Surakarta berupa kebutuhan sekolah anak, sembako berisikan beras, susu, mie dan juga uang saku berupa E-money yang digunakan untuk transportasi pulang pergi sekolah.

Suasana semakin meriah disaat seluruh perwakilan manajemen Swiss-Belhotel bergabung dalam berbagai games dengan anak-anak.

Yayasan Lentera Surakarta merupakan lembaga pertama di Indonesia yang secara khusus menampung anak-anak penderita HIV/AIDS. Di Yayasan Lentera, dari total penghuni 40 orang, sebanyak 30 anak menjalani pengobatan rutin, sementara 10 anak lainnya adalah anak-anak yang terlahir dari ibu yang terinfeksi HIV/AIDS.

Anak-anak di sini juga melakukan berbagai aktivitas sehari-hari seperti anak-anak pada umumnya, termasuk pergi dan pulang sekolah secara mandiri dengan menggunakan Bus Solo Trans. Anak-anak juga diberikan uang saku dalam bentuk E-money untuk pembayaran transportasi sekolah mereka.

Faisal Tranggono, selaku General Manager Swiss-Belinn Saripetojo Solo dan juga perwakilan Swiss-Belhotel Internasional di Jogja Solo dan Semarang menjelaskan, Peringatan hari anak merupakan upaya untuk mengapresiasi hak-hak anak Indonesia yang merupakan aset berharga bangsa.

Dan melalui peringatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mengakui pentingnya untuk mendidik, melindungi, dan menghargai anak.

” Kami sangat berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan kepada anak-anak di Yayasan Lentera Surakarta, tetapi juga dapat memotivasi mereka untuk lebih bersemangat dan aktif dalam berbagai aktivitas serta menginspirasi masyarakat luas agar lebih peduli dan merangkul ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS),” jelas Faisal.

Hadir juga dalam kegiatan itu Erny Kusmastuti sebagai General Manager Hotel Ciputra Semarang, Elwas Suwarno sebagai General Manager Swiss-Belhotel Solo, Faisal Tranggono sebagai General Manager Swiss-Belinn Saripetojo, Theodorus Hari W sebagai General Manager Zest Parang Raja Solo, Alessandro Migliore sebagai General Manager Swiss-Belboutique Yogyakarta, Denny Firdaus sebagai General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Melcheor Bere sebagai General Manager Zest Yogyakarta, beserta Human Resource, dan Public Relations dari masing-masing property Swiss-Belhotel dari ketiga kota tersebut.

Semakin Nyaman, Hall Stasiun Pasarsenen Akan Difasilitasi Pendingin Ruangan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka meningkatkan fasilitas pelayanan pelanggan kereta api, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pengembangan fasilitas pelayanan pelanggan.

Hall Stasiun Pasarsenen yang selama ini terbuka dan sebagian berdinding kaca dengan pendingin fan/kipas angin akan diganti dengan pendingin ruangan Air Conditioner (AC). Dengan semakin meningkatnya jumlah pelanggan tiap tahun, PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan pelanggan yang tersedia.

Ixfan Hendriwintoko, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, menuturkan bahwa manajemen sudah melakukan evaluasi terhadap pelayanan fasilitas pelanggan, khususnya di Stasiun Pasarsenen. Mengingat pertumbuhan pelanggan dari tahun ke tahun menunjukan tren yang positif, artinya pelanggan di sini terus mengalami peningkatan, terlebih saat masa angkutan Lebaran, Natal & Tahun Baru, serta libur panjang sekolah.

“Pada satu waktu, Stasiun Pasarsenen melayani lebih dari 27 ribu pelanggan perharinya yang berangkat. Hal tersebut harus menjadi perhatian kami agar pelanggan yang menggunakan jasa Kereta Api terlayani dengan nyaman,” tutur Ixfan.

Sebelumnya, kami telah melakukan pekerjaan pemasangan eskalator tahap 1 di Stasiun Pasarsenen mulai tanggal 6 Mei 2024 yang diperkirakan akan terselesaikan selama 70 hari kalender, dan saat ini masih berlangsung.

“Dengan adanya pekerjaan peningkatan fasilitas tersebut, tentu akan mengganggu kenyamanan bagi pelanggan yang akan berangkat. Maka kami, KAI Daop 1 Jakarta, menyampaikan permohonan maaf selama pekerjaan tersebut berlangsung. Khusus pekerjaan fasilitas pendingin hall Stasiun Pasarsenen akan dimulai tanggal 22 Juli 2024 sampai dengan 4 November 2024. Sedangakan untuk pekerjaan pemasangan eskalator, rencana jika tidak ada kendala, akan terselesaikan pada 24 November 2024. lanjut Irfan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan KA, ketersediaan tiket, atau informasi terkait KAI lainnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun serta Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Layanan Baru! Puskesmas Pancur Buka Layanan Fisioterapi Pertama di Rembang

0

REMBANG (Pertamanews.id) – Puskesmas Pancur kini menyediakan layanan baru, yaitu fisioterapi. Ini adalah layanan fisioterapi pertama di tingkat Puskesmas di Kabupaten Rembang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Darmono, menyatakan bahwa inovasi dari Puskesmas Pancur ini bertujuan untuk mendekatkan layanan fisioterapi kepada masyarakat. Selama ini, fisioterapi selalu memerlukan rujukan ke rumah sakit dan antreannya cukup panjang.

“Layanan fisioterapi ini bisa membantu pasien stroke yang mengalami gangguan gerak anggota tubuh. Sebelumnya, pasien yang membutuhkan fisioterapi harus dirujuk ke rumah sakit. Sekarang, untuk terapi ringan yang tidak memerlukan konsultasi dengan dokter rehab medik, bisa dilakukan di sini (Puskesmas Pancur),” jelasnya saat ditemui di Puskesmas Pancur, Kamis (18/7/2024).

Kabid Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Cabang Pati, Ika Wulandari, mengapresiasi inovasi dari Puskesmas Pancur yang memudahkan akses layanan kesehatan bagi pemilik Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, hanya beberapa Puskesmas yang menyediakan layanan fisioterapi, namun tidak sekomprehensif di Puskesmas Pancur.

“Layanan fisioterapi yang komprehensif baru ada di Puskesmas Pancur. Puskesmas lainnya di Pati juga memiliki layanan fisioterapi, tetapi masih terbatas, seperti penggunaan infra red yang dilakukan oleh perawat. Di sini (Puskesmas Pancur) ada fisioterapisnya yang sudah memiliki izin praktik,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Puskesmas Pancur baru saja merekrut fisioterapis berpengalaman dari RS Medika Mulia Tuban. Ruang fisioterapi Puskesmas Pancur juga telah dilengkapi tiga alat, yaitu infrared (untuk melancarkan peredaran darah dan spasme otot), TENS (untuk stimulasi syaraf dan mengurangi nyeri), dan Ultrasound (untuk mengatasi kekakuan sendi atau otot serta mengurangi nyeri).

Pendaftaran layanan fisioterapi dibuka mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

SIG Luncurkan Bata Interlock, Inovasi untuk Rumah Ramah Lingkungan dan Anti-Gempa

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penyediaan perumahan dan permukiman yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Semen Padang menghadirkan inovasi produk bata interlock, untuk solusi pembangunan rumah yang lebih cepat, ekonomis, estetis, dan ramah lingkungan.

Bata interlock merupakan produk hasil applied research dengan mekanisme kerja bata yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock memberikan banyak keuntungan dibandingkan material konvensional dalam pembangunan rumah, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian.

Durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan bata interlock juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian.

Bata interlock memberikan tampilan modern dan mampu mengondisikan udara dalam ruangan menjadi lebih sejuk karena mampu melepaskan panas yang terisolasi dalam ruangan. Bata interlock juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Direktur Bisnis dan Pemasaran SIG, Subhan mengatakan, bata interlock adalah solusi untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan estetis sesuai keinginan, dengan cara yang lebih cepat, biaya yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Bata interlock sangat cocok digunakan pada berbagai proyek pembangunan perumahan, termasuk mendukung upaya percepatan pemenuhan backlog perumahan.

”Kehadiran produk bata interlock ini semakin memperkaya portofolio produk dan solusi bahan bangunan SIG yang ramah lingkungan karena diproduksi menggunakan semen hijau dengan emisi karbon lebih rendah, serta telah memenuhi standar mutu SNI 03-0349-1989 tentang Bata Beton Pasangan Dinding,” kata Subhan.

Pengembangan bata interlock dimulai sejak tahun 2019 melalui kolaborasi Unit Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang dengan Departemen Research & Development SIG, dan dilanjutkan dengan proses inkubasi bisnis sejak tahun 2023 oleh Unit Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang.

Produk inovatif ini telah digunakan di lebih dari 100 unit rumah pada sejumlah proyek di Sumatera Barat dan Jambi, di antaranya Perumahan Sulthan Residence di Kabupaten Pasaman Barat, Perumahan Griya Madani di Kota Padang, Perumahan Farensa di Kota Padang, rumah bantuan program CSR PT Semen Padang di Kota Padang, rumah bantuan MBR di Kabupaten 50 Kota dan program bedah rumah di Kota Jambi.

Inovasi ini dapat mendukung percepatan pengurangan angka backlog kepemilikan rumah di Indonesia, yang menurut Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2023 menunjukkan angka sebesar 9,9 juta unit, dengan 26,9 juta rumah tangga tidak memiliki akses terhadap hunian yang layak.
Dalam mengatasi backlog perumahan, Kementerian PUPR telah menetapkan konsep pembangunan hunian berimbang di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hunian berimbang adalah kebijakan yang mewajibkan pengembang, selaku badan hukum yang melakukan pembangunan perumahan, untuk mengembangkan hunian dengan komposisi seimbang antara rumah mewah, menengah, dan sederhana.

Penyelenggaraan perumahan berimbang merupakan salah satu dari sembilan pokok perubahan terhadap UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Otorita IKN (OIKN) berkewajiban menyediakan hunian di IKN yang memungkinkan jumlah populasi IKN untuk terus meningkat setiap tahunnya.

Dalam revisi UU IKN ini ditambahkan pasal yang mengatur tentang penyelenggaraan hunian secara spesifik yaitu pada pengembang perumahan di seluruh Indonesia bisa memenuhi aturan wajib hunian berimbang dengan menyediakannya di IKN dalam periode tertentu dan bentuk yang ditentukan oleh OIKN dengan memperhatikan Rencana Detail Tata Ruang IKN.

Lebih lanjut, Subhan menyampaikan, bata interlock dari SIG memenuhi kriteria pembangunan rumah di IKN yang mengusung konsep sustainable and smart city karena dibuat menggunakan produk semen hijau dengan waktu pengerjaan yang lebih cepat sehingga biaya konstruksi menjadi lebih efisien, serta didukung dengan tampilan yang modern.

”SIG siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan proyek pembangunan perumahan dan permukiman, baik di IKN maupun daerah lain. Sebagai perusahaan BUMN, SIG berkomitmen untuk terus berkontribusi dan menjadi bagian dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Subhan.

Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SCU Semarang Lahirkan Tiga Guru Besar Sekaligus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan Universitas, Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang baru saja melahirkan tiga guru besar sekaligus dalam jajaran pengajarnya.

Adapun nama yang berhasil mendapatkan gelar kehormatan tersebut adalah, Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, S.E., M.Si., Prof. Dra. MY. Dwi Hayu Agustini, MBA., Ph.D. dan Prof. Dr. Dra. Endang Widyorini, M.S.

Masing-masing telah mengabdikan diri bertahun-tahun dalam bidang akademik, serta telah berkontribusi sangat luar biasa di bidang ilmu pengetahuan.

Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M. mengapresiasi terhadap pengangkatan tiga guru besar baru tersebut, mereka tidak hanya menjadi teladan dalam pendidikan tinggi, tetapi juga memperkaya perjalanan akademik kita semua dengan penelitian dan dedikasi mereka yang tak kenal lelah.

” Kami jujur berproses dengan tidak mudah untuk menuju guru besar, dan kami optimis mencapai guru besar. Akhirnya 3 guru besar yang kami lahirkan merupakan kebahagiaan yang luar biasa untuk SCU,” kata Rektor Hindarto saat Konferensi pers, Pengukuhan Guru Besar dengan tema ‘Mengembangkan Mimpi Srikandi, Bakti SCU untuk Negeri’, Jumat (19/7) sore.

Diketahui, ketiga guru besar SCU akan dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka yang diselenggarakan di Gedung Theater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan, pada Sabtu (20/7).

Pengukuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SCU, tetapi juga membuktikan komitmen universitas dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

Prof Berta yang merupakan guru besar bidang Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengatakan, dukungan universitas terutama Rektor, dinilai sangat penting dalam mencapai puncak karir ini, sebab bukanlah hal yang mudah, namun bagi seorang dosen di SCU proses ini berjalan dengan mengalir.

Menurutnya, setiap tantangan yang dihadapi adalah bagian dari proses yang harus dilalui dan semua akan indah pada waktunya.

” Menjadi guru besar untuk saya merupakan mengalir saja, semua akan indah pada waktunya dalam artian jika ada kesulitan dan sebagainya maka akan ada jalannya,” ungkap Prof Berta.

Proses mencapai gelar guru besar merupakan perjalanan yang penuh dengan tantangan. Namun, bagi mereka yang menjalani, setiap langkah dalam perjalanan tersebut adalah bagian yang harus dinikmati meskipun banyak kesulitan yang dihadapi.

Hal itu juga yang disampaikan oleh Prof Endang yang berhasil mendapatkan gelar Guru Besar dalam bidang Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi.

Ia menyadari betul bahwa perjuangan menuju puncak karir akademik tidaklah mudah.

” Ketika menjalani proses menuju guru besar itu kita nikmati meskipun kesulitan itu banyak,” kata Prof Endang.

Disisi lain, Prof. Maria yang merupakan Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen Pemesaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mengungkapkan pandangannya tentang makna menjadi seorang guru besar.

Menurutnya, gelar tersebut tidak hanya sekadar pencapaian akademik, tetapi juga mencerminkan sikap dan perjalanan karir seseorang yang dapat menjadi teladan bagi rekan-rekannya.

“Menjadi Guru besar bukan hanya soal karir, Seorang guru besar juga harus mampu menjadi mercusuar atau pedoman bagi teman-teman lain,” tandas Prof Maria.

Dengan adanya guru besar baru ini, SCU berharap dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan, sehingga dapat mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Meriahkan Ulang Tahun Kedua, Ibis Styles Semarang Simpang Lima Gelar Giveaway untuk 3 Pemenang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ibis Styles Semarang Simpang Lima, hotel merayakan ulang tahun keduanya dengan mengadakan sebuah giveaway menarik.

Hotel bintang 3 ini menawarkan kesempatan emas bagi para pengunjung dan masyarakat untuk memenangkan hadiah spesial.

Giveaway ini diadakan sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para tamu yang telah memberikan dukungan selama dua tahun terakhir.

Tiga orang beruntung akan dipilih sebagai pemenang dan masing-masing akan menerima hadiah istimewa dari Ibis Styles Semarang Simpang Lima.

Sebagai informasi, hotel ini mempunyai letak yang sangat strategis, yaitu berada persis di pusat kota Semarang tepatnya di seberang Lapangan Pancasila.

Menjadi data tarik tersendiri, hotel ini sering menjadi incaran para wisatawan, karena lokasi yang sangat menguntungkan bagi para wisatawan yang menginap di hotel di pusat kota ini.

Creative, Graphic Design and Marcomm dari Ibis Styles Semarang Simpang Lima, Arlissa Katleya Dewi menjelaskan di hari jadi hotel ini nantinya hotel akan menggandeng berbagai influencer sebagai sarana untuk memperluas jangkaun dan memberikan penawaran Giveaway ke banyak masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan influencer @alfadisti untuk mengadakan giveaway menginap gratis 1 malam di type DELUXE di bulan Agustus. Selain voucher menginap, kami juga memberikan voucher F&B untuk 2 orang pemenang. Pemenang akan menikmati 2 promo makanan dan minuman menarik di bulan Agustus 2024,” ujar Leya sapaan akrabnya, lewat keterangan persnya, Jumat (19/7).

Leya menambahkan, untuk memenangkan GIVEAWAY ini terbilang mudah serta terbuka untuk pengguna social media instagram secara umum.

Cukup dengan mengikuti akun instagram @ibisstyles.simpanglima, berkomentar pada postingan yang ada di halaman tersebut dan tag ke beberapa teman kalian, serta posting ulang postingan tersebut di instagram kalian masing masing.

“Kompetisi ini masih berlangsung, dimulai dari tanggal 16-31 Juli 2024. Segera ikuti dan menangkan hadiahnya”, imbuh Leya.

PLN UIP JBT Raih Penghargaan Platinum Plus pada Nusantara CSR Awards 2024

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) berhasil mendapatkan penghargaan Platinum Plus dalam ajang Nusantara CSR Awards 2024 yang diselenggarakan oleh LA Tofi School of Social Responsibility.

Diikuti oleh lebih dari 50 perusahaan BUMN dan juga swasta, PLN UIP JBT mendapatkan penghargaan Platinum Plus pada kategori Air Bersih dan Sanitasi Layak atas program CSR TIRTA AMERTA: TJSL Infrastruktur Akses Air Meningkatkan Resilience (Ketahanan) dan Kesehatan.

Nusantara CSR Awards 2024 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility merupakan penghargaan kepada program-program CSR yang konsisten memberikan dampak perubahan positif bagi masyarakat.

Sementara itu, La Tofi selaku Chairman La Tofi School of Social Responsibility dan penyelenggara penghargaan ini menyampaikan harapannya bahwa program CSR harus menekankan prinsip Sustainable Development Goals (SDG’s / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) di tengah permasalahan yang ada di Indonesia.

“Kami ingin program-progam dari seluruh wilayah Indonesia itu muncul lebih kuat dan membuat banyak sekali cerita perubahan di daerah. Kami dorong terus menerus, agar perusahaan-perusahaan selalu semangat untuk melahirkan program-program yang berkelanjutan, inovatif dan berdampak luas,” kata La Tofi.

Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN UIP JBT, Achmad Ismail mengungkapkan kegembiraannya atas penghargaan yang didapat unitnya. Dirinya menyebutkan CSR merupakan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekitar yang menjadi wilayah kerjanya.

Namun, katanya, selain harus sesuai dengan kategori program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) pemberian bantuan juga harus tepat sasaran dan tepat mutu.

“Bantuan CSR yang kita berikan kepada masyarakat tidak boleh sembarangan. Jangan karena sifatnya bantuan jadi diberikan secara begitu saja. Harus kita analisis secara keseluruhan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dampaknya. Semuanya harus tepat sasaran dan tepat mutu,” tutur Ismail.

PLN UIP JBT memberikan program bantuan TIRTA AMERTA: TJSL Infrastruktur Akses Air Meningkatkan Resilience (Ketahanan) dan Kesehatan kepada masyarakat di tiga desa di Kabupaten Sumedang, yakni Desa Kadujaya, Desa Cijeungjing, dan Desa Cipeles.

Ketiga desa yang berada di sekitar proyek pembangunan PLTA Jatigede sering mengalami masalah kekeringan serius.

Musim kemarau panjang disertai kondisi geografis dan infrastruktur yang terbatas memperparah kesulitan masyarakat dalam mendapatkan air yang layak.

Pembangunan infrastruktur akses air bersih di ketiga desa tersebut dimulai pada Juni 2023 dan selesai pada September 2023. Hasilnya, bantuan tersebut mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat. Tercatat, tidak kurang dari 1.246 keluarga merasakan manfaat dari bantuan tersebut.

Hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dikeluarkan oleh Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) adalah 3,73 untuk IKM Tingkat Kinerja dan 3,86 untuk IKM Tingkat Kepentingan. Dalam Permen PAN-RB No. 14 Tahun 2017, nilai tersebut berada dalam kategori sangat baik (A) untuk tingkat kinerja dan sangat penting (A) untuk tingkat kepentingan.

Ismail melanjutkan, program bantuan ini adalah wujud implementasi PLN dalam core values AKHLAK BUMN yakni Harmonis dimana kehadiran BUMN di tengah masyarakat harus semakin dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, juga sejalan dengan pilar transformasi PLN yaitu customer focused yang mana terus berupaya memuaskan konsumen dengan pelayanan yang berkualitas.

Sejumlah penghargaan lainnya juga diraih oleh beberapa unit lain PLN bahkan hingga ke timur Indonesia. Sedangkan, PT PLN (Persero) mendapatkan penghargaan The Most Responsible Companies 2024.

PLN terus membuktikan konsistensinya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan business as usual namun juga menjadi solusi di tengah permasalahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Lewat Pagelaran Wayangan di Purbalingga, Ferry Wawan Cahyono Serukan Pelestarian Budaya untuk Generasi Berkualitas

0

PURBALINGGA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono menegaskan bahwa budaya adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia di dunia, dari keberagaman budaya inilah lahir peradaban besar manusia yang kita kenal hari ini.

Hal itu disampaikan Ferry saat menghadiri kegiatan pentas budaya Wayang Kulit, yang berlangsung di Desa Adiarsa, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (18/7) malam.

Ferry mengajak masyarakat untuk terus melestarikan kekayaan budaya sebagai upaya untuk melahirkan generasi yang lebih baik di masa depan.

Menurutnya, melalui pemeliharaan dan pengembangan budaya, kita dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan membangun fondasi yang kuat bagi kemajuan bangsa.

” Budaya merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia di dunia, dari budaya inilah lahir peradaban besar manusia,” ujar Ferry.

Ferry juga menyoroti pentingnya pendidikan budaya sebagai bagian dari strategi untuk membangun pemahaman yang lebih dalam dan penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.

Dengan demikian, diharapkan generasi mendatang dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal dalam konteks global yang semakin terbuka.

Upaya seperti ini, tambahnya, tidak hanya mendukung keberlangsungan budaya kita sendiri, tetapi juga memperkuat kebanggaan kolektif sebagai bangsa Indonesia dalam panggung dunia.

Tim Senam Perwosi Jateng Sabet Juara Harapan II di Piala Ibu Negara RI

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim senam Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Tengah kembali meraih prestasi di ajang senam kreasi nasional Piala Ibu Negara RI 2024. Tim senam “Srikandi Jateng I” berhasil mendapatkan Juara Harapan II dalam acara yang berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/7/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo dan istri Wakil Presiden RI Wury Ma’ruf Amin, serta Ketua Perwosi Tri Tito Karnavian dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM). Penjabat Ketua TP PKK Jateng, Shinta Nana Sudjana, setia mendampingi tim yang telah berlatih selama kurang lebih satu bulan. Ia memberikan apresiasi kepada para atlet Perwosi Jateng yang telah berlatih keras di sela-sela kegiatan mereka sebagai pelajar dan wanita karier.

“Saya mengucapkan selamat untuk tim senam Perwosi Jateng, yang telah berlaga sampai di tahap ini. Semoga sukses selalu,” tuturnya, ditemui seusai acara pada Rabu (17/7/2024) sore.

Shinta juga menyebutkan bahwa Jateng mengirimkan dua kontingen pada ajang kali ini, yaitu Srikandi Jateng I dan Srikandi Jateng II. Berdasarkan penilaian, Srikandi Jateng I berhasil meraih Juara Harapan II. Anggota tim senam Srikandi Jateng I, Novel, mengaku bersyukur atas pencapaian mereka. Dengan persiapan yang singkat, mereka berhasil meraih gelar ini meskipun harus membagi waktu dengan ujian sekolah.

“Terutama untuk Bu Pj Gubernur, Bu Shinta, yang mau mendampingi kami di tengah kepadatan acara. Harapannya, kami tidak tinggi hati, dan ke depannya bisa belajar terkait senam lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dengan kemenangan ini, Novel berharap prestasi mereka dapat memotivasi mereka untuk lebih berprestasi lagi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama kepada Bu Pj Gubernur, Bu Shinta, yang setia mendampingi mereka di tengah kesibukan acara.

Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian, mengatakan bahwa ajang ini terselenggara berkat kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga, OASE KIM, dan Perwosi. Ajang ini sudah berlangsung tiga kali dan pada 2024 diikuti oleh 46 tim dari 34 provinsi. Selain gerakan senam, perlombaan ini juga menampilkan unsur budaya lokal. Tri Tito berharap ajang ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga, terutama di kalangan perempuan, sehingga kebiasaan olahraga dapat ditularkan kepada anggota keluarga.

Perlu diketahui, pada ajang serupa di tahun 2023, tim senam Perwosi Jateng juga meraih prestasi yang sama.

Cegah Penganiayaan Hewan, Pemilik Rumah Kucing Semarang Minta Pemkot Semarang Berikan Aturan yang Kuat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Peristiwa penganiayaan dan penembakan kucing yang terjadi di Krobokan, Semarang, menimbulkan reaksi keras dari para pecinta kucing. Agustin Veronica, yang akrab disapa Cik Vero, seorang pecinta kucing dan pendiri Rumah Kucing Semarang serta pemilik akun Instagram @rumah_kucing_semarang, menyampaikan kekecewaan dan kesedihannya terhadap kejadian tersebut.

“Menanggapi peristiwa penganiayaan kucing di Krobokan, Semarang, kami sebagai pecinta kucing, hati kami ngenes dan sakit. Bagaimana perjuangan kami sebagai pelaksana, penyayang dan pecinta kucing yang tidak kenal lelah di lapangan, tapi faktanya di lapangan ada oknum masyarakat yang begitu jahatnya kepada kucing,” ujar Veronica dengan tegas.

Terkait hal tersebut, Pemilik Rumah Kucing Semarang mendesak untuk terbitnya regulasi menolak penyiksaan hewan khususnya anjing dan kucing.

“Rumah Kucing Semarang mendesak terbitnya perda menolak penyiksaan hewan khususnya anjing dan kucing.  Praktik penganiayaan hewan bertentangan dengan KUHP pasal 302 tentang Penelantaran dan Penganiayaan hewan,” kata Veronica kepada wartawan, Kamis (18/7).

Veronica juga menyoroti tingginya kasus penganiayaan kucing yang terjadi di lapangan.

“Kalau yang saya temukan di lapangan dalam satu bulan bisa 8-15 kucing yang teraniaya, tetapi kan 8-15 hanya dari yang kita temukan. Karena kita menemukan kasus dimana penganiayaan bisa lebih dari itu berdasarkan pantauan tim street feeding kami di lokasi,” bebernya.

Dalam pernyataannya, Veronica meminta perhatian dari Pemerintah Kota Semarang untuk memberikan”aturan yang kuat serta meminta kepada pemuka agama untuk memberikan pesan edukasi untuk mencintai hewan peliharaan.

“Kami memohon kepada Pemerintah Kota Semarang untuk mengerti hati kami, cat lover, untuk memberikan peraturan yang kuat, supaya ada pembelaan terhadap kucing-kucing ini. Selain itu, kami memohon kepada pemuka agama untuk memberikan edukasi kepada jemaatnya untuk mencintai dan tidak menganiaya hewan, karena bumi milik bersama,” ucap Veronica dengan penuh harap.

Veronica juga mengungkapkan bahwa pecinta kucing merupakan kelompok minoritas yang sering kali tidak mendapatkan perhatian yang cukup.

“Kami ini sebagai cat lover hanyalah minoritas. Tidak banyak orang yang melakukan aktivitas memberi makan kucing jalanan atau mencintai kucing jalanan, dan jumlah dari kami pecinta kucing dan anjing jumlahnya tidak banyak. Saya memohon kepada Pemkot Semarang untuk memberikan peraturan yang kuat mengenai penganiayaan hewan, karena kalau tidak, mereka akan teraniaya terus, mereka akan disiksa oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Veronica.

Selain itu, Veronica juga mengimbau Pemkot Semarang untuk menegaskan regulasi terkait larangan memakan daging anjing dan kucing.

“Saya juga menghimbau ke Pemkot Semarang untuk menegaskan regulasi terkait larangan untuk memakan daging anjing dan kucing, karena mereka bukan untuk makanan. Mereka adalah binatang yang setia dan mereka adalah bagian dari keluarga kita,” tegas Veronica.

Temuan Penganiayaan Kucing di Lapangan

Ditemani oleh Suami, Agung Martadi, Veronica menjelaskan terkait pengalamannya menemukan kasus-kasus penganiayaan kucing yang di lapangan, Veronica dan Tim menemukan berbagai kasus penganiayaan yang sangat mengerikan dan memilukan.

“Terjadi di Tlogosari Semarang, kaki kucing dipatahkan sama orang, tulang belakangnya patah tidak beraturan, sehingga diperlukan amputasi, tapi karena pendarahannya sudah agak lama sehingga tidak tertolong,” ungkap Veronica.

Kasus lain terjadi di Tanah Mas Semarang dimana terjadi pemukulan kucing yang mengakibatkan kelumpuhan.

“Kucing dipukul oleh seseorang dari belakang di punggungnya, sehingga kena sarafnya sehingga berjalan dengan kaki belakang ngesot. Akhirnya kakinya yang ini melingkar ke belakang. Ketika dilakukan tindakan oleh dokter hewan, kucingnya menangis, kucingnya mengeluarkan air mata, nah sampai akhirnya tidak tertolong juga,” beber Veronica.

Berlokasi di Pasar Waru Semarang, Veronica menemukan kucing dengan keadaan darah mengucur dan kakinya dipatahkan dengan alasan mencuri.

“Saya temukan juga di Pasar Waru, Kucing dengan keadaan darah mengucur, kakinya dipatahkan dengan alasan mencuri, namun kucing ini bisa selamat, namun sangat sulit untuk penyembuhannya,” ucap Veronica

Kasus yang tak kalah menyedihkan ditemukan di daerah Syuhada, Semarang, dimana terjadi penembakan kucing dengan senapan angin .

“Saya menemukan juga kucing ini tertembak peluru di daerah Syuhada, dimana peluru mengenai bagian saraf tulang belakang dan tidak bisa dikeluarkan melalui tindakan dokter, membuatnya lumpuh. Juga kondisi ini testisnya pecah, sehingga ketika berjalan testisnya mengenai tanah dan tergesek dengan aspal, hal tersebut membuat kucing tersebut tidak bisa mengeluarkan tinja, sehingga harus suntik sehingga bisa mengeluarkan tinja,” beber Veronica

“Di daerah Syuhada ini awalnya kucingnya banyak untuk kita beri makanan di jalan, akan tetapi tiba-tiba saya temukan habis dan yang saya temukan hanya menyisakan satu yaitu kucing dan tertembak peluru,” tambahnya.

Lebih lanjut, Veronica berharap agar kejadian-kejadian ini dapat membuka mata semua pihak dan mendorong adanya tindakan tegas untuk melindungi hewan-hewan ini dari kekejaman yang terus berlangsung.