spot_img
Beranda blog Halaman 246

Inovasi Kuliner Hotel Oak Tree Emerald Semarang, Waroenk Mie Pak Blangkon Siap Manjakan Tamu

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Oak Tree Emerald Semarang baru-baru ini memperkenalkan sebuah inovasi kuliner yang menarik dengan menghadirkan Waroenk Mie baru, yang mengusung tema unik ‘Pak Blangkon’.

Tema ini dipilih untuk mengenang tokoh legendaris dalam cerita rakyat Jawa, yang terkenal dengan keahlian memasak mie yang lezat dan kaya rasa.

Waroenk Mie ini tidak hanya menawarkan hidangan mie yang autentik dan lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman makan yang menyenangkan dengan dekorasi dan suasana yang kental dengan nuansa asri di Hotel Oaktree Emerald Semarang.

Para pengunjung dapat menikmati berbagai varian mie, mulai dari mie goreng hingga mie rebus dengan berbagai pilihan topping dan saus yang disajikan secara khas ala Pak Blangkon.

Tidak hanya fokus pada sajian mie, Pak Blangkon juga menyuguhkan berbagai pilihan minuman, baik dingin maupun panas. Mulai dari teh yang menyegarkan hingga kopi panas yang menggugah selera, semua bisa dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 20.000 saja.

Hotel Manager Oak Tree Emerald Semarang, Heri Chandra menyatakan bahwa Waroenk Mie ini diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi pengunjung, baik wisatawan maupun masyarakat lokal.

“Kami berharap Waroenk Mie dengan tema Pak Blangkon dapat memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dan mengesankan bagi setiap pengunjung yang datang ke hotel kami,” ujar Heri sapaan akrabnya, di Semarang, Sabtu (6/7) malam.

Dengan kehadiran Waroeng Mie ini, Hotel Oak Tree Emerald Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan pengalaman baru kepada para tamu, menjadikan hotel ini bukan hanya tempat menginap, tetapi juga destinasi kuliner yang menarik di kota Semarang.

Disisi lain, General Manager Secretary & PR Oaktree Emerald Hotel Semarang, Ayu Setya mengatakan Waroenk Mie ini dihadirkan sebagai tempat yang tepat untuk menikmati hidangan setelah berenang.

“Waroeng Mie terletak di area yang strategis dekat kolam renang, sehingga para tamu dapat dengan mudah mengaksesnya setelah berenang,” tandas Ayu.

Pemandangan langsung ke kolam renang menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, menjadikan pengalaman bersantap mereka lebih menyenangkan.

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi kuliner dengan berbagai varian mie dan minuman yang menggugah selera, Hotel Oaktree Emerald Semarang adalah tempat yang wajib dikunjungi. Datang dan nikmati kelezatan menu-menu yang disediakan, dan rasakan sendiri pengalaman kuliner yang memuaskan.

Sidak ke Gudang – Gudang PJT di Semarang, BP2MI Beri Ultimatum untuk Keluarkan Barang-Barang PMI yang Masih Tertahan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat perusahaan PJT (Perusahaan Jasa Titipan) di Semarang. Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti sidak sebelumnya terkait barang-barang yang tertahan di gudang PJT akibat peraturan Permendag No. 36 tahun 2023 yang telah direvisi, Sabtu (7/6).

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat perusahaan PJT (Perusahaan Jasa Titipan) di Semarang. Sidak ini dilakukan terkait dengan pengecekan barang-barang yang tertahan di gudang PJT akibat peraturan Permendag No. 36 tahun 2023 yang telah direvisi.

“Saya akan kontrol lagi nanti. Saya katakan, saya tidak terbiasa mendengarkan laporan dari anak buah secara lisan atau bahkan tulisan kecuali saya memastikan langsung laporan tersebut dengan melihat langsung di lapangan. Dari hasil kunjungan di MAJ, masih ada dua ribuan paket, dan sudah kita ultimatum tadi satu minggu paling lama sudah keluar,” tegas Benny.

Benny menegaskan bahwa dalam satu minggu ke depan, BP2MI akan kembali memeriksa kondisi barang-barang tersebut.

“Satu minggu ke depan kita periksa lagi. Kalau masih tertahan di gudang dan belum dikirim, kita akan kirim surat ke dirjen terkait agar ditindaklanjuti,” tandasnya.

Fokus utama dari pengecekan ini adalah barang milik Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tertahan selama 6-8 bulan akibat aturan Permendag 36. Dari total 60.723 dos lebih barang yang tertahan di lima gudang di Semarang, diperkirakan tinggal sekitar 7.000 dos yang masih tertahan. Gudang-gudang tersebut di antaranya adalah PT. JKS Logistik Indonesia, PT. Kalijaga Mandiri Sejahtera, PT. Mercusuar Abadi Jaya, PT. Trans Benua Logistik, dan PT. Trans Marine Anugerah.

Menindaklanjuti barang-barang yang masih bertahan, BP2MI akan berkirim surat ke pihak Bea Cukai, agar nantinya barang-barang yang masih tertahan bisa keluar dari gudang.”

“Bea Cukai sudah cukup fleksibel, tinggal tunggu surat dari BP2MI, kita akan kirim surat itu” ungkap Benny

Aktivis dan Pegiat Peduli Pekerja Migran, Dr. Zainul Arifin, mengungkapkan terkait kendala yang diharapi PMI sehingga barang-barang tertahan di gudang-gudang PJT.

“Barang PMI yang tertahan ini kendalanya adalah para pengirim tidak terdaftar di e-PMI. Saya sebagai aktivis meminta bagi yang tidak terdaftar di e-PMI untuk mendaftar ke Portal Peduli WNI, namun ini tidak mudah karena ada kendala sumber daya manusia, dokumen milik PMI unprosedural tertahan di majikan, dan portal Peduli WNI kadang tidak muat,” ungkapnya

Zainul mengungkapkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BP2MI, Bea Cukai, dan Kemenlu untuk memudahkan pengiriman barang-barang tersebut.

“Kami sudah tiga kali ke kantor BP2MI, sekali ke kantor Wantimpres untuk mengadu, dan berkomunikasi dengan PJT agar barang-barang kiriman bisa sampai ke tujuan,” bebernya.

Direktur PT. Mercusuar Abadi Jaya, Budiatmoko, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan sebagian besar masalah terkait barang tertahan di gudang mereka.

“Gudang kami sudah banyak yang keluar barangnya dan berjalan terus. Kami sudah minta izin lembur dan sudah diizinkan oleh Bea Cukai,” ujarnya.

Dengan tindakan tegas dari BP2MI dan kerja sama berbagai pihak terkait, diharapkan masalah barang tertahan di gudang PJT dapat segera diselesaikan, sehingga barang-barang milik PMI dapat segera sampai ke tangan mereka

Padma Wedding Expo 2024, Pesta Pernikahan Impian Dimulai di Sini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setelah sukses ditahun sebelumnya, Padma Wedding Expo kembali hadir di Pandanaran Grand Ballroom, Padma Hotel Semarang.

Tahun ini, Padma Hotel Semarang menghadirkan 50 Vendor ternama yang ada di Jawa Tengah hingga di kota besar lainnya, kegiatan ini akan berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2024 mendatang,

Padma Wedding Expo 2024 akan fokus menyediakan marketplace di mana para vendor dapat bertemu langsung dengan calon pengantin.

Tidak hanya itu, Padma Wedding Expo 2024 juga berkolaborasi dengan BMW Astra, yang akan menyediakan penjemputan khusus menggunakan BMW bagi klien yang dipilih dari acara ini.

Pameran ini menawarkan berbagai layanan dan produk untuk pernikahan tradisional maupun internasional. Para pengunjung akan memiliki kesempatan bertemu dengan pakar industri pernikahan terkemuka, menemukan tren terbaru dalam perencanaan pernikahan, dan mendapatkan inspirasi untuk pernikahan impian mereka.

Padma Wedding Expo 2024 diselenggarakan oleh Mahkota Enterprise, dengan Weddingku sebagai mitra media, dan melibatkan penata pernikahan Jessica Boediarjo serta Axioo yang menyediakan layanan fotografi dan videografi.

BCA juga turut berpartisipasi untuk mempermudah transaksi para pengunjung dan calon pengantin, bersama BMW Astra yang menyediakan layanan eksklusif penjemputan.

“Kami percaya bahwa Padma Wedding Expo bukan hanya tentang menampilkan produk dan layanan pernikahan, tetapi juga tentang terhubung dengan pelanggan kami, memahami impian mereka, dan membantu mewujudkan impian tersebut,” ujar Fransiska Yuke, Head of Sales & Marketing Padma Hotel Semarang.

Padma Hotel Semarang, yang dikenal karena menyelenggarakan pernikahan megah maupun intim, menyediakan latar belakang ideal dengan fasilitas modern dan suasana elegan untuk acara ini.

Baik itu pernikahan sederhana maupun rumit, Padma Wedding Expo 2024 menjanjikan menjadi sumber berharga bagi setiap pasangan yang mencari kebahagiaan selamanya yang sempurna.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, silakan menghubungi fbmarketing.semarang@padmahotels.com atau WhatsApp +62 811-2670-693.

Hindari Suap Pupuk Indonesia Niaga Berkomitmen dengan Vendor

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menggelar kegiatan Vendor Gathering bersama dengan vendor jasa distribusi bertempat di kantor PI Niaga, Jakarta Selatan pada Senin 10 Juni 2024.

Dipimpin oleh Plt Direktur Utama Pupuk Indonesia Niaga Trudo HD, dan dihadiri oleh seluruh vendor jasa distribusi yang bekerja sama dengan PI Niaga.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Perusahaan dengan para vendor jasa distribusi, sekaligus mengukuhkan proses transparansi dan integritas dalam seluruh aspek yang dikerjasamakan, khususnya dalam hal pendistribusian pupuk dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dalam acara tersebut PI Niaga mensosialisasikan kepada seluruh vendor jasa distribusi tentang peran strategis Perusahaan, serta standar yang wajib dipenuhi dalam menegakkan kebijakan anti penyuapan disetiap lini bisnis termasuk stakeholder Perusahaan yang terlibat tanpa terkecuali, guna mencapai pertumbuhan bersama yang berkelanjutan melalui penandatanganan Pakta Integritas.

Trudo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan profesional.

“Kami ingin memastikan bahwa proses pendistribusian pupuk bebas dari praktik-praktik yang melanggar GCG dan kode etik Perusahaan. Pakta Integritas ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami terhadap anti suap dan gratifikasi,” ujarnya.

Dengan adanya penandatanganan Pakta Integritas ini, PI Niaga berharap dapat membangun kepercayaan yang lebih kuat dengan para vendor jasa ditribusi. Selain itu, masukan dan kontribusi dari para vendor jasa distribusi diperlukan dalam menunjang peningkatan kinerja terhadap Perusahaan

Dongkrak Potensi Wisata, Mahasiswa Ilkom USM Buat Video untuk Desa Wisata Lerep Ungaran

0
Dokumentasi Istimewa: Saat kegiatan pengambilan footage untuk bahan yang akan di dokumentasikan dalam bentuk vidoe profile, Desa Lerep, Kabupaten Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM) melakukan pembuatan Video Companny Profile di lingkungan Desa Wisata Lerep, Ungaran Barat. Pembuatan video tersebut bertujuan sebagai salah satu media promosi untuk mengenalkan potensi wisata dan keunikan yang ada di Lingkungan Desa Wisata Lerep.

Pembuatan video profile company ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan mengangkat tema Pariwisata. Pelaksanaan pembuata video Companny Profile tersebut berlangsung selama 3 hari pada tanggal 5 Juli – 7 Juli 2024 yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa kelompok videografi.

Pada hari pertama kegiatan yang dilakukan dalam pembuatan video yaitu pengambilan video wawancara dengan masyarakat yang menjadi fokus informasi seperti masyarakat Desa Wisata Lerep, Perangkat Desa, Pengelola Desa Wisata Lerep.

Hari kedua, lokasi yang menjadi objek video konten antara lain Pasar Kuliner Desa Wisata Lerep, yang dimana pada pengambilan video ini ditontonkan adanya pasar kuliner yang cara transaksinya cukup unik yaitu menggunakan kepingan bambu, menyorot beberapa makanan khas yang disajikan menggunakan daun jati.

Selanjutnya pada hari ketiga, lokasi yang menjadi objek vido konten antara lain: beberapa wisata yang ada di Desa Lerep seperti embung, curug, kegiatan masyarakat desa wisata, serta hamparan wisata dan kekayaan alam yang diambil melalui atas drone.

Program ini diharapkan mampu memberi manfaat sebagai salah satu informasi yang ditujukan kepada khalayak atau masyarakat umum terkait dengan Desa Wisata Lerep, sehingga dapat mamajukan lingkungan Desa Wisata Lerep serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lingkungan Desa Wisata Lerep.

“Dengan adanya aksi turun tangan dari kegiatan MBKM ini, harapannya dapat membantu permasalahan Desa Wisata Lerep dalam mempromosikan kekayaan wisata yang dimiliki Desa Lerep, bukan hanya lingkup local saja tapi sampai lingkup nasional sehinnga semakin dikenal oleh wisatawan” ujar Edi Nurwahyu Julianto S.Sos.,M.I.Kom, selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi sekaligus Dosen Mata Kuliah Produksi Film.

Kegiatan ini guna mempromosikan potensi serta keunikan Desa Wiasata Lerep secara luas, dengan memperkuat branding sebagai destinasi budaya yang menarik, serta memberikan pengalaman priktis kepada mahasiswa dalam memproduksi film dan strategi pemasaran digital.

Selain itu dalam kegiatan ini juga sebagai sumbangsih terhadap perekonomian local. Sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan sereta membawa manfaat jangka Panjang bagi pengembangan ekonomi dan periwisata.

Perkuat Sinergi, Pemprov Jateng dan BNPT Bantu Serta Dukung Korban Kejahatan Terorisme

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk membantu dan mendukung penyintas atau korban kejahatan terorisme.

“Korban akibat tindak terorisme ini memang perlu mendapatkan perhatian dan bantuan. Terutama untuk anak dan istri korban. Kalau perlu ada anggaran khusus untuk itu. Sementara untuk eksnapiter, sudah banyak dilakukan,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat menerima kunjungan Direktur Perlindungan BNPT Brigjen Pol Imam Margono bersama jajaran Subdit Pemulihan Korban Aksi Terorisme di kantornya, Kamis (4/7/2024).

Nana menambahkan, menurut data dari BNPT, terdapat setidaknya 40 penyintas terorisme di Jawa Tengah, dengan jumlah terbanyak berada di wilayah Soloraya sekitar 21 orang.

“Kita butuh data penyintas yang sudah diasesmen oleh BNPT. Beberapa kegiatan nanti mungkin bisa disinergikan. Termasuk, terkait bantuan apa yang dibutuhkan oleh penyintas,” beber Nana.

Brigjen Imam Margono dari BNPT menyatakan bahwa penilaian kebutuhan masing-masing penyintas sudah dilakukan, dan berbagai kegiatan akan diberikan kepada mereka untuk membantu dalam melanjutkan kehidupan mereka. Menurutnya, penyintas adalah tanggung jawab bersama negara, dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

“Peran BNPT mengkoordinasikan kepada kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah, tentang kebutuhan korban ini. Kebutuhan korban itu banyak yang terhambat aturan teknis,” terangnya.

Imam mencontohkan bahwa untuk memberikan bantuan kepada korban, diperlukan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), meskipun tidak semua penyintas masuk dalam kategori miskin.

“Korban ini harus diperhatikan sendiri, karena dilindungi undang-undang. Tidak semua korban itu miskin, tapi ia memerlukan bantuan,” ujarnya.

Selain itu, bantuan yang dibutuhkan mencakup bidang medis, psikologis, psikososial, dan kompensasi. Beberapa di antaranya termasuk pendidikan bagi anak-anak penyintas serta modal usaha untuk korban atau keluarga yang ditinggalkan.

“Kompensasi jelas aturannya. Minimal mereka harus dapat rehabilitasi psikologis karena trauma dan sebagainya,” jelas Imam.

Tingkatkan Kolaborasi dan Koordinasi, JAM-Pidum Kejagung Terima Audiensi Pimpinan LPSK

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, menerima audiensi dari Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka silaturahmi serta peningkatan koordinasi antara LPSK dengan Kejaksaan RI, Rabu (3/7).

Koordinasi yang dibahas meliputi peningkatan kolaborasi dalam penanganan Saksi Pelaku (Justice Collaborator) pada perlindungan saksi dalam kasus tindak pidana korupsi, serta fasilitasi dan pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana.

Ketua LPSK, Brigjen Polisi (Purn) Dr. Achmadi, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang sudah terjalin baik dan kinerja optimal oleh Kejaksaan, khususnya keberhasilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam memberikan restitusi kepada 24 korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja dan restitusi dalam perkara lainnya. Namun, Ketua LPSK menekankan pentingnya perlindungan bagi Justice Collaborator, terutama dalam kasus tindak pidana korupsi. Ia juga meminta peningkatan sarana sel tahanan bagi Justice Collaborator agar terpisah dari pelaku utama atau pelaku lainnya demi keamanan dan kelancaran proses penanganan perkara.

“Kami juga meminta kerja sama upaya restitusi di luar tindak pidana TPPO dan tindak pidana penganiayaan, seperti penanganan perkara yang melibatkan perempuan dan anak sebagai korban. Selain itu, LPSK juga menaruh atensi bagi upaya restitusi terhadap perkara investasi ilegal,” ujar Ketua LPSK.

Menanggapi hal tersebut, JAM-Pidum menyampaikan bahwa pemberian restitusi dalam penanganan perkara sebaiknya melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholder atau pihak terkait.

“Jangan jadikan Justice Collaborator sebagai solusi ketika penyidikan perkara sudah buntu. Alangkah lebih baik jika penerapan Justice Collaborator ditetapkan saat tahap awal penyidikan perkara,” imbuh JAM-Pidum.

Selain itu, JAM-Pidum juga mengarahkan para jaksa untuk segera berkoordinasi dengan LPSK terkait penanganan perkara investasi, khususnya dalam upaya pertolongan terhadap hak korban.

“LPSK menjadi lembaga yang diamanahkan oleh negara sebagai lembaga yang melindungi dan memfasilitasi kepentingan para saksi dan para korban,” pungkas JAM-Pidum.

Audiensi ini turut dihadiri oleh 7 anggota pimpinan LPSK masa jabatan 2023-2029, Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara, Ketertiban Umum, dan Tindak Pidana Umum Lainnya, Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya, serta Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Dorong Peningkatan Ekonomi Desa Wisata Lerep Melalui Pemasaran Digital

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (5/7).

Program ini mengusung tema “Digital Marketing” dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat setempat mengenai pemasaran digital.

Acara ini diselenggarakan dengan dukungan dari dosen Ilmu Komunikasi Universitas Semarang, Ibu Tika Ristia Djaya S.I.Kom. M.I.Kom., dan menghadirkan dua pembicara utama: Dewi Puspita Sari, mahasiswa Universitas Semarang, dan Meylanesa Ulinnuha, mahasiswa UIN Salatiga serta pendiri Social Media Management dan Agency Model.

Dewi Puspita Sari dalam presentasinya menjelaskan bahwa digital marketing adalah teknik pemasaran produk atau jasa melalui platform media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Ia juga menjelaskan berbagai jenis digital marketing yang dapat diterapkan, termasuk strategi konten organik.

Meylanesa Ulinnuha menyoroti pentingnya peran Key Opinion Leader (KOL) dalam digital marketing. KOL adalah individu yang memiliki pengaruh besar di bidang tertentu dan dapat mempengaruhi calon pelanggan. Ia juga memberikan panduan mengenai cara memilih KOL yang tepat, data yang diperlukan untuk strategi ini, serta sistem pembayaran yang biasa diterapkan kepada KOL.

“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi warga yang memerlukan ilmu tentang digital marketing. Saya berharap materi yang sudah disampaikan bisa diterapkan oleh masyarakat Desa Wisata Lerep sehingga konten yang dihasilkan bisa lebih menarik dan kompetitif di dunia digital,” ujar Meylanesa Ulinnuha.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat dalam mengembangkan kemampuan digital marketing mereka sehingga dapat lebih berdaya saing di era kemajuan teknologi saat ini.

Angkat Potensi Desa, Mahasiswa Ilkom USM Lakukan Kegiatan Fotografi Desa Lerep Ungaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang semester 6 mengadakan kegiatan fotografi di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Jumat (05/07).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengabadikan keindahan alam dan budaya Desa Lerep, serta mempromosikan desa tersebut sebagai destinasi wisata yang menarik.

Para mahasiswa bekerja sama dengan warga Desa Wisata Lerep untuk menjelajahi berbagai sudut desa, salah satunya di kampung kopi, yang bertempat di Dusun Indrokilo.

Dusun Indrokilo sendiri memiliki 98% warga lokal yang pada umumnya bekerja menjadi pengusaha kopi.

Seiring dengan perkembangan jaman, warga desa Indrokilo pun turut memperbaiki alat pengolahan kopi. Yang pada awalnya disangrai menggunakan alat tradisional seperti wajan namun dibuat dengan tanah liat, sekarang sudah mengupgradenya dengan membuat alat modern atau mesin roasting kopi.

Produk kopi yang ditawarkan beragam. Seperti robusta wine dengan kopi ini memiliki rasa asam yang unik dengan kualitas khas yang mengingatkan pada rasa anggur.

Kopi ini diproduksi melalui proses fermentasi tanpa bahan kimia, sehingga menghasilkan warna cokelat gelap. Kopi Robusta Wine diproses secara alami dengan menggunakan metode pengeringan dengan menggunakan sinar matahari dan pemetikan yang teliti.

Kemudian ada produk arabika dengan warna cokelat muda, yang berbeda dengan kopi robusta wine. Selain itu, tersedia juga produk robusta dengan cita rasa pahit.

Ketua Kelompok Wanita Tani Manggar Lestari, di Kampung Kopi, Sri Yatun yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat di Desa Wisata Lerep. Sri Yatun memperkenalkan Desa Wisata Lerep sebagai desa wisata yang terkenal dengan berbagai potensi, salah satunya dalam produksi kopi.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi di ajak berkeliling ke kebun kopi, serta ditunjukkan proses penjemuran kopi.

“Mulai panen pada bulan Juni, Juli, sampai pertengahan Agustus,” ucapnya.

Selain itu, Sri Yatun mengatakan kesulitannya dalam pemasaran karena tidak terlalu paham dengan cara memasarkan produknya lewat online, Ia juga mengandalkan ketika ada kunjungan wisata dan mengikuti kegiatan pasar UMKM kuliner.

Perkuat Konsolidasi dan Kolaborasi, ARMI Jabar Lakukan Kunjungan ke BRAVO Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perkuat konsolidasi antar asosiasi rental mobil, BRAVO Jateng-DIY menerima kunjungan ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia) Jabar di Hotel Candiview, Semarang, Kamis (4/7).

Wakil Ketua BRAVO Jateng – DIY mengungkapkan bahwa kolaborasi ini salah satunya adalah untuk perangi mafia rental yang sering terjadi di berbagai daerah.

“Bravo Jateng-DIY berkolaborasi dengan ARMI Jabar untuk memerangi mafia-mafia rental yang marak di berbagai daerah,” ujarnya

Lanjut, Hidayat menambahkan bahwa kolaborasi ini tujuannya untuk saling support jika terdapat masalah perjalanan sewaktu di luar daerah.

“Bentuk kerja sama antar pengusaha rental mobil BRAVO dan ARMI adalah saling back up jika ada masalah. Misalnya, jika sedang dalam perjalanan keluar daerah dan menemui kendala, maka akan dibantu oleh rekan sesama pengusaha rental di daerah tersebut,” jelas Hidayat.

Pembina ARMI Jabar, Wekly mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan konsolidasi yang sifarnya menyatukan.

“Kami berkolaborasi dengan komunitas BRAVO karena kami saling membutuhkan. Kami ingin semua komunitas bersatu agar rekan rekan rental seluruh Indonesia  bisa bergabung di satu komunitas,” ujar Wekly.

“Kami membawa 20 anggota kami ke sini. Rencana deklarasinya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni,” tambah Wekly.

Lebih Lanjut, Wekly mengungkapkan, selain silaturahmi, kunjungan ARMI kali ini adalah untuk mengamankan unit rekan-rekan yang bermasalah di kota-kota lain.

“Tujuan kami adalah untuk mengenal satu sama lain dan bekerja sama dalam mengamankan unit ketika dalam perjalanan keluar daerah,” tutup Wekly.