spot_img
Beranda blog Halaman 251

Padma Wedding Expo 2024, Pesta Pernikahan Impian Dimulai di Sini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setelah sukses ditahun sebelumnya, Padma Wedding Expo kembali hadir di Pandanaran Grand Ballroom, Padma Hotel Semarang.

Tahun ini, Padma Hotel Semarang menghadirkan 50 Vendor ternama yang ada di Jawa Tengah hingga di kota besar lainnya, kegiatan ini akan berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2024 mendatang,

Padma Wedding Expo 2024 akan fokus menyediakan marketplace di mana para vendor dapat bertemu langsung dengan calon pengantin.

Tidak hanya itu, Padma Wedding Expo 2024 juga berkolaborasi dengan BMW Astra, yang akan menyediakan penjemputan khusus menggunakan BMW bagi klien yang dipilih dari acara ini.

Pameran ini menawarkan berbagai layanan dan produk untuk pernikahan tradisional maupun internasional. Para pengunjung akan memiliki kesempatan bertemu dengan pakar industri pernikahan terkemuka, menemukan tren terbaru dalam perencanaan pernikahan, dan mendapatkan inspirasi untuk pernikahan impian mereka.

Padma Wedding Expo 2024 diselenggarakan oleh Mahkota Enterprise, dengan Weddingku sebagai mitra media, dan melibatkan penata pernikahan Jessica Boediarjo serta Axioo yang menyediakan layanan fotografi dan videografi.

BCA juga turut berpartisipasi untuk mempermudah transaksi para pengunjung dan calon pengantin, bersama BMW Astra yang menyediakan layanan eksklusif penjemputan.

“Kami percaya bahwa Padma Wedding Expo bukan hanya tentang menampilkan produk dan layanan pernikahan, tetapi juga tentang terhubung dengan pelanggan kami, memahami impian mereka, dan membantu mewujudkan impian tersebut,” ujar Fransiska Yuke, Head of Sales & Marketing Padma Hotel Semarang.

Padma Hotel Semarang, yang dikenal karena menyelenggarakan pernikahan megah maupun intim, menyediakan latar belakang ideal dengan fasilitas modern dan suasana elegan untuk acara ini.

Baik itu pernikahan sederhana maupun rumit, Padma Wedding Expo 2024 menjanjikan menjadi sumber berharga bagi setiap pasangan yang mencari kebahagiaan selamanya yang sempurna.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, silakan menghubungi fbmarketing.semarang@padmahotels.com atau WhatsApp +62 811-2670-693.

Hindari Suap Pupuk Indonesia Niaga Berkomitmen dengan Vendor

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menggelar kegiatan Vendor Gathering bersama dengan vendor jasa distribusi bertempat di kantor PI Niaga, Jakarta Selatan pada Senin 10 Juni 2024.

Dipimpin oleh Plt Direktur Utama Pupuk Indonesia Niaga Trudo HD, dan dihadiri oleh seluruh vendor jasa distribusi yang bekerja sama dengan PI Niaga.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Perusahaan dengan para vendor jasa distribusi, sekaligus mengukuhkan proses transparansi dan integritas dalam seluruh aspek yang dikerjasamakan, khususnya dalam hal pendistribusian pupuk dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dalam acara tersebut PI Niaga mensosialisasikan kepada seluruh vendor jasa distribusi tentang peran strategis Perusahaan, serta standar yang wajib dipenuhi dalam menegakkan kebijakan anti penyuapan disetiap lini bisnis termasuk stakeholder Perusahaan yang terlibat tanpa terkecuali, guna mencapai pertumbuhan bersama yang berkelanjutan melalui penandatanganan Pakta Integritas.

Trudo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan profesional.

“Kami ingin memastikan bahwa proses pendistribusian pupuk bebas dari praktik-praktik yang melanggar GCG dan kode etik Perusahaan. Pakta Integritas ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami terhadap anti suap dan gratifikasi,” ujarnya.

Dengan adanya penandatanganan Pakta Integritas ini, PI Niaga berharap dapat membangun kepercayaan yang lebih kuat dengan para vendor jasa ditribusi. Selain itu, masukan dan kontribusi dari para vendor jasa distribusi diperlukan dalam menunjang peningkatan kinerja terhadap Perusahaan

Dongkrak Potensi Wisata, Mahasiswa Ilkom USM Buat Video untuk Desa Wisata Lerep Ungaran

0
Dokumentasi Istimewa: Saat kegiatan pengambilan footage untuk bahan yang akan di dokumentasikan dalam bentuk vidoe profile, Desa Lerep, Kabupaten Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM) melakukan pembuatan Video Companny Profile di lingkungan Desa Wisata Lerep, Ungaran Barat. Pembuatan video tersebut bertujuan sebagai salah satu media promosi untuk mengenalkan potensi wisata dan keunikan yang ada di Lingkungan Desa Wisata Lerep.

Pembuatan video profile company ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan mengangkat tema Pariwisata. Pelaksanaan pembuata video Companny Profile tersebut berlangsung selama 3 hari pada tanggal 5 Juli – 7 Juli 2024 yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa kelompok videografi.

Pada hari pertama kegiatan yang dilakukan dalam pembuatan video yaitu pengambilan video wawancara dengan masyarakat yang menjadi fokus informasi seperti masyarakat Desa Wisata Lerep, Perangkat Desa, Pengelola Desa Wisata Lerep.

Hari kedua, lokasi yang menjadi objek video konten antara lain Pasar Kuliner Desa Wisata Lerep, yang dimana pada pengambilan video ini ditontonkan adanya pasar kuliner yang cara transaksinya cukup unik yaitu menggunakan kepingan bambu, menyorot beberapa makanan khas yang disajikan menggunakan daun jati.

Selanjutnya pada hari ketiga, lokasi yang menjadi objek vido konten antara lain: beberapa wisata yang ada di Desa Lerep seperti embung, curug, kegiatan masyarakat desa wisata, serta hamparan wisata dan kekayaan alam yang diambil melalui atas drone.

Program ini diharapkan mampu memberi manfaat sebagai salah satu informasi yang ditujukan kepada khalayak atau masyarakat umum terkait dengan Desa Wisata Lerep, sehingga dapat mamajukan lingkungan Desa Wisata Lerep serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lingkungan Desa Wisata Lerep.

“Dengan adanya aksi turun tangan dari kegiatan MBKM ini, harapannya dapat membantu permasalahan Desa Wisata Lerep dalam mempromosikan kekayaan wisata yang dimiliki Desa Lerep, bukan hanya lingkup local saja tapi sampai lingkup nasional sehinnga semakin dikenal oleh wisatawan” ujar Edi Nurwahyu Julianto S.Sos.,M.I.Kom, selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi sekaligus Dosen Mata Kuliah Produksi Film.

Kegiatan ini guna mempromosikan potensi serta keunikan Desa Wiasata Lerep secara luas, dengan memperkuat branding sebagai destinasi budaya yang menarik, serta memberikan pengalaman priktis kepada mahasiswa dalam memproduksi film dan strategi pemasaran digital.

Selain itu dalam kegiatan ini juga sebagai sumbangsih terhadap perekonomian local. Sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan sereta membawa manfaat jangka Panjang bagi pengembangan ekonomi dan periwisata.

Perkuat Sinergi, Pemprov Jateng dan BNPT Bantu Serta Dukung Korban Kejahatan Terorisme

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk membantu dan mendukung penyintas atau korban kejahatan terorisme.

“Korban akibat tindak terorisme ini memang perlu mendapatkan perhatian dan bantuan. Terutama untuk anak dan istri korban. Kalau perlu ada anggaran khusus untuk itu. Sementara untuk eksnapiter, sudah banyak dilakukan,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat menerima kunjungan Direktur Perlindungan BNPT Brigjen Pol Imam Margono bersama jajaran Subdit Pemulihan Korban Aksi Terorisme di kantornya, Kamis (4/7/2024).

Nana menambahkan, menurut data dari BNPT, terdapat setidaknya 40 penyintas terorisme di Jawa Tengah, dengan jumlah terbanyak berada di wilayah Soloraya sekitar 21 orang.

“Kita butuh data penyintas yang sudah diasesmen oleh BNPT. Beberapa kegiatan nanti mungkin bisa disinergikan. Termasuk, terkait bantuan apa yang dibutuhkan oleh penyintas,” beber Nana.

Brigjen Imam Margono dari BNPT menyatakan bahwa penilaian kebutuhan masing-masing penyintas sudah dilakukan, dan berbagai kegiatan akan diberikan kepada mereka untuk membantu dalam melanjutkan kehidupan mereka. Menurutnya, penyintas adalah tanggung jawab bersama negara, dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

“Peran BNPT mengkoordinasikan kepada kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah, tentang kebutuhan korban ini. Kebutuhan korban itu banyak yang terhambat aturan teknis,” terangnya.

Imam mencontohkan bahwa untuk memberikan bantuan kepada korban, diperlukan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), meskipun tidak semua penyintas masuk dalam kategori miskin.

“Korban ini harus diperhatikan sendiri, karena dilindungi undang-undang. Tidak semua korban itu miskin, tapi ia memerlukan bantuan,” ujarnya.

Selain itu, bantuan yang dibutuhkan mencakup bidang medis, psikologis, psikososial, dan kompensasi. Beberapa di antaranya termasuk pendidikan bagi anak-anak penyintas serta modal usaha untuk korban atau keluarga yang ditinggalkan.

“Kompensasi jelas aturannya. Minimal mereka harus dapat rehabilitasi psikologis karena trauma dan sebagainya,” jelas Imam.

Tingkatkan Kolaborasi dan Koordinasi, JAM-Pidum Kejagung Terima Audiensi Pimpinan LPSK

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, menerima audiensi dari Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka silaturahmi serta peningkatan koordinasi antara LPSK dengan Kejaksaan RI, Rabu (3/7).

Koordinasi yang dibahas meliputi peningkatan kolaborasi dalam penanganan Saksi Pelaku (Justice Collaborator) pada perlindungan saksi dalam kasus tindak pidana korupsi, serta fasilitasi dan pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana.

Ketua LPSK, Brigjen Polisi (Purn) Dr. Achmadi, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang sudah terjalin baik dan kinerja optimal oleh Kejaksaan, khususnya keberhasilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam memberikan restitusi kepada 24 korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja dan restitusi dalam perkara lainnya. Namun, Ketua LPSK menekankan pentingnya perlindungan bagi Justice Collaborator, terutama dalam kasus tindak pidana korupsi. Ia juga meminta peningkatan sarana sel tahanan bagi Justice Collaborator agar terpisah dari pelaku utama atau pelaku lainnya demi keamanan dan kelancaran proses penanganan perkara.

“Kami juga meminta kerja sama upaya restitusi di luar tindak pidana TPPO dan tindak pidana penganiayaan, seperti penanganan perkara yang melibatkan perempuan dan anak sebagai korban. Selain itu, LPSK juga menaruh atensi bagi upaya restitusi terhadap perkara investasi ilegal,” ujar Ketua LPSK.

Menanggapi hal tersebut, JAM-Pidum menyampaikan bahwa pemberian restitusi dalam penanganan perkara sebaiknya melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholder atau pihak terkait.

“Jangan jadikan Justice Collaborator sebagai solusi ketika penyidikan perkara sudah buntu. Alangkah lebih baik jika penerapan Justice Collaborator ditetapkan saat tahap awal penyidikan perkara,” imbuh JAM-Pidum.

Selain itu, JAM-Pidum juga mengarahkan para jaksa untuk segera berkoordinasi dengan LPSK terkait penanganan perkara investasi, khususnya dalam upaya pertolongan terhadap hak korban.

“LPSK menjadi lembaga yang diamanahkan oleh negara sebagai lembaga yang melindungi dan memfasilitasi kepentingan para saksi dan para korban,” pungkas JAM-Pidum.

Audiensi ini turut dihadiri oleh 7 anggota pimpinan LPSK masa jabatan 2023-2029, Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara, Ketertiban Umum, dan Tindak Pidana Umum Lainnya, Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya, serta Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Dorong Peningkatan Ekonomi Desa Wisata Lerep Melalui Pemasaran Digital

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (5/7).

Program ini mengusung tema “Digital Marketing” dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat setempat mengenai pemasaran digital.

Acara ini diselenggarakan dengan dukungan dari dosen Ilmu Komunikasi Universitas Semarang, Ibu Tika Ristia Djaya S.I.Kom. M.I.Kom., dan menghadirkan dua pembicara utama: Dewi Puspita Sari, mahasiswa Universitas Semarang, dan Meylanesa Ulinnuha, mahasiswa UIN Salatiga serta pendiri Social Media Management dan Agency Model.

Dewi Puspita Sari dalam presentasinya menjelaskan bahwa digital marketing adalah teknik pemasaran produk atau jasa melalui platform media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Ia juga menjelaskan berbagai jenis digital marketing yang dapat diterapkan, termasuk strategi konten organik.

Meylanesa Ulinnuha menyoroti pentingnya peran Key Opinion Leader (KOL) dalam digital marketing. KOL adalah individu yang memiliki pengaruh besar di bidang tertentu dan dapat mempengaruhi calon pelanggan. Ia juga memberikan panduan mengenai cara memilih KOL yang tepat, data yang diperlukan untuk strategi ini, serta sistem pembayaran yang biasa diterapkan kepada KOL.

“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi warga yang memerlukan ilmu tentang digital marketing. Saya berharap materi yang sudah disampaikan bisa diterapkan oleh masyarakat Desa Wisata Lerep sehingga konten yang dihasilkan bisa lebih menarik dan kompetitif di dunia digital,” ujar Meylanesa Ulinnuha.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat dalam mengembangkan kemampuan digital marketing mereka sehingga dapat lebih berdaya saing di era kemajuan teknologi saat ini.

Angkat Potensi Desa, Mahasiswa Ilkom USM Lakukan Kegiatan Fotografi Desa Lerep Ungaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang semester 6 mengadakan kegiatan fotografi di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Jumat (05/07).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengabadikan keindahan alam dan budaya Desa Lerep, serta mempromosikan desa tersebut sebagai destinasi wisata yang menarik.

Para mahasiswa bekerja sama dengan warga Desa Wisata Lerep untuk menjelajahi berbagai sudut desa, salah satunya di kampung kopi, yang bertempat di Dusun Indrokilo.

Dusun Indrokilo sendiri memiliki 98% warga lokal yang pada umumnya bekerja menjadi pengusaha kopi.

Seiring dengan perkembangan jaman, warga desa Indrokilo pun turut memperbaiki alat pengolahan kopi. Yang pada awalnya disangrai menggunakan alat tradisional seperti wajan namun dibuat dengan tanah liat, sekarang sudah mengupgradenya dengan membuat alat modern atau mesin roasting kopi.

Produk kopi yang ditawarkan beragam. Seperti robusta wine dengan kopi ini memiliki rasa asam yang unik dengan kualitas khas yang mengingatkan pada rasa anggur.

Kopi ini diproduksi melalui proses fermentasi tanpa bahan kimia, sehingga menghasilkan warna cokelat gelap. Kopi Robusta Wine diproses secara alami dengan menggunakan metode pengeringan dengan menggunakan sinar matahari dan pemetikan yang teliti.

Kemudian ada produk arabika dengan warna cokelat muda, yang berbeda dengan kopi robusta wine. Selain itu, tersedia juga produk robusta dengan cita rasa pahit.

Ketua Kelompok Wanita Tani Manggar Lestari, di Kampung Kopi, Sri Yatun yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat di Desa Wisata Lerep. Sri Yatun memperkenalkan Desa Wisata Lerep sebagai desa wisata yang terkenal dengan berbagai potensi, salah satunya dalam produksi kopi.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi di ajak berkeliling ke kebun kopi, serta ditunjukkan proses penjemuran kopi.

“Mulai panen pada bulan Juni, Juli, sampai pertengahan Agustus,” ucapnya.

Selain itu, Sri Yatun mengatakan kesulitannya dalam pemasaran karena tidak terlalu paham dengan cara memasarkan produknya lewat online, Ia juga mengandalkan ketika ada kunjungan wisata dan mengikuti kegiatan pasar UMKM kuliner.

Perkuat Konsolidasi dan Kolaborasi, ARMI Jabar Lakukan Kunjungan ke BRAVO Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perkuat konsolidasi antar asosiasi rental mobil, BRAVO Jateng-DIY menerima kunjungan ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia) Jabar di Hotel Candiview, Semarang, Kamis (4/7).

Wakil Ketua BRAVO Jateng – DIY mengungkapkan bahwa kolaborasi ini salah satunya adalah untuk perangi mafia rental yang sering terjadi di berbagai daerah.

“Bravo Jateng-DIY berkolaborasi dengan ARMI Jabar untuk memerangi mafia-mafia rental yang marak di berbagai daerah,” ujarnya

Lanjut, Hidayat menambahkan bahwa kolaborasi ini tujuannya untuk saling support jika terdapat masalah perjalanan sewaktu di luar daerah.

“Bentuk kerja sama antar pengusaha rental mobil BRAVO dan ARMI adalah saling back up jika ada masalah. Misalnya, jika sedang dalam perjalanan keluar daerah dan menemui kendala, maka akan dibantu oleh rekan sesama pengusaha rental di daerah tersebut,” jelas Hidayat.

Pembina ARMI Jabar, Wekly mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan konsolidasi yang sifarnya menyatukan.

“Kami berkolaborasi dengan komunitas BRAVO karena kami saling membutuhkan. Kami ingin semua komunitas bersatu agar rekan rekan rental seluruh Indonesia  bisa bergabung di satu komunitas,” ujar Wekly.

“Kami membawa 20 anggota kami ke sini. Rencana deklarasinya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni,” tambah Wekly.

Lebih Lanjut, Wekly mengungkapkan, selain silaturahmi, kunjungan ARMI kali ini adalah untuk mengamankan unit rekan-rekan yang bermasalah di kota-kota lain.

“Tujuan kami adalah untuk mengenal satu sama lain dan bekerja sama dalam mengamankan unit ketika dalam perjalanan keluar daerah,” tutup Wekly.

Keren ! SCU Gelar Expo KKU/KKS, Mahasiswa Promosikan Kuliner dan Fashion Lokal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Soegijapranata Catholic University (SCU) aktif memasarkan produk-produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di dalam Expo KKU/KKS Semester Genap 2023/2024.

Melalui program Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan Kuliah Kerja Sinergis (KKS), 655 mahasiswa terlibat dalam mendampingi kegiatan RT/RW dan PKK di sekitar kampus mereka.

Selain mempromosikan kuliner dan fashion lokal, mahasiswa juga menampilkan hasil program kerja seperti penyuluhan pengasuhan anak dan pembuatan taman untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.

Mitra UMKM yang berpartisipasi juga ikut serta dalam talkshow dan workshop dengan tema “Menggunakan Kecerdasan Menghadapi Kesulitan untuk Pertumbuhan Bisnis,” yang memberikan wawasan berharga bagi para pelaku usaha lokal.

Talkshow & Workshop KKU/KKS

Para pelaku UMKM mitra dampingan mahasiswa juga berkesempatan mengikuti Talkshow “Menggunakan Kecerdasan Menghadapi Kesulitan untuk Pertumbuhan Bisnis.”

Melalui kegiatan ini, Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) SCU, Rudy Elyadi, MM menuturkan pihaknya ingin mendorong para pelaku UMKM menciptakan usaha yang berkelanjutan.

“Kecerdasan untuk mengatasi permasalahan bisnis itu menjadi penting untuk keberlanjutan usaha agar tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Rudy juga mengajak mitra dampingannya ikut mengasah keterampilannya dalam desain grafis. Kegiatan tersebut dirangkum dalam Workshop “Pelatihan Penggunaan Canva sebagai Media Komunikasi Mitra dan Pelanggan.”

Menurut Rudy, pelatihan tersebut menjadi wadah pihaknya untuk berbagi kiat pentingnya komunikasi dalam memasarkan suatu produk.

“Mitra nanti diajarkan untuk bagaimana membuat foto produknya menjadi menarik dengan memanfaatkan teknologi. Menunjang marketing-nya juga,” tegas Rudy.

Bersamaan dengan Expo KKU/KSS, rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan di Kampus 1 SCU Bendan pada 4 Juli 2024. Adapun rangkaian kegiatan tersebut sekaligus merupakan puncak capaian akhir dalam program KKU/KKS.

Program KKU/KKS

Sebelumnya, mahasiswa KKU telah melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Bersamaan dengan itu, mahasiswa KKS juga menggagas ide untuk mendukung berbagai program kerja RT/RW dan PKK.

Seluruh mitra dampingan mahasiswa tersebar di 25 kelurahan dan 9 kelurahan di Kota Semarang. Program ini sendiri telah berjalan lebih dari 2 bulan sejak 16 Mei 2024.

Dalam kesempatan ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) SCU juga menggandeng beberapa wilayah mitra dampingan. Hal tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangi Rudy bersama 3 kelurahan di Kota Semarang. Kelurahan tersebut adalah Tegalsari, Mangunharjo, dan Pongangan.

“Memang banyak permintaan dikarenakan di dekat wilayah mereka ada program KKU/KKS dari kami yang menarik mereka. Harapannya tahun depan sudah bisa menyebarkan mahasiswa di sana,” tambah Rudy.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Ungkap Diskominfo Miliki Peran Penting sebagai Representasi Pemprov Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Sujarwanto Dwi Atmoko, menegaskan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memiliki peran krusial sebagai representasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dia mengimbau agar seluruh pegawai di dinas tersebut mengikuti perkembangan teknologi dengan cermat dan menyediakan informasi yang dapat dipercaya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sujarwanto dalam apel pagi di Halaman Kantor Diskominfo Jateng pada Rabu (3/7/2024). Menurutnya, saat ini banyak data yang beredar di masyarakat, dan oleh karena itu, peran Diskominfo tidak hanya sebatas sebagai penyedia informasi tetapi juga sebagai regulator untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat dipercaya dan diverifikasi.

“Sumber data yang bagus saja tidak cukup, karena data bisa dibaca dan ditafsir dengan versi masing-masing. Tapi dengan kemampuan Diskominfo mengolah data, menjadi basis data, kita harap mampu menjadi buku putih terhadap semua informasi,” ujar Sujarwanto yang juga Plt Asisten Administrasi Setda Jateng.

Dia menekankan bahwa hal ini penting mengingat di era disrupsi informasi saat ini, masyarakat banyak mengonsumsi informasi dari berbagai platform digital. Oleh karena itu, Diskominfo sebagai wajah Pemprov Jateng perlu aktif menyebarkan informasi melalui media sosial dan memanfaatkan semua portal digital yang mereka kelola serta masing-masing dinas.

“Jadi, yang disajikan dalam portal itu, harus bersumber dari data yang bagus,” lanjutnya.

Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum, mengatakan bahwa ekosistem digital di Jawa Tengah sudah terbentuk dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan Digital Government Award dari Presiden RI Joko Widodo, yang menunjukkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tertinggi, yaitu mencapai 4,26.

“Kita memperoleh indeks tertinggi 4,26, dan (Pj Gubernur Nana Sudjana) satu-satunya gubernur yang maju menerima penghargaan itu,” tuturnya.

Riena juga menekankan pentingnya agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) secara tertib menyampaikan data kinerja mereka sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan, yaitu paling lambat tanggal 10 setiap bulannya.

“Sehingga kita bisa mengolah data menjadi berita. Kita jualan Jateng dari segala sisi,” pungkas Riena.