spot_img
Beranda blog Halaman 262

Pertamina dan Pemprov Jateng Dorong Pengendalian Konsumsi BBM Bersubsidi untuk Keadilan Sosial

0
LUKMAN HAKIM- Pengamat Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengendalian konsumsi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran yang dilakukan Pertamina bersama pemerintah merupakan salah satu langkah dalam memberikan keadilan dan perlindungan bagi masyarakat yang tidak mampu. Dengan demikian, upaya tersebut perlu mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Sumarno, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, masyarakat mampu sudah seharusnya untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi, karena lebih diperuntukkan masyarakat yang tidak mampu. Apalagi hal ini juga berhubungan dengan moral hazard, sehingga harus dipatuhi bersama.

“Kalau namanya produk bersubsidi, ya seharusnya tepat sasaran. Ini kan masalah moral hazard, jadi harus dipatuhi bersama. Yang masuk kategori mampu, ya jangan lah konsumsi BBM subsidi,” tegasnya.

Terpisah, Pengamat Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Lukman Hakim mengatakan, upaya pengendalian penyaluran BBM subsidi melalui penggunaan QR Code dinilai cukup tepat dan harus terus dilanjutkan. Sistem ini memberikan kepastian kepada pengguna BBM bersubsidi yang berhak, serta memudahkan untuk melakukan pengawasan.

“Sudah ada pendaftaran, kemudian verifikasi, serta pembatasan. Metode ini sudah tepat, dan harus berjalan,” katanya.

Namun demikian, lanjut Lukman, klasifikasi pengguna BBM bersubsidi juga harus lebih ketat. Hal ini mengingat masih ada ditemukannya kendaraan dengan klasifikasi mampu, tapi masih menggunakan BBM bersubsidi.

“Mungkin bisa lebih detail lagi dalam pendataan, khususnya klasifikasi kendaraan. Karena mobil kelas – kelas tertentu kan memang gak boleh mengkonsumsi Pertalite, tapi harus Pertamax,” ujar Lukman.

Lukman menyebut, pengendalian penggunaan BBM bersubsidi juga memberikan andil dalam pengendalian inflasi, mengingat harganya yang sudah mendekati harga keekonomian, khususnya seperti Pertamax. Harga yang stabil ini juga memberikan kepastian kepada sektor – sektor ekonomi lainnya.

“Saya contohkan seperti ojek online, itu sudah pasti harganya, itu juga memberikan kepastian kepada konsumen. Jadi, harga juga jelas dan terpantau,” tukasnya.

Seperti diketahui, Pertamina Patra Niaga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna Pertalite, agar mendaftarkan kendaraannya untuk mendapatkan QR Code. Upaya ini dilakukan Pertamina Patra Niaga dalam rangkaian mewujudkan Subsidi Tepat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyebut, langkah ini diambil sebagai upaya perusahaan untuk mencatat transaksi BBM penugasan secara lebih baik dan transparan, mengingat adanya anggaran kompensasi yang diberikan pemerintah untuk produk Pertalite.

“Untuk masyarakat tidak perlu khawatir,
prosesnya mudah, tinggal mendaftarkan kendaraannya di website subsiditepat.mypertamina.id untuk mendapatkan QR Code,” terang Irto.

Irto melanjutkan, saat ini uji coba QR Code Pertalite sudah dijalankan di 41 Kota/Kabupaten dan akan segera diperluas di seluruh wilayah Indonesia. Hingga awal Juni 2024, tercatat lebih dari 3,44 juta pengguna Pertalite telah memiliki QR Code.

“Skemanya akan mirip seperti pendaftaran pengguna Solar Subsidi (Biosolar). Mulai dari uji coba hingga nanti ada penerapan full QR Code di wilayah secara bertahap. Dan kami tegaskan ini adalah pendataan, bukan pembatasan. Jika ada kesulitan atau kendala bisa menghubungi Pertamina Call Center 135,” jelas Irto.

Masyarakat yang sudah terdaftar juga mulai terbiasa bertransaksi menggunakan QR Code-nya. Pada awal Juni 2024, sekitar 600 ribu transaksi pembelian Pertalite sudah tercatat menggunakan QR Code, sejak program ini digulirkan pada pertengahan tahun 2023 lalu.

“Artinya memang ketika sudah mendaftar dan sudah terbiasa dengan prosesnya, pengguna tidak ada keluhan dan pembelian tetap mudah. Kami akan terus gencarkan sosialisasi sehingga ketika uji coba diperluas, masyarakat tidak perlu ragu lagi mendaftarkan kendaraan dan menggunakan QR Code-nya,” tutup Irto.

Jaksa Agung Lantik Dr. Emilwan Ridwan Kepala Pusat Pemulihan Aset

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanudi resmi melantik Dr. Emilwan Ridwan sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI).

Pelantikan tersebut digelar di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, pada Selasa (11/6) hari ini, dan turut dihadiri oleh Ketua Komisi Kejaksaan hingga jajaran Jaksa Agung Muda.

Melalui pelantikan tersebut, Emilwan resmi meninggalkan posisi sebelumnya sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Ia kini dipercaya Jaksa Agung untuk menggantikan Amir Yanto yang menjabat Kepala Pusat Pemulihan Aset sebelumnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Burhanudin melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap total 406 anggota Korps Adhyaksa yang terdiri dari pejabat eselon II dan III.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 121 Tahun 2024 dan Nomor: KEP-IV-523/C/05/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Jaksa Agung juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru yang dilantik, ia menekankan pentingnya rotasi, mutasi, dan promosi sebagai bagian dari siklus alamiah dalam sebuah organisasi.

“Rotasi, mutasi, dan promosi adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kinerja dan menjaga dinamika institusi. Dengan adanya pergantian posisi, kita dapat memastikan bahwa semangat baru dan inovasi terus mengalir di dalam tubuh Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung menambahkan bahwa para pejabat yang dilantik hari ini merupakan individu terbaik yang telah melewati proses seleksi yang ketat.

“Mereka adalah yang terbaik dari yang terbaik, dipilih melalui penilaian objektif yang mempertimbangkan kinerja, integritas, dan dedikasi mereka,” katanya.

Jejak Prestasi

Diketahui, Emilwan juga pernah menjabat sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng, saat menjabat sebagai Asintel Kejati Jateng, Emilwan memiliki prestasi yang terbilang membanggakan.

Di akhir masa jabatannya sebagai Asintel, ia sempat ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemberantasan Mafia Tanah oleh Kajati Jateng Priyanto. Di bawah kepemimpinannya, tim tersebut mampu membongkar dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di Purworejo seluas 25 hektare dengan nilai kerugian sekitar Rp23 miliar.

Selain aktif dalam penegakan hukum, Emilwan bersama Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) dan Kejati Jateng membentuk Pusat Kajian Kejaksaan Undip.

Sementara bersama Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Kejati Jateng, Emilwan memprakarsai pembentukan Pusat Studi Adhyaksa Unnes.

Bahkan saat menjadi Wakajati Sulteng, berkat hobi dan kesukaanya dengan olah raga Tenis, Emilwan ditunjuk sebagai Ketua Kontingen Adhyaksa Tenis Club (ATC) Kejagung ,di Kejuraan Nasional (Kejurnas) Mendagri Seman Widjojo Cup XX yang berlangsung di Lapangan Tenis UNY Yogyakarta, 28-30 September 2023.

Tim Tenis ATC Kejagung mencatatkan sejarah baru, meskipun baru pertama kali mengikuti turnamen setelah 20 tahun dilaksanakan, ATC Kejagung menunjukkan performa luar biasa dengan berhasil masuk ke babak 8 besar atau perempat final.

Tidak hanya sebagai Ketua Tim ATC Kejagung, saat Kejurnas itu Emil juga ikut bertanding dan menjadi momen bersejarah, pasangan baru Kejati Sulteng, Emilwan Ridwan dan Irwan Datuiding, yang mampu mengalahkan lawan-lawannya seperti Kabupaten Bantul dengan skor 6-1, Kabupaten Rejang Lebong 6-2, dan Pemprov Lampung 6-5.

Ponco Hartanto Resmi Dilantik Jaksa Agung, Ini Sederet Prestasinya

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melantik Ponco Hartanto, SH, MH., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah.

Pelantikan dihadiri oleh Komisi Kejaksaan (Komjak), Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Hukum & HAM Yasona Laoly, hingga jajaran Jaksa Agung Muda, yang dilaksanakan di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (11/6).

Pelantikan ini menandai awal dari tugas baru bagi Ponco Hartanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyatakan keyakinannya, di bawah kepemimpinan Ponco Hartanto, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, akan semakin berperan dalam menegakkan hukum dan keadilan di wilayah Jawa Tengah.

“Para pejabat yang dilantik merupakan insan terbaik yang telah terbukti dalam dedikasi dan kompetensinya dalam menjalankan tugas-tugas yang ditentukan,” ujar Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung berpesan kepada Kejati Jateng yang baru untuk dapat memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta menyeimbangkan dengan kemanfaatan dan kepastian hukum.

” Memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta menyeimbangkan dengan kemanfaatan, dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan,” jelas Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga menegaskan perlunya kepatuhan terhadap standar pengawasan yang telah ditetapkan, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses hukum.

” Meningkatkan pengawasan melekat terhadap seluruh jajaran di satuan kerja masing-masing, pedomani Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022 tentang Meningkatkan Pengawasan Melekat pada Satuan Kerja,” imbuh Jaksa Agung.

Prestasi Membanggakan

Diketahui, Nama Ponco Hartanto tidak asing di Jawa Tengah, sebelum menjadi Kajati DIY, Ponco pernah menjabat diantaranya Kasi Intel Kejari Surakarta dan Asintel Kejati Jateng.

Prestasi membanggakan, saat menjabat sebagai Kajati DIY. Ponco menyatakan perang terhadap mafia tanah, dan membongkar kasus mafia Tanah Kas Desa (TKD) di DIY.

Sikap tegasnya memberantas kasus mafia tanah, yang menjadi atensi khusus pemerintah pusat termasuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Sebanyak 15 kasus besar mafia tanah berhasil dibongkar, salah satunya adalah kasus mafia tanah kas desa, dengan tersangka mulai dari lurah hingga Kepala Dispertaru DIY. Dari penanganan ini, Kejati DIY menyelamatkan Rp4,7 miliar uang negara.

Selain itu, Kejati DIY menjadi satu-satunya Kejaksaan Tinggi di Indonesia yang berhasil meraih perhargaan sebagai Kejaksaan Tinggi Terinovatif dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2023 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prestasi membanggakan lainnya, saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Jawa Timur, Ponco Hartanto menerima penganugerahan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tahun 2019.

Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, bersama 610 Satker kementerian/instansi yang menerima penghargaan dan 55 satker dan 20 Pejabat/ Perorangan dari Kejaksaan RI, piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Jaksa Agung RI Dr Arminsyah SH MSi bersama Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo SH dan dihadiri Wakil Presiden RI Prof KH Ma’aruf Amin.

Prestasinya yang gemilang ini telah memantapkan reputasi Ponco Hartanto sebagai salah satu pemimpin yang berintegritas dan berkomitmen tinggi dalam penegakan hukum yang lebih baik.

Meningkat 4,97%, Realisasi Pendapatan Daerah Jateng Capai Rp25,369 Triliun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pada tahun 2023, pendapatan daerah Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp25,369 triliun, meningkat sebesar 4,97% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp24,167 triliun. Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, mengungkapkan hal tersebut saat menyampaikan jawaban dari gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jateng mengenai pelaksanaan APBD tahun 2023, di Gedung Berlian, Semarang, pada Senin (10/6/2024).

Untuk meningkatkan pendapatan daerah, Pemerintah Provinsi Jateng melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait untuk mengintensifkan dan memperluas sumber-sumber pendapatan daerah. Salah satu upaya optimalisasi adalah dengan melakukan penelusuran data objek pajak dan verifikasi lapangan guna mendapatkan informasi potensi pendapatan daerah yang akurat.

“Upaya optimalisasi terus dilakukan, antara lain melalui penelusuran data objek pajak dan verifikasi faktual lapangan, guna memperoleh informasi potensi pendapatan daerah yang akurat,” kata Sumarno.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga memanfaatkan barang milik daerah serta melakukan pembentukan lembaga pengelola aset yang bertujuan untuk pemberdayaan dan pemanfaatan aset. Pemprov Jateng juga meningkatkan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami berkomitmen untuk melakukan pembenahan kinerja melalui implementasi good corporate governance, efisiensi dan efektivitas operasional, serta diversifikasi usaha,” bebernya.

Sumarno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jateng untuk meningkatkan kinerja melalui implementasi tata kelola perusahaan yang baik, efisiensi dan efektivitas operasional, serta diversifikasi usaha.

Dalam menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi terkait belanja bantuan keuangan, Sumarno menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jateng setuju dengan pendapat fraksi-fraksi tersebut, bahwa laporan pelaksanaan APBD merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemerintah Provinsi Jateng juga mendukung pembangunan kabupaten/kota melalui alokasi bantuan keuangan yang selektif, dengan pelaksanaan APBD yang berbasis perencanaan pembangunan dan mempertimbangkan hasil evaluasi serta kebutuhan pembangunan sehingga menghasilkan program/kegiatan yang solutif.

“Pelaksanaan APBD untuk pembangunan dilakukan dengan berbasis perencanaan pembangunan, dengan memperhatikan hasil evaluasi, masalah, dan kebutuhan pembangunan. Sehingga, akan dihasilkan program/kegiatan yang solutif,” tandas sekda.

Calista, Mahasiswa UNDIP Sabet 2nd Runner Up Puteri Ekowisata Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Adalah Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UNDIP, Calista Kisy Shintia Putri, terpilih menjadi 2nd Runner Up Puteri Ekowisata Jawa Tengah serta menjadi Puteri Geo Wisata Jawa Tengah. Babak final dari Puteri Ekowisata Jawa Tengah diadakan di Magelang, pada 1 Juni 2024.

Calista mengungkapkan, selama mengikuti kontes ini, ia harus menghadapi banyak hal untuk bisa sampai menjadi Puteri Geo Wisata Jawa Tengah.

“Saya mengikuti serangkaian audisi, seleksi, dan mengerjakan beberapa project yang dimulai dari bulan Februari, hingga kemudian di bulan Mei diumumkan sebagai top 4 finalis, kemudian saya mengikuti serangkaian karantina daring dan luring yang diselenggarakan di Semarang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, sebagai kontes pertama yang ia ikuti, Calista merasa sangat bangga atas pencapaian yang ia dapatkan sekarang.

“Saat saya mendapatkan posisi runner up, saya sangat bangga terhadap pencapaian saya sejauh ini. Bagi saya, kami semua adalah pemenang dan mendapatkan posisi tersebut merupakan suatu kehormatan bagi kami semua untuk mengabdi kepada Indonesia, khususnya Jawa Tengah,” ucap Calista.

Ia berharap dengan prestasi ini, ia bisa menginspirasi banyak mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi Indonesia.

“Saya berharap, prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya para mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mempromosikan potensi pariwisata serta UMKM yang ada di Indonesia.” harap Calista.

Putera Puteri Ekowisata Jawa Tengah merupakan bagian dari Putera Puteri Ekowisata Indonesia, sebuah kontes yang diadakan oleh Yayasan Putra Pariwisata Indonesia.

Kontes ini bertujuan untuk memilih Duta Ekowisata Indonesia yang akan mempromosikan ekowisata di Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Gelar Kopdar di Banjarnegara, Ferry Wawan Cahyono Akui Driver Ojol adalah Garda Terdepan dalam Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, mengapresiasi peran driver ojek online (Ojol) sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat.

Hal itu disampaikan Ferry saat menghadiri kegiatan Kopi Darat (Kopdar) bersama ratusan driver ojol yang ada di Kabupaten Banjarnegara, bertempat di Surya Yudha Bay, Minggu (9/6).

Menurutnya, para driver Ojol memiliki peran vital dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat saat berada di lapangan.

Ia menekankan bahwa driver Ojol tidak hanya berperan dalam mengantarkan penumpang, tetapi juga berperan penting dalam mengantarkan barang dan kebutuhan lainnya yang diperlukan oleh masyarakat sehari-hari.

“Para driver Ojol adalah pahlawan di balik layar yang seringkali tidak mendapatkan penghargaan yang pantas. Mereka siap membantu kita semua, kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferry menyebutkan bahwa keberadaan driver Ojol sangat membantu dalam situasi darurat, seperti ketika ada kebutuhan mendesak akan obat-obatan atau makanan.

“Dalam situasi pandemi kemarin, peran mereka sangat terasa. Mereka berani mengambil risiko demi memastikan kita semua bisa tetap beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Ferry juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai dan menghormati para driver Ojol. Ia berharap, adanya penghargaan dan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka dapat meningkatkan semangat dan motivasi para driver Ojol dalam menjalankan tugasnya.

“Marilah kita bersama-sama memberikan dukungan dan penghargaan yang sepantasnya kepada para driver Ojol. Mereka adalah bagian penting dari masyarakat kita yang selalu siap membantu di segala situasi,” pungkasnya.

Apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kondisi kerja para driver Ojol, sehingga mereka dapat terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Demokrasi yang Sehat, Ferry Wawan Cahyono Serukan Masyarakat Jaga Moral Politik

0

PURBALINGGA (Pertamanews.id) – Indonesia akan melakukan pemilihan serentak pada 27 November 2024 untuk memilih 38 gubernur, 416 bupati dan 98 walikota di seluruh negeri. Ini adalah pertama kalinya pemilihan kepala daerah dilakukan di tahun yang sama dengan pemilu presiden dan anggota legislatif.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono menekankan masyarakat harus dapat tampil sebagai agen penjaga moral dan etika politik dalam proses demokrasi.

Hal itu disampaikan Ferry saat menghadiri kegiatan Peningkatan Koordinasi dan Komunikasi Politik dengan mengusung tema ‘Membangun Demokrasi yang Semakin Berkualitas’, kegiatan ini diselenggarakan oleh Kesbangpol Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Kabupaten Banjarnegara, Minggu (9/6).

Ferry mengungkapkan bahwa masyarakat tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai agen aktif yang memastikan jalannya proses demokrasi tetap berada dalam koridor yang benar.

“Proses demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada para pemimpin dan partai politik, tetapi juga pada peran aktif masyarakat sebagai penjaga moral dan etika politik. Masyarakat harus berani bersuara dan bertindak jika melihat adanya penyimpangan atau praktek politik yang tidak sehat,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan bahwa pendidikan politik bagi masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang pentingnya etika dalam politik.

Menurutnya, dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh politik uang atau janji-janji kosong yang sering muncul saat pemilu.

“Etika politik harus menjadi pondasi dalam setiap proses demokrasi. Tanpa moral dan etika, demokrasi hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan semata. Masyarakat harus bisa membedakan mana yang benar dan salah, serta tidak ragu untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran yang terjadi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam proses politik, baik melalui partisipasi langsung dalam pemilihan umum maupun dalam kegiatan-kegiatan sosial yang mendukung terciptanya demokrasi yang sehat.

“Pendidikan politik sejak dini dan keterlibatan aktif masyarakat akan menciptakan lingkungan politik yang bersih dan berintegritas. Ini adalah tugas kita bersama untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati demokrasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Ada Rakyat Dibalik Kejaksaan

0

Oleh : Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman

Pendapat yang menyatakan Kejaksaan sebagai lembaga superbody menunjukkan bahwa dia mainnya kurang jauh. Aturannya, kejaksaan bisa menangani korupsi dari awal, dan praktek beberapa negara pun jaksa diberikan kewenangan untuk itu.

Saat kejaksaan akhir-akhir ini mampu menangani perkara-perkara besar, kok pendapat seperti itu muncul. Pasti ini dihembuskan untuk memukul balik dan bentuk perlawanan dari koruptor-koruptor kakap terhadap kejaksaan.

Dan pernyataan seperti itu mesti juga bertujuan membenturkan kejaksaan dengan aparat penegak hukum lainnya. Seharusnya dalam perkara korupsi besar, semua aparat penegak hukum dapat bersatu padu, berkolaborasi, dan saling mendukung.

Lha apa kita sebagai rakyat harus diam? Ya nggak lah. Kita harus tetap mendukung Kejaksaan dalam mengungkap mega korupsi sepanjang hal itu juga bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.

Jangan biarkan segelintir orang berpesta pora menikmati hasil korupsi, sedangkan rakyat banyak yang keleleran hanya untuk sekedar mengisi perut.

Gelar Semarang Dark Race, Pemkot Wadahi Kreativitas Komunitas-komunitas di Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mewadahi kreativitas komunitas-komunitas di Kota Semarang. Seperti salah satunya Komunitas Fixed Gear yang berhasil menggelar lomba balap sepeda bertajuk Criterium Semarang Dark Race 2024.

Kegiatan berlangsung di Halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (8/6) malam dengan menampilkan aneka fun game dan lomba balap sepeda khusus sepeda Fixie.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu hadir secara langsung membuka acara dengan melakukan Flag Off lomba Semarang Dark Race 2024.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut bahkan menyapa penghobi dan pesepeda Fixie yang hadir dari 20 Kota di Indonesia.

“Ini merupakan kegiatan atau ajang menyalurkan hobi dan kreativitas komunitas anak-anak muda pecinta sepeda Fixie,” kata Mbak Ita usai membuka lomba balap sepeda Fixie bertajuk Semarang Dark Race 2024 di Halaman Balai Kota Semarang.

Pemkot Semarang, kata Mbak Ita mendukung kegiatan positif anak-anak muda dengan memberi ruang kreatif. “Ini ada piala Wali Kota Semarang dan uang pembinaan untuk support kegiatan,” kata dia.

“Kalau siang kan mereka sekolah dan kuliah. Saat akhir pekan, atau di malam hari mereka bisa berkegiatan positif, olah raga bersepeda dan sebagainya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang ini mengapresiasi komunitas Fixed Gear yang bisa menarik 100 peserta dari 20 kota/kabupaten.

“Ini pesepeda dan penghobi Fixie ternyata banyak. Ada 100 yang ikut, belum lagi para pendukung dan sanak keluarganya yang datang. Ajang ini juga menarik minat muda mudi untuk menonton, tadi di Jalan Pemuda banyak yang nonton. Tentunya ini bukan sekedar kompetisi tapi wadah bagi penghobi juga,” paparnya.

Mbak Ita mengaku siap memberi ruang bagi komunitas-komunitas lain juga untuk dapat unjuk gigi berkegiatan di Balai Kota Semarang.

“Saya mengajak anak-anak muda ini untuk melakukan aktivitas di Balai Kota ini sehingga tempat ini jadi hidup,” jelasnya.

Seperti komunitas lain, lanjutnya, ada komunitas vespa, komunitas motor antik, atau mobil antik semua bisa menggunakan Balai Kota terutama saat akhir pekan.

“Kita juga punya Co-working Space yang bisa dimanfaatkan anak-anak muda, apalagi ada cafe dan wifi juga. Mungkin Balai Kota Semarang bisa jadi wadah komunitas anak-anak milenial untuk berekspresi berkreativitas,” kata dia.

Bahkan, lanjut Mbak Ita, bisa juga dihadirkan UMKM dan stand-stand kreatif di Balai Kota agar mewadahi anak-anak muda berkarya lebih baik dan lebih hebat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Semarang Dark Race 2024, Vanny Bachtiar menjelaskan, kegiatan ini adalah ajang balap sepeda di jalan raya yang digelar oleh komunitas Fixed Gear.

Ia berterima kasih kepada Wali Kota Semarang atas dukungan penyelenggaraan acara. “Terima kasih bu Wali, sudah mensupport acara. Ini kegiatan ketiga kalinya sejak tahun 2022 lalu. Namun, kali ini lebih meriah berkat bantuan bu Wali,” kata dia.

Dalam balap sepeda Semarang Dark Race ini ada total 100 peserta dengan ratusan pendukung dan pengunjung yang hadir.

“Rutenya dari Jalan Pemuda depan Balai Kota, memutar ke jalan Imam Bonjol, dan melewati jalan Piere Tendean dan kembali ke Jalan Pemuda finish di Balai Kota,” jelas dia.

Isu Kejaksaan Superbody sebagai Upaya Pelemahan Kejaksaan oleh Koruptor

0

Oleh : Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H

Dalam pemberitaan di media elektronik, ada ahli yang berpendapat bahwa Kejaksaan saat ini telah berubah menjadi lembaga Superbody.

Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H,  memiliki pendapat berbeda. Hibnu menegaskan “Kejaksaan memang diberikan kewenangan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, namun hanya khusus tindak pidana korupsi, karena sampai saat ini tindak pidana korupsi dikategorikan sebagai extra ordinary crime dan sulit pembuktiannya. Apalagi perkembangan tindak pidana korupsi saat ini sudah dengan modus yang terstruktur, sistematis dan masif serta merugikan keuangan negara yang besar. Dan, ternyata pengungkapan kasus korupsi yang merugikan negara sangat besar akhir-akhir ini hanya diungkap oleh Kejaksaan.”

Hibnu menambahkan, isu bahwa Kejaksaan saat ini telah berubah menjadi lembaga Superbody memang lazim digunakan oleh koruptor, yang tujuannya adalah untuk menyerang institusi dan pribadi pejabat kejaksaan guna mempengaruhi penegakan hukum agar dapat mengubah arah penanganan kasus sesuai yang diinginkan oleh koruptor”

Sudah saatnya aparat penegak hukum bersatu, berkolaborasi dan saling mendukung dalam upaya-upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dengan kewenangannya masing-masing sebagaimana diatur dalam norma hukum. Karena tujuan penegakkan hukum pada dasarnya adalah untuk menciptakan kesejahteraan rakyat.