spot_img
Beranda blog Halaman 263

Isu Kejaksaan Superbody merupakan Upaya Serangan Balik dari Koruptor

0

Oleh : Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad

Dalam pemberitaan di media elektronik, ada ahli yang berpendapat bahwa Kejaksaan saat ini telah berubah menjadi lembaga Superbody.

Suparji Ahmad, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar memiliki pendapat berbeda. Suparji menegaskan “Kejaksaan memang diberikan kewenangan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, namun hanya khusus tindak pidana korupsi. Dan, memang praktek di beberapa negara Jaksa diberikan kewenangan tersebut, yaitu dalam perkara-perkara yang sulit pembuktiannya, contohnya adalah tindak pidana korupsi dengan modus yang rumit dan komplek”.

Suparji juga menegaskan kewenangan tersebut hal yang biasa, bahkan menurutnya saat ini aparat penegak hukum itu dinantikan kinerjanya oleh masyarakat, bukan untuk berebut kewenangan.

Kasus Timah, apabila hanya ditangani melalui penegakan administrative penal law maka yang terjaring hanyalah pelaku-pelaku kecil, seperti penambangan tanpa ijin. Kejaksaan melalui instrumen tindak pidana korupsi sesungguhnya membongkar sistem jahat atau mafia di sektor pertambangan yang pada kenyataannya rakyat kecil yang dirugikan sementara ada pihak-pihak tertentu yang menikmati hasil pertambangan secara berlimpah-ruah.

Suparji mengira bahwa pemberitaan-pemberitaan yang menyudutkan Kejaksaan apalagi terkait masalah kewenangan, dan ditambah dengan pembunuhan karakter di media sosial terhadap pejabat Kejaksaan adalah merupakan serangan balik koruptor (corruptor fight back) dengan mengadu domba antar penegak hukum. Seyogyanya, menurut Suparji masyarakat cerdas dan kritis terhadap upaya-upaya serangan balik koruptor dan memandang setiap permasalahan dengan pemikiran yang jernih.

Kejaksaan Superbody : Framing Kejaksaan yang Diadu Domba

0

Oleh : Anggota DPD RI 2019-2024, Dr. Abdul Rachman Thaha, SH, MH

Dr. Abdul Rachman Thaha, SH, MH, seorang senator yang dikenal sebagai ART mencermati pemberitaan di media elektronik, adanya ahli yang berpendapat bahwa Kejaksaan saat ini telah berubah menjadi lembaga Superbody. Secara tegas ART menyatakan pemberitaan-pemberitaan yang menyudutkan Kejaksaan apalagi terkait masalah kewenangan, dan ditambah dengan pembunuhan karakter di media sosial terhadap pejabat Kejaksaan adalah merupakan serangan balik koruptor (corruptor fight back) dengan mengadu domba antar penegak hukum. Seyogyanya, menurut ART masyarakat harus cerdas dan kritis terhadap upaya-upaya serangan balik koruptor dan memandang setiap permasalahan dengan pemikiran yang jernih.

ART menegaskan bahwa Kejaksaan memang diberikan kewenangan lebih, namun hanya khusus tindak pidana korupsi. Dan, kewenangan tersebut adalah hal yang biasa, bahkan gebrakan Kejaksaan mengungkap Oligarki di dunia pertambanagan itulah yang dinantikan masyarakat.

Kasus Timah, apabila hanya ditangani melalui penegakan administrative penal law maka yang terjaring hanyalah pelaku-pelaku kecil, seperti penambangan tanpa ijin. Kejaksaan melalui instrumen tindak pidana korupsi sesungguhnya membongkar sistem jahat atau mafia di sektor pertambangan yang pada kenyataannya rakyat kecil yang dirugikan sementara ada pihak-pihak tertentu yang menikmati hasil pertambangan secara berlimpah-ruah.

ART juga menjelaskan, framing negative terhadap Kejaksaan tidak akan berarti apa-apa selama Kejaksaan membuktikan kinerjanya menangani kasus-kasus mega korupsi. ART yakin rakyat akan berdiri di depan lembaga yang selalu memperjuangkan hak-hak mereka.

Kadin Gelar Pameran Kuliner Makanan Pendamping Beras di Area CFD

0

SEMARANG (Harianterkini.id) – Pameran kuliner makanan pendamping beras yang digelar Kadin Kota Semarang di area Car Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan Semarang, berlangsung meriah, Minggu (9/6/2024) pagi.

Selain mensosialisasikan bahan makanan pendamping beras, acara itu juga menjadi ajang mengenalkan peluang usaha kuliner di Kota Semarang.

Kadin Kota Semarang memboyong 13 tenant dari restoran hingga hotel untuk memamerkan produk olahan makanan pendamping beras.

Makanan-makanan tersebut bisa dinikmati gratis oleh masyarakat. Tak hanya makanan gratis, acara juga diisi dengan hiburan dan senam sehat bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LKPP Hendrar Prihadi yang turut senam sehat bersama dengan Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara.

Dalam sambutannya, Hendi –panggilan akrab calon Gubernur Jateng ini, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kadin Kota Semarang.

“Saya mengapresiasi Kadin Kota Semarang yang bisa mengadakan kegiatan ini, harapannya kegiatan ini bisa berlanjut karena manfaatnya untuk masyarakat juga bagus,” harap Hendi.

Sementara itu Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara yang juga bakal calon Wali Kota Semarang ini mengatakan, acara itu dilakukan sebagai upaya membantu mewujudkan kedaulatan pangan.

“Hari ini Kadin Kota Semarang dan teman-teman koki dari beberapa hotel dan restoran mencoba untuk mensukseskan kedaulatan pangan, bagaimana ada sebuah pengganti bahan baku selain beras,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Semarang ini mengaku terpukau dengan berbagai kreasi para koki itu dalam mengolah bahan makanan nonberas itu.

Karena itu, dia berharap masyarakat juga ikut melihat hal tersebut sebagai peluang usaha.

“Kalau dikreasikan dan diinovasikan seperti ini menurut saya sangat luar biasa peluangnya. Sebenarnya tanpa kita sadari kan kita sudah sering menemukan. Ini mungkin di kelas UMKM ya tapi ini menarik, menurut saya bagaimana mereka bisa kreatif dan dikreasikan dan kita tidak menyangka ini makanan-makanan yang sering kita jumpai di kampung-kampung atau di jalan-jalan,” ujar Arnaz.

Ferry Wawan Cahyono sebut Peran Aktif Masyarakat Kunci Pencegahan Konflik Sosial

0

PURBALINGGA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono pentingnya peran Masyarakat dalam mencegah konflik sosial serta dapat menampilkan suasana sejuk dan aman di lingkungan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ferry dalam kegiatan Peningkatan Masyarakat Sipil dalam Penyelesaian Konflik Sosial dengan mengusung tema ‘Melalui Koordinasi dan Sinergitas Kita Tingkatkan Peran Aktif Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial’ oleh Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, di Kabupaten Purbalingga, Minggu (9/6).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan konflik sosial sangat krusial untuk memastikan stabilitas dan keamanan di Jawa Tengah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih proaktif dalam mencegah konflik sosial. Dengan begitu, kita dapat menampilkan suasana yang lebih sejuk dan aman di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekedar seremonial, namun dapat membawa dampak nyata dengan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Ferry juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi sosial yang kondusif.

“Dengan adanya kolaborasi yang baik, kita bisa mengantisipasi potensi konflik sejak dini dan mengambil langkah-langkah preventif yang efektif,” tambah Ferry.

Dalam penanganan berbagai persoalan, hendaknya masyarakat tetap dalam koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan yang tidak kalah penting selalu mengedepankan sikap toleransi antar individu dengan kelompok masyarakat.

Penyadaran masyarakat untuk selalu mengamalkan Ideologi Pancasila yang didalamnya terkandung sifat keimanan dan ketaqwaan, kerukunan hidup yang berperikemanusiaan, azas musyawarah/ mufakat dan keadilan sosial.

Kadin Gelar Pameran Kuliner Makanan Pendamping Beras di Area CFD

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pameran kuliner makanan pendamping beras yang digelar Kadin Kota Semarang di area Car Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan Semarang, berlangsung meriah, Minggu (9/6/2024) pagi.

Selain mensosialisasikan bahan makanan pendamping beras, acara itu juga menjadi ajang mengenalkan peluang usaha kuliner di Kota Semarang.

Kadin Kota Semarang memboyong 13 tenant dari restoran hingga hotel untuk memamerkan produk olahan makanan pendamping beras.

Makanan-makanan tersebut bisa dinikmati gratis oleh masyarakat. Tak hanya makanan gratis, acara juga diisi dengan hiburan dan senam sehat bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LKPP Hendrar Prihadi yang turut senam sehat bersama dengan Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara.

Dalam sambutannya, Hendi –panggilan akrab calon Gubernur Jateng ini, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kadin Kota Semarang.

“Saya mengapresiasi Kadin Kota Semarang yang bisa mengadakan kegiatan ini, harapannya kegiatan ini bisa berlanjut karena manfaatnya untuk masyarakat juga bagus,” harap Hendi.

Sementara itu Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara yang juga bakal calon Wali Kota Semarang ini mengatakan, acara itu dilakukan sebagai upaya membantu mewujudkan kedaulatan pangan.

“Hari ini Kadin Kota Semarang dan teman-teman koki dari beberapa hotel dan restoran mencoba untuk mensukseskan kedaulatan pangan, bagaimana ada sebuah pengganti bahan baku selain beras,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Semarang ini mengaku terpukau dengan berbagai kreasi para koki itu dalam mengolah bahan makanan nonberas itu.

Karena itu, dia berharap masyarakat juga ikut melihat hal tersebut sebagai peluang usaha.

“Kalau dikreasikan dan diinovasikan seperti ini menurut saya sangat luar biasa peluangnya. Sebenarnya tanpa kita sadari kan kita sudah sering menemukan. Ini mungkin di kelas UMKM ya tapi ini menarik, menurut saya bagaimana mereka bisa kreatif dan dikreasikan dan kita tidak menyangka ini makanan-makanan yang sering kita jumpai di kampung-kampung atau di jalan-jalan,” ujar Arnaz.

Pabersi Jateng Kirimkan Tiga Atlet Angkat Besi Jateng Berangkat ke PON XXI Aceh Sumut

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jawa Tengah mengirim tiga atletnya pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Ketiga atlet tersebut diantaranya, Sabrina Aprilia Boru Siadari (Kelas 52 kg putri), Sri Kartini (Kelas 76 Kg Putri), dan Adven Hindarto (Kelas 74 Kg Putra).

Tiga atlet itu merupakan yang terpilih dari total enam atlet Pabersi yang lolos di babak kualifikasi beberapa waktu lalu. Hal ini karena KONI Jateng hanya memberi kuota tiga atlet untuk bersaing di perebutan medali cabor angkat berat nanti.

Ketua Pengprov Pabersi Jateng, Hadi mengatakan pihaknya telah melakukan Pelatda mandiri sejak Mei lalu. Selama satu bulan pertama tersebut tim Pabersi Jateng masih melakukan pembiayaan mandiri, sebab dana Pelatda dari KONI baru dianggarkan mulai Juni ini.

“Persiapan kita sudah mendahului TC. Kita sudah mulai dari bulan Mei. Kita mendahului dan itu sebagian dari dana pengprov, sebagian lagi dana insentif yang diterima oleh atlet karena dana TC belum. Yang dapat mulai Juni, Juli, Agustus sehingga kemarin memang kita membiayai secara mandiri,” ungkapnya di lokasi Pelatda, Jalan Branjangan No. 10 Kota Semarang.

Sementara soal rencana try out, Pabersi Jateng saat ini masih menunggu Kejurda di beberapa daerah yang berpotensi untuk diikuti. Hal ini karena dari PB Pabersi belum memiliki agenda kejuaraan.

“Ya sambil nanti mengintip Kejurda di daerah lain, nanti baru kita bisa ikut try out. Karena katanya kalau try out di KONI Jawa Tengah Try out harus mengikuti event ya makanya kita ikuti saja sesuai dengan aturan,” ungkapnya.

Hadi menambahkan, Pengprov Pabersi berharap terkait dengan anggaran TC dan sebagainya bisa lancar. Kemudian terkait dengan bantuan peralatan dan perlengkapan.

“Karena di angkat berat ini kan perlengkapan pertandingan itu sangat vital. Karena perlengkapan pertandingan itu bisa meningkatkan angkatan sampai 20 persen,” katanya.

Perlengkapan pakaian khusus untuk angkat berat kata Hadi diperlukan waktu adaptasi setidaknya dua bulan.

Dengan estimasi PON XXI kurang dari 100 hari lagi, Hadi menyebut harus segera ada kepastian terkait dengan anggaran perlengkapan.

“Sangat berpengaruh saat pertandingan karena alat ini khusus. Kalau baru dan penggunaannya saat di lapangan, takutnya malah mempersulit atlet. Ini hubungannya dengan pergerakan sendi otot,” ujarnya.

“Kalau sepatu sih tidak begitu, yang jelas terkait knee wrap untuk pembalut lutut. Itu kalau tidak terbiasa, biasanya angkatannya gagal,” ungkapnya.

Selain itu, penunjang latihan berupa suplemen merupakan kebutuhan atlet Pabersi saat ini.

“Ini kan olahraga yang membutuhkan strength maksimum, sehingga proses latihan ini kalau hanya dengan makan tidak cukup. Kalau kita bandingkan dengan makan maka angkat berat itu minimal 4000 kalori. Kalau dengan anggaran yang ada, makan kalau orang Indonesia paling 3000 kalori, maka ada 1000 kalori yang harus kita penuhi lagi yaitu dengan suplemen,” tandas Hadi.

Senada dengan Hadi, pelatih angkat berat Jateng, Priyanto mengatakan, suplemen serta pakaian khusus untuk angkat berat jadi kebutuhan yang mendesak sejauh ini.

“Kendala menuju PON ini sementara saat ini dari atlet angkat berat utamanya adalah suplemen untuk menunjang angkat berat. Kemudian pakaian, ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan motivasi atlet. Kalau tidak ada motivasi dari pakaian itu memang kurang. Selanjutnya untuk menuju PON di Aceh semoga apa yang kita targetkan sesuai target. Kami mohon doa masyarakat Jawa Tengah semoga apa yang kita cita-citakan berhasil,” katanya.

Sejauh ini, ketiga atlet yang akan berjuang di PON Aceh-Sumut terus dimantapkan kemampuan tekniknya meliputi squat, bench press dan deadlift. Teknik kata dia harus benar.

“Saat ini harus fokus menilai dari angkatan para atlet. Semoga tidak ada teknik yang salah dan selamat menuju juara nanti. Target kita, satu putri perak, satu putra perak, dan satu putri perunggu. Kita juga melihat kondisi, dan situasi. Yang penting di atas panggung, kita lihat hasilnya nanti. Memang yang agak berat persaingannya nanti dari atlet Jabar, lampung, dan Sulawesi,” pungkas Priyanto.

Di sela agenda latihan, Pelatda PON Pabersi Jateng juga disambangi tim monitoring evaluasi (Monev) Irwan Priyanto Cahyono  (Ketua Bidang Sport Tourism), dan Henri Pelupessy (Ketua Mobilisasi Sumber Daya dan Dana).

Irwan mengatakan, pasca melakukan monev, selanjutnya keluhan dari Pengprov Pabersi dalam Pelatda PON akan diteruskan ke bidang prestasi KONI Jateng.

“Kalau keluhan itu peralatan, peralatan kan memang mahal dan ini harganya cukup mahal. Namun bagaimanapun saya akan laporkan ini ke BinPres. Kemudian vitamin, sekarang konsumsinya sudah terpenuhi tapi suplemennya yang belum,” katanya.

Irwan menambahkan, KONI Jateng berharap perolehan dua perunggu di babak kualifikasi bisa meningkat ke perolehan medali perak.

“Dari hasil Pra PON kemarin mereka cuma dapat dua perunggu. Dan memang di cabor angkat berat ini lawan cukup berat dari Jawa Barat, Lampung. Ya minimal bisa meningkatkan prestasi di BK PON. Dari perunggu bisa ke perak. Kita juga harus realistis dan tetap optimis,” katanya.

Artotel Group Kenalkan Aplikasi ‘Artotel Wanderlust’ Lewat Event More Than Jazz Art Java Tour 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Artotel Group gelar mini konser More Than Jazz Art Java Tour 2024 di empat kota besar di Indonesia, kali ini Kota Semarang menjadi tempat pertama dalam pelaksanaan event tersebut.

Event ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pengunjung hotel dan berbagai pengunjung yang ingin menikmati musik bergenre Jazz ini.

Menghadirkan Musisi ternama di belantika musik Indonesia, seperti Seteru Sunyi, Duo Indonesian Lofi, Caravan Quintet, 23 Kuartet, dan Flow Etnocussion, tentunya event ini memberikan pengalaman berbeda untuk pata pengunjung.

Project Leader More Than Jazz Art Java Tour 2024, Rendy Rahardian Jonathan mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesan bagi para generasi muda dan memberikan warna untuk musik Indonesia.

” More Than Jazz ini akan ada di berbagai kota seperti Bandung, Surabaya serta Yogyakarta. Sebenarnya kita pengen memberikan suguhan untuk tamu hotel namun antusiasmenya sampai diluar tamu hotelpun ikut hadir,” ujar Rendy, dalam keterangan persnya di Semarang, Jumat (7/6) sore.

Tidak hanya itu, alah satu highlight dari acara ini adalah penampilan kolaboratif antara musisi jazz dan Seni, ini memberikan pengalaman yang belum pernah ada sebelumnya.

Lewat kegiatan More Than Jazz Art Java Tour 2024, Artotel Group juga mengenalkan aplikasi canggih yang resmi diluncurkan yaitu “Artotel Wanderlust” yang bisa di download di playstore dan google play untuk memudahkan reservasi dan pemesanan kamar hotel mau pun sekedar ingin menikmati makan malam.

Aplikasi ini juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna, terutama bagi kalangan anak muda yang aktif dan dinamis.

Dengan fitur-fitur yang user-friendly, pengguna dapat dengan mudah menemukan informasi hotel, memesan kamar, dan menikmati berbagai promo menarik lainnya.

Director Marketing Communication Artotel Group Julia menyatakan bahwa peluncuran “Artotel Wanderlust” merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Artotel di industri perhotelan dan pariwisata, khususnya di era digital yang serba cepat ini.

“Artotel Wanderlust. Di dalamnya bisa langsung pesan kamar lewat HP saja. Sekarang jaringan Artotel Group sudah tersebar dari Aceh sampai Papua, termasuk untuk pemesanan menu di Fat Elephant,” Jelas Julia.

Kelebihan lainnya dari aplikasi ini adalah para pengunjung dapat menikmati promo menarik yang ditawarkan serta dapat ditukarkan langsung dengan berbagai tawaran seperti makanan dan minuman bahkan voucher menginap.

Aplikasi Artotel Wanderlust juga bagi calon tamu untuk mendapatkan promo menarik berupa poin kelipatan bisa ditukarkan dengan kopi, makanan dan minuman gratis termasuk gratis menginap.

“Kelebihannya lagi pemesanan dengan digital apps bisa mendapatkan poin bagi customer. Dapatnya minimal Rp50.000 voucher dapat ditukarkan makanan dan minuman bahkan jika dikumpulin bisa dapat free staycation,” ungkap Julia.

Inovasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan, serta memperkuat posisi Artotel Group sebagai pionir dalam industri perhotelan yang selalu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital

0

KALTIM (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) resmi membangun PLN Hub yang akan menjadi episentrum ekosistem transisi energi dan digitalisasi pertama sekaligus terbesar di Indonesia. Dalam mendukung hal tersebut, PLN melalui subholding PLN Icon Plus siap mengembangkan jaringan telekomunikasi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Budi Arie Setiadi mengatakan keberadaan PLN Hub akan mengintegrasikan seluruh ekosistem kelistrikan IKN yang berkontribusi besar untuk mendukung pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) yang dirancang oleh pemerintah di IKN.

”Keberadaan PLN Hub ini bisa sangat membantu pengoperasian pusat data nasional di IKN. PLN Hub ini kan seluruh ekosistem kelistrikan di Nusantara, termasuk juga bagaimana infrastruktur telekomunikasi dan infrastruktur digital ini diwujudkan,” ujar Budi Arie.

Menteri Budi Arie juga menekankan peran strategis PLN Hub dalam mendukung pengembangan jaringan telekomunikasi 5G sebagai salah satu infrastruktur konektivitas digital di IKN.

“Pasokan listrik yang stabil dan andal dari PLN Hub akan memastikan jaringan 5G dapat beroperasi secara optimal, menghadirkan konektivitas digital di IKN. Apalagi PLN punya Icon Plus yang juga mensupport infrastruktur telekomunikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah atas kepercayaan kepada PLN menjadi bagian dalam pengembangan IKN.

”Kami mengucapkan matur sembah nuwun (terima kasih) kepada Bapak Presiden, karena kami diberikan arahan, bimbingan, bahkan kepercayaan untuk menerjemahkan visi misi masa depan IKN yang modern, yang futuristic, dan green dari sudut pandang ketenagalistrikan. Kemudian juga kami mendapat penugasan dari pak menkominfo untuk mendukung data center,” lanjut Darmawan.

Selain ketenagalistrikan, Darmawan menjalaskan bahwa PLN Hub ini akan menjadi pusat telekomunikasi. PLN melalui subholding PLN Icon Plus siap mendukung jaringan telekomunikasi dan digitalisasi yang akan dibangun di IKN.

“Disamping sebagai hub energi baru terbarukan, ini juga hub telekomunikasi. Melalui subholding, PLN Icon Plus secara bersama-sama membangun infrastruktur fiber optik untuk telekomunikasi di IKN. Jadi di bawah sini ada MUT (Multi Utility Tunnel) di mana infrastuktur fiber optic dibangun secara kokoh, karena hal ini menjadi bagian terintegrasi yang tidak terpisahkan dari infrastruktur ketenagalistrikan,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, dalam pembangunan PLN Hub konsep yang digunakan adalah Green, Smart, and Beautiful dengan mengerahkan arsitek-arsitek terbaik bangsa.

“Konsep kami Green, Smart, and Beautiful. Kami bangun PLN Hub yang menyatu dengan alam. Kami pastikan PLN Hub akan menjadi episentrum research and development, kolaborasi bisnis, teknologi, dan pendidikan yang mendukung IKN serta transisi energi di Indonesia,” tambah Darmawan.

Selaras dengan Darmawan, Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi mengatakan, PLN Icon Plus berkomitmen mendukung pembangunan ketenagalistrikan berkelanjutan di IKN, salah satunya dengan menyediakan layanan telekomunikasi yang didukung infrastruktur paling mutakhir dan modern.

“Sistem ketenagalistrikan dan telekomunikasi ini dibangun secara terintegrasi dengan keandalan yang sangat tinggi menggunakan teknologi terbaru dan terproteksi untuk mendukung terwujudnya ekosistem green, smart, dan beautiful di IKN, sehingga menciptakan lingkungan yang modern, efisien, serta hijau,” ujar Ari.

Sistem telekomunikasi digital dan jalur fiber optik yang dibangun akan mendukung PLN dan pengguna telekomunikasi di IKN, seperti pemerintahan dan lembaga, bisnis, rumah tangga, serta operator telekomunikasi seluler untuk menjamin IKN terkoneksi secara digital.

PLN Hub akan berfungsi sebagai pusat pengendali sistem ketenagalistrikan dan digital center yang dibangun secara terintegrasi dengan keandalan yang sangat tinggi.

Di samping itu, Otorita IKN juga telah memberikan hak perlintasan jaringan fiber optik kepada PLN Icon Plus dalam Keputusan Kepala Otorita IKN No. 52 Tahun 2003 tentang penyediaan layanan fixed broadband, mobile broadband dan konektivitas ke layanan pusat data di IKN.

Dengan ini, PLN Icon Plus berhak untuk menyediakan dan mengelola sistem telekomunikasi digital dan jalur fiber optik untuk menjamin kawasan IKN terkoneksi secara digital.

Start Depan Balai Kota, Sebanyak 100 Pesepeda Pixie Bakal Meriahkan Semarang Dark Race 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebanyak 100 pesepeda Pixie bakal memeriahkan ajang balapan sepeda criterium race bertajuk Semarang Dark Race 2024 pada Sabtu (8/6).

Ketua Pelaksana Semarang Dark Race 2024, Vanny Bachtiar mengatakan, event ini merupakan ajang balap sepeda jalan raya (road race) yang diselenggarakan oleh Semarang Fixed Gear.

Fixed Gear adalah komunitas yang mewadahi pecinta sepeda dengan konten-konten seputar dunia sepeda Pixie di Kota Semarang.

“Ini merupakan kegiatan balap sepeda di jalan raya yang memiliki lintasan berputar (loop). Total peserta ada 100 orang, mereka berasal dari penghobi hingga pecinta sepeda Pixie dari 20 kota di Indonesia,” jelas Vanny sapaan akrabnya, Kamis (6/6).

Vanny menyebut, rute balap sepeda kali ini akan dimulai dari Halaman Depan Balai Kota Semarang untuk startnya.

“Rutenya dari Jalan Pemuda depan Balai Kota, memutar ke jalan Imam Bonjol, dan melewati jalan Piere Tendean,” jelas dia.

Nantinya, kata Vanny, akan ada 3 kualifikasi dalam balap sepeda ini. Masing-masing putaran akan dipertandingkan 35 peserta per kualifikasi, untuk diambil 10 pemenang yang akan maju dalam final race.

Untuk finalnya, lanjut dia, perlombaan diambil juara 1, 2, 3, 4 dan 5. Pemenang akan mendapatkan hadiah uang pembinaan serta piala Wali Kota Semarang.

“Ini hadiah langsung dari bu Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu,” sebutnya.

Terkait penutupan jalan, Vanny menyebut akan dilakukan malam hari sekitar pukul 22.30 WIB. Hal ini karena race atau balap sepeda akan mulai pukul 23.00 WIB.

“Konsep kita memang malam, itulah kenapa namanya Dark Race. Kita harus menutup jalan sebelum race pada pukul 23.00 WIB,” imbuhnya.

Meski demikian, akan tetap ada berbagai kegiatan di Halaman Balai Kota Semarang berupa mini games serta Strolling Around Semarang City dengan berkeliling Kota Semarang pada Sabtu sore pukul 16.00 WIB.

Peserta akan berkeliling Kota Semarang dengan rute Balai Kota – Pemuda – Pandanaran – Pahlawan – Ahmad Yani – Mataram – Kota Lama – Poncol dan finish di Balai Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga  (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, dalam event Semarang Dark Race 2024, Pemerintah Kota Semarang memfasilitasi kegiatan dari komunitas Fixed Gear.

“Kami memfasilitasi mereka dalam kegiatan Dark Race yang diikuti komunitas sepeda fixie. Ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya mereka selenggarakan untuk mewadahi para pebalap sepeda malam,” jelas Fravarta.

Fravarta menyebut, komunitas Fixed Gear telah mengajukan izin dan meminta dukungan pemerintah. “Intinya, mereka berkegiatan sudah izin ke pemerintah kota dan dari kami OPD mendukung kegiatan tersebut,” paparnya.

Menurutnya, dukungan Pemkot Semarang tersebut berupa fasilitasi penutupan jalan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Kemudian, DPU yang memfasilitasi untuk memperbaiki jalan lintasan atau rute pesepeda tetap nyaman.

“Dari Dishub dan Lantas siap melakukan penutupan jalan, Satpol siap untuk pengamanan. Termasuk dari Tim Kesehatan, juga DLH dan sebagainya. Ini kan kegiatan yang positif dan baik, kota memfasilitasi itu,” terang dia.

Untuk Piala Wali Kota Semarang, lanjut dia, komunitas Fixed Gear telah ‘sowan’ dan melakukan audiensi. Sehingga Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu akan mensupport pula untuk Piala dan hadiah para juara.

Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ajak Ormas Sinergi Atasi Masalah Sosial

0

KENDAL (Pertamanews.id) – Pentingnya peran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam penanganan masalah sosial di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono saat menghadiri kegiatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah bertajuk Kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarakatan, di Kabupaten Kendal, Jumat (7/6).

Ferry menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan Ormas sangat penting untuk menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

“Ormas memiliki kedekatan dengan masyarakat di akar rumput dan seringkali lebih cepat tanggap terhadap masalah-masalah sosial yang muncul. Mereka bisa menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam upaya penanganan sosial,” ujar Ferry.

Ferry juga menambahkan bahwa peran aktif Ormas dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia mengajak seluruh Ormas untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan saling mendukung dalam setiap program yang dijalankan.

” Sudah banyak program nyata yang telah diwujudkan Pemerintah saat ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka dari itu oramas di harap dapat mengawal agar segala program pemerintah tersebut bisa tercapai dengan baik sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” ungkap Ferry.

Ferry menegaskan komitmennya untuk terus mendorong adanya regulasi yang mendukung peran Ormas dan memastikan adanya alokasi anggaran yang memadai untuk program-program sosial.

“Kita harus bekerja bersama-sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial,” tutupnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan Ormas, diharapkan berbagai masalah sosial di Jawa Tengah dapat ditangani dengan lebih baik dan efektif, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.