spot_img
Beranda blog Halaman 269

Hebat! Inovasi Digitalisasi Sistem Mina Padi Mahasiswa SV UNDIP Juarai Ajang Bergengsi PT Pertamina

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Torehan prestasi membanggakan mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dengan inovasinya Digitalisasi Sistem Mina Padi kian menambah deretan penghargaan yang patut diberikan apresiasi.

Penghargaan yang baru saja diraih Tim ICEDEEP dengan menjuarai peringkat 1 (pertama) tingkat nasional pada kompetisi Social and Technology Innovation Challenge (SoTech) pada 2 Juni 2024. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh PT Pertamina Refinery Unit III Plaju Palembang Sumatera Selatan dan berkolaborasi dengan Yayasan Antara Djaya.

Tim ICEDEEP (Inovasi Cerdas untuk Pengembangan Pertanian) merupakan inovator post milenial dari mahasiswa TRKI Sekolah Vokasi UNDIP yang telah mengembangkan digitalisasi sistem mina padi.

Tim ICEDEEP diketuai oleh Syaikha Butsaina Dhiya’ulhaq (mahasiswi angkatan 2020) bersama kedua rekannya yakni Malika Pintanada Kaladinanty (mahasiswi angkatan 2022) dan Haliza Ramadiani (mahasiswi angkatan 2022) dengan dipandu dosen pembimbingnya, Mohamad Endy Yulianto.

Syaikha menyebutkan bahwa kompetisi SoTech pada dasarnya merupakan case-based competition, dimana partisipan diberi 5 topik permasalahan seputar agrikultur (pertanian, perikanan, dan peternakan) yang dialami oleh pelaku kegiatan di area Banyuasin, Sumatera Selatan, yang kemudian harus diselesaikan oleh peserta melalui inovasi penerapan IPTEK (kategori Teknologi) dan langkah pendampingan (kategori Sosial) yang dikembangkan masing-masing tim.

“Rangkaian kompetisi SoTech dimulai sejak bulan Februari, yang diikuti sebanyak 189 peserta, dari 71 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Babak penyisihan 12 besar masing-masing tim diminta untuk membuat prototype inovasi melalui pendanaan SoTech senilai Rp2.000.000 tiap tim (Maret – Mei). Puncak acara berupa Grand Final yang diselenggarakan pada 2 Juni 2024 di Palembang Indah Mall untuk mempresentasi sekaligus mensimulasikan hasil prototype yang sudah dikembangkan sebelumnya di hadapan juri dan hadirin Exhibition SoTech,” terang Syaikha.

Syaikha termasuk mahasiswa berprestasi yang berhasil memiliki 5 HKI, 1 paper Internasional bereputasi dan beberapa publikasi media massa. Ia mengungkapkan bahwa inovasinya diberi nama Many Paddy. “Inovasi itu pada dasarnya merupakan pengembangan Mina Padi dengan tata letak dan integrasi pertanian, peternakan, serta perikanan yang diubah ke dalam tatanan baru, lengkap dengan penggunaan teknologi sensor bertenaga panel surya” jelasnya.

Lebih lanjut Malika yang juga telah mengantongi 2 HKI, menyatakan bahwa prototype yang dikembangkan dengan skala pengecilan 1:500, berhasil mengintegrasikan sensor pH air kolam perikanan dengan sensor ketinggian level air sawah. Apabila pH kolam air perikanan menurun hingga di bawah 5, maka air akan dialirkan dari kolam menuju sawah.

“Pada pH di bawah 5, terdapat pakan ikan yang sudah terdekomposisi bersama dengan residu ikan, membentuk nitrat dan nitrogen yang apabila diutilisasi sebagai air persawahan akan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat hara pada sawah,” imbuh Malika.

“Air akan dialirkan dari kolam ke sawah hingga ketinggian air di sawah tercapai 1,5 cm. Apabila air sawah kurang dari 1 cm, maka air akan disuplai dari kolam ikan atau sumber air luar. Apabila air sawah lebih dari 1,5 cm, maka sensor akan mendeteksi dan langsung mengeluarkan air dari sawah hingga tercapai ketinggian optimal,” tambah Haliza.

Tak tanggung-tanggung prototype inovatif juga dilengkapi fermentor mini yang terletak di dekat kandang bebek, untuk fermentasi feses ikan bebek dicampur dengan bahan lain seperti EM4, dedak padi, air, dan larutan gula merah selama 2 minggu, yang selanjutnya digunakan sebagai pakan ikan yang dibiakkan di bawah kandang bebek.

“Dengan pengaplikasian dua sensor yang saling terintegrasi ini, diharapkan penggunaan air sebagai sumber daya utama dalam kegiatan agrikultural menjadi lebih tepat guna dan optimal,” ujar Syaikha.

Sementara daalam kesempatannya, Dekan Sekolah Vokasi UNDIP Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si mengungkapkan Sekolah Vokasi UNDIP patut berbangga. “Bahwa mahasiswanya telah menunjukkan prestasi terbaik dan berdampak bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Budiyono berharap semoga ide inovatif ini dapat membawa manfaat dan harapan akan masa depan pertanian produktif yang berkelanjutan. “Proyek ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dan kolaborasi dapat menghasilkan solusi yang membawa dampak positif bagi petani, lingkungan, dan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Budiyono.

Dua WNA China di Amankan atas Kegiatan Pertambangan Ilegal

0

PALU (Pertamanews.id) – Sepak terjang 2 (dua) Warga Negara Asing melakukan kegiatan pertambangan tanpa ijin di dalam Kota Palu, Sulawesi Tengah dihentikan tim Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulteng.

Polisi mendapati keduanya melakukan aktifitas pertambangan di wilayah Vatutela Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikore, Kota Palu, 20 Mei 2024 lalu.

“Pelaku inisial LJ (62) warga negara China, pekerjaan teknisi dan inisial ZX (62), warga negara China, pekerjaan teknisi laboratorium, keduanya beralamat di Hunan, China,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol. Bagus Setiyawan, Selasa (4/6).

Saat dilakukan penindakan, Polisi juga menyita 3 unit alat berat excavator, 20 buah tong plastic, 4 unit mesin alkon, 3 batang pipa paralon, 1 set alat uji sample, 2 buah jerigen kapasitas 30 liter berisi bahan kimia hidrolik acid 32 persen dan hydrogen peroksida, dan lain-lain, jelas Kabidhumas.

Kabidhumas Polda Sulteng mengatakan tersangka diduga melakukan tindak pidana penambangan tanpa ijin (PETI) yaitu setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengembangan dan atau pemanfaatan, pengangkutan, penjualan mineral dan atau batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau ijin berupa material batu/pasir yang mengandung emas.

“Untuk diketahui atas perbuatan kedua tersangka, negara telah dirugikan dari kegiatan pertambangan tanpa ijin dengan nominal kurang lebih Rp 11 Milliar,” tegasnya.

Tersangka akan dijerat denganUndang Undang RI nomor 3 tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara.

“Tersangka dijerat dengan pasal 158 dan 161 Undang Undang RI nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang Undang RI nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 Milliar,” jelasnya.

Pemprov Jateng Hibahkan Rp. 48,3 Miliar untuk Sentra Diklat Kejaksaan dan RS Adhyaksa Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Jawa Tengah memberikan hibah tanah senilai 48,3 miliar rupiah kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, untuk Pembangunan Sentra Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia Sentra Jawa Tengah dan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Tengah (Pusat Rehabilitasi Narkotika Jawa Tengah), di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Penyerahan hibah ini dilakukan langsung oleh Pelaksana Jabatan Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, I Made Suarnawan, di Gedung UTC Kota Semarang, , pada Rabu (5/6).

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Pemprov Jateng dalam mewujudkan hibah ini. Tanah tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh Kejaksaan Agung RI dengan peruntukan sebagai Sentra Diklat dan Pelatihan Kejaksaan Agung Republik Indonesia Sentra Jawa Tengah dan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Tengah (Pusat Rehabilitasi Narkotika Jawa Tengah),” ujar Kajati Jateng , I Made Suarnawan.

Sentra yang akan dibangun ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendidikan dan pelatihan bagi warga adhyaksa di Jawa Tengah, mendukung peningkatan profesionalisme, serta memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas layanan hukum bagi masyarakat.

Ia juga menambahkan, “Kami berharap hibah berupa tanah seluas ±268.425 m2 ini dari Pemprov Jateng kepada Kejati Jateng berjalan lancar, tanpa hambatan dan kekurangan dalam tahap pembangunannya nanti, sehingga segera beroperasi sebagai tempat rehabilitasi bagi pengguna narkotika.”

“Ini adalah bentuk nyata respon Pemprov Jateng  dalam upaya membantu penegakan hukum, khususnya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di Jawa Tengah. Kami dari Kejati Jateng mendukung penuh dan siap mensukseskan tujuan mulia tersebut,” katanya.

Pemkot Semarang Terima Dua Penghargaan Bergengsi dari ANRI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pada puncak peringatan Hari Kearsipan ke-53 tahun 2024 beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Semarang menerima dua penghargaan bergengsi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penghargaan tersebut adalah Pengawasan Kearsipan Tahun 2023 dengan kategori AA (Sangat Memuaskan) untuk Kategori Kota/Kabupaten dan Penetapan Arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) Tahun 2024 untuk Arsip Revitalisasi Situs Kota Lama Semarang Tahun 1983-2022.

Penghargaan dengan predikat “Sangat Memuaskan” dari Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2023 diberikan atas komitmen dan dedikasi Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola arsip dengan baik dan profesional, baik kearsipan eksternal maupun internal. Pemkot Semarang memperoleh nilai 91,38 dan juga tercatat sebagai kota dengan nilai tertinggi se-Jawa Tengah.

Jumlah institusi yang dilakukan pengawasan kearsipan tingkat daerah tahun 2023 yang dilaksanakan oleh ANRI adalah sebanyak 34 Pemerintah Provinsi dan yang dilakukan terhadap Kabupaten/Kota sebanyak 443 kabupaten/kota.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Imam Gunarto, kepada Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bambang Suranggono di Hotel Mercure, Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (29/5) lalu.

“Prestasi ini justru karena ada komitmen yang sangat kuat dari pimpinan daerah. Terutama dalam melaksanakan pembinaan terhadap lembaga kearsipan daerah kota semarang dan juga peran serta dari semua OPD. Sehingga pengawasan kearsipan mendapatkan hasil yang memuaskan” ujar Bambang Suranggono menanggapai prestasi Kota Semarang tersebut. Pihaknya juga berharap kedepan terus memperoleh bimbingan kepala daerah dan peran serta Kepala OPD agar terus melakukan pengawasan kearsipan yang baik.

Selain penghargaan tersebut, Kota Semarang juga diakui atas upaya pelestarian sejarahnya melalui Arsip Revitalisasi Situs Kota Lama Semarang Tahun 1983-2022. Arsip ini ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa Tahun 2024 setelah melalui proses seleksi presentasi, verifikasi lapangan, hingga sidang pleno Dewan Memori Kolektif Bangsa. Arsip Situs Kota Lama menjadi salah satu dari tujuh arsip yang terpilih dari 12 nominasi.

Sejarah pembangunan dan pengembangan Kota Lama Semarang begitu penting untuk diketahui masyarakat mengingat bangunan kota lama merupakan situs peninggalan di era kolonial. Begitu pentingnya sejarah tersebut untuk diketahui oleh masyarakat, maka Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang melakukan akuisisi arsip revitalisasi situs Kota Lama Semarang dan mengajukan ke ANRI agar ditetapkan sebagai arsip Memori Kolektif Bangsa (MKB).

MKB sendiri merupakan program dari Arsip Nasional RI untuk menyelamatkan dan melestarikan arsip dari kemusnahan atau hilang akibat alamiah ataupun karena ulah manusia, membangun basis data bagi arsip yang memiliki nilai bagi bangsa, dan mendorong upaya peningkatan akses universal terhadap arsip.

Upaya Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang dalam mengakuisisi dan mengajukan arsip Kota Lama ke ANRI patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Semarang dalam menjaga dan melestarikan sejarah kota.

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi Kota Semarang dan diharapkan dapat memotivasi jajaran OPD Pemerintah Kota Semarang untuk semakin meningkatkan pengelolaan arsipnya. Kearsipan bukan hanya tentang menyimpan dokumen lama, tetapi juga tentang menjaga memori kolektif bangsa dan memastikan kelestarian sejarah untuk generasi mendatang,” tutur Bambang Suranggono.

PLN UIP JBT Temui Sekda Jepara, Bahas Tanah Wakaf Terdampak Proyek SUTT 150 kV Tanjung Jati – Sayung

0

JEPARA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melaksanakan kunjungan silaturahmi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kunjungan ini juga sekaligus menjadi upaya koordinasi antara PLN dengan Pemerintah Daerah dalam proses tukar menukar tanah wakaf yang terdampak dari pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Tanjung Jati – Sayung.

Dalam pembangunan jaringan transmisi tegangan tinggi tersebut, terdapat tiga tower yang menggunakan tanah wakaf. Ketiga tower tersebut menggunakan tanah wakaf masing-masing sebesar T.199 seluas 400 m2, T.204 seluas 374m2 dan T. 206 seluas 404 m2.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka tanah wakaf yang digunakan harus diganti juga dengan tanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko mengatakan bahwa proses yang sedang berjalan saat ini telah berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dirinya juga mengatakan bahwa Pemerintah Daerah akan selalu siap mendukung pembangunan yang ditujukan untuk kepentingan umum termasuk proyek PLN yang membangun infrastruktur ketenagalistrikan untuk menambah keandalan sistem kelistrikan.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4), Ainanto Nindyo menjelaskan bahwa saat ini proses tukar menukar tanah wakaf sedang memasuki tahap pembentukan Tim Penetapan Keseimbangan Nilai dan Manfaat Tukar Menukar Harta Benda Wakaf yang Terdampak Proyek Strategis Nasional SUTT 150 kV Tanjung Jati – Sayung.

Ainanto juga turut mengapresiasi atas dukungan dari pemerintah daerah dalam upaya penyelesaian proses tukar menukar tanah wakaf ini.

“Setelah ini kami akan melaksanakan penandatanganan Berita Acara Keseimbangan Nilai dan Manfaat Tukar Menukar Harta Benda Wakaf sesuai dengan SK Tim yang baru. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk seluruh unsur Pemerintah Daerah, Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Agama Kabupaten Jepara serta pihak lain yang turut terlibat dalam upaya penyelesaian proses ini,” ucap Ainanto.

Sebelumnya, PLN UIP JBT juga telah melakukan koordinasi dan audiensi ke Kemeterian Agama Provinsi Jawa Tengah terkait dalam menyelesaikan proses tukar menukar tanah wakaf ini.

Langkah tersebut ditempuh agar PLN dan pemerintah setempat memiliki pemahaman yang sama terkait proses tukar menukar tanah wakaf.

Kementerian PPPA Kawal Proses Hukum Kasus Asusila Ibu Kandung terhadap Anak

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memastikan akan mengawal penanganan kasus asusila oleh ibu kandung berinisial R (21) kepada anaknya berinisial MR (5). Kasus itu pun ditangani Polda Metro Jaya.

“Kami mengecam keras tindakan kekerasan ini dan mendukung langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk memastikan keadilan bagi korban,” jelas Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, dalam keterangan tertulis, Selasa (4/6).

KemenPPPA, ujarnya, telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangerang Selatan dan Polda Metro Jaya untuk memastikan korban anak mendapatkan hak-haknya, termasuk pemulihan fisik dan psikis.

Diketahui R mengaku dihubungi oleh seseorang di media sosial Facebook. Akun bernama Icha Shakila menawarkan pekerjaan kepada R dengan imbalan menggiurkan.

“Kemudian pemilik akun facebook Icha Shakila (DPO) membujuk tersangka untuk mengirimkan foto tanpa busana dengan iming-iming akan dikirimkan sejumlah uang,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam dalam keterangan tertulis, Senin (3/6/24).

Indosat Tawarkan Paket Telekomunikasi Khusus untuk Jamaah Haji dan Umrah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menghadirkan paket telekomunikasi khusus ibadah haji dan umrah, melalui brand IM3 dan Tri. Paket “Roam Haji” dari IM3 dan “Tri IBADAH” dari Tri, sebagai upaya Indosat dalam memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) kepada para pelanggan yang melakukan ibadah haji dan umrah.

Kedua paket tersebut menawarkan jangkauan negara yang lebih luas termasuk saat transit, serta kuota internasional dan domestik dengan jangka waktu yang lebih panjang.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan “Bagi Indosat, kenyamanan pelanggan dalam beribadah menjadi fokus utama di musim haji ini. Kehadiran paket khusus ini menjadi bentuk komitmen nyata Indosat untuk senantiasa memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital para pelanggan, termasuk saat di Tanah Suci. Dengan paket ini, perjalanan ibadah akan semakin mudah untuk terus terhubung dengan keluarga dan orang tercinta di Tanah Air.”

Pada paket Roam Haji serta Tri IBADAH tahun ini, pelanggan IM3 dan Tri dapat merasakan manfaat tambahan berupa kuota data domestik, kuota data roaming internasional saat transit, serta masa pengaktifan lebih panjang hingga 360 hari sejak tanggal pembelian paket.

Jangkauannya mencapai delapan negara di Timur Tengah, mulai dari Arab Saudi hingga ke Turki. Terdapat juga empat negara transit tambahan yakni Malaysia, Singapura, Oman, dan India.

Lebih lanjut, baik pelanggan IM3 dan Tri, dapat memilih dari berbagai pilihan kuota data roaming internasional, mulai dari 6GB hingga 24GB, serta masa aktif paket yang dapat dipilih selama 12 hari, 15 hari, 30 hari, atau 45 hari, dengan harga mulai dari Rp250 ribu. Pelanggan dapat mengaktifkan paket khusus untuk ibadah haji dan umrah dari IM3 dan Tri melalui *899#, website resmi im3.id/haji, website tri.co.id, serta aplikasi myIM3 dan bima+.

Cukup buka aplikasinya, klik Beli Sekarang dan tersedia pilihan paket sesuai durasi waktu. Semua kemudahan internet, telepon, dan SMS selama melakukan ibadah haji dan umrah lengkap tersedia dalam satu kartu IM3 dan Tri.

“Dengan berbagai fasilitas dan kemudahan layanan telekomunikasi yang telah disiapkan Indosat melalui paket khusus haji dan umrah maka pelanggan bisa fokus dalam ibadah yang dilakukan. Semoga ibadah bisa terlaksana dengan khidmat dan lancar,” tutup Ritesh.

Pupuk Indonesia Niaga Dukung Kurangi Angka Stunting di Kalibata

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Percepatan penurunan stunting pada Balita adalah program prioritas Pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024. Target nasional pada tahun 2024, prevalensi stunting turun hingga 14%.

Begitu juga dengan Kelurahan Kalibata sebagai salah satu kelurahan yang ada di Jakarta Selatan tidak terlepas dari masalah ini dimana saat ini terdapat 20 (duapuluh) balita stunting.

Tahapan penanganan yang telah diprogramkan adalah dengan pemenuhan gizi melalui pemberian makanan bergizi untuk menaikkan status kondisi balita sesuai arahan ahli gizi puskesmas Kelurahan Kalibata.

Herman menjelaskan, Program Pengentasan Balita Stunting merupakan upaya kami untuk menurunkan dan pencegahan atas peningkatan angka stunting pada balita yang ada di wilayah kami.

“Program ini merupakan tindak lanjut atas Keputusan Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan tentang Penetapan Kelurahan Lokasi Fokus (LOKUS) Penurunan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi di Kota Administrasi Jakart Selatan Tahun 2024 dan 2025, dimana Kelurahan Kalibata merupakan salah satu Kelurahan yang menjadi Lokasi Fokus (LOKUS) Program Penurunan dan Pencegahan Balita Stunting di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2024 dan 2025,” ujar Herman.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan, PT Pupuk Indonesia Niaga hadir mendukung program yang telah dicanangkan oleh Kelurahan Kalibata berkolaborasi menuntaskan masalah stunting di Kelurahan Kalibata dengan tujuan menaikkan status balita stunting menjadi balita sehat dengan gizi seimbang dan tidak ada lagi balita stunting di Kelurahan Kalibata di masa mendatang.

Adapun agenda kegiatan penanganan stunting diantaranya melalui peningkatan kualitas posyandu serta intervensi pemenuhan makanan dan vitamin bagi balita stunting. Menu makanan dalam pengawasan ahli gizi Puskesmas Kelurahan Kalibata dan disiapkan oleh kader (relawan) di wilayah tersebut.

Sekper PI Niaga, Shinta Martani menjelaskan, ”PI Niaga mendukung kegiatan penanganan stunting di Kelurahan Kalibata dimana programnya antara lain mendeteksi masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran, serta melakukan intervensi segera bagi yang memiliki masalah gizi”.

Tahap pertama adalah dengan pemberian paket alat ke setiap posyandu dan tahap selanjutnya melakukan kunjungan ke rumah balita stunting yang terjadwal dan melibatkan kader (relawan) gizi yang tugasnya memastikan makanan yang diberikan dihabiskan oleh balita stunting.

”Tugas kita bersama mempersiapkan generasi yang sehat dengan mengkonsumsi gizi yang berimbang. Dan harapan kami dengan kerjasama ini gizi baik bagi balita khususnya di wilayah Kelurahan Kalibata sebagai upaya penurunan dan pencegahan peningkatan angka stunting pada balita segera terwujud”, imbuh Shinta.

Pj Gubernur Jateng Luncurkan Aplikasi Website PPDB Tingkat SMA/SMK Negeri Tahun 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana meluncurkan aplikasi website Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK Negeri tahun 2024 di SMAN 9 Surakarta, Senin (3/6/2024).

Launching PPDB Tahun 2024/2025. PPDB ini insyaallah dilakukan pada 6 Juni 2024. Rencana, 11-24 Juni akan mulai aktivasi berkas,” tutur Nana, saat peluncuran PPDB tingkat SMA /SMK Negeri, yang ditandai pemukulan gong dan pemutaran animasi pengenalan aplikasi berikut informasi mendalam soal PPDB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Uswatun Hasanah, menyampaikan bahwa PPDB diharapkan tetap memperhatikan akuntabilitas.

“(PPDB) serba transparan, no titip-titip, no terima jastip (jasa titip), dan kita mengawal PPDB dengan baik,” kata Uswatun, di lokasi kegiatan.

Ia berharap PPDB berjalan dengan baik dan ada peningkatan jumlah murid sekitar 4 ribu lebih dibandingkan tahun lalu. Ia juga menyebutkan adanya beberapa perubahan dari PPDB tahun sebelumnya, termasuk integrasi Peraturan Sekretaris Jendral (Persesjen) Kemendikbudristek Nomor 47 Tahun 2023 tentang Juknis PPDB, yang mengatur bahwa perpindahan peserta didik yang lebih dari satu tahun harus diikuti oleh keluarga atau orang tua.

Perubahan lainnya, lanjut Uswatun, adalah jumlah mata pelajaran yang awalnya tujuh menjadi sembilan, dengan penambahan pelajaran seni budaya dan PJOK.

Ia juga menambahkan bahwa beberapa sekolah baru telah dibangun, termasuk SMA Tawangmangu, SMK Pagentan di Banjarnegara, SMK Lumbir di Banyumas, SMAN 9 Surakarta, dan lainnya.

Pihaknya juga terus berupaya menjaga agar website tidak mengalami gangguan dengan bekerja sama dengan PT Telkom. Selain itu, pihak ombudsman dan Inspektorat selalu mengawasi website PPDB.

Pemkot Semarang Kenalkan Penelitian BRIN “Petrasol” BBM Setara Bio Solar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemkot Semarang kembali merilis hasil penelitian Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang akan diterapkan di Kota Semarang, yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) setara bio solar bernama Petasol.

Petasol merupakan bahan bakar minyak setara bio solar yang berasal dari sampah plastik. Menggunakan teknologi Faspol 5.0, yang merupakan inovasi mesin fast pyrolosis yang mampu mengolah sampah plastik menjadi energi baru berupa bahan bakal Petasol.

Peneliti Ahli Utama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Organisasi Energi dan Manufaktur, Tri Martini Patria mengatakan, inovasi teknologi ini hasil kerja sama dari akar rumput Bank Sampah Banjarnegara dengan BRIN.

“Jadi di BRIN, ada satu skema untuk mengangkat inovasi anak bangsa yang bukan hanya dari peneliti di BRIN. Ini boleh siapa saja, artinya masyarakat di Indonesia itu boleh punya inovasi dan kemudian diuji, risetnya melalui BRIN. Salah satunya Faspol 5.0 yang produknya bernama Petasol,” ujar Tri, sapaannya di Balai Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Alat ini bisa menghasilkan produk berupa bahan bakar minyak setara dengan bio solar yang digunakan untuk mesin diesel. “Faspol ini karena berbahan dasar minyak, sehingga kami memberi nama Petasol. Petasol ini adalah bahan bakar yang dihasilkan dari sampah plastik,” jelasnya.

Pengolahan sendiri, dari bahan bakar sampah plastik yang diolah dengan sistem pembakaran yang minim emisi. Klasifikasinya sampah plastik residu yang biasanya terbawa aliran air, sungai, sentra produksi padi seperti bungkus plastik kresek, sachetan.

Menurutnya, teknologi ini penting diterapkan di Kota Semarang pasalnya Ibu Kota Jawa Tengah ini memiliki karakteristik unik, karena memiliki wilayah pesisir dan pegunungan. Sehingga siklus sampahnya sangat cepat dari pegunungan masuk ke sungai, selanjutnya dari sungai ke laut.

“Semarang ini karakteristiknya unik ya, ada wilayah pegunungan, ada pesisir, ada lautnya juga. Jadi siklus sampahnya sangat cepat juga, dari pegunungan masuk ke sungai, lalu dari sungai masuk ke laut,” paparnya.

Pihaknya telah melakukan riset di Kecamatan Tugu tepatnya di wilayah Mangkang Wetan. Di mana ternyata sampah plastik atau bahan baku ini sudah sampai di pinggir pantai.

“Ini yang ingin sekali Pemerintah Kota Semarang atasi dan fokuskan, yaitu untuk mengubah limbah menjadi energi berupa bahan bakar minyak,” bebernya.

“Mudah mudahan bisa direplikasi, utamanya penggunaan bahan bakar untuk mesin diesel. Seperti petani menggerakkan hand traktor, menggerakkan combine hardvester, menggerakan mesin pemotong rumput yang membutuhkan bahan bakar setara solar,” kata dia.

Dengan mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar setara solar, kata Tri, tentu akan membawa manfaat bagi petani dan nelayan.

“Seperti kata Bu Wali Kota. Tidak perlu menyediakan barcode untuk beli solar di SPBU, tapi bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya. Ini konsep ekonomi circular yang kita ciptakan,” imbuh dia.

Senada, Budi Trisno Aji inisiator Bank Sampah Banjarnegara mengatakan, teknologi Faspol ini berawal dari kerja sama dengan BRIN.

“Awalnya, kami hanya mampu mengolah 50 kg sampah plastik dan menghasilkan 50 liter BBM Petasol. Namun sekarang sudah bisa mengolah 400 kg sampah dan menghasilkan 400 liter per hari,” ujar Trisno.

Dia mengaku jika teknologi tersebut diterapkan di satu kawasan Bank Sampah yang dikelola warga secara mandiri. Bank Sampah tersebut berlokasi di Jalan Karangjambe Rt 02/02, Kasilib, Kasalib, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Petasol yang kita hasilkan dari sampah plastik itu digunakan masyarakat sekitar, petani untuk gilingan padi, traktor dan yang lain itu lewat komunitas bank sampah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyambut baik inovasi BBM setara bio solar dari sampah plastik tersebut. Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita ini menyebut, akan mengimplementasikan hasil riset BRIN ini sebagai upaya mengurangi sampah plastik.

“Pengolahan sampah plastik menjadi BBM ini sangat luar biasa. Selain kita bisa membantu untuk petani untuk pertanian juga bisa membantu sebagai bahan bakar kapal-kapal para nelayan,” papar Mbak Ita.

Mbak Ita berencana menggerakkan masyarakat melalui Bank Sampah untuk mewujudkan Semarang bebas sampah. Caranya, kata Mbak Ita, dimulai dari pilah pilih sampah rumah tangga.

Ia menyebut, sampah basah, bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik maupun eco enzym. Sedangkan sampah plastik bisa diolah dengan teknologi Faspol menjadi BBM Petasol.

“Bisa masuk e-katalog dan nantinya akan kita bagikan kepada Bank Sampah atau masyarakat yang daerahnya memiliki banyak sampah. Itu BBM-nya bisa langsung dimanfaatkan petani untuk traktor, mesin pemotong rumput. Minimal bisa mengurangi biaya, sehingga masyarakat khususnya petani dan nelayan bisa sejahtera,” terang dia.