spot_img
Beranda blog Halaman 284

PLN Mobile Proliga 2024 Siap Digelar, Kolaborasi Dukungan Untuk Pengembangan Voli di Tanah Air

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) kembali memberikan dukungan penuh untuk gelaran PLN Mobile Proliga 2024. Perseroan berharap pelaksanaan liga voli profesional paling bergengsi di tanah air tersebut akan mampu mencetak atlet-atlet voli Indonesia berkelas dunia.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan, sebagai kompetisi tertinggi bola voli di Indonesia, PLN Mobile Proliga 2024 ini akan berlangsung seru, ketat dan menarik karena melibatkan klub-klub terbaik di tanah air. Ia pun berharap klub-klub peserta yang meramaikan kompetisi ini bisa menampilkan permainan terbaik dan sportif selama kompetisi.

“PBVSI selalu concern bahwa setiap tahun kita selenggarakan (kompetisi) ini dengan diisi oleh tim-tim terbaik. Proliga ini juga menjadi ajang persiapan menghadapi Asian Club Volleyball (AVC) Cup 20224 pada 23 Juli dengan diikuti 16 Negara,” kata Imam.

Imam memaparkan bahwa pada gelaran kali ini, PLN Mobile Proliga 2024 diikuti oleh 7 tim putra dan 7 tim putri. Dia juga sangat antusias karena banyak dari tim peserta diisi oleh atlet-atlet muda yang berusia di bawah 20 tahun.

“Tim putri juga pemainnya tadi sudah lihat semua, ada pendatang baru. Pemainnya masih muda–muda, ada yang umur 14 tahun, ada yang umur 15, 17, 18 masih muda–muda semua,” ujarnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, gelaran PLN Mobile Proliga 2024 menjadi bukti komitmen perseroan mendukung pembinaan atlet-atlet voli di Indonesia.

“Ini bentuk komitmen PLN sebagai bapak asuh bola voli Indonesia untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan olahraga voli di Indonesia. Harapannya, ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet yang berkualitas, sehingga bisa meningkatkan prestasi tim nasional Indonesia,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, pengembangan cabang olahraga voli membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dukungan PLN dalam PLN Mobile Proliga ini merupakan bentuk kehadiran PLN memajukan prestasi voli Indonesia hingga tingkat dunia.

“Kita mau tim nasional ini bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi, tingkat Asia bahkan tingkat Dunia,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Prianto mengatakan, penyelenggaraan PLN Mobile Proliga 2024 akan dipermudah dengan kehadiran aplikasi PLN Mobile. Tiket pertandingan dapat diperoleh melalui aplikasi PLN Mobile.

“Ini adalah upaya kami untuk memudahkan masyarakat yang ingin menonton secara langsung dengan membeli tiket melalui aplikasi PLN Mobile Proliga. Ini juga membuat pengelolaan PLN Mobile Proliga menjadi semakin profesional,” tutur Gregorius saat Konferensi Pers Gelaran PLN Mobile Proliga 2024 di Jakarta, Senin (22/04).

Masyarakat yang membeli tiket PLN Mobile Proliga 2024 melalui PLN Mobile, kata Gregorius, juga akan mendapatkan voucher diskon tambah daya listrik sampai dengan 75 persen dan voucher token listrik.

PLN Mobile Proliga 2024 ini akan berlangsung mulai 25 April hingga 21 Juli 2024 mendatang di sembilan kota. Kota Yogyakarta, Semarang, Palembang, Pontianak, Bandung, Gresik, dan Surabaya akan menggelar putaran reguler. Sedangkan putaran final four hingga grand final digelar di Kediri, Solo, dan akan ditutup di Yogyakarta.

Syawalan dan Bakda Kupat: Perayaan Kemenangan Kita

0

Oleh : Ketua Departemen Susastra, FIB UNDIP, Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum.

SEMARANG – Pasca keramaian perayaan Idul Fitri yang bisa kita saksikan di berbagai wilayah di Indonesia, akhirnya tibalah awal bulan Syawal yang seringkali dimaknai sebagai bulan penuh kemenangan.

Ada beragam jenis perayaan dan tradisi di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka memperingati awal bulan kalender Hijriah yang biasa juga disebut sebagai tradisi Syawalan tersebut. Beragam jenis perayaan dan tradisi Syawalan biasanya diselenggarakan dengan menonjolkan kekhasan dan keunikan masing-masing daerah di daerah perayaan tersebut dilaksanakan.

Manusia disebut sebagai makhluk homo festivus atau makhuk yang senang mengkreasi berbagai festival atau perayaan. Satu di antaranya adalah festival yang bernuansa kegamaan, seperti perayaan tradisi Syawalan yang dilaksanakan beberapa hari setelah hari Lebaran, di beberapa tempat di Jawa biasanya dilaksanakan pada hari ke delapan atau di undur hingga akhir pekan pada bulan Syawal. Pada hari tersebut, masyarakat secara bersama-sama akan merasa perlu merayakan tradisi Syawalan.

Bakda Kupat

Satu pekan setelah merayakan hari Lebaran (Idul Fitri), masyarakat di beberapa daerah akan mengadakan perayaan kembali, yaitu tradisi Syawalan yang biasa disebut bakda kupat (lebaran ketupat). Di sebut Syawalan karena pelaksanaannya pada bulan syawal dan diadakan setelah hari Lebaran Sebagian masyarakat juga menyebutnya dengan bakda kupat karena sudah lazim kebanyakan orang saat itu banyak membuat kupat (ketupat).

Dalam perayaan tersebut secara sederhana di berbagai daerah adalah diadakannya doa bersama, selanjutnya para warga mengadakan tukar-menukar ketupat yang dibawanya. Di beberapa daerah, para warga mengadakan acara berebut ketupat untuk memeriahkan perayaan. Di beberapa daerah, makanan lain yang juga ada selain ketupat adalah lepet, apem, dan buah-buahan.

Tradisi bakda kupat konon merupakan salah satu perayaan setelah hari Lebaran yang sudah ada sejak lama, yaitu pada era Kesultanan Demak awal abad kelima belas. Kupat yang bentuknya persegi empat dalam masyarakat Jawa juga seringkali dimaknai kiblat papat lima pancer, sebagai nasihat keseimbangan alam terkait empat arah mata angin yang bertumpu pada satu pusat.

Bagi masyarakat Jawa, kupat konon diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga. Dalam perkembangannya, kupat ini menyebar ke berbagai wilayah di Nusantara sebagai hidangan utama saat hari Lebaran. Pengaruh Wali Songo dan murid-muridnya dalam penyebaran agama Islam masa itu konon membuat makanan khas hari Lebaran tersebut tersebar ke berbagai daerah di Nusantara.

Oleh masyarakat Jawa, kupat juga seringkali dikaitkan dengan akronim laku papat yang berarti empat tindakan, yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Lebaran berarti usai, yaitu menjadi penanda selesainya waktu menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Luberan berarti melimpah, yaitu ajaran untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki kepada Sebagian masyarakat yang masih kekurangan dan memiliki hak menerimanya. Leburan yang berarti melebur dan menghilangkan dosa atas segala kesalahan dengan saling memberikan maaf. Dan laburan yang berarti kapur yang berwarna putih bersih yang melambangkan kita kembali kepada kesucian.

Tradisi bakda kupat terkandung filosofis yang diwariskan selama masa penyebaran Islam di Nusantara, khususnya Pulau Jawa. Dengan demikian, mengingat betapa akrabnya masyarakat muslim nusantara kepada tradisi ini, maka penting pula untuk melestarikan kearifan lokal ini, agar generasi mendatang masih dapat merasakannya.

Bentuk melestarikannya adalah dengan tetap melanjutkan tradisi baik di masa sekarang serta menurunkan nilai-nilai filosofis tradisi kupatan kepada masyarakat generasi berikunya sebagai bagian dari kearifan sosial (local wisdom).

Pesta Lomban di Pantai Jepara

Tradisi Syawalan atau bakda kupat di wilayah sekitar pantai Jepara hingga Rembang lebih dikenal dengan Pesta Lomban. Pesta Lomban adalah pesta masyarakat nelayan di wilayah tersebut yang pada awalnya terkait dengan sedekah laut. Istilah Lomban oleh sebagian masyarakat Jepara disebutkan berasal dari kata lelumban atau masyarakat nelayan masa itu bersenang-senang di laut. Dalam perayaan tersebut, mereka mempersiapkan berbagai peralatan untuk keperluan perayaan yang bentuknya seperti perang-perangan di lautan. Peralatan bisa berupa berbagai macam minuman dan makanan, khususnya ketupat.

Dalam pesta lomban terkandung beberapa nilai pendididkan dan nasihat yang bisa kita petik. Di antaranya, pentingnya menjaga silaturahmi, sikap kekeluargaan, perlunya gotong-royong, perlunya rekreasi, dan pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan dengan alam.

Tradisi Syawalan atau bakda kupat yang diwariskan sejak masa penyebaran Islam di Nusantara, khususnya Pulau Jawa, yang masih dipertahankan oleh masyarakat hingga sekarang ternyata memberikan pesan dan nasihat yang bijak kepada kita. Kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan melanjutkan tradisi baik ini sebagai bagian dari kearifan lokal (local wisdom).

BPN Kabupaten Demak Siap Wujudkan Kabupaten Lengkap

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kabupaten Demak masuk menjadi 104 kabupaten/kota, yang ditunjuk untuk mewujudkan kabupaten lengkap. Yakni, kabupaten yang seluruh bidang tanah sudah terdaftar dan terpetakan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) Kabupaten Demak Bambang Irjanto, pada Deklarasi Gerakan Sinergi Reforma Agraria, di Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Senin, (22/4/2024). Dirinya berharap, dengan program tersebut dapat mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah.

“Jadi tugas Kantor Pertanahan harus menuntaskan misi dari presiden, untuk mewujudkan kabupaten lengkap,” jelas Bambang.

Bambang menyampaikan, saat ini,tanah yang sudah tersertifikasi di Kabupaten Demak berjumlah 444 ribu, dari target 500 ribu.

“Dari target tersebut, yang sudah terpetakan 72 persen, jadi masih ada sisa 28 persen yang harus di selesaikan di tahun 2025. Tahun ini, kita kebagian 23 ribu di 13 desa yang harus tersertifikasi,” imbuhnya.

Senada, Kantor BPN/ATR Kabupaten Kendal juga menggelar Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional di kantor setempat, Senin (22/4/2024).

Kepala Seksi pada Kantor BPN/ATR Kabupaten Kendal Yoyok Wahyu Nugroho menyampaikan, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 62 Tahun 2023 tentang percepatan Reforma Agraria, yang mengamanatkan penataan aset dan penataan akses, yang berfokus pada pengaturan dan pengelolaan agraria, dengan tujuan meningkatkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Terkait dengan penataan aset di Kabupaten Kendal sudah berjalan baik, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sedangkan kegiatan Gerakan Sinergi Performa Agraria Nasional ini dalam rangka untuk penataan aksesnya,” tutur Yoyok.

Menurut Yoyok, penataan akses tersebut seperti membantu masyarakat untuk mendapatkan akses permodalan, pemasaran, dan pelatihan, setelah masyarakat memiliki sertifikat tanah yang sudah diterbitkan oleh BPN Kendal, melalui kegiatan PTSL.

“Sertifikat tanah yang sudah diterbitkan bisa lebih diberdayakan, dengan melakukan komunikasi dengan Pemerintahan Kabupaten Kendal, BUMD, dan BUMN,” ungkap Yoyok.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kendal, terkait permohonan bantuan CSR dari perusahaan, maupun menggelar pelatihan sesuai dengan bidang usahanya, sehingga produk dan pemasarannya bisa lebih maju lagi.

Produksi Sampah 1000 Ton per Hari, Mbak Ita Tegaskan Perlunya Penanganan Dari Hulu Atasi Permasalahan Sampah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Produksi sampah di Kota Semarang sangatlah tinggi, mencapai 1.000 ton per hari. Sebagian besar sampah-sampah tersebut berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hanya sedikit yang dikelola masyarakat.

Untuk mengatasi persoalan sampah dan potensi TPA yang overload, Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang bersama Pemkot Semarang menggelar Forum Grup Discussion membahas Pengelolaan Sampah di Kota Semarang, Senin (22/4).

Dalam diskusi tersebut, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada semua pihak untuk serius dan ikut terlibat menangani permasalahan sampah di wilayahnya. Menurutnya, sampah sudah menjadi permasalahan dunia tidak hanya di Indonesia atau di Kota Semarang saja. Oleh karena itu, sampah memang seharusnya ditangani secara cepat dan tepat dari hulu.

Mbak Ita, sapaan akrabnya menjelaskan, di Kota Semarang, pihaknya menerapkan upaya pilah pilih sampah dengan harapan menjadi salah satu solusi dan cara bagaimana Pemkot Semarang meminimalisir produksi sampah di TPA. Selain itu, juga daur ulang sampah akan digencarkan sehingga volume sampah yang berakhir di TPA bisa berkurang. Namun hal itu menurutnya butuh peran dan kesadaran semua pihak, termasuk masyarakat.

“Ada pilah pilih sampah kemudian pemanfaatan sampah mungkin jadi eco enzyme atau menjadi paving untuk limbah plastik dan sebagainya. Ini sebagai upaya kami untuk mengurangi sampah yang dibuang di TPA,” ujar Mbak Ita.

Namun upaya itu tentu tak maksimal jika hanya dilaksanakan oleh pemerintah saja. Peran masyarakat, termasuk masukan dari DP2K sangat diperlukan untuk membantu pemerintah dalam hal berinovasi. Saran-saran dan nasihat sangat dibutuhkan untuk membantu Kota Semarang semakin baik dalam menangani sampah dengan berbagai aspek.

“Kami matur suwun kepada DP2K melakukan inisiasi FGD penanganan sampah ini, yang tentu ini sebagai upaya preventif untuk mencegah agar TPA tak cepat penuh atau numpuk. Tentu harus ada penanganan-penanganan mulai dari hulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, selain menimbulkan bau tak sedap dengan adanya penumpukan di TPA, perilaku pengelolaan sampah yang salah selama ini juga menjadi pemicu terjadinya genangan atau banjir di Kota Semarang. Hal itu karena sampah yang dibuang ke sungai, sangat mengganggu kinerja pompa pengendali banjir. Atau setidaknya menyebabkan sumbatan dan pendangkalan di aliran sungai. Ke depan, ia berkomitmen bakal gencar melakukan sosialisasi dan upaya-upaya lainnya terkait permasalahan sampah.

“Sampah ini tidak hanya menjadi problem polusi atau tempat kotor saja, tetapi menjadi penyebab genangan atau banjir. Sehingga dengan adanya FGD bisa dicari solusi untuk penanganan sampah. Selaian menunggu realisasi Pembangunan Sampah Energi Listrik (PSEL) melalui sistem Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), karena ini proses panjang tidak bisa itungan bulan tapi tahun, diperlukan juga penanganan hulu dan hilir ini,” paparnya.

“Kan bisa juga sampah ini dimanfaatkan dan memberikan manfaat, seperti untuk jadi paving untuk sampah plastik, kompos, atau eco enzyme. Dengan upaya ini sebenarnya sampah bisa diolah dengan manfaat banyak sekali,” imbuhnya.

KAI Daop 4 Semarang Sukses Layani 1 Juta Penumpang Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menutup pelaksanaan masa Angkutan Lebaran Tahun 2024 pada Minggu 21 April 2024. Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran yang dimulai dari Minggu 31 Maret sampai dengan Minggu 21 April 2024, KAI Daop 4 Semarang melayani total 1.043.349 penumpang KA atau rata-rata 47.424 penumpang per hari.

Jumlah penumpang di periode Lebaran ini meningkat 14% dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran Tahun 2023 dimana KAI Daop 4 Semarang melayani sebanyak 913.376 pelanggan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman. Dengan meningkatnya jumlah penumpang, KAI akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di tahun 2024 ini,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Franoto menjelaskan bahwa pada periode Angkutan Lebaran tahun ini, Daop 4 Semarang secara total melayani penumpang naik atau berangkat sebanyak 513.158 pelanggan dan penumpang turun atau datang sebanyak 530.191 pelanggan yang tersebar di beberapa stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Puncak volume penumpang naik atau berangkat tertinggi pada periode Angkutan Lebaran 2024 di wilayah Daop 4 Semarang terjadi pada Minggu, 14 April 2024 sebanyak 33.444 penumpang. Sedangkan untuk penumpang turun atau datang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang terjadi pada tanggal yang sama yaitu pada Minggu, 14 April 2024 sebanyak 31.532 penumpang.

Rute Kereta Api yang menjadi favorit masyarakat pada periode Lebaran ini adalah Semarang-Jakarta pp, Semarang-Surabaya pp, Tegal-Jakarta pp, Semarang-Tegal pp dan Semarang – Solo pp. Sedangkan untuk kereta api favorit di wilayah Daop 4 Semarang diantaranya KA Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi pp, KA Tawang Jaya relasi Semarang Poncol – Pasar Senen pp, KA Kamandaka relasi Semarang Tawang – Purwokerto pp, KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Pasar Senen pp, dan KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol – Pasar Senen pp.

Adapun 5 stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dengan volume penumpang tertinggi selama periode 31 Maret sampai dengan 21 April 2024 meliputi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dengan jumlah penumpang yang naik sebanyak 142.747 pelanggan, diikuti Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 129.218 pelanggan, Stasiun Tegal dengan jumlah 77.765 pelanggan, Stasiun Pekalongan dengan jumlah 56.732 pelanggan, dan Stasiun Cepu dengan jumlah 24.037 pelanggan.

Selama masa angkutan lebaran 2024, juga terdapat 792 KA dengan keberangkatan awal dari stasiun- stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dengan persentase ketepatan waktu KA berangkat sebesar 99,9 persen.

Franoto mengatakan, keberhasilan dalam melayani pelanggan di periode Lebaran 2024 ini tak lepas dari peran seluruh insan KAI dan kolaborasi dengan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang mengutamakan pelayanan dan keselamatan.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada internal dan eksternal seperti DJKA Kemenhub, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang dan Komunitas Railfans yang mewujudkan Angkutan Lebaran 2024 KAI dapat terlaksana dengan baik. Hal ini memberikan motivasi bagi KAI untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat,” kata Franoto.

Usai angkutan Lebaran ini, KAI akan terus meningkatkan fasilitas untuk penumpang baik di kereta api ataupun di stasiun-stasiun, sehingga layanan KAI tetap menjadi pilihan masyarakat untuk angkutan Lebaran, Nataru, dan pada momen-momen lainnya.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada para masyarakat dan pelanggan KA atas pilihannya menggunakan transportasi kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2024 ini. KAI akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik lagi,” tutup Franoto.

PLN UIP JBT Bersinergi dengan Kejagung RI Awasi Pembangunan Proyek Strategis

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) melaksanakan kunjungan silaturahmi dengan Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Kunjungan yang dilaksanakan langsung di Gedung Kejagung RI ini sekaligus untuk memperkuat kolaborasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam mengawal proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan khususnya di Jawa Barat.

Direktorat D Kejagung RI merupakan direktorat yang memiliki fungsi Pengamanan Pembangunan Strategis yang mana salah satunya merupakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Dalam pelaksanaannya, Direktorat D melakukan pemetaan potensi hingga memberikan bantuan penyelesaian permasalahan ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan kepada stakeholder yang melaksanakan pembangunan strategis.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Achmad Ismail menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejaksaan RI dalam rangka pengamanan pembangunan strategis yang dalam hal ini adalah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya PLN sebagai langkah sinergi bersama dalam membangun suatu daerah. Dirinya berharap koordinasi dan kerjsama secara aktif dengan jajaran Bidang Intelijen baik dengan Direktorat D pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen maupun dengan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri.

“Kami bersyukur silaturahmi dapat terlaksana dengan baik. Kami senantiasa berkoordinasi mulai dari Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Agung agar apa yang kami kerjakan, infrastruktur kelistrikan yang kami bangun mendapatkan pengawasan juga pengamanan dalam aspek hukum sehingga dapat diselesaikan tepat waktu, tepat biaya dan tepat mutu,” terang Achmad.

Achmad melanjutkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan suatu daerah adalah sangat penting dan krusial karena akan menjadi tonggak utama pembangunan suatu daerah.

“Seperti yang sudah kita rasakan saat ini, hampir seluruh aspek kegiatan dan aktivitas kita memerlukan listrik. Oleh karena itu, listrik telah menjadi tonggak pembangunan suatu daerah yang ujungnya adalah peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Achmad.

Pelaksanaan pembangunan strategis merupakan salah satu upaya serius dan massif yang dilakukan Pemerintah dalam menghadirkan kemajuan, kesejahteraan dan keadilan sosial bagi Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara serius, transparan dan akuntabel.

Ferry Wawan Cahyono Sampaikan Ucapan Selamat Hari Kartini, Ini Pesannya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono mengucapkan selamat Hari Kartini, yang diperingati setiap 21 April dan mengajak masyarakat, untuk meneladani semangat serta dedikasi sosok Kartini dalam memajukan perempuan dan bangsa.

Ucapan peringatan hari Kartini itu dibagikan Ferry Wawan Cahyono di akun instagramnya @ferrywawancahyono. Unggahan tersebut juga menampilkan lagu Ibu Kita Kartini dan foto seorang wanita tua yang menggambarkan sosok yang kuat.

“Terkadang kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu,” tulis Ferry, Minggu (21/4).

Kata- kata tersebut, merupakan perjuangan RA Kartini yang juga terkenal dalam bukunya yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Dalam buku tersebut, RA Kartini yang lahir pada 21 April 1879, menuliskan kutipan-kutipan yang mengubah kehidupan perempuan.

Dalam kesempatan itu, Ferry yang juga ketua Ormas MKGR Jateng, menyampaikan pentingnya menghapuskan segala bentuk diskriminasi dan kesenjangan gender yang masih ada di masyarakat.

Ia menekankan perlunya memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan, serta memberikan akses yang lebih luas dalam bidang pendidikan dan karier.

” Tetapi menjadi sebuah cermin bagi kita untuk terus berjuang dalam menghapuskan segala bentuk diskriminasi dan kesenjangan gender yang masih ada di masyarakat,” ungkapnya

Dalam konteks ini, ia mendorong adanya kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, politik, hingga sosial budaya.

Politisi Partai Golkar itu, juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda dan pemudi, untuk terus menggali potensi dan meningkatkan kualitas diri sebagai bagian dari perjuangan mewujudkan mimpi Kartini dalam mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat.

” Mari kita bersama dorong semangat para pemuda dan pemudi untuk terus mengembangkan potensi diri dan sekitar untuk kemajuan kita dan semua dimasa yang akan datang,” tandas Ferry.

Ia percaya bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam meraih cita-cita bersama sebagai bangsa yang maju dan beradab.

Pemkot Semarang Berencana Membuat Blue Print Drainase, Tata Kota & Perizinan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana membuat blue print terkait saluran air (drainase) dan tata kota wilayah di Kota Semarang. Hal ini sebagai upaya pengentasan wilayah banjir maupun tanah longsor khususnya di area permukiman.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan jika dibuatnya blue print ini nantinya dilakukan agar saluran atau drainase yang ada di permukiman ataupun jalan bisa terdeteksi dengan baik, sehingga tidak menyebabkan banjir ataupun genangan.

Mbak Ita, sapaan akrabnya mencontohkan kawasan Bukit Sari yang tak jauh dari Nasmoco Gombel sering tergenang, setelah diruntut dulunya daerah tersebut ada embung, dan drainase. Namun saat ini tertutup, dan diganti seperti penampungan air bawah tanah.

Contoh lainnya adalah drainase yang ada di dekat Rumah Sakit Permata Puri Ngaliyan, yang sempat amblas beberapa waktu lalu. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kata dia, tidak mengetahui adanya saluran air yang ada di bawah jalan raya.

“Ini yang kerap jadi masalah, drainasenya tidak tahu ada atau tidak. Bahkan ada yang tertutup saat pembangunan, nah ini yang menjadi PR, sehingga perlu dibuat blue print secara keseluruhan,” katanya usai Musrenbang RPJPD kota Semarang 2025-2045 dan Musrenbang 2025 di Balai Kota Semarang, Jumat (19/4) lalu.

Selain blue print drainase, lanjut dia juga akan dibuat blue print tata kota dan perizinan. Terkadang kata dia, Dinas Penataan Ruang (Distaru) mengeluarkan izin kepada pengembang perumahan ataupun investor, tapi izin ini tidak diketahui Disperkim, DPU ataupun pemangku wilayah.

“Kasusnya seperti longsor di beberapa perumahan kemarin, ternyata dinas lain nggak tahu. Baru tahu saat terjadi longsor, nah setelah dicek belum diserahkan fasum dan fasosnya,” bebernya.

Menurut Mbak Ita, penanganan banjir dan rob ini sebuah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara terintegrasi antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. “Ini dikarenakan ada beberapa kewenangan yang berbeda sehingga harus terintegrasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas terkait pelayanan publik misalnya sekolah dan kesehatan. Menurut dia, banyak wilayah jauh dari sekolah sehingga perlu dilakukan penambahan sekolah terutama SMP.

Mbak Ita menjelaskan, pekerjaan rumah yang harus dilakukan Pemkot adalah bagaimana bisa menyelesaikan program tahun yang dicanangkan tahun 2026 pada tahun ini.

“Syukur-syukur dari SMP ini bisa terintegrasi sampai SMA. Lalu juga ada penanganan limbah dan air minum yang melalui smart water management dan water smart city dengan tujuan kelayakan kita sebagai hunian bisa lebih tinggi,” pungkasnya.

Senada, Kepala Bappeda Kota Semarang, Budi Prakosa mengatakan, blueprint ini kaitannya dengan rencana 20 tahun ke depan.

“Otomatis kami harus menyiapkan dokumen-dokumen kebijakan semua sektor. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur termasuk transportasi dan sumber daya air ini sedang kami siapkan,” ujar Budi.

Menurutnya, tahun 2024 ini fokus dari Bappeda yakni penyusunan dokumen terkait sumber daya air. “Kan kita sudah punya naskah akademik, cuma dalam perkembangannya ada perubahan dinamika wilayah. Terlebih, komponen sumber daya air tidak hanya berkaitan dengan hidrologi tetapi juga ada potensi perusak karena bencana atau sumber daya,” sebut dia.

Gibran Minta Kejati Jateng Kawal Masjid Sriwedari dan Dana Hibah UEA

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) –  Kepala Kejaksaan (Kejati)  Jawa Tengah  I Made Suarnawan menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (19/4).

Ikut mendampingi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo DB. Susanto, sekaligus Kuasa Hukum Pemkot Solo dalam perkara sengketa aset di kawasan Sriwedari.

Dalam pertemuannya, Wakil Presiden terpilih tersebut meminta Kejati Jateng, mengawal pembangunan Masjid Sriwedari dan sejumlah proyek di Kota Solo, yang didanai dari hibah UEA.

Pihaknya mengaku, sejumlah proyek menjadi atensi khusus Kajati Jateng.

“Harapannya kedepan progres pembangunan bisa didampingi oleh Kejaksaan,” pintanya.

Selain Masjid Sriwedari, Pemkot Solo juga akan segera menjalankan proyek dengan dana hibah dari UEA.

“Setelah ini kami eksekusi hibah dari UEA. Kita ingin ke depan bisa dikawal biar ke depan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sejumlah pembangunan di Kota Solo yang akan segera dimulai, seperti GOR Indoor Manahan Solo, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan pembangunan puskesmas.

“Pembangunan yang memakai anggaran besar kami ajukan pendampingan supaya aman semua,” jelasnya.

Pemkot Solo juga tengah proses mengajukan hibah dan mengakuisisi tanah Benteng Vastenburg, sudah di follow up Kajati Jateng. Pihaknya meminta masyarakat, untuk menunggu dan berjalan dnegan lancar agar dapat dikelolal dengan baik.

Kajati Jateng I Made Suarnawan mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawalan sesuai dengan Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diajukan Pemkot Solo.

Ia mengatakan, tidak semua program pembangunan Pemkot Solo dikawal Kejati Jateng, hanya proyek strategis sesuai SKK.

“ Ada  SOP pembangunan proyek strategis yang perlu kita damping. Karena ada kriterianya,” kata dia.

Mengusung Tema Dia Bangkit & Hidup, Hotel Ciputra Semarang Rayakan Hari Paskah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang telah menggelar perayaan Hari Paskah yang meriah dan penuh makna bagi para karyawan dan karyawati beragama Nasrani.

Acara yang diselenggarakan dengan tema “Dia Bangkit & Hidup” ini merupakan bagian dari upaya hotel untuk memberikan ruang dan penghargaan terhadap keberagaman agama di kalangan stafnya.

Pada selasa, 16 April 2024, Hotel Ciputra Semarang merayakan Hari Paskah dengan sukacita yang luar biasa. Acara dimulai dengan nyanyian lagu-lagu rohani yang diiringi oleh Paduan Suara Hotel Ciputra Semarang, yang dilantunkan dengan penuh semangat dan kekhusyukan oleh seluruh peserta.

Perayaan Paskah bersama Hotel Ciputra Semarang mengundang seorang Pendeta yang terkenal di Semarang bernama PDT. Em. Andreas Gunawan Pr,yang memberikan kotbahnya, menyampaikan pesan dengan mengangkat tema “Dia Bangkit & Hidup”.

Kotbah ini memberikan inspirasi dan pemahaman mendalam tentang makna harapan akan kebangkitan kehidupan baru yang dianugerahkan oleh Kristus kepada umat-Nya.

Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan pembagian telur Paskah yang spesial, di mana setiap telur diberikan bersama dengan ayat Alkitab yang mengandung pesan kehidupan. Hal ini memberikan nuansa spiritual yang mendalam dalam perayaan tersebut.

Erny Kusmastuti, selaku General Manager Hotel Ciputra Semarang, menyatakan bahwa perayaan ini adalah acara tahunan yang dinantikan oleh seluruh karyawan dan karyawati beragama Nasrani di Hotel Ciputra Semarang.

“Perayaan Hari Paskah bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang tinggi di antara seluruh anggota tim hotel.” ujar Erny.

Perayaan Hari Paskah di Hotel Ciputra Semarang tidak hanya menjadi momen berbagi kegembiraan dan makna agung, tetapi acara ini menjadi contoh nyata dari bagaimana keberagaman agama dapat disikapi dengan penuh penghargaan dan kedamaian dalam sebuah lingkungan kerja yang inklusif.