spot_img
Beranda blog Halaman 285

Kejaksaan Agung Duduki Peringkat Tiga Dalam Kategori Kepecayaan Terhadap Lembaga Versi LSI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hasil survei nasional yang dirilis oleh Lembaga Survei Indonesia pada rentang waktu 7 April 2024 hingga 9 April 2024 menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung menduduki peringkat ketiga dengan angka kepercayaan sebesar 74% dalam kategori Lembaga Terpercaya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana, Kamis (18/4).

“Penilaian terhadap Kejaksaan Agung dipengaruhi oleh penanganan isu korupsi yang sedang dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung terkait tindak pidana korupsi dalam perdagangan komoditas timah.” ungkap Ketut

Dari hasil survei tersebut, diketahui bahwa 40,1% masyarakat mengetahui berita terkait kasus korupsi komoditas timah tersebut. Mayoritas dari mereka yang mengetahui berita tersebut percaya bahwa Kejaksaan Agung akan menyelidiki kasus tersebut dengan serius.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Kejaksaan Agung. Seperti yang telah diungkapkan oleh Jaksa Agung pada berbagai kesempatan sebelumnya, pencapaian yang telah diraih perlu terus dijaga dan ditingkatkan, karena setiap tindakan yang dilakukan oleh Insan Adhyaksa adalah cerminan dari Kejaksaan di mata masyarakat.

Komitmen Dukung PSIS, Pemkot Semarang Fasilitasi Tim Mahesa Jenar Kembali Latihan di Stadion Citarum

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan support bagi PSIS untuk kembali latihan di Stadion Citarum. Hal tersebut sebagai upaya mendukung tim atau kesebelasan kebanggaan warga Kota Semarang, agar mampu berprestasi di kancah Liga 1 2023/2024. Apalagi saat ini PSIS sedang berusaha lolos ke babak empat besar Liga 1 2023/2024.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pihaknya akan terus mendukung PSIS untuk berprestasi dengan memberikan kewenangan pengelolaan tempat latihan di Stadion Citarum. Hal itu dikatakannya usai mengecek Stadion Citarum bersama perwakilan PT Mahesa Jenar, Danur Rispriyanto dan Kepala Dispora Kota Semarang, Fravarta Sadman pada Kamis (18/4).

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan komitmennya untuk terus mendukung klub kebanggaan suporter Panser Biru dan Snex yakni PSIS, agar mampu berprestasi di Liga 1 2024. Apalagi pengelolaan Stadion Citarum dengan pihak ketiga, juga akan berakhir pada bulan Mei 2024 ini.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan fasilitas kepada PSIS agar bisa berlatih di Stadion Citarum, termasuk memberikan kesempatan bagi manajemen PSIS untuk mengelola Stadion Citarum. Saat ini pihaknya sedang berusaha mengatur sistem kerja samanya.

“Kami akan memfasilitasi untuk PSIS bisa kembali lagi ke Stadion Citarum. Memang masih ada kendala berupa biaya sewa terkait sistem kerja samanya. Sewa ini memang secara keseluruhan dari Perda sangat tinggi sekali. Tetapi kami kemarin melihat bahwa tarif itu belum ada kajian dasarnya. Sehingga kami sudah meminta tim dari Bapenda untuk bisa mengkaji dan kemudian bisa dilakukan revisi, atau komunikasi dengan dewan. Kebetulan ini ada anggota dewannya, Mas Danur yang mengesahkan sendiri. Jadi kok bisa tarifnya sebesar itu,” ujarnya.

“Kalau melihat kondisi, tidak senilai itu. Itu kalau menurut kita secara umum. Tapi karena dari jajaran DPRD-nya sudah menyetujui, sehingga harus ada langkah-langkah penyesuaian,” lanjutnya.

Saat ini ia tengah menunggu proses-proses kajian terkait besaran tarif sewa kerja sama itu. Namun saat ini pihaknya sudah bisa menyerahkan Stadion Citarum dan sejumlah fasilitas lainnya untuk digunakan dan jadi tempat berlatih tim PSIS. Tujuannya agar PSIS bisa berprestasi, khususnya masuk empat besar di musim ini sesuai target manajemen.

“Kami bisa menyewakan dengan sistem hanya untuk lapangan dan fasilitas, baik untuk ruang ganti, toilet, dan sebagainya. Itu nanti bisa lebih ringan. Kalau mengelola seluruh stadion ini kan sifatnya hanya ruko-ruko saja, itu bisa kita sewakan ke pihak ketiga atau lainnya. Kami ingin PSIS bisa fokus berlaga dan menjadi salah satu kesebelasan yang bisa diperhitungkan di tingkat nasional. Ini adalah komitmen pemerintah Kota Semarang, agar PSIS bisa kembali lagi ke Stadion Citarum,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan PT Mahesa Jenar, Danur Rispriyanto menegaskan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan kepada PSIS. Pihaknya juga antusias bisa kembali lagi berlatih di Stadion Citarum.

“Sebenarnya di dalam PSIS ada anggota klub PSIS yang biasanya anggota PSIS bisa melakukan kegiatan di sini, bisa kembali lagi berkegiatan di sini. Ini merupakan fasilitas bareng-bareng untuk Semarang, bukan hanya untuk kesebelasan PSIS saja tapi untuk semuanya. Kami menyambut gembira sembari menunggu proses diskusi dengan bu Wali bagaimana yang terbaik bagi kita semuanya,” imbuhnya.

Tradisi Syawalan Pacuan Kuda Kebumen, Ferry Wawan Cahyono sebut Jadikan Momentum Promosi Pariwisata dan Ekonomi Lokal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, mengajak masyarakat untuk meramaikan dan melestarikan tradisi syawalan pacuan kuda di Kabupaten Kebumen.

Dalam upayanya mempertahankan warisan budaya lokal, Ferry menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tegalrejo, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen itu berlangsung dengan meriah oleh ribuan masyarakat.

Tradisi syawalan pacuan kuda merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun temurun oleh masyarakat pesisir selatan Kabupaten Kebumen.

” Selain menjadi ajang hiburan, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” kata Ferry, saat dijumpai wartawan, Kamis (18/4).

Tak hanya itu, Tradisi syawalan pacuan kuda ini juga di apresiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.

Menteri termuda RI itu mengaku kali kedua menyaksikan secara langsung gelaran pacuan kuda di lokasi yang sama.

Menpora mengapresiasi gelaran lomba pacuan kuda di Kebumen. Ia merasa setiap tahun harus hadir mengikuti perlombaan ini. Menurutnya lomba itu bukan saja menampilkan seni olahraga berkuda, tapi juga berbalut wisata budaya yang unik dan meriah.

“Jadi ini kedua kalinya saya datang ke acara pacuan kuda ini. Tahun lalu begitu saya diangkat jadi menteri langsung datang ke sini. Memang sudah menjadi keharusan saya untuk datang ke sini setiap tahunnya,” ujar Menpora, baru baru ini.

Lebih lanjut, Ferry yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng Dapil X meliputi wilayah Banjarnegara, Kebumen dan Purbalingga, menegaskan bahwa menjaga tradisi lokal merupakan tanggung jawab bersama untuk melestarikan identitas budaya daerah.

Ia juga mengajak semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, untuk bersatu padu dalam mendukung dan mengembangkan tradisi syawalan pacuan kuda ini agar tetap eksis dan berkelanjutan.

“Tradisi syawalan pacuan kuda bukan hanya sebagai ajang hiburan semata, namun juga menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah yang harus dilestarikan dan dikembangkan bersama,” ujar Ferry.

Kegiatan syawalan pacuan kuda di pesisir selatan Kabupaten Kebumen juga menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata lokal dan mendukung ekonomi masyarakat setempat.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan tradisi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat positif bagi semua stakeholder yang terlibat.

ST Burhanuddin Miliki Peran Penting dalam Berhasilnya Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF

0

SEMARANG (Awall.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin memiliki peran penting dalam berhasilnya Indonesia menjadi Anggota Penuh di organisasi Financial Action Task Force (FATF). Berita baik ini diumumkan saat sidang pleno di Kantor The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Perancis pada 23-27 Oktober 2023. Hal ini disampaikan melalui rilis tertulis oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, Selasa (17/4)

Kejaksaan RI juga turut serta aktif dalam delegasi tersebut, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2012 dan perubahannya tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), di mana Jaksa Agung merupakan anggota Komite tersebut.

FATF merupakan organisasi internasional yang berfokus pada pemberantasan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan senjata pemusnah massal.

“Kejaksaan RI menyambut baik keberhasilan Indonesia dalam menjadi anggota penuh di FATF, serta berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan Rekomendasi FATF terkait perampasan aset. Hal ini sejalan dengan arahan dan kebijakan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin.” ungkap Ketut

Kejaksaan RI juga dipercayakan sebagai leading sector dalam pemulihan aset terkait penilaian FATF mengenai perampasan aset (Immediate Outcome 8), dengan fokus pada pembentukan Badan Pemulihan Aset, penyitaan dan perampasan aset, serta penggunaan Database ARSSYS (Asset Recovery Secured Data System).

Keanggotaan Indonesia dalam FATF akan berdampak positif pada kredibilitas perekonomian negara, meningkatkan persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan menjadi anggota FATF, diharapkan Indonesia dapat memberikan kontribusi pada kebijakan global terkait Anti Pencucian Uang/Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU/PPT) serta memperkuat citra negara sebagai negara yang berintegritas dan aktif di kancah internasional.

Indonesia telah memulai persiapan untuk menjadi anggota FATF sejak tahun 2017 melalui kolaborasi antara berbagai lembaga, seperti Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri, Pusat Pemulihan Aset, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, guna memenuhi standar FATF dalam memerangi TPPU/TPPT dan mendukung keanggotaan Indonesia di FATF.

Selama 3 Bulan Terakhir, Kejati Jateng Berhasil Buru Lima DPO Korupsi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama periode tiga bulan, mulai dari Januari hingga Maret 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah telah berhasil mengeksekusi lima orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Jateng.

Eksekusi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang intensif di wilayah tersebut.

Menurut Asisten Intelijen Kejati Jateng, Sunarwan mengungkapkan, selama tiga bulan ini pihaknya telah mengeksekusi lima orang DPO dari 77 DPO yang ditetapkan Kejati Jateng.

Adapun kelima DPO tersebut adalah Ahmadun bin Naderi (Kejari Demak), Shopia Loretta Hutabarat (Kejari Kabupaten Magelang), Suryo Antoro Soejanto bin Soejanto (Kejari Kota Semarang), Antono bin Sahad (Kejari Kabupaten Magelang), dan Sahliyatul Khoiriyah (Kejari Klaten).

Sunarwan mengungkapkan, DPO Ahmadun bin Naderi berhasil dieksekusi tim pada tanggal 12 Februari 2024 di Desa Karangrowo Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

“Ahmadun merupakan tersangka kasus penggunaan dana APBDes tahun 2016 yang mengakibatkan Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak mengalami kerugian sebesar Rp 475.995.604. Kasus ini masih tahap penyidikan,” jelas Sunarwan, Rabu (17/4).

Selanjutnya DPO Shopia Loretta Hutabarat berhasil diringkus pada 19 Februari 2024 di Jalan Damar No.9 Prajenan RT. 002/003 Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang.

Berdasarkan putusan MA Nomor: 705 K/Pid/2023 tanggal 6 Agustus 2024, terpidana Shopia melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang yang merugikan nasabah sebesar Rp. 10 miliar.

“Shopia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp.3 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar akan diganti pidana kurungan selama satu tahun,” kata Sunarwan.

Untuk DPO atas nama Suryo Antoro Soejanto ditangkap pada 21 Februari di Jalan Bukit Tembakau Kelurahan Ngesrep Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Bersadarkan putusan MA RI No. 1737K/Pid/2013 tanggal 20 Januari 2020 jo putusan PN Semarang No. 54/Pid.Sus/2012/PN.Smg tanggal 20 Juni 2012 terpidana dipidana penjara selama enam tahun dan denda 10 miliar subsidair satu tahun dan empat bulan kurungan.

“Suryo terbukti terlibat kasus pembobolan Bank BCA di Jalan Pemuda Semarang pada 2011. Ditemukan enam transaksi kredit rumah yang menggunakan tiga nama debitur fiktif. Transaksi kredit rumah tersebut menjaminkan enam aset kepada pihak bank sebesar Rp 25 milair melalui perantara Suryo,” jelasnya.

Sementara itu Antono bin Sahad berhasil ditangkap pada 23 Februari 2024 di Dusun Wilangan Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk Jatim. “Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 97/Pid.Sus-TPK/2026.Smg tanggal 25 Oktober 2026 telah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut penyimpanan APBDes dari kontribusi air yang digunakan PDAM dan ADD Desa Tlogorejo Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang tahun 2006/2007, penggunaan kontribusi penggunaan air PDAM Kabupaten Magelang tahun 2005-2007 alokasi Dana Desa di Kantor Desa Tlogorejo Kabupaten Magelang. Antono dijatuhi pidana selama empat tahun dan denda Rp. 300 juta subsidair tiga bulan,” lanjut Sunarwan.

Sedangkan DPO atas nama Sahliyatul berhasil diamankan di Jalan Nangka Kota Bekasi pada tanggal 8 Maret 2024. Berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor Print-741/M.3.9/Eoh.3/05/2023 tanggal 29 Mei 2023 untuk melaksanakan putusan MA RI Nomor 1096 K/Pid/2022/MA RI tanggal 26 Oktober 2023 atas nama terdakwa Sahliyatul Khoiriyah melanggar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dengan menjatuhkan pidana selama dua tahun.

Sunarwan berharap para DPO lainnya kooperatif mau menyerahkan diri. “Tinggal tunggu waktu sajalah. Kalau dia menyerahkan diri kan cepat selesai. Lagi pula ketika DPO dalam pelarian mereka tidak akan tenang,” kata Sunarwan.

Sunarwan menyebut pihaknya optimis mampu menangkap para DPO lainnya. Diketahui sebanyak 77 orang DPO tersebut adalah 35 orang dari perkara pidana umum, dan 42 orang dari pidana khusus, dari seluruh Kejari di Jawa Tengah.

Ini Profil Dr. Sugeng Riyanta, Resmi Jabat Wakajati Jateng yang baru

0

SEMARANG (Pertamanews.id)  – Dr. Sugeng Riyanta, SH MH resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah. Pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. I Made Suarnawan, SH MH, di di Aula Lantai 6 Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (17/4).

Pelantikan Sugeng Riyanta sebagai Wakajati Jateng tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 86 Tahun 2024, Tanggal 18 Maret 2024, tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Selain itu, juga berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Nomor: PRIN-305/ M3/Cp.2/03/2024 tanggal 25 Maret 2024. Diketahui, Sugeng Riyanta sebelumnya menduduki jabatan sebagai Wakajati Bangka Belitung.

Diketahui Sugeng Riyanta saat ini, masih mengemban tugas sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), setelah dilantik Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanudin di Medan pada 15 November 2023.

Selain melantik Sugeng Riyanta sebagai Wakajati Jateng mengantikan Teguh Subroto, Kajati Made juga melantik Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jateng, Muhammad Yusfidli.

Dalam arahannya, Kajati Jateng, I Made Suarnawan meminta jajarannya untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat. Sebab, kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan selama ini telah mencapai puncaknya.

“Harapan kami prestasi yang diperoleh pejabat yang lama harus dipertahankan syukur-syukur dipertahankan. (Kepercayaan publik ke Kejaksaan) sudah 86 persen dipertahankan kalau bisa ditingkatkan lagi,” kata dia.

Suarnawan menyebut mempertahankan lebih sulit dibanding memperjuangkan. Oleh sebab itu, dibutuhkan keiklasan dalam bekerja dan sinergitas dengan masing-masing bidang.

“Yang penting kita kerjasama keikhlasan dari bapak ibu di dalam petugas sangat-sangat diperlukan. Karena tanpa kerjasama yang baik tanpa keikhlasan jangan harap kita dapat melakukan tugas dengan baik. Itu modal utama dan kita harus selalu mensyukuri di dalam bertugas kalau kita banding-bandingkan tentu nanti tidak akan habis-habisnya. Tapi yang jelas Kejaksaan tinggi Jawa Tengah bukan kaleng-kaleng kita harus yakin bisa,” tandasnya.

Pihaknya, juga meminta agar terus memantau dan mensyukseskan pilkada serentak. Menurutnya, monitoring akan dilakukan melalui Posko.

“Pilpres sukses dan pilkada serentak saya yakin juga sukses. Kita nanti posko-posko kami siapkan semua baik di daerah-daerah,” ujarnya.

Prestasi Sugeng Riyanta

Sejumlah prestasi ditorehkan Sugeng Riyanta, dibidang Pendidikan diantaranya, berhasil meraih gelar doktor berkat didikasi yang tinggi dan kecintaannya terhadap Korps Adhyaksa.

Pria yang menyukai wayang ini, mendapat gelar doktor melalui disertasinya berjudul “Model Kelembagaan Kejaksaan Sebagai Lembaga Negara yang Profesional dan Independen Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi” dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77.

Sugeng Riyanta yang juga menjabat sebagai PJ Bupati Tapteng, lahir di dusun Sawahan, Kelurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo.

Memiliki riwayat karier yang moncer, Sugeng pernah menjabat sebagai Kajari Jakarta Pusat, kemudian menjabat sebagai Kepala Sub. Direktorat Tindakan Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kajagung.

Tidak hanya disitu, Sugeng juga pernah menjabat sebagai Adpidsus Kajati Riau dan Aspidum Kajati Sumatera Utara, kemudian menjabat Wakajati Bangka Belitung (Babel) dan kini menjabat Pj Bupati Tapanuli Tengah.

Semenjak menjadi PJ Bupati Tapteng, banyak prestasi hingga dalam waktu singkat APBD Pemkab Tapanuli Tengah yang sebelumnya dinyatakan defisit sebesar Rp. 43 miliar, per tanggal 12 Desember 2023, surplus sebesar Rp. 13,4 miliar.

Langkah dan strategi yang dilakukan mengatasi keuangan Pemkab Tapanuli Tengah, seperti langkah cepat mitigasi risiko, dengan mengendalikan arus kas keluar sehingga dari semula proyeksi defisit 43 M, proyeksi surplus 13,4 M.

Beberapa kebijakan untuk pengendalian kas, yaitu penghematan pada OPD. Pos belanja-belanja yang tidak urgent, dan sifatnya ceremony.

Selain itu, dirinya juga melakukan melakukan pengetatan syarat dan prosedur pengajuan pencairan Ganti Uang (GU) atas belanja pada OPD besar di Dinas Kesehatan (Dinkes), Pekerjaan Umum (PU), dan pada Dinas Pendidikan Tapteng yang berpotensi rawan penyimpangan.

Namun prestasi yang diraih itu, bukan tanpa halangan. Sebagai seorang Jaksa, Sugeng memahami seluk beluk keuangan Pemerintahan di daerah, karena semua dapat diukur dari pencapaian peningkatan ekonomi dan pembangun serta pelayanan terhadap masyarakat. Banyak kebijakan yang membuat kalangan mafia birokrasi terusik atas kehadiran nya di wilayah Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Jabatan

Nama : Dr. SUGENG RIYANTA, S.H., M.H.
PENDIDIKAN TERAKHIR : DOKTOR (UNIVERSITAS SEBELAS MARET) SURAKARTA THN 06/09/2019
JABATAN : WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI TMT 18-03-2024
PANGKAT/GOL : JAKSA UTAMA MUDA(IV/c)

Riwayat Menjabat :
1. KEPALA SEKSI PENYIDIKAN ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS 01/05/2012
2. KOORDINATOR DI KEJATI KEJATI JATENG 12/02/2014
3. KEPALA KEJAKSAAN NEGERI KEJARI MUKOMUKO 10/02/2015
4. ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS KEJATI RIAU 27/05/2016
5. ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS KEJATI RIAU 30/11/2017
6. KEPALA SUB DIREKTORAT TINDAK PIDANA KORUPSI DAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG : DIREKTORAT PENYIDIKAN JAM TINDAK PIDANA KHUSUS 05/02/2018
7. KEPALA KEJAKSAAN NEGERI KEJARI JAKARTA PUSAT 06/03/2019
8. INSPEKTUR MUDA TINDAK PIDANA UMUM,PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA INSPEKTORAT IV JAM PENGAWASAN 03/12/2019
9. ASISTEN TINDAK PIDANA UMUM 08/02/2021
10. KEPALA BAGIAN REFORMASI BIROKRASI BIRO PERENCANAAN JAM PEMBINAAN 18/02/2022
11. KOORDINATOR DI KEJAGUNG INTELIJEN JAM INTELIJEN 25/01/2023
12. WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI BABEL 09/10/2023
13. WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI JAWA TENGAH 18/03/2024

Potensi Zakat di Jawa Tengah Diperkirakan Capai Rp3,1 Triliun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Potensi zakat di Jawa Tengah diperkirakan mencapai Rp3,1 triliun setiap tahunnya. Sumbernya berasal dari ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng dan juga dari 35 pemerintah kabupaten/kota.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng, Ahmad Darodji, menyampaikan hal ini dalam acara Silaturahmi dan Halalbihalal bersama pimpinan Baznas RI serta kabupaten/kota di Semarang pada Selasa (16/4/2024). Dia berharap para kepala daerah, terutama Penjabat Gubernur, terus memberikan dukungan.

“Kita optimis kalau Pj Gubernur terus mendorong. Kami juga akan lakukan ekstensifikasi. Instansi yang belum ada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) akan disurati agar membentuk UPZ,” kata Darodji

Menurut Darodji, daerah yang mampu mengumpulkan zakat dalam jumlah besar juga akan memiliki pembangunan yang baik. Sebab, Baznas bisa menjadi salah satu sumber pendukung bagi pemerintah daerah. Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan agar perolehan zakat, infak, sedekah di setiap kabupaten/kota dioptimalkan.

Dana yang terkumpul di Baznas Jateng selama ini memiliki peran penting dalam membantu penanganan kemiskinan, stunting, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

“Kalau Baznas Provinsi sudah baik, maka perlu terus ada peningkatan. Nanti kabupaten/ kota yang masih belum menunjukkan kesadaran dalam rangka peningkatan, akan kami kasih tahu, tegur, dan dorong,” imbuh Nana.

Menurut Nana, kinerja Baznas Jateng dari segi kualitas dan kuantitas sudah baik. Perolehan zakat terus meningkat dari tahun ke tahun dan dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk program-program pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta penanganan bencana, bantuan modal usaha produktif, pelatihan kerja, dan lain sebagainya.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa meskipun perolehan zakat tingkat provinsi Jawa Tengah masih di bawah DKI Jakarta, potensi zakat di Jawa Tengah lebih besar karena memiliki 35 kabupaten/kota. Jika perolehan zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat dioptimalkan, Jawa Tengah akan menjadi daerah dengan perolehan zakat terbesar di Indonesia.

“Kita harus memfasilitasi para muzakki, untuk membersihkan diri dan membuat ketenangan dengan membayar zakat. Kalau perolehan zakat di daerahnya besar, akan sangat mudah untuk menjalankan program di daerah itu. Penggunaan zakat diperbolehkan kalau itu untuk orang miskin dan penanganan stunting,” katanya.

Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Saat Libur Lebaran Tertinggi se-Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jumlah wisatawan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 2024. Lonjakan wisatawan tersebut tertinggi di Jateng dengan angka mencapai 340 persen.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkap, Little Netherlands Kota Lama menduduki peringkat pertama sebagai destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

“Kunjungan di Kota Semarang meningkat 350 ribu wisatawan. Sebanyak 200 lebih wisatawan datang ke Kota Lama,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, usai menggelar halal bihalal di Halaman Balai Kota Semarang, Selasa (16/4).

Data tersebut mengacu pada hasil penghitungan random sampling yang dilakukan oleh Dinas Kepemudaan, Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng.

Setelah Little Netherlands Kota Lama, posisi kedua disusul oleh Lawang Sewu di tingkat Kota Semarang. Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut berdampak pada melonjaknya okupansi hotel di Ibu Kota Jateng. Okupansi hotel tersebut juga di atas rata-rata Jateng.

“Okupansi hotel juga meningkat rata-rata sampai 85 persen sebelum Lebaran, sementara pada 11 April dan 12 April, dan liburan mencapai 95 persen,” kata Mbak Ita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso menambahkan, jumlah wisatawan yang tercatat tersebut hanya di destinasi-destinasi wisata besar.

Menurut Wing, jumlah wisatawan akan makin tinggi bila penghitungan random sampling juga dilakukan secara merata di tempat-tempat wisata yang ada di Kota Semarang.

“Tentunya ini sangat menggembirakan, Alhamdulillah warga Kota Semarang sangat mendukung, minimal sedikitnya pengaduan atau komplain dari wisatawan,” katanya.

Secara urutan destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jateng adalah Little Netherlands Kota Lama. Kemudian Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid Agung Demak, disusul Umbul Ponggok Klaten, dan Candi Borobudur Magelang.

“Ini tentunya menjadikan Kota Semarang menjadi makin hebat. Tentu akan kami tingkatkan lagi,” katanya.

Di sisi okupansi hotel, dia menjabarkan Kota Semarang berada di atas rata-rata Jateng. Keterisian hunian itu terlihat sejak Ramadan yang menyentuh angka 64 persen.

Belum lagi, okupansi menjadi luar biasa ketika memasuki libur Lebaran H+1, H+2, dan H+3 yang mencapai 95 persen. Kemudian di hari selanjutnya karena sudah musim arus balik, mulai menurun 85 persen.

“Ini juga berdampak pada sektor kuliner, bahkan warung-warung kecil juga tampak luar biasa ramainya karena tingginya kunjungan wisatawan,” pungkas Wing.

One Way Arus Balik Mudik Selesai Diberlakukan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Polisi memberhentikan sistem one way dari km 414 Tol Kalikangkung hingga km 71 Tol Cipali pagi ini. Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan guna menghadapi arus balik mudik.

“One way dihentikan mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali,” jelas Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Aan Suhanan dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/24).

Ditambahkan Kakorlantas, penghentian rekayasa lalu lintas satu arah ini karena arus lalu lintas di ruas Tol Transjawa menuju Jakarta dalam kondisi normal.

Kakorlantas menjelaskan, sebelumnya pada pukul 06.00 sampai pukul 08.00 WIB petugas melakukan pembersihan jalur satu arah. Setelah pembersihan arus, lalu lintas di ruas tol berjalan normal dua arah.

“Lalu lintas normal dua arah mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali,” ujarnya.

Sementara itu, sistem contraflow masih diberlakukan dua lajur, mulai dari KM 70 s.d. KM 74 Tol Jakarta-Cikampek. Pengendara yang melintasi tol pun diimbau untuk saling toleransi di jalan dan menjaga kondisi tubuh agar selalu fit saat berkendaraan.

“Terima kasih untuk masyarakat yang sudah mengikuti peraturan petugas di lapangan,” ungkap Irjen Pol. Aan.

PDIP Tolak Daftarkan Bobby Nasution di Penjaringan Pilgub Sumut, Gibran: Tenang Saja

0
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapannya terhadap keputusan PDIP yang menolak kemungkinan Bobby Nasution untuk mendaftar dalam penjaringan Pilgub Sumatera Utara dengan santai. Gibran menyatakan bahwa hal tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada Bobby dan dia sendiri tidak menganggap hal tersebut sebagai masalah.

“Ya tanya saja ke Bobby ya. Ya ndak papa ya. Tenang saja,” ujar Gibran setelah menghadiri acara Halal Bihalal bersama ASN Pemkot Solo di Balai Kota Solo pada Selasa (16/4).

Ketika ditanya tentang kemungkinan Bobby mencalonkan diri melalui partai lain untuk Pilgub Sumut, Gibran menanggapi dengan singkat.

“Ya itu (maju parpol lain), ditanyakan ke Bobby saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, PDIP telah membuka pendaftaran bagi calon kepala daerah untuk Pilkada 2024, di mana kader dan nonkader diizinkan untuk mendaftar. Namun, ada pengecualian khusus untuk Sumatera Utara, di mana Wali Kota Medan, Bobby Nasution, tidak diizinkan untuk mendaftar berdasarkan usulan dari DPD PDIP Sumut.

Aswan Jaya, Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, menjelaskan bahwa keputusan ini telah diambil secara tegas oleh PDIP, karena Bobby dianggap telah mengkhianati partai setelah dukungannya yang tidak sesuai saat Pilpres 2024. Saat itu, Bobby, yang merupakan kader PDIP, mendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan ipar Gibran Rakabuming Raka, meskipun PDIP mengusung Ganjar-Mahfud MD.

“Pertimbangannya karena Bobby adalah orang yang telah mengkhianati partai,” kata Aswan saat dihubungi pada Senin (15/4).