spot_img
Beranda blog Halaman 301

Kejati Jateng Ungkap Kasus TPPU di Tiga Bank Pemerintah Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah tengah mengintensifkan penyelidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga terjadi di tiga bank pemerintah yang beroperasi di wilayah Kota Semarang.

Hal itu disamapiakan oleh Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejati Jawa Tengah, Dr Sunarwan, SH.,M.Hum, ia mengatakan investigasi ini dipicu oleh adanya transaksi keuangan yang mencurigakan yang terdeteksi dalam sistem internal bank-bank tersebut.

” Sejak 22 Februari 2024, kami telah menetapkan dua tersangka untuk tindak pidana pencucian uang yang terjadi di tiga bank pemerintah di Kota Semarang,” jelas Sunarwan, Selasa (27/2).

Adapun dua tersangka itu merupakan AH dan DIS, pihak kejaksaan memastikan bahwa mereka akan bertindak tegas sesuai dengan hukum dan mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung, sambil tetap menjaga kepercayaan terhadap integritas sistem perbankan di Indonesia.

Diketahui, tindak pidana korupsi yang terjadi di tiga bank pemerintah di wilayah Kota Semarang telah menyebabkan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Kerugian negara dalam skala ratusan miliar rupiah ini menjadi sorotan utama dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor keuangan.

Sementara itu, pihak kejaksaan juga menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan dengan teliti dan transparan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejahatan yang terjadi.

Masyarakat diminta untuk tetap memberikan dukungan dan kerjasama dalam rangka memastikan keberhasilan proses hukum ini.

Pemkot Semarang Raih Predikat Terbaik Pengelolaan DBHCHT se-Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih predikat terbaik dalam pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) se-Jawa Tengah. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dari Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DIY, Akhmad Rofiq dalam acara Bea Cukai Semarang (Besma) Award 2024 di KPPBC TMP Tanjung Emas Jalan Yos Sudarso Kota Semarang, Selasa (27/2).

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita sapaan akrab wali kota mengatakan, jika penghargaan ini nantinya akan kembali disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program. Dirinya menjelaskan jika manfaat dari reward dana DBHCHT bisa digunakan untuk pelatihan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), ataupun kegiatan lainnya seperti kegiatan untuk kesejahteraan masyarakat, serta program pembinaan lingkungan sosial.

“Termasuk untuk program kesehatan, karena memang kemarin Covid-19 dan sekarang ini masalah stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi perhatian pemerintah. Sehingga diharapkan dengan pengelolaan yang baik pada tahun 2023, tahun 2024 dana DBHCHT (yang diterima Kota Semarang) bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.

Dirinya mengakui jika dana DBHCHT yang diberikan ke Pemkot Semarang sebesar Rp 18 miliar. Meski tak banyak pabrik rokok besar di Kota Semarang, namun pihaknya memastikan bakal mendukung pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

Mbak Ita juga mengajak masyarakat untuk ikut memerangi penyebaran rokok ilegal. Dengan menekan penyebaran rokok ilegal, nantinya semakin banyak pajak cukai yang dihasilkan dan manfaat yang diterima masyarakat juga semakin banyak.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DIY, Akhmad Rofiq menjelaskan, jika DBHCHT adalah amanah Undang-Undang Cukai yang harus diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang menghasilkan cukai. Saat ini, DBHCHT yang diberikan di Jateng naik sebesar 3 persen.

“Nah itu digunakan untuk apa, satu untuk kesejahteraan masyarakat, kesehatan, dan penegakan hukum. Itu poin besarnya, kesejahteraan bisa dipakai macam-macam, kesehatan juga demikian, dan penegakan hukum seperti itu,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) merupakan penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau yang dibagikan kepada pemerintah daerah, dengan komposisi sesuai yang ditetapkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di Kota Semarang, dana DBHCHT digunakan untuk membantu penanganan stunting, pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh pabrik rokok yang ada di Kota Semarang, serta kegiatan lainnya.

Bicara Ekonomi Kawasan, Mbak Ita Nilai Semarang Barat Sebagai Kawasan yang Miliki Multiplier Effect

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menilai Kecamatan Semarang Barat sebagai kawasan yang memiliki multiplier effect ekonomi yang tinggi. Selain memiliki kawasan bisnis, di Kecamatan Semarang Barat juga dekat dengan pusat transportasi.

“Ini (Kecamatan Semarang Barat) menjadi kawasan yang nilai ekonominya tinggi,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Semarang Barat di Aula STIKES Telogorejo Semarang, Selasa (27/2).

Menurutnya, mulai dari Exit Tol, bandara, bahkan Semarang Barat meski beda wilayah, juga dekat dengan pelabuhan dan stasiun kereta api. “Di sini juga banyak kawasan yang nilai ekonominya tinggi, seperti kawasan Graha Padma, ada destinasi Pantai Tirang, ada bandara, dan kawasan POJ serta lainnya,” terangnya.

Sebagai kawasan yang memiliki multiplier effect ekonomi tinggi, lanjut Mbak Ita, masyarakat Kecamatan Semarang Barat harus memiliki inovasi dan program-program yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah.

“Ini yang perlu kita dorong, agar masyarakat Semarang Barat lebih berinovasi memanfaatkan peluang, kalau bisa berkolaborasi. Jika ekonomi bergerak, pastinya PAD-nya akan meningkat,” kata dia.

Pemkot Semarang, menurut Mbak Ita, akan mulai pemberdayaan-pemberdayaan masyarakat dan bisa memanfaatkan peluang dengan berkolaborasi dengan pengusaha. Tak hanya itu, dalam Musrenbang, Mbak Ita juga menyoroti terkait pembangunan-pembangunan yang belum terintegrasi.

“Saya melihat secara sekilas pembangunan-pembangunan itu masih kecil-kecil, parsial, belum menyeluruh. Di kelurahan misalnya, pembangunan saluran ya di situ tok. Tidak dipikir ujungnya di mana, hulu dan hilirnya di mana. Justru itu yang mungkin jadi penyebab banjir,” kata dia.

Contoh lainnya, program pavingisasi dan pengaspalan, itu harus melihat kontur atau struktur tanahnya. “Misal tanahnya labil, gak bisa diaspal saja, maka harus dipaving atau sebaliknya. Pemkot Semarang melalui Musrenbang akan mereview itu,” sebut dia.

Dirinya berharap pembangunan betul-betul harus dikaji sesuai batas kemampuan. “Misal anggarannya kurang ya ditata, atau bisa dikerjakan Dinas terkait. Sedangkan anggaran kelurahan bisa digunakan untuk kegiatan yang lain,” katanya.

Sinergitas dengan Insan Pers Semakin Baik, Kejati Jateng Kukuhkan Forwaka Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah telah mengukuhkan Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) periode 2023-2027, bertempat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/2) pagi.

Pengukuhan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan sinergis antara institusi kejaksaan dan media massa dalam memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pejabat penting dari Kejaksaan Tinggi serta sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forwaka.

Pengukuhan ini juga secara simbolis dilaksanakan dengan ditandainyai penyematan pin, penyerahan kartu anggota dan jaket seragam Forwaka.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, l Made Suanarwan melalui, Asisten Intelijen Kejati Jateng Dr Sunarwan, SH.,M.Hum menyampaikan pentingnya peran media dalam mendukung keterbukaan informasi publik, serta menegaskan komitmen kejaksaan dalam menjalin kerja sama yang baik dengan wartawan.

” Jurnalis sebagai sarana kita untuk menyampaikan ke publik, kita juga tidak bisa tanpa adanya teman-teman media,” ujar Sunarwan saat memberikan sambutannya kepada awak media.

Peran media dalam mendukung keterbukaan informasi publik sangatlah penting dalam konteks menjaga transparansi dan akuntabilitas sebuah lembaga, termasuk Kejaksaan.

Sunarwan berharap dengan pengukuhan ini akan menjadi dorongan semangat bagi anggota Forwaka untuk menyajikan berita yang edukatif dan meningkatkan sinergi yang lebih baik.

“Harapan kami, teman-teman Forwaka dapat memberikan berita yang informatif dan edukatif kepada masyarakat Jawa Tengah. Semoga dengan terbentuknya wadah ini, sinergi kita semakin baik,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Forwaka Henry P menyampaikan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam meliput berita-berita terkait kejaksaan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika jurnalistik serta memastikan kebenaran dan keseimbangan dalam setiap pemberitaan.

” Forwaka sendiri merupakan wadah bagi para wartawan yang meliput berita terkait kejaksaan untuk berkolaborasi, bertukar informasi, serta memperkuat jalinan komunikasi dengan institusi kejaksaan,” jelas Henry.

Pengukuhan Forwaka periode 2023-2027 ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam membangun hubungan yang harmonis antara kejaksaan dan wartawan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya mengenai tugas-tugas kejaksaan dalam menjaga keadilan dan hukum di Jawa Tengah.

Chef Mili Hendratno Tawarkan Pengalaman Kuliner Premium di WAGA Awann Sewu

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – AWANNGROUP telah memilih Chef Mili Hendratno sebagai Professional Chef pertama untuk melakukan Kitchen Take Over di WAGA Awann Sewu Boutique Hotel & Suite, beberapa waktu yang lalu.

Chef Mili Hendratno, yang dikenal sebagai chef sekaligus pemilik Mil’s Kitchen di Yogyakarta, membawa keahlian dan kreativitasnya dari kota gudeg ke Kota Semarang. Dengan berbagai pengalaman kuliner di bawah ikat pinggangnya, Chef Mili menampilkan sentuhan khasnya dalam setiap hidangan yang disajikan.

Chef Mili Hendratno atau biasa dipanggil Chef Mil’s memulai karir setelah lulus pada tahun 2007 dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

Sempat menjabat menjadi Executive Chef di restoran Semarang, Chef Mili membuka resto sendiri dengan nama nya di Yogyakarta sejak tahun 2020. Berfokus pada kekayaan kuliner Indonesia, Chef Mili berupaya memperkenalkan Modern twist on Indonesia Cuisine yang merupakan keahliannya.

Sangat sesuai dengan tema WAGA kitchen take over yang mengusung “Sewwu Rasa”, Chef Mili bekerjasama dengan Chef Widyo – Executive Chef dari WAGA Awann Sewu Boutique Hotel & Suite hadir dengan pilihan menu nusantara dari beberapa daerah, Chef Mili meyakini bahwa makanan Indonesia yang ia pilih adalah makanan khas terbaik dari daerah nya, tentunya dikemas dan disajikan dengan modern dengan rasa yang kaya akan rempah nan mewah.

Hadir dengan 2 Amouse Bouche, Chef Mili memilih Kota Lombok dengan menu Ikan Tuna Ceviche Taliwang dan Kota Pekalongan dengan Sambel Goreng Ati yang disajikan dengan cantik dengan konsep one bite.

Untuk hidangan pembuka, berbeda dengan yang lain Chef Mili menyajikan bebek betutu yang biasanya dijadikan menu hidangan utama.

Chef Mili memilih hidangan utama dari 3 kota yang berbeda. Pangsit udang kuah dari aceh dengan kuah yang gurih, wagyu bistik solo dengan bumbu yang dibuat lebih menarik karena tidak hanya manis tetapi juga asam dengan keseimbangan rasa yang sempurna melengkapi hidangan malam tersebut.

Menutup hidangan yang memuaskan dari segi rasa dan visual, Chef Mili menyajikan hidangan penutup dari Kota Manado dengan Spekulas Kenari yang disajikan hangat didampingi dengan Cinnamon Ice Cream yang manis dan menyegarkan.

Chef Mili berhasil menyajikan hidangan-hidangan terbaik secara sempurna. Terbukti dengan penuh nya reservasi dan puas nya seluruh tamu terhadap hidangan dan personalized service yang diberikan.

“Harapan kami untuk program ini dapat terus berlangsung secara konsisten dengan mengundang chef-chef ternama lainnya. Selain untuk me-refresh restoran itu sendiri, market juga akan selalu menantikan program-program apa yang nantinya akan dihadirkan dari WAGA” tutup M. Syafrizal Kamal – Hotel Manager Awann Sewu Boutique Hotel & Suite.

Mantan Pelatih PSIS Edy Paryono Meninggal Dunia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dunia sepak bola Kota Semarang kehilangan salah satu pelatih terbaiknya. Mantan pelatih, Edy Paryoi, Senin dini hari tadi (26/2/2024) meninggal dunia karena sakut.

Kepergian sang pelatih untuk menghadap Sang Khalik itu membawa duka jajaran keluarga besar manajemen PSIS Semarang dan persepakbola Kota ATLAS.

Edy Paryono merupakan pelatih yang pernah mengantarkan PSIS menjuarai Liga Indonesia pada tahun 1999 lalu.

Keluarga besar PSIS Semarang melalui Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS menyampaikan rasa kehilangan atas meninggalnya sosok pelatih yang memiliki jasa besar untuk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

“Hari ini keluarga besar PSIS dan sepak bola Kota Semarang kehilangan sosok penting yang pernah mengantarkan PSIS juara. Selamat jalan coach Edy Paryono, semoga husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT,” tutur Yoyok Sukawi.

Almarhum Edy Paryono sendiri dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Watu Belah, Mijen, Semarang.

NEXA Raih Sertifikasi ISO 9001:2015, Berikan Kualitas Layanan Kelas Internasional

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Internet Mulia Untuk Negeri (NEXA), perusahaan Internet & Digital Solutions Provider terkemuka di Semarang berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2015, yang merupakan standar Internasional untuk penerapan sistem manajemen mutu dan manajemen layanan.

Sertifikasi ini juga sebagai bukti NEXA adalah perusahaan yang setara dengan perusahaan-perusahaan “kelas dunia” dalam menyajikan mutu pelayanan kepada customer.

Sertifikasi ISO 9001:2015 resmi diberikan oleh BSI, British Standard Institution, merupakan organisasi standarisasi tertua di dunia, yang berperan inisiator lahirnya Standar Internasional.

Lembaga ini juga termasuk dalam keanggotaan International Organization for Standardization (ISO) dan organisasi standarisasi Eropa (CEN/CENELEC).

Menurut Sukma Erlangga, selaku Auditor BSI menilai “Berdasarkan wawancara dengan masing-masing auditee, termasuk verifikasi terhadap catatan sampel dan pengamatan visual yang dilakukan selama audit ini, Sistem Manajemen Mutu NEXA telah dipelihara secara efektif”.

NEXA telah menerapkan QMS dengan sangat baik, dan memiliki QMS Documentation yang ter-centralized, serta semua proses bisnisnya sudah dikontrol melalui aplikasi ERP.

Dikantonginya sertifikat ini diharapkan Nexa akan semakin mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan tagline “Next Level Experience”.

Bapak Priyo Suyono selaku Chief Executive Officer PT Internet Mulia Untuk Negeri (NEXA) mengungkapkan “Pencapaian ini adalah hasil dari NEXA yang selalu berkomitmen menjaga kualitas layanan, serta terus memberikan first class experience kepada pelanggan setia.

Dan juga bukti bahwa NEXA memiliki kompetensi yang sebanding dengan perusahaan-perusahaan Internasional dalam hal menjaga kualitas mutu untuk pelanggan”

Dalam penilaian dari BSI, yang menjadi tolak ukur sertifikasi ISO 9001:2015 pada NEXA adalah adanya QMS atau Quality Management System, yang mencakup proses identifikasi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta monitoring yang semuanya tertuang dalam persyaratan pasal-pasal di ISO 9001.

Sejalan dengan aspek penilaian diatas, NEXA juga mampu melewati tahap yang cukup kompleks, yaitu memastikan semua persyaratan dalam ISO 9001 telah diterapkan, yaitu Menerapkan SNI ISO 9001 (semua klausul harus diterapkan dan minimal 3 bulan sudah diterapkan), Melakukan Audit Internal, Melakukan Tinjauan Manajemen, Melakukan Audit Eksternal, dan Menutup Ketidaksesuaian (jika ada).

Tidak berhenti disini, NEXA terus berusaha meningkatkan aspek-aspek lain yang berhubungan dengan kredibilitas NEXA sebagai perusahaan Internet Digital Solutions Provider, dengan sertifikasi Internasional lainnya demi menjadi market leader di Jawa Tengah.

Polisi Minta Tersangka Gratifikasi Kooperatif

0
Dokumentasi Antara

JAKARTA (Pertamanews.id) – Polisi menyatakan bahwa tersangka Firli Bahuri (FB) belum hadir di Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan penyidik. Hingga saat ini, penyidik masih menunggu kehadiran purnawirawan Polri tersebut.

Penyidik sendiri menjadwalkan yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan pada pukul 10.00 WIB.

“Belum hadir,” ungkap Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadir Tipikor) Bareskrim Polri Kombes. Pol. Arief Adiharsa saat dikonfirmasi, Senin (26/2).

Wadir pun mengimbau agar Firli bersikap kooperatif. Sebab, panggilan hari ini merupakan kedua kalinya usai eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut mangkir pada 6 Februari 2024.

“Kita berharap yang bersangkutan hadir untuk mempercepat proses melengkapi berkas perkara,” jelasnya.

Bantu Ketahanan Pangan, YBM PLN Sebarkan Paket Sembako di Jawa Barat

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) menyalurkan paket sembako kepada Pondok Pesantren Yatim dan Duafa Tahfidz yang tersebar di wilayah Bandung, Cimahi, Cirebon dan Cianjur yang menjadi lembaga Binaan YBM PLN UIP JBT.

Paket sembako berupa 88 paket beras, 55 paket mie instan, 33 paket kurma, serta uang tunai diberikan sebagai pewujudan Program Pendistribusian Ketahanan Pangan.

Program ini telah menjadi kegiatan rutin YBM PLN UIP JBT yang dilaksanakan setiap bulan. Terdapat 11 lembaga yang menjadi Binaan YBM PLN UIP JBT untuk tahun 2024, di antaranya yaitu Panti Tahfidz Qur’an Disabilitas Mata Titian Bangsa, Yayasan Lentera Mimpi Ngamprah, Pondok Pesantren Tahfidz Baiti Jannati, Panti Asuhan Mutiara Bani Solihin, Yayasan Nurul Falah, Panti Asuhan Baitul Arief, Pondok Pesantren Al-Mu’minun, Panti Asuhan Bani Salam, Panti Asuhan Malikul A’la, Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Al Ikhlas, Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Raudhatul Qur’an.

Ketua YBM PLN UIP JBT, Asep Asikin berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban bagi saudara-saudari penerima manfaat, menjadikan semangat para santri untuk terus menimba ilmu baik di pesantren maupun di sekolah, juga memotivasi para santri untuk terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Asep juga berharap agar segala upaya dan semua program dapat menjadi berkah bagi sekalian umat.

“Torehan senyum kebahagiaan dari saudara-saudari kami para penerima manfaat selalu menjadi semangat kami dalam terus berupaya agar program-program YBM PLN UIP JBT tetap berjalan secara konsisten, berkelanjutan dan berkesinambungan. Adalah cita-cita kami agar YBM PLN selalu bisa menjejak manfaat,” kata Asep.

PLH General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah, Senior Manager Operasi Konstruksi I, Kunto Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan ini konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama umat.

“Puji syukur, kami masih terus dapat konsiten dalam menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kami yang kurang mampu. Kami yakin rekan-rekan pegawai merasa bahagia dapat turut serta secara aktif membantu mengurangi beban sesama, sebagai bentuk pengabdian kami semua untuk sesama umat,” ujarnya.

Kunto menambahkan bahwa penghasilan pegawai PLN sebagai muzakki dipotong secara otomatis sebesar 2,5% setiap bulannya sebagai zakat penghasilan dan menjadi sumber dana kegiatan YBM PLN.

Jumlah lembaga binaan ini terus bertambah seiring perjalanan setiap lembaga-lembaga ini dimulai dari menerima bantuan rutin bulanan hingga dapat mandiri nantinya setelah mendapatkan pendampingan dari YBM PLN UIP JBT dalam menemukan dan mengembangkan potensi-potensinya untuk peningkatan kesejahteraan bagi kebutuhan keseharian para santrinya dan juga penguatan lembaganya.

Sejak dibentuk pada tahun 2006, YBM PLN telah secara konsisten menjalankan fungsinya sebagai lembaga amil zakat di lingkungan PLN untuk menebar manfaat sebanyak-banyaknya melalui program nyata dalam 5 pilar utama serta turut mewujudkan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) global dan Indonesia, yaitu Pemberdayaan, Sosial Kemanusiaan, Kesehatan, Pendidikan, dan Dakwah.

Mbak Ita Terima Taruna Akpol Sebagai Bagian Warga Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima taruna taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I Angkatan 58 Batalyon Ksatria Hawin Sarwahita (KHS) sebagai warga di Kota Semarang. Keberadaan AKPOL juga sudah menjadi ikon di Kota Semarang. Termasuk keberadaannya yang menjadi tujuan bagi calon taruna dari seluruh penjuru tanah air untuk dibentuk menjadi calon pemimpin kepolisian yang berkualitas dan berintegritas. 

“Hari ini kami warga dan Pemerintah Kota Semarang menerima taruna taruni Akpol yang memulai pendidikan di Kota Semarang, kami berharap taruna taruni ini dapat menjadi bagian dari kota ini,” ungkap Mbak Ita, sapaan akrab Wali kota saat memimpin upacara penerimaan taruna taruni Akpol di Jalan Pemuda, Minggu (25/2). Tradisi penerimaan warga Akpol ini, lanjutnya, merupakan tradisi penerimaan sebagai warga sekaligus bentuk kebanggaan memiliki AKPOL di Kota Semarang.

Lebih lanjut mbak Ita mengungkap jika para taruna taruni ini akan belajar dan berada di Kota Semarang kurang lebih selama empat tahun. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendampingan bersama Akpol untuk menjadikan taruna taruni ini sukses menjadi generasi penerus perjuangan bangsa yang hebat sekaligus generasi emas pada 2045.

“Keragaman, keindahan budaya serta keramahan Kota Semarang, semoga dapat menjadikan kota ini rumah kedua yang nyaman bagi para taruna taruni,” lanjut mbak Ita. Dirinya berharap selama menjalankan pendidikan akan banyak kenangan indah dan pengalaman berharga dari Kota Semarang.

Kepada para orang tua taruna taruni yang terus memberikan support dan semangat, mbak Ita pun mengungkapkan komitmennya untuk ngemong serta mengawal agar adik-adik taruna taruni bisa lulus sesuai dengan harapan dan target mereka serta orang tua.

Sebagai bagian dari keluarga besar warga Kota Semarang, dirinya pun mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi sesuai kapasitasnya dalam pembangunan dengan konsep Bergerak Bersama.