spot_img
Beranda blog Halaman 336

Harmoni Ragam Budaya di Pasar Senggol Grand Candi Hotel Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pasar Senggol merupakan Pasar Senggol merupakan festival yang hadir pada akhir pekan di minggu terakhir setiap bulannya. Merupakan acara yang diinisiasi oleh Grand Candi Hotel Semarang.

Pasar Senggol bulan Oktober memiliki tema “Harmoni Ragam Budaya”, karena tak hanya mengangkat budaya Indonesia, namun juga terdapat budaya pop culture Jepang dan Korea yang berpadu dalam satu festival.

Berkolaborasi dengan Brainskill, acara dibuka dengan berbagai lomba-lomba anak yang sarat akan kebudayaan Indoensia seperti lomba mewarnai dan lomba menyanyi lagu daerah. Para peserta lomba yang merupakan anak-anak mempertunjukkan penampilan mereka dengan antusias. Dibuktikan dengan pembawaan mereka yang penuh dengan semangat ketika tampil membawakan lagu daerah.

Perbedaan dengan bulan-bulan sebelumnya, Pasar senggol kali ini juga berkolaborasi dengan Oraenmaniya yang merupakan komunitas pecinta Pop Culture Jepang dan Korea di Kota Semarang.

Public Relations Grand Candi Hotel, Adrian Reynald menjelaskan bahwa tujuan dari Pasar Senggol di bulan ini bukan hanya sebagai tempat rekreasi dan lomba anak-anak semata, namun juga wadah untuk berkumpulnya berbagai komunitas yang ingin menampilkan keahlian dan bakatnya, salah satunya dari Oraenmaniya yang merupakan komunitas pecinta pop Culture Jepang dan Korea.

Berbagai pertunjukan menarik dibawakan oleh anggota komunitas Oraenmaniya, salah satunya fashion show cosplayer yang mengenakan berbagai kostum dari berbagai karakter anime jepang, karakter komik korea dan pakaian tentara dari berbagai negara.

Selain itu, acara ini turut dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Sanggar Zaluna yang membawakan beberapa modern dance dan penampilan DJ dari Doubleslash yang merupakan komunitas DJ yang memiliki ciri khas membawakan lagu bertema jepang.

Acara yang mendapat sambutan baik dari komunitas Oraenmaniya dibuktikan dengan lebih dari 300 orang hadir, Vicky sebagai pengurus Oraenmaniya mengatakan “Pasar senggol seru banget, kami sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam festival pasar senggol di Grand Candi Hotel, karena sudah memberi wadah untuk kami berekspresi dengan berbagai kegiatan seperti fashion show cosplay dan random play dance, harapannya semoga Pasar Senggol dan Oraenmaniya bisa berkolaborasi lagi kedepannya dan semakin besar bersama”.

Festival ini diakhiri dengan Noraebang atau karaoke bersama seluruh fandom idol kpop yang menyanyikan berbagai lagu k-pop. Noraebang di Pasar Senggol semakin menarik karena banyak fandom yang totalitas saat datang ke acara ini. Mulai dari pemilihan outfit hingga membawa properti lightstick, mereka bergaya seolah-olah sedang bersiap datang ke konser idol mereka.

Selain itu, Pasar Senggol menjadi rumah bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Grand Candi membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produk mereka di Pasar Senggol. Seperti berbagai macam asesoris, boneka, gantungan kunci telur gulung, dessert box, cookies dan masih banyak lagi lainnya.

Public Relations Grand Candi Hotel, Adrian Reynald menjelaskan harapanya Pasar Senggol terus hadir untuk masyarakat Semarang dengan kegiatan-kegiatan yang menghibur dan positif. Pasar Senggol juga menjadi perkenalan untuk masyarakat Semarang untuk Grand Candi Hotel Semarang, bahwa untuk wisata kebudayaan dan kuliner di hotel bintang lima itu tidak harus menguras dompet.

Hebat ! Kota Semarang Terus Terohkan Prestasi ; Kota Terbaik dalam Pengelolaan Penataan Ruang se Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang tutup tahun 2023, Pemerintah Kota Semarang panen penghargaan. Setelah beberapa waktu lalu menerima penghargaan dari Kementerian PUPR sebagai kota pelestari berkelanjutan cagar budaya, kali ini ibu kota Provinsi Jawa Tengah kembali meraih penghargaan atas kinerja dan inovasi bidang tata ruang wilayah tingkat Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan di Wujil resort & conventions Ungaran, Senin (1/11) oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang atau Pusdataru Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sangat bersyukur atas apresiasi bidang tata ruang dari Pusdataru Provinsi Jawa Tengah ini. Ini menjadi apresiasi atas komitmen penataan ruang dan wilayah yang nyaman serta berkelanjutan untuk semua,” ungkap Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Kota Semarang berhasil meraih juara 1 pengelolaan penataan ruang kabupaten/ kota terbaik se-Jawa Tengah, mengungguli Kota Tegal di posisi dua dan kabupaten Brebes serta Jepara di posisi tiga. Lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional atau Hantaru 2023 yang diperingati setiap tanggal 23 September.

Penghargaan diserahkan oleh Pusdataru Provinsi Jawa Tengah setelah Kota Semarang memenuhi sejumlah elemen penilaian di website Sistem informasi pengawasan teknis berbasis web (Siswastek). Dalam sistem tersebut, dilaporkan teknis penataan ruang dan wilayah di Kota Semarang mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pengendalian bidang tata ruang dan wilayah Kota Semarang dinilai baik dan berhasil meraih total nilai 97,5.

Terkait penataan ruang dan wilayah, Kota Semarang telah menyusun sejumlah Peraturan Daerah guna memastikan tata ruang kota yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Salah satu Peraturan yang disusun adalah Perda Nomor 5 tahun 2021 tentang perubahan atas Perda Nomor 14 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang. Selain itu, pemerintah Kota Semarang juga telah menyusun 4 Rencana Detail Tata Ruang Wilayah (RDTR) pada 4 Bagian Wilayah Kota (BWK).

Keberhasilan penataan wilayah terlihat dari penataan Kawasan Kota Lama sebagai kawasan heritage, Kawasan Tambaklorok sebagai kawasan bahari dan Kecamatan Tugu yang akan didesain sebagai kompleks investasi terpadu yang meliputi perdagangan dan jasa, pariwisata, perumahan hingga industri.

Ke depan, Pemerintah Kota Semarang juga akan menyusun Peraturan Wali kota 4 RDTR wilayah sebagai panduan teknis penataan ruang dan wilayah yang terintegrasi dengan perizinan OSS. Integrasi ini akan memangkas, mempermudah dan mempercepat proses pelayanan perizinan di Kota Semarang.

Dampingi Kunjungan Presiden di IKN, Dirut PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Dari Energi Bersih

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan 99 Chief Executive Officer (CEO) yang memiliki bisnis di Indonesia melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (01/11).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat pembangunan IKN yang menjadi bagian dari rangkaian Kompas100 CEO Forum 2023.

Presiden Jokowi menegaskan komitmen dan keseriusan pemerintah untuk membangun IKN dengan konsep kota hutan atau forest city yang hijau dan ramah lingkungan. Untuk penyediaan kelistrikan di IKN, dirinya menyebut akan memanfaatkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ibu kota negara. Selain memanfaatkan tenaga surya, pemerintah akan memanfaatkan potensi hidro seperti sungai dan danau yang ada di sekitar IKN.

“Sistem kelistrikan di IKN Nusantara akan berbasis pada energi baru terbarukan sehingga kita tidak hanya mampu menghasilkan listrik yang andal, tetapi juga yang bersih dan tidak mencemari lingkungan,” imbuhnya.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan PLN menjamin siap memberikan pasokan listrik yang terbaik untuk IKN. PLN mengusung konsep state of the art of technology, dan komitmen membangun kelistrikan IKN yang green, smart berbasis Artificial Intelligence (AI), dan beautiful.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, sistem kelistrikan di IKN ini akan menjadi sistem kelistrikan yang paling mutakhir dan akan dibanggakan oleh bangsa ini. Sistem kelistrikan IKN adalah yang terbaik di dunia,” kata Darmawan.

Untuk tahap awal, PLN tengah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW). Peletakan batu pertama atau groundbreaking PLTS pionir pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini telah dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis, (2/11).

“Kebutuhan listrik untuk Agustus 2024 sekitar 34 MW. Dan kami bangun PLTS 50 MW. Jadi nanti saat upacara Hari Kemerdekaan ke-79 listrik di IKN sudah 100% green,” ucap Darmawan.

Untuk jangka panjang, PLN juga akan memaksimalkan potensi hidro yang ada di pulau Kalimantan, khususnya yang berdekatan dengan IKN untuk menghasilkan listrik.

“Kami berdiskusi dengan Otoritas IKN, memang kebutuhannya meningkat sekitar 1.000 MW di tahun 2030. Untuk itu kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada disekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN Bapak (Presiden). Jadi artinya, kami membangun suatu ekositem yang green untuk IKN,” imbuh Darmawan.

Untuk menjaga keandalan, PLN membangun pengaturan dan pengamanan sistem kelistrikan canggih berbasis digital dengan pemanfaatan AI. Seluruh jaringan listrik yang dibangun akan menggunakan smart meter, sehingga akan terdapat juga fiber optic internet. Hal tersebut tentu akan mempermudah IKN dalam membangun smart home, smart building,hingga smart city yang terintegrasi.

“Dengan demikian, IKN akan menjadi smart city tercanggih, terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan kita semua,” tutur Darmawan.

Kemudian, untuk menjaga keindahan, gardu induk dan seluruh jaringan listrik mulai dari jaringan transmisi hingga distribusi juga akan tersembunyi di bawah tanah.

“Kami belajar dari Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara) saat merevitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta, semua tersembunyi di bawah tanah, jadi akan rapi dan indah. Pilot project sebelumnya Istana Kepresidenan Jakarta, dan kemudian kami akan lakukan hal yang lebih canggih di IKN ini,” ucap Darmawan.

Dalam kunjungan ke IKN ini, beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Persemaian Mentawir, Istana Presiden, Hunian Pekerja Konstruksi, dan Kawasan Glamping IKN.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Komisaris Utama PLN Agus Martowardojo, dan Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto.

Presiden Jokowi Groundbreaking Pembangunan PLTS PLN 50 MW di IKN Nusantara, Hadirkan 100% Energi Bersih

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik hijau di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW). Peletakan batu pertama atau groundbreaking PLTS pionir pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis, (2/11).

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan PLTS ini menunjukkan keseriusan pemerintah melalui PLN dalam menyiapkan sistem kelistrikan yang andal dan berbasis pada energi ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan listrik di IKN Nusantara. Hal ini selaras dengan pembangunan IKN sebagai forest city yang hijau dan ramah lingkungan.

”Ini adalah pionir PLTS di IKN, kapasitasnya masih bisa dinaikkan kalau memang dibutuhkan,” ujar Jokowi.

Presiden menjelaskan, PLTS ini akan mereduksi emisi sampai dengan 104.000 ton CO2 per tahunnya. PLTS ini mampu memproduksi energi hijau sekitar 93 Giga Watt Hour (GWh) per tahun, maka terjawab sudah bagaimana kecukupan kebutuhan listrik di IKN dipenuhi.

”Pertanyaan selanjutnya listriknya ada tidak? Siap atau tidak, katanya green energy? Di mana? Pertanyaannya sore hari ini langsung terjawab,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta agar jalur kelistrikan di IKN harus tertanam di bawah tanah untuk memastikan estetika tetap terjaga.

”Saya minta sejak awal kabelnya jangan kelihatan mata. Harus semuanya ground cable dimasukkan ke kapling di bawah tanah, masa kita membangun Ibu Kota yang bagus seperti ini kabelnya di atas,” ungkap Jokowi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan komitmen PLN dalam menyiapkan sistem kelistrikan yang andal berbasis pasokan ramah lingkungan untuk IKN Nusantara.

“Pembangunan PLTS ini merupakan upaya PLN mendukung IKN Nusantara menjadi kota hijau, futuristik dan berkelanjutan, sehingga listrik yang dihadirkan berbasis pasokan ramah lingkungan,” kata Darmawan.

Darmawan melanjutkan, PLTS ini dibangun melalui subholding PLN Nusantara Power (NP) bekerja sama dengan perusahaan energi asal Singapura, Sembcorp Utilities Pte. Ltd. PLTS yang berada di Sepaku, Penajam Paser Utara, ini ditargetkan rampung dan beroperasi pada Mei 2024.

“Kami all-out men-support infrastruktur kelistrikan hijau untuk mendukung IKN menjadi Ibu Kota terbaik di mana semuanya akan berbasis state of the art of technology, sumber energi bersih untuk IKN akan didukung teknologi pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) yang paling mutakhir dan indah secara estetika, di mana jaringannya berada di bawah tanah sesuai dengan konsep green, smart ,dan beautiful,” imbuh Darmawan.

Lebih lanjut PLN akan membangun renewable energy zone sebagai pusat riset, pusat bisnis, pusat pendidikan dan inovasi energi baru terbarukan. Di mana PLN akan melakukan kolaborasi dengan seluruh mitra terbaik yang tergabung dalam sebuah ekosistem besar.

Tak hanya itu, untuk menopang kebutuhan listrik hijau di IKN Nusantara, nantinya PLN juga akan memetakan dan memanfaatkan potensi hidro yang ada di sekitar IKN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas sampai dengan 1.000 MW.

Dengan begitu, sistem kelistrikan IKN Nusantara 100 persen akan berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) yang juga sesuai dengan komitmen PLN mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

“Komitmen PLN menghadirkan listrik yang tidak hanya andal untuk Ibu Kota Baru, tetapi juga bersih sejalan dengan target Net Zero Emissions dalam rangka memanfaatkan potensi energi bersih di Indonesia demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya,” pungkas Darmawan.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dengan Otorita Ibu Kota Negara terkait dengan pengembangan Green National Capacity City melalui pembangunan ekosistem ketenagalistrikan terintegrasi untuk Ibu Kota Negara.

BREAKING NEWS ! Anggota BPK Achsanul Qosasi Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi BAKTI Kominfo

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi (AQ) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Jumat (3/11).

Ketut menerangkan, pejabat RI itu diduga menerima uang sebesar Rp. 40 Miliar dari proyek BTS Kominfo.

” dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan uang sebesar ± Rp40 miliar yang diduga penerimaan tersebut terkait dengan jabatannya,” tutur Ketut.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dikaitkan dengan alat bukti lain yang ditemukan, Tim Penyidik berkesimpulan bahwa telah ditemukan alat bukti yang cukup. Selanjutnya, saksi AQ ditingkatkan statusnya sebagai TERSANGKA.

Adapun kasus posisi singkat dalam perkara ini yaitu pada tanggal 19 Juli 2022 pukul 18.00 WIB, di Grand Hyatt Hotel, Tersangka AQ diduga telah menerima sejumlah uang senilai ± Rp40 miliar.

Uang tersebut diperoleh Tersangka AQ dari Tersangka IH melalui Tersangka WP dan Tersangka SR.

Guna kepentingan penyidikan, Tersangka AQ dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 03 November 2023 sampai 22 November 2023.

Pasal yang disangkakan terhadap Tersangka AQ yaitu Pasal 12B atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b Jo. Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Keren ! Semarang Jadi Kota Pertama Lengkap Sertifikat PTSL di 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyebut Kota Semarang akan menjadi kota pertama lengkap sertifikat PTSL tahun 2023. Predikat ini didapat, lantaran Kota Semarang dinilai cepat dalam menyelesaikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Hal tersebut disampaikan Menteri ATR/BPN usai menyerahkan 10 sertifikat tanah dan 2 tanah wakaf di Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis (2/11).

“Kota Semarang ini untuk target sertifikat PTSL ada 688 ribu, yang sudah realisasi terdaftar ada 681 ribu atau sudah 99 persen. Sebelum akhir tahun, Kota Semarang segera kita deklarasikan menjadi Kota Lengkap pertama,” ujarnya.

“Saya berterima kasih kepada ibu Wali Kota Semarang karena pro aktif untuk membantu program sertifikasi PTSL ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Hadi, upaya Pemerintah Kota Semarang memberikan keringanan untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40 persen patut diapresiasi.

“Terima kasih Bu Wali, karena BPHTB masyarakat juga diringankan, sehingga kita lihat tadi pada waktu pembagian sertifikat masyarakat juga senang sekali. Mereka menerima dengan suka cita karena pajaknya diringankan oleh Ibu wali Kota,” jelasnya.

Dirinya berharap, seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia bisa mencontoh Pemkot Semarang.

“Saya harap kota kabupaten di Indonesia bisa membebaskan atau meringankan beban pajak atau BPHTHB masyarakat seperti Kota Semarang,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, proses pensertifikatan PTSL di Kota Semarang sudah hampir 100 persen, atau mencapai 99 persen.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPN agar akhir tahun 2023 bisa 100 persen atau selesai. Nanti bisa dideklarasikan oleh Pak Menteri bahwa Semarang ini merupakan kota pertama yang berhasil menyelesaikan PTSL 100 persen di Indonesia,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, Kamis (2/11).

Mbak Ita menyebut, salah satu kunci Kota Semarang bisa menjadi Kota Lengkap pertama yakni adanya koordinasi dan kolaborasi.

“Alhamdulillah, sejak 2016, kami selalu melakukaan koordinasi tidak hanya PTSL saja, tapi juga pembebasan-pembebasan, terutama untuk proyek nasional,” katanya.

Tak hanya itu, Kota Semarang juga memberikan hibah bantuan kepada BPN untuk mempercepat proses sertifikasi tanah milik masyarakat.

“Jadi selama tiga tahun ini kami memberikan support berupa hibah. Dan tahun 2023 ini adalah hibah terakhir,” ujarnya.

Hibah yang diberikan Pemkot Semarang, lanjut Mbak Ita, karena anggaran BPN dan Kementerian ATR/BPN yang terbatas, sehingga perlu dorongan dari pemerintah daerah.

Selain pemberian hibah untuk proses sertifikat PTSL di BPN, Pemkot Semarang juga memberikan diskon untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40 persen.

“Dengan diskon ini masyarakat bisa mendapatkan keringanan dan kemudahan untuk pembayaran, karena ini kan memang amanah undang-undang sehingga harus dilakukan,” sebutnya.

Selanjutnya, kata Mbak Ita, untuk tahun 2024 mendatang, Pemerintah Kota Semarang akan menginventarisir aset-aset Pemkot Semarang. “Setelah PTSL, tahun 2024 akan kami lanjutkan untuk menginventarisasi aset-aset Pemerintah Kota Semarang,” tutupnya.

Di Hadapan Presiden Joko Widodo, Dirut PLN Paparkan Pengembangan Hydropower di Tanah Air

0

NUSA DUA (Pertamanews.id) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi booth PT PLN (Persero) dalam rangkaian World Hydropower Congress (WHC) 2023 di Nusa Dua Bali pada Selasa (31/10). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memaparkan strategi perseroan dalam mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/ Hydropower) di tanah air.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia menyimpan beragam sumber energi baru terbarukan. Khusus energi air, sebagai salah satu sumber energi terbesar, Air memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan hingga mencapai 95 GW, namun baru dimanfaatkan hanya sebesar 5,8 GW,” papar Darmawan.

Menurutnya, hal itu disebabkan tantangan berupa ketidakcocokan antara sumber energi baru terbarukan berskala besar, seperti air yang berada di daerah terpencil dan jauh dari episentrum kebutuhan listrik yang berada di wilayah lain.

Oleh karena itu, Darmawan mengatakan, PLN di bawah arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang mampu meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hingga 75% pada tahun 2040.

“Dengan ARED, pemanfaatan air sebagai sumber energi listrik di Indonesia mampu meningkatkan pemanfaatan air menjadi 25,3 GW pada tahun 2040 atau meningkat sebesar 185 % dibandingkan Business as Usual (BaU),” papar Darmawan.

Selaras dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, pemanasan global adalah ancaman nyata bagi seluruh dunia. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh mempercepat transisi energi, melalui penambahan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dalam skala besar.

Menurutnya total potensi EBT di tanah air diperkirakan mencapai 3.600 Gigawatt (GW), baik dari matahari, angin, panas bumi, ombak, bio energi dan hydropower. Khusus untuk hydro, Indonesia memiliki lebih dari 4.400 sungai potensial, di mana 128 di antaranya adalah sungai besar.

“Seperti sungai Mamberamo yang memiliki potensi 24 ribu Megawatt (MW) di Papua. Kemudian Sungai Kayan di Kalimantan Utara memiliki potensi 13 ribu MW yang nantinya akan digunakan sebagai sumber listrik untuk Green Industrial Park di Kalimantan. Ini adalah potensi besar yang bisa kita manfaatkan untuk masa depan bumi dan masa depan generasi penerus,” paparnya.

Namun, Presiden menekankan, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi besar hidro tersebut, salah satunya terkait lokasi sumber hidro yang posisinya jauh dari pusat kebutuhan listrik. Sehingga, pemerintah Indonesia membuat blue print percepatan jalur transmisi yang menyambungkan listrik dari lokasi hydropower yang dibawa menuju pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat pertumbuhan industri.

Selain itu, tantangan juga muncul dari sisi investasi dan alih teknologi. “Ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan membutuhkan kolaborasi dengan seluruh kekuatan ekosistem hidro di dunia,” tambah Presiden.

Irwan Hidayat Dorong Program Inovasi Sido Muncul di Universitas Negeri Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sido Muncul mencapai kesuksesan berkat inovasi yang mereka terapkan. Demikian juga dengan, laboratorium lengkap memungkinkan penelitian dan pengembangan produk.

Direktur PT Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat mengatakan, pentingnya inovasi serta menciptakan produk berbasis ilmiah, seperti jamu dan suplemen makanan, yang memenuhi regulasi global.

“Sido Muncul bisa sukses karena inovasi, , misalkan laboratorium yang lengkap, perusahaan jamu berbasis ilmiah,” hal itu dikatakan Irwan, usai menerima penghargaan Inovasi Award dalam “ Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern “, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Kampus Unnes Semarang, Sekarang Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/11).

Irwan yang juga menjadi pembicara, memberikan contoh program inovasi Sido Muncul, termasuk pengembangan food suplement (suplemen makanan) dan produk kesehatan lambung. Dia merinci, upaya mereka untuk menjalankan eksport ke seluruh dunia, mematuhi regulasi internasional.

” Delapan tahun yang lalu membuat food suplement, supaya kita bisa eksport di seluruh dunia. Karena diseluruh dunia regulasinya sama. Kami juga membuat product-product untuk lambung. Jadi penyakit masa depan itu lambung, seperti asam lambuung yang tinggi, problem lampung, kami menggembangkan seperti itu dan probiotik.” Ujarnya.

Bertepatan dengan Hari Inovasi Indonesia (HII), pihaknya memberikan saran dan rekomendasi kepada Unnes untuk menjalankan penelitian yang mendalam dan terperinci, mengenai Rawapening di Kabupaten Ambarawa. Menurut pandangannya, Rawapening adalah aset alam yang sangat berharga dan memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergali.

“Saya ingin memberikan saran kepada Unnes, untuk melakukan penelitian yang mendalam tentang Rawapening. Jika Unnes dapat menggarap dan memberikan saran kepada pemerintah, Rawapening dapat menjadi destinasi pariwisata yang lebih baik. Ini akan mendukung Semarang menjadi pintu masuk pariwisata Indonesia yang lebih menonjol” ungkap Irwan.

Dirinya percaya, bahwa inovasi dan penelitian Unnes, bersama dengan daya tarik pariwisata yang meningkat, akan mendorong kemajuan Semarang. Semua inovasi Unnes memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif pada perkembangan kota dan wilayah sekitarnya.
“Saya yakin bahwa hasil penelitian dan inovasi Unnes, bersama dengan daya tarik pariwisata yang meningkat, akan menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong kemajuan kota Semarang. Semua inovasi Unnes dapat berkontribusi positif pada kemajuan kota dan wilayah sekitarnya.” Katanya.

Inovasi dan Pengembangan

Ketua LPPM Unnes Semarang, Prof Benny Riyanto mengatakan, penghargaan inovasi award diberikan tidak hanya dosen, mahasiswa dan tokoh masyarakat. Inovasi seperti yang dilakukan Irwan Hidayat, menjadi bagian peran penting dalam industri dan riset, hal ini dibuktikan oleh Sido Muncul yang terus melakukan inovasi dan pengembangan lebih dari 21 tahun.

“Pak Irwan, yang dikenal sebagai otodidak dalam ilmu pengetahuan, telah mempraktikkan kaidah ilmiah yang mendasari metode ilmiah dalam pengelolaan pabrik jamu Sidomuncul. Dia telah mengoperasikan pabrik ini selama 21 tahun dan terus-menerus melakukan riset dan pengembangan. Ini menunjukkan bahwa inovasi dalam industri jamu sebagian besar bergantung pada riset yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, seperti Pak Irwan.” Ujarnya.

Sido Muncul, sebagai salah satu produsen jamu terkemuka di tanah air, telah memainkan peran penting dalam menjaga warisan jamu Indonesia. Namun, dengan perubahan zaman, produsen jamu tradisional lainnya telah mengalami tantangan yang signifikan. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana produsen jamu bisa bertahan dalam industri yang terus berkembang.

“Sangat-sangat penting bagi akademisi, masyarakat luas, kenapa saya katakan penting, hal yang sangat istimewa, Pak irwan ini selain sebagai dirut dan owner sido Muncul. Sido Muncul merupakan pabrik jamu, kalau jamu indonesia nomor satu,” kata Benny.

Menurutnya, Unnes juga turut memberikan perspektif penting dalam konteks ini. Karena, memiliki berbagai fakultas dengan disiplin ilmu yang beragam, dianggap sebagai benchmark dan pembanding terbaik dalam menganalisis permasalahan ini.

“Unnes ini memiliki berbagai fakultas, multi disiplin ilmu kita kelola, ini adalah benchmark dan pembanding terbaik, bagaimana produsen jamu bisa survive, tapi teori-teorinya sudah diberikan sama pak Irwan secara otodidak, Tidak semua orang bisa seperti beliau. Apalagi tidak harus mengenyam pendidikan tinggi, oleh karena itu dengan kiat-kiat dari beliau, sebenarnya beliau sudah menerapkan kaidah kaidah ilmiah yang telah diterjemahkan dalam praktik” ungkap Benny.

Pentingnya riset dalam inovasi industri jamu di Indonesia adalah elemen kunci yang diperlukan untuk memastikan kelangsungan usaha produsen jamu.

“ Dengan berpegang pada kaidah ilmiah, seperti yang telah diterapkan oleh Pak Irwan, industri jamu dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai warisan budaya yang berharga di Indonesia,” ujar dia.

Unnes Beri Penghargaan Sido Muncul Atas Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern

0

SEMARANG (Pertamanews,id) – Bertepatan dengan Hari Inovasi Inovasi Indonesia (HII), Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat memperoleh penghargaan, dalam “ Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern “, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Kampus Unnes Semarang, Sekaran Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (01/11).

Ketua LP2M Unnes Semarang, Prof Benny Riyanto mengatakan, penghargaan inovasi award diberikan tidak hanya dosen, mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Lebih lanjut Prof Benny Riyanto menerangkan, inovasi seperti yang dilakukan Irwan Hidayat menjadi bagian peran penting dalam industri dan riset, hal ini dibuktikan oleh Sidomuncul yang terus melakukan inovasi dan pengembangan lebih dari dua puluh satu tahun.

“Pak Irwan, yang dikenal sebagai otodidak dalam ilmu pengetahuan, telah mempraktikkan kaidah ilmiah yang mendasari metode ilmiah dalam pengelolaan pabrik jamu Sidomuncul. Dia telah mengoperasikan pabrik ini selama 21 tahun dan terus-menerus melakukan riset dan pengembangan. Ini menunjukkan bahwa inovasi dalam industri jamu sebagian besar bergantung pada riset yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, seperti Pak Irwan.”

Sidomuncul, sebagai salah satu produsen jamu terkemuka di Tanah Air, telah memainkan peran penting dalam menjaga warisan jamu Indonesia. Namun, dengan perubahan zaman, produsen jamu tradisional lainnya telah mengalami tantangan yang signifikan. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana produsen jamu bisa bertahan dalam industri yang terus berkembang.

“Sangat-sangat penting bagi akademisi, masyarakat luas, kenapa saya katakan penting, hal yang sangat istimewa, Pak irwan ini selain sebagai dirut dan owner sidomuncul. Sidomuncul merupakan pabrik jamu, kalau jamu indonesia nomor satu”

Lebih lanjut Prof Benny Riyanto menerangkan bahwa Universitas Negeri Semarang (Unnes) juga turut memberikan perspektif penting dalam konteks ini. Unnes, yang memiliki berbagai fakultas dengan disiplin ilmu yang beragam, dianggap sebagai benchmark dan pembanding terbaik dalam menganalisis permasalahan ini.

“Unnes ini memiliki berbagai fakultas, multi disiplin ilmu kita kelola, ini adalah benchmark dan pembanding terbaik, bagaimana produsen jamu bisa survive, tapi teori-teorinya sudah diberikan sama pak Irwan secara otodidak, Tidak semua orang bisa seperti beliau. Apalagi tidak harus mengenyam pendidikan tinggi, oleh karena itu dengan kiat-kiat dari beliau, sebenarnya beliau sudah menerapkan kaidah kaidah ilmiah yang telah diterjemahkan dalam praktik”

Pentingnya riset dalam inovasi industri jamu di Indonesia adalah elemen kunci yang diperlukan untuk memastikan kelangsungan usaha produsen jamu. Dengan berpegang pada kaidah ilmiah, seperti yang telah diterapkan oleh Pak Irwan, industri jamu dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai warisan budaya yang berharga di Indonesia.

PLN Srikandi Movement Pasang Listrik Gratis Warga Kurang Mampu di Sekitar Proyek PLTA Cisokan

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) memberikan bantuan pemasangan listrik gratis bagi 51 rumah tangga di Desa Sukaresmi, Kabupaten Bandung Barat yang merupakan salah satu desa di wilayah pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (PLTA UCPS). Mengiringi peringatan Hari Listrik Nasional ke-78, bantuan ini merupakan bagian program PLN Peduli, namun uniknya kali ini program dilaksanakan berkolaborasi dengan Srikandi atau para wanita di PLN UIP JBT yang menjadi volunteer.

Program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu diserahkan secara simbolis oleh Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (PLN UPP JBT 1), Arrum Rizkiani Nugrahanti. Dalam bantuan ini, pemasangan listrik gratis juga turut meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikat laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN sampai dengan pengisian token listrik perdana.

“Masih dalam rangka momen yang berbahagia bagi kami yaitu Hari Listrik Nasional yang ke-78, sehingga kami juga ingin membagi kebahagiaan itu kepada masyarakat yang masih belum mampu melalui bantuan pemasangan listrik gratis,” terang Arrum.

Arrum yang juga adalah Srikandi PLN menjelaskan bahwa kini di PLN terdapat program Srikandi Movement. Program tersebut akan banyak berkecimpung pada aksi-aksi sosial khususnya di daerah yang menjadi wilayah kerja PLN. Adanya program tersebut berarti sekaligus menambah media atau keran baru PLN dalam menjalankan aksi sosial bagi masyarakat.

Pada lokasi yang berbeda, General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menjelaskan saat ini PLN semakin membuktikan kedekatan pada masyarakat lewat banyaknya aksi sosial di seluruh daerah di Indonesia. Di samping itu, dirinya juga mengatakan bahwa PLN terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik yang merupakan kebutuhan dasar dan salah satu pendorong peningkatan taraf kehidupan.

“PLN berkomitmen untuk pemerataan akses listrik dan percepatan penyediaan akses listrik bagi seluruh masyarakat. Berkolaborasi dengan PLN Distribusi Jawa Barat – ULP Cililin, PLN memastikan masyarakat di sekitar pembangunan PLTA Cisokan dapat merasakan listrik yang aman dan sudah tersertifikasi,” ujar Djarot.

Ibu Ucih (70) adalah salah satu warga yang mendapatkan bantuan pemasangan listrik gratis oleh PLN UIP JBT. Saat ini, di usia senjanya, dirinya tinggal seorang diri, suaminya telah lama meninggal. Selama ini, ia memenuhi kebutuhan listriknya bergantung dengan menyambungkan listrik ke rumah anaknya yang berada di sebelahnya.

“Terima kasih ya, neng udah dibantu (pemasangan) listriknya, semoga berkah,” tuturnya.

Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan mengungkapkan bahwa sudah 18 tahun warganya tersebut belum teraliri listrik. Dirinya mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh PLN.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PLN. Semoga PLN semakin maju. Listriknya juga terus nyala,” tutup Judin.