spot_img
Beranda blog Halaman 335

Ada Agenda Pembunuhan Karakter ST Burhanuddin Secara Masif

0

Oleh : Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peristiwa terjadi mulai dari Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus kembali menetapkan pihak-pihak terkait perkara BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi Tersangka dengan posisi tawar politis dan ekonomis tinggi, tuntutan pidana berat terhadap Johnny G Plate, Galumbang Menak, dan Ahmad Anang Latief akibat perbuatan jahatnya, hingga penyerangan karakter kepada Jaksa Agung melalui tuduhan hubungan gelap dengan seorang perempuan cantik yang merupakan publik figur.

Menurut Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad, peristiwa yang terjadi dalam beberapa akhir ini merupakan fenomena aneh di tengah gencarnya Jaksa Agung melakukan upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Dalam pandangan saya, ada agenda khusus dari para koruptor di tengah kondisi tahun politik yang penuh dengan berita intrik dan hoaks,” ujar Prof. Suparji Ahmad.

Meski demikian, Prof. Suparji Ahmad tetap mendukung Jaksa Agung beserta jajaran, untuk tidak mundur dan tetap berjuang dalam memberantas korupsi yang menyengsarakan rakyat. Tak hanya itu, menurut Prof. Suparji Ahmad, sudah saatnya seluruh elemen bangsa untuk bersatu memberantas korupsi dan makelar kasus (markus).

“Saat ini, masyarakat sangat percaya terhadap kinerja Jaksa Agung dalam upaya penegakan hukum. Melihat itu, tentunya para koruptor merasa gerah dan akhirnya menyerang beliau melalui hal-hal bersifat pribadi dengan mengolah info hoaks menjadi fakta, serta mempengaruhi organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dengan pesan demosi terhadap Jaksa Agung,” ujar Prof. Suparji Ahmad.

Melihat hal tersebut, Prof. Suparji Ahmad selaku akademisi merasa prihatin dan mendorong agar penyelesaian tindak pidana korupsi secara transparan. Ia berharap agar para koruptor berhenti melakukan manuver yang merugikan upaya penegakan hukum, serta masyarakat tetap terus kritis untuk mendukung Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi secara tegas.

Dekat Dengan Pusat Kota, REZ Hotel Semarang Resmi Dibuka

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Walikota Semarang Ir. Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu, M. Sos resmikan REZ Hotel Semarang, yang terletak di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 41 atau arah Timur dari Simpang Lima Semarang, Senin (6/11).

Diketahui REZ Hotel Semarang akan beroperasi dan terbuka untuk umum pada Kamis (9/11) mendatang.

Nama “REZ” berasal dari esensi “Rest”, yang berarti istirahat. Sales Marketing Manager, Intan Anggraeni menjelaskan, REZ Hotel menawarkan akomodasi modern yang tenang dan nyaman bagi para tamu.

” Karena letaknya yang berada di tengah kota dan di Kawasan emas Simpang Lima,” ujar Intan dalam keterangan persnya.

REZ Hotel memiliki akses yang mudah ke berbagai tempat wisata, pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, edukasi, kesehatan dan pusat kuliner kota Semarang. REZ Hotel berada cukup dekat dengan Bandar Udara atau Stasiun Kereta Api yang dapat ditempuh dalam waktu 10-20 menit.

REZ Hotel memiliki 90 kamar dengan konsep Modern, Simple dengan pallete warna Monochrome. REZ Hotel memberikan warna baru dan menjadi Hotel Lifestyle di pusat Kota Semarang.

REZ Hotel memiliki 3 tipe kamar yaitu Superior Room, Deluxe Room & Premier Room. Dimana semua tipe kamar memiliki Balkon. Terdapat juga fasilitas Reztart Gym, Mushola, 3 Meeting Room (REZpect, REZolve, REZult), dan 2 F&B Outlets (REZtorante Eatery & REZtricted Rooftop).

REZtorante Eatery merupakan tempat makan yang nyaman untuk menikmati serangkaian pengalaman yang menyenangkan. REZtorante menyediakan menu Nusantara, Asian & Western dengan harga yang terjangkau.

Selain itu REZ Hotel mempunyai REZtricted Rooftop, dengan view Kota Semarang pada sore menjelang malam. REZtricted Rooftop menyajikan menu Argentinian Grill pertama di Kota Semarang. Para tamu juga dapat menikmati wine, cocktail yang diiringi alunan musik.

Maya Chrisanti, General Manager REZ Hotel Semarang menyampaikan, yang membedakan REZ Hotel dengan hotel yang lain adalah kita berkontribusi dan berkomitmen untuk mengurangi food waste dengan cara menyediakan breakfast “A la Minute” pertama di kota Semarang.

Sehingga makanan yang kami sajikan pasti lebih sehat karena kami olah segera dan dengan bahan baku segar pada pagi hari dan langsung kami sajikan kepada tamu.

Ada Agenda Pembunuhan Karakter ST Burhanuddin Secara Masif

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peristiwa terjadi mulai dari Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus kembali menetapkan pihak-pihak terkait perkara BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi Tersangka dengan posisi tawar politis dan ekonomis tinggi, tuntutan pidana berat terhadap Johnny G Plate, Galumbang Menak, dan Ahmad Anang Latief akibat perbuatan jahatnya, hingga penyerangan karakter kepada Jaksa Agung melalui tuduhan hubungan gelap dengan seorang perempuan cantik yang merupakan publik figur.

Menurut Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad, peristiwa yang terjadi dalam beberapa akhir ini merupakan fenomena aneh di tengah gencarnya Jaksa Agung melakukan upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Dalam pandangan saya, ada agenda khusus dari para koruptor di tengah kondisi tahun politik yang penuh dengan berita intrik dan hoaks,” ujar Prof. Suparji Ahmad.

Meski demikian, Prof. Suparji Ahmad tetap mendukung Jaksa Agung beserta jajaran, untuk tidak mundur dan tetap berjuang dalam memberantas korupsi yang menyengsarakan rakyat. Tak hanya itu, menurut Prof. Suparji Ahmad, sudah saatnya seluruh elemen bangsa untuk bersatu memberantas korupsi dan makelar kasus (markus).

“Saat ini, masyarakat sangat percaya terhadap kinerja Jaksa Agung dalam upaya penegakan hukum. Melihat itu, tentunya para koruptor merasa gerah dan akhirnya menyerang beliau melalui hal-hal bersifat pribadi dengan mengolah info hoaks menjadi fakta, serta mempengaruhi organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dengan pesan demosi terhadap Jaksa Agung,” ujar Prof. Suparji Ahmad.

Melihat hal tersebut, Prof. Suparji Ahmad selaku akademisi merasa prihatin dan mendorong agar penyelesaian tindak pidana korupsi secara transparan. Ia berharap agar para koruptor berhenti melakukan manuver yang merugikan upaya penegakan hukum, serta masyarakat tetap terus kritis untuk mendukung Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi secara tegas.

Peluang Baru ! Miliki Bentuk yang Unik dan Rasa Manis, Mbak Ita Ingin Kembangkan Kelengkeng Hawai di Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengikuti acara panen kelengkeng Hawai secara langsung di kebun milik warga Perumahan Bukit Beringin Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan Minggu (5/11).

Berbeda dengan kelengkeng pada umumnya, kelengkeng Hawai memiliki buah yang besar dan kulitnya berwarna putih. Juga rasa manis dan berair serta biji yang kecil. Kelengkeng Hawai ini, biasa dikenal dengan kelengkeng Matalada. Yang merupakan jenis varian kelengkeng yang berasal dari Malaysia.

“Alhamdulillah hari ini bisa panen kelengkeng Hawai atau biasa dikenal dengan kelengkeng Matalada. Ternyata belum banyak orang yang tahu, sehingga bisa dikembangkan,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Melihat hasil panen Kelengkeng jenis Matalada yang baik di lokasi tersebut, Mbak Ita meminta Dinas Pertanian Kota Semarang untuk mengembangkan jenis kelengkeng matalada. Ia bersprekulasi dari hasil panen itu bahwa kelurahan Gondoriyo cocok untuk tanaman kelengkeng jenis tersebut.

“Ini (tanaman kelengkeng matalada) bisa kita kembangkan, kalau di sini cocok berarti di lingkungan kelurahan Gondoriyo bagus untuk tanaman kelengkeng ini. Sehingga saya minta Dinas Pertanian untuk mengembangkan tanaman ini,” ujarnya.

Mbak Ita menyebut, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pertanian juga mengembangkan beberapa varian kelengkeng di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan.

“Ada kelengkeng Itoh, New Kristal yang kalau panen sangat luar biasa. Sehingga saya juga nanti minta dengan Dinas Pertanian untuk bisa mengembangkan tanaman ini. Apalagi tadi katanya enggak perlu dibooster gitu ya, sehingga lebih mudah perawatan dan lebih mudah budi dayanya,” lanjut Mbak Ita.

Di Perumahan Bukit Beringin Gondoriyo masyarakatnya memang tidak hanya menaman kelengkeng, tetapi juga menanam berbagai jenis tumbuhan seperti sawo, rambutan, hingga aplukat. Kesemua jenis tanaman di sana juga masih tergolong langka dan masih dalam proses pengembangan.

Lebih lanjut, Mbak Ita mendorong masyarakat untuk mulai menanam khususnya tanaman yang dapat menghasilkan. Terlebih lagi, Kota Semarang sudah memiliki BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) yang siap mendukung inovasi-inovasi di kota Semarang khususnya terkait dengan bidang pangan.

“Pemkot sudah di suport DPRD kota Semarang dengan mengesahkan adanya BRIDA dimana ini bisa mengembangkan khususnya di bidang pangan. Ini (kelurahan Gondoriyo) bisa jadi tempat laboratorium hidup. Nanti kedepannya akan diadakan pengembangan-pengembangan sehingga menghasilkan tanaman yang luar biasa,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengapresiasi masyarakat yang mau mengikuti ajakan pemerintah kota Semarang untuk menanam tumbuhan salah satunya Kelengkeng Matalada. Terlebih lagi, jenis kelengkeng tersebut tidak memerlukan booster dalam perawatannya.

“Ajakan kita untuk menanam ini ternyata sudah dilaksanakan masyarakat dengan banyak hal. Jadi pengembangan ke masyarakat ini ada beberapa jenis pohon kelengkeng yang kita kembangkan. Tetapi ini kembali lagi dengan selera masyarakat dan memang keunggulan dari matalada ini tidak harus di booster,” jelasnya.

Respon Serius Terhadap Tindak Kekerasan Seksual, Mbak Ita Minta Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong masyarakat yang menjadi korban kekerasan, maupun pelecehan seksual agar berani melapor. Mbak Ita sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk bisa memanfaatkan pelayanan publik untuk mengadu ketika mengalami kekerasan seksual, atau sejenisnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Semarang telah bekerja sama dengan Polrestabes Semarang membuat pelayanan digital yang disebut Kentongan Digital. Fitur ini berada di dalam aplikasi Libas inisiasi dari Polrestabes Semarang.

Inovasi ini disediakan untuk warga Kota Semarang yang membutuhkan pelayanan kepolisian. Di dalam aplikasi itu juga, masyarakat bisa meminta pertolongan darurat.

“Kami sudah melakukan kerja sama dengan Libas Polrestabes Semarang melaui aplikasi Kentongan Digital. Apabila orang tua atau anak mengalami kekerasan seksual, lewat aplikasi itu bisa menyalakan alarm ke kepolisian,” ujarnya saat ditemui Minggu (5/10).

Lebih lanjut, menurut informasi yang ia terima, peristiwa kekerasan seksual sering dilakukan oleh orang-orang terdekat korban. Seperti yang baru diungkap kepolisian menimpa bocah 7 tahun warga Gayamsari.

Bocah tersebut meninggal dunia dengan luka kekerasan seksual yang dilakukan oleh pamannya. Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak terkait untuk intens melakukan sosialiasi agar masyarakat bisa melakukan perlawanan dan pencegahan dini sehingga tidak berdampak fatal.

“Kita tidak bosan berhenti melakukan sosialisasi karena ini marak karena dipicu contoh gadget. Dan kalau bicara kekerasan seksual, pelaku banyak dari sekitar lingkungan korban,” paparnya.

Upaya-upaya lain juga sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa kekerasan seksual termasuk bullying di lingkungan pendidikan. Dirinya pun meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang dan Pondok Pesantren (Ponpes) gencar melakukan sosialisasi serta edukasi terkait kekerasan seksual dan lainnya.

“Kalau di rumah kekerasan seksual, di sekolah ada bullying, ini tidak bisa dipisahkan. Saya sudah bicara Disdik membuat porgram dari RDRM (Rumah Duta Revolusi Mental) melakukan edukasi dan sosilaisasi. Tidak hanya Disdik tapi DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak) juga. Ini semua untuk kebaikan dan masa depan anak serta perempua,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa Aplikasi Libas termonitor langsung di Command Center Mapolrestabes Semarang secara 24 jam. Masyarakat yang sudah mendownload aplikasi Libas berarti sudah membantu kepolisian dalam mendapatkan informasi terkait kejadian di Kota Semarang. Selain itu, dalam Command Center juga bisa memantau wilayah lainnya karena terintegrasi belasan ribu CCTV di Kota Semarang.

“Command Center juga tersambung dengan 11 ribu CCTV Kota Semarang. Sudah kita claster terpantau melalui CCTV. Setiap RT terwakili satu mengintregasikan kentongan digital,” imbuhnya.

SIG Tuntaskan Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya Bulu Sipong di Area Operasi PT Semen Tonasa

0
Situs Geopark Bulu Sipong di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi kawasan konservasi khusus dengan fokus pada perlindungan kawasan karst dan situs cagar budaya, serta perlindungan flora-fauna lokal, endemik dan langka.
Situs Geopark Bulu Sipong di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi kawasan konservasi khusus dengan fokus pada perlindungan kawasan karst dan situs cagar budaya, serta perlindungan flora-fauna lokal, endemik dan langka.

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Tonasa, telah merilis Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya (Cultural Heritage Management Plan/CHMP) atas situs prasejarah di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Geopark Bulu Sipong di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Uji publik atas CHMP di area konservasi PT Semen Tonasa telah digelar pada Kamis, 5 Oktober 2023, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, Sabtu (4/10).

CHMP ini merupakan dokumen kajian yang merinci kebijakan yang tepat dalam segi pengelolaan warisan budaya baik tangible maupun intagible heritage, sehingga culture value dari kawasan tersebut tetap dapat dipertahankan hingga di masa yang akan datang. CHMP akan berfungsi sebagai panduan pengelolaan warisan budaya yang dimiliki oleh Perusahaan, termasuk Bulu Sipong yang merupakan situs cagar budaya, sehingga dapat dikelola dengan baik secara berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai budaya yang ada.

CHMP ditetapkan melalui serangkaian hasil penelitian literatur, Focus Group Discussion (FGD) dan observasi lapangan yang melibatkan Badan Pengelola UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, para pakar arkeologi, antropologi, geologi, keanekaragaman hayati, pariwisata serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Serangkaian FGD bersama masyarakat dilaksanakan sebagai upaya menggali lebih dalam potensi arkeologi dan sejarah yang terkandung di dalam area konsesi milik PT Semen Tonasa serta rencana pengembangan perusahaan di masa yang akan datang.

Ketua Tim Kajian, Yadi Mulyadi mengatakan, “CHMP ini merupakan dokumen pertama yang dihasilkan untuk sebuah perusahaan di Indonesia. Harapan saya, dokumen CHMP dapat semakin mengoptimalkan upaya PT Semen Tonasa dalam pengelolaan Situs Cagar Budaya Bulu Sipong yang memiliki tinggalan gambar cadas adegan perburuan tertua di dunia, serta warisan budaya lainnya yang terdapat di wilayah konsesi dan sekitarnya”. Yadi Mulyadi menambahkan, pihaknya juga berharap inisiatif ini akan mendorong perusahaan tambang lainnya untuk juga membuat dokumen CHMP sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam melestarikan warisan budaya di area operasi terkait.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, inisiatif CHMP ini merupakan bentuk keseriusan PT Semen Tonasa dalam upaya pelestarian, hal ini memberikan dampak besar bagi SIG, terutama dalam upaya menunjang pembangunan berkelanjutan yang telah menjadi urgensi dunia. “Pengelolaan situs cagar budaya oleh Perusahaan merupakan inisiatif menyeimbangkan industri dan nilai budaya, menjadi saranan edukasi dan membantu mempromosikan sejarah dan budaya kepada masyarakat luas,” ujar Vita Mahreyni.

Awal penetapan Taman Kehati Semen Tonasa dan Geopark Bulu Sipong sebagai kawasan konservasi bermula pada tahun 2018, di mana PT Semen Tonasa, Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan (kini BPK Wilayah XIX) dan Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep melihat adanya potensi kawasan topografi karst yang unik disertai tanaman endemik lokal, dan warisan arkeologi di lahan tambang tanah liat yang dikelola oleh Perusahaan. Saat itu, manajemen PT Semen Tonasa bergerak cepat dengan menetapkan kawasan Bulu Sipong seluas 31,64 hektare atau 11,3% dari total lahan tambang seluas 280 hektare sebagai kawasan konservasi.

Vita Mahreyni menambahkan, pengelolaan kawasan Situs Budaya Bulu Sipong aktif oleh PT Semen Tonasa dengan menjalin kerjasama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, upaya yang dilakukan, antara lain; revegetasi di kawasan konservasi, memonitor dan mengontrol kegiatan operasional untuk memastikan efek getaran dan debu tetap berada di bawah ambang batas, pengecoran jalan akses situs dan pengairan jalan tambang untuk mencegah debu, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian situs prasejarah untuk mencegah aksi perusakan, hingga memasang rambu dan pembatasan akses.

Sejak 2018 hingga September 2023, PT Semen Tonasa telah bekerjasama dengan Badan Pengelola UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep melalui penanaman 409 tanaman endemik dan total 863 tanaman untuk menambah keanekaragaman flora di Taman Kehati, di antaranya eboni (diospyros celebica), kayu kuku (pericopsis mooniana), dan bitti (vitex cofassus) yang merupakan tanaman endemik lokal. Kemudian ada juga beragam tanaman buah seperti jeruk, mangga, kelapa, rambutan, alpokat, durian dan sawo.

Untuk memastikan komitmen pelestarian benda cagar budaya dijalankan secara menyeluruh di tingkat manajemen hingga karyawan PT Semen Tonasa, SIG selaku induk usaha pun menjalankan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mekanisme dan Prosedur Pendaftaran Cagar Budaya dengan menggandeng Pusat Arkeologi Universitas Hasanudin. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin (30/10/2023) ini diikuti perwakilan antara lain dari Unit Mining, Unit Legal & Governance, Risk, Compliance (GRC) hingga Unit General Facility & Asset. Diklat ini membekali para karyawan dengan pemahaman mengenai prosedur yang harus dijalankan ketika menemukan Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB), melaporkan, hingga mendaftarkannya kepada pemerintah setempat.

Selain menjadi bentuk kepatuhan terhadap peraturan serta ketentuan pelestarian lingkungan dan kehati, pelestarian warisan budaya membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, peneliti, dan akademisi. Dengan demikian, CHMP PT Semen Tonasa dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan dan pengembangan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

Bareskrim Polri Beri Perhatian Khusus Pada Daerah Pelajar Guna Berantas Narkoba

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Bareskrim Polri berikan perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah yang terdapat banyak pelajar maupun generasi muda, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba.

“Khususnya di DIY, karena di sini adalah kota wisata, kota pelajar, kota budaya, kami tentunya memberikan perhatian khusus kepada wilayah-wilayah banyak generasi muda, banyak mahasiswa, banyak pelajar,” ungkap Kabareskrim Polri Komjen. Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu (4/11).

Kabareskrim menambahkan, meski demikian bukan hanya Provinsi DIY yang meliputi empat kabupaten dan satu kota, tetapi beberapa tempat lain yang banyak universitas ditargetkan jangan sampai terjadi kasus peredaran gelap narkoba.

Komjen Pol Wahyu mengatakan Pada tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi. Apabila mereka yang dalam usia produktif ini tidak bisa bekerja dengan baik, tidak bisa menjalankan perannya dengan baik, akan mengganggu tercapainya visi Indonesia Emas Tahun 2045.

“Oleh karena itu, jangan sampai nanti mereka yang dalam usia produktif terlena dengan penggunaan narkoba sehingga tidak menghasilkan apa-apa, dan lebih banyak mudaratnya,” jelas Komjen Pol Wahyu.

“Terkait dengan pengungkapan kasus narkoba berkedok penjualan cairan happy water dan keripik pisang yang diproduksi di Kabupaten Bantul, DIY, serta delapan orang telah diamankan, bahwa pengungkapan kasus itu menjadi komitmen Polri dalam memberantas narkoba yang kini modus operandinya sudah makin berkembang,” jelas Kabareskrim.

“Pengungkapan ini salah satu bentuk komitmen Polri untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder, baik dengan TNI, pemda, aparat penegak hukum, kejaksaan, maupun pengadilan. Kami bekerja sama dengan pemerhati narkoba serta seluruh masyarakat,” tutup Komjen Pol Wahyu.

Terus Bergerak, PLN UIP JBT Tuntaskan Lagi Dua Proyek Baru

0

TEGAL (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus bergerak menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur kelistrikan. Terbaru, melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Kebasen II berhasil dirampungkan. Gardu induk ini dibangun dengan tujuan memperkuat sistem kelistrikan di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Banyumas hingga Kabupaten Pemalang.

PLN menginvestasikan dana lebih dari Rp 145 Milyar untuk membangun GI 150 kV Kebasen II. Proyek ini pun memiliki prosentase TKDN yang cukup tinggi yakni mencapai 82,46%. GI Kebasen II akan didukung 1 Bay Trafo berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA), 4 Bay Line, 1 Bay Couple serta 2 Tower Incomer.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3, Nimrot Parlindungan P. Tambunan turut menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan timnya pada setiap pekerjaan. Namun, meskipun begitu, Nimrot menegaskan tetap memegang teguh untuk mengutamakan keselamatan kerja dan mengikuti prinsip GCG (Good Corporate Governance).

Sementara itu, dalam waktu yang berdekatan PLN UIP JBT juga berhasil menyempurnakan proyek pembangunan 101 Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sunyaragi – New Kadipaten (Rancaekek – Sunyaragi) Sirkit 2 sepanjang 39,52 kilo meter sirkit (kms). Sedangkan untuk sirkit 1 telah berhasil dituntaskan pada 26 Oktober yang lalu.

Nanda Dani Andrianto, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian seluruh jalur SUTT 150 kV Sunyaragi – New Kadipaten ini merupakan wujud nyata dedikasi PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian yang telah diraih oleh unitnya dalam menyelesaikan serangkaian pekerjaan dalam waktu yang berdekatan. Dirinya mengatakan penyelesaian ini untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan PLN dengan menikmati listrik yang berkualitas.

“Alhamdulillah kami berhasil menuntaskan lagi pekerjaan kami. Minggu lalu kami selesaikan empat proyek secara beruntun, kali ini kami selesaikan dua lagi. Kami kebut penyelesaian proyek-proyek agar dapat segera beroperasi melayani kebutuhan pelanggan,” jelas Djarot.

Djarot turut mengapresiasi langkah cepat dari timnya serta stakeholder terkait. Dirinya berharap semangat, dedikasi dan perjuangan yang telah diberikan oleh pejuang kelistrikan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Teruntuk seluruh pejuang kelistrikan mulai dari PLN Group, Pemerintah, TNI/POLRI, tim kontraktor hingga masyarakat yang tanpa kenal lelah di lapangan berkontribusi menyelesaikan pekerjaan ini, kami ucapkan terima kasih yang sangat besar. Semoga upaya ini dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih prima kepada pelanggan,” tutup Djarot.

Daop 4 Lakukan Perbaikan Jalur KA di Perlintasan Sebidang Kaligawe Semarang, Arus Jalan Raya Akan Diterapkan Sistem Buka Tutup

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama 15 (lima belas) hari terhitung mulai Senin 6 November sampai dengan Senin 20 November 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melakukan perbaikan jalur rel kereta api pada perlintasan sebidang di JPL (Jalan Perlintasan Langsung) 5 Jalan Kaligawe Semarang. Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA khususnya di jalur rel yang berpotongan dengan jalan raya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa perlintasan sebidang yang berada di Jalan Kaligawe tersebut, akan dilakukan pengangkatan dan peninggian kontruksi rel setinggi 15 centimeter. “Hal ini dilakukan untuk menyamakan geometri pada kanan kiri jalur rel yang berada pada perlintasan sebidang tersebut, sekaligus melakukan perawatan konstruksi rel yang selama ini sering dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Pekerjaan perbaikan perlintasan sebidang yang dilakukan meliputi pembongkaran aspal yang berada di kanan kiri rel yang dilanjutkan perbaikan geometri jalur. “Perbaikan dilakukan untuk menyamakan geometri rel pada sisi kanan maupun kiri perlintasan. Setelah jalur dinyatakan stabil, kemudian akan dilakukan pengaspalan kembali,” jelas Franoto.

Selama proses perbaikan, KAI bersama pihak kepolisian setempat akan melakukan pola rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem buka tutup jalan raya. “KAI menyampaikan permohonan maaf atas penerapan sistem buka tutup ini, kami menghimbau kepada masyarakat dan penguna jalan raya yang melintas di lokasi tersebut untuk lebih berhati-hati. Karena selain terdapat tumpukan material, juga terdapat lalu lalang para pekerja proyek,” tandasnya.

KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan kereta api. “Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan dapat menciptakan kondisi operasi kereta api yang aman, nyaman dan selamat, sekaligus sebagai kesiapan KAI dalam menghadapi musim hujan serta masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di wilayah Daop 4 Semarang,” tutup Franoto.

Kisah Inspiratif Rina Aprilia Hapsari ; Public Relation Hotel Ciputra Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam dunia yang terus bergerak cepat, ada cerita inspiratif tentang seorang wanita muda yang mengejar impian dan kesuksesan di industri perhotelan Indonesia. Rina Aprilia Hapsari, atau yang biasa disapa Sari, adalah seorang Public Relation yang telah menorehkan perjalanan karir yang mengagumkan di Hotel Ciputra Semarang.

Rina Aprilia Hapsari, lahir di Semarang pada 20 April 1999, memulai perjalanan kariernya dengan impian untuk bekerja di hotel bintang 5 terkemuka di Indonesia.

Ia memulai pendidikannya di salah satu sekolah kejurusan di Semarang, yang memupuk minatnya dalam industri perhotelan.

Tidak seperti kebanyakan anak muda seusianya, pada tahun 2017, ketika usianya baru 18 tahun, Sari mengambil langkah berani dengan memulai karirnya di salah satu Hotel bintang lima di Semarang.

Dia tidak hanya menjadi karyawan hotel, tetapi juga melanjutkan pendidikannya di salah satu Sekolah Tinggi di Semarang. Ia mengelola peran ganda ini dengan gemilang dan berhasil mendapatkan gelar S1 dalam waktu singkat, hanya dalam 3,5 tahun.

Namun, pada tahun 2020, ketika dunia diguncang oleh pandemi Covid-19, Sari mengambil keputusan luar biasa untuk meninggalkan dunia perhotelan. Ia beralih ke dunia media sosial sebagai Content Creator di salah satu platform belanja online.

Di sana, ia dapat berinteraksi dengan banyak orang dan melepaskan bakat kreatifnya dengan menciptakan beragam konten menarik. Sari menemukan bakat baru dan motivasi tinggi untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya. Ia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri, yang memberinya banyak pengetahuan baru dan meningkatkan rasa percaya dirinya.

Pada tahun 2021, Sari kembali menggeluti dunia perhotelan dengan tantangan baru. Ia bergabung dengan salah satu hotel bintang 4 di Semarang sebagai Marketing Communication.

Dan kini, pada tahun 2023, dalam usia yang masih muda, ia berkesempatan untuk menjadi seorang Public Relation / Marketing Communication di Hotel Ciputra Semarang.

Hotel Ciputra Semarang, yang merupakan hotel bintang lima bertaraf internasional di bawah manajemen Swis-Belhotel Internasional, memiliki 200 kamar dengan fasilitas yang sangat lengkap seperti 5 ruang pertemuan berkapasitas hingga 175 orang, The Gallery Restaurant, Lobby Lounge, Wine Cellar, dan Hotel Ciputra Bakery, serta beragam pilihan menu makanan dan minuman, hotel ini menawarkan pengalaman luar biasa bagi para tamu.

Lokasinya yang sangat strategis di Simpang Lima, yang merupakan pusat bisnis dan perdagangan, membuat Hotel Ciputra Semarang menjadi tujuan yang sangat diincar oleh wisatawan bisnis dan liburan.

Selama perjalanan kariernya, Sari telah berkomitmen untuk terus mempelajari hal-hal baru dan tidak pernah berhenti untuk mengasah kemampuannya.

“Hal penting dalam bekerja adalah jujur dan berani untuk mengexplore diri sendiri. Tidak ada orang yang tidak bisa, yang ada adalah orang yang terlatih hingga ia menjadi bisa,” ujarnya dengan tekad kuat.

Rina Aprilia Hapsari, dengan semangat dan tekadnya yang luar biasa, adalah contoh nyata bahwa perjuangan dan komitmen untuk menggapai impian dapat mengubah kehidupan seseorang.

Dengan kerja keras, bakat, dan tekad yang tak kenal lelah, Sari telah mencapai banyak hal dalam waktu yang relatif singkat, dan dengan pasti, masih ada banyak pencapaian besar yang menunggunya di masa depan.