spot_img
Beranda blog Halaman 336

Peluang Baru ! Miliki Bentuk yang Unik dan Rasa Manis, Mbak Ita Ingin Kembangkan Kelengkeng Hawai di Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengikuti acara panen kelengkeng Hawai secara langsung di kebun milik warga Perumahan Bukit Beringin Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan Minggu (5/11).

Berbeda dengan kelengkeng pada umumnya, kelengkeng Hawai memiliki buah yang besar dan kulitnya berwarna putih. Juga rasa manis dan berair serta biji yang kecil. Kelengkeng Hawai ini, biasa dikenal dengan kelengkeng Matalada. Yang merupakan jenis varian kelengkeng yang berasal dari Malaysia.

“Alhamdulillah hari ini bisa panen kelengkeng Hawai atau biasa dikenal dengan kelengkeng Matalada. Ternyata belum banyak orang yang tahu, sehingga bisa dikembangkan,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Melihat hasil panen Kelengkeng jenis Matalada yang baik di lokasi tersebut, Mbak Ita meminta Dinas Pertanian Kota Semarang untuk mengembangkan jenis kelengkeng matalada. Ia bersprekulasi dari hasil panen itu bahwa kelurahan Gondoriyo cocok untuk tanaman kelengkeng jenis tersebut.

“Ini (tanaman kelengkeng matalada) bisa kita kembangkan, kalau di sini cocok berarti di lingkungan kelurahan Gondoriyo bagus untuk tanaman kelengkeng ini. Sehingga saya minta Dinas Pertanian untuk mengembangkan tanaman ini,” ujarnya.

Mbak Ita menyebut, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pertanian juga mengembangkan beberapa varian kelengkeng di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan.

“Ada kelengkeng Itoh, New Kristal yang kalau panen sangat luar biasa. Sehingga saya juga nanti minta dengan Dinas Pertanian untuk bisa mengembangkan tanaman ini. Apalagi tadi katanya enggak perlu dibooster gitu ya, sehingga lebih mudah perawatan dan lebih mudah budi dayanya,” lanjut Mbak Ita.

Di Perumahan Bukit Beringin Gondoriyo masyarakatnya memang tidak hanya menaman kelengkeng, tetapi juga menanam berbagai jenis tumbuhan seperti sawo, rambutan, hingga aplukat. Kesemua jenis tanaman di sana juga masih tergolong langka dan masih dalam proses pengembangan.

Lebih lanjut, Mbak Ita mendorong masyarakat untuk mulai menanam khususnya tanaman yang dapat menghasilkan. Terlebih lagi, Kota Semarang sudah memiliki BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) yang siap mendukung inovasi-inovasi di kota Semarang khususnya terkait dengan bidang pangan.

“Pemkot sudah di suport DPRD kota Semarang dengan mengesahkan adanya BRIDA dimana ini bisa mengembangkan khususnya di bidang pangan. Ini (kelurahan Gondoriyo) bisa jadi tempat laboratorium hidup. Nanti kedepannya akan diadakan pengembangan-pengembangan sehingga menghasilkan tanaman yang luar biasa,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengapresiasi masyarakat yang mau mengikuti ajakan pemerintah kota Semarang untuk menanam tumbuhan salah satunya Kelengkeng Matalada. Terlebih lagi, jenis kelengkeng tersebut tidak memerlukan booster dalam perawatannya.

“Ajakan kita untuk menanam ini ternyata sudah dilaksanakan masyarakat dengan banyak hal. Jadi pengembangan ke masyarakat ini ada beberapa jenis pohon kelengkeng yang kita kembangkan. Tetapi ini kembali lagi dengan selera masyarakat dan memang keunggulan dari matalada ini tidak harus di booster,” jelasnya.

Respon Serius Terhadap Tindak Kekerasan Seksual, Mbak Ita Minta Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong masyarakat yang menjadi korban kekerasan, maupun pelecehan seksual agar berani melapor. Mbak Ita sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk bisa memanfaatkan pelayanan publik untuk mengadu ketika mengalami kekerasan seksual, atau sejenisnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Semarang telah bekerja sama dengan Polrestabes Semarang membuat pelayanan digital yang disebut Kentongan Digital. Fitur ini berada di dalam aplikasi Libas inisiasi dari Polrestabes Semarang.

Inovasi ini disediakan untuk warga Kota Semarang yang membutuhkan pelayanan kepolisian. Di dalam aplikasi itu juga, masyarakat bisa meminta pertolongan darurat.

“Kami sudah melakukan kerja sama dengan Libas Polrestabes Semarang melaui aplikasi Kentongan Digital. Apabila orang tua atau anak mengalami kekerasan seksual, lewat aplikasi itu bisa menyalakan alarm ke kepolisian,” ujarnya saat ditemui Minggu (5/10).

Lebih lanjut, menurut informasi yang ia terima, peristiwa kekerasan seksual sering dilakukan oleh orang-orang terdekat korban. Seperti yang baru diungkap kepolisian menimpa bocah 7 tahun warga Gayamsari.

Bocah tersebut meninggal dunia dengan luka kekerasan seksual yang dilakukan oleh pamannya. Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak terkait untuk intens melakukan sosialiasi agar masyarakat bisa melakukan perlawanan dan pencegahan dini sehingga tidak berdampak fatal.

“Kita tidak bosan berhenti melakukan sosialisasi karena ini marak karena dipicu contoh gadget. Dan kalau bicara kekerasan seksual, pelaku banyak dari sekitar lingkungan korban,” paparnya.

Upaya-upaya lain juga sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa kekerasan seksual termasuk bullying di lingkungan pendidikan. Dirinya pun meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang dan Pondok Pesantren (Ponpes) gencar melakukan sosialisasi serta edukasi terkait kekerasan seksual dan lainnya.

“Kalau di rumah kekerasan seksual, di sekolah ada bullying, ini tidak bisa dipisahkan. Saya sudah bicara Disdik membuat porgram dari RDRM (Rumah Duta Revolusi Mental) melakukan edukasi dan sosilaisasi. Tidak hanya Disdik tapi DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak) juga. Ini semua untuk kebaikan dan masa depan anak serta perempua,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa Aplikasi Libas termonitor langsung di Command Center Mapolrestabes Semarang secara 24 jam. Masyarakat yang sudah mendownload aplikasi Libas berarti sudah membantu kepolisian dalam mendapatkan informasi terkait kejadian di Kota Semarang. Selain itu, dalam Command Center juga bisa memantau wilayah lainnya karena terintegrasi belasan ribu CCTV di Kota Semarang.

“Command Center juga tersambung dengan 11 ribu CCTV Kota Semarang. Sudah kita claster terpantau melalui CCTV. Setiap RT terwakili satu mengintregasikan kentongan digital,” imbuhnya.

SIG Tuntaskan Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya Bulu Sipong di Area Operasi PT Semen Tonasa

0
Situs Geopark Bulu Sipong di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi kawasan konservasi khusus dengan fokus pada perlindungan kawasan karst dan situs cagar budaya, serta perlindungan flora-fauna lokal, endemik dan langka.
Situs Geopark Bulu Sipong di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi kawasan konservasi khusus dengan fokus pada perlindungan kawasan karst dan situs cagar budaya, serta perlindungan flora-fauna lokal, endemik dan langka.

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Tonasa, telah merilis Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya (Cultural Heritage Management Plan/CHMP) atas situs prasejarah di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Geopark Bulu Sipong di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Uji publik atas CHMP di area konservasi PT Semen Tonasa telah digelar pada Kamis, 5 Oktober 2023, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, Sabtu (4/10).

CHMP ini merupakan dokumen kajian yang merinci kebijakan yang tepat dalam segi pengelolaan warisan budaya baik tangible maupun intagible heritage, sehingga culture value dari kawasan tersebut tetap dapat dipertahankan hingga di masa yang akan datang. CHMP akan berfungsi sebagai panduan pengelolaan warisan budaya yang dimiliki oleh Perusahaan, termasuk Bulu Sipong yang merupakan situs cagar budaya, sehingga dapat dikelola dengan baik secara berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai budaya yang ada.

CHMP ditetapkan melalui serangkaian hasil penelitian literatur, Focus Group Discussion (FGD) dan observasi lapangan yang melibatkan Badan Pengelola UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, para pakar arkeologi, antropologi, geologi, keanekaragaman hayati, pariwisata serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Serangkaian FGD bersama masyarakat dilaksanakan sebagai upaya menggali lebih dalam potensi arkeologi dan sejarah yang terkandung di dalam area konsesi milik PT Semen Tonasa serta rencana pengembangan perusahaan di masa yang akan datang.

Ketua Tim Kajian, Yadi Mulyadi mengatakan, “CHMP ini merupakan dokumen pertama yang dihasilkan untuk sebuah perusahaan di Indonesia. Harapan saya, dokumen CHMP dapat semakin mengoptimalkan upaya PT Semen Tonasa dalam pengelolaan Situs Cagar Budaya Bulu Sipong yang memiliki tinggalan gambar cadas adegan perburuan tertua di dunia, serta warisan budaya lainnya yang terdapat di wilayah konsesi dan sekitarnya”. Yadi Mulyadi menambahkan, pihaknya juga berharap inisiatif ini akan mendorong perusahaan tambang lainnya untuk juga membuat dokumen CHMP sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam melestarikan warisan budaya di area operasi terkait.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, inisiatif CHMP ini merupakan bentuk keseriusan PT Semen Tonasa dalam upaya pelestarian, hal ini memberikan dampak besar bagi SIG, terutama dalam upaya menunjang pembangunan berkelanjutan yang telah menjadi urgensi dunia. “Pengelolaan situs cagar budaya oleh Perusahaan merupakan inisiatif menyeimbangkan industri dan nilai budaya, menjadi saranan edukasi dan membantu mempromosikan sejarah dan budaya kepada masyarakat luas,” ujar Vita Mahreyni.

Awal penetapan Taman Kehati Semen Tonasa dan Geopark Bulu Sipong sebagai kawasan konservasi bermula pada tahun 2018, di mana PT Semen Tonasa, Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan (kini BPK Wilayah XIX) dan Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep melihat adanya potensi kawasan topografi karst yang unik disertai tanaman endemik lokal, dan warisan arkeologi di lahan tambang tanah liat yang dikelola oleh Perusahaan. Saat itu, manajemen PT Semen Tonasa bergerak cepat dengan menetapkan kawasan Bulu Sipong seluas 31,64 hektare atau 11,3% dari total lahan tambang seluas 280 hektare sebagai kawasan konservasi.

Vita Mahreyni menambahkan, pengelolaan kawasan Situs Budaya Bulu Sipong aktif oleh PT Semen Tonasa dengan menjalin kerjasama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, upaya yang dilakukan, antara lain; revegetasi di kawasan konservasi, memonitor dan mengontrol kegiatan operasional untuk memastikan efek getaran dan debu tetap berada di bawah ambang batas, pengecoran jalan akses situs dan pengairan jalan tambang untuk mencegah debu, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian situs prasejarah untuk mencegah aksi perusakan, hingga memasang rambu dan pembatasan akses.

Sejak 2018 hingga September 2023, PT Semen Tonasa telah bekerjasama dengan Badan Pengelola UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep melalui penanaman 409 tanaman endemik dan total 863 tanaman untuk menambah keanekaragaman flora di Taman Kehati, di antaranya eboni (diospyros celebica), kayu kuku (pericopsis mooniana), dan bitti (vitex cofassus) yang merupakan tanaman endemik lokal. Kemudian ada juga beragam tanaman buah seperti jeruk, mangga, kelapa, rambutan, alpokat, durian dan sawo.

Untuk memastikan komitmen pelestarian benda cagar budaya dijalankan secara menyeluruh di tingkat manajemen hingga karyawan PT Semen Tonasa, SIG selaku induk usaha pun menjalankan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mekanisme dan Prosedur Pendaftaran Cagar Budaya dengan menggandeng Pusat Arkeologi Universitas Hasanudin. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin (30/10/2023) ini diikuti perwakilan antara lain dari Unit Mining, Unit Legal & Governance, Risk, Compliance (GRC) hingga Unit General Facility & Asset. Diklat ini membekali para karyawan dengan pemahaman mengenai prosedur yang harus dijalankan ketika menemukan Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB), melaporkan, hingga mendaftarkannya kepada pemerintah setempat.

Selain menjadi bentuk kepatuhan terhadap peraturan serta ketentuan pelestarian lingkungan dan kehati, pelestarian warisan budaya membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, peneliti, dan akademisi. Dengan demikian, CHMP PT Semen Tonasa dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan dan pengembangan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

Bareskrim Polri Beri Perhatian Khusus Pada Daerah Pelajar Guna Berantas Narkoba

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Bareskrim Polri berikan perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah yang terdapat banyak pelajar maupun generasi muda, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba.

“Khususnya di DIY, karena di sini adalah kota wisata, kota pelajar, kota budaya, kami tentunya memberikan perhatian khusus kepada wilayah-wilayah banyak generasi muda, banyak mahasiswa, banyak pelajar,” ungkap Kabareskrim Polri Komjen. Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu (4/11).

Kabareskrim menambahkan, meski demikian bukan hanya Provinsi DIY yang meliputi empat kabupaten dan satu kota, tetapi beberapa tempat lain yang banyak universitas ditargetkan jangan sampai terjadi kasus peredaran gelap narkoba.

Komjen Pol Wahyu mengatakan Pada tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi. Apabila mereka yang dalam usia produktif ini tidak bisa bekerja dengan baik, tidak bisa menjalankan perannya dengan baik, akan mengganggu tercapainya visi Indonesia Emas Tahun 2045.

“Oleh karena itu, jangan sampai nanti mereka yang dalam usia produktif terlena dengan penggunaan narkoba sehingga tidak menghasilkan apa-apa, dan lebih banyak mudaratnya,” jelas Komjen Pol Wahyu.

“Terkait dengan pengungkapan kasus narkoba berkedok penjualan cairan happy water dan keripik pisang yang diproduksi di Kabupaten Bantul, DIY, serta delapan orang telah diamankan, bahwa pengungkapan kasus itu menjadi komitmen Polri dalam memberantas narkoba yang kini modus operandinya sudah makin berkembang,” jelas Kabareskrim.

“Pengungkapan ini salah satu bentuk komitmen Polri untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder, baik dengan TNI, pemda, aparat penegak hukum, kejaksaan, maupun pengadilan. Kami bekerja sama dengan pemerhati narkoba serta seluruh masyarakat,” tutup Komjen Pol Wahyu.

Terus Bergerak, PLN UIP JBT Tuntaskan Lagi Dua Proyek Baru

0

TEGAL (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus bergerak menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur kelistrikan. Terbaru, melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Kebasen II berhasil dirampungkan. Gardu induk ini dibangun dengan tujuan memperkuat sistem kelistrikan di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Banyumas hingga Kabupaten Pemalang.

PLN menginvestasikan dana lebih dari Rp 145 Milyar untuk membangun GI 150 kV Kebasen II. Proyek ini pun memiliki prosentase TKDN yang cukup tinggi yakni mencapai 82,46%. GI Kebasen II akan didukung 1 Bay Trafo berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA), 4 Bay Line, 1 Bay Couple serta 2 Tower Incomer.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3, Nimrot Parlindungan P. Tambunan turut menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan timnya pada setiap pekerjaan. Namun, meskipun begitu, Nimrot menegaskan tetap memegang teguh untuk mengutamakan keselamatan kerja dan mengikuti prinsip GCG (Good Corporate Governance).

Sementara itu, dalam waktu yang berdekatan PLN UIP JBT juga berhasil menyempurnakan proyek pembangunan 101 Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sunyaragi – New Kadipaten (Rancaekek – Sunyaragi) Sirkit 2 sepanjang 39,52 kilo meter sirkit (kms). Sedangkan untuk sirkit 1 telah berhasil dituntaskan pada 26 Oktober yang lalu.

Nanda Dani Andrianto, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian seluruh jalur SUTT 150 kV Sunyaragi – New Kadipaten ini merupakan wujud nyata dedikasi PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian yang telah diraih oleh unitnya dalam menyelesaikan serangkaian pekerjaan dalam waktu yang berdekatan. Dirinya mengatakan penyelesaian ini untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan PLN dengan menikmati listrik yang berkualitas.

“Alhamdulillah kami berhasil menuntaskan lagi pekerjaan kami. Minggu lalu kami selesaikan empat proyek secara beruntun, kali ini kami selesaikan dua lagi. Kami kebut penyelesaian proyek-proyek agar dapat segera beroperasi melayani kebutuhan pelanggan,” jelas Djarot.

Djarot turut mengapresiasi langkah cepat dari timnya serta stakeholder terkait. Dirinya berharap semangat, dedikasi dan perjuangan yang telah diberikan oleh pejuang kelistrikan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Teruntuk seluruh pejuang kelistrikan mulai dari PLN Group, Pemerintah, TNI/POLRI, tim kontraktor hingga masyarakat yang tanpa kenal lelah di lapangan berkontribusi menyelesaikan pekerjaan ini, kami ucapkan terima kasih yang sangat besar. Semoga upaya ini dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih prima kepada pelanggan,” tutup Djarot.

Daop 4 Lakukan Perbaikan Jalur KA di Perlintasan Sebidang Kaligawe Semarang, Arus Jalan Raya Akan Diterapkan Sistem Buka Tutup

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama 15 (lima belas) hari terhitung mulai Senin 6 November sampai dengan Senin 20 November 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melakukan perbaikan jalur rel kereta api pada perlintasan sebidang di JPL (Jalan Perlintasan Langsung) 5 Jalan Kaligawe Semarang. Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA khususnya di jalur rel yang berpotongan dengan jalan raya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa perlintasan sebidang yang berada di Jalan Kaligawe tersebut, akan dilakukan pengangkatan dan peninggian kontruksi rel setinggi 15 centimeter. “Hal ini dilakukan untuk menyamakan geometri pada kanan kiri jalur rel yang berada pada perlintasan sebidang tersebut, sekaligus melakukan perawatan konstruksi rel yang selama ini sering dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Pekerjaan perbaikan perlintasan sebidang yang dilakukan meliputi pembongkaran aspal yang berada di kanan kiri rel yang dilanjutkan perbaikan geometri jalur. “Perbaikan dilakukan untuk menyamakan geometri rel pada sisi kanan maupun kiri perlintasan. Setelah jalur dinyatakan stabil, kemudian akan dilakukan pengaspalan kembali,” jelas Franoto.

Selama proses perbaikan, KAI bersama pihak kepolisian setempat akan melakukan pola rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem buka tutup jalan raya. “KAI menyampaikan permohonan maaf atas penerapan sistem buka tutup ini, kami menghimbau kepada masyarakat dan penguna jalan raya yang melintas di lokasi tersebut untuk lebih berhati-hati. Karena selain terdapat tumpukan material, juga terdapat lalu lalang para pekerja proyek,” tandasnya.

KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan kereta api. “Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan dapat menciptakan kondisi operasi kereta api yang aman, nyaman dan selamat, sekaligus sebagai kesiapan KAI dalam menghadapi musim hujan serta masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di wilayah Daop 4 Semarang,” tutup Franoto.

Kisah Inspiratif Rina Aprilia Hapsari ; Public Relation Hotel Ciputra Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam dunia yang terus bergerak cepat, ada cerita inspiratif tentang seorang wanita muda yang mengejar impian dan kesuksesan di industri perhotelan Indonesia. Rina Aprilia Hapsari, atau yang biasa disapa Sari, adalah seorang Public Relation yang telah menorehkan perjalanan karir yang mengagumkan di Hotel Ciputra Semarang.

Rina Aprilia Hapsari, lahir di Semarang pada 20 April 1999, memulai perjalanan kariernya dengan impian untuk bekerja di hotel bintang 5 terkemuka di Indonesia.

Ia memulai pendidikannya di salah satu sekolah kejurusan di Semarang, yang memupuk minatnya dalam industri perhotelan.

Tidak seperti kebanyakan anak muda seusianya, pada tahun 2017, ketika usianya baru 18 tahun, Sari mengambil langkah berani dengan memulai karirnya di salah satu Hotel bintang lima di Semarang.

Dia tidak hanya menjadi karyawan hotel, tetapi juga melanjutkan pendidikannya di salah satu Sekolah Tinggi di Semarang. Ia mengelola peran ganda ini dengan gemilang dan berhasil mendapatkan gelar S1 dalam waktu singkat, hanya dalam 3,5 tahun.

Namun, pada tahun 2020, ketika dunia diguncang oleh pandemi Covid-19, Sari mengambil keputusan luar biasa untuk meninggalkan dunia perhotelan. Ia beralih ke dunia media sosial sebagai Content Creator di salah satu platform belanja online.

Di sana, ia dapat berinteraksi dengan banyak orang dan melepaskan bakat kreatifnya dengan menciptakan beragam konten menarik. Sari menemukan bakat baru dan motivasi tinggi untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya. Ia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri, yang memberinya banyak pengetahuan baru dan meningkatkan rasa percaya dirinya.

Pada tahun 2021, Sari kembali menggeluti dunia perhotelan dengan tantangan baru. Ia bergabung dengan salah satu hotel bintang 4 di Semarang sebagai Marketing Communication.

Dan kini, pada tahun 2023, dalam usia yang masih muda, ia berkesempatan untuk menjadi seorang Public Relation / Marketing Communication di Hotel Ciputra Semarang.

Hotel Ciputra Semarang, yang merupakan hotel bintang lima bertaraf internasional di bawah manajemen Swis-Belhotel Internasional, memiliki 200 kamar dengan fasilitas yang sangat lengkap seperti 5 ruang pertemuan berkapasitas hingga 175 orang, The Gallery Restaurant, Lobby Lounge, Wine Cellar, dan Hotel Ciputra Bakery, serta beragam pilihan menu makanan dan minuman, hotel ini menawarkan pengalaman luar biasa bagi para tamu.

Lokasinya yang sangat strategis di Simpang Lima, yang merupakan pusat bisnis dan perdagangan, membuat Hotel Ciputra Semarang menjadi tujuan yang sangat diincar oleh wisatawan bisnis dan liburan.

Selama perjalanan kariernya, Sari telah berkomitmen untuk terus mempelajari hal-hal baru dan tidak pernah berhenti untuk mengasah kemampuannya.

“Hal penting dalam bekerja adalah jujur dan berani untuk mengexplore diri sendiri. Tidak ada orang yang tidak bisa, yang ada adalah orang yang terlatih hingga ia menjadi bisa,” ujarnya dengan tekad kuat.

Rina Aprilia Hapsari, dengan semangat dan tekadnya yang luar biasa, adalah contoh nyata bahwa perjuangan dan komitmen untuk menggapai impian dapat mengubah kehidupan seseorang.

Dengan kerja keras, bakat, dan tekad yang tak kenal lelah, Sari telah mencapai banyak hal dalam waktu yang relatif singkat, dan dengan pasti, masih ada banyak pencapaian besar yang menunggunya di masa depan.

Harmoni Ragam Budaya di Pasar Senggol Grand Candi Hotel Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pasar Senggol merupakan Pasar Senggol merupakan festival yang hadir pada akhir pekan di minggu terakhir setiap bulannya. Merupakan acara yang diinisiasi oleh Grand Candi Hotel Semarang.

Pasar Senggol bulan Oktober memiliki tema “Harmoni Ragam Budaya”, karena tak hanya mengangkat budaya Indonesia, namun juga terdapat budaya pop culture Jepang dan Korea yang berpadu dalam satu festival.

Berkolaborasi dengan Brainskill, acara dibuka dengan berbagai lomba-lomba anak yang sarat akan kebudayaan Indoensia seperti lomba mewarnai dan lomba menyanyi lagu daerah. Para peserta lomba yang merupakan anak-anak mempertunjukkan penampilan mereka dengan antusias. Dibuktikan dengan pembawaan mereka yang penuh dengan semangat ketika tampil membawakan lagu daerah.

Perbedaan dengan bulan-bulan sebelumnya, Pasar senggol kali ini juga berkolaborasi dengan Oraenmaniya yang merupakan komunitas pecinta Pop Culture Jepang dan Korea di Kota Semarang.

Public Relations Grand Candi Hotel, Adrian Reynald menjelaskan bahwa tujuan dari Pasar Senggol di bulan ini bukan hanya sebagai tempat rekreasi dan lomba anak-anak semata, namun juga wadah untuk berkumpulnya berbagai komunitas yang ingin menampilkan keahlian dan bakatnya, salah satunya dari Oraenmaniya yang merupakan komunitas pecinta pop Culture Jepang dan Korea.

Berbagai pertunjukan menarik dibawakan oleh anggota komunitas Oraenmaniya, salah satunya fashion show cosplayer yang mengenakan berbagai kostum dari berbagai karakter anime jepang, karakter komik korea dan pakaian tentara dari berbagai negara.

Selain itu, acara ini turut dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Sanggar Zaluna yang membawakan beberapa modern dance dan penampilan DJ dari Doubleslash yang merupakan komunitas DJ yang memiliki ciri khas membawakan lagu bertema jepang.

Acara yang mendapat sambutan baik dari komunitas Oraenmaniya dibuktikan dengan lebih dari 300 orang hadir, Vicky sebagai pengurus Oraenmaniya mengatakan “Pasar senggol seru banget, kami sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam festival pasar senggol di Grand Candi Hotel, karena sudah memberi wadah untuk kami berekspresi dengan berbagai kegiatan seperti fashion show cosplay dan random play dance, harapannya semoga Pasar Senggol dan Oraenmaniya bisa berkolaborasi lagi kedepannya dan semakin besar bersama”.

Festival ini diakhiri dengan Noraebang atau karaoke bersama seluruh fandom idol kpop yang menyanyikan berbagai lagu k-pop. Noraebang di Pasar Senggol semakin menarik karena banyak fandom yang totalitas saat datang ke acara ini. Mulai dari pemilihan outfit hingga membawa properti lightstick, mereka bergaya seolah-olah sedang bersiap datang ke konser idol mereka.

Selain itu, Pasar Senggol menjadi rumah bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Grand Candi membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produk mereka di Pasar Senggol. Seperti berbagai macam asesoris, boneka, gantungan kunci telur gulung, dessert box, cookies dan masih banyak lagi lainnya.

Public Relations Grand Candi Hotel, Adrian Reynald menjelaskan harapanya Pasar Senggol terus hadir untuk masyarakat Semarang dengan kegiatan-kegiatan yang menghibur dan positif. Pasar Senggol juga menjadi perkenalan untuk masyarakat Semarang untuk Grand Candi Hotel Semarang, bahwa untuk wisata kebudayaan dan kuliner di hotel bintang lima itu tidak harus menguras dompet.

Hebat ! Kota Semarang Terus Terohkan Prestasi ; Kota Terbaik dalam Pengelolaan Penataan Ruang se Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang tutup tahun 2023, Pemerintah Kota Semarang panen penghargaan. Setelah beberapa waktu lalu menerima penghargaan dari Kementerian PUPR sebagai kota pelestari berkelanjutan cagar budaya, kali ini ibu kota Provinsi Jawa Tengah kembali meraih penghargaan atas kinerja dan inovasi bidang tata ruang wilayah tingkat Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan di Wujil resort & conventions Ungaran, Senin (1/11) oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang atau Pusdataru Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sangat bersyukur atas apresiasi bidang tata ruang dari Pusdataru Provinsi Jawa Tengah ini. Ini menjadi apresiasi atas komitmen penataan ruang dan wilayah yang nyaman serta berkelanjutan untuk semua,” ungkap Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Kota Semarang berhasil meraih juara 1 pengelolaan penataan ruang kabupaten/ kota terbaik se-Jawa Tengah, mengungguli Kota Tegal di posisi dua dan kabupaten Brebes serta Jepara di posisi tiga. Lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional atau Hantaru 2023 yang diperingati setiap tanggal 23 September.

Penghargaan diserahkan oleh Pusdataru Provinsi Jawa Tengah setelah Kota Semarang memenuhi sejumlah elemen penilaian di website Sistem informasi pengawasan teknis berbasis web (Siswastek). Dalam sistem tersebut, dilaporkan teknis penataan ruang dan wilayah di Kota Semarang mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pengendalian bidang tata ruang dan wilayah Kota Semarang dinilai baik dan berhasil meraih total nilai 97,5.

Terkait penataan ruang dan wilayah, Kota Semarang telah menyusun sejumlah Peraturan Daerah guna memastikan tata ruang kota yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Salah satu Peraturan yang disusun adalah Perda Nomor 5 tahun 2021 tentang perubahan atas Perda Nomor 14 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang. Selain itu, pemerintah Kota Semarang juga telah menyusun 4 Rencana Detail Tata Ruang Wilayah (RDTR) pada 4 Bagian Wilayah Kota (BWK).

Keberhasilan penataan wilayah terlihat dari penataan Kawasan Kota Lama sebagai kawasan heritage, Kawasan Tambaklorok sebagai kawasan bahari dan Kecamatan Tugu yang akan didesain sebagai kompleks investasi terpadu yang meliputi perdagangan dan jasa, pariwisata, perumahan hingga industri.

Ke depan, Pemerintah Kota Semarang juga akan menyusun Peraturan Wali kota 4 RDTR wilayah sebagai panduan teknis penataan ruang dan wilayah yang terintegrasi dengan perizinan OSS. Integrasi ini akan memangkas, mempermudah dan mempercepat proses pelayanan perizinan di Kota Semarang.

Dampingi Kunjungan Presiden di IKN, Dirut PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Dari Energi Bersih

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan 99 Chief Executive Officer (CEO) yang memiliki bisnis di Indonesia melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (01/11).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat pembangunan IKN yang menjadi bagian dari rangkaian Kompas100 CEO Forum 2023.

Presiden Jokowi menegaskan komitmen dan keseriusan pemerintah untuk membangun IKN dengan konsep kota hutan atau forest city yang hijau dan ramah lingkungan. Untuk penyediaan kelistrikan di IKN, dirinya menyebut akan memanfaatkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ibu kota negara. Selain memanfaatkan tenaga surya, pemerintah akan memanfaatkan potensi hidro seperti sungai dan danau yang ada di sekitar IKN.

“Sistem kelistrikan di IKN Nusantara akan berbasis pada energi baru terbarukan sehingga kita tidak hanya mampu menghasilkan listrik yang andal, tetapi juga yang bersih dan tidak mencemari lingkungan,” imbuhnya.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan PLN menjamin siap memberikan pasokan listrik yang terbaik untuk IKN. PLN mengusung konsep state of the art of technology, dan komitmen membangun kelistrikan IKN yang green, smart berbasis Artificial Intelligence (AI), dan beautiful.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, sistem kelistrikan di IKN ini akan menjadi sistem kelistrikan yang paling mutakhir dan akan dibanggakan oleh bangsa ini. Sistem kelistrikan IKN adalah yang terbaik di dunia,” kata Darmawan.

Untuk tahap awal, PLN tengah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW). Peletakan batu pertama atau groundbreaking PLTS pionir pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini telah dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis, (2/11).

“Kebutuhan listrik untuk Agustus 2024 sekitar 34 MW. Dan kami bangun PLTS 50 MW. Jadi nanti saat upacara Hari Kemerdekaan ke-79 listrik di IKN sudah 100% green,” ucap Darmawan.

Untuk jangka panjang, PLN juga akan memaksimalkan potensi hidro yang ada di pulau Kalimantan, khususnya yang berdekatan dengan IKN untuk menghasilkan listrik.

“Kami berdiskusi dengan Otoritas IKN, memang kebutuhannya meningkat sekitar 1.000 MW di tahun 2030. Untuk itu kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada disekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN Bapak (Presiden). Jadi artinya, kami membangun suatu ekositem yang green untuk IKN,” imbuh Darmawan.

Untuk menjaga keandalan, PLN membangun pengaturan dan pengamanan sistem kelistrikan canggih berbasis digital dengan pemanfaatan AI. Seluruh jaringan listrik yang dibangun akan menggunakan smart meter, sehingga akan terdapat juga fiber optic internet. Hal tersebut tentu akan mempermudah IKN dalam membangun smart home, smart building,hingga smart city yang terintegrasi.

“Dengan demikian, IKN akan menjadi smart city tercanggih, terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan kita semua,” tutur Darmawan.

Kemudian, untuk menjaga keindahan, gardu induk dan seluruh jaringan listrik mulai dari jaringan transmisi hingga distribusi juga akan tersembunyi di bawah tanah.

“Kami belajar dari Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara) saat merevitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta, semua tersembunyi di bawah tanah, jadi akan rapi dan indah. Pilot project sebelumnya Istana Kepresidenan Jakarta, dan kemudian kami akan lakukan hal yang lebih canggih di IKN ini,” ucap Darmawan.

Dalam kunjungan ke IKN ini, beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Persemaian Mentawir, Istana Presiden, Hunian Pekerja Konstruksi, dan Kawasan Glamping IKN.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Komisaris Utama PLN Agus Martowardojo, dan Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto.