spot_img
Beranda blog Halaman 337

Presiden Jokowi Groundbreaking Pembangunan PLTS PLN 50 MW di IKN Nusantara, Hadirkan 100% Energi Bersih

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik hijau di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW). Peletakan batu pertama atau groundbreaking PLTS pionir pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis, (2/11).

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan PLTS ini menunjukkan keseriusan pemerintah melalui PLN dalam menyiapkan sistem kelistrikan yang andal dan berbasis pada energi ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan listrik di IKN Nusantara. Hal ini selaras dengan pembangunan IKN sebagai forest city yang hijau dan ramah lingkungan.

”Ini adalah pionir PLTS di IKN, kapasitasnya masih bisa dinaikkan kalau memang dibutuhkan,” ujar Jokowi.

Presiden menjelaskan, PLTS ini akan mereduksi emisi sampai dengan 104.000 ton CO2 per tahunnya. PLTS ini mampu memproduksi energi hijau sekitar 93 Giga Watt Hour (GWh) per tahun, maka terjawab sudah bagaimana kecukupan kebutuhan listrik di IKN dipenuhi.

”Pertanyaan selanjutnya listriknya ada tidak? Siap atau tidak, katanya green energy? Di mana? Pertanyaannya sore hari ini langsung terjawab,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta agar jalur kelistrikan di IKN harus tertanam di bawah tanah untuk memastikan estetika tetap terjaga.

”Saya minta sejak awal kabelnya jangan kelihatan mata. Harus semuanya ground cable dimasukkan ke kapling di bawah tanah, masa kita membangun Ibu Kota yang bagus seperti ini kabelnya di atas,” ungkap Jokowi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan komitmen PLN dalam menyiapkan sistem kelistrikan yang andal berbasis pasokan ramah lingkungan untuk IKN Nusantara.

“Pembangunan PLTS ini merupakan upaya PLN mendukung IKN Nusantara menjadi kota hijau, futuristik dan berkelanjutan, sehingga listrik yang dihadirkan berbasis pasokan ramah lingkungan,” kata Darmawan.

Darmawan melanjutkan, PLTS ini dibangun melalui subholding PLN Nusantara Power (NP) bekerja sama dengan perusahaan energi asal Singapura, Sembcorp Utilities Pte. Ltd. PLTS yang berada di Sepaku, Penajam Paser Utara, ini ditargetkan rampung dan beroperasi pada Mei 2024.

“Kami all-out men-support infrastruktur kelistrikan hijau untuk mendukung IKN menjadi Ibu Kota terbaik di mana semuanya akan berbasis state of the art of technology, sumber energi bersih untuk IKN akan didukung teknologi pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) yang paling mutakhir dan indah secara estetika, di mana jaringannya berada di bawah tanah sesuai dengan konsep green, smart ,dan beautiful,” imbuh Darmawan.

Lebih lanjut PLN akan membangun renewable energy zone sebagai pusat riset, pusat bisnis, pusat pendidikan dan inovasi energi baru terbarukan. Di mana PLN akan melakukan kolaborasi dengan seluruh mitra terbaik yang tergabung dalam sebuah ekosistem besar.

Tak hanya itu, untuk menopang kebutuhan listrik hijau di IKN Nusantara, nantinya PLN juga akan memetakan dan memanfaatkan potensi hidro yang ada di sekitar IKN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas sampai dengan 1.000 MW.

Dengan begitu, sistem kelistrikan IKN Nusantara 100 persen akan berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) yang juga sesuai dengan komitmen PLN mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

“Komitmen PLN menghadirkan listrik yang tidak hanya andal untuk Ibu Kota Baru, tetapi juga bersih sejalan dengan target Net Zero Emissions dalam rangka memanfaatkan potensi energi bersih di Indonesia demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya,” pungkas Darmawan.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dengan Otorita Ibu Kota Negara terkait dengan pengembangan Green National Capacity City melalui pembangunan ekosistem ketenagalistrikan terintegrasi untuk Ibu Kota Negara.

BREAKING NEWS ! Anggota BPK Achsanul Qosasi Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi BAKTI Kominfo

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi (AQ) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Jumat (3/11).

Ketut menerangkan, pejabat RI itu diduga menerima uang sebesar Rp. 40 Miliar dari proyek BTS Kominfo.

” dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan uang sebesar ± Rp40 miliar yang diduga penerimaan tersebut terkait dengan jabatannya,” tutur Ketut.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dikaitkan dengan alat bukti lain yang ditemukan, Tim Penyidik berkesimpulan bahwa telah ditemukan alat bukti yang cukup. Selanjutnya, saksi AQ ditingkatkan statusnya sebagai TERSANGKA.

Adapun kasus posisi singkat dalam perkara ini yaitu pada tanggal 19 Juli 2022 pukul 18.00 WIB, di Grand Hyatt Hotel, Tersangka AQ diduga telah menerima sejumlah uang senilai ± Rp40 miliar.

Uang tersebut diperoleh Tersangka AQ dari Tersangka IH melalui Tersangka WP dan Tersangka SR.

Guna kepentingan penyidikan, Tersangka AQ dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 03 November 2023 sampai 22 November 2023.

Pasal yang disangkakan terhadap Tersangka AQ yaitu Pasal 12B atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b Jo. Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Keren ! Semarang Jadi Kota Pertama Lengkap Sertifikat PTSL di 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyebut Kota Semarang akan menjadi kota pertama lengkap sertifikat PTSL tahun 2023. Predikat ini didapat, lantaran Kota Semarang dinilai cepat dalam menyelesaikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Hal tersebut disampaikan Menteri ATR/BPN usai menyerahkan 10 sertifikat tanah dan 2 tanah wakaf di Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis (2/11).

“Kota Semarang ini untuk target sertifikat PTSL ada 688 ribu, yang sudah realisasi terdaftar ada 681 ribu atau sudah 99 persen. Sebelum akhir tahun, Kota Semarang segera kita deklarasikan menjadi Kota Lengkap pertama,” ujarnya.

“Saya berterima kasih kepada ibu Wali Kota Semarang karena pro aktif untuk membantu program sertifikasi PTSL ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Hadi, upaya Pemerintah Kota Semarang memberikan keringanan untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40 persen patut diapresiasi.

“Terima kasih Bu Wali, karena BPHTB masyarakat juga diringankan, sehingga kita lihat tadi pada waktu pembagian sertifikat masyarakat juga senang sekali. Mereka menerima dengan suka cita karena pajaknya diringankan oleh Ibu wali Kota,” jelasnya.

Dirinya berharap, seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia bisa mencontoh Pemkot Semarang.

“Saya harap kota kabupaten di Indonesia bisa membebaskan atau meringankan beban pajak atau BPHTHB masyarakat seperti Kota Semarang,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, proses pensertifikatan PTSL di Kota Semarang sudah hampir 100 persen, atau mencapai 99 persen.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPN agar akhir tahun 2023 bisa 100 persen atau selesai. Nanti bisa dideklarasikan oleh Pak Menteri bahwa Semarang ini merupakan kota pertama yang berhasil menyelesaikan PTSL 100 persen di Indonesia,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, Kamis (2/11).

Mbak Ita menyebut, salah satu kunci Kota Semarang bisa menjadi Kota Lengkap pertama yakni adanya koordinasi dan kolaborasi.

“Alhamdulillah, sejak 2016, kami selalu melakukaan koordinasi tidak hanya PTSL saja, tapi juga pembebasan-pembebasan, terutama untuk proyek nasional,” katanya.

Tak hanya itu, Kota Semarang juga memberikan hibah bantuan kepada BPN untuk mempercepat proses sertifikasi tanah milik masyarakat.

“Jadi selama tiga tahun ini kami memberikan support berupa hibah. Dan tahun 2023 ini adalah hibah terakhir,” ujarnya.

Hibah yang diberikan Pemkot Semarang, lanjut Mbak Ita, karena anggaran BPN dan Kementerian ATR/BPN yang terbatas, sehingga perlu dorongan dari pemerintah daerah.

Selain pemberian hibah untuk proses sertifikat PTSL di BPN, Pemkot Semarang juga memberikan diskon untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40 persen.

“Dengan diskon ini masyarakat bisa mendapatkan keringanan dan kemudahan untuk pembayaran, karena ini kan memang amanah undang-undang sehingga harus dilakukan,” sebutnya.

Selanjutnya, kata Mbak Ita, untuk tahun 2024 mendatang, Pemerintah Kota Semarang akan menginventarisir aset-aset Pemkot Semarang. “Setelah PTSL, tahun 2024 akan kami lanjutkan untuk menginventarisasi aset-aset Pemerintah Kota Semarang,” tutupnya.

Di Hadapan Presiden Joko Widodo, Dirut PLN Paparkan Pengembangan Hydropower di Tanah Air

0

NUSA DUA (Pertamanews.id) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi booth PT PLN (Persero) dalam rangkaian World Hydropower Congress (WHC) 2023 di Nusa Dua Bali pada Selasa (31/10). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memaparkan strategi perseroan dalam mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/ Hydropower) di tanah air.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia menyimpan beragam sumber energi baru terbarukan. Khusus energi air, sebagai salah satu sumber energi terbesar, Air memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan hingga mencapai 95 GW, namun baru dimanfaatkan hanya sebesar 5,8 GW,” papar Darmawan.

Menurutnya, hal itu disebabkan tantangan berupa ketidakcocokan antara sumber energi baru terbarukan berskala besar, seperti air yang berada di daerah terpencil dan jauh dari episentrum kebutuhan listrik yang berada di wilayah lain.

Oleh karena itu, Darmawan mengatakan, PLN di bawah arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang mampu meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hingga 75% pada tahun 2040.

“Dengan ARED, pemanfaatan air sebagai sumber energi listrik di Indonesia mampu meningkatkan pemanfaatan air menjadi 25,3 GW pada tahun 2040 atau meningkat sebesar 185 % dibandingkan Business as Usual (BaU),” papar Darmawan.

Selaras dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, pemanasan global adalah ancaman nyata bagi seluruh dunia. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh mempercepat transisi energi, melalui penambahan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dalam skala besar.

Menurutnya total potensi EBT di tanah air diperkirakan mencapai 3.600 Gigawatt (GW), baik dari matahari, angin, panas bumi, ombak, bio energi dan hydropower. Khusus untuk hydro, Indonesia memiliki lebih dari 4.400 sungai potensial, di mana 128 di antaranya adalah sungai besar.

“Seperti sungai Mamberamo yang memiliki potensi 24 ribu Megawatt (MW) di Papua. Kemudian Sungai Kayan di Kalimantan Utara memiliki potensi 13 ribu MW yang nantinya akan digunakan sebagai sumber listrik untuk Green Industrial Park di Kalimantan. Ini adalah potensi besar yang bisa kita manfaatkan untuk masa depan bumi dan masa depan generasi penerus,” paparnya.

Namun, Presiden menekankan, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi besar hidro tersebut, salah satunya terkait lokasi sumber hidro yang posisinya jauh dari pusat kebutuhan listrik. Sehingga, pemerintah Indonesia membuat blue print percepatan jalur transmisi yang menyambungkan listrik dari lokasi hydropower yang dibawa menuju pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat pertumbuhan industri.

Selain itu, tantangan juga muncul dari sisi investasi dan alih teknologi. “Ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan membutuhkan kolaborasi dengan seluruh kekuatan ekosistem hidro di dunia,” tambah Presiden.

Irwan Hidayat Dorong Program Inovasi Sido Muncul di Universitas Negeri Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sido Muncul mencapai kesuksesan berkat inovasi yang mereka terapkan. Demikian juga dengan, laboratorium lengkap memungkinkan penelitian dan pengembangan produk.

Direktur PT Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat mengatakan, pentingnya inovasi serta menciptakan produk berbasis ilmiah, seperti jamu dan suplemen makanan, yang memenuhi regulasi global.

“Sido Muncul bisa sukses karena inovasi, , misalkan laboratorium yang lengkap, perusahaan jamu berbasis ilmiah,” hal itu dikatakan Irwan, usai menerima penghargaan Inovasi Award dalam “ Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern “, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Kampus Unnes Semarang, Sekarang Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/11).

Irwan yang juga menjadi pembicara, memberikan contoh program inovasi Sido Muncul, termasuk pengembangan food suplement (suplemen makanan) dan produk kesehatan lambung. Dia merinci, upaya mereka untuk menjalankan eksport ke seluruh dunia, mematuhi regulasi internasional.

” Delapan tahun yang lalu membuat food suplement, supaya kita bisa eksport di seluruh dunia. Karena diseluruh dunia regulasinya sama. Kami juga membuat product-product untuk lambung. Jadi penyakit masa depan itu lambung, seperti asam lambuung yang tinggi, problem lampung, kami menggembangkan seperti itu dan probiotik.” Ujarnya.

Bertepatan dengan Hari Inovasi Indonesia (HII), pihaknya memberikan saran dan rekomendasi kepada Unnes untuk menjalankan penelitian yang mendalam dan terperinci, mengenai Rawapening di Kabupaten Ambarawa. Menurut pandangannya, Rawapening adalah aset alam yang sangat berharga dan memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergali.

“Saya ingin memberikan saran kepada Unnes, untuk melakukan penelitian yang mendalam tentang Rawapening. Jika Unnes dapat menggarap dan memberikan saran kepada pemerintah, Rawapening dapat menjadi destinasi pariwisata yang lebih baik. Ini akan mendukung Semarang menjadi pintu masuk pariwisata Indonesia yang lebih menonjol” ungkap Irwan.

Dirinya percaya, bahwa inovasi dan penelitian Unnes, bersama dengan daya tarik pariwisata yang meningkat, akan mendorong kemajuan Semarang. Semua inovasi Unnes memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif pada perkembangan kota dan wilayah sekitarnya.
“Saya yakin bahwa hasil penelitian dan inovasi Unnes, bersama dengan daya tarik pariwisata yang meningkat, akan menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong kemajuan kota Semarang. Semua inovasi Unnes dapat berkontribusi positif pada kemajuan kota dan wilayah sekitarnya.” Katanya.

Inovasi dan Pengembangan

Ketua LPPM Unnes Semarang, Prof Benny Riyanto mengatakan, penghargaan inovasi award diberikan tidak hanya dosen, mahasiswa dan tokoh masyarakat. Inovasi seperti yang dilakukan Irwan Hidayat, menjadi bagian peran penting dalam industri dan riset, hal ini dibuktikan oleh Sido Muncul yang terus melakukan inovasi dan pengembangan lebih dari 21 tahun.

“Pak Irwan, yang dikenal sebagai otodidak dalam ilmu pengetahuan, telah mempraktikkan kaidah ilmiah yang mendasari metode ilmiah dalam pengelolaan pabrik jamu Sidomuncul. Dia telah mengoperasikan pabrik ini selama 21 tahun dan terus-menerus melakukan riset dan pengembangan. Ini menunjukkan bahwa inovasi dalam industri jamu sebagian besar bergantung pada riset yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, seperti Pak Irwan.” Ujarnya.

Sido Muncul, sebagai salah satu produsen jamu terkemuka di tanah air, telah memainkan peran penting dalam menjaga warisan jamu Indonesia. Namun, dengan perubahan zaman, produsen jamu tradisional lainnya telah mengalami tantangan yang signifikan. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana produsen jamu bisa bertahan dalam industri yang terus berkembang.

“Sangat-sangat penting bagi akademisi, masyarakat luas, kenapa saya katakan penting, hal yang sangat istimewa, Pak irwan ini selain sebagai dirut dan owner sido Muncul. Sido Muncul merupakan pabrik jamu, kalau jamu indonesia nomor satu,” kata Benny.

Menurutnya, Unnes juga turut memberikan perspektif penting dalam konteks ini. Karena, memiliki berbagai fakultas dengan disiplin ilmu yang beragam, dianggap sebagai benchmark dan pembanding terbaik dalam menganalisis permasalahan ini.

“Unnes ini memiliki berbagai fakultas, multi disiplin ilmu kita kelola, ini adalah benchmark dan pembanding terbaik, bagaimana produsen jamu bisa survive, tapi teori-teorinya sudah diberikan sama pak Irwan secara otodidak, Tidak semua orang bisa seperti beliau. Apalagi tidak harus mengenyam pendidikan tinggi, oleh karena itu dengan kiat-kiat dari beliau, sebenarnya beliau sudah menerapkan kaidah kaidah ilmiah yang telah diterjemahkan dalam praktik” ungkap Benny.

Pentingnya riset dalam inovasi industri jamu di Indonesia adalah elemen kunci yang diperlukan untuk memastikan kelangsungan usaha produsen jamu.

“ Dengan berpegang pada kaidah ilmiah, seperti yang telah diterapkan oleh Pak Irwan, industri jamu dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai warisan budaya yang berharga di Indonesia,” ujar dia.

Unnes Beri Penghargaan Sido Muncul Atas Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern

0

SEMARANG (Pertamanews,id) – Bertepatan dengan Hari Inovasi Inovasi Indonesia (HII), Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat memperoleh penghargaan, dalam “ Pelestarian Warisan Leluhur Melalui Industri Jamu Modern “, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Kampus Unnes Semarang, Sekaran Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (01/11).

Ketua LP2M Unnes Semarang, Prof Benny Riyanto mengatakan, penghargaan inovasi award diberikan tidak hanya dosen, mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Lebih lanjut Prof Benny Riyanto menerangkan, inovasi seperti yang dilakukan Irwan Hidayat menjadi bagian peran penting dalam industri dan riset, hal ini dibuktikan oleh Sidomuncul yang terus melakukan inovasi dan pengembangan lebih dari dua puluh satu tahun.

“Pak Irwan, yang dikenal sebagai otodidak dalam ilmu pengetahuan, telah mempraktikkan kaidah ilmiah yang mendasari metode ilmiah dalam pengelolaan pabrik jamu Sidomuncul. Dia telah mengoperasikan pabrik ini selama 21 tahun dan terus-menerus melakukan riset dan pengembangan. Ini menunjukkan bahwa inovasi dalam industri jamu sebagian besar bergantung pada riset yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, seperti Pak Irwan.”

Sidomuncul, sebagai salah satu produsen jamu terkemuka di Tanah Air, telah memainkan peran penting dalam menjaga warisan jamu Indonesia. Namun, dengan perubahan zaman, produsen jamu tradisional lainnya telah mengalami tantangan yang signifikan. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana produsen jamu bisa bertahan dalam industri yang terus berkembang.

“Sangat-sangat penting bagi akademisi, masyarakat luas, kenapa saya katakan penting, hal yang sangat istimewa, Pak irwan ini selain sebagai dirut dan owner sidomuncul. Sidomuncul merupakan pabrik jamu, kalau jamu indonesia nomor satu”

Lebih lanjut Prof Benny Riyanto menerangkan bahwa Universitas Negeri Semarang (Unnes) juga turut memberikan perspektif penting dalam konteks ini. Unnes, yang memiliki berbagai fakultas dengan disiplin ilmu yang beragam, dianggap sebagai benchmark dan pembanding terbaik dalam menganalisis permasalahan ini.

“Unnes ini memiliki berbagai fakultas, multi disiplin ilmu kita kelola, ini adalah benchmark dan pembanding terbaik, bagaimana produsen jamu bisa survive, tapi teori-teorinya sudah diberikan sama pak Irwan secara otodidak, Tidak semua orang bisa seperti beliau. Apalagi tidak harus mengenyam pendidikan tinggi, oleh karena itu dengan kiat-kiat dari beliau, sebenarnya beliau sudah menerapkan kaidah kaidah ilmiah yang telah diterjemahkan dalam praktik”

Pentingnya riset dalam inovasi industri jamu di Indonesia adalah elemen kunci yang diperlukan untuk memastikan kelangsungan usaha produsen jamu. Dengan berpegang pada kaidah ilmiah, seperti yang telah diterapkan oleh Pak Irwan, industri jamu dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai warisan budaya yang berharga di Indonesia.

PLN Srikandi Movement Pasang Listrik Gratis Warga Kurang Mampu di Sekitar Proyek PLTA Cisokan

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) memberikan bantuan pemasangan listrik gratis bagi 51 rumah tangga di Desa Sukaresmi, Kabupaten Bandung Barat yang merupakan salah satu desa di wilayah pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (PLTA UCPS). Mengiringi peringatan Hari Listrik Nasional ke-78, bantuan ini merupakan bagian program PLN Peduli, namun uniknya kali ini program dilaksanakan berkolaborasi dengan Srikandi atau para wanita di PLN UIP JBT yang menjadi volunteer.

Program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu diserahkan secara simbolis oleh Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (PLN UPP JBT 1), Arrum Rizkiani Nugrahanti. Dalam bantuan ini, pemasangan listrik gratis juga turut meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikat laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN sampai dengan pengisian token listrik perdana.

“Masih dalam rangka momen yang berbahagia bagi kami yaitu Hari Listrik Nasional yang ke-78, sehingga kami juga ingin membagi kebahagiaan itu kepada masyarakat yang masih belum mampu melalui bantuan pemasangan listrik gratis,” terang Arrum.

Arrum yang juga adalah Srikandi PLN menjelaskan bahwa kini di PLN terdapat program Srikandi Movement. Program tersebut akan banyak berkecimpung pada aksi-aksi sosial khususnya di daerah yang menjadi wilayah kerja PLN. Adanya program tersebut berarti sekaligus menambah media atau keran baru PLN dalam menjalankan aksi sosial bagi masyarakat.

Pada lokasi yang berbeda, General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menjelaskan saat ini PLN semakin membuktikan kedekatan pada masyarakat lewat banyaknya aksi sosial di seluruh daerah di Indonesia. Di samping itu, dirinya juga mengatakan bahwa PLN terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik yang merupakan kebutuhan dasar dan salah satu pendorong peningkatan taraf kehidupan.

“PLN berkomitmen untuk pemerataan akses listrik dan percepatan penyediaan akses listrik bagi seluruh masyarakat. Berkolaborasi dengan PLN Distribusi Jawa Barat – ULP Cililin, PLN memastikan masyarakat di sekitar pembangunan PLTA Cisokan dapat merasakan listrik yang aman dan sudah tersertifikasi,” ujar Djarot.

Ibu Ucih (70) adalah salah satu warga yang mendapatkan bantuan pemasangan listrik gratis oleh PLN UIP JBT. Saat ini, di usia senjanya, dirinya tinggal seorang diri, suaminya telah lama meninggal. Selama ini, ia memenuhi kebutuhan listriknya bergantung dengan menyambungkan listrik ke rumah anaknya yang berada di sebelahnya.

“Terima kasih ya, neng udah dibantu (pemasangan) listriknya, semoga berkah,” tuturnya.

Kepala Desa Sukaresmi, Judin Setiawan mengungkapkan bahwa sudah 18 tahun warganya tersebut belum teraliri listrik. Dirinya mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh PLN.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PLN. Semoga PLN semakin maju. Listriknya juga terus nyala,” tutup Judin.

Peduli Masa Depan Bangsa, Mbak Ita Dukung Para Remaja Sebarkan Virus Three Zero

0
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri malam puncak Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja Tingkat Nasional (Adujaknas) 2023 di Taman Indonesia Kaya, Selasa (31/10) malam.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri malam puncak Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja Tingkat Nasional (Adujaknas) 2023 di Taman Indonesia Kaya, Selasa (31/10) malam.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong generasi muda untuk saling mengajak berkegiatan positif. Hal ini sesuai dengan janji Generasi Berencana (GenRe) yakni Three Zero.

Mbak Ita, sapaan akrabnya menyebut, adanya GenRe adalah untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada para remaja agar memiliki perencanaan kehidupan yang matang.

Hal itu Mbak Ita sampaikan saat menghadiri malam puncak Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja Tingkat Nasional (Adujaknas) 2023 di Taman Indonesia Kaya, Selasa (31/10) malam.

Genre memiliki tiga janji yang terikat, yaitu tidak menikah di usia dini, tidak melakukan seks bebas, dan tidak menggunakan narkotika. Three Zero ini merupakan kunci untuk menyelamatkan generasi dari jurang kehidupan untuk Indonesia Emas 2045.

“Mereka tentunya, adalah duta-duta yang bisa mendampingi teman-temannya untuk menjadi Three Zero. Dengan anggapan, sebagai sesama teman akan lebih mudah mengingatkan dalam hal positif,” katanya. Dirinya mengatakan, remaja-remaja inilah yang punya peran penting menyebarkan virus baik bagi sesamanya.

Sementara itu, Plh Kepala BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto mengatakan, tema kegiatan ini sangat menantang, yaitu Genre Indonesia menuju 13 yang selaras, bergerak bersama, berkolaborasi dalam mewujudkan remaja yang bermakna.

Tavip berharap gelaran ini bisa menjadi upaya strategis dalam menyebarluaskan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.

“Melalui momentum strategis bagi para remaja Indonesia ini, tentunya ikut membantu dalam mencegah stunting dari hulu ke hilir. BKKBN sangat mengharapkan kerja sama berbagai pihak, serta keterlibatan aktif anak-anak genre kita untuk mewujudkan penduduk Indonesia berkualitas melalui upaya percepatan penurunan stunting,” terangnya.

Upayanya, kata Tavip, adalah melalui pencegahan stunting dari hulu yang dimulai dari remaja dan calon pengantin. Dengan memberikan edukasi kesehatan reproduksi, edukasi gizi, dan mempersiapkan kehidupan keluarga kepada seluruh remaja.

“Pastikan setiap remaja terpenuhi gizinya, dan pastikan tidak melakukan perilaku beresiko yang menyebabkan kehamilan di usia muda, inilah salah satu faktor penyebab stunting,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Genre Nasional (Adujaknas) 2023 merupakan acara rutin yang diselenggarakan BKKBN.

Tujuan BKKBN yakni memilih sosok figur berusia 16-22 tahun yang akan menjadi role model bagi BKKBN. Utamanya dalam pemahaman remaja dalam program generasi berencana, kesehatan, reproduksi remaja, HIV Aids dan bahaya Napza.

Keren ! Bukti Konsistensi Ikut Tren Pasar, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penyesuaian harga BBM non subsidi Pertamina jenis Pertamax Series dan Dex Series disambut antusias sejumlah kalangan masyarakat. Langkah tersebut disebut sebagai konsistensi Pertamina dalam merespon fluktuasi harga minyak dunia.

Sekretaris Komisi B DPRD Jawa Tengah, Muhammad Ngainirrichadl, menyambut baik penurunan harga BBM jenis non subsidi Pertamina yang diterapkan mulai Rabu (1/11/2023). Penurunan harga tersebut bukti konsistensi Pertamina dalam merespon tren pasar minyak dunia, dan dinilai akan mengurangi beban masyarakat di tengah lonjakan harga komoditas lainnya.

“Saya berharap penurunan harga BBM non subsidi Pertamina ini bisa ikut mendorong penurunan harga komoditas lainnya, seperti harga beras yang saat ini cukup tinggi,” ujar Richard.

Menurut Richard, di tengah kondisi geopolitik yang memanas akibat perang yang mempengaruhi harga minyak, mekanisme penetapan harga BBM sesuai dengan harga minyak dunia sudah cukup baik. Akan lebih baik lagi jika mekanisme serupa juga bisa diterapkan pada BBM bersubsidi.

“Harapannya BBM bersubsidi juga bisa turun, sehingga bisa meringankan beban operasional masyarakat, termasuk biaya produksi untuk pengangkut komoditas,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Juan Rama, Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang. Dikatakan, penurunan harga BBM non subsidi Pertamina ini menjadi berita gembira di masyarakat.

Dijelaskan, kenaikan dan penurunan harga minyak dunia merupakan hal yang wajar, sehingga Pertamina sudah memiliki perhitungan sendiri. Meski begitu, ia tetap berharap harga BBM bisa dijaga tetap stabil, apalagi saat – saat memasuki tahun politik.

“Pertamina dan pemerintah pastinya sudah memiliki perhitungan yang baik. Selama kenaikan atau penurunan wajar, yang penting tidak membebani masyarakat,” jelas Juan.

Seperti diketahui, PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading
Pertamina, terus berkomitmen melakukan evaluasi harga jual produk-produk BBM non subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala. Pada periode 1 November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun
harga untuk Pertamax Series dan Dex Series, dengan kisaran mulai Rp150 – Rp1.100/liter.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah, Abdun Mufid mengatakan, penurunan harga Pertamax Series dan Dex Series memang merupakan konsekuensi dari sistem penetapan harga BBM non subsidi yang mengikuti mekanisme pasar. Dengan penurunan harga ini akan menjaga masyarakat tetap menggunakan BBM yang lebih berkualitas.

“Disparitas harga yang tidak terlalu jauh antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi, maka masyarakat akan memilih untuk menggunakan BBM yang lebih berkualitas,” katanya.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya juga mendorong pemerintah untuk tetap memikirkan keseimbangan pelayanan antara penjualan BBM bersubsidi dengan BBM non subsidi di masyarakat. Salah satunya, dengan penggunaan aplikasi My Pertamina untuk pembelian BBM bersubsidi.

“Pengendalian harus terus dilakukan, agar mereka yang menggunakan BBM subsidi bisa tepat sasaran, yakni masyarakat tidak mampu. Pembatasan pembelian juga harus dilakukan agar tidak terlalu banyak,” tegasnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Univeritas Diponegoro (Undip) Semarang, Wahyu Widodo mengungkapkan, penurunan harga BBM bersubsidi sedikit banyak akan memberikan andil menahan laju inflasi. Hal ini penting, apalagi di tengah kenaikan harga komoditas bahan pokok yang terjadi saat ini.

“Kontribusi untuk menahan laju inflasi pasti akan ada, terutama di sektor transportasi. Namun, efeknya memang tidak bisa dirasakan secara langsung dalam waktu dekat,” tukasnya.

Wahyu menambahkan, selain menahan laju inflasi, kebijakan penurunan harga BBM juga akan memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat, khususnya pada masyarakat yang selama ini memang lebih memilih untuk menggunakan BBM non subsidi.

“Penurunan ini pastinya akan meningkatkan daya beli masyarakat. Namun demikian, tidak otomatis masyarakat menggeser untuk meningkatkan konsumsi komoditas yang lain. Biasanya tetap perlu waktu,” imbuhnya.

Wahyu memaklumi, kebijakan penetapan harga BBM non subsidi sesuai dengan mekanisme pasar, mengingat Indonesia masih menjadi importir BBM. Apalagi, saat ini kondisi geo politik di Timur Tengah tidak menentu, sehingga fluktuasi harga minyak sangat tinggi.

“Kita masih menghasilkan 900 ribu barel per hari, tapi konsumsi 1,6 juta barel per hari. Jadi ada selisih yang cukup besar, sehingga harus impor dan pasti mengikuti harga pasar,” tandasnya.

Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Dicopot Saat Kunjungan Jokowi, PDIP: Jangan Ganggu Kandang Banteng

0

Jakarta (Pertamanews.id) – Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, memberikan respons terkait tindakan Satpol PP Bali yang mencopot baliho Ganjar-Mahfud ketika Presiden Jokowi melakukan kunjungan di Kabupaten Gianyar, Bali pada Selasa (31/10).

Komarudin menegaskan bahwa Bali dianggap sebagai kandang banteng oleh PDIP. “Di Bali, kita tahu betul bahwa Bali merupakan sarang banteng, kandangnya banteng. Tindakan seperti ini seharusnya segera diinvestigasi secara menyeluruh,” ungkap Komarudin di Gedung DPR, Senayan.

Menurutnya, pencopotan baliho tersebut dapat dianggap sebagai tindakan provokasi. Dia juga memperingatkan agar kandang PDIP tidak diganggu. “Saya melihat tindakan ini sebagai upaya provokasi. Sangat disayangkan jika kandang PDIP diperlakukan dengan tidak hormat,” jelas anggota Komisi II DPR.

“Dalam hal ini, banteng tidak boleh diganggu. Banteng, ketika terusik, bisa bersikap brutal. Sebuah peringatan bahwa banteng tidak akan menunjukkan sikap lemah. Oleh karena itu, kita harus menghormati keberadaan banteng ini,” tambahnya.

Komarudin juga berharap bahwa pelaksanaan Pilpres 2024 dapat berjalan lancar tanpa memihak pada kepentingan tertentu. “Semoga segala proses berjalan dengan baik tanpa adanya campur tangan kelompok tertentu yang dapat mengganggu jalannya pemilihan,” tutup Komarudin.

Sebelumnya, Kasatpol PP Bali, Nyoman Rai Dharmadi, menjelaskan bahwa pencopotan baliho tersebut bukan hanya terkait dengan atribut PDIP dan Ganjar-Mahfud. “Sesuai perintah Pj Gubernur, saya diminta untuk mencabut atribut parpol di area acara,” ungkap Nyoman Rai, Selasa (31/10).

“Bagi saya, tindakan ini tidak terkait dengan bendera PDIP, Ganjar-Mahfud, atau atribut tertentu,” tambahnya.

Dengan demikian, respons PDIP terhadap pencopotan baliho Ganjar-Mahfud di Bali saat kunjungan Jokowi menekankan pentingnya menghormati keberadaan partai politik dan menjaga proses politik tanpa gangguan demi kelancaran pemilihan di masa mendatang.