spot_img
Beranda blog Halaman 338

Mbak Ita Apresiasi Kelompok Tani Ternak Sido Makmur Gunungpati Raih Juara I Lomba KTT Sapi Perah Tingkat Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kelompok Tani Ternak (KTT) Sido Makmur Kelurahan Jatirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berhasil meraih juara 1 lomba kelompok tani ternak kategori sapi perah tingkat provinsi Jawa Tengah. Kelompok Tani Ternak Sido Makmur dinyatakan memiliki nilai lebih unggul dari KTT asal kabupaten Boyolali maupun Banyumas yang sudah terkenal lebih dulu dengan komoditas sapi perahnya.

Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun turut merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diperoleh KTT Sido Makmur tersebut. Menurutnya, meskipun dengan keterbatasan lahan KTT Sido Makmur membuktikan bahwa mereka tetap masih bisa bersaing dengan kabupaten/kota lain yang memiliki komoditas lebih besar.

“Tentunya ini satu hal yang luar biasa. Kota Semarang sebagai kota metropolitan, namun bisa meraih juara I, bahkan mengalahkan kabupaten Boyolali dan Banyumas yang kita tahu merupakan sentra sapi. Jadi prestasi ini patut kita syukuri,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

Sementara itu, Hernowo Budi Luhur selaku Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang menjelaskan perihal kunci dari keberhasilan KTT Sido Makmur meraih juara 1 adalah bergerak bersama. Hal itu dapat dilihat dari bagaimana Dinas Pertanian Kota Semarang dengan berbagai stakeholder bersama-sama mengembangkan KTT Sido Makmur agar menjadi sentral penghasil susu maupun olahan dari susu.

“KTT Sido Makmur memiliki sejumlah potensi pertanian dan peternakan terpadu yang meliputi kegiatan pengolahan peternakan wisata dan agribisnis. Sejak tahun 2022 Dinas Pertanian kota Semarang bersama sejumlah stakeholder seperti perguruan tinggi dan swasta, mengembangkan kelompok tani ternak ini sebagai penghasil susu dan olahan susu seperti keju hingga wisata edukasi Green Faresh Farm (GFM),” ujar Hernowo.

Lebih lanjut, dirinya berkomitmen akan terus berupaya untuk mempertahankan prestasi tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh seluruh KTT di Kota Semarang. “Ke depan Dinas Pertanian kota Semarang akan terus meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh seluruh kelompok tani ternak yang ada di Kota Semarang secara terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dan peternak,” tandasnya.

Keunggulan dari KTT Sido Makmur sendiri antara lain memiliki kandang komunal, produksi susu rempah dan susu pasteurisasi, ada alat pasteurisasi untuk mengolah susu segar sehingga menjadi tahan lama, GFF (Green Faresh Farm) sebagai wisata edukasi yang dilengkapi dengan kolam terapi, memiliki tempat workshop untuk kegiatan-kegiatan kelompok seperti pertemuan dan pelatihan, memanfaatkan limbah kotoran ternak menjadi biogas yang digunakan untuk memasak, sebagian kebutuhan listrik kandang diperoleh dengan menggunakan panel surya, dan memiliki media sosial seperti Instagram sebagai sarana promosi dan pemasaran.

Buka Rancangan Standar Pelayanan, Wakil Jaksa Agung : Kejaksaan sebagai institusi yang akuntabel

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta membuka serta memberikan sambutan pada acara pembukaan Penyusunan Rancangan Standar Pelayanan pada Kejaksaan Agung. Acara ini diselenggarakan secara hybrid yang diikuti oleh Para Sekretaris Jaksa Agung Muda, Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Kepala Kejaksaan Tinggi, serta Para Pejabat Eselon II, III dan IV pada Lingkungan Kejaksaan Agung.

Dalam sambutannya, Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk mewujudkan serta membuktikan Kejaksaan ialah institusi yang transaparan. Hal itu dibuktikan dengan pemberian akses informasi kepada publik yang terbuka dan mudah diakses.

“Akses informasi kepada publik akan memudahkan pelayanan bagi masyarakat dan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya mal administrasi atau penyimpangan lainnya. Masyarakat pengguna layanan Kejaksaan diposisikan sebagai pengawas guna terwujudnya Kejaksaan sebagai institusi yang akuntabel,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Pada kesempatan ini, Wakil Jaksa Agung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) yang telah mendukung dan berkontribusi terhadap terselenggaranya acara ini. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi yang positif akan memberikan dampak yang juga postif untuk terwujudnya Kejaksaan yang transparan dan akuntabel.

Saat ini, perubahan paradigma dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan menjadi sebuah keniscayaan. Oleh karenanya, Wakil Jaksa Agung menyampaikan agar pemenuhan kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good governance) serta mengedepankan prinsip transparan dan partisipatoris/partisipasi masyarakat.

“Standar pelayanan menjadi tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan. Standar tersebut merupakan kewajiban dan janji dari penyelenggara negara kepada masyarakat dalam rangka terciptanya pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan teratur,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung menyampaikan, sebagai salah satu yang menyelenggarakan pelayanan publik, institusi Kejaksaan tentunya wajib memiliki standar pelayanan yang sama bagi seluruh unit/satuan kerja, sehingga tidak ada perbedaan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dapat berdampak pada adanya disparitas pelayanan oleh aparatur Kejaksaan baik di pusat maupun di daerah.

Berdasarkan evaluasi dan refleksi yang telah dilakukan, Kejaksaan RI memiliki tantangan dalam pemberian pelayanan publik, dikarenakan hingga saat ini Kejaksaan RI belum memiliki standar pelayanan yang diberlakukan. Oleh sebab itu, pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan format yang beragam dan tidak terstandar.

Menyadari hal itu, Wakil Jaksa Agung menyampaikan Kejaksaan RI telah melakukan konsinyering terkait pembuatan standar pelayanan dan pemenuhan Indeks Pelayanan Publik Kejaksaan RI sebagai tahap awal dari siklus penyusunan Standar Pelayanan.

“Melalui kegiatan ini, saya meminta agar kita semua betul-betul menghayati dan memahami pentingnya Standar Pelayanan melalui inventarisasi, pemetaan, prosedur dan produk layanan. Unsur-unsur tersebut dilakukan demi mewujudkan pelayanan prima dan pelayanan seragam untuk seluruh aparatur Kejaksaan,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Jaksa Agung berharap agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini secara sungguh-sungguh, sehingga akan terbentuk kesadaran bersama dalam rangka mewujudkan Kejaksaan yang transparan dan akuntabel.

Dukung Pelestarian Berkelanjutan, Menteri Basuki Berikan Bantuan Program Senilai Rp5 Miliar untuk 6 Kota Ini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kementerian PUPR, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang atas capaian Pelestarian Berkelanjutan Cagar Budaya, Senin (30/10) malam.

Pemkot Semarang dinilai berkomitmen melakukan peningkatan permukiman perkotaan sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan ketangguhan sosial, khususnya dalam pelestarian cagar budaya Kawasan Semarang Lama.

Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima secara langsung penghargaan yang diberikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD-HKD) 2023 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta. Atas capaian penghargaan tersebut, Kota Semarang juga menerima program pembangunan di Cipta Karya PUPR untuk tahun 2024 senilai 5 miliar rupiah.

Lebih lanjut, wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut menjelaskan alasan mengapa Kota Semarang bisa meraih apresiasi tersebut. Menurutnya, hal itu dikarenakan, Pemerintah kota Semarang memiliki komitmen jangka panjang dalam melestarikan bangunan cagar budaya.

“Jadi Kota Semarang mendapatkan penghargaan untuk kota yang memiliki komitmen jangka panjang serta konsisten dalam meningkatkan investasi ekonomi pusaka dan olah design melalui Adaptive Reuse bangunan cagar budaya,” terang mbak Ita.

Ia mengungkapkan pencapaian Pemkot Semarang ini merupakan hasil dari perjuangan yang tidak mudah. Mbak Ita lantas bercerita kendala di lapangan yang sulit untuk dihindari, khususnya dengan pemilik bangunan ataupun pemilik usaha di kawasan Kota Lama.

“Ini merupakan apresiasi yang luar biasa. Tentu tidak mudah dan banyak tantangan. Pemerintah Kota Semarang juga sudah sering mengedukasi masyarakat. Tapi memang mungkin ada sebagian pemilik bangunan yang belum merelakan jika jalan ditutup untuk kendaraan. Tapi ini sudah mulai bertahap, di mana setiap weekend ditutup beberapa jam,” tuturnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Mbak Ita tetap berkomitmen untuk terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga bangunan cagar budaya. Sehingga, dirinya berharap setiap peraturan yang berlaku di area Kawasan Semarang Lama sebagai Cagar Budaya dapat dipatuhi masyarakat secara luas.

Dalam acara tersebut terdapat 2 Kategori Penghargaan dari Kementerian PUPR, yakni Pelestarian Berkelanjutan dan Capaian Optimalisasi Kinerja Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R).

Penilaian apresiasi cagar budaya berkelanjutan sendiri dilakukan kepada 15 kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam pelestarian kota pusaka dengan kriteria penilaian meliputi tata kelola dan kelembagaan, olah desain, informasi edukasi dan promosi, ekonomi pusaka, pengembangan kehidupan kebudayaan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pelestarian kota berkelanjutan dan peningkatan manajemen TPS-3R.

“Saya kira dengan penilaian kota-kota pelestarian berkelanjutan dan manajemen TPS-3R yang baik, saya ingin memberikan apresiasi bukan hanya Rp 3 miliar namun semua peraih penghargaan masing-masing mendapatkan Rp 5 miliar. Bukan berbentuk uang, tetapi program pembangunan di Cipta Karya untuk tahun 2024,” kata Basuki.

HLN Ke-78, Presiden Jokowi Beri Selamat ke PLN, Berpesan untuk Wujudkan Ketahanan Energi hingga Menerangi Pelosok Negeri

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional (HLN). Sejak 78 tahun lalu pula, PT PLN (Persero) hadir menjadi terang untuk Indonesia. Pada HLN ke-78 ini, Presiden RI Joko Widodo berharap PLN terus melangkah maju untuk senantiasa menerangi Indonesia dan menjaga ketahanan energi Indonesia.

“Selamat hari listrik nasional yang ke 78. Kepada seluruh keluarga besar, perusahaan listrik negara di seluruh penjuru tanah air. Teruslah bertransformasi agar PLN semakin kokoh dan maju mewujudkan ketahanan energi di masa depan, dan menerangi Indonesia sampai ke pelosok negeri,” ujar Presiden Joko Widodo.

Komisaris Utama PLN Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menegaskan semangat PLN untuk mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang mandiri, andal dan bersih diselaraskan dengan konsep pembangunan Green Energy. Hal ini menjadi bagian komitmen PLN menghadapi berbagai tantangan serta mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi.

“Kita memahami tantangan transisi energi ada di depan mata. Kita juga melihat tantangan untuk mewujudkan Net Zero Emissions yang kita harus capai di tahun 2060 dan ini semua adalah menambah tugas kita untuk mewujudkan sistem kelistrikan yang mandiri, berketahanan, dapat diandalkan, bersih, profesional dan tentu efisien dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Agus.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat memimpin upacara HLN ke-78 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (27/10) mengatakan PLN tak akan berhenti berkontribusi untuk negeri. Sebagai jantung pembangunan, pertumbuhan dan roda ekonomi PLN akan terus memberikan upaya terbaiknya.

“Puluhan tahun negara ini ada, negara ini terus tumbuh. Dan dari waktu ke waktu jugalah, PLN menjadi jantungnya pembangunan, jantungnya pertumbuhan, jantungnya roda ekonomi dan industri nasional,” kata Darmawan.

Ia mengatakan salah satu kunci untuk PLN terus bertumbuh adalah melalui langkah transformasi. Tiga tahun terakhir, PLN banyak melakukan pembenahan dan akselerasi proses bisnis. Transformasi ini membuahkan hasil dengan inovasi kelistrikan baru yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku bisnis, industri nasional serta mendorong bangkitnya perekonomian Indonesia pascapandemi Covid-19.

“Di Hari Listrik Nasional tahun ini, kita bukan hanya merayakan HLN ke-78. Tetapi menjadi lebih istimewa, karena kita merayakan juga keberhasilan tiga tahun perjuangan insan PLN menjalankan Transformasi. Itu karena kita ingin terus memastikan perusahaan yang kita cintai ini agar selalu kokoh. Selalu mampu menjadi jantungnya Indonesia,” tegas Darmawan.

78 tahun bukan waktu yang sebentar untuk PLN berkancah di negeri ini. Ke depan, PLN mempunyai target untuk tak hanya menjadi perusahaan listrik saja, tetapi sebagai perusahaan penyedia energi kelas dunia.

Untuk bisa mencapai target tersebut bukan tanpa rintangan, salah satunya perubahan iklim. Saat seluruh dunia menyepakati langkah pengurangan emisi, PLN mengambil langkah agresif dan menjadi lokomotif transisi energi di Indonesia.

“PLN membangun strategi baru. Kita jalankan transisi energi bukan hanya karena aturan-aturan global. Tetapi karena kita komit, pada generasi masa depan untuk menikmati hidup yang lebih baik dari sekarang,” kata Darmawan.

Upaya akselerasi pengembangan energi terbarukan yang dilakukan PLN melalui Accelerated Renewable Energy Development (ARED) akan mampu menambah porsi energi baru terbarukan (EBT) hingga 75% sampai dengan tahun 2040.

“Di tengah tantangan mismatch antara lokasi sumber EBT berskala besar di daerah terpencil dengan pusat demand listrik di Pulau Jawa, kami membangun Green Enabling Supergrid. Menjadikan sistem kelistrikan Indonesia yang sebelumnya terpisah antar pulau menjadi terhubung satu sama lain,” ucap Darmawan.

PLN juga mengembangkan Smart Grid dan Flexible Generations yang membuat sistem kelistrikan mampu mengatasi intermitensi pada pembangkit energi terbarukan. Dengan upaya yang dilakukan melalui ARED ini memungkinkan penambahan porsi pembangkit EBT meningkat tiga kali lipat hingga 60 Gigawatt pada tahun 2040.

“Potensi EBT yang tadinya tidak bisa kita manfaatkan, ke depan menjadi termanfaatkan. Selain itu, tentunya akan mampu membangkitkan kawasan dengan memunculkan episentrum ekonomi baru,” jelas Darmawan.

Dengan upaya-upaya ini, PLN bukan lagi sebagai perusahaan penyedia jasa listrik saja. PLN juga menjadi perusahaan terdepan yang mampu menjawab semua kebutuhan pelanggan. PLN menjadi garda depan dalam menjamin pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi motor penggerak ekonomi dunia lewat langkah strategis.

“Dulu, PLN selalu berada di kursi belakang dalam memenuhi demand industri baru atau listrik desa. Sekarang, kita bukan saja hanya mampu memenuhi setiap kebutuhan listrik yang andal. Tetapi PLN akan mampu memenuhi setiap kebutuhan ekonomi, industri, dan untuk seluruh masyarakat Indonesia di masa yang akan datang,” jelas Darmawan.

Darmawan memastikan semangat PLN dalam menghadirkan listrik andal tidak akan luntur. Seluruh insan PLN berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi negeri.

“Tujuannya satu, untuk Indonesia. Untuk Indonesia yang akan menjadi lebih kuat lagi. Dengan industri yang tumbuh. Dengan ekonomi yang bergerak. Dengan 85 juta pelanggan yang bisa menikmati listrik yang andal, dengan layanan PLN yang terbaik, yang responsif, yang memuaskan. Demi seluruh rakyat Indonesia yang bisa menikmati terang dan masa depan yang cerah,” tutup Darmawan.

Lionel Messi Kembali Jadi Pemenang Penghargaan Terbaik Ballon d’Or 2023 Gelar ke-8

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bintang Inter Miami dan Timnas Argentina, Lionel Messi resmi didapuk sebagai penerima penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d’Or 2023, Selasa (31/10).

Dalam acara penganugerahan yang digelar di Theatre du Chatelet, Paris, pemenang Ballon d’Or 2023 diumumkan oleh eks bintang Real Madrid yang kini menjadi pemilik Inter Miami, David Beckham.
Baca Juga: Selama Satu Bulan Densus 88 Tangkap 59 Teroris

Messi berada di urutan pertama mengungguli dua nama lainnya, yakni Erling Haaland dan Kylian Mbappe, yang masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga, bola.net.

Ini merupakan gelar Ballon d’Or kedelapan bagi Messi. La Pulga pun semakin meninggalkan prestasi sang rival, Cristiano Ronaldo yang meraih penghargaan ini sebanyak lima kali.

Menariknya, tahun ini merupakan kali pertama sejak 2003 silam nama Cristiano Ronaldo tak masuk dalam daftar nominasi peraih penghargaan Ballon d’Or alias pemain terbaik dunia.

Penyegaran Organisasi, 10 Kepala Kejaksaan Negeri Jawa Tengah Dirotasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) laksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap pejabat eselon lll yang merupakan sepuluh Kejaksaan Negeri (Kejari) yang ada di Jateng.

Rotasi atau penyegaran merupakan suatu hal yang biasa dilakukan disuatu pemerintahan maupun aparat penegak hukum.

Hal itu di sampaikan oleh Kepala Kejati Jateng, I Made Suarnawan saat ditemui usai kegiatan.

Made mengatakan, rotasi ini dilakukan bukan juga di sebabkan dengan akan adanya pesta demokrasi yang akan dilaksanakan 2024 mendatang.

” Mutasi dan rotasi dalam organisasi suatu hal biasa, supaya ada penyegaran dan penyemangat dalam melaksanakan tugas. Jika tidak ada mutasi dan rotasi akan mandeg, kaderisasi tidak berjalan. Bukan karena mau pemilu kemudian dirotasi,” ujar Made.

Pada kesempatan itu, ia berpesan agar pejabat yang baru dapat bekerja profesional dan proporsional. Lebih penting harus menjaga kondusifitas dalam menyambut demokrasi pemilu 2024.

“Termasuk netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap pelaksanaan pemilu. Harus memposisikan diri netral,” tambahnya.

Di sisi lain, Kajati menyebut tidak ada penghentian perkara menjelang pemilu nanti. Pasalnya, hingga kini di Jawa Tengah tidak menangani kasus yang melibatkan calon legislatif.

“Sementara belum ada penghentian perkara. Mudah-mudahan tidak ada,” lanjutnya.

Adapun daftar pejabat yang dilantik yakni Asisten pembinaan kejaksaan tinggi jawa tengah, Sugiyanta; Asisten Intelejen Kejati Jateng Sunarwan; Asisten Tindak Pidana Umum Adhi Prabowo; Asisten Tindak Pidana Khusus Wahyu Sabrudin.

Kemudian sepuluh kajari yang berganti yakni Kepala Kejari Kabupaten Boyolali Agita Tri Moertjahjanto; Kepala Kejari Pemalang Muib; Kepala Kejari Klaten Faizal Banu; Kejari Kab Tegal Ramdoni; Kepala Kejari Barang Epi Paulin Numberi; Kepala Kejari Salatiga Sukamto; Kepala Kejari Purbalingga Agus Khairudin; Kejari Kab Magelang Zein Yusri Munggaran; Kepala Kejari Sragen Virginia; Kepala Kejari Banyumas Agung Sutranggono. Serta Koordinator Kejati Jateng Abdurrachman dan Sandhy Handika.

Kejari Kabupaten Semarang Musnahkan Ratusan Lembar Uang Palsu dan Narkoba

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menghancurkan sejumlah barang bukti perkara tindak pidana umum, di halaman kantor Kejari, Senin (30/10). Mulai dari uang palsu, handphone, hingga narkoba.

Kepala Kejaksaan Negeri Raden Roro Theresia Tri Widorini menyampaikan, barang yang dimusnahkan merupakan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang itu adalah 574 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, 49 buah handphone, 9.775 butir tablet/pil terlarang, 1.204,77968 gram tembakau ganja, dan 566,119 gram bubuk sabu.

Disampaikan, barang bukti itu dihancurkan dengan cara dibakar, diblender sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Sedangkan lembaran uang palsu, dimasukkan mesin pencacah kertas. Sementara HP, dipukul dengan martil.

“Kegiatan ini merupakan transparansi Kejari kepada publik dalam penanganan perkara, dari tahap pertama sampai tahap akhir,” tegasnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha, menyampaikan terima kasih atas kerja keras Kejari, yang telah mendukung pemberantasan narkoba dan kejahatan lainnya di Kabupaten Semarang.

“Kita berharap, pemusnahan barang bukti itu, terutama narkoba, dapat memberantas peredaran zat terlarang itu,” tutur bupati.

Gerak Cepat Pemkot Semarang Hadapi Musim Kemarau dengan Pendistribusian Air Bersih Rutin ke Daerah Terdampak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui beberapa OPD, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), termasuk PMI dan PDAM telah melakukan pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah di Kota Semarang yang mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bahkan menegaskan jika pihaknya telah menyediakan armada yang selalu siap untuk mendistribusikan air bersih.

“Setiap harinya terdapat 10 armada, 3 (tiga) armada dari Dinas Pekerjaan Umum, 2 (dua) armada dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), 4 (empat) dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan 1 armada dari PMI. Jumlah tersebut sangatlah memadai sehingga Insyaa Allah tidak ada kendala dalam hal pendistribusian air bersih,” tegas mbak Ita, sapaan akrab wali kota belum lama ini.

Menurut mbak Ita, pendistribusian air bersih ini dilaksanakan secara kolaboratif. Dijelaskannya, apabila terdapat permintaan air bersih, maka Dinas PU, Disperkim, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PMI akan mendukung distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Bahkan menurut Kepala Markas PMI Kota Semarang, Mugiyanto sejak akhir Juli sampai dengan bulan ini, pihaknya rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak. “Total sampai dengan saat ini, sebanyak 135 tangki air telah kita distribusikan kepada masyarakat. Kita fokus di empat wilayah di Kota Semarang yang paling besar terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Banyumanik, Kacematan Tembalang, Kecamatan Mijen dan Kecamatan Ngaliyan,” terang Mugiyanto.

Dengan alasan kemanusiaan, pihaknya bahkan juga mengirimkan bantuan distribusi air bersih hingga ke wilayah perbatasan Semarang dan Ungaran. “Untuk mobil operasional yang dimiliki PMI sebanyak 1 unit mobil tangki, untuk pelayanan 1 hari bisa 3 kali menyesuaikan permintaan dari masyarakat,” pungkas Mugi.

Dalam seminggu terakhir, hingga Selasa (31/10) besok, sesuai jadwal pihaknya telah mendistribusikan air bersih di beberapa wilayah seperti Kelurahan Jangli, Tandang, Meteseh, Gondoriyo, Kedungpane dengan kapasitas tangki masing-masing 5.000 liter.

Gathering dengan Media, Bank Jateng Sosialisasikan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Jateng adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

“Itu dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 1 nomor 3,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi.

Hal tersebut dia sampaikan, dihadapan perwakilan awak media, dalam acara Gathering dengan Media Partner Bank Jateng, di Cafe TigaSurya Semarang, Kamis (26/10/2023). Acara yang juga dihadiri jajaran Sekretaris Perusahaan Bank Jateng dan puluhan perwakilan media tersebut, berlangsung hangat dan akrab.

Herry memaparkan, ada empat pilar pergerakan TJSL Bank Jateng, yang pertama Dana Sosial, yaitu kemitraan, seperti modal kerja, capacity building. Kemudian non kemitraan, seperti sosial kesehatan, pendidikan, seni budaya dan cagar budaya.

Selanjutnya yang kedua adalah Pemulihan Ekonomi Daerah (PED), dengan penyaluran bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi. Dalam hal ini bantuan yang disalurkan ke kabupaten/kota minimal Rp 1 miliar.

Berikutnya yang ketiga adalah Program Mitra Jateng 02 (PMJ02), dengan menyalurkan subsidi kredit milenial dan subsidi kredit lapak.

“Sedangkan yang keempat adalah penyaluran bantuan untuk Program Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK). Besarnya bantuan yang disalurkan ke kabupaten atau kota juga minimal Rp 1 miliar,” beber Herry.

Sementara untuk sasaran penyaluran TJSL Bank Jateng, yaitu masyarakat miskin di wilayah Provinsi Jawa Tengah, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Baik perorangan maupun kelompok.

Selain itu, lanjut Herry, masyarakat rentan miskin di Provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan rekomendasi dari gubernur, bupati/wali kota, serta Pemerintah Daerah Jawa Tengah.

Ia pun mencontohkan, beberapa program TJSL yang sudah dilakukan, diantaranya dalam hal penanganan stunting, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, baik di kabupaten maupun provinsi.

“Kita telah laksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan kepala puskesmas, kepala desa, programer gizi dan bidan desa. Kemudian juga mengadakan pelatihan bagi kader pendamping intervensi keluarga, serta launching pemberian makanan tambahan atau PMT lokal balita gizi kurang dan bumil KEK atau anemia,” ujar Herry.

Selain itu juga dilakukan penyaluran bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dimana suatu hunian atau tempat tinggal yang tidak memenuhi persyaratan untuk hunian baik secara teknis maupun non teknis. Pada umumnya rumah tidak layak huni erat kaitannya dengan pemukiman kumuh karena pada dasarnya di daerah permukiman kumuh tergambar kemiskinan masyarakat.

“Dengan pola kemitraan dan non kemitraan dalam pengentasan kemiskinan, Bank Jateng selalu berkolaborasi dengan stakeholder, supaya penyaluran bantuan berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran, sehingga semua dapat merasakan nilai manfaat secara bersama-sama. Sejak tahun 2006 Total Penyaluran TJSL Bank Jateng sebesar Rp 321,3 miliar,” ungkap Herry.

Dirinya atas nama manajemen, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada media yang menjadi mitra, yang selama ini telah membantu untuk mengawal dan mempublikasikan program-program Bank Jateng kepada masyarakat.

“Kami juga terus menjalin kerjasama dan silaturahmi yang baik kepada semua media dalam meningkatkan kinerja Bank Jateng sebagai Bank-nya Masyarakat Jawa Tengah. Kami tidak anti kritik, namun tentunya dalam pemberitaan haruslah berimbang. Seperti yang telah diatur dalam kode etik jurnalistik,” imbuh Herry.

Pemkot Semarang Siapkan Generasi Unggulan Lewat Duta Genre 2045

0
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, Generasi Berencana (Genre) merupakan harapan bangsa untuk masa depan. Hal itu diungkapkan Mbak Ita, sapaan akrabnya dalam pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos, Semarang, Minggu (29/10).

“Suatu kehormatan, kami sangat bangga menjadi tuan rumah Adujak Genre, mereka ini bisa menjadi contoh pemuda-pemuda khususnya di Kota Semarang,” kata Mbak Ita, seusai acara.

Menurut Mbak Ita, Genre adalah agen yang harus dikawal dan diperhatikan. Pasalnya, Genre memiliki tiga janji yang terikat, yaitu tidak menikah di usia dini, tidak melakukan seks bebas, dan tidak menggunakan narkotika.

Janji yang kemudian dikenal dengan Three Zero ini adalah kunci menyelamatkan generasi dari jurang kehidupan untuk Indonesia Emas 2045.

“Pastinya ini merupakan suatu tantangan. Bagaimana di satu pihak ada duta-duta Genre luar biasa, di lain pihak mereka juga menyebarkan Three Zero,” ujarnya.

Mbak Ita meyakini kepanjangan tangan pemerintah lewat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersebut, akan membawa dampak positif bagi generasi di usia mereka.

“Mereka menjadi wakil-wakil, bisa bicara dengan bahasa gaulnya. Kalau kami menyampaikan, mungkin masuk kuping kanan, keluar kuping kiri,” ujarnya.

Selain soal Three Zero yang wajib digaungkan, Mbak Ita juga menekankan pentingnya Genre dalam mempromosikan anti-bullying hingga kekerasan seksual.

“Dengan mereka yang sama-sama seusia akan berbeda. Tentunya sekarang ini tidak hanya bullying, tetapi juga pernikahan anak dan kekerasan seksual yang menjadi PR semuanya,” katanya.

Agen-agen yang berasal dari seluruh Indonesia ini akan mengikuti serangkaian proses sebelum dipilih menjadi Duta Genre 2023. “Pemenang kabupaten/kota bertanding di provinsi kemudian dibawa ke nasional, puncaknya di Kota Semarang. Duta genre yang terpilih akan digodog selama tiga hari di Kota Semarang, nanti lahirlah Duta Genre 2023,” kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

Hasto berujar, Genre dengan tiga sumpahnya dapat diibaratkan sebagai upaya pemerintah menyiapkan generasi unggul dalam menghadapi Indonesia emas 2045.

“Mereka adalah remaja yang hebat, cerdas, dan ceria. Inilah nanti mereka yang mengkampanyekan Three Zero,” katanya.

Termasuk di antaranya, berperan dalam penurunan stunting melalui kampanye-kampanye yang dilakukan kepada calon keluarga muda sebelum menikah.

“Mereka bisa kampanye kepada calon keluarga muda dengan bahasa mereka, bagaimana memprovokasi anak-anak muda dengan caranya dia. Peran mereka sangat besar sekali,” ujarnya.