spot_img
Beranda blog Halaman 338

Gerak Cepat Pemkot Semarang Hadapi Musim Kemarau dengan Pendistribusian Air Bersih Rutin ke Daerah Terdampak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui beberapa OPD, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), termasuk PMI dan PDAM telah melakukan pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah di Kota Semarang yang mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bahkan menegaskan jika pihaknya telah menyediakan armada yang selalu siap untuk mendistribusikan air bersih.

“Setiap harinya terdapat 10 armada, 3 (tiga) armada dari Dinas Pekerjaan Umum, 2 (dua) armada dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), 4 (empat) dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan 1 armada dari PMI. Jumlah tersebut sangatlah memadai sehingga Insyaa Allah tidak ada kendala dalam hal pendistribusian air bersih,” tegas mbak Ita, sapaan akrab wali kota belum lama ini.

Menurut mbak Ita, pendistribusian air bersih ini dilaksanakan secara kolaboratif. Dijelaskannya, apabila terdapat permintaan air bersih, maka Dinas PU, Disperkim, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PMI akan mendukung distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Bahkan menurut Kepala Markas PMI Kota Semarang, Mugiyanto sejak akhir Juli sampai dengan bulan ini, pihaknya rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak. “Total sampai dengan saat ini, sebanyak 135 tangki air telah kita distribusikan kepada masyarakat. Kita fokus di empat wilayah di Kota Semarang yang paling besar terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Banyumanik, Kacematan Tembalang, Kecamatan Mijen dan Kecamatan Ngaliyan,” terang Mugiyanto.

Dengan alasan kemanusiaan, pihaknya bahkan juga mengirimkan bantuan distribusi air bersih hingga ke wilayah perbatasan Semarang dan Ungaran. “Untuk mobil operasional yang dimiliki PMI sebanyak 1 unit mobil tangki, untuk pelayanan 1 hari bisa 3 kali menyesuaikan permintaan dari masyarakat,” pungkas Mugi.

Dalam seminggu terakhir, hingga Selasa (31/10) besok, sesuai jadwal pihaknya telah mendistribusikan air bersih di beberapa wilayah seperti Kelurahan Jangli, Tandang, Meteseh, Gondoriyo, Kedungpane dengan kapasitas tangki masing-masing 5.000 liter.

Gathering dengan Media, Bank Jateng Sosialisasikan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Jateng adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

“Itu dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 1 nomor 3,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi.

Hal tersebut dia sampaikan, dihadapan perwakilan awak media, dalam acara Gathering dengan Media Partner Bank Jateng, di Cafe TigaSurya Semarang, Kamis (26/10/2023). Acara yang juga dihadiri jajaran Sekretaris Perusahaan Bank Jateng dan puluhan perwakilan media tersebut, berlangsung hangat dan akrab.

Herry memaparkan, ada empat pilar pergerakan TJSL Bank Jateng, yang pertama Dana Sosial, yaitu kemitraan, seperti modal kerja, capacity building. Kemudian non kemitraan, seperti sosial kesehatan, pendidikan, seni budaya dan cagar budaya.

Selanjutnya yang kedua adalah Pemulihan Ekonomi Daerah (PED), dengan penyaluran bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi. Dalam hal ini bantuan yang disalurkan ke kabupaten/kota minimal Rp 1 miliar.

Berikutnya yang ketiga adalah Program Mitra Jateng 02 (PMJ02), dengan menyalurkan subsidi kredit milenial dan subsidi kredit lapak.

“Sedangkan yang keempat adalah penyaluran bantuan untuk Program Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK). Besarnya bantuan yang disalurkan ke kabupaten atau kota juga minimal Rp 1 miliar,” beber Herry.

Sementara untuk sasaran penyaluran TJSL Bank Jateng, yaitu masyarakat miskin di wilayah Provinsi Jawa Tengah, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Baik perorangan maupun kelompok.

Selain itu, lanjut Herry, masyarakat rentan miskin di Provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan rekomendasi dari gubernur, bupati/wali kota, serta Pemerintah Daerah Jawa Tengah.

Ia pun mencontohkan, beberapa program TJSL yang sudah dilakukan, diantaranya dalam hal penanganan stunting, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, baik di kabupaten maupun provinsi.

“Kita telah laksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan kepala puskesmas, kepala desa, programer gizi dan bidan desa. Kemudian juga mengadakan pelatihan bagi kader pendamping intervensi keluarga, serta launching pemberian makanan tambahan atau PMT lokal balita gizi kurang dan bumil KEK atau anemia,” ujar Herry.

Selain itu juga dilakukan penyaluran bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dimana suatu hunian atau tempat tinggal yang tidak memenuhi persyaratan untuk hunian baik secara teknis maupun non teknis. Pada umumnya rumah tidak layak huni erat kaitannya dengan pemukiman kumuh karena pada dasarnya di daerah permukiman kumuh tergambar kemiskinan masyarakat.

“Dengan pola kemitraan dan non kemitraan dalam pengentasan kemiskinan, Bank Jateng selalu berkolaborasi dengan stakeholder, supaya penyaluran bantuan berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran, sehingga semua dapat merasakan nilai manfaat secara bersama-sama. Sejak tahun 2006 Total Penyaluran TJSL Bank Jateng sebesar Rp 321,3 miliar,” ungkap Herry.

Dirinya atas nama manajemen, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada media yang menjadi mitra, yang selama ini telah membantu untuk mengawal dan mempublikasikan program-program Bank Jateng kepada masyarakat.

“Kami juga terus menjalin kerjasama dan silaturahmi yang baik kepada semua media dalam meningkatkan kinerja Bank Jateng sebagai Bank-nya Masyarakat Jawa Tengah. Kami tidak anti kritik, namun tentunya dalam pemberitaan haruslah berimbang. Seperti yang telah diatur dalam kode etik jurnalistik,” imbuh Herry.

Pemkot Semarang Siapkan Generasi Unggulan Lewat Duta Genre 2045

0
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, Generasi Berencana (Genre) merupakan harapan bangsa untuk masa depan. Hal itu diungkapkan Mbak Ita, sapaan akrabnya dalam pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos, Semarang, Minggu (29/10).

“Suatu kehormatan, kami sangat bangga menjadi tuan rumah Adujak Genre, mereka ini bisa menjadi contoh pemuda-pemuda khususnya di Kota Semarang,” kata Mbak Ita, seusai acara.

Menurut Mbak Ita, Genre adalah agen yang harus dikawal dan diperhatikan. Pasalnya, Genre memiliki tiga janji yang terikat, yaitu tidak menikah di usia dini, tidak melakukan seks bebas, dan tidak menggunakan narkotika.

Janji yang kemudian dikenal dengan Three Zero ini adalah kunci menyelamatkan generasi dari jurang kehidupan untuk Indonesia Emas 2045.

“Pastinya ini merupakan suatu tantangan. Bagaimana di satu pihak ada duta-duta Genre luar biasa, di lain pihak mereka juga menyebarkan Three Zero,” ujarnya.

Mbak Ita meyakini kepanjangan tangan pemerintah lewat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersebut, akan membawa dampak positif bagi generasi di usia mereka.

“Mereka menjadi wakil-wakil, bisa bicara dengan bahasa gaulnya. Kalau kami menyampaikan, mungkin masuk kuping kanan, keluar kuping kiri,” ujarnya.

Selain soal Three Zero yang wajib digaungkan, Mbak Ita juga menekankan pentingnya Genre dalam mempromosikan anti-bullying hingga kekerasan seksual.

“Dengan mereka yang sama-sama seusia akan berbeda. Tentunya sekarang ini tidak hanya bullying, tetapi juga pernikahan anak dan kekerasan seksual yang menjadi PR semuanya,” katanya.

Agen-agen yang berasal dari seluruh Indonesia ini akan mengikuti serangkaian proses sebelum dipilih menjadi Duta Genre 2023. “Pemenang kabupaten/kota bertanding di provinsi kemudian dibawa ke nasional, puncaknya di Kota Semarang. Duta genre yang terpilih akan digodog selama tiga hari di Kota Semarang, nanti lahirlah Duta Genre 2023,” kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

Hasto berujar, Genre dengan tiga sumpahnya dapat diibaratkan sebagai upaya pemerintah menyiapkan generasi unggul dalam menghadapi Indonesia emas 2045.

“Mereka adalah remaja yang hebat, cerdas, dan ceria. Inilah nanti mereka yang mengkampanyekan Three Zero,” katanya.

Termasuk di antaranya, berperan dalam penurunan stunting melalui kampanye-kampanye yang dilakukan kepada calon keluarga muda sebelum menikah.

“Mereka bisa kampanye kepada calon keluarga muda dengan bahasa mereka, bagaimana memprovokasi anak-anak muda dengan caranya dia. Peran mereka sangat besar sekali,” ujarnya.

Awanngroup Apresiasi Warga Semarang yang Optimis terhadap Pembangunan Kota

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, AWANNGROUP Hotel & Property Management memberikan apresiasi kepada Warga Kota Semarang yang optimis terhadap pembangunan dan kemajuan kotanya.

Dalam acara media gathering bertajuk “Perubahan Kota Semarang: ke Mana Akan Dibawa?” yang diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2023, di AWANNGROUP Headquarters, Jl. Pemuda No. 112, Lantai 2, Kota Semarang, apresiasi diberikan kepada 15 pemenang yang memberikan peran serta proaktif dan positive comment di media sosial terkait dengan proyek-proyek AWANNGROUP Hotel & Property Management yang sedang berjalan di Kota Semarang.

Direktur Utama Awanngroup, Albert Dwijaya menjelaskan Kota Semarang telah mengalami perubahan dan kemajuan, dan AWANNGROUP Hotel & Property Management berkomitmen untuk turut serta dalam menggerakkan perubahan positif ini.

” Dengan berfokus pada inovasi, pembangunan berkelanjutan, dan pemberdayaan komunitas, AWANNGROUP konsisten dalam berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja, yang bertujuan memberi manfaat dan membawa kualitas hidup untuk Warga Kota Semarang yang lebih baik dan positif,” jelas Albert.

Hal ini merupakan bentuk dukungan positif terhadap Pemerintah Kota Semarang dalam membentuk semangat membangun dan kolaboratif sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ibu Ita).

Albert menandaskan, pembangunan Kota Semarang dan proyek AWANNGROUP Hotel & Property Management memiliki kaitan yang sangat erat.

” Proyek dari AWANNGROUP Hotel & Property Management telah memberikan peran aktif, positif, dan kolaboratif terhadap perekonomian, terutama dalam sektor properti dan pariwisata. Selain itu, AWANNGROUP Hotel & Property Management berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan praktik pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Acara media gathering ini menjadi salah satu wadah bagi peserta untuk menjelajahi dampak positif media sosial dalam perubahan yang sedang terjadi di Kota Semarang.

Selain itu, acara ini juga memfasilitasi diskusi tentang arah masa depan Kota Semarang, mengajak peran serta seluruh warga kota Semarang untuk #BergerakBersama #BekerjaBerkarya

Sesi panel dan diskusi dalam acara ini melibatkan berbagai pihak, terutama anggota media yang menjadi jembatan bagi seluruh stakeholder Kota Semarang: pemerintah, pengusaha, dan segenap warga.

Dengan ini, besar harapan bagi warga Kota Semarang untuk membangun sikap yang positif, utamanya dalam memanfaatkan media sosial menuju “Perubahan Kota Semarang, Ke Mana Akan Dibawa?”. Diharapkan warga Kota Semarang dapat memahami lebih dalam dampak positif dari pembangunan dan bagaimana kolaborasi positif dapat membentuk masa depan Kota Semarang yang lebih cerah.

Dihadiri Ratusan Pemuda Banjarnegara, Ferry Wawan Cahyono : Sumpah Pemuda Pondasi Pembangunan Indonesia

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Lahirnya sumpah pemuda menjadi salah satu pondasi Pembangunan Indonesia. Bahkan, pemuda saat itu memiliki kesadaran akan pendidikan dan berpolitik.

” Adanya semangat sumpah pemuda, menjadikan satu kesatuan, mengikat sebagai anak bangsa, menyatukan sebuah perbedaan,” Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi, MSi saat menjadi narasumber Talkshow, dengan tema ” Peran Pemuda dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif di Era Digital ” di gelar DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jateng, di Banjarnegara, Minggu ( 29/10).

Talkshow diikuti sedikitnya 150 orang pemuda, dari berbagai ormas, OKP, mahasiswa, pengurus BEM, pengurus OSIS, purna Paskibraka, Pramuka, pengurus KNPI dan lainnya.

Acara yang digelar dengan nuansa jawa tersebut, dikemas dengan santai penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap, peringatan sumpah pemuda, dapat selalu dijadikan spirit untuk mengisi kemerdekaan.

“Pendidikan adalah nilai dan spirit yang harus kita pegang, generasi muda harus berdiri paling depan untuk mensukseskan program wajib belajar, tingkatkan kesadaran pendidikan,” ungkap Ketua DPD Ormas MKGR Jateng ini.

Kepala Dindikpora Banjarnegara Teguh Handoko, mengatakan, peran diri masing- masing dalam sebuah organisasi, yakni mengisi organisasi tersebut.

Dirinya menggambarkan, sebuah gelas dan air yang mengisinya. Seperti air yang bisa mengisi gelas untuk mewarnai sebuah organisasi.

“Dimanapun kita berada, mari kita berperan dan berkarya positif dalam bentuk dan hal apapun,” ujar dia.

Ketua Kadin Banjarnegara Akhmad Fajar, mengajak peserta untuk berinteraksi, membuat gambaran dan peran apa yang akan dilakukan untuk memajukan Banjarnegara dari kemampuan masing-masing peserta.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Banjarnegara Sugijen mengatakan, dalam rangka Sumpah Pemusa ke-95 tahun 2023, KNPI Jateng menggelar talkshow di Banjaranegara.

” Kami mengucapkan rasa terimakasih kepada Ketua DPD KNPI Jateng Casytha A Kathmandu, kegiatan ini berjalan lancar. Alhamdulillah, antusias dari peserta sangat tinggi, diikuti setidaknya 150 peserta,” kata dia.

Kejaksaan Agung Tunggu Izin Jokowi untuk Periksa Anggota BPK Achsanul Qosasi terkait Kasus BTS

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung (Kejagung) menunggu izin Presiden Jokowi untuk dapat memeriksa Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi.

Qosasi akan dicecar perihal korupsi BTS 4G Kominfo yang menjerat sejumlah pihak yang kini diadili di PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

“Pemeriksaan terhadap Anggota III BPK inisial AQ yang beredar di masyarakat menunggu persetujuan tertulis dari Presiden, mengacu pada ketentuan UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, Pasal 24,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana di Jakarta, Minggu (29/10).

Pasal 24 itu berisi ‘Tindakan kepolisian terhadap anggota BPK guna pemeriksaan suatu perkara dilakukan dengan perintah Jaksa Agung setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis Presiden.’

Ketentuan tersebut mewajibkan tim penyidik untuk mengikuti prosedur hukum formil yang harus dipenuhi, tim penyidik melalui Jaksa Agung sudah mengirimkan surat ke Presiden, sehingga saat ini Kejagung harus menunggu persetujuan tersebut untuk memanggil saudara AQ sebagai saksi.

“Saya yakin komitmen Presiden dan Jaksa Agung dalam hal pemberantasan korupsi sama, ingin semua permasalahan yang berkembang di persidangan dituntaskan, sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya siapapun yang disebutkan terlibat akan kami klarifikasi sehingga tidak menimbulkan polemik di media dan masyarakat, apakah nanti dapat dikembangkan lagi kita tunggu hasil penyidikan, penyidikan masih terus berjalan,” ujar Ketut.

Sebelumnya, dalam persidangan perkara ini Pengadilan Tipikor Jakarta, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak Simanjuntak mengatakan nama Achsanul Qosasi (AQ), yang merupakan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, saat diperiksa sebagai terdakwa kasus korupsi BTS.

Bentuk Kepedulian terhadap Mantan Pemain PSIS Semarang, Mbak Ita Berikan Bantuan kepada Budiono Sutikno

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang sudah memberikan bantuan kesehatan kepada pemain veteran PSIS Semarang, Budiono Sutikno, yang tengah menderita penyakit diabetes, Sabtu (28/10).

Sebagaimana diberitakan bahwa saat ini mantan pemain PSIS tersebut mengalami katarak akibat komplikasi dari penyakitnya tersebut. Dirinya juga kesulitan bernapas akibat cidera patah hidung yang dialaminya saat masih aktif menjadi atlet sepak bola.

“Saya sudah minta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk mengecek kondisi yang bersangkutan beberapa hari yang lalu,” ujar wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Dari Puskesmas pun sudah melakukan cek kesehatan dan sudah membuat rujukan ke Rumah Sakit untuk bisa segera melaksanakan operasi katarak mas Budi,” lanjut Mbak Ita, sapaan akrab perempuan tersebut.

Pada tahun 1994 – 1995, Budi membela PSIS Semarang dalam Divisi Utama Liga Indonesia atau Liga Indonesia I (Ligina I). Ligina I adalah musim dimulainya Liga Indonesia pasca penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama dengan nama “Liga Dunhill”.

Kini Budi tinggal bersama kedua anaknya di rumah susun, sementara istrinya setahun belakangan mengalami stroke sehingga kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro. Budi tidak berpenghasilan dan untuk kebutuhan sehari-hari selama ini mengandalkan bantuan dari teman-teman mantan sesama atlet.

“Karena itu kami sudah memberikan bantuan uang tunai 1 juta rupiah. Selain itu juga kita berikan dua kasur, dua paket sembako, dan dua selimut,” terang Mbak Ita.

Dirinya berharap, operasi katarak yang akan dijalani Budi dapat berjalan lancar sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidupnya kembali. Dirinya juga memperhatikan anak-anak Budi yang sedang menempuh pendidikan kejar paket C.

“Nanti saya akan bantu bayar sewa rusunnya. Dan anaknya yang masih sekolah akan disupport biaya pendidikan oleh Pemerintah Kota Semarang,” pungkas Mbak Ita.

Mbak Ita Tekankan Pemuda Pancasila untuk Sinergi Bersama Pemkot Semarang ; Sukseskan Pemilu 2024

0
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (29/10).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (29/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Damai 2024 mendatang.

Mbak Ita sapaan akrabnya juga berharap PP Kota Semarang berkomitmen dalam keterlibatan melancarkan kegiatan pesta demokrasi di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (29/10).

Dalam kesempatan itu, ia berkeyakinan PP Kota Semarang di kepengurusan yang baru bisa berkontribusi untuk menjaga kedamaian Pemilu.

Hal ini perlu diperhatikan mengingat Kota Semarang adalah salah satu wilayah yang rawan terjadi konflik baik itu di tingkat provinsi maupun nasional.

“Saya sudah sampaikan, kita harus menjaga kondusifitas Kota Semarang. Dan Kota Semarang kalau menurut hasil rapat dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jateng, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum), Kota Semarang ini berpotensi risiko tinggi, rawan tertinggi. Di Jateng ada urutan pertama dan Indonesia ini urutan 12, sehingga kita harapkan untuk teman-teman Pemuda Pancasila ini untuk mampu menjaga dan mengingatkan,” ujarnya kepada awak media.

Kemudian, Mbak Ita juga mendorong PP Kota Semarang untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memajukan Ibu Kota Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang, Moch Imron memastikan bahwa pihaknya akan ikut andil dalam mensukseskan Pemilu Damai. Ia menyebut tidak akan ada berkepihakan meski sejumlah kader PP tergabung dalam Partai Politik (Parpol).

“Banyak kader-kader kita berada di partai politik, namun ini menjadi suatu bagian kita bisa mewarnai bahwa dalam Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Dan kami berkeyakinan Pemilu kondusif aman,” imbuhnya.

Diskon Semarang Great Sale 2023 Jadi Alternatif Berbelanja dengan Harga Sangat Terjangkau

0
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri pembukaan Semarang Great Sale (Semargres) di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Sabtu malam (28/10).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri pembukaan Semarang Great Sale (Semargres) di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Sabtu malam (28/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gelaran pesta diskon semarak Semarang Great Sale (Semargres) kembali digelar selama sebulan penuh. Event dengan beragam hadiah menarik ini akan diselenggarakan pada tanggal 1-30 November 2023.

Launching semarak Semargres 2023 itu dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan dan Safari Rupiah Special Edition bertajuk ‘The Jewel of Central Java’ di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Sabtu (28/10) malam.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, serta jajaran Forkopimda Kota Semarang lainnya.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan, bahwa Semarang Great Sale atau Semargres merupakan agenda tahunan yang diluncurkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang.

“Semargres 2023 ini bisa mendorong konsumsi masyarakat, serta menjadi magnet atau daya tarik wisatawan untuk datang ke kota Semarang. Diharapkan juga bisa memiliki multiplier effect bagi perputaran perekonomian di Kota Semarang,” kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, Sabtu (28/10) malam.

Tak hanya itu, pembayaran transaksi dengan QRIS dalam event Semargres 2023 ini sekaligus menjadi upaya mendorong digitalisasi.

“Kami Pemerintah Kota terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi warga, salah satunya melalui event diskon berbagai merchant yang ikut dalam Semarang Great Sale kali ini,” jelasnya.

Konsepnya sama, lanjut Mbak Ita, tetapi Semargres kali ini semua memakai QRIS untuk transaksi. “Melalui sinergitas antara Pemerintah Kota, BI, dan OJK kali ini diharapkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang dapat tumbuh semakin kuat. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan dan pembayaran digital diharapkan dapat lebih berkembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, Semarang Great Sale tahun 2023 ini merupakan gelaran yang ke-12.

“Kalau pada tahun kemarin, yang notabenenya terjadi pada saat pandemi, tapi bisa mencapai target transaksi Rp 300 miliar, harapannya kali ini bisa naik 20 persen,” kata Arnaz.

Ia mengatakan, dengan komitmen yang sama, Kadin menggelar Semargres 2023 dengan tujuan agar pariwisata Kota Semarang bisa meningkat dan tentunya perekonomian di Kota Semarang juga bisa ikut meningkat.

Sementara itu, Ade Pramudito, Ketua Semargres 2023 mengatakan, dalam Semargres 2023 ini, teknisnya baik dari hotel, restoran, toko retail sampai di pasar tradisional dan PKL masing-masing menggunakan aplikasi Semargres.

“Semua yang belanja di Semarang bisa melakukan scan pada aplikasi Semargres masing-masing merchant untuk mendapat kupon yang akan diundi. Nantinya akan dapat kupon digital dan diundi untuk bisa mendapatkan hadiah Semargres,” katanya.

Tak hanya hotel dan pusat perbelanjaan, pasar-pasar tradisional dan PKL juga akan ikut menjadi merchant di Semargres 2023.

“Tahun lalu, ada 15 pasar dan PKL di Kota Semarang yang ikut. Malah paling besar tahun lalu transaksi di Pasar Wonodri. Mereka dalam sehari bisa mengeluarkan 2000 kupon. Dengan tingginya transaksi di pasar-pasar itu diharapkan perputaran ekonomi juga meningkat,” jelasnya.

Terima Kunjungan Pj Gubernur Jateng, Cipayung Jateng Siap Wujudkan Pemilu Damai dan Aman

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kelompok Cipayung Plus Jawa Tengah (Jateng) menerima kunjungan silaturahmi Pj Gubernur Jateng Komjen Pol (P) Nana Sudjana di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Jawa Tengah, di Jalan Tumpang Raya, Semarang, Jumat (27/10/2023).

Ada tujuh organisasi mahasiswa yang bernaung dalam kelompok Cipayung Plus Jateng, meliputi HMI, PMKRI, GMNI, GMKI, PMII, IMM dan KAMMI yang menyambut kedatangan Nana Sudjana.

Perwakilan dari pengurus dari GMNI Jateng, Giwantoro mengatakan rekan-rekan sangat senang dengan kehadiran Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Jateng itu bertujuan silaturahmi sekaligus berdiskusi tentang kondisi di Jateng. Selain itu juga membahas persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 damai dan aman.

Pihaknya juga menyatakan siap mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan aman dan damai.

“GMNI dengan OKP lainnya siap untuk bersinergi dengan Pemda untuk kemajuan Jateng. Kami juga mendukung penyelenggaraan Pemilu secara damai, aman, dan bermartabat,” kata Giwantoro kepada media, Jumat (27/10/2023).

Selain itu, pihaknya meminta kepada Nana Sudjana agar bisa mendukung pembentukan rumah kebangsaan di kabupaten/kota di Jateng.

“Kami dari Cipayung juga tadi meminta kepada PJ Gubernur Jateng, Pak Nana Sudjana untuk juga mendukung pembentukan Rumah Kebangsaan di kabupaten kota se- Jawa Tengah,” pintanya.

Sementara itu, Nana Sudjana mengatakan, silaturrahim yang dijalin itu untuk merangkul organisasi mahasiswa, agar membantu terciptanya suasana pemilu dan pilkada yang damai.

Menurut dia, pemerintah harus menjalin kerja sama dengan organisasi-organisasi di masyarakat, karena mereka menjadi bagian yang bisa mendinginkan persoalan ketika suhu politik memanas.

“Walaupun kami bersama-sama dengan TNI/ Polri, dan penyelenggara Pemilu, kami juga harus melibatkan organisasi masyarakat,” ujar dia.

Ia berharap, Rumah Kebangsaan Cipayung Plus ini bisa bersama-sama memberikan suasana sejuk, nyaman, dan aman di Jawa Tengah ini. Sebab, jiwa kebangsaannya sudah teruji. Bahkan, mereka sudah lama eksis dan jaringannya sudah terbentuk di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. “Kita harapkan, nanti bisa bersama-sama, kita bersinergi membangun negeri,” pungkasnya.