spot_img
Beranda blog Halaman 339

SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Lakukan Sosialisasi Industri Hulu Migas di Universitas Negeri Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id)- SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) memilih Universitas Negeri Semarang sebagai mitra dalam melaksanakan kuliah umum kali ini mengingat prestasi dan perkembangan pesat Universitas ini.

Universitas Negeri Semarang menjadi pilihan yang tepat untuk menjangkau mahasiswa dalam melaksanakan sosialisasi industri hulu migas dengan mengusung tema “Kontribusi Industri Hulu Migas terhadap Ketahanan Energi Nasional” sekaligus juga melakukan sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), bertempat di Aula Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang, pada Selasa, (24/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. S. Martono, M.si beserta dengan jajarannya; Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Wahyu Dono Nur Amboro; Kepala Kelompok Kerja Asuransi dan Risiko Finansial SKK Migas Heru Setyadi; Kepala Departemen Perpajakan SKK Migas Asep Syaifullah Adnand serta perwakilan dari Perusahaan Migas yang ada di Jabanusa (PT. Pertamina EP Zona 11, Saka Energi Muriah Ltd., ExxonMobil Cepu Ltd.).

Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wahyu Dono mengungkapkan tujuan dan harapannya terkait kegiatan kuliah umum tersebut.

“kuliah umum ini dimaksudkan sebagai sarana saling bersilaturahmi, berdiskusi sekaligus bertukar informasi terkait perkembangan di industri hulu migas. Lembaga pendidikan merupakan salah satu mitra yang sangat strategis dalam membantu menyampaikan informasi – informasi yang berimbang terkait perkembangan industri hulu migas kepada publik” ungkap Wahyu.

Para peserta juga mendapatkan penjelasan tentang peta jalan industri hulu migas.

SKK Migas memiliki tugas memberikan pemahaman/pengenalan mengenai kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi kepada masyarakat termasuk kepada akademisi dan insan dunia pendidikan. Oleh karena itu, SKK Migas Jabanusa memberikan Kuliah Umum kepada kurang lebih 200 orang peserta yang hadir terdiri dari Dosen serta Mahasiswa/I dari seluruh jurusan yang ada di Universitas Negeri Semarang.

Rektor Universitas Negeri Semarang menyambut baik kegiatan kuliah umum dan berharap perusahan-perusahaan migas bisa berkontribusi untuk mahasiswa MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) dan menjadi tenaga ahli di Universitas Negeri Semarang.

Dalam kegiatan ini para mahasiswa juga dapat mengetahui bagaimana operasi migas dilakukan dengan teknologi canggih yang kompleks serta risikonya sehingga untuk dapat memasuki lingkungan kerja di industri tersebut, diperlukan profesionalisme yang tinggi serta memiliki kompetensi yang baik dalam bidangnya masing-masing.

Polres Jepara Berhasil Amankan 2 Kurir Narkoba Jenis Sabu-Sabu

0

JEPARA (Pertamanews.id) – Satresnarkoba Polres Jepara membekuk dua pria berinisial AHB (49) dan MAA (45), kurir narkoba yang ternyata mantan narapidana Nusakambangan. AHB dan MAA ditangkap dengan barang bukti berupa lima paket sabu-sabu dengan total keseluruhan mencapai 511,28 gram dan 1 paket kecil sabu dengan berat 1,60 gram.

“Dalam pengungkapan itu, kami berhasil menangkap kurir sabu berinisial AHB yang merupakan warga Sidoarjo dan MAA warga Pasuruan, Jawa Timur,” jelas Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat menggelar Konferensi Pers di Mapolres Jepara, Kamis (26/10).

Penangkapan dilakukan di Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota, pada Sabtu (21/10/23). Saat meringkus AHB dan MAA, polisi menemukan lima paket sabu-sabu dengan berat rata-rata lebih dari 100 gram dengan jumlah total 511,28 gram dan 1 paket kecil sabu dengan berat 1,60 gram.

AHB sendiri merupakan residivis kasus serupa, yang pernah mendekam di Nusa Kambangan selama 7 tahun. Sedangkan, MAA mendekam di Nusa Kambangan selama 8,5 tahun. Kedua pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial PC di wilayah Jakarta yang akan didistribusikan ke Jepara dengan nilai sebesar Rp. 350 juta.

Atas perbuatannya itu, keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Mobil Listrik dari Presiden Jokowi untuk Siswa Belajar Praktik

0

PALEMBANG (Pertamanews.id) – Kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke SMK Negeri 2 Palembang, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan pada Kamis (26/10) kemarin, tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa maupun guru di sekolah tersebut. Ya, ini merupakan kali pertama seorang presiden berkunjung ke sekolah tersebut.

Namun, lebih dari itu, kunjungan tersebut berbuah “oleh-oleh” manis berupa mobil listrik dari Presiden Jokowi untuk dimanfaatkan para siswa. Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Suparman, bercerita tentang bagaimana awalnya Presiden Jokowi tertarik untuk memberikan mobil listrik ke sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, saat Presiden Jokowi meninjau jurusan teknik kendaraan ringan di sekolahnya, Suparman menyampaikan bahwa pihaknya masih kekurangan mobil berteknologi hybrid sebagai bahan praktik. Mendengar hal tersebut, Presiden Jokowi justru menawarkan alternatif lain, yaitu mobil listrik.

“Kenapa tidak listrik murni saja? Kan kalau hybrid masih menggunakan bahan bakar,” ujar Suparman mengutip Presiden Jokowi.

Menurut Suparman, Presiden Jokowi memandang bahwa ke depannya semua kendaraan akan beralih dari bahan bakar fosil ke energi baru terbarukan. Hal tersebut dikarenakan bahan bakar fosil makin lama akan makin habis dan menghilang.

“Alhamdulillah saya ngomong minta bantu mobil listrik, kemudian dia (Presiden Jokowi) bilang ‘Oke siang ini kami antar. Mau mobil yang mana?’ Kalau saya mana saja yang penting mobil listrik. Tapi kalau misalkan dia masih pakai bahan bakar, di sini sudah cukup. Dan dia berikan mobil listrik,” tutur Suparman.

Setelah kunjungan Presiden Jokowi pada pagi hari, mobil listrik yang dijanjikan tersebut pun datang ke SMK Negeri 2 Palembang pada siang harinya. Mobil tersebut kemudian diserahterimakan dari pihak Sekretariat Presiden yang mewakili Presiden Jokowi ke pihak SMK Negeri 2 Palembang.

Suparman pun berharap kehadiran mobil listrik dari Presiden Jokowi tersebut dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi para siswa SMK Negeri 2 Palembang. Terlebih, saat ini teknologi di bidang otomotif juga terus berkembang sehingga kehadiran mobil listrik tersebut akan menunjang proses pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih, semoga bantuan mobil listriknya bisa kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa dan juga kalau bisa semua jurusan dapat bantuan karena teknologi selalu berkembang, sedangkan kita teknologinya tetap yang seperti ini ya nanti ketinggalan dengan dunia industri,” tandasnya.

Polisi Bongkar Prostitusi Online yang Sediakan Ibu Hamil-Remaja untuk LGBT di Purwokerto

0
Dok Ilustrasi

JAKARTA (Pertamanews.id) – Praktik prostitusi online melibatkan anak di bawah umur hingga ibu hamil dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jateng. Muncikari menawarkan jasa prostitusi gay hingga ibu hamil di Purwokerto melalui media sosial Facebook.

Kasubdit V/Siber Dit Reskrimsus Polda Jateng AKBP Sulistyoningsih, S.E., M.H., mengatakan awalnya petugas melakukan patroli cyber dan menemukan praktik prostitusi dalam grup Facebook yang hanya orang-orang tertentu yang bisa mengakses.

“Lewat Facebook. Kita patroli cyber. Kita temukan kemudian kita dalami,” ungkap AKBP Sulistyoningsih, dilansir dari detik, Kamis (26/10).

Kasubdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jateng tersebut juga menjelaskan bahwa sang pelaku menawarkan pekerjaan dan menjelaskan bahwa pekerjaannya sebagai open BO.

Pelaku menawarkan prostitusi dari berbagai umur dan jenis kelamin, bahkan ibu hamil dan ibu menyusui. Dari informasi itu, kasus tersebut akhirnya dibongkar.

Berdasar pemeriksaan tersangka, harga yang ditawarkan untuk pelayanan yang dipilih beragam. Di antaranya Rp15juta untuk perempuan perawan yang masih bawah umur hingga Rp600ribu untuk pelayanan yang lainnya.

Tersangka yang berperan sebagai muncikari dijerat dengan UU ITE. Sementara mereka yang dipekerjakan tersangka statusnya korban.

Usia terkecil yang diperkerjakan bahkan ada yang 13 tahun. Pelaku juga menyiapkan anak di bawah umur untuk melayani LGBT.

Wapres Ma’ruf Amin Canangkan Gerakan BERES untuk Turunkan Angka Stunting

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin mencanangkan Gerakan Bersama Entaskan Stunting (Beres) untuk menurunkan prevalensi stunting ke angka 14 persen di 2024.

Gerakan Beres itu diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama Kelompok Kompas-Gramedia.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kadin dan Kelompok Kompas-Gramedia atas komitmennya untuk terlibat aktif dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Beres,” ujar Wapres Ma’ruf, Kamis (26/10).

Wapres Ma’ruf mengatakan stunting memerlukan koordinasi secara intensif dengan kementerian/lembaga teknis dan pemerintah daerah untuk menghindari tumpang-tindih antarprogram

Target penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen dikejar oleh pemerintah melalui berbagai upaya, mulai dari penajaman, perbaikan cakupan dan kualitas intervensi spesifik dan sensitif, hingga perbaikan sistem pendataan dan pelaporan.

Pemerintah juga memastikan keterlibatan aktif berbagai lembaga non-pemerintah, seperti dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, lembaga filantropi, mitra pembangunan, dan lembaga swadaya masyarakat.

Wapres Ma’ruf memaparkan sejumlah langkah strategis untuk keberlanjutan gerakan dimaksud. Pertama, program ini mesti melengkapi apa yang sedang dijalankan pemerintah.

Program berikutnya, kata Wapres Ma’ruf, harus dilaksanakan di lokasi prioritas yang tinggi prevalensi stunting atau jumlah anak stunting, agar dapat membantu menurunkan prevalensi secara signifikan dan tepat sasaran.

“Ketiga, program berbentuk aksi nyata yang menyasar langsung pada kelompok sasaran prioritas, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh kelompok tersebut,” terang Wapres Ma’ruf.

Wapres Ma’ruf juga meminta agar penerima manfaat dan pelaku di tingkat masyarakat agar ditempatkan sebagai pelaku utama pelaksanaan program.

“Libatkan mereka dalam setiap tahapan pelaksanaan, sehingga muncul rasa memiliki dan kebanggaan dari masyarakat,” tutur Wapres Ma’ruf. Terakhir, adalah strategi keberlanjutan yang harus disusun sejak awal pelaksanaan program, sehingga masyarakat bersama pemerintah daerah dapat melanjutkan inisiatif tersebut.

Melalui strategi ini, Wapres Ma’ruf berharap, semua program dan kerja sama yang terjalin akan terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Resmikan ’Urban Farming’ Nusaputera, Wali Kota Semarang Yakin Bisa Jadi Percontohan dan Wahana Belajar Para Petani

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penggunaan teknologi apenta phoenix pada green house di Sekolah Nusaputera mendapat apresiasi dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Disampaikan, teknologi tersebut merupakan pengatur suhu, yang apabila suhu di dalam green house lebih dari 37 derajat celcius, maka secara otomatis akan menyemprotkan air dan menyiram tanaman.

“Ini urban farming yang begitu modern. Tadi ada hidroponik yang menggunakan teknologi Apenta Phoenix, yang jika suhu dalam ruangan panas akan ada sprayernya,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya, pada Kick Off Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Rabu (25/10).

Tak hanya itu, lanjutnya, ada juga teknologi sensor tanah yang dikembangkan di Sekolah Nusaputera. Yakni, sensor tanah yang bisa melihat pH atau unsur masam tanah.

“Secara otomatis, sensor akan mengecek tanah kering, kemudian jika tanah kering maka air akan mengalir ke tanah melalui pipa-pipa,” jelasnya.

Ita menyampaikan, di sini, ada juga melon hidroponik. Mereka juga menggunakan sistem digital, dengan QR code mengenalkan pengetahuan tanaman yang dipadukan dengan teknologi.

“Anak-anak diajari dari hulu ke hilir, mereka diajari menanam, hingga mengolah makanan. Bahkan mereka menjual produk olahannya dengan beragam bahasa, ada bahasa Jawa, Cina, Inggris,” imbuhnya.

Tak sampai di situ, Ita juga kagum dengan adanya juga penggunaan aplikasi MyNusaputera. Mereka menjual hasil olahan dan bisa pesan antar, melalui aplikasi tersebut. Menariknya, transaksi mereka menggunakan sistem cashless dengan QRIS.

“Luar biasa, penggunaan teknologi di sini. Jika dikembangkan lagi, ini bisa jadi laboratorium hidup dan percontohan sekolah lain. Bahkan, bukan hanya anak-anak, tapi kelompok tani, kelompok wanita tani, dan petani milenial bisa belajar di sini,” terangnya.

Ketua Yayasan Perguruan Nusaputera, Ridwan Sanjaya mengatakan, sekolah Nusaputera memiliki jenjang pendidikan dari playgroup hingga sekolah tinggi.

“Kita juga punya sekolah menengah kejuruan yang ada bidangnya teknologi. Sehingga teknologi-teknologi yang diceritakan Bu Ita, merupakan pengembangan yang dilakukan SMK Nusaputera,” katanya.

Menurutnya, pengembangan teknologi ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, kolaborasi dengan PT Dunia Bayar Indonesia, yakni perusahaan software dan menghasilkan aplikasi MyNusaputera.

“Kami mengajarkan dari sisi kewirausahaan agar berkembang, tapi juga dari sisi literasi. Literasi terkait urban farming, literasi terkait digital, termasuk keuangan digital. Sehingga, anak-anak sudah mendapatkan pengetahuan itu sejak dari playgroup, TK, SD, SMP, SMA, dan sekolah tinggi,” pungkasnya.

Membanggakan, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Raih Best In Local Wisdom Empowerment Ajang IVL 2023

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi MSi menerima penghargaan kategori Best in Local Wisdom Empowerment dari Indonesia Visionary Leader, pada Malam Inagurasi Indonesia Visionary Leader (IVL) 2023, di MNC Conference Hall, iNews Tower, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (26/10).

Penghargaan bergengsi ini diraih, setelah melewati proses penilaian dan penjurian yang cukup panjang oleh beberapa juri. Prosesnya dimulai sejak bulan Juni 2023.

Ferry yang juga Ketua Ormas MKGR Jateng, dinilai memiliki kepedulian terhadap kearifan lokal, melestarikan dan mengangkat budaya setempat , seperti wayang kulit, kesenian Ebeg atau bisa dikenal kuda lumping, pengembangan desa wisata, pemanfaatan teknologi digital untuk warga setempat dan ekonomi kreatif, UMKM dan mendorong Desa Wisata mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Adapun para panelis yang melaksanakan uji kompetensi Kepala Daerah adalah Dr.L.Saydiman, S.STP, M.Si (Analis Kebijakan Ahli Madya pada Selretariar Jendral Otonomi Daerah Kemendagri) Prof. Dr. Budi Frensidy, SE,M.Kom (Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia) dan Ir. Andi Ilham Said, MSOM, P.hd. (Ketua Pembina Indonesia Institute for corporate Directorship)

Sebagai informasi, acara ini merupakan acara tahunan yang telah menjadi sorotan sejak 2017, Indonesia Visionary Leader, yang diselenggarakan oleh INEWS Media Group yang merupakan bagian dari MNC Group.

Menjadi platform unggulan untuk mengapresiasi pemimpin-pemimpin inspiratif yang telah memberikan kontribusi luar biasa, memajukan instansi maupun wilayahnya masing-masing, kepada bangsa dan negara.

Para penerima tersebut, menjadi contoh nyata bagaimana pemimpin dapat berperan sebagai penjaga resiliensi ekonomi. Mereka telah berdedikasi dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja dalam membangun instansi dan wilayah kerjanya masing-masing.

Penghargaan diserahkan langsung, oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas kepada Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono dan kepada 12 penerima penghargaan 2023, dengan tema Pemimpin Sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi.

Ferry Wawan Cahyono mengatakan, pihaknya mengaku bangga dan mengapresiasi atas penghargaan ini, karena melalui proses penilaian yang cukup panjang.

“Syukur Alhamdulillah, saya berterima kasih atas pemberian penghargaan ini. Penghargaan ini, dipersembahkan untuk masyarakat Jawa Tengah, sehingga nantinya dapat mendorong dan motivasi untuk berbuat lebih baik. Banyak yang harus terus dikerjakan, karna kearifan lokal menjadi hal yang sangat penting dengan melibatkan masyarakat ” kata dia.

Seperti diketahui, Ferry Wawan Cahyono mendapat penghargaan bergengsi tersebut, bersama dengan 12 penerima penghargaan IVL 2023.

Adapun kategori penerima penghargaan, di antaranya The Best Leader for Developing Blue Economy Strategy, Best in Integrated Surveillance System in Maritime and Fisheries dan The Best in Local Inclusive Economy.

Berikut daftar penerima penghargaan IVL 2023:

  1. The Best Leader for Developing Blue Economy Strategy – Dianugerahkan kepada Menteri Kelautan & Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M.
  2. Best in Integrated Surveillance System in Maritime and Fisheries – Dianugerahkan kepada Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Dr. Adin Nurawaluddin, M. Han.
  3. The Best in Local Inclusive Economy – Dianugerahkan kepada Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA.
  4. The Best Leader in Economic Development – Dianugerahkan kepada Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief
  5. The Best in Local Community Involvement – Dianugerahkan kepada Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM.
  6. The Best in Rural Administration Empowerment – Dianugerahkan kepada Bupati Situbondo, Drs. H. Karna Suswandi, M.M.
  7. Best in Local Wisdom Empowerment – Dianugerahkan kepada Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, S.Pi, M.Si.
  8. The Best in Strengthening Regional Innovation – Dianugerahkan kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Assoc. Prof. Dr. Jebul Suroso.
  9. Best in Public Services Digital Transformation – Dianugerahkan kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si.
  10. Best in Local Economic Empowerment Advocate – Dianugerahkan kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
  11. Best in Creative Economy Enhancement – Dianugerahkan kepada Pemerintah Kota Malang.
  12. Best in Government Services Digital Innovation – Dianugerahkan kepada Pemerintah Kota Bima.

Dua DPO Asal Kejati Riau Berhasil Dibekuk Tim Tabur Kejagung di Jakarta

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Riau, bertempat di Jl. Siun 1, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/10).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangan persnya.

” Saksi yang diamankan merupakan K dan M berdomisili di Jakarta,” ujar Ketut.

Melalui keterangan persnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor: PRINT-06/L.4/Fd.1/08/2023 tanggal 30 Agustus 2023, dengan ini diminta bantuannya untuk melakukan pencarian dan pengamanan terhadap saksi dalam perkara ‘tindak pidana korupsi penyalahgunaan jabatan atau penerima hadiah atau sesuatu atau janji oleh penyelenggara negara atau pegawai negeri terkait penanganan perkara tindak pidana narkotika atas nama Terdakwa Fauzan Afriansyah alias Vincent alias Dodo alias Doni.

Pada saat diamankan, Saksi K dan Saksi M bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. 

Selanjutnya, kedua saksi dibawa ke kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk diserahkan kepada Tim Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Tinggi Riau.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. 

Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. 

Kejati Jateng dan Pemkot Semarang Kerjasama Buka Layanan Rehabilitasi Pecandu Narkoba di RSWN

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah membuka layanan rehabilitasi baru untuk masyarakat yang mengalami kecanduan Narkoba.

Fasilitas pemulihan ini bernama Balai Rehabilitasi Adhyaksa yang berlokasi di RSWN KRMT Wongsonegoro Kota Semarang. Kepala Kejati Jateng, I Made Suarnawan bersama Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu secara langsung meresmikan Balai Rehabilitasi yang diinisiasi Kejaksaan Negeri Semarang tersebut, Kamis (26/10).

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejati Jateng, I Made Suarnawan mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Semarang atas kerja samanya dalam upaya memberikan pelayanan utamanya pemulihan masyarakat yang mengalami ketergantungan dengan obat-obatan terlarang. Apalagi ini adalah salah satu upaya menjalankan amanat Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Pasal 54 di mana pecandu Narkoba wajib menjalani rehabilitasi.

Lebih lanjut, setiap orang atau pecandu Narkoba yang akan menggunakan layanan ini terlebih dahulu dilakukan asessmen atau penilaian oleh penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang. Kemudian tahapan akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter psikologi yang telah ditunjuk.

“Dalam assesmen itu ada assesmen terpadu, bisa penyidik, jaksa, hakim, termasuk doktor psikolog, lengkap di sana. Kalau sudah terpenuhi, usulan dari asessmen itulah yang akan dijadikan dasar. Dalam hal ini adalah korban penyalahguna ataupun pecandu,” ujarnya usai melakukan peresmian Balai Rehabilitasi.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat, pecandu Narkoba akan menjalani serangkaian kegiatan pemulihan rutin yang telah dikonsep oleh tim. Pihaknya memastikan pemulihan akan dilakukan sampai tuntas.

“Kegiatannya ada dokter yang memeriksa, jangan sampai berpikir berat, makanya tadi diusulkan terkait peluang-peluang perbuatan yang membahayakan harus kita hindari. Tergantung lamanya itu dari asesmen berapa bulan, bisa tiga bulan hingga sembilan bulan. Selain itu terkait pembayaran, apakah keluarga mampu atau tidak, jika tidak mampu pemerintah yang membiayai,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan akan selalu ikut serta memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, jika penanganan pemulihan dilakukan di rumah ataupun bangunan sendiri, akan jauh lebih repot. Sehingga Pemkot Semarang dan Kejati Jateng berkolaborasi untuk membangun balai rehabilitasi.

“Di RSWN ini ada bangunan yang bisa digunakan, kemudian bersama-sama bangunan ini dibangun sesuai standarnya, sehingga korban bisa nyaman di sini hingga masa pemulihan,” paparnya.

Mbak Ita sapaan akrabnya juga mendorong agar para pasien rehabilitasi melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat. Seperti urban farming dan pelatihan lainnya.

“Ini kan masih luas, mungkin diberikan pelatihan atau kegiatan urban farming atau dibuatin kolam ikan, kami sudah membahas dengan Kejari Semarang apa saja program-program penanganannya,” imbuhnya.

Sambut Hari Listrik Nasional ke-78, PLN Rampungkan Proyek SUTT 150 kV Rancaekek – Sunyaragi

0

CIREBON (Pojokjateng.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Tengah (UIP JBT) berhasil menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Rancaekek – Sunyaragi seksi 1 dan 2 beserta dua Gardu Induk (GI) 150 kV yakni GI 150 kV Sunyaragi dan GI 150 kV New Kadipaten.

Keberhasilan ditandai dengan rampungnya proses pemberian tegangan pertama (energize).

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS mengungkapkan bahwa PLN membangun sebanyak 101 tower yang terbentang mulai dari Kota Cirebon hingga ke Kabupaten Majalengka sepanjang 39,52 kilo meter sirkit (kms) yang bertujuan untuk memperkuat serta menambah keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.

“Alhamdulillah menyambut Hari Listrik Nasional yang ke-78 ini, kami berhasil menyelesaikan pembangunan 2 seksi SUTT 150 kV Rancaekek – Sunyaragi. Seksi 1 dan 2 ini terbentang mulai dari GI 150 kV Sunyaragi hingga ke GI 150 kV New Kadipaten. Untuk seksi 3 dan 4 juga akan segera menyusul, seksi ini yang akan mencapai ke Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung,” tutur Djarot.

Lebih lanjut, Djarot menjelaskan bahwa proyek transmisi kelistrikan dengan nilai investasi lebih dari Rp 228 Milyar ini telah melalui serangkaian tahapan pengujian peralatan (commissioning) dan mendapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) yang diterbitkan oleh PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif). Pembangunan proyek ini juga berhasil mencapai angka 96,41% dalam penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Djarot juga menuturkan bahwa selama proyek tersebut berjalan banyak tantangan yang dihadapi. Kendati demikian, menurutnya hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pejuang kelistrikan. Dirinya juga mengatakan bahwa setiap tim mampu bekerja dengan baik. Koordinasi serta kolaborasi juga berjalan dengan mulus sehingga semakin mempermudah pekerjaan di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dikerahkan seluruh pihak yang terkait pada pembangunan ini mulai dari Pemerintah, Kontraktor, PLN Group dan tentunya semua tim di lapangan yang berjuang keras menyelesaikan proyek ini. Semoga infrastruktur ini dapat beroperasi dengan andal dan menyediakan listrik yang berkualitas bagi pelanggan kami,” kata Djarot.

“Dalam setiap pekerjaan, kami senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dan terus melakukan pengembangan kapasitas personil kami dengan memegang teguh prinsip GCG (Good Corporate Governance) agar dapat terus memberikan yang terbaik, terutama dalam pembangunan kelistrikan yang mana merupakan kebutuhan utama masyarakat,” tutup Djarot.