spot_img
Beranda blog Halaman 340

Lionel Messi Kembali Jadi Pemenang Penghargaan Terbaik Ballon d’Or 2023 Gelar ke-8

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bintang Inter Miami dan Timnas Argentina, Lionel Messi resmi didapuk sebagai penerima penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d’Or 2023, Selasa (31/10).

Dalam acara penganugerahan yang digelar di Theatre du Chatelet, Paris, pemenang Ballon d’Or 2023 diumumkan oleh eks bintang Real Madrid yang kini menjadi pemilik Inter Miami, David Beckham.
Baca Juga: Selama Satu Bulan Densus 88 Tangkap 59 Teroris

Messi berada di urutan pertama mengungguli dua nama lainnya, yakni Erling Haaland dan Kylian Mbappe, yang masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga, bola.net.

Ini merupakan gelar Ballon d’Or kedelapan bagi Messi. La Pulga pun semakin meninggalkan prestasi sang rival, Cristiano Ronaldo yang meraih penghargaan ini sebanyak lima kali.

Menariknya, tahun ini merupakan kali pertama sejak 2003 silam nama Cristiano Ronaldo tak masuk dalam daftar nominasi peraih penghargaan Ballon d’Or alias pemain terbaik dunia.

Penyegaran Organisasi, 10 Kepala Kejaksaan Negeri Jawa Tengah Dirotasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) laksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap pejabat eselon lll yang merupakan sepuluh Kejaksaan Negeri (Kejari) yang ada di Jateng.

Rotasi atau penyegaran merupakan suatu hal yang biasa dilakukan disuatu pemerintahan maupun aparat penegak hukum.

Hal itu di sampaikan oleh Kepala Kejati Jateng, I Made Suarnawan saat ditemui usai kegiatan.

Made mengatakan, rotasi ini dilakukan bukan juga di sebabkan dengan akan adanya pesta demokrasi yang akan dilaksanakan 2024 mendatang.

” Mutasi dan rotasi dalam organisasi suatu hal biasa, supaya ada penyegaran dan penyemangat dalam melaksanakan tugas. Jika tidak ada mutasi dan rotasi akan mandeg, kaderisasi tidak berjalan. Bukan karena mau pemilu kemudian dirotasi,” ujar Made.

Pada kesempatan itu, ia berpesan agar pejabat yang baru dapat bekerja profesional dan proporsional. Lebih penting harus menjaga kondusifitas dalam menyambut demokrasi pemilu 2024.

“Termasuk netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap pelaksanaan pemilu. Harus memposisikan diri netral,” tambahnya.

Di sisi lain, Kajati menyebut tidak ada penghentian perkara menjelang pemilu nanti. Pasalnya, hingga kini di Jawa Tengah tidak menangani kasus yang melibatkan calon legislatif.

“Sementara belum ada penghentian perkara. Mudah-mudahan tidak ada,” lanjutnya.

Adapun daftar pejabat yang dilantik yakni Asisten pembinaan kejaksaan tinggi jawa tengah, Sugiyanta; Asisten Intelejen Kejati Jateng Sunarwan; Asisten Tindak Pidana Umum Adhi Prabowo; Asisten Tindak Pidana Khusus Wahyu Sabrudin.

Kemudian sepuluh kajari yang berganti yakni Kepala Kejari Kabupaten Boyolali Agita Tri Moertjahjanto; Kepala Kejari Pemalang Muib; Kepala Kejari Klaten Faizal Banu; Kejari Kab Tegal Ramdoni; Kepala Kejari Barang Epi Paulin Numberi; Kepala Kejari Salatiga Sukamto; Kepala Kejari Purbalingga Agus Khairudin; Kejari Kab Magelang Zein Yusri Munggaran; Kepala Kejari Sragen Virginia; Kepala Kejari Banyumas Agung Sutranggono. Serta Koordinator Kejati Jateng Abdurrachman dan Sandhy Handika.

Kejari Kabupaten Semarang Musnahkan Ratusan Lembar Uang Palsu dan Narkoba

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menghancurkan sejumlah barang bukti perkara tindak pidana umum, di halaman kantor Kejari, Senin (30/10). Mulai dari uang palsu, handphone, hingga narkoba.

Kepala Kejaksaan Negeri Raden Roro Theresia Tri Widorini menyampaikan, barang yang dimusnahkan merupakan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang itu adalah 574 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, 49 buah handphone, 9.775 butir tablet/pil terlarang, 1.204,77968 gram tembakau ganja, dan 566,119 gram bubuk sabu.

Disampaikan, barang bukti itu dihancurkan dengan cara dibakar, diblender sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Sedangkan lembaran uang palsu, dimasukkan mesin pencacah kertas. Sementara HP, dipukul dengan martil.

“Kegiatan ini merupakan transparansi Kejari kepada publik dalam penanganan perkara, dari tahap pertama sampai tahap akhir,” tegasnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha, menyampaikan terima kasih atas kerja keras Kejari, yang telah mendukung pemberantasan narkoba dan kejahatan lainnya di Kabupaten Semarang.

“Kita berharap, pemusnahan barang bukti itu, terutama narkoba, dapat memberantas peredaran zat terlarang itu,” tutur bupati.

Gerak Cepat Pemkot Semarang Hadapi Musim Kemarau dengan Pendistribusian Air Bersih Rutin ke Daerah Terdampak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui beberapa OPD, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), termasuk PMI dan PDAM telah melakukan pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah di Kota Semarang yang mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bahkan menegaskan jika pihaknya telah menyediakan armada yang selalu siap untuk mendistribusikan air bersih.

“Setiap harinya terdapat 10 armada, 3 (tiga) armada dari Dinas Pekerjaan Umum, 2 (dua) armada dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), 4 (empat) dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan 1 armada dari PMI. Jumlah tersebut sangatlah memadai sehingga Insyaa Allah tidak ada kendala dalam hal pendistribusian air bersih,” tegas mbak Ita, sapaan akrab wali kota belum lama ini.

Menurut mbak Ita, pendistribusian air bersih ini dilaksanakan secara kolaboratif. Dijelaskannya, apabila terdapat permintaan air bersih, maka Dinas PU, Disperkim, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PMI akan mendukung distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Bahkan menurut Kepala Markas PMI Kota Semarang, Mugiyanto sejak akhir Juli sampai dengan bulan ini, pihaknya rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak. “Total sampai dengan saat ini, sebanyak 135 tangki air telah kita distribusikan kepada masyarakat. Kita fokus di empat wilayah di Kota Semarang yang paling besar terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Banyumanik, Kacematan Tembalang, Kecamatan Mijen dan Kecamatan Ngaliyan,” terang Mugiyanto.

Dengan alasan kemanusiaan, pihaknya bahkan juga mengirimkan bantuan distribusi air bersih hingga ke wilayah perbatasan Semarang dan Ungaran. “Untuk mobil operasional yang dimiliki PMI sebanyak 1 unit mobil tangki, untuk pelayanan 1 hari bisa 3 kali menyesuaikan permintaan dari masyarakat,” pungkas Mugi.

Dalam seminggu terakhir, hingga Selasa (31/10) besok, sesuai jadwal pihaknya telah mendistribusikan air bersih di beberapa wilayah seperti Kelurahan Jangli, Tandang, Meteseh, Gondoriyo, Kedungpane dengan kapasitas tangki masing-masing 5.000 liter.

Gathering dengan Media, Bank Jateng Sosialisasikan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Jateng adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

“Itu dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 1 nomor 3,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi.

Hal tersebut dia sampaikan, dihadapan perwakilan awak media, dalam acara Gathering dengan Media Partner Bank Jateng, di Cafe TigaSurya Semarang, Kamis (26/10/2023). Acara yang juga dihadiri jajaran Sekretaris Perusahaan Bank Jateng dan puluhan perwakilan media tersebut, berlangsung hangat dan akrab.

Herry memaparkan, ada empat pilar pergerakan TJSL Bank Jateng, yang pertama Dana Sosial, yaitu kemitraan, seperti modal kerja, capacity building. Kemudian non kemitraan, seperti sosial kesehatan, pendidikan, seni budaya dan cagar budaya.

Selanjutnya yang kedua adalah Pemulihan Ekonomi Daerah (PED), dengan penyaluran bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi. Dalam hal ini bantuan yang disalurkan ke kabupaten/kota minimal Rp 1 miliar.

Berikutnya yang ketiga adalah Program Mitra Jateng 02 (PMJ02), dengan menyalurkan subsidi kredit milenial dan subsidi kredit lapak.

“Sedangkan yang keempat adalah penyaluran bantuan untuk Program Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK). Besarnya bantuan yang disalurkan ke kabupaten atau kota juga minimal Rp 1 miliar,” beber Herry.

Sementara untuk sasaran penyaluran TJSL Bank Jateng, yaitu masyarakat miskin di wilayah Provinsi Jawa Tengah, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Baik perorangan maupun kelompok.

Selain itu, lanjut Herry, masyarakat rentan miskin di Provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan rekomendasi dari gubernur, bupati/wali kota, serta Pemerintah Daerah Jawa Tengah.

Ia pun mencontohkan, beberapa program TJSL yang sudah dilakukan, diantaranya dalam hal penanganan stunting, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, baik di kabupaten maupun provinsi.

“Kita telah laksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan kepala puskesmas, kepala desa, programer gizi dan bidan desa. Kemudian juga mengadakan pelatihan bagi kader pendamping intervensi keluarga, serta launching pemberian makanan tambahan atau PMT lokal balita gizi kurang dan bumil KEK atau anemia,” ujar Herry.

Selain itu juga dilakukan penyaluran bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dimana suatu hunian atau tempat tinggal yang tidak memenuhi persyaratan untuk hunian baik secara teknis maupun non teknis. Pada umumnya rumah tidak layak huni erat kaitannya dengan pemukiman kumuh karena pada dasarnya di daerah permukiman kumuh tergambar kemiskinan masyarakat.

“Dengan pola kemitraan dan non kemitraan dalam pengentasan kemiskinan, Bank Jateng selalu berkolaborasi dengan stakeholder, supaya penyaluran bantuan berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran, sehingga semua dapat merasakan nilai manfaat secara bersama-sama. Sejak tahun 2006 Total Penyaluran TJSL Bank Jateng sebesar Rp 321,3 miliar,” ungkap Herry.

Dirinya atas nama manajemen, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada media yang menjadi mitra, yang selama ini telah membantu untuk mengawal dan mempublikasikan program-program Bank Jateng kepada masyarakat.

“Kami juga terus menjalin kerjasama dan silaturahmi yang baik kepada semua media dalam meningkatkan kinerja Bank Jateng sebagai Bank-nya Masyarakat Jawa Tengah. Kami tidak anti kritik, namun tentunya dalam pemberitaan haruslah berimbang. Seperti yang telah diatur dalam kode etik jurnalistik,” imbuh Herry.

Pemkot Semarang Siapkan Generasi Unggulan Lewat Duta Genre 2045

0
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).
Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos Kota Semarang, Minggu (29/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, Generasi Berencana (Genre) merupakan harapan bangsa untuk masa depan. Hal itu diungkapkan Mbak Ita, sapaan akrabnya dalam pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (Genre) 2023 di Hotel MG Setos, Semarang, Minggu (29/10).

“Suatu kehormatan, kami sangat bangga menjadi tuan rumah Adujak Genre, mereka ini bisa menjadi contoh pemuda-pemuda khususnya di Kota Semarang,” kata Mbak Ita, seusai acara.

Menurut Mbak Ita, Genre adalah agen yang harus dikawal dan diperhatikan. Pasalnya, Genre memiliki tiga janji yang terikat, yaitu tidak menikah di usia dini, tidak melakukan seks bebas, dan tidak menggunakan narkotika.

Janji yang kemudian dikenal dengan Three Zero ini adalah kunci menyelamatkan generasi dari jurang kehidupan untuk Indonesia Emas 2045.

“Pastinya ini merupakan suatu tantangan. Bagaimana di satu pihak ada duta-duta Genre luar biasa, di lain pihak mereka juga menyebarkan Three Zero,” ujarnya.

Mbak Ita meyakini kepanjangan tangan pemerintah lewat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersebut, akan membawa dampak positif bagi generasi di usia mereka.

“Mereka menjadi wakil-wakil, bisa bicara dengan bahasa gaulnya. Kalau kami menyampaikan, mungkin masuk kuping kanan, keluar kuping kiri,” ujarnya.

Selain soal Three Zero yang wajib digaungkan, Mbak Ita juga menekankan pentingnya Genre dalam mempromosikan anti-bullying hingga kekerasan seksual.

“Dengan mereka yang sama-sama seusia akan berbeda. Tentunya sekarang ini tidak hanya bullying, tetapi juga pernikahan anak dan kekerasan seksual yang menjadi PR semuanya,” katanya.

Agen-agen yang berasal dari seluruh Indonesia ini akan mengikuti serangkaian proses sebelum dipilih menjadi Duta Genre 2023. “Pemenang kabupaten/kota bertanding di provinsi kemudian dibawa ke nasional, puncaknya di Kota Semarang. Duta genre yang terpilih akan digodog selama tiga hari di Kota Semarang, nanti lahirlah Duta Genre 2023,” kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

Hasto berujar, Genre dengan tiga sumpahnya dapat diibaratkan sebagai upaya pemerintah menyiapkan generasi unggul dalam menghadapi Indonesia emas 2045.

“Mereka adalah remaja yang hebat, cerdas, dan ceria. Inilah nanti mereka yang mengkampanyekan Three Zero,” katanya.

Termasuk di antaranya, berperan dalam penurunan stunting melalui kampanye-kampanye yang dilakukan kepada calon keluarga muda sebelum menikah.

“Mereka bisa kampanye kepada calon keluarga muda dengan bahasa mereka, bagaimana memprovokasi anak-anak muda dengan caranya dia. Peran mereka sangat besar sekali,” ujarnya.

Awanngroup Apresiasi Warga Semarang yang Optimis terhadap Pembangunan Kota

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, AWANNGROUP Hotel & Property Management memberikan apresiasi kepada Warga Kota Semarang yang optimis terhadap pembangunan dan kemajuan kotanya.

Dalam acara media gathering bertajuk “Perubahan Kota Semarang: ke Mana Akan Dibawa?” yang diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2023, di AWANNGROUP Headquarters, Jl. Pemuda No. 112, Lantai 2, Kota Semarang, apresiasi diberikan kepada 15 pemenang yang memberikan peran serta proaktif dan positive comment di media sosial terkait dengan proyek-proyek AWANNGROUP Hotel & Property Management yang sedang berjalan di Kota Semarang.

Direktur Utama Awanngroup, Albert Dwijaya menjelaskan Kota Semarang telah mengalami perubahan dan kemajuan, dan AWANNGROUP Hotel & Property Management berkomitmen untuk turut serta dalam menggerakkan perubahan positif ini.

” Dengan berfokus pada inovasi, pembangunan berkelanjutan, dan pemberdayaan komunitas, AWANNGROUP konsisten dalam berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja, yang bertujuan memberi manfaat dan membawa kualitas hidup untuk Warga Kota Semarang yang lebih baik dan positif,” jelas Albert.

Hal ini merupakan bentuk dukungan positif terhadap Pemerintah Kota Semarang dalam membentuk semangat membangun dan kolaboratif sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ibu Ita).

Albert menandaskan, pembangunan Kota Semarang dan proyek AWANNGROUP Hotel & Property Management memiliki kaitan yang sangat erat.

” Proyek dari AWANNGROUP Hotel & Property Management telah memberikan peran aktif, positif, dan kolaboratif terhadap perekonomian, terutama dalam sektor properti dan pariwisata. Selain itu, AWANNGROUP Hotel & Property Management berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan praktik pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Acara media gathering ini menjadi salah satu wadah bagi peserta untuk menjelajahi dampak positif media sosial dalam perubahan yang sedang terjadi di Kota Semarang.

Selain itu, acara ini juga memfasilitasi diskusi tentang arah masa depan Kota Semarang, mengajak peran serta seluruh warga kota Semarang untuk #BergerakBersama #BekerjaBerkarya

Sesi panel dan diskusi dalam acara ini melibatkan berbagai pihak, terutama anggota media yang menjadi jembatan bagi seluruh stakeholder Kota Semarang: pemerintah, pengusaha, dan segenap warga.

Dengan ini, besar harapan bagi warga Kota Semarang untuk membangun sikap yang positif, utamanya dalam memanfaatkan media sosial menuju “Perubahan Kota Semarang, Ke Mana Akan Dibawa?”. Diharapkan warga Kota Semarang dapat memahami lebih dalam dampak positif dari pembangunan dan bagaimana kolaborasi positif dapat membentuk masa depan Kota Semarang yang lebih cerah.

Dihadiri Ratusan Pemuda Banjarnegara, Ferry Wawan Cahyono : Sumpah Pemuda Pondasi Pembangunan Indonesia

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Lahirnya sumpah pemuda menjadi salah satu pondasi Pembangunan Indonesia. Bahkan, pemuda saat itu memiliki kesadaran akan pendidikan dan berpolitik.

” Adanya semangat sumpah pemuda, menjadikan satu kesatuan, mengikat sebagai anak bangsa, menyatukan sebuah perbedaan,” Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi, MSi saat menjadi narasumber Talkshow, dengan tema ” Peran Pemuda dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif di Era Digital ” di gelar DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jateng, di Banjarnegara, Minggu ( 29/10).

Talkshow diikuti sedikitnya 150 orang pemuda, dari berbagai ormas, OKP, mahasiswa, pengurus BEM, pengurus OSIS, purna Paskibraka, Pramuka, pengurus KNPI dan lainnya.

Acara yang digelar dengan nuansa jawa tersebut, dikemas dengan santai penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap, peringatan sumpah pemuda, dapat selalu dijadikan spirit untuk mengisi kemerdekaan.

“Pendidikan adalah nilai dan spirit yang harus kita pegang, generasi muda harus berdiri paling depan untuk mensukseskan program wajib belajar, tingkatkan kesadaran pendidikan,” ungkap Ketua DPD Ormas MKGR Jateng ini.

Kepala Dindikpora Banjarnegara Teguh Handoko, mengatakan, peran diri masing- masing dalam sebuah organisasi, yakni mengisi organisasi tersebut.

Dirinya menggambarkan, sebuah gelas dan air yang mengisinya. Seperti air yang bisa mengisi gelas untuk mewarnai sebuah organisasi.

“Dimanapun kita berada, mari kita berperan dan berkarya positif dalam bentuk dan hal apapun,” ujar dia.

Ketua Kadin Banjarnegara Akhmad Fajar, mengajak peserta untuk berinteraksi, membuat gambaran dan peran apa yang akan dilakukan untuk memajukan Banjarnegara dari kemampuan masing-masing peserta.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Banjarnegara Sugijen mengatakan, dalam rangka Sumpah Pemusa ke-95 tahun 2023, KNPI Jateng menggelar talkshow di Banjaranegara.

” Kami mengucapkan rasa terimakasih kepada Ketua DPD KNPI Jateng Casytha A Kathmandu, kegiatan ini berjalan lancar. Alhamdulillah, antusias dari peserta sangat tinggi, diikuti setidaknya 150 peserta,” kata dia.

Kejaksaan Agung Tunggu Izin Jokowi untuk Periksa Anggota BPK Achsanul Qosasi terkait Kasus BTS

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung (Kejagung) menunggu izin Presiden Jokowi untuk dapat memeriksa Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi.

Qosasi akan dicecar perihal korupsi BTS 4G Kominfo yang menjerat sejumlah pihak yang kini diadili di PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

“Pemeriksaan terhadap Anggota III BPK inisial AQ yang beredar di masyarakat menunggu persetujuan tertulis dari Presiden, mengacu pada ketentuan UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, Pasal 24,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana di Jakarta, Minggu (29/10).

Pasal 24 itu berisi ‘Tindakan kepolisian terhadap anggota BPK guna pemeriksaan suatu perkara dilakukan dengan perintah Jaksa Agung setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis Presiden.’

Ketentuan tersebut mewajibkan tim penyidik untuk mengikuti prosedur hukum formil yang harus dipenuhi, tim penyidik melalui Jaksa Agung sudah mengirimkan surat ke Presiden, sehingga saat ini Kejagung harus menunggu persetujuan tersebut untuk memanggil saudara AQ sebagai saksi.

“Saya yakin komitmen Presiden dan Jaksa Agung dalam hal pemberantasan korupsi sama, ingin semua permasalahan yang berkembang di persidangan dituntaskan, sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya siapapun yang disebutkan terlibat akan kami klarifikasi sehingga tidak menimbulkan polemik di media dan masyarakat, apakah nanti dapat dikembangkan lagi kita tunggu hasil penyidikan, penyidikan masih terus berjalan,” ujar Ketut.

Sebelumnya, dalam persidangan perkara ini Pengadilan Tipikor Jakarta, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak Simanjuntak mengatakan nama Achsanul Qosasi (AQ), yang merupakan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, saat diperiksa sebagai terdakwa kasus korupsi BTS.

Bentuk Kepedulian terhadap Mantan Pemain PSIS Semarang, Mbak Ita Berikan Bantuan kepada Budiono Sutikno

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang sudah memberikan bantuan kesehatan kepada pemain veteran PSIS Semarang, Budiono Sutikno, yang tengah menderita penyakit diabetes, Sabtu (28/10).

Sebagaimana diberitakan bahwa saat ini mantan pemain PSIS tersebut mengalami katarak akibat komplikasi dari penyakitnya tersebut. Dirinya juga kesulitan bernapas akibat cidera patah hidung yang dialaminya saat masih aktif menjadi atlet sepak bola.

“Saya sudah minta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk mengecek kondisi yang bersangkutan beberapa hari yang lalu,” ujar wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Dari Puskesmas pun sudah melakukan cek kesehatan dan sudah membuat rujukan ke Rumah Sakit untuk bisa segera melaksanakan operasi katarak mas Budi,” lanjut Mbak Ita, sapaan akrab perempuan tersebut.

Pada tahun 1994 – 1995, Budi membela PSIS Semarang dalam Divisi Utama Liga Indonesia atau Liga Indonesia I (Ligina I). Ligina I adalah musim dimulainya Liga Indonesia pasca penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama dengan nama “Liga Dunhill”.

Kini Budi tinggal bersama kedua anaknya di rumah susun, sementara istrinya setahun belakangan mengalami stroke sehingga kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro. Budi tidak berpenghasilan dan untuk kebutuhan sehari-hari selama ini mengandalkan bantuan dari teman-teman mantan sesama atlet.

“Karena itu kami sudah memberikan bantuan uang tunai 1 juta rupiah. Selain itu juga kita berikan dua kasur, dua paket sembako, dan dua selimut,” terang Mbak Ita.

Dirinya berharap, operasi katarak yang akan dijalani Budi dapat berjalan lancar sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidupnya kembali. Dirinya juga memperhatikan anak-anak Budi yang sedang menempuh pendidikan kejar paket C.

“Nanti saya akan bantu bayar sewa rusunnya. Dan anaknya yang masih sekolah akan disupport biaya pendidikan oleh Pemerintah Kota Semarang,” pungkas Mbak Ita.