spot_img
Beranda blog Halaman 340

Alumni FK Unair Angkatan 2000 Dukung Pengentasan Stunting Lewat Kegiatan Bakti Sosial di Gunung Pati Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Salah satu permasalahan yang tengah dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini adalah tingginya angka stunting, yang mencapai 21.6% pada tahun 2022 berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

Standar WHO menetapkan bahwa prevalensi stunting suatu negara seharusnya berada di bawah 20%.

WHO mendefinisikan stunting sebagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak di bawah standar.

Menanggapi hal itu, Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) angkatan 2000 mendorong serta mendukung pengentasan angka Stunting dengan menggelar kegiatan Bakti Sosial di Kota Semarang, bertempat di Aula Daigi kecamatan Gunung Pati, Sabtu (28/10).

Koordinator FK Unair Angkatan 2000, dr Marthasarai Rosalina SpM mengungkapkan bahwa angka stunting di Jawa Tengah sebesar 20,8%, dan inilah yang menjadi motivasi bagi mereka untuk menyelenggarakan bakti sosial di Gunung Pati, Semarang.

“Angka stunting di Jawa Tengah sebesar 20,8%, hal inilah yang melatar belakangi bakti sosial kami, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga angkatan 2000 untuk mengadakan bakti sosial di Gunung Pati, Semarang”, ucap Marthasari.

Diketahui, Bakti sosial ini merupakan bagian dari peringatan Dies Natalis FK Unair yang ke-110 dengan tema “FK UNAIR CEGAH STUNTING MENUJU GENERASI INDONESIA SEHAT”.

FKUA 2000 juga memiliki visi dan misi menjadi alumni FK Unair yang berkualitas dan berintegritas, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, memegang teguh nilai-nilai Pancasila, dan berbakti kepada bangsa.

Senada dengan hal itu, Ketua Panitia Baksos FK 2000 sekaligus perwakilan dari Yayasan DAIGI, dr Amanda Syafrida menjelaskan kegiatan bakti sosial yang berlangsung saat ini, pihaknya turut melibatkan masyarakat serta peran kader yang ikut membantu menangani permasalahan Stunting di Gunung Pati, Kota Semarang.

“Bakti sosial akan dihadiri oleh keluarga dan kader yg terjun langsung menangani stunting di kecamatan Gunung Pati”, kata Amanda.

Amanda juga menjelaskan rangkaian kegiatan bakti sosial mencakup berbagai kegiatan seperti seminar tentang stunting, pemilihan menu makanan sehat, demonstrasi memasak makanan sehat, pembagian sembako, pembagian susu dan biskuit, serta hadiah doorprize.

“Akan dilaksanakan serangkaian acara berupa seminar tentang stunting, cara memilih menu sehat, demo memasak sehat, pembagian sembako, pembagian susu dan biskuit serta doorprize”, lanjut Amanda.

Dalam bakti sosial ini, keluarga dan kader dihadirkan untuk bisa terlibat langsung dalam penanganan stunting yang ada di wilayah Kota Semarang khususnya di kecamatan Gunung Pati.

Selanjutnya, Ketua Umum Yayasan Kursi Putih, Dr. Putri Airlangga, berharap bahwa ke depannya acara-acara seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung kesehatan dan pendidikan anak, sesuai dengan visi yayasan.

” Kegiatan kali ini memang sejalan dengan visi kami yang berfokus kepada kegiatan sosial untuk masyarakat, maka dari itu kami akan terus mendukung dan berharap kegiatan seperti ini akan terus berjalan,” kata Putri.

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2023, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan dan Perubahan Cepat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda 2023 majulah pemuda Indonesia, serta mengajak generasi muda untuk siap menghadapi tantangan dan perubahan yang begitu cepat.

Generasi muda menghasilkan karya terbaik dan berkontribusi membangun dan memajukan negeri.

Menurutnya, tantangan anak muda saat ini tidaklah mudah, cepat merespon perkembangan dan tumbuhnya industri yang semakin hari semakin cepat. Perkembangan yang ada, harus bisa dimanfaatkan untuk membawa Indonesia semakin maju.

“ Kita telah menyaksikan tumbuhnya dan berkembangnya revolusi industri, siklus inovasi, rantai distribusi yang mengalami pergeseran dan perkemangan dengan komplek cepat dan pendek,” kata Ferry legislator dar Partai Golkar Dapil Jateng-10 yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/10).

Seperti dicontohkannya, lahirnya perusahaan tranasportasi terbesar tanpa kendaraan seperti grab dan gojek, lahirnya perusahaan telekomunikasi tanpa infrastruktur dan jarigan seperti whatsup dan telegram.

Demikian juga, perusahaan ritel terbesar tanpa store konvensional,seperti Tokopedia dan bukalapak, movie terbesar tanpa tanpa theatre seperti Netflix dan lain sebagainya.

Revolusi industri menyebabkan organisasi bisnis dan lingkungan telah mengalami peningkatan pola, Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA). Kondisi transformasi yang terjadi dengan super cepat, tanpa bisa kita duga, rumit dan membingungkan.

“ Adanya kondisi tersebut, kita tidak bisa mundur, kita harus siap untuk menghadapi perubahan yang begitu cepat ini. saat ini yang sangat diperlukan agar sukses dan memenangkan persaingan adalah membekali diri dengan kepercayaan yang tinggi,” katanya.

Untuk meningkatkan kepercayaan diri tersebut, ada beberapa yang harus dilakukan yakni, harus yakin dengan kekuatan Tuhan yang maha pengasih dan penyayang. Selalu menjaga penampilan dan hentikan pemikiran negatif, temukan kelebihan diri, rajin membaca, olah raga, menyapa dengan sopan dan selalu persiapan sebaik mungkin.

“ Kita harus terus memilki mimpi dan terus melakukan intropeski diri, serta senantiasa bersyukur dan berdoa sebelum memulai aktivitas,” Ujar dia.

Raut Wajah Gembira Warga Mijen Terima Bantuan Jumat Berkah dari Wali Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Sosial secara rutin menggelar Jumat Berkah, safari dari satu kelurahan ke kelurahan lain memberikan bantuan kepada masyarakat.

Kali ini, Jumat 27 Oktober 2023, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyambangi warga di RT 06/06 Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita menuju rumah-rumah warga yang kurang mampu, sembari memberikan bantuan berupa bahan-bahan makanan dan kebutuhan pokok.

Satu yang menjadi perhatian Ita, yakni tatkala tiba di rumah Agung Kristiantoro, warga desa Krajan Selatan, RT 06 RW VI, Kelurahan Wonolopo.

Agung, yang telah lama menderita stroke ini merespon kedatangan Ita dengan raut wajah gembira. Meski berada di atas kursi roda, tangannya berusaha meraih Mbak Ita sembari meneteskan air mata.

Lelaki berusia 47 tahun tersebut telah tiga tahun ditinggalkan istrinya meninggal dunia. Ia tak sendiri, dan hidup bersama mertuanya, yang bernama Sri Tutik.

Agung lalu menangis menyambut Ita, lantaran kaget ada kepala daerah yang mau ‘blusukan’ memberikan bantuan dan menyapa dirinya yang notabenya warga tak mampu.

“Ini mantu saya, katanya terharu didatengi bu Walikota,” ujar Sri Tutik sambil memeluk Ita.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial memiliki program berbagi bernama Jumat Berkah.

“Awalnya, kegiatan Jumat Berbagi ini berlangsung di kantor kelurahan atau kecamatan. Tapi saya minta langsung menyasar ke warga-warga,” ujar Ita.

Menurutnya, dengan berkeliling sembari memberikan bantuan langsung seperti hari ini, masyarakat bisa lebih tahu kegiatan dan program Pemkot Semarang.

“Seperti ini tadi, kita ada di sekeliling rumah warga sehingga mereka tahu program Pemkot Semarang yang mendorong masyarakat lebih sejahtera,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Ita juga ingin melihat langsung kondisi masyarakat di berbagai penjuru Kota Semarang.

“Tentu dengan turun seperti ini, warga tahu bahwa kami hadir di wilayah ini dan senantiasa mensupport warga. Seperti Mas Agung ini, warga Kota Semarang yang stroke sejak lama dan butuh support dari Pemkot Semarang,” jelasnya.

Keren ! Ini Cara Wali Kota Semarang Atasi Kenaikan Harga Cabai di Pasar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyoroti kenaikan harga beberapa komoditi pangan di Kota Semarang, salah satunya yakni kenaikan harga cabai.

“Ini kan memang lagi El Nino ya. Jadi pastinya dipengaruhi dari supply dan demand, ketersediaan komoditi itu di pasaran,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota Semarang.

Menurutnya, tak hanya harga cabai saja yang naik, harga beras, dan gula bahkan telah lebih dahulu naik.

“Kalau saya lihat malah tidak hanya cabai saja. Tapi ada beras yang sudah melesat naik sejak satu atau dua bulan yang lalu. Kemudian gula, telur juga sedikit naik, namun harga bawang merah malah cenderung turun,” katanya.

Mbak Ita mengaku telah berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan untuk menggelar operasi pasar.

“Harga cabai rawit dan cabai keriting memang mulai naik kisaran harga antara Rp 2.000 – Rp 5.000. Kami akan melakukan penetrasi pasar, mengantisipasi harga-harga yang naik. Gak harus beras tapi semua komoditi yang naik akan kami sorot,” imbuhnya.

Ia menyebut, jika permintaan cabai saat ini memang belum terlalu tinggi. Ia memprediksi kenaikan harga itu lantaran distribusi dan HET (Harga Eceran Tertinggi) cabai memang sedang cukup tinggi.

“Solusinya ya dengan swasembada pangan. Makanya saya selalu mendorong masyarakat khususnya di Kota Semarang ini untuk melalukan urban farming. Ayo menanam cabai, ayo tanam tomat, dan sebagainya,” kata Mbak Ita.

Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

KWT tersebut, menanam beragam komoditi yang biasa dikonsumsi masyarakat, seperti cabai, tomat, terong, bawang, dan aneka sayur hijau.

“Saya senang di KWT Mijen ini, ibu-ibu gemar menanam, bahkan mereka tidak ada yang mengeluh cabai naik,” katanya.

Hal ini, lanjut Mbak Ita, karena mereka sudah bisa memenuhi kebutuhan di wilayah masing-masing. “Ibu-ibu mau nyambel tinggal metik, mau bikin sayur bening tinggal metik. Bahkan saya juga panen tomat Gamara di sini. Ini yang kita harapkan, masyarakat jangan cemas karena kita bisa memenuhi sendiri kebutuhan dan daulat pangan di Kota Semarang itu sangat penting,” jelasnya.

Yenny Wahid Deklarasikan Barisan Kader Gus Dur Dukung Ganjar-Mahfud

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, mendeklarasikan dukungannya ke pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan masuk ke dalam struktur Tim Pemenangan Nasional (TPN).

Di TPN Yenny akan menjadi Dewan Penasihat bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

“Jadi Mbak Yenny itu akan bergabung di struktur tim pemenangan nasional. Beliau itu akan duduk di dewan penasihat bersama dengan Mbak Puan,” kata Ketua TPN Ganjar-Mahfud Arsjad Rasjid di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Arsjad menyebut akan ada tokoh-tokoh lain yang mendukung Ganjar-Mahfud Md. Tokoh yang akan bergabung itu juga akan masuk ke dalam TPN Ganjar-Mahfud.

“Jadi ini lah simbol-simbol bagaimana pemimpin-pemimpin Indonesia, dan nanti ada yang lain-lain, jadi itu lah bagaimana kita memastikan satu hati bersama,” ujarnya.

Yenny Wahid sudah resmi memberikan dukungan ke bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan bakal calon wakil presiden Mahfud Md.

Deklarasi itu dinyatakan Yenny di depan perwakilan partai pengusung Ganjar-Mahfud.

“Kami Barisan Kader Gus Dur mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md,” kata Yenny Wahid.

Yenny mengatakan tak mudah menentukan pilihan untuk mendukung Ganjar-Mahfud Md. Kedekatan Mahfud dengan Gus Dur menjadi salah satu faktor Yenny melabuhkan dukungan terhadap Ganjar-Mahfud.

“Prof Mahfud Md adalah orang yang selama ini dekat dengan kami, beliau ini dan juga kader Gus Dur, kedekatan ini sudah berlangsung lama kedekatan yang terjalin sejak Gus Dur masih ada,” ujar Yenny.

ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta Ajak Masyarakat Nonton Konser Sambil Berdonasi

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta sukses menggelar Intimate Charity Concert dengan tema ‘Social Movement: Panji Sakti x Barley & Barrel’ pada Rabu, 25 Oktober 2023 di Barley&Barrel – Yogyakarta.

Mengusung konsep Charity Intimate Concert, ARTOTEL Suites Bianti mengajak masyarakat untuk bersama-sama menikmati alunan musik serta musikalisasi puisi yang dibawakan oleh Panji Sakti sembari menggalang dana bagi Panti Asuhan lokal yang ada di kota Yogyakarta.

Konser ini dibuka oleh Panji Sakti yang membawakan salah satu lagu andalannya ‘Sang Guru’. Nampak, pengunjung ikut menyanyikan setiap lirik yang dilantunkan. Tak lupa, Panji Sakti selalu memberikan nasihat-nasihat dan syiar ketika transisi pergantian lagu yang dilantunkan.

Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta bersama dengan Panji Sakti sebagai rasa solidaritas terhadap sesama yang membutuhkan. Adapun dalam kesempatan tersebut, pengunjung diajak untuk memberikan donasi sepanjang acara berlangsung.

General Manager ARTOTEL Suites Bianti, Imant Setiawan, CHA., CHRM menjelaskan, “langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab kami untuk membantu komunitas lokal. Tidak hanya memberikan suguhan musik berkualitas, tapi kami juga menjunjung tinggi rasa kemanusiaan. Dimana, penggalangan dana yang terkumpul di konser Kang Panji hari ini akan diberikan kepada Panti Asuhan yang ada di Yogyakarta”.

“ARTOTEL Suites Bianti terus bersinergi dengan seniman-seniman untuk menampilkan hasil kreatifitas anak-anak Bangsa. Dan kami mengapresiasi animo pengunjung yang hadir, tidak hanya dari Jogja. Ada juga yang dari Solo, dari Magelang yang ingin mendengarkan lagu sarat makna dari Kang Panji”, tutup Imant Setiawan, CHA., CHRM.

Gibran Siap Temui Ketua DPC PDIP Solo dan Kembalikan KTA Partai

0

SOLO (Pertamanews.id) – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan siap mengembalikan kartu tanda anggota (PDIP) yang sampai hari ini masih dipegangnya.

Pernyataan itu merespon permintaan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo yang disampaikan melalui wartawan di kediamannya di Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Oktober 2023.

Rudy meminta Gibran segera mengajukan pengunduran diri dari PDIP dan mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) kepada DPC PDIP Kota Solo.

Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka merupakan kader PDIP yang dicalonkan sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto oleh Koalisi Indonesia Maju.

Koalisi itu terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Prima dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Sebagai wali kota, Gibran minta izin selama dua hari untuk bersama Capres Prabowo Subianto mendaftar ke KPU RI demi mengikuti kontestasi Pilpres 2024.

Selesai urusan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Gibran langsung kembali masuk kerja setelah mendarat dI Solo, Jumat, 27 Oktober 2023.

Gibran tiba di Balai Kota Solo sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung disambut para awak media yang sudah menanti kedatangannya sejak pagi. 

“Iya ini tadi baru mendarat langsung ke sini (Balai Kota Solo). Makanya hari ini harus masuk kantor ya,” ujar Gibran. 

Menyinggung soal KTA PDIP, Gibran mengakui KTA itu masih ada di tangannya dan siap menemui Rudy, sapaan akrab Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, untuk mengembalikannya. 

“Oh gitu? Ya nanti saya temui Pak Rudy ya,” kata Gibran. 

Pakar : Pengembangan Mal di Kota Semarang Semakin Dilirik Investor

0
Rencana pembangunan Mal 23Semarang oleh PT Paradise Indonesia di POJ City Kawasan Marina, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
Rencana pembangunan Mal 23Semarang oleh PT Paradise Indonesia di POJ City Kawasan Marina, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kota Semarang memiliki daya tarik yang besar untuk menggaet investor. Akhir-akhir ini, banyak investasi pembangunan mall dan pusat perbelanjaan yang dibangun di Kota Semarang. Kemudahan perizinan investasi dianggap paling mendorong para investor menanamkan modalnya.

Dalam sebulan ini, setidaknya sudah ada beberapa proyek pembangunan pusat perbelanjaan di Ibu Kota Jawa Tengah ini. Di antaranya, pembangunan Padma Piazza di Semarang Barat, Sabtu (14/10), dan terbaru pembangunan Mal 23 Semarang di POJ City Kawasan Marina, Senin (23/10).

Sebelumnya, pada tahun ini sudah beroperasi Uptown Mall BSB City Mijen dan The Park Mall Jalan Madukoro. Bahkan, kabar yang beredar akan ada lagi mall milik Pakuwon Group yang akan dibangun di Kota Semarang.

“Regulasi kemudahan investor menjadi payung penting bagi para investor. Investor punya prinsip ‘ada gula maka semut pun berdatangan ke situ’. Kalau saya melihat investasi di sektor ini cukup disambut hangat oleh investor,” kata Ekonom Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Heri Prabowo, Jumat (27/10).

Heri mengatakan, posisi Kota Semarang amat strategis bagi investor untuk menanamkan modalnya. Selain menjadi simpul Jawa, juga menjadi salah satu kota dagang dan pusat jasa teraktif di Indonesia.

“Ternyata para pengusaha dan pemerintah menangkap itu, kebutuhan tempat-tempat baru untuk mall ini makin mendesak disediakan lebih banyak pilihan, dan itu terbukti,” ujarnya.

Dia menilai, kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu telah menunjukkan keramahan ihwal investasi masa kini. Perkembangan zaman yang pesat, didorong dengan aktivitas masyarakat modern ditangkap oleh perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

“Mereka yang beraktivitas setiap hari butuh refreshing lebih dekat, alternatifnya memang mal. Selain itu kawula muda di Kota Semarang juga banyak yang ditandai dengan perguruan tinggi ini lebih suka nongkrong dan jalan-jalan di pusat perbelanjaan modern,” ujarnya.

Ditambah lagi dengan pergeseran industri manufaktur ke daerah-daerah penyangga Kota Semarang. Terlebih, kawasan penyokong tersebut tidak banyak memiliki mal dan pusat perbelanjaan.

“Sehingga mall di Kota Semarang ini menjadi tujuan masyarakat dari daerah penyangga tersebut, karena aksesnya mudah. Seperti tol dan jalan, lalu fasilitas publik dan infrakstrukturnya perlahan mulai mendukung,” katanya.

Meski begitu, Heri menyatakan pentingnya menitikberatkan aspek lingkungan, sosial, dan budaya di tengah kemudahan investasi di Kota Semarang.

Aspek lingkungan menjadi penting, menurutnya yaitu tersedianya ruang terbuka hijau. Segi sosial dapat berjalan dengan membuka lapangan pekerjaan yang mengutamakan warga Kota Semarang.

“Sebagai warga Kota Semarang bisa memberikan pelayanan yang baik, sehingga rasa aman investor pun terjaga,” ujar Doktoral Universitas Merdeka Malang tersebut.

Termasuk menerapkan kearifan lokal dengan memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui produk-produk tradisionalnya.

“UMKM, ini penting diberikan regulasi, artinya ketika ada pusat perbelanjaan modern bisa menggaet produk-produk warga Kota Semarang,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPGRIS tersebut.

Potensi-potensi tersembunyi lainnya juga tak kalah penting untuk dimunculkan. Tentunya selain selektif juga mengedepankan kualitas dan kuantitas produk. Pasalnya, tengah masyarakat modern sangat memperhatikan dua hal tersebut.

“Lebih selektif, sebenarnya makanan tradisional kita itu sehat semua. Namun, orang masuk mal dengan jiwa modern itu yang dilihat kemasan menariknya,” kata Heri.

Heri yang juga dikenal sebagai Ahli Marketing ini mengatakan, tren orang berkunjung ke mall dan pusat perbelanjaan tidak melulu soal belanja pakaian, melainkan menikmati kuliner sekaligus kongkow.

“Pemerintah harus memperhatikan UMKM karena tren sekarang datang ke mall tidak hanya beli pakaian, tetapi juga kuliner dan nongkrong,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pembangunan mall atau pusat perbelanjaan diperlukan untuk meningkatkan ekonomi, kualitas pendidikan, dan daya tarik wisata.

“Ini merupakan satu bagian meningkatkan perekonomian Kota Semarang. Ada multiplier effect-nya,” kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota Semarang belum lama ini.

Menurutnya, mall di kota Semarang terus tumbuh karena permintaan masyarakat memang sangat besar. Di sisi lain, dia juga yakin bahwa tumbuhnya pusat perbelanjaan di kota Semarang tidak akan mematikan UMKM yang ada di ibu kota Jawa Tengah tersebut. Bahkan, kehadiran mall bisa berdampak positif untuk pengembangan UMKM.

SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Lakukan Sosialisasi Industri Hulu Migas di Universitas Negeri Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id)- SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) memilih Universitas Negeri Semarang sebagai mitra dalam melaksanakan kuliah umum kali ini mengingat prestasi dan perkembangan pesat Universitas ini.

Universitas Negeri Semarang menjadi pilihan yang tepat untuk menjangkau mahasiswa dalam melaksanakan sosialisasi industri hulu migas dengan mengusung tema “Kontribusi Industri Hulu Migas terhadap Ketahanan Energi Nasional” sekaligus juga melakukan sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), bertempat di Aula Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang, pada Selasa, (24/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. S. Martono, M.si beserta dengan jajarannya; Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Wahyu Dono Nur Amboro; Kepala Kelompok Kerja Asuransi dan Risiko Finansial SKK Migas Heru Setyadi; Kepala Departemen Perpajakan SKK Migas Asep Syaifullah Adnand serta perwakilan dari Perusahaan Migas yang ada di Jabanusa (PT. Pertamina EP Zona 11, Saka Energi Muriah Ltd., ExxonMobil Cepu Ltd.).

Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wahyu Dono mengungkapkan tujuan dan harapannya terkait kegiatan kuliah umum tersebut.

“kuliah umum ini dimaksudkan sebagai sarana saling bersilaturahmi, berdiskusi sekaligus bertukar informasi terkait perkembangan di industri hulu migas. Lembaga pendidikan merupakan salah satu mitra yang sangat strategis dalam membantu menyampaikan informasi – informasi yang berimbang terkait perkembangan industri hulu migas kepada publik” ungkap Wahyu.

Para peserta juga mendapatkan penjelasan tentang peta jalan industri hulu migas.

SKK Migas memiliki tugas memberikan pemahaman/pengenalan mengenai kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi kepada masyarakat termasuk kepada akademisi dan insan dunia pendidikan. Oleh karena itu, SKK Migas Jabanusa memberikan Kuliah Umum kepada kurang lebih 200 orang peserta yang hadir terdiri dari Dosen serta Mahasiswa/I dari seluruh jurusan yang ada di Universitas Negeri Semarang.

Rektor Universitas Negeri Semarang menyambut baik kegiatan kuliah umum dan berharap perusahan-perusahaan migas bisa berkontribusi untuk mahasiswa MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) dan menjadi tenaga ahli di Universitas Negeri Semarang.

Dalam kegiatan ini para mahasiswa juga dapat mengetahui bagaimana operasi migas dilakukan dengan teknologi canggih yang kompleks serta risikonya sehingga untuk dapat memasuki lingkungan kerja di industri tersebut, diperlukan profesionalisme yang tinggi serta memiliki kompetensi yang baik dalam bidangnya masing-masing.

Polres Jepara Berhasil Amankan 2 Kurir Narkoba Jenis Sabu-Sabu

0

JEPARA (Pertamanews.id) – Satresnarkoba Polres Jepara membekuk dua pria berinisial AHB (49) dan MAA (45), kurir narkoba yang ternyata mantan narapidana Nusakambangan. AHB dan MAA ditangkap dengan barang bukti berupa lima paket sabu-sabu dengan total keseluruhan mencapai 511,28 gram dan 1 paket kecil sabu dengan berat 1,60 gram.

“Dalam pengungkapan itu, kami berhasil menangkap kurir sabu berinisial AHB yang merupakan warga Sidoarjo dan MAA warga Pasuruan, Jawa Timur,” jelas Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat menggelar Konferensi Pers di Mapolres Jepara, Kamis (26/10).

Penangkapan dilakukan di Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota, pada Sabtu (21/10/23). Saat meringkus AHB dan MAA, polisi menemukan lima paket sabu-sabu dengan berat rata-rata lebih dari 100 gram dengan jumlah total 511,28 gram dan 1 paket kecil sabu dengan berat 1,60 gram.

AHB sendiri merupakan residivis kasus serupa, yang pernah mendekam di Nusa Kambangan selama 7 tahun. Sedangkan, MAA mendekam di Nusa Kambangan selama 8,5 tahun. Kedua pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial PC di wilayah Jakarta yang akan didistribusikan ke Jepara dengan nilai sebesar Rp. 350 juta.

Atas perbuatannya itu, keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.