spot_img
Beranda blog Halaman 364

Groundbreaking RSU Adhyaksa Banten, Jaksa Agung Dukung Fungsi Kejaksaandalam Penyelenggaraan Kesehatan Yustisial

0

JAKARTA (Petamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Provinsi Banten dan Peresmian Wisma Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (7/9).

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan bahwa hari ini akan menjadi saksi sejarah bagi Kejaksaan dalam memperluas akses jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat Provinsi Banten pada umumnya dan Kabupaten Serang pada khususnya.

Hal tersebut dimanifestasikan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Provinsi Banten.

Menurut Jaksa Agung, pelayanan kesehatan memegang peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup masyarakat dan sebagai langkah konkret mendukung pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Selain itu, hal tersebut di atas juga selaras dengan fungsi Kejaksaan dalam penyelenggaraan kesehatan yustisial. Secara atributif, Jaksa Agung menyampaikan, wewenang tersebut merupakan pelaksanaan Pasal 30 C huruf a Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Jaksa Agung menyampaikan pelaksanaan tugas Kejaksaan dalam mengembangkan kesehatan yustisial pada dasarnya merupakan instrumen dalam upaya mengefektifkan fungsi penegakan hukum yang dilaksanakan oleh aparatur Kejaksaan.

“ Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan merupakan hak dasar yang dilindungi dan disediakan oleh Negara. Hal ini merupakan perwujudan dan pelaksanaan amanat Konstitusi Indonesia sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 28 H Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Jaksa Agung.

Untuk diketahui, pada tanggal 13 Desember 2010 Kejaksaan telah membangun RSU Adhyaksa di Ceger, Jakarta Timur. Jaksa Agung menyampaikan dalam kurun waktu 13 tahun ini, RSU Adhyaksa di Ceger telah memberikan pelayanan kesehatan dengan fasilitas yang berkualitas dengan menjangkau semua lapisan masyarakat.

“ Untuk itu, besar harapan saya agar semua tahapan pembangunan RSU Adhyaksa Banten ini dapat berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun hingga nanti tiba waktu untuk diresmikan,” ujar Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung menjelaskan bahwa dalam fungsi penegakan hukum, kesehatan menjadi poin yang sangat krusial, dalam setiap tahapan pemeriksaan yang dilakukan oleh aparatur penegak hukum.

Sebagai contoh, pertanyaan yang pertama kali diajukan dalam semua tahapan pemeriksaan adalah mengenai kesehatan si terperiksa, khususnya bagi tersangka maupun terdakwa yang sedang menjalani proses peradilan pidana untuk menjadi dasar pertimbangan dalam kebijakan perawatan, pengobatan atau tindakan lain.

“ Melalui pemeriksaan kesehatan yang objektif, para tersangka, terdakwa atau terpidana tidak bisa lagi mangkir dari pemeriksaan atau pelaksanaan eksekusi dengan alasan pura-pura sakit, sehingga penundaan proses penegakan hukum yang mengakibatkan proses penegakan hukum tidak berjalan dengan efektif dan efisien dapat dihindari,” ujar Jaksa Agung.

Dalam kesempatan ini, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah memfasilitasi, memberikan bantuan serta dukungan dalam pembangunan RSU Adhyaksa Banten. Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung juga menyampaikan apresiasinya atas peresmian Wisma Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Banten.

Terakhir, Jaksa Agung berharap pembangunan RSU Adhyaksa Banten dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan spefisifikasi perencanaannya, sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi Kejaksaan, namun juga bagi masyarakat secara umum dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

“ Tentunya menjadi sebuah harapan kita bersama RSU Adhyaksa Banten in dapat berkembang pesat dalam rangka menciptakan pelayanan medis yang lebih prima dan optimal,” pungkas Jaksa Agung.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang S. Rukmono, Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Hukum, Direktur PT PP (Persero) Novel Arsyad, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta selaku Ketua Pokja Pembangunan RSU Adhyaksa Banten Reda Manthovani, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Didik Farkhan Alisyahdi, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, dan Para Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Kejaksaan Tinggi Banten serta para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.

KAI Berikan Diskon 20 Persen Bagi Penumpang Disabilitas Mulai 17 September

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bersamaan dengan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa akan ada potongan harga tiket kereta api kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi sebesar 20% bagi penumpang disabilitas untuk keberangkatan mulai 17 September 2023 dan seterusnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko melansir dari VP Public Relations KA Joni Martinus menyampaikan bahwa diskon tetap bagi pelanggan disabilitas ini sebagai kado KAI di Hari Pelanggan Nasional bagi saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama.

Untuk mendapatkan fasilitas reduksi maka penyandang disabilitas wajib melakukan registrasi di Customer Service Stasiun paling lambat H-2 keberangkatan kereta api. Registrasi reduksi disabilitas wajib menggunakan surat keterangan asli dari dokter rumah sakit/puskesmas yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah penyandang disabilitas.

Registrasi dapat diwakilkan kepada orang lain dengan membawa surat keterangan asli dari dokter rumah sakit/puskesmas, KTP asli, dan pas foto milik penumpang reduksi disabilitas yang akan didaftarkan.

Registrasi reduksi ini dilakukan hanya sekali saja. Penumpang selanjutnya dapat membeli tiket dengan tarif reduksi melalui aplikasi Access atau Loket Stasiun.

“Yang harus diperhatikan penumpang disabilitas yaitu saat proses boarding dan pemeriksaan di atas kereta api, pemegang tiket dengan tarif reduksi disabilitas wajib menunjukkan bukti KTP asli atau surat keterangan asli penyandang disabilitas,” kata Ixfan.

Bilamana pada saat proses boarding dan atau pemeriksaan di atas kereta api, tidak dapat menunjukkan KTP asli atau surat keterangan asli penyandang disabilitas, maka tiket dianggap hangus dan diturunkan pada kesempatan pertama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait diskon bagi penumpang disabilitas atau layanan KAI lainnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

“Dengan adanya pemberian tarif reduksi bagi pelanggan disabilitas ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat penyandang disabilitas yang ingin bepergian dengan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Ixfan.

Di Forum ASEAN-Indo-Pacific, Dirut PLN Suarakan Kolaborasi Global Wujudkan Transisi Energi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas energi dunia guna memastikan ketahanan energi nasional. Dalam ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF), Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kolaborasi dalam transisi energi adalah kunci penting menyeimbangkan trilema energi, yaitu security, affordability, dan sustainability.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan AIPF bertujuan untuk menghubungkan sektor swasta dan publik di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik untuk kerja sama yang lebih kuat. Forum ini akan menjadi platform bagi negara-negara anggota ASEAN dan mitra untuk terlibat dalam diskusi konstruktif yang menghasilkan proyek-proyek nyata yang pada akhirnya meningkatkan kolaborasi di kawasan Indo-Pasifik.

“ Kita berkumpul di sini untuk membangun masa depan kita yang lebih terkoneksi, lebih makmur, dan lebih berkelanjutan untuk kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik,” kata Erick.

Seiring pertumbuhan ekonomi yang semakin cepat, permintaan pasokan listrik juga semakin tinggi. Hal ini menjadi tantangan bersama, bagaimana menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dengan ketahanan energi.

Menurut Darmawan, transisi energi kini semakin dimungkinkan karena tarif listrik dari energi baru terbarukan (EBT) semakin murah. Namun, kendala terbesar transisi energi adalah di sektor pembiayaan. Mengingat karakter pembangkit EBT yang membutuhkan investasi capital expenditure besar di awal, meski ongkos operasionalnya relatif lebih murah.

” Untuk menjalankan komitmen ini, Indonesia tidak bisa berjalan sendiri. Memang tantangannya sangat besar, namun dengan adanya forum seperti AIPF ini memberi kita keyakinan, apapun tantangannya, kita akan terus melangkah maju bersama-sama,” ungkapnya.

Darmawan menambahkan dalam 2 tahun terakhir, PLN telah menjalankan berbagai upaya transisi energi. Di antaranya adalah membatalkan rencana pembangunan 13,3 Gigawatt (GW) pembangkit batubara, mengganti 1,1 GW pembangkit batubara dengan EBT, serta menetapkan 51,6% penambahan pembangkit berbasis EBT.

” Kami sedang dalam proses merancang dan mendesain ulang perencanaan ketenagalistrikan nasional. Dengan sistem baru ini, kami memahami adanya ketidaksesuaian antara sebagian besar sumber EBT dengan pusat beban sehingga kami akan membangun green enabling super grid untuk menghubungkannya,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, saat ini PLN dalam proses mendesain dan membangun end-to-end smart grid. Dengan jaringan baru ini, PLN dapat meningkatkan porsi pembangkit energi surya dan angin dari 5 GW menjadi 28 GW. Pengembangan green enabling super grid dan end-to-end smart grid ini semakin mendesak untuk mengatasi ketidaksesuaian sumber EBT dengan pusat demand listrik dan mengakomodasi penetrasi EBT variable yang sangat masif.

Sistem inilah yang ke depan akan digunakan untuk mendukung pembangunan ASEAN Power Grid. Sistem ini diproyeksikan mampu menghubungkan transmisi lintas negara-negara di ASEAN, mulai dari Laos, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Indonesia.

” ASEAN Power Grid bukan hanya soal listrik. Namun hal ini mencerminkan kekuatan baru ASEAN. Mencerminkan perubahan ASEAN yang sebelumnya terfragmentasi menjadi ASEAN yang bersatu, demi satu tujuan, kemakmuran bagi kawasan Asia Tenggara,” pungkas Darmawan.

CEO Canada Business Council Goldy Hyder mengamini terkait menjalankan transisi energi tidak bisa serta merta mengabaikan keterjangkauan dan ketahanan energi. Langkah transisi energi, menurut Hyder juga perlu mengedepankan aspek keberlanjutan dan kemakmuran masyarakat di dunia.

” Prinsip utama dalam mencapai sebuah target tidak bisa mengabaikan ketahanan energi, prinsip yang berkelanjutan dan juga keterjangkauan. Langkah-langkah perlu dipetakan secara matang dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat,” tambah Hyder.

Fenomenal! Putri Ariani Tembus Final America’s Got Talent 2023

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Penyanyi asal Indonesia, Putri Ariani kembali mengguncang panggung America’s Got Talent (AGT) 2023 dengan performanya yang ciamik sehingga membawanya masuk ke Final America’s Got Talent pada Kamis (7/9) waktu setempat.

Putri membawakan lagu band U2 yang berjudul “I Still Haven’t Found What I’m Looking For” dan sebagai peserta penutup dalam Sesi AGT Live Shows Week 3. Dengan penampilan yang memukau dengan gaun emasnya, Putri membuat para juri dan penonton dengan terkesima saat Putri membawakan lagu tersebut.

Kemudian, melalui unggahan di akun Instagram @agt pada Kamis, (7/9) 2023, pihak America’s Got Talent memberikan pengumuman bahwa Putri Ariani telah lolos ke babak final melalui takarir yang berisi

“@arianiismaputri has somethin’ to smile about. She’s heading to the #AGT Finale!” tulis pihak AGT dalam keterangannya di Instagram”

Setelah pihak AGT mengumumkan kabar tersebut, kolom komentar unggahan Instagram @agt itu langsung dibanjiri ucapan selamat. Banyak warganet asal Indonesia yang bangga dengan pencapaiannya.

“Kini dunia melihat gadis cantik bernama Putri Ariani” tulis Instagram @vickyveovinza

“CONGRATULATIONS PUTRIIII, INDONESIA BANGGAA” tulis Instagram @ahmadwidani

“Alhamdulillah selamat ya Putriiii MashaAllah TabarakAllah” tulis Instagram @mulanjameela1

Berkas Kasus Cor & Mutilasi Semarang Telah Dilimpahkan ke Kejari Semarang

0
MH (kaos hitam) Tersangka Mutilasi dan Cor Semarang
MH (kaos hitam) Tersangka Mutilasi dan Cor Semarang

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tersangka bernama MH (28) atas kasus pembunuhan dengan korban dicor ditempat usaha ruko air isi ulang AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang.

Jaksa Penuntut Umum Kerjari Kota Semarang, Ardhika Wisnu mengatakan, ditahap ke II per hari ini tersangka M. Husein beserta barang bukti telah diserahkan ke Kejari Semarang dan akan dilimpahkan kepengadilan.

“Perhari ini kita alihkan penahanan dari sebelumnya di Polrestabes Semarang menjadi ditahanan Kedungpane, selama maksimal 20 hari, sambil menunggu proses pelimpahan tadi,” pungkasnya.

Pihaknya mengatakan, sesuai perbuatan pelaku dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsidair pasal 339 KUHP tentang pembunuhan dengan disertai tindak pidana lain, dan lebih subsidair pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa.

“Untuk pasal sesuai dengan perbuatan yang dilakukan oleh tersangka kita sangkakan Pasal 340 KUHP subsidair 339 KUHP dan lebih subsidair 338 KUHP,” paparnya.

Selain itu, ia juga menjalaskan, bila ditemukan tetsangka lebih dari satu, akan diserahkan kembali ke penyidik untuk didalami.

“Untuk tersangka lain, sesuai dengan hasil penyidikan hanya satu tersangka, tetapi menunggu, apabila nanti pada fakta persidangan ternyata lebih dari satu tersangka, kita kembalikan kewenangan kepenyidik untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Semarang, M Rizky Pratama menjelaskan, terkait hasil tes kejiwaan tersangka dianggap normal.

“Untuk hasil kejiwaan telah di tes dan hasilnya normal, sehat, bisa mempertanggung jawabkan perbuatan, itu yang paling penting,” ucapnya.

Sementara itu, M. Husein saat ditemui wartawan mengaku, ada sedikit rasa penyesalannya yang dirinya rasakan atas perbuatannya. “Penyesalan ya sudah mulai ada. Yang disesali gara-gara ini harus mendekam di sel,” kata dia.

PSSI Naturalisasi Bek Asal Belanda Jay Idzes, Pernah Perkuat Klub Venezia!

0
Jay Idhez bersalaman dengan pemain lawan.
Jay Idhez bersalaman dengan pemain lawan.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memiliki kans untuk memperkuat amunisi skuad Timnas Indonesia, pasalnya Ketua PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa akan menaturalisasi bek asal Belanda, Jay Idzes. Pesan tersebut disampaikan pada Rabu (6/9).

“Hari ini saya mengumumkan bahwa pemain asal klub Venezia, Jay Idzes. Kami akan proses untuk memperkuat Merah Putih untuk Garuda Mendunia,” ujar Erick Thohir.

Jay Idzes merupakan keturunan kakek dan nenek yang lahir dari darah Indonesia. Jay Idzes di Mierlo, Belanda, 2 Juni 2000.

Erick Thohir menambahkan Jay Idzes merupakan pemain muda berusia 23 tahun yang merumput di Italia dan di gadang-gadang memiliki potensi dan kekuatan timnas Indonesia.

“Idzes masih berusia 23 tahun. Kariernya sedang menuju puncak. Jadi pemain ini merupakan pemain yang sangat potensial & Insya Allah akan menambah kekuatan dari timnas kita,” ucap Erick Thohir.

Kejagung Periksa 2 Orang Saksi Perkara Komoditas Emas

0
Ketut Sumedana
Ketut Sumedana

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 2 orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 sampai dengan 2022.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Rabu (6/9).

Ketut menyampaikan, saksi HBA dan AHA merupakan pegawai PT Antam TBK.

“HBA sebagai Kepala Divisi Treasury dan AHA sebagai General Manager PT Antam Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) periode Agustus 2017-Februari 2019,” Jelas Ketut.

Selanjutnya, kedua saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 s/d 2022. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.

Kejaksaan Agung Periksa 2 Orang Saksi Perkara Tol Japek

0
Dr. Ketut Sumedana
Dr. Ketut Sumedana

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 2 orang saksi, berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat, Rabu, (06/09).

“Adapun kedua orang saksi diperiksa terkait penyidikan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana

Adapun dua saksi yang dimaksud yaitu IK selaku Direktur Jenderal Bina Marga periode 2017-2019 dan BS selaku Tim Teknis/Anggota Pakar Struktur Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan (KKJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diperiksa sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud” ujar Ketut melalui keterangan tertulis.

Jokowi Buka KTT ASEAN: ASEAN Memiliki Rasa Kebanggan yang Sama

0
Pembukaan KTT Asean
Pembukaan KTT Asean

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN dan KTT Lainnya. Pembukaan berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (05/09). KTT ke-43 ASEAN diselenggarakan pada 5-7 September 2023.

“KTT ke-43 ASEAN dan KTT lainnya dengan ini resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Presiden Jokowi. Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengucapkan selamat datang kepada para pemimpin negara ASEAN dan tamu undangan yang hadir pada KTT ke-43 kali ini.

“Selamat datang di Jakarta pada acara KTT ke-43 ASEAN. Saya dan seluruh rakyat Indonesia sangat senang menyambut kehadiran keluarga besar ASEAN,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden meyakini, Indonesia dan seluruh keluarga besar ASEAN memiliki kebanggaan dan kecintaan yang sama terhadap ASEAN.

“Saya yakin tidak hanya Indonesia, tapi seluruh negara anggota ASEAN memiliki rasa kebanggaan yang sama, memiliki rasa kecintaan yang sama terhadap keluarga yang kita beri nama ASEAN,” ujarnya.

Jalannya Upacara Pembukaan Prosesi Upacara Pembukaan KTT ke-43 ASEAN dan KTT Lainnya diawali dengan penyambutan kedatangan para pemimpin ASEAN dan negara undangan oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi. Selanjutnya para pemimpin beserta delegasi masing-masing negara memasuki Plenary Hall, tempat berlangsungnya pertemuan. Kemudian diperdengarkan lagu resmi ASEAN “The ASEAN Ways” yang dinyanyikan oleh paduan suara Gitabumi Voices diiringi alunan musik Purwa Caraka Orchestra.

Lagu ini merupakan merupakan gubahan Kittikhun Sodprasert, Sampow Triudom, dan Payom Valaiphatchra. Selanjutnya ditampilkan tarian yang menggambarkan persatuan ASEAN yang bersama berdiri sebagai pusat pertumbuhan oleh Aemove Dancer, dilanjutkan dengan lagu “Epicentrum of Growth” yang dinyanyikan oleh Gitabumi Voices. Kemudian, Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pembukaan sebagai tanda dimulainya KTT ke-43 ASEAN dan KTT Lainnya.

Usai Presiden Jokowi memberikan sambutan, para pemimpin ASEAN beserta Bangladesh selaku Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Kepulauan Cook selaku Ketua Pacific Island Forum (PIF) melakukan sesi foto bersama yang salah satunya dengan pose jabat tangan khas ASEAN “ASEAN-way”

Jaksa Agung: Jaksa Tidak Boleh Hanya Pintar, Tetapi Juga Harus Memiliki Integritas dan Attitude

0
Jaksa Agung ST. Burhanuddin
Jaksa Agung ST. Burhanuddin

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam membangun akhlak dan perilaku seorang Jaksa, Jaksa Agung ST Burhanudin menyampaikan bahwa seorang Jaksa harus memiliki integritas dan attitude yang baik, mampu mengubah pola pikir serta perilaku di lingkungan sekitar ke arah positif, terukur, dan berakhlak. Hal tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung Dr. Ketut Sumedana, Rabu (6/9).

“Jaksa tidak boleh hanya pintar, tetapi juga harus memiliki integritas dan attitude. Sebab hal tersebut yang menentukan arah perjalanan karier para Jaksa. Khususnya di era transformasi digital ini, tidak cukup dengan knowledge saja (teori atau pengalaman), tetapi juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni yaitu interpersonal, komunikasi, disiplin, goal setting dan solutif/problem solving,” ujar Jaksa Agung.

Pesan tegas tersebut disampaikan Jaksa Agung dalam ceramah pada Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXX (80) Gelombang I Tahun 2023 pada Rabu (6/9) yang dihadiri oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, serta para widyaiswara.

Lebih lanjut Jaksa Agung menjelaskan bahwa kepintaran membuka banyak pintu tapi karakter yang membuat kita menjadi bertahan. Dalam membangun karakter dibutuhkan adab dan etika, karena adab dan etika tidak selalu diajarkan dibangku pendidikan. Maka untuk melengkapi kepintaran yang dimiliki oleh seorang Jaksa, Jaksa Agung mengatakan harus didukung dengan adab dan etika yang baik dan mulia. Karena kepintaran harus mengikuti adab, tidak pernah mendahuluinya, dan tidak pernah menghancurkannya.

Lebih lanjut, mengenai penempatan Jaksa di seluruh Indonesia, Jaksa Agung tegas menyatakan bahwa Jaksa harus bersedia untuk hal tersebut. Penempatan seorang Jaksa di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia luas, serta memberikan wawasan dan pengalaman kepada seluruh Jaksa untuk memahami adat, budaya, bahkan bahasanya.

“Ditempatkan dimana saja adalah bagian dari tour of duty. Jaksa harus memahami proses adaptasi dan sosiologi perihal kemajemukan daerah, bahasa, adat, budaya dan hukum yang diberlakukan di seluruh Indonesia. Semakin banyak pengalaman yang anda dapatkan di daerah, maka jadikanlah hal tersebut sebagai bagian untuk mengasah problem solving dalam setiap penanganan perkara. Sebab tidak ada perkara apapun yang identik satu sama lain, termasuk perkara sederhana sekalipun,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung berpesan bahwa seorang Jaksa adalah abdi negara, pelayan masyarakat, dan gerak-gerik sebagai seorang Jaksa akan selalu menjadi teladan bagi masyarakat. Oleh karena itu pelaksanaan tugas dengan menerapkan adab, etika yang sopan dan santu, akan membuat masyarakat segan dan menghargai saudara.

“Begitu juga sebaliknya, jika saudara tidak memiliki adab dan etika, maka hal tersebut akan membuat masyarakat tidak menghargai saudara dan Institusi baju coklat Kejaksaan yang kita pakai saat ini. Ingat kalian adalah pelindung masyarakat bagi pencari keadilan, tegakkan hukum diatas keadilan, kepastian dan kemanfaatan, sehingga nantinya hukum dapat memberikan perlindungan serta kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Jaksa Agung.